Beranda blog Halaman 359

Pertahankan Warisan Leluhur, PPSI Lestarikan Pencak Silat Seni Ibing

0

IMG-20170404-WA0060

BERIMBANG.COM, Bogor- Dalam perjalanannya, Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) lebih melestarikan Seni Tradisi Ibing Pencak Silat. PPSI khusus memfokuskan diri pada seni Ibing. 

Seni Ibing pencak silat sendiri merupakan warisan budaya asli Sunda. Dalam setiap kegiatan mempertahankan warisan leluhur tersebut, PPSI mengadakan pasanggiri Ibing pencak silat. 

"Ini jadi seni budayanya yang lebih kita tonjolkan. Hal tersebut sesuai dengan apa yang dikatakan Ketua Umum DPP PPSI Kang Uu Rukmana, kita ingin tetap mempertahankan seninya disamping tentunya Olahraga Bela Dirinya," terang Bagus Karyanegara. Selasa (4/4/17)

Lanjut Bagus, seperti apa yang sudah dilakukan oleh DPD PPSI Jawa Barat, setiap 2 tahun sekali biasanya diselenggarakan Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat. Kegiatan diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh cabang DPD PPSI se-Jawa Barat. Tujuannya selain memelihara seni Ibing Pencak Silat, juga mencari bibit-bibit baru seni ibing pencak silat.

Pesertanya, masih Bagus, dari mulai anak-anak, remaja hingga dewasa. Tujuan utama dari pasanggiri tersebut sebenarnya bukan juara, tetapi mencari bibit baru dan menularkan seni tradisional ibing pencak silat.

"Saya sudah menerima SK sebagai Ketua Umum PPSI Bogor dari Kang Uu Rukmana, terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, mohon doa teman-teman supaya saya bisa memegang amanah membawa pencak silat Bogor menuju kejayaan," pungkas Bagus yang juga Ketua Umum Masyarakat Cinta Bogor. (Na/Wan)

 

Dianggap Serobot Lahan, PT CS2 Pola Sehat Dipolisikan

0

IMG-20170404-WA0046

BERIMBAMG.COM, Bogor – PT CS2 Pola Sehat (Orang Tua Group) yang berlokasi di Kampung Nagrog, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat di laporkan ke Polisi dengan dugaan melakukan penyerobotan lahan milik Amsari Siman yang berada di dalam area PT tersebut

Salah seorang sumber yang enggan di sebutkan namanya kepada berimbang.com mengatakan, lahan milik Amsari Siman dengan luas sekitar 1500 meter tersebut kini sudah diratakan dan sudah dipasang tiang pancang untuk perluasan area pabrik.

"Dengan adanya laporan Pihak Kepolisian sudah pasangi Garis Polisi di lahan tersebut (Police Line, red),"ujar sumber.  Senin (3/4/17) 

Misa, Warga Kampung Cikalang, Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, yang merupakan salah seorang penerima kuasa pengelolaan atas lahan Amsari Siman tersebut juga membenarkan apa yang disampaikan sumber. Bahkan pihaknya mengaku telah melaporkan kasus penyerobotan lahan tersebut kepada pihak berwajib.

"Kami melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian. Karena pihak perusahaan sudah berani melakukan aktifitas perataan tanah, sementara pembayaran atas lahan tersebut belum dilakukan,"jelasnya.

Sementara itu, Darno Silitonga salah satu perwakilan dari PT CS2 Pola Sehat, saat akan dikonfirmasi terkait persoalan tersebut belum bisa ditemui. (Na)

 

Mengidap Penyakit Tumor, Kondisi Ma Ara Sangat Memprihatinkan

0

IMG-20170403-WA0029

BERIMBANG.COM, Bogor- Setelah di diagnosis Ma Ara (66) Warga Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, mengidap penyakit tumor pada bagian pipi sebelah kanannya. Kini Ma Ara hanya bisa melihat dengan mata sebelah kirinya karena akibat penyakit tumor yang menekan bola mata kanannya.

Miris dengan penyakit yang di deritanya, Ma Ara hanya tinggal dengan seorang anaknya yang tunanetra. Ma Ara yang harusnya segera mendapatkan penanganan medis, karena keterbatasan biaya hanya bisa dirawat di rumahnya saja. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Posko Pengaduan Pelayanan Rumah Sakit se-Bogor Raya, Adi Prabowo melalui pesan sinngkatnya

Saat dirinya berkunjung ke rumah Ma Ara, kondisi Ma Ara sangat lemah, makanan pun sulit untuk dimakan selain bubur cair yang disaring lagi. "Selama di rumah, Ma Ara dirawat anak angkat dan tetangganya serta Kader Posyandu, Tati,"

Lanjut Adi menjelaskan, memang Ma Ara sempat mendapatkan perawatan dari mulai Puskesmas Ciapus sampai ke RSUD Kota Bogor, namun pihak RSUD Kota Bogor merujuk ke RS Dharmais Jakarta. " karena terbentur biaya mobilisasi ke RS Dharmais Jakarta serta dana rumah singgah di Jakarta dan tidak ada bantuan dana untuk itu, maka terpaksa Ma Ara dirawat di rumahnya," jelas Adi

Adi menyayangkan sikap pemerintah, dalam hal ini pemerintah kecamatan, yang dinilainya kurang tanggap. Kenapa sejak tumornya masih kecil mereka tidak peduli dan sampai sekarang sampai terkapar, tumornya sering mengeluarkan nanah mereka tetap juga tidak perduli. Camat dan sekcam wajib diberikan sanksi karena membiarkan Ma Ara terkapar.

" Kami berharap ada bantuan untuk seluruh biaya yang diperlukan Ma Ara, ini semua dijadikan hikmah bersama, bahwa kita harus peduli terhadap sesama yang membutuhkan bantuan," tegas Adi

Sementara itu, pihak kecamatan yang dituding harus bertanggung jawab, saat di konfirmasi melalui pesan singkat, sampai berita ini ditayangkan belum memberikan tanggapan apapun.

Adapun sore ini 2/4, Adi Prabowo dibantu relawan Pekerja Sosial Masyarakat(PSM) mengupayakan membawa Ma Ara ke RS Ciawi untuk mendapatkan penanganan pemulihan kesehatan dulu sebelum dibawa ke RS Dharmais Jakarta. (Na)

 

Sambut Program TMMD Ke 98, Warga Limo Gelar Kerja Bakti

0

IMG-20170402-WA0122

BERIMBANG.COM, Depok – Warga kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Depok menggelar kerja bakti dalam rangka menyambut program Tentara Manunggal membangun Desa (TMMD) ke-98 yang akan dibuka pada 5 April 2017 mendatang.

Warga terlihat antusias menyambut TMMD dengan membersihkan lokasi yang akan digunakan untuk acara pembukaan TMMD di lapangan Pendowo, RT 09/09, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo.

“Kita sangat bersyukur dan tidak menduga kalau TMMD diadakan disini. Ini merupakan rizki bagi warga karena TMMD sangat berharga dan bermanfaat bagi lingkungan,” ujar Udin, Ketua RW 01, Kelurahan Limo, Minggu pagi (02/04/2017).

Dikatakan Udin, dengan adanya TMMD, harapan warga untuk memperbaiki sarana dan prasarana lingkungan dapat terealisasi.

TMMD kali ini akan melakukan berbagai kegiatan, diantaranya betonisasi jalan Kopo sepanjang 500 meter, program perbaikan RTLH dan Posyandu yang dilaksanakan oleh jajaran TNI.

Program TMMD sendiri, lanjut Udin, bukan merupakan hal yang baru. Beberapa tahun lalu, kegiatan serupa juga pernah dilaksanakan di wilayah kelurahan Limo.

“Kita selalu antusias menyambut program TMMD di wilayah Limo karena selama ini hubungan warga dan Koramil Limo sangat baik,” pungkas Udin.

Danramil 07/Limo, Kapten Setyono menyampaikan rasa terima kasihnya atas partisipasi dan sambutan hangat dari seluruh warga dalam menyambut program TMMD di wilayah kelurahan Limo.

Kerja bakti yang langsung melibatkan warga tersebut, terlihat membersihkan sepanjang jalan masuk ke area pembukaan TMMD.

“Warga sangat antusias. Kita terjunkan juga anggota TNI untuk membaur bersama warga dalam aksi bersih-bersih menyambut pelaksanaan TMMD nanti,” tutup Danramil. (Red).

 

Wakil Walikota Depok : Saya Akan Sikat Bangunan Ruko Tak Berijin

0

photo_20170111_182834

BERIMBANG.COM, Depok – Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menanggapi Bangunan Ruko yang belum mengantongi ijin di wilayah Kota Depok, pasalnya masih banyak bangunan yang sudah berdiri melanggar aturan Perda. Keseriusan Pemerintah Kota Depok dalam hal perijinan bangunan Ruko akan ditegakkan seiring dengan pesatnya pembangunan yang terus berkembang.

Pradi juga tidak pungkiri masih banyak bangunan Ruko yang sudah berdiri megah tidak mempunyai Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB) untuk itu Pemerintah Kota Depok akan melalui Dinas terkait mendata bangunan yang telah melanggar Perda.

" Bukan Bangunan Ruko saja yang akan kita sikat tapi semua bangunan pada umumnya, kalau memang benar bangunan tersebut tidak memiliki ijin," ujar Pradi kepada berimbang.com melalu telepon selulernya. Minggu ( 2/4/2017 ).

Terkait bangunan tanpa ijin di bekingi oleh oknum tertentu, Pradi mengatakan akan sulit untuk membuktikannya karena bukan masalah siapa yang membekingi, kalau memang bangunan tersebut  melanggar tetap akan ditindak, apalagi, masih Pradi, sampai dibekingi pejabat Pemerintah Kota Depok akan dikenakan sanksi yang berat.

" Ada beking atau tidaknya, bangunan yang tak berijin akan kita tindak sesuai dengan aturan yang ada. Kalau belum ada ijin, ya segera diurus perijinannya," Tegas Pradi.(Iik).

 

Diduga Ngantuk Pengendara Mobil Fortuner Menabrak Motor Dan Warung Milik Warga

0

IMG-20170402-WA0102

BERIMBANG.COM, Bogor-Kendaraan Mobil fortuner warna putih berpelat No B 310 RSA, yang di kendarai oleh A.Muraskalin dan ditemani oleh  Filip setiadarma, menabrak warung milik warga teluk. Minggu (2/4/17)

Kanit laka polres bogor, Akp Asep, menjelaskan, Kendaraan fortunar warna putih dengan nopol B 310 RSA dikendarai oleh A. Muraskalin, melaju dari arah sukabumi dengan tujuan mau ke Jakarta. Namun setelah di Jln.HE.Sukma Km 2. Desa Telukpinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Karena didepan hampir menabrak kendaraan kontainer, Akhirnya pengemudi mobil fortuner langsung membuangnya kekanan hinga mengakibatkan tertabraknya warung milik warga, dan sepeda motor, serta tembok alfa mart. 

" Diduga pengemudi kendaraan fortuner dengan keadaan kondisi ngantuk, hingga mobil yang dikendarainya dari arah sukabumi tujuan ke jakarta, dibanting setir kekanan", jelasnya.

AKP Asep menambahkan,  dalam kejadian tersebut, kendaraan fortuner kondisinya hancur. Namun pengemudi dan penumpang hanya mengalami luka ringan. Untuk pengendara sepeda motor yang tertabrak dibawa ke RSUD Ciawi karena dengan luka cukup parah. Ujarnya.

" Untuk kendaraan fortuner dan motor beat yang kondisinya hancur langsung dibawa ke Unit Laka Ciawi", pungkasnya.

Saksi mata dalam kejadian tersebut, Ence Herly warga teluk pinang mengungkapkan, kendaraan fortuner dari arah sukabumi mau ke jakarta  karena didepan ada mobil Container akhirnya dibuang kekanan.

" Kendaraan fortuner warna putih ketika dibuang kekanan jalan, menabrak dulu motor beat warna putih dengan Nopol F 6578 FAK sehingga mental masuk ke dalam truk Aqua. Akhirnya pengendara motor langaung dilarikan ke RSUD Ciawi," ujarnya

Akibat insiden tersebut, dapat mengakibatkan, warung warga milik Dasep hancur juga pedagang asongan dan tukang parkir mengakibatkan luka ringan karena terserempet mobil tersebut. (Na/Wan)

 

Diduga Belum ada IMB, DPMPTSP Kota Depok Akan Melakukan Sidak Ruko Disebrang Hotel Ulli Arta

0

Bangunan Ruko melanggar garis sempadan sungai Kalibaru ( Foto : Ist).
Bangunan Ruko melanggar garis sempadan sungai Kalibaru ( Foto : Ist).

BERIMBANG.COM, Depok – Bangunan Ruko megah di Jalan Raya Bogor KM. 38, Tapos, persis di Depan Hotel Ulli Artha rencananya senin besok akan segera di sidak oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP) Kota Depok, hal ini dikatakan Kepala DPMPTST ketika dihubungi melalu sambungan telepon selularnya belum lama ini.

Kepala DPMPTSP, Yulistiani Mochtar mengakui belum mengetahui adanya bangunan Ruko yang berdiri di Jalan Raya Bogor KM 38 tersebut dan rencananya pihaknya akan melakukan sidak hari senin untuk mengetahui bangunan yang dimaksud sudah ada Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB) apa belum.

" Saya tidak mengetahui sama sekali bangunan tersebut, makanya kami akan cek kelapangan langsung besok dengan tim," Ujar Yulis.

Mengenai informasi yang diterima suaradepok.com, bangunan ruko tersebut disinyalir dibekingi oleh oknum pejabat Pemerintah Kota Depok dan dengan sengaja melakukan pembiaran atas dibangunnya Ruko tanpa mengindahkan perijinan yang berlaku di Kota Depok.

" Ini jelas melanggar peraturan, bangunan sudah lama tetapi tidak ada ijin sama sekali dan jelas melanggar garis sempadan sungai, jelas pasti ada oknum yang membekingi," ucap sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Menurut salah satu pejabat yang enggan namanya diberitakan, mengakui pernah mendengar adanya informasi terkait adanya oknum dari pihak pemerintah Kota Depok yang telah memberikan Ijin yang tidak sah di Bangunan Ruko ( Depan Ulli Artha.red) di jalan Raya Bogor KM 38.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemilik Ruko, ES, mengakui sudah memiliki IMB dan memiliki surat- surat sah tentang keberadaan bangunan tersebut. ( Iik)

Hujan Deras Dan Angin Kencang, Bangunan SMP Tertimpa Longsor

0

IMG-20170402-WA0064

BERIMBANG.COM, Bogor- Hujan deras disertai angin kencang kembali mengguyur kawasan Cigombong,  Bogor, dan sekitarnya. Hujan turun mulai pukul 14:00 hingga pukul 18:00 wib. Sehingga memicu terjadinya Bencana Alam

Hujan turun mengakibatkan terjadinya longsor dan rumpun bambu yang tumbang sehingga menimpa bangunan Sekolah Menengah Pertama(SMP) yang berada di Wilayah Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Sabtu (1/4/17) 

Bhabinmas Desa Pasir Jaya, Brigadir Yudi k.s mengatakan, Setelah adanya laporan dari warga ngengenai adanya Bencana Alam di Wilayah Kantibmasnya, Dirinya langsung mendatangi kelokasi kejadian dan berkordinasi dengan Bhabinsa, pemerintah Desa dan kecamatan. Ujar Yudi kepada berimbang.com

Yudi menjelaskan, terjadi  Bencana Alam berupa longsornya rumpun bambu yang mengakibatkan rusaknya bangunan Sekokah menengah Pertama(SMP) Bina Insan Mandiri yang berlokasi di Kampung Pasir Menjul, Rt 02 Rw 01, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong. 

" Keterangan saksi (Warga) yang kami dapat penyebab kejadian diakibatkan turunnya hujan yang begitu deras dan dan di sertai angin kencang sekitar pukul 16:00 wib. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, adapun bangunan sekolah yang rusak bagian ruang kantin dan ruang kantor sekolah karena lokasi sekolah berada di dekat rumpun bambu, dengan adanya bencana alam ini pihak sekolah mengalamami kerugian material puluhan juta rupiah," pungkasnya. 

Telah terjadinya bencana tersebut, pemerintah Desa Pasir Jaya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD), pihak Muspika Kecamatan(Satpol pp), Bhabinsa, Bhabinnas, Linmas, serta Warga setempat melakukan Evakuasi untuk membersihkan rumpun bambu yang menimpa bangunan sekolah. (Na/Wan)

 

Bangunan Ruko Di Jalan Raya Bogor KM 38 Diduga Tidak Memiliki IMB

0

unnamed

BERIMBANG.COM, Depok – Lemahnya pengawasan Pemerintah Kota Depok terkait bangunan Rumah Toko ( Ruko )  tanpa memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) di Jalan Raya Bogor KM 38 Kecamatan Tapos diduga melanggar Peraturan Daerah ( Perda).

Bangunan ruko yang lokasinya tepat di seberang hotel Uli Artha ini terlihat bebas beroperasi meski disinyalir telah menyalahi aturan terkait garis sempadan sungai dan garis sempadan bangunan.

Dilihat dari bagian belakang ruko, puluhan bangunan tersebut terlihat berdiri persis di pinggir bibir sungai Kali Baru, dimana seharusnya bangunan memiliki jarak minimal 3 meter dari bibir sungai.

Parahnya lagi, SE, sebagai pemilik dari puluhan bangunan ruko yang di duga menyalahi aturan itu “bebas” menyewakan tempatnya dengan biaya sewa antara Rp 70 juta hingga Rp 180 juta per tahun.

“Ruko ini rata-rata disewakan dengan kisaran 70 juta. Bahkan ada juga yang sampai 180 juta per tahunnya”, ujar salah seorang sumber yang enggan disebutkan identitasnya, Kamis (30/03/2017).

Senada dengan itu, sumber lain juga mengatakan bahwa ada salah satu ruko yang disewakan dengan biaya Rp 15 juta sebulan. Artinya jika dikalkulasi selama satu tahun, penyewa ruko harus membayar sewa sebesar 180 juta pertahunnya.

Kalau memang Pemerintah Kota Depok tutup mata dan ada pembiaran sangat disayangkan, dengan adanya pembangunan tersebut berarti tidak ada pemasukan ke kas daerah sedangkan pemilik bangunan dengan bebas menyewakan kepihak yang lain. (Iik).

 

Sesosok Mayat Tak Dikenal Gegerkan Warga Kampung Gunung Bongkok

0

IMG-20170330-WA0070

BERIMBANG.COM, Bogor- Adanya Penemuan sesosok mayat menganaskan tanpa dikenal gegerkan warga kampung Gunung Bongkok, Rt 04 Rw 03, Desa Pasir Buncir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kamis (30/3/17) pagi tadi. Aparat pemerintah Desa dan Kecamatan, Bhabinsa, Bhabinmas serta jajaran Polsek Caringin langsung mendatangin kelokasi.

Salah satu warga setempat Cevi(37) mengatakan, Mayat tersebut pertama kali di temukan oleh dirinya ketika sedang memupuk tanaman jagungnya tiba-tiba mencium bau tak sedap, dan dirinya langsung mencari dimana adanya bau tak sedap di sekitar kebunnya, tak lama kemudian ditemukan sesosok mayat tak di kenal yang mengenaskan di Alur Selokan di area kebunya dengan posisi tengkurap.

" Awalnya mengira itu bau bangkai binatang, dengan penasaran saya mencarinya, setelah ditemukan ternyata itu bau tak sedap mayat tersebut, dan saya langsung memberitau warga lainnya dan aparat memerintah desa," ungkapnya

Kanit Reskrim Polsek Caringin, Ipda Pranolo menerangkan, Setelah ada laporan penemuan mayat pihaknya langsung mendatang kelokasi bersama Kanit Lantas Ipda Sumarno, beserta anggota lainnya untuk memintai keterangan saksi dan mengevakuasi mayat tersebut, evakuasipun langsung di lakukan dan di bantu oleh Sat pol pp kecamatan dan warga setempat.

" Hasil pemeriksaan di lokasi diketahui korban berjenis kelamin laki-laki,  tidak ada tanda bekas luka penganiayaan terhadap korban tersebut, adapun keterangan lain di duga korban sakit jiwa, dan korban tersebut meninggalnya di perkirakan sekitar sudah semingguan, kami langsung bawa korban tersebut ke RS Ciawi untuk dilakukan Otopsi," terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasir Buncir Komarudin Jaelani mengatakan, Dengan adanya penemuan mayat di wilayah pemerintahanya dirinya langsung menghimbau kepada warga masyatakat. " Apabila masyarakat ada yang merasa kehilangan anggota keluarga di harapkan untuk datang kelokasi atau Kantor Desa  barang kali ada yang mengenali korban tersebut," ujarnya. (Na/Sef/Wan)