Rabu, April 29, 2026
Beranda blog Halaman 340

Dinas PUPR Depok Akan Melakukan Penataan Trotoar

BERIMBANG.COM, Depok – Kebutuhan akan sarana dan prasarana yang aman bagi pejalan kaki terus didorong oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok rencananya, akan dilakukan penataan trotoar di Jalan Bojongsari Raya yang mulai dikerjakan tahun depan.

“Pada 2019 nanti, rencananya kami akan menata bahu jalan di Jalan Bojongsari Raya. Terutama bagian trotoarnya, karena memang di wilayah tersebut hampir tidak ada fasilitas berupa trotoar,” ujar Kepala DPUPR Kota Depok, Manto, di Balai Kota, Rabu (31/01/18).

Dikatakannya, rencana ini juga merupakan perintah langsung dari Wali Kota Depok yang menginginkan pembangunan di wilayah barat. Nantinya, pada 2019 akan dilakukan pembangunan sarana trotoar yang diintervensi melalui anggaran sesuai kemampuan.

“Wilayah tersebut statusnya masuk sebagai jalan nasional, namun untuk pemeliharaannya berada di kami (Pemkot Depok). Beberapa tahun ke belakang, memang fokus pembangunan di wilayah timur dan tengah. Tahun 2019 nanti, akan difokuskan ke wilayah barat,” jelasnya.

Dirinya berharap, dengan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah, hasilnya dapat dinikmati seluruh masyarakat Kota Depok. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat.

“Mudah-mudahan program yang telah terstruktur, dapat berjalan dengan lancar. Sehingga menciptakan pembangunan yang merata di Kota Depok yang otomatis berdampak pada peningatan pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

Penambahan RTH Mendapat Dukungan Dari Masyarakat Depok

BERIMBANG.COM, Depok – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) mendapat dukungan dari masyarakat yang tergabung dalam organisasi lingkungan. Bahkan, organisasi seperti Sekretariat Bersama (Sekber) Ciliwung dan Forum Komunitas Hijau (FKH) tidak segan-segan mendukung upaya Pemkot Depok dengan turun langsung melakukan penanaman pohon mulai dari pinggir jalan hingga pinggir kali.

“Kami berupaya menjaga ekosistem alam dengan melakukan penanaman di Garis Sempadan Sungai (GSS) maupun situ. Beberapa lokasi yang pernah kita tanam di antaranya Situ Jatijajar, bantaran Ciliwung Ratujaya, bantaran Ciliwung Cilawet, bantaran Ciliwung Kemiri Muka dan bantaran Ciliwung Pondok Cina. Kita juga menanam di bantaran Kali Pesanggrahan bersama Komunitas Peduli Kali Pesanggrahan,” ujar Koordinator Sekber Sahabat Ciliwung, Hidayat Al Ramdani, Senin (19/02/18).

Dikatakannya, pihaknya kerap dilibatkan dalam setiap kegiatan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok. Menurutnya, sinergi ini perlu dilakukan agar pemenuhan RTH dapat terwujud.

“Pada dasarnya, kami siap bersinergi dengan Pemkot Depok. Karena memang untuk kegiatan penanaman, kami juga meminta bibit dari DLHK, selain juga dari pihak penyelenggara kegiatan yang sudah menyediakan,” imbuhnya.

Senada dengan itu, Koordinator Forum Komunitas Hijau (FKH) Heri Syaefudin mengatakan, saat ini pihaknya berencana untuk membuat ‘sabuk hijau’ di GSS. Pembuatan sabuk hijau selain menambah asri Ciliwung, juga bagus buat menahan tebing dari bahaya longsor.

“FKH kerap melakukan aksi tanam pohon terutama di pinggir Ciliwung dan Pesanggrahan. Saat ini kami sedang meminta data ke Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok untuk memetakan dan mengidentifikasi, wilayah mana saja yang akan kita jadikan sabuk hijau,” ucapnya.

Dirinya menyebut, FKH  sangat peduli pada RTH agar keberadaannya dapat dirasakan masyarakat Kota Depok. Heri lantas mengajak seluruh elemen terlibat melestarikan serta menjaga lingkungan agar tetap asri.

”Jadi, warga tidak hanya menikmati RTH, tapi juga ikut membantu menjaga keasriannya,” pungkasnya.

Aturan Baru ASN Dilarang Menerima Uang Dari Sumber Lain Selain Gaji

BERIMBANG.COM, Jakarta – Pemerintah sudah merampungkan penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) struktur gaji Pegawai Negeri Sipil atau gaji PNS. Dalam aturan baru ini, struktur penggajian Aparatur Sipil Negara (ASN) berubah. Bahkan, penghasilan Presiden bisa mencapai Rp 553,4 juta per bulan.

Dari data RPP tentang Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas PNS yang menghasilkan Liputan6.com, Jakarta, seperti ditulis Jumat (9/3/2018), untuk Presiden, indeks penghasilan pejabat negaranya mencapai 96.000.

Dengan indeks tersebut, maka penghasilan Presiden per bulan mencapai Rp 553,4 juta. Sementara Wakil Presiden menerima penghasilan Rp 368,9 juta per bulan dengan indeks penghasilan 64.000.

Sementara yang terakhir adalah para menteri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kepala Polri, Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua DPD, Ketua KPK, Ketua BPK, Ketua MA dan Ketua MK dengan indeks penghasilan 16.000, maka penghasilan yang diperoleh sebesar Rp 92,2 juta per bulan

Untuk Wakil Ketua MPR, DPR, DPD, KPK, BPK, MA dan MK masing-masing memilik indeks penghasilan 15.333 dan menerima penghasilan per bulan Rp 88,3 juta.

Sementara untuk wakil menteri, Wakil Kepala Polri, Anggota DPR, Anggota DPD, Anggota BPK, dan Hakim Agung MA per bulan diasumsikan Rp penghasilan Rp 80,7 juta.

Dengan ketentuan tersebut, ada larangan bagi PNS atau ASN untuk menerima penghasilan dari sumber lain. Hal ini tertuang dalam Pasal 33 RPP tentang Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas PNS.

"Dengan diberlakukannya peraturan pemerintah ini, PNS dilarang menerima penghasilan lain dan / atau honorarium apa pun yang dananya bersumber dari APBN / APBD, BUMN / BUMD, badan usaha milik swasta, dan / atau lembaga internasional," tulis Pasal 33 Ayat (1).

Apabila PNS menerima penghasilan lain atau honorarium yang dananya bersumber sebagaimana dimaksud pada Ayat (1), maka PNS tersebut harus mengembalikan penghasilan lain atau honorarium yang telah diterima tersebut ke kas negara.

PP STRUKTUR  GAJI PNS TUNGGU TANDA TANGAN PRESIDEN

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur menyatakan penyusunan peraturan pemerintah (PP) terkait struktur gaji pegawai negeri sipil (PNS) sudah selesai.

Kini bayar payung hukum tersebut tinggal menunggu Presiden Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Itu sudah final, tinggal diajukan PP-nya ke Presiden," kata dia di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/3/2018).

Menurut Asman, dalam PP ini tidak membahas soal kenaikan gaji PNS. "(Di PP itu ada soal kenaikan gaji PNS?) Belum ada," ucap dia.

Dia menyatakan bahwa saat ini belum membahas soal rencana kenaikan gaji para abdi negara tersebut di tahun depan.

Kementerian PANRB juga belum berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengenai hal ini. "(Koordinasi dengan Kemenkeu?) Belum," ucap dia.

Liputan6

Kepala UPT Pasar Cisalak : Tidak  Ada Pemukulan Oleh Staf Kami

BERIMBANG.COM, Depok – Pemukulan yang diduga dilakukan oleh Staf UPT Pasar Cisalak bernama Jaelani terhadap salah satu pedagang pasar tidak benar adanya pasalnya staf UPT pasar Cisalak sedang berdebat sehingga terjadi saling dorong dengan pedagang sehingga menimbulkan luka yang dialami oleh pedagang. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala UPT Pasar Cisalak, Nelson Dasilva.

Nelson mengatakan, kejadian yang terjadi awalnya ada perdebatan hingga terjadi saling dorong keduanya, ketika itu Jaelani akan memangkas batang pohon karena khawatir akan menimpa kios ayam setelah itu salah satu pedagang protes.

" Dengan saling dorong tersebut ditambah kerumunan orang disitu akhirnya salah satu pedagang mengalami luka di bagian muka, Kalupun itu terkena pukulan bukan oleh staff kami karena pada saat itu jaelani dalam posisi berdiri diam" ujar Nelson melalu sambungan seluler. Rabu (28/2/2018).

Dengan kejadian ini, salah satu pedagang sudah melaporkan pemukulan ke Polsek Cimanggis dan pihak UPT Pasar Cisalak akan memenuhi bila ada pemanggilan.

" Kita akan klarifikasi kepada Polsek terkait pemukulan yang dituduhkan kepada staf kami, kami akan ceritakan kejadian yang sebenarnya," Pungkasnya. ( Iik )

Dishub Kota Depok Optimis Gugatan SSA Menang

BERIMBANG.COM, Depok – Gugatan Sistem Satu Arah ( SSA) Jalan Arief Rahman Hakim, Jalan Nusantara dan Jalan Dewa Sartika Kota Depok akan digelar kembali di pengadilan negeri Depok  tanggal 8 Maret 2018. Agenda sidang mengenai kesimpulan dari berbagai pihak dan persidangan  selanjutnya akan dibacakan putusan.

Terkait hal ini,Sekretaris Dinas Dinas Perhubungan Kota Depok, Yusmanto optimis akan memenangkan gugatan yang dilakukan masyarakat karena aturan yang diberlakukan sudah sesuai dengan kajian para ahli serta sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum diberlakukannya uji coba SSA.

" Kami sangat optimis gugatan dimenangkan oleh Pemerintah Kota Depok, masalah gugatan masyarakat, itu hak masyarakat untuk melakukannya karena kami sebagai perwakilan dari Pemkot sangat menghargai itu," ucap Yusmanto. Rabu (28/2/2018)

Lanjutnya, dengan diberlakukan SSA sangat bermanfaat dan menguntungkan bagi masyarakat Depok dikarenakan yang awalnya macet arus kendaraan  menjadi lebih lancar.

Dari tuntutan masyarakat sekitar, Yusmanto mengatakan agar SSA tidak diberlakukan dengan alasan dari pelaku usaha mengalami penurunan omset ditambah jalur alternatif membuat kebisingin dengan lalu lalang kendaraan. ( Iik ).

 

 

Pengurus BKM Kelurahan Pancoranmas Geram Akan Polisikan Oknum Panitia Pemilihan

Salah satu penguris sedang memperlihatkan postingan ( Foto : iik)

BERIMBANG.COM, Depok – Pengurus Badan Keswadayaan Masyarakat ( BKM) Kelurahan Pancoranmas, Kecamatan Pancoranmas Kota Depok Geram dengan oknum panitia pemilihan BKM kelurahan Pancoranmas pada bulan November 2017 lalu dengan mengatakan melalui Portal forum pers.blogspot berjudul dugaan penyelewangan anggaran BKM, disitus tersebut juga disebutkan bahwa BKM tidak transparan dan menyalahi prosedur.

Koordinator Bina Budi Mulya yang melaksanakan program BKM, Slamet Yusuf mengatakan, tuduhan oknum tersebut tidak mendasar dan hanya ingin memperkeruh suasana kepengurusan BKM periode 2017 sampai dengan 2020 yang sah. 

" Tuduhan oknum yang dikutip dari portal blogspot dengan mengatakan tidak transparan dan menyalahi prosedur tidak benar adanya, kami segenap pengurus siap di audit bilamana ada penyimpangan – penyimpangan dana yang telah kami kerjakan selama di pengurusan," terang Slamet dikantornya di Jalan Cagar Alam, Pancoranmas.Kamis ( 22/2/2018).

Menindaklanjuti tuduhan tersebut pihaknya akan melaporkan oknum kepihak yang berwajib karena telah membuat citra BKM Kelurahan Pancoranmas menjadi buruk padahal menurutnya kami pengurus pernah mendapatkan penghargaan dan menjadi  contoh BKM se Kota Depok.

" Kami tidak segan – segan untuk melaporkan hal ini dengan pasal UU ITE kepada pihak kepolisian demi menjaga nama baik kepengurusan, saya yakin mereka tidak punya bukti kuat,ini merupakan fitnah yang sangat keji terhadap kami sebagai pengurus BKM," ujar Slamet dengan nada keras.

Sementara itu, Juru bicara BKM, Sukardi menyesalkan  hasil pertemuan pada tanggal 22 Februari dikantor Kecamatan Pancoranmas Kota Depok tidak membahas agenda audensi dan mediasi sesuai yang tertera di undangan, pembahasan dengan perwakilan warga justru mengenai tuntutan pertanggungjawaban Rempug Warga Tahunan (RWT) Kepada pengurus BKM.

" Kalau memang itu ( RWT.Red) yang harus dipertanggungjawabka, kami siap memenuhinya sesuai dengan Standar Operasional Prosedur ( SOP) yang ada dikita dan kami siap bertanggungjawab atas semuanya itu," jelas Sukardi.

Tambahnya, menurut Koordinator Kota ( Korkot) Dadang Munandar kepada Sukardi menjelaskan bahwa, Pertanggungjawaban RWT tidak dapat memggoyahkan kepengurusan yang ada saat ini.

" Ini saya anggap mengada – ngada bila RWT dapat menggugurkan kepengurusan yang sah karena setiap pelaksanaan program selalu kami informasikan kepada warga, yang sudah dikerjakan ataupun yang mau akan dilaksanakan, boleh dicek kepada setiap BKM yang ada di kelurahan – kelurahan se Kota Depok, mereka saja belum melaksanakan RWT," tandasnya. (Iik).

 

 

 

 

Diskominfo Depok Matangkan Data Wirehouse Demi Wujudkan Kota Cerdas 2021

BERIMBANG.COM, Depok – Demi mewujudkan Depok sebagai kota cerdas, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok terus mematangkan rencana pemusatan data warehouse yang terintegrasi dengan semua Perangkat Daerah. Rencana tersebut dilakukan demi menuju Depok menjadi Kota Cerdas 2021, sekaligus untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Sidik Mulyono mengatakan, saat ini pihaknya sedang fokus untuk pengumpulan data yang ada di seluruh Perangkat Daerah. Setelah terkumpul data tersebut, nantinya akan dirancang satu portal web atau aplikasi android yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mengakses data di Kota Depok.

“Menuju kota cerdas buka serta merta dengan banyaknya aplikasi yang dibuat. Tetapi juga melihat kebutuhan masyakat. Karena dalam pengembangan teknologi harus dibarengi dengan pembangunan manusianya dari berbagai sisi seperti sosial dan budaya,” jelasnya kepada depok.go.id, usai Forum Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah (PD) Diskominfo Kota Depok di Wisma Hijau, Senin (19/02/2018).

Dikatakannya, dalam menuju Kota Cerdas harus dilakukan secara bertahap. Selain juga proses menuju Kota Cerdas butuh dukungan semua pihak, agar ke depan predikat Kota Cerdas dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Nantinya dengan data warehouse ini informasinya bisa langsung diakses, sehingga memudahkan pekerjaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Kami akan menunggu terbentuknya Peraturan Daerah (Perda) mengenai Kota Cerdas ini. Kemudian, akan dibentuk dewan Kota Cerdas supaya dalam implementasinya bakal berjalan dengan baik,” terangnya.

Sidik menambahkan, Kota Cerdas merupakan predikat kota yang dapat memberikan solusi cerdas dalam permasalahan di masyatakat. Untuk itu, pihaknya berharap nantinya akan ada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk wujudkan itu diperlukan sinergitas dan kolaborasi semua Perangkat Daerah, sehingga akhirnya masyarakat dapat benar-benar dimudahkan di Kota Depok,” pungkasnya.

Warga Mengeluh Gunungan Sampah Di Pasar Desa Sukamakmur Hingga Tutup Jalan

BERIMBANG.COM, Bogor – sejumlah warga mengeluh gunungan sampah di pasar Desa Sukamakmur menimbulkan bau tak sedap tepatnya di Jalan Raya Sukamakmur No.01 Desa Sukamakmur Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor ( 20/02/2018). 

Salah seorang warga Kampung Cihanjawar,  M Daud Yusup mengatakan, sampah yang ada di pasar desa sukamakmur yang menumpuk itu sanget mengganggu warga kampung cihanjawar khususnya, umumnya wilayah lain karna menimbulkan bau tak sedap yang dirasakannya. " Terus terang saya sebagai warga sanget kecewa dan mana tanggung jawab sebagai managemet pengelola pasar. Sampah ini udh lama belum diangkut – angkut, pedahal iuran – iuran yang sudah ditetapkan management pasar berjalan lancar. 

"jika hujan besar sampah tersebut berserakan kejalan, bahkan menutupi selokan air yang mengalir kepemukiman warga khususnya kampung Cihanjawar RT 02 RW 03 Desa Sukamakmur. Saya berharap management pengelola pasar harus sigap menangani persoalan sampah tersebut, minimal membuat bak sampah secara permanen jangan asal – asalan," ujar Daud dengan nada kesal.

Salah seorang pedagang pasar Desa Sukamakmur yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada berimbang.com, bahwa dirinya sudah 3 tahun jalan berjualan di pasar Desa Sukamakmur  merasa terganggu dengan tumpukan sampah tersebut, sampah tersebut sudah berbulan – bulan diangkut oleh petugas kebersihan, bahkan tumpukan sampah menutupi jalan setapak yang sering digunakan para pedagan dan pengunjung.

Sekarang, menurutnya, Jalan tersebut tidak bisa dipergunakan karena tertimbun sampah. " Sekarang ini petugas sampah asal – asalan hanya membersihkan sampah didalam pasar saja, sedangkan diluar tidak diperhatikan sama sekali. ini mengakibatkan dikala air meluap sampah pasti berserakan kemana – mana dimohon untuk management harus secepatnya diangkut karena sangat mengganggu bagi pedagang, pengunjung bahkan meluas kepemukiman warga," cetusnya.

" Harapan kami adalah pengelola pasar dan Pemerintah Desa sukamakmur jangan diam saja, segeralah terjun untuk mengatasi persoalan sampah karena ini akan menggangu kesehatan, kenyamanan dan perkembangan pasar itu sendiri," Pungkasnya. ( Ahmad ).

Ka Satgas Laskar Dewa Dijebak Oleh Timses Paslon No 5 Dengan Berfoto Bareng

BERIMBANG.COM, Bogor – Terkait beredarnya foto Kasatgas dan sejumlah anggota Satgas Laskar Dewa dengan tim pemenangan pasangan calon bupati nomor urut 5, Kasatgas Laskar Dewa Endang Rahmat angkat bicara. Endang Rahmat mengaku telah dijebak oleh tim pemenangan pasangan calon tersebut saat berfoto. 

Endang Rahmat menceritakan, disela kegiatannya dalam mengawal pasangan calon Ade Yasin – Iwan Setiawan yang mengikuti proses pengocokan nomor urut di gedung tegar beriman, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/02/18) lalu, tim pemenangan calon nomor urut 5 yang dikenalnya, memanggilnya untuk foto bersama. Tanpa curiga, Endang Rahmat bersama beberapa anggota Satgas nya pun berfoto bersama. 

"Saat itu saya bersama pasukan satgas laskar dewa sedang mengawal calon bupati usungan laskar Dewa, ibu ade yasin dalam kegiatan pengundian nomor urut pasangan calon. Beberapa saat setelah pengundian nomor dan sebelum panitia menggelar simulasi, dua orang tim pemenangan ade wardana yang namanya yudi dan suhanda alias atok menyapa saya dan mengajak berfoto bersama.  Karena saya kenal baik dengan keduanya, maka saya bersedia untuk foto bersama. Sebelum difoto, kedua orang itu meminta saya dan anggota saya untuk mengangkat tangan dengan lima jari terbuka. Saya baru sadar bahwa foto itu dimanfaatkan untuk kepentingan mereka setelah saya ditegur oleh ketua dewan pembina laskar dewa karena foto saya beredar luas di media sosial dan sejumlah media lain yang isinya laskar dewa mendukung paslon nomor 5. Ini jebakan buat saya", terangnya. 

Atas keputusan KDP Laskar Dewa yang telah memberhentikan jabatannya sebagai Ka Satgas, Endang Rahmat menerima hak itu dengan baik. "Apapun keputusan yang diberikan oleh KDP, saya terima dengan ikhlas", tandasnya. (Na)

Giat Nanam Rumput Vertivier Oleh Koramil 2123 Cijeruk-Cigombong Dilajut Diwilayah Desa Cibalung

BERIMBANG.COM, Bogor- Kegiatan karya bhakti penanaman rumput Vertivier oleh Koramil 2123 Cijeruk-Cigombong kini dilanjutkan dilokasi tanah rawan longsor di Kampung Babakan, Rt 06 Rw01, Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk,  Kabupaten Bogor, jumat (16/2/18) pagi tadi

Giat penanaman rumput Vertivier akan terus dilakukan ditempat-tempat yang rawan longsor, ini bentuk upaya kita untuk mengurangi terjadinya tanah longsor. Hal ini dikatakan salah satu Anggota Koramil 2123 Cijeruk-Cigombong, Serda Mahrusi Kepada berimbang.com

" Kita akan terus tanam rumput ditempat rawan longsor, ini merupakan bentuk antisipasi kita dalam berupaya mencegah terjadinya longsor, kususnya diwilayah Kecamatan Cijeruk. Pasca terjadinya bencana longsor di Kampung Maseng, Desa Warungmenteng, Kecamatan Cijeruk, yang menelan 5 orang korban meninggal dunia, dan 7 org korban luka," terang Mahrusi

Hadir dalam giat penanaman rumput Vertivier tersebut, Danramil 2123 beserta Anggota, Kepala Desa Cibalung beserta Staf, Babinsa dan Babinmas Desa Cibalung, Linmas, Masyarakat dan Pelajar MTS Arrasyid. (Wan)