Beranda blog Halaman 356

Karang Taruna Cigombong Gelar Upacara Peringati Hari Sumpah Pemuda

0

BERIMBANG.COM, Bogor- Karang Taruna tingkat Kecamatan Cigombong gelar upacara peringati Hari Sumpah Pemuda, acara yang digelar di Lapangan Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, dan diikuti oleh Kapolsek Cijeruk Kompol Drs.Safiuddin Ibrahim, Danramil Cijeruk Mayor Arm Oma kurniawan, Camat Cigombong Basrowi SH, Kades Tugu Jaya Sugandi Sigit berikut Kades sekecamatan Cigombong, Bhabinkamtibmas TuguJaya Aiptu Kusmana, Babinsa TuguJaya Pelda Tatis Sutrisno, serta Pelajar, linmas, Ormas, Korpri, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakar, dan Masyarakat setempat, sabtu (28/10/17)

Pantauan dilokasi, Usai melaksanakan Upacara dilanjutkan dengan kegiatan, Penggalangan Dana kemanusiaan, Lintas Alam,  Doorprize, Festival Kuliner, Kampanye Kelestarian lingkungan, Kampanye Anti Narkoba, Pentas seni, Diskusi bersama Tokoh Masyarakat, serta Tausyiah.

Basrowi SH, Camat Cigombong memberikan suport kepada generasi muda Cigombong untuk menjadikan semangat Sumpah Pemuda diberbagai macam persoalan bangsa, hal tersebut dikatakan Basrowi. Semangat dan tujuan, kata dia lagi, hendaknya digunakan untuk mengisi kemerdekaan, mensejahterakan rakyat, meneguhkan nasionalisme demi keutuhan NKRI.

" Kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini seharusnya lebih direspons dengan baik, melalui persatuan dan kesatuan yang diwariskan oleh Sumpah Pemuda," ujarnya.

Sugandi Sigit, Kepala Desa Tugu jaya menuturkan, Bangsa Indonesia kini sedang dikepung oleh berbagai tantangan, mulai dari perilaku Korupsi, penyalahgunaan Narkoba serta ancaman Terorisme.

"Dengan adanya Semangat Sumpah Pemuda yang menjadi harapan bangsa, maka dari itu persatuan dan kesatuan yang harus ditingkatkan oleh generasi muda," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana Hut Sumpah Pemuda Kecamatan Cigombong, Rama yang juga ketua Karang Taruna mengatakan, Sumpah Pemuda menjadi momentum introspeksi dan perbaikan diri. Dan itu harus dipelopori oleh kaum muda. Energi dan sumber daya mereka begitu potensial untuk mengisi kemerdekaan dan meneruskan cita-cita bangsa dan negara.

"Sumpah pemuda yang kita peringati hari ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk lebih meningkatkan lagi persatuan dan kesatuan para pemuda terutama dikecamatan cigombong sebagai generasi penerus," ujarnya

Peringatan Sumpah Pemuda tahun 2017 ini. Tambah Rama, pihaknya mengambil tema "Festival Pemuda Cigombong Pakuat Pakai". Sebagai bentuk kebersamaan dan persatuan disemua elemen generasi muda Cigombong. 

" Kita melaksanakan kegiatan lintas alam yang diikuti oleh perwakilan dari sembilan Desa, siswa siswi Sekolah, Pemuda Desa dan juga masyarakat serta mengadakan pentas Seni, Musik dan festival Kuliner yang mengedepankan produk lokal," pungkasnya. (Wan/Zenal)

Pembangunan Kota Serang Jauh Tertinggal, Serapan APBD Dan PAD Dipertanyakan

0

BERIMBANG.COM, Serang – Sejak lengsernya kejayaan Ratu Atut sebagai Gubernur Banten, masyakaratnya telah dibangunkan dari belenggu panjang ketidakpastian pembangunan diseluruh sector yang selama ini terkepal. Para jejaring pejabat nakal maupun mereka yang gemar memainkan perekonomian rakyat sedikit demi sedikit mulai pudar. Hal tersebut juga dirasakan masyarakat Banten di kabupaten / kota yang masih jauh dari harapan.

Seperti halnya Kota Serang. Pembangunan infrastruktur, pendidikan hingga penataan wilayah dianggap mandul dan tertinggal dari kota – kota lainnya. Serang yang sarat sebagai ibukota provinsi Banten telah jadi sorotan public dan dinilai dalam dua (2) periode menjabat Walikota, Tubagus Haerul Jaman gagal jalankan fungsinya sebagai kepala daerah kota Serang.

Nuraeni Wakil Ketua DPRD kota Serang, saat dijumpai awak media, Kamis (26/10) di Serang Banten, ia katakan bahwa pembangunan kota Serang baik dari infrastruktur, sarana prasarana pendidikan, kesehatan maupun penataan wilayah tidak ada perubahan yang signifikan. Meskipun saya katakan masyarakatnya memiliki kemampuan dalam membangun berbagai aspek yang selama ini tertahan, karena semua itu tergantung dari eksekutifnya atau walikotanya. "APBD dan PAD kemana larinya, itu harus dipertanyakan." tegasnya.

Kota Serang yang memiliki enam (6) kecamatan berpotensi dinilai sebagai asset daerah yang harus dijaga dan dikembangkan, yakni; Kecamatan Serang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kecamatan Curug, Kecamatan Kasemen, Kecamatan Taktakan, dan Kecamatan Walantaka.

Kata Nuraeni, setidaknya ada upaya – upaya pemerintahan daerah kota Serang melakukan penataan dan pembenahan pembangunan infrastruktur yang merata, sehingga wilayah otonom ini mampu jalankan perekonomian daerahnya dengan baik untuk kesejahteraan masyarakatnya.

“untuk itulah saya terpanggil maju sebagai calon walikota Serang periode 2018 mendatang.” singkat Nuraeni saat dimintai keterangannya oleh awak media di Serang, Kamis (26/10).

Wanita yang didukung oleh partai Demokrat dan memiliki Kematangan ilmu pemerintahan yang cukup ini menyayangkan lambatnya pembangunan kota Serang dalam dua (2) periode yang dijabat THJ.

“Mungkin systemnya harus dirubah, saya tidak menyalahkan siapa siapa dan system seperti apa yang digunakan pemerintahan kota Serang sampai saat ini, yang jelas saya tetap berikan apresiasi meskipun yang dirasakan pembangunan infrastruktur terkesan lambat.” pungkas Nuraeni.

Majunya ia sebagai calon walikota serang karana Nurani. Meski secara popularitas dirinya sadar tidak sepopular incumbent, namun secara elektabilitasnya seorang Nuraeni mampu menandingi incumbent, karena dirinya yakin masyarakat sudah sangat paham dan cerdas dalam memilih.

“hati saya terpanggil untuk membangun sekaligus menata kota Serang dan melaksanakan PR yang selama ini menjadi mimpi buruk masyakarat kota Serang untuk merubahnya menjadi mimpi indah dalam pembangunan diberbagai aspek yang lebih baik sesuai dengan mottonya SERANG BERSINAR, Kota Serang Harus Bangkit…. semua akan berproses sesuai ketegasan dan kebijakan kepala pemerintahannya itu sendiri.” Tutup Nuraeni.( Red).

Kades Benda Yang Baru Terpilih Bersilaturahmi Kerumah Dewan Pembina Laskar Dewa

0

BERIMBANG.COM, Bogor- Kemenangan Riki Rahman S.O.S di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Benda, Kecamatan, Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada minggu (22/10/17) kemarin mendapatkan dukungan dari Laskar Demokrasi Warga (Laskar Dewa)

Riki Rahman, Kades Benda yang baru terpilih langsung bersilaturahmi dengan mendatangi kediaman H.Fauzi selaku Tokoh masyarakat yang juga sabagai Dewan Pembina Laskar Dewa, di Kampung Pasir Kuda, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, rabu (25/10/17)

Kedatangan Riki Rahman untuk bersilaturahmi kerumah tokoh masyarakat tersebut disambut baik, dan di hadiri oleh Ketua Umum Laskar Dewa, Hengky Hedo, Sekjen Dadang HD, Bendahara Asep S, beserta Anggotanya.

Dalam rangka silaturahmi tersebut, Ucapan terimakasih yang Riki ungkapkan, karena dukungan dan Doa dari tim Laskar Dewa sehingga dirinya terpilih untuk menjadi Kepala Desa.

" Saya berharap tidak hanya sampai disini untuk mendapatkan dukungan, dengan adanya dukungan Alhamdulilah keinginan saya untuk adanya perubahan di Desa Benda bisa tercapai, dengan motto Benda Ngahiji (Benda Bersatu)," ungkapnya.

Sementara itu, Dewan Pembina Laskar Dewa, H.Fauzi meminta Riki dalam melaksanan tugasnya sebagai Kepala Desa sesuai visi dan misi serta sesuai aturan pemerintah, memberikan yang terbaik untuk masyarakat, sehingga masyarakat benda bisa hidup aman, tentram, dan sejahtera dan menjadi pemimpin yang amanah," singkatnya. (Na)

Humas UI: Pemeran Video Mesum Bukan Mahasiswa UI

0

 

BERIMBANG.COM, DEPOK, -Pihak Universitas Indonesia mengklarifikasi kejelasan terkait pelaku dalam video mesum yang menjadi viral di media sosial bukan mahasiswa UI.

"Setelah melakukan pengecekan maka bisa kami sampaikan nama yang tidak selaku pemeran dalam video itu adalah lulusan UI dan sudah tidak lagi menjadi mahasiswa UI dalam daftar judul video. Segala akibat yang dihasilkan dari beredarnya video tersebut maka akan menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan. , "terang Kepala Humas UI, Rifely, mengklarifikasi.

Dalam video yang membuat heboh dunia maya itu ada dua orang, laki-laki dan perempuan yang melakukan adegan layaknya suami istri. Video itu menjadi virus di media sosial. []

Polsek Caringin Melaksanakan Kampanye Kamtibmas

0

BERIMBANG.COM, Bogor- Giat Polsek Caringin Polres Bogor pada hari rabu (25-10-17) pukul 14.30 Wib melaksanakan kampanye Kamtibmas di depan Mako Polsek Caringin.

Kampanye tersebut diikuti 200 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Seperti, Muspika Kecamatan, Babinsa, Babinmas, Satpol PP, Komunitas Motor, Tokoh Masyarakat, GP Ansor/ Banser, Rapi, Ormas, Linmas, Pelajar, serta Bhayangkari Ranting Caringin, dan Saka Bhayangkara.

Kapolsek Caringin, AKP Fitra Zuanda mengatakan, tujuan kegiatan kampanye kantibmas untuk menyuarakan kepada pengguna jalan raya yang melintas dan masyarakat lingkungan pentingnya kesadaran keamanan, 

Menurutnya, untuk bersama sama dan bersatu serta mewujudkan sinergi dari berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Caringin untuk bersama mewujudkan keamanan dengan mematuhi aturan.

Pihaknya mengajak semua unsur masyarakat dalam kampanye tersebut, agar peduli keamanan dan ketertiban, baik dilingkungan wilayah, maupun di jalan raya.

"Alhamdulilah semua turut hadir dalam kampanye ini, kerja sama antara muspika,  tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan. Kedepanya saya ingin di wilayah Polsek Caringin ini masyarakat sadar akan kantibmas dengn tidak melanggar hukum. Kampanye ini akan menjadi program berkelanjutan dan ini baru pertama kali di Jawa Barat," ujarnya. (Zenal/Wan)

Pemkot Diminta Tegas Sikapi Pelanggaran Kerja Proyek

0

 

Lokasi kegiatan kerja proyek drainase di jalan Kejayaan, Sukmajaya, Depok, Selasa, (24/10).

BERIMBANG.COM, DEPOK, -Pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan saluran drainase berbandrol Rp 1,493 miliar untuk tiga lokasi kegiatan proyek berbeda di wilayah Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, disinyalir melenceng dari Rencana Kerja Satuan.

Pekerjaan proyek yang sumber dananya dari anggaran Pemerintah Kota Depok itu dianggap telah melanggar ketentuan yang tertuang dalam RKS pada tender proyek drainase.

"Setahu saya kegiatan lelang bernilai minimal Rp 500 juta, salah satu persyaratan dalam lelangnya wajib melampirkan dukungan alat berat seperti mobilisasi dan Beco,", terang salah sorang pelaku usaha CV Sayaga Mandiri Mandraguna, Indra Jusa P Napitupulu, Selasa (24/10).

Menurutnya, jika melihat teknis pelaksanaan kerja proyek dilapangan, tidak sedikit yang melanggar dari ketentuan persyaratan lelang karena proses kerja terlihat tanpa mengunakan alat berat dan mobilisasi. 

"Kalau proses galian yang menggunakan Beco plus mobilisasi, galian tanahnya pasti tidak akan terlihat menumpuk dibadan jalan seperti itu," kata Indra, yang juga sebagai direktur CV. Sayaga Mandiri Mandraguna.

Indikasi pelanggaran kerja di tiga lokasi proyek itu juga mendapat perhatian dari Ketua DPC Gabungan Perusahaan Kontruksi Indonesia (Gapeksindo) Kota Depok, Luhur Prasetianto. 

Dikatakan Luhur, kegiatan pelaksanaan kerja proyek drainase itu harusnya bisa diawasi secara maksimal dari pihak dinas, maupun konsultan supervisi. "Kalau pengawasan kerja proyek berjalan maksimal, kerja proyek akan sesuai dengan persyaratan lelangnya,", katanya.

Kaitan itu, lanjutnya, pihak Pemkot, dinas dan supervisi harusnya bisa tegas sikapi pelanggaran kerja proyek yang tidak sesuai RKS. "Beco dan mobilisasinya pasti terlihat ada dilokasi proyek. Kalau tidak ada, seharusnya mendapat teguran dan diberhentikan oleh pihak PUPR, maupun supervisi,", jelas Luhur di kantor asosiasi Gapeksindo, Sukmajaya, Depok.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kota Depok, Manto tampak masih enggan berikan tanggapan saat dihubungi via tepon salular, Selasa, (24/10).

Seperti diketahui, dampak dari kegiatan proyek saluran darinase di tiga lokasi itu, menbuat sebagian badan jalan dipenuhi tumpukan tanah galian dan material proyek. Tiga kegiatan proyek itu berada di jalan Kemakmuran, jalan Merdeka, dan jalan Kejayaan Sukmajaya, Depok. (Ko)

Akibat Kemacetan Yang Begitu Parah, Sering Terjadinya Mobil Yang Terperosok Dijalan Alternatif

0

BERIMBANG.COM, Bogor- Akibatkan kemacetan yang terjadi dijalan raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di jembatan Cisalopa, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang sedang dibangun. Kini jalan alternatif yang berada diwilayah Cigombong ikut mengalami kemacetan yang sama sehingga mengakibatkan sering terjadinya kendaraan roda empat yang terperoksok dijalan alternatif.

Seperti yang telah terjadi kembli  kendaraan roda empat sejenis xenia yang terperosok dijalan alternatif, tepatnya di Kampung Nagrog dua, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, akibat berpapasan dengn kendaraan lain karena ruas jalan yang begitu sempit. Minggu (22/10/17)

Menurut para saksi, terperosoknya mobil tersebut akibat berpapasan dengan mobil angkutan umum Sukabumi-Bogor (Coltmini).

" Mobil xenia yang melaju kearah Bogor dan Coltmini melaju kearah Sukabumi tidak ada yang mau mengalah, yang akhirnya mobil xenia terlalu pinggir sehingga terperoksok ke kebun," ujar salah satu saksi diloksi.

Pantauan dilapangan, disetiap harinya kemacetan tiada henti, sehingga masyarakatpun merasa terganggu karena jalan di setiap ploksok yang tadinya sepi sekarang menjadi rame karena seringnya dilewati pengendara mobil maupun motor sehingga menimbulkan kebisingan. (Wan/Zenal)

Riki Rahman Menangkan Pilkades Benda 2017-2023

0

BERIMBANG.COM, Sukabumi- Pemilihan Kepala Desa (Kades) Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, yang dilaksanakan pada minggu (22/10/17) tadi dimenangkan oleh Calon No Urut 2, Riki Rahman S.O.S

Riki telah di percaya masyarakat Benda untuk menjadi Pemimpin baru, dengan pembuktian meraih suara terbanyak dipesta Demokrasi tersebut.

Pantauan dilapangan, persaingan ketat antara No urut 1 H.Andi Mulyasana dengan perolehan suara 4.142 dengan sang pemenang no urut 2 Riki Rahman S.O.S yang memperoleh suara tertinggi yaitu 5.340 suara, sedangkan no urut 3, Andi permana memperoleh suara 152. Dalam pelaksanaan pemilihan tersebut berjalan lancar.

Riki Rahman, Kepala Desa yang baru saja terpilih mengatakan, Dirinya mengucapkan terimakasih kepada Warga Masyaraka Desa Benda yang sudah memilih dan memberikan kepercayaan kepada dirinya sebagai Kepala Desa untuk priode 2017-2023.

" Alhamdulilah adanya keinginan perubahan untuk masyarakat Benda yang selama ini saya inginkan bisa tercapai. Atas dukungan Tokoh dan masyarakat sehingga saya terpilih menjdi Kepala Desa, saya bersiap mengabdi kepada masyarakat demi perubahaan warga Benda dengan motto, Benda Ngahiji (Benda Bersatu)," ujarnya. (Na)

Peduli Lingkungan, Kades Pasir Jaya Bangga Terhadap Warganya

0

BERIMBANG.COM, Bogor- Masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunitas Masyarakat Peduli Lingkungan (Mapeling), belum lama ini memasang spanduk yang bertulisan, "Dilarang Buang Sampah Ke Sungai,  Dilarang Mengambil Ikan Disungai Kecuali Di pancing". Di jembatan aliran sungai Cisadane, tepatnya di Kampung Cilembar, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Hal tersebut mengantisipasi warga untuk tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga kelestarian aliran sungai tersebut.

Larangan itu terbukti efektif dengan bersihnya sungai yang mengalir kehulu sungai Cisadane, tidak terlihat sampah atau limbah yang dapat merusak ekosistem sungai.

Gina Garmina, Kepala Desa Pasir Jaya, saat ditemui diruang kerjanya pada kamis (19/10/17) mengatakan, Dirinya sambut positif dengan terpampangnya spanduk tersebut. Sebab menurutnya, hal ini membuktikan bahwa warga telah peduli akan kebersihan dilingkungannya.

"Saya bangga kepada warga (Mapeling) yang memasang spanduk tersebut, malah saya ingin warga lain ikut meniru untuk bersama-sama menjaga lingkunganya, karena masih ada warga di hilir yang menggunakan  air sungai untuk kesehari harinnya. Apabila sungai kotor dan banyak sampahnya maka pengguna air tersebut akan kena dampak penyakit, namun apa bila sungainya bersih, tentu manfaatnya akan sangat besar, dan lingkungan sungai juga terlihat indah, nyaman dan, sehat," ungkapnya.
(Wan/ Zenal)

Komisi C Telusuri Implementasi Perda No 10 Tahun 2010

0

Lokasi kebakaran di Apartemen Cinere Bellevue di Depok, Rabu, (4/10) lalu.

BERIMBANG.COM, DEPOK-Koordinator Komisi C DPRD Kota Depok, Jawa Barat, Igun Sumarno mengatakan terkait kebakaran Apartemen Cinere Bellevue, pihaknya kini sedang mengkaji efektifitas kinerja Organisasi Perangkat Daerah dalam mengimplementasikan Peraturan Daerah nomor 10 tahun 2010.

"Soal itu kami masih kaji dan upayakan duduk bersama pihak OPD, maupun pengelola Apartemen," katanya. Rabu, (18/10).

Dikatakan Igun, saat ini masih belum diketahui pasti tingkat efektifitas OPD tentang implementasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran sesuai Perda yang sudah ada sejak tahun 2010 lalu.

"Kita masih melihat waktu agar tidak bentrok dengan agenda kegiatan yang sedang berjalan. Nanti saya kasih tahu kalau sudah ada jadwal," jelas Igun.

Dari informasi yang didapat, kebakaran yang terjadi di Apartemen Cinere Bellevue akibat genset yang terbakar di lantai basemant. Saat itu, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran diketahkan ke lokasi kejadian. 

Seperti tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Depok nomor 10 tahun 2010 ayat dalam BAB II bagian I, pasal 2 yang dimaksud dalam pengertian pengelolaan gedung dan fungsi penanggulangan kebakaran gedung. 

Aturan itu berlaku untuk jenis bangunan perumahan, baik rumah tinggal maupun apartemen, bangunan kelembagaan seperti rumah sakit, bangunan perkantoran dan usaha, bangunan perdagangan dan pertokoan, bangunan industri dan gudang, kendaraan bermotor, bahan berbahaya, SPBU / SPBG dan instalasi gas. (Ko)