Beranda blog Halaman 358

Ormas Gempa Bantu Para Korban Longsor Dikecamatan Tekokak Cianjur

0

BERIMBNG.COM, Cianjur- Terjadinya Pergerakan tanah dan longsor yang disertai hujan, pada rabu (11/10/17) kemarin mengakibatkan ratusan rumah warga di Kecamatan Tekokak, Cianjur, Jawa Barat, rusak parah.

Dalam kejadian tersebut tercatat 800 rumah warga dari 22 Rt di Desa Waringin Sari, Kecamatan Tekokak, Cianjur, mengalami kerusakan. Selain rumah, akses jalan yang menghubungkan lima Desa di Kecamatan tersebut juga ambles akibat pergerakan tanah, termasuk puluhan hektar lahan pertanian tidak bisa ditanami karena amblas.

Pantauan dilapangan, Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menyatakan status tanggap darurat selama tujuh hari ke depan. Pemda akan merelokasi rumah-rumah warga yang terkena dampak dari pergerakan tanah dan longsor. Bantuan kemanusiaan saat ini terus mengalir dari berbagai pihak termasuk relawan dari DPP dan DPD Gerakan Muslim Penyelamat Akidah (GEMPA) yang mendatangi lokasi sejak kejadian berlangsung dengan membawa bantuan kemanusiaan hasil sumbangan dari seluruh anggota Gempa yang dikordinir oleh DPD Gempa melalui DPC.

"Alhamdulillah aktivis GEMPA sudah ada di lokasi sejak kejadian dan membentuk Posko untuk membantu menyalurkan bantuan dari anggota GEMPA langsung kepada korban di 7 titik pengungsian," ungkap Al Haidar, Ketua DPD Gmpa Bogor, saat dihubungi Via selurernya, jumat (13/10/17)

Menurut Al Haidar, saat ini yanng butuhkan mereka (para korban) adalah, tenda tempat berteduh, sembako, baju layak pakai dan tempat pengungsian, mengingat pergeseran tanah masih terus berlangsung.

“Mereka saudara kita yang lagi diuji oleh Allah SWT sangat berharap pertolongan kita. Mungkin baju yang sudah tidak terpakai oleh kita bagi mereka sangat berharga dan sangat dibutuhkan. Mereka dalam kelaparan dan sebagian terancam akan kelaparan apabila kita membiarkannya dan mereka tidur kedinginan, butuh selimut dan tempat yang layak," terang Al Haidar. (Wan/Zenal)

Tingkatkan Keamanan, Kapolsek Caringin Kunjungi Para Tokoh Agama

0

BERIMBANG.COM, Bogor- Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Caringin, AKP Fitra Zuanda, belum lami ini kunjungi beberapa tokoh Ulama diwilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus meningkatkan keamanan dan ketentraman diwilayahnya.

Kapolsek Caringin, AKP Fitra Zuanda mengatakan, Dalam rangka meningkatkan kinerja dan keamanan, dirinya beserta Babinkantibmas kunjungi beberapa tokoh Ulama, satu-persatu Ulama tersebut digandeng agar seiring sejalan dalam upaya peningkatan mutu pelayanan keamanan dimasing masing wilayah

"Kunjungan silaturahmi dikediaman KH Eqntis Sutisna dan H.Abdul latif (ketua Mui) Kecamatan Caringin, kami mengajak untuk ikut  berperan serta aktif dalam peningkatan mutu pelayanan keamanan dilingkungan masing-masing daerahnya, dan berharap menjaga terus tali silaturahmi," ujarnya, jumat (13/10/17)

Dirinya akan menampung segala kritik dan saran dari masyarakat terhadap kinerjanya. Selain itu, apabila ada hal hal yang mencurigakan yang bisa mengakibatkan ketidak nyamanan diharap segera melapor.

"Tanpa kepedulian dari warga kami tidak bisa berbuat banyak, Untuk itu mari kita bersama -sama menjaga Kecamatan Caringin ini sehingga rasa aman dan nyaman bisa terwujud. Selain itu saya menginginkan agar tidak ada jarak antara masyarakat dengan pihak berwajib," pungkasnya. (Na)

Stasiun Boneka Selalu Ramai Dikunjungi Pembeli

0

BERIMBANG.COM ,BOGOR – Grosiran boneka yang bertempat di jalan Mayjen Ishak Juarsah Gunung Batu Kota Bogor lokasinya mudah dijumpai, hanya beberapa meter saja dari pasar Gunung Batu selalu ramai di kunjungi para pembeli, baik yang di dalam kota maupun yang di luar kota. Pasalnya pembeli yang datang ke grosiran stasiun boneka ini di berikan pelayanan maksimal dengan harga yang sangat terjangkau.

Menurut Adam Nasution, salah seorang pedagang di grosiran stasiun boneka mengatakan permintaan pembeli selalu mengalami peningkatan setiap harinya, baik yang dari dalam kota maupun yang dari luar daerah. Dan barang yang di sediakan pun selalu mengalami inovasi dan ide-ide baru. selain itu kualitas dan harga yang di tawarkan pun sangat terjangkau.

“Kalau untuk harga bervariasi, dari ratusan ribu sampai jutaan ada,” kata Adam Kamis, (12/10/2017)

Lanjut dia, pembeli bukan hanya dari sekitar Bogor saja, bahkan permintaan pesanan sampai kirim keluar daerah seperti ke Sumatera, Sukabumi, Cianjur, Kalimantan, Bandung, Jakarta, Bekasi, Papua dan daerah Indonesia lainnya.

“Alhamdulilah sampai hari ini permintaan terus berdatangan,” katanya.

Sementara itu saat dimintai keterangan, Ela salah seorang pembeli yang berjualan eceran di Sukabumi mengatakan pelayanan yang diberikan di sini pada ramah, baik dalam melayani pembeli, harganya pun relatif murah dan semua barang dii toko grosiran stasiun boneka ini bagus-bagus.

“Banyak pilihan dan pembeli dijamin tidak rugi beli disini,” ujarnya.

Saat berada dilokasi stasiun boneka, pembeli yang datang silih berganti. Bahkan, setiap model boneka karakter kartun terbaru jadi incaran mereka.

“Memberikan pelayanan dan ikhlas,” ujar Adam.

Produk lokal karya negeri ini tidak kalah dengan produk-produk dari luar negeri, seharusnya memang masyarakat mencintai hasil produk negeri sendiri untuk memajukan roda perekonomian usaha kecil menengah. 

"Diharapkan pemerintah turut membantu mereka para usaha kecil menengah," Ucapnya (yosep/Andy)

Para Pengendara Kendaraan Bermotor Keluhkan Pembangunan Jembatan Cisalopa

0

BERIMBANG.COM, Bogor- Pembangunan jembatan Cisalopa, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor  yang sedang berjalan mengakibatkan kemacetan yang begitu parah. Hal tersebut dikeluhkan para pengendara bermobil maupun pengedara sepeda motor yang sering melintas diruas jalan tersebut. Terjadinya kemacetan karena dengan adanya sistem buka tutup satu jalur jalan yang digunakan untuk dua arah kendaraan.

Agus (27) salah satu pengendara pengangkut limbah mengatakan, semenjak adanya pembangunan jembatan Cisalopa dirinya setiap ngangkut barang terhambat dengan keadaan jalan yang sering macet disetiap hari.

" Iya bang sebelumnya saya ngangkut barang dari Cicurug ke kampung Ciadeg lancar, tapi sekarang saya sering terhambat karena terjebak macet," ujarnya, rabu (11/10/17)

Menurutnya, jika ada jembatan darurat kemacetan tidak akan parah seperti ini.
" mungkin bila ada jembatan darurat akan mengurangi terjadinya kemacetan, setidaknya bisa digunakan untuk kendaraan kecil seperti mobil pribadi dan angkot," katanya.

Pantauan dilapangan, saat ini jalur alternatif Cigombong keluar Pasir Muncang atau Caringin sudah kena imbas macet dari dimulainya pembangunan jembatan Cisalopa tersebut. (Wan)

Janji Perubahan, Riki Ajak Warga Benda Pilih No 2 Dipilkades Benda

0

BERIMBANG.COM, Sukabumi – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, tinggal menghitung hari. Panitia Pilkades melaksanakan pengundian nomor urut calon di aula kantor desa setempat, senin (9/10/17). Pada pengundian itu, Riki Rahman bin H Oman Rahman mendapat nomor urut 2 (dua) dalam pertarungan politik memperebutkan kursi orang nomor satu di desa berpenduduk hampir 15 ribu jiwa dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) 13.048 suara.

" Alhamdulilah, saya mendapat nomor urut 2 (dua) pada Pilkades yang akan dilaksanakan 22 Oktober 2017 nanti," kata Riki Rachman kepada awak media.

Bicara program, Calon Kepala Desa yang mengusung slogan Benda Ngahiji (bersatu,red) ini pun telah menyiapkan segudang rencana kerja  bila terpilih, diantaranya transparansi pengelolaan keuangan desa serta pembangunan infrastruktur yang pro rakyat sehingga mampu mendongkrak perekonomian masyarakat.

" Transparansi sangat penting, karena masyarakat harus mengetahui tata kelola keuangan desa. Disisi lain, kebersamaan alias bersatu (Ngahiji, red) seluruh warga Desa Benda diperlukan untuk membangun desa," imbuhnya.

Bapak dua anak ini pun mengajak seluruh komponen masyarakat di Desa Benda agar memilihnya saat berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) nanti demi sebuah perubahan yang lebih baik. Hal itu didasari rasa keterpanggilan hati nurani setelah melihat kondisi warga yang jauh dari kesejahteraan meskipun pemerintah pusat tengah rajin-rajinnya menggelontorkan dana bantuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.

" Sangat miris, ditengah besaran dana bantuan dari pemerintah pusat melalui Dana Desa maupun program Rutilahu, tetapi banyak ditemukan rumah warga yang tidak layak," tandasnya. (Na/Wan)

Mantap, Ulama Bogor Dukung Farhat Jadi Walikota

0

BERIMBANG.COM, Bogor- Pencalonan Farhat Abbas sebagai kandidat bakal calon walikota pada pemilihan walikota (Pilwakot) Bogor pada 2018 mendatang, mendapat tanggapan dan dukungan dari sejumlah kalangan. Sosok mantan suami Nia Daniaty ini pun dianggap pribadi yang tegas dan cerdas, sehingga diharapkan menjadi solusi atas krisis kepemimpinan di kota hujan yang pro rakyat.

" Dia (Farhat, red) itu tegas dan cerdas. Yah, pemimpin harus begitu agar bisa membawa daerah kearah lebih baik. Kedekatan dengan ulama tidak diragukan lagi hal ini terbukti dengan keikutsertaannya dalam beberapa aksi bela Islam," ujar KH Rahmat Fatulloh, Minggu (08/10/2017).

Pemilik sejumlah yayasan dan pondok pesantren (ponpes) di Kota Bogor itu menambahkan, ketegasan seorang pemimpin mutlak diperlukan dalam mengelola sistem pemerintahan. Hal itu bertujuan agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak sewenang-wenang dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

" Seorang Walikota itu harus tegas, baik dalam memimpin sistem pemerintahan ataupun dalam mengambil kebijakan," imbuhnya.

Dalam mencalonkan diri sebagai bakal calon walikota, kata dia lagi, Farhat harus dilandasi karena giroh dan tanggung jawab kepada Allah SWT sehingga akan menjadi pemimpin yang amanah. Ia pun mengajak umat dan bangsa untuk kembali taat kepada Allah dalam aspek kehidupan.

" Maju di Pilwalkot harus dengan niat tulus ikhlas ingin merubah Kota Bogor kearah lebih baik dan bertakwa kepada Allah. Apapun masalahnya, ketika Allah mencabut keberkahan, maka menjadi berat Semuanya," jelasnya.

Sementara itu, Farhat menegaskan, pencalonan dirinya sebagai bakal calon Walikota Bogor karena ingin membawa Kota Bogor kearah yang lebih baik. Karena berbagai persoalan yang ada di daerah penyangga ibu kota ini belum tercapai solusi misalnya kemiskinan, kemacetan dan tata kotanya.

" Saya ingin Bogor lebih baik, makanya berniat maju di Pilwakot. Perbaikan sistem pemerintah, kebijakan ekonomi kerakyatan, sistem sarana dan prasarana transportasi maupun ahlaq pejabatnya adalah sasaran utama nantinya," singkat Farhat. (Na)

Geger, Farhat Abbas Maju Di Pilwakot Bogor

0

BERIMBANG.COM, Bogor- Pengacara kontroversi Farhat Abbas, kembali membuat gebrakan. Ditengah meningkatnya eskalasi politik menjelang Pemilihan Walikota (Pilwakot) Bogor periode 2018-2023, mantan suami Nia Daniaty dan Regina Andriane Saputri ini mengaku bakal maju di Pilwakot Bogor untuk memperebutkan kursi orang nomor satu di Kota Hujan melalui jalur partai politik (parpol).

" Iya, saya akan maju di Pilwakot Bogor melalui jalur parpol," ungkap Farhat saat dihubungi via selulernya pada Jumat (06/10/2017).

Saat ini, kata dia lagi, dirinya sedang mempersiapkan strategi pemenangan disamping komunikasi dengan elit partai agar mengantongi rekomendasi.

" Komunikasi dengan petinggi partai baik tingkat DPC,DPW maupun DPP terus dilakukan agar rekomendasi bisa dikantongi," imbuhnya

Terkait dengan kecakapannya menjadi pemimpin daerah, Farhat yakin dengan pengalamannya maju sebagai calon Bupati Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Pemilu Kepala Daerah 2013 lalu amat berharga. Dia juga mengatakan cukup mengenal wilayah yang bakal dipimpinnya. 

" Saya sempat tinggal di Bogor jadi tahu persoalan yang terjadi di masyarakat," jelasnya.

Farhat juga mengungkapkan alasannya mau maju sebagai bakal calon Walikota Bogor. Menurut dia, Kota Bogor itu menjadi salah satu penyangga Ibu Kota sehingga harus ditata. 

“Langkah pertama ialah membenahi sistem pemerintahan, sarana transportasi dan tata ruang yang berpihak kepada masyarakat," tandasnya.(Wan/Na)

Ular Phyton sepanjang 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga

0

IMG-20170407-WA0126

BERIMBANG.COM, Bogor- Belum lama ini Ular Python sepanjang empat meter dengan berat sekitar dua puluh kilogram berhasil di tangkap Abdul Majid, Warga Kampung Cipelang, Rt 01 Rw 06, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor

Ketika dalam perjalan menuju pasar Bogor untuk belanja sayuran, tiba-tiba pas tengah jalan melihat dua ekor ular yang beriringan sedang menyebrangi jalan. Di jalan Alternatif Batu Tulis-Cihideng, tepatnya tanjakan Asur, Desa Tanjung Sari, Kecamtan Cijeruk. Ujar Majid kepada berimbang.com, Jum'at (7/4/17)

Majid menerangkan, Setelah melihat ular tersebut, dirinya bersama temen langsung turun dari mobil untuk melihatnya, ketika disamperin ular yang satunya kabur itu lebih panjang dan lebih besar dari yang di tangkap oleh dirinya, sedangkan ular yang satunya berada di bawah mobil, posisinya sudah melilit bagian Mesin.

"Saya di bantu temen untuk menarik ekor ular yang melilit bagian mesin karena ular tersebut mau masuk kedalam mobil. Tidak mudah menjinakan ular tersebut, tarik menarik antara ular dengan saya terjadi sehingga memerlukan waktu lumayan lama, akhirnya ular bisa ditarik dan ditangkap. Ular tersebut langsung di masukan kedalam karung dan di bawa pulang ke rumah", terangnya

Dirinya tidak akan melepas ular tersebut, namun apa bila ada yang berminat untuk membelinya dengan harga yang cocok ia akan menjualnya, kata Majid saat ditemui di rumahnya

Kepo sabagai Ketua Rw setempat mengatakan, Di daerah sekitar tanjakan Asur masih banyak ular jenis Python, karena bukan kali ini saja ular yang berada disitu berhasil di tangkap, Warga disitupun pernah menangkap ular dengan ukuran yang sama, dan yang sering melihatpun juga banyak namun tidak berani untuk menangkepnya, ujarnya. (Na/Wan)

 

Pengelolaan Keuangan Desa Tugu Patut Ditiru

0

IMG-20170405-WA0173

BERIMBANG.COM, Bogor- Pengelolaan keuangan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa(APBDes) di Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, patut untuk di tiru. PemdesTugu Jaya APBDes pada tahun 2017 untuk diketahui masyarakat kususnya masyarakat Tugu Jaya

" Awal tahun 2017 ini, APBDes sengaja kami Pampang baik di Kantor Desa maupun disetiap sudut di wilayah Tugu Jaya. Tujuannya  Agar masyarakat mengetahui dan kami ingin mencoba keberanian dan tanggung jawab serta mengundang pendapat masyarakat. saya ingin transparan dan tak mau ada fitnah di mata masyarakat ," ungkap kepala Desa Tugu Jaya Sugandi Sigit kepada berimbang.com, Rabu (5/4/17)

Dari jumlah APBDes Tugu Jaya sebesar 1.8 miliar, terdiri dari pendapatan rutin Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD),  Bagi Hasil Pendapatan Retribusi Pajak Daerah (BHPRPD), dan pendapatan lain-lainnya yang sah.

"Untuk pendapatan dari dana Aspirasi Belum dimasukan. masih nol persen. Kalau masuk nanti dimasukan ke APBDes. dan jumlah APBDes akan lebih tinggi." Ujarnya.

Sigit menambahkan, Sedangkan pada pos pengeluaran paling besar masih didominasi di bidang pembangunan infrastruktur. Untuk membisik seperti pelatihan dan pemberdayan masyarakat disektor pertanian, peternakan dan lain-lainnya juga dialokasikan, Pungkasnya. (Na/Wan)

 

Kecamatan Cijeruk Gelar Rapat Minggon

0

IMG-20170405-WA0149

BERIMBANG.COM, Bogor- Pemerintah Kecamatan Cijeruk melaksanakan Rapat Minggon rutin, hadir  dalam rapat tersebut Sekretaris Desa(Sekdes) dan Staf Desa Sekecamatan Cijeruk yang di pimpin langsung oleh Camat dan Sekcam Cijeruk yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Rabu (5/4/17) pagi tadi.

Isra Purnama, Sekcam Cijeruk mengatakan, Dalam rapat ini membahas program kerja tahun 2017. Bertujuan untuk mendekatkan petugas instansi terkait, sehingga diharapkan dapat lebih banyak mengenal situasi kondisi dan potensi Desa.

" Kami bahas tentang kinerja para Sekdes dan Staf Desa, dengan adanya kekurangan dan pemahaman kinerja di bidang Pemerintahan, Pembangunan, Kesejahteraan, serta Kemasyarakatan. Dalam hal ini, kami berikan pembinaan sekaligus Evaluasai sehingga bisa melaksanakan tugasnya dengan sesuai peraturan pemerintah," ujarnya Kepada berimbang.com

Isra menjelaskan, Seperti di bidang pemerintahan harus bener-bener teliti. " Apalagi menyangkut SPJ dan LPJ, ketika ada kesalahan, berkas yang sudah di lampirkan akan di kembalikan lagi untuk di revisi kembali," jelasnya

Sementara itu, Mochamad Satori Sekdes Sukaharja menyambut baik dengan adanya kegiatan rapat minggon tersebut, karena telah memberikan pemahaman-pemahaman yang begitu bermanfaat bagi dirinya dan Sekdes-Sekdes lainnya. Singkatnya, (Na/Wan)