Categories: Depok

Capaian 10 Program Walikota Depok Sudah Mencapai 90 Persen

BERIMBANG.COM, Depok – Walikota Depok, KH Muhammad Idris bersama Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna hingga tahun 2019 menargetkan capaian 10 program dalam janji kampanye, capaian program sudah hampir mencapai 90 persen.

Diantaranya termasuk pembangunan RSUD diwilayah timur , untuk konstruksinya akan dilaksanakan ditahun 2020, dan alun-alun kota ditahun 2020 sudah dapat digunakan, termasuk juga penyelesaian persoalan guru Honor.

“Untuk gaji guru honor SMPN yang sudah 10 tahun dan S1, ditahun 2019 sudah mendekati 4 juta yang sebelumnya hanya 1 sampai 2 juta, dan untuk guru honor SDN masih dibawah 4 juta. Persoalan itu bisa selesai namun yang belum selesai terus kita selesaikan”, ungkap Idris saat menjadi Nara sumber acara Ngopi Bareng bersama Sekber Wartawan Depok dikantor Sekber Wartawan GDC (8/3).

Selain itu lanjut Idris, pemerintah akan menyelesaikan taman terpadu disetiap Kelurahan, termasuk penyediaan kios los UMKM. kedua hal ini mudah-mudahan bisa diselesaikan ditahun 2021, ini target 10 persen yang belum sepenuhnya terealisasi,

“saat ini baru hampir sekitar 80 persen dan ditahun 2019 mudah -mudahan bisa meningkat”,lanjut Idris.

Dikatakan Idris selain program unggulan, pemerintah kota Depok semasa kepemimpinannya terus berupaya menyelesaikan setiap permasalahan yang ada dikota Depok ,seperti permasalahan kemacetan, permasalahan sampah dan permasalahan kependudukan, menurut Idris migrasi saat ini relatif lebih tinggi dibanding DKI.

“hal ini permasalahan yang akan kita ungkapkan ditahun 2020 dan diharapkan bisa kita selesaikan semua permasalah ini, ujar Idris.

Menurut Idris yang paling berat adalah permasalahan kemacetan, karena pertumbuhan kepadatan kendaraan dan kepadatan penduduk lebih tinggi, tidak seimbang dengan perbaikan perencanaan pembangunan jalan saat ini.

“Titik permasalahan dari kemacetan ini adalah pelebaran jalan yang belum terlaksana namun sudah dibangun jalan tol tanpa diiringi pembangunan jalan pendamping”,kata Idris.

Untuk sementara hal ini masih menjadi kendala, karena pembangunan untuk jalan jalan protokol ataupun jalan tol dikelola oleh pemerintah pusat atau pemerintah provinsi , sementara pembangunan jalan pengganti diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah.

“Belum selesai rekayasa untuk pembangunan jalan pendamping ini,jalur tol sudah dibuka”, ungkap Idris.

Idris Berharap di tahun 2020 mendatang untuk permasalahan pembangunan jalan yang mengakibatkan kemacetan saat ini dapat tuntas dan sudah dapat digunakan oleh masyarakat Depok, papar Idris. (Iik).

Comments are closed.

Recent Posts

Kabandiklat Minta Kajati NTB dan jajaran Serius Menerapkan Zona Integritas

BERIMBANG.com Jakarta - Membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Kepala Badan… Read More

2 jam ago

KPNP Penuhi Undangan Golkar Untuk Samakan Dalam Pilkada

Partai Non Parlemen (KPNP) yang terdiri dari 5 partai yakni, Nasdem, Berkarya,Perindo, PBB dan PKPI – memenuhi undangan Partai Golkal… Read More

6 jam ago

Mekopolhukam Mahfud MD Tanggapi Kasus Kriminalisasi Dua Aktivis PAMI

BERIMBANG.com Jakarta - Kasus dugaan kriminalisasi terhadap dua aktivis Pelopor Angkatan Muda Indonesia John Fredi Rumengan dan Devi Roni Siwij… Read More

9 jam ago

Wabup Bogor kunjungi Bencana Tanah Longsor di Kecamatan Ciawi

BERIMBANG.com Bogor - Hujan deras yang terjadi, Kamis (20/02) dini hari di wilayah Ciawi Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memicu tanah… Read More

1 hari ago

Kejati Riau Teken Nota Kesepakatan Dengan Kampus Politeknik Negeri Bengkalis

BERIMBANG.com Riau - Kampus Politeknik Negeri Bengkalis, Riau mengandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau sebagai Jaksa Pengacara Negara, melalui nota kesepakatan… Read More

2 hari ago

Sidak Pelayanan Disdukcapil, Bupati Bogor: Saya Minta Dimaksimalkan

BERIMBANG.com Bogor - Ribuan warga di Kabupaten Bogor mengalami kesulitan dalam memilki e-KTP karena kekurangan blangko, dikatakan Bupati Bogor Ade… Read More

3 hari ago