Kamis, April 30, 2026
Beranda blog Halaman 306

Menteri Lingkungan Hidup Ancam Cabut Izin TPSA Yang Tidak ikut Aturan

0

BERIMBANG.COM, Lebak Banten – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. memberikan tanggapannya terkait pendirian Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPSA) Cihara, yang berlokasi di Desa Pondok Panjang kecamatan Cihara kabupaten Lebak provinsi Banten.

Menurut dia, kalo sampah harus di bedakan dengan yang lain dan harus ditangani dengan baik apalagi jika membahayakan dan menimbulkan penyakit ke masyarakat, dia bisa kena sangsi. Dan kalo ada perusahaan yang sudah punya izin pun bisa dicabut izinnya dan lain lain.

“Apalagi tidak ada pemberian konpensasi,maka kasih tau saya biar tim kami melakukan investigasi. Makanya kasih data dulu, kasih aja datanya ke saya,” Ungkap Siti Nurbaya demikian disampaikan  kepada awak media saat hadir pada acara Festival Bogor Bersatu di Gelanggang Olahraga (GOR) Kota Bogor, Sabtu (16/3/2019) kemarin.

“Dia pun mengingatkan, apabila ada oknum pemerintah yang tidak mengindahkan Undang undang Lingkungan Hidup dan Amdal, maka akan kita berikan sangsi pencabutan izinnya,” tegas Menteri.

Lanjutnya” Menjadi pemerintahan yang terbuka kaitannya dengan lingkungan, mulai soal kandang ayam dipemukiman yang baunya engga enak, sampai  masalah gede. Soal Freeport dan hal itu semua  terbuka, dan rakyat bisa bicara itu bisa kita selesaikan

Tapi hal yang paling penting adalah hal-hal yang mengganggu kepada masyarakat  “konsepnya”, kalo lingkungan itu merasa terganggu bahkan masyarakat merasa terancam.

Oleh karena itu dengan situasi dan cara Presiden  Jokowi menangani merespon dengan cara meminta diselesaikan’ jelasnya.

Apalagi kemarin bapak presiden tanggal 26 memerintahkan lagi kepada saya, agar menyelesaikan pemukiman-pemukiman yang ada didalam hutan atau pelosok artinya apa, apakah rakyat itu ada didalam hutan atau ada dimana harus mendapatkan pelayanan publik yang sama jadi paradigmatik banget.

Dikonfirmasi dikediamannya dilebak selatan, mantan kepala desa pondok panjang kecamatan cihara kabupaten lebak Ace Sugiri,.S.HUT,. Yang mengetahui duduk persoalan terkait tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) mengatakan kepada jurnalis, 05/11/18

Ace mengatakan”dengan pendirian tpsa cihara sebetulnya tidak ada yang menguntungkan untuk desa pondok panjang.” jelasnya

Apalagi untuk menempuh perizinan, yang dilakukan oleh TPSA Cihara mereka melakukan peroses dulu berjalan, baru pengupayaan izin makanya sama saya ketawain, masa daerah saya jadi tempat pembuangan, masyarakat desa pondok panjang tidak ada yang mau jadi pemulung paling pemulung itu berapa orang tapi efek negatifnya bisa dirasakan Oleh berapa ribu orang. 

Dulu ace pernah minta konpensasi ketika jadi kepala desa intinya minta air bersih berapa Kartu Keluarga (KK).terus konpensasi yang lainnya agar tidak bau “katanya” ini nyangkut dampak didua desa yaitu desa pondok panjang dan desa citepusen, “moto lebak sehat,lebak sehat “mana”  ini lebak penyakit akhirnya. 

Ace menegaskan Klo untuk masalah sampah bagi saya menjadi targetan karena penyakit dan modorotnya beneran banyak nyusahin.

Tambahnya lagi” kata Ace Pemerintah ngomongnya doang bisaan tapi kenyataan nya palsu bohong ketika setiap Reses dulu waktu jadi kepala desa. Tiap reses dewan, saya selalu ngajukan minta ditutup minta di tutup tapi kenyataanya, sebesar Dewan aja kayaknya habis reses  tidak dilaksanakan jelasnya.

(Na/Rohan)

SMPN 2 Depok Rutin Lakukan Pengurangan Sampah Plastik

0

BERIMBANG.COM, Depok Jaya – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Depok Jaya, Kota Depok melalui Kepala Sekolahnya melakukan gerakan memilah sampah dan pengurangan volume sampah plastik di Kota Depok. Kepala Sekolah SMP Negeri 02 Drs.Purnomo sudah menghimbau kepada siswa untuk mengharuskan siswa membawa wadah makanan, sehingga saat jajan di kantin sekolah, siswa tidak perlu lagi diberikan styrofoam atau plastik pembungkus makanan. Bahkan, Purnomo sudah menerapkan cara ini sejak dirinya masih menjabat sebagai kepala Sekolah di SMPN 05 Beji Timur, Depok.

Tidak hanya itu, pedagang di kantinpun diharuskan untuk tidak menyajikan jajanannya kepada siswa dengan menggunakan bungkus plastik atau Styrofoam.
“Semua pedagang di kantin saya kumpulkan, saya bimbing, kalau kalian dagang di sini pure, murni hanya kepentingan ekonomi, silahkan kalian dagang di pasar, di pasar saja ada aturannya apalagi di sekolah”, tegas Purnomo saat diwawancarai berimbang.com, Senin, (18/03/2019) di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, Purnomo menyampaikan, setiap hari saat lakukan apel pagi dan Jum’at dirinya lakukan bimbingan dan sekaligus melakukan pembersihan di sekolahan serta di sekitar lingkungan sekolah.
“Setiap lima hari terakhir kita lakukan evaluasi, supaya di hari Senin kedepannya kita tidak melakukan kesalahan yang sama”, tandasnya.

Menariknya lagi, Purnomo juga memberikan sertifikat kejujuran kepada siswa yang menemukan barang hilang dan mau mengembalikannya.
“Siswa yang jujur menemukan uang aja saya kasih sertifikat, selama ini kan kalo ada uang yang hilang pas diumumkan ada yang mengaku dan benar kronologisnya lalu dikasihkan selesai, kalo ga ketemu paling masuk kotak amal masjid”, jelasnya.

Diceritakannya, dulu, sekolah yang juara itu satu sampai tiga, juara rangking kelas, tapi anak yang sopan santun, yang bicara lemah lembut, memakmurkan masjid, anak yang rajin ke perpustakaan anak yang meninggalkan kelas untuk shalat Dhuha itu tidak diberi penghargaan.

Intinya, Sekolah itu tidak hanya kompetensi akademis, tapi nilai – kehidupan juga diterapkan agar siswa selalu menerapkan pola hidup yang baik.
“Mutiara yang hilang, jadi yang dapat sertifikat bukan hanya siswa/siswi yang punya rengking di kelas atau juara di luar sekolah itu sudah umum, tapi yang rajin sholat, sopan santun, menemukan barang di kembalikan, itulah pembinaan karakter yang sebenarnya,” tuturnya. (adi).

Menteri Agama Bantah Kasus Jual Beli Jabatan di Kementerian Agama

0

BERIMBANG.COM, Pancoranmas – Tertangkapnya Ketua Umum PPP Romahurmmuziy alias Romi yang menarik perhatian publik hingga sampai saat ini, KPK mengaku mendapat banyak laporan terkait dugaan pengaturan Jabatan di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag), dugaan ini sedang didalami KPK. Namun dugaan tersebut menyeret Ketum PPP Romi menghuni rutan KPK.

“Itu yang sedang didalami oleh KPK dan laporannya sebenarnya banyak. Banyak, banyak yang lain, ada beberapa pelaporan, jadi laporan yang kami terima bukan hanya satu, banyak. Bukan cuma di Jawa Timur, di tempat lain juga ada soal jual beli jabatan,” ungkap Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di gedung KPK, Jalan Kuningan, Jakarta Selatan (18/3/2019).

Sementara, Menteri Agama Lukman Hakim mengatakan, tidak tau dalam hal itu dan di Kementrian Agama saat ini tidak pernah ada praktek jual beli Jabatan, baik yang Eselon I maupun Eselon II bahkan sampai di Daerah Daerah pun tidak pernah ada.

“Saya sama sekali tidak tau praktek – praktek seperti itu, karena kita bekerja sesuai prosedural sesuai dengan ketentuan aturan perundang undangan yang berlaku”. Kata Lukman Hakim kepada media berimbang.com seusai menghadiri acara Inspiring Dialogue di pondok pesantren Darul Akhyar, Parung Bingung Rangkapan Jaya, Kota Depok (17/03).

Dirinya menambahkan, sudah terlalu banyak korban yang jatuh, sudah terlalu banyak pencemaran terhadap institusi kementrian agama. Namun dirinya tetap menghimbau kepada bawahannya untuk tidak terpengaruh terhadap isu-isu yang miring kepada Institusinya tersebut.

Lukman berharap, penyimpangan – penyimpangan dan lain sebagainya, KPK bisa mengungkap kasus ini secara tuntas sehingga ini dapat menjadi pelajaran dan peringatan keras bagi seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk jangan main – main dalam persoalan ini. (Ad)

Idris Tutup Turnamen Walikota Cup, Askot PSSI Depok Akan Gairahkan kembali Kejayaan Sepakbola Depok

0

BERIMBANG.CON, Beji – Family FC berhasil keluar sebagai juara satu turnamen sepak bola merebutkan piala Walikota Depok, setelah dibabak final berhasil mengalahkan Granades FC dengan kesucahan 1 – 0. pertandingan di babak kedua ketegangan sempat terjadi karna lawan ingin menyamakan kedudukan, namun nasib sial di alami granades FC dan akhirnya granades FC berhasil menyabet juara kedua. 

Turnamen sepak bola Walikota Cup yang berlansung di lapangan HW Beji Timur, Kecamatan Beji Kota Depok akhir nya secara Resmi di tutup oleh Walikota Depok Muhammad Idris, Mknggu (17/03/19).

“Turnamen sepak bola membuktikan besarnya minat dan perhatian masyarakat terhadap sepak bola. Turnamen Sepak Bola yang memperebutkan piala Walikota ini akan terus digelar pada tahun-tahun mendatang,”ujar Idris pada media berimbang.com seusai menutup turnamen di lapangan HW Beji Timur kemaren.

Walikota menuturkan, turrnamen ini tidak saja untuk memperingati Hari jadi Kota Depok yang ke 20 Tahun 2019. Namun juga untuk menghidupkan kembali persepakbolaan yang telah lama hilang.

“Dulu Depok di kenal sepakbola melalui Persikad, tapi ini akan kita kembalikan kejayaan sepakbola Kota Depok seperti dulu lagi,” ungkapnya.

Selain itu masih kata Walikota, untuk kembali menjalin silaturrahmi dan kebersamaan di antara sesama klub klub di bawah naungan Askot PSSI Kota Depok, serta mencari atlet-atlet terbaik yang dipersiapkan untuk bersaing di tingkat provinsi maupun ditingkat nasional. 

Di samping para pengurus Askot diri minta kepada pengurus KONI dan seluruh komponen yang terlibat dalam persepakbolaan di Kota Depok, ikut memberikan masukan dan meyeleksi guna memilih atlet-atlet terbaik guna memperkuat tim Kota Depok pada even selanjutnya. 

“Atlet-atlet muda, anak-anak yang berbakat dan berpotensi usia 16-26 tahun dapat memperkuat kontingen sepak bola pada even Porda Jabar yang akan datang dengan target dapat Emas,”  tegasnya.

Ketua Askot PSSI Kota Depok Mayadi Rakasiewi mengatakan, Turnamen sepak bola Walikota Cup di ikuti oleh 44 klub, dari berbagai level kompetisi Askot. Sedabgkan untuk lokasi pertandingan terselenggara di 3 wilayah Kecamatan.

“Kami akan selalu komitmen untuk memajukan persepakbolaan di Kota Depok dan mengangkat kembali kebesaran sepakbola pada waktu dirinya masih menjadi pemain di Persikad Depok,” ujar mayadi.

Mayadi menyebutkan, hasil turnamen sepak bola Walikota cup tahun 2019 yakni Juara 1 Family FC Tapos, mendapatkan hadiah berupa piala bergilir, piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp.7.000.000,- Juara 2, Granades FC Cilodong, mendapatkan piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp. 5.000.000,- Juara 3, GMC Bojongsari FC mendapatkan piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp. 3.000.000,- dan Juara 4, PSP Sawangan, mendapatkan piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp.1.500.000,-..

“Selain itu kami memberikan uang pembinaan kepada pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, klub terbaik dan para pemilik lapangan atas kerjasamanya selama turnamen berlangsung,” tutur nya.(adi).

Wenny Dan Juana Sarmilih Gelar Pengobatan Massal Gratis

0

BERIMBANG.COM, Sukmajaya – Ratusan masyarakat Kecamatan Sukmajaya Kota Depok mengikuti bhakti sosial pengobatan secara gratis, seperti periksa mata, periksa kesehatan dan cukur rambut di acara Aksi kepedulian Sosial. Gelaran aksi sosial ini di gelar oleh Calon Legislatif (Caleq) dari Partai Golkar Wenny Haryanto, Caleg untuk DPR RI dan Hj. Juana Sarmilih Caleg DPRD Kota Depok dapil Kecamatan Sukmajaya.

“Kegiatan Pengobatan Massal Gratis ini sudah sering di gelar Partai Golkar sebelum Tahapan Pemilu digelar, ini sudah rutin kami laksanakan, Alhamdulilah Program Bakti Sosial ini mendapat respon yang sangat baik dari Warga,” ujar Wenny Haryanto, Caleg DPR RI Jawa Barat Ⅳ, Partai Golkar, di halaman Caleq DPRD Kota Depok Juana Sarmilih, Sabtu (16/3/19).

Wenny Caleq DPR RI berpasangan dengan Caleq DPRD Kota Depok Juana mengatakan, Kegiatan ini di ikuti sekitar 800 orang kader golkar dan simpatisan se-Kecamatan Sukmajaya, hal tersebut merupakan salah satu strategi dalam memenangkan Partai Golkar. Menarik Simpati dari Masyarakat sebanyak banyaknya sangat di butuhkan, sebab melalui kegiatan seperti ini dapat langsung berkomunikasi dengan Masyarakat banyak.

“Ini luar dugaan sebelumnya karena antusias warga begitu banyak sampe sampe kami kewalahan melayani pengobatan massal gratis ini,” kata Wenny.

Sementara itu Caleq DPRD Kota Depok Juana Sarmilih mengungkapkan, Pentingnya Hidup Sehat serta Penyuluhan Kesehatan sangat penting pada saat sekarang ini. Banyak dari Warga Kecamatan Sukmjaya kembali minta di selenggarakan pengobatan Gratis. Partai Golkar akan selalu Siap untuk membantu peduli kesehatan di kegiatan Pengobatan Gratis kepada Masyarakat.

“Warga pada datang ke saya minta di adakan pengobatan gratis lagi, ya kami siap demi kepentingan warga, dengan adanya kegiatan Seperti ini kami mendapat dukungan dari Masyarakat dan berharap di pemilu nanti kami bersama bu Wenny menang,” tutur Juana Sarmilih.(adi).

Walikota Depok Buka Turnamen Volley Ball antar Kecamatan

0

BERIMBANG.COM, Tapos – Turnamen bola voli putra-putri merebut kan piala Walikota antar Kecamatan se-Kota Depok dalam rangka memeriahkan HUT Kota Depok ke-20 Tahun 2019. Hal tersebut merupakan kejuaraan yang sangat penting dan strategis karena dapat dijadikan sebagai salah satu indikator berjalannya pembinaan dan pelatihan cabang olahraga bola voli di setiap Kecamatan.

Walikota Depok melakukan smast Pertandingan eksebisi Walikota CS lawan camat dan lurah ( Foto : Adi Mahmudi).

Demikian di katakan Walikota Depok Muhamad Idris, seusai membuka Turnamen bola voli putra-putri, Sabtu (16/03/19), di lapangan Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos-Kota Depok.

“Saya berharap ajang ini dapat dijadikan sarana konsolidasi, adu bakat dan prestasi para atlet bola voli se Kota Depok, mengingat cabang olahraga bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat digemari masyarakat, mulai dari anak-anak hingga para manula,”kata Idris pada media berimbang.com seusai mengikuti pertandingan eksebisi antara Walikota CS lawan para Camat dan Lurah.

Idris menyampaikan, penyelenggaraan pertandingan setiap cabang olahraga adalah untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan serta menggali potensi atlet-atlet berbakat yang dapat diproyeksikan ke even lebih tinggi dan lebih bergengsi lainnya, baik di tingkat regional maupun nasional dan menghasilkan pemenang/juara.

“Saya menghimbau seluruh peserta turnamen agar menumbuhkan bahkan memeihara jiwa sportivitas, sehingga menghargai dan mengakui keunggulan lawan juga menyadari dan menerima kekalahan dalam pertandingan. Yang keluar sebagai juara agar tidak memiliki jiwa yang angkuh dan menganggap remeh lawan yang kalah sebab mempertahankan kemenangan jauh lebih sulit dari perjuangan untuk meraih kemenangan,”tandas Walikota.

Kemudian Idris memberikan pesan bahwa rutinitas latihan dan kontinuitas even kejuaraan seperti ini tidak menutup kemungkinan akan lahir atlet-atlet berbakat yang bisa dibanggakan di kemudian hari. 

Untuk itu Walikota mengingatkan seluruh peserta yang merupakan utusan dari masing-masing kecamatan yang ada di Kota Depok, senantiasa meningkatkan rasa kebersamaan, sportivitas, menjunjung tinggi fair play, memperkokoh persatuan dan kesatuan menuju prestasi yang lebih baik.

”Melalui turnamen ini KONI dan PBVSI Kota Depok dapat memilih pemain-pemain terbaik, baik itu putra maupun putri agar dibina secara khusus untuk mendapatkan tim yang solid,” harapnya.

Sementara itu Ketua KONI Kota Depok Amri Yusra mengatakan tujuan penyelenggaraan Turnamen bola voli putra-putri Walikota Cup antar Kecamatan se-Kota Depok untuk ikut meramaikan HUT Kota Depok ke-20 Tahun 2019,  hal ini juga di maksudkan mengembangkan bakat dan minat generasi muda khusunya di cabang olahraga bola voli.

Kemudian Amri mengingatkan  membina dan mempererat tali persaudaraan antar generasi muda, mengembangkan jiwa sportivitas, kompetitif, rasa percaya diri tidaklah mudah, untuk itu, rasa tanggungjawab serta mengembangkan budaya hidup sehat, harus di mulai dari usia muda.

“Gemar olahraga dan menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme, di turnamen inilah anak anak muda kita bisa mengembangkan bakatnya,” tutur Amri.(adi).

Walikota Depok Mengecam Keras Penembakan Di Masjid Selandia Baru

0

BERIMBANG.COM, Depok – Peristiwa penembakan di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3) siang, menuai kecaman dari berbagai pihak di belahan dunia. Dalam peristiwa tersebut, pelaku yang dilaporkan bernama Brenton Tarrant asal Grafton, Australia, memberondong jemaah yang tengah melaksanakan Salat Jumat.

Akibat peristiwa ini, puluhan jemaah dikabarkan meninggal dunia. Mendengar hal tersebut, Wali Kota Depok, Mohammad Idris turut mengecam keras dan meminta agar pelaku dihukum berat sesuai hukum yang berlaku.

“Perbuatan teror dan keji ini tidak bisa dibiarkan dan pelaku sudah semestinya dihukum seberat-beratnya. Karena melakukan di rumah ibadah dengan cara yang biadab,” ungkap Wali Kota Depok, Mohammad Idris kepada wartawan, Jumat, (15/3/2019).

Dirinya juga meminta agar Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Wellington, Selandia Baru untuk mengecam dan mengutuk pelaku serta menuntut sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Saya meminta kepada Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri dan Kedubes RI di sana untuk mengecam dan mengutuk pelaku serta menuntut peradilan setempat agar menegakkan hukum dan melakukan pembelaan terhadap kebenaran dengan adil dan menghukum pelakunya sesuai hukum yang berlaku setempat,” tutur Idris.

Seperti diketahui, pelaku dengan sengaja dan bahkan sempat memvideokan peristiwa penembakan tersebut yang telah menewaskan puluhan korban dan luka-luka. Dikabarkan pula ada dua warga negara Indonesia dalam peristiwa tersebut, namun hingga kini masih dalam konfirmasi Kementerian Luar Negeri RI

Ribuan ASN Hadiri Pembukaan Porpemkot Depok Di GDC

0

BERIMBANG.COM, Depok – Pemerintah Kota Depok kembali selenggarakan kegiatan Tahunan. Menggelar Pekan Olahraga Pemerintah Kota Depok (Porpemkot). Porpemkot yang di buka oleh Walikota Depok Mohammad Idris, di hadiri oleh ribuan peserta dari kalangan ASN dan perangkat Vertikal lainnya seperti jajaran DPRD Kota Depok, Polres Depok, Kodim 0508 Depok, Kejaksaan Negeri Depok dan masyarakat Kota Depok.

“Membudayakan olahraga itu sangat penting, sebagai ASN kita bisa melayani dengan keadaan prima, dengan  memiliki kondisi jasmani, pikiran, mental dan rohani yang sehat,” ucap Walikota pada media berimbang.com seusai membuka Por Pemkot di Grand Depok City (GDC) Jumat (15/3/19).

Idris mengatakan, banyak nilai yang bisa didapatkan dalam kegiatan olahraga. Salah satunya dari olahraga gerak jalan yang bisa meningkatkan silaturahmi dan keakraban antar ASN. Meski ASN di Depok bukan berlatar belakang atlet. Namun, dirinya merasa bangga kepada ASN Kota Depok sebab mereka selalu unggul dalam kegiatan Por Pemda setiap tahun, di ajang porpemprop tingkat Jawa Barat.

“Setiap Tahun Depok selalu berada di urutan yang cukup membanggakan di Jawa Barat. hal ini pertanda ASN Kota Depok merupakan unggulan,” kata Idris.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Wijayanto menambahkan, Por Pemkot 2019 bisa menjadi ajang menjaring para ASN untuk mengikuti Por Pemda tingkat Jawa Barat yang akan datang. Sedangkan ajang seleksi itu mengikuti beberapa cabang olahraga (cabor) seperti futsal, bulutangkis, tenia meja, catur dan cabang atletik yang akan di pertandingkan.

“Tahun ini di harapkan ASN akan ikut pertandingan dapat meraih prestasi, dengan rasa persahabatan untuk Depok yang lebih baik,” tutur Wijay. (adi).

Pradi Tutup Musrenbang Kota Depok dan Berikan Penghargaan ke OPD Terbaik Versi Bappeda

0

BERIMBANG.COM, Depok – Untuk pertama kalinya Pemerintah Kota Depok melalui Bappeda, memberikan penilaian terhadap Dinas-Dinas di lingkungan Kota Depok, di nilai kinerjanya selama menyusun Perencanaan Pembangunan Daerah Terbaik. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna yang didampingi Kepala Bappeda Kota Depok Widyati Riyandani, sebelum menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kota Depok Tahun 2019, di Hotel Bumi Wiyata, Margonda, Kamis (14/3).

Pradi Supriatna mengatakan, musrenbang tingkat Kota Depok dirinya mengapresiasi raihan tiga Perangkat Daerah yang mendapat Penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah Terbaik tahun 2019.
“Semoga penghargaan ini dapat lebih memotivasi Perangkat Daerah untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih baik lagi. Selamat kepada para penerima penghargaan,” kata Pradi kepada media berimbang.com seusai menutup acara Musrenbang Kota Depok, di Hotel Bumi Wiyata Depok.

Pradi juga mengharapkan kepada lembaga lembaga seperti LPM, Karang Taruna, komunitas apapun bentuknya harus ikut memberikan kritik dan saran kepada Pemerintah Kota Depok, sehingga perencanaan pembagunan, sosial Kemasyarakatan dan pembagunan Infrastruktur dapat berjalan dengan baik dan tranparan.
“Saya ingin masyarakat Kota Depok tau perkembangan pembangunan yang selama ini kami sudah kerjakan, sy perlu kritikan yang membangun untuk kemajuan Kota Depok yang kita banggakan bersama ini,” ujar Pradi.

Kepala Bappeda Kota Depok Widyati Riyandani mengatakan, perencanaan pembangunan merupakan suatu proses untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan, sehingga dalam menyusun strategi ke depan harus di perhatikan keinginan masyarakat dan pimpinan sebagai janji politik Walikota dan Wakil Walikota.
“Saya akan tetap konsisten dalam menyusun rencana pembangunan Kota Depok ke depan, tentunya dengan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat, demi terwujudnya depok yang Unggul, Religius dan Aman,” ungkap Widyati seusai penutupan Musrenbang itu.

Widyati menambahkan bahwa kreteria penilain bagi perangkat untuk meraih penghargaan tersebut, yaitu kesamaan dokumen perancanaan, tepat waktu dalam menyampaikan dokumen, kelengkapan dokumen dan administrasi yang terbaik.
“Seluruh perangkat OPD, camat dan kelurahan kami nilai, di harapkan ke depan sebagai acuan kelengkapan dokumen ini bisa menjadi pedoman dalam penyusunan perencanaan dari segi pembangunannya,” ucapnya.

Dalam kesempatan musrenbang tersebut Bappeda memberikan penghargaan kepada Dinas sebagai perencanaan pembangunan Daerah terbaik tahun 2019, antara lain untuk penghargaan terbaik pertama di raih oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, terbaik kedua di raih oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan untuk kategori terbaik ke tiga di raih oleh Dinas Perhubungan Kota Depok.(adi).

Logo HUT ke-20 Tahun 2019 di Perkenalkan ke Warga Depok

0

BERIMBANG.COM, Depok – Pemerintah Kota Depok perkenalkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kota Depok, makna logo hari jadi ke-20 tersebut sesuai keadaan Kota Depok yang berbudaya. di acara Musrenbang Kota Depok.

Walikota Depok Muhamad Idris mengatakan, arti daripada angka 20 membentuk empat bagian yang menandakan empat komponen di Depok yaitu akademisi, pengusaha, masyarakat dan pemerintah. Kemudian untuk lingkaran pada angka nol menyerupai alat musik kesenian khas Depok yaitu Gong Si Bolong.

“Keempat komponen pendukung pembangunan ini saling membantu dan bersinergi membangun Depok,” ucapnya usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Rabu (13/03/19).

Lebih lanjut, Idris menjelaskan, dalam lingkaran angka nol terdapat siluet penari Topeng Cisalak di sebelah kanan. Hal itu dikarenakan tari Topeng Cisalak merupakan salah satu tarian khas Kota Depok dan di sebelah kirinya terdapat pendekar pencak silat Depok.

Sedangkan, logo hari jadi Kota Depok menurut Idris terdiri dari tiga komponen warna utama yang menunjukkan tiga program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Ketiga program ini yakni Zero Waste City, Smart Healthy City, dan Family Friendly City.

“Tiga warna dalam logo itu ada kuning emas yang melambangkan kemuliaan, biru melambangkan keluasan wawasan dan kejernihan pikiran, serta merah yang melambangkan keberanian,” jelasnya.

Yang tak kalah pentingnya ialah kalimat ‘Rame-rame Berbudaya’ yang berada di bawah logo. Tulisan tersebut menunjukkan tema HUT ke-20 Kota Depok yang artinya bersama-sama berbudaya. Sedangkan untuk tulisan 1999-2019 yang berada diantara angka dua dan nol menunjukkan rentang waktu usia Kota Depok.

“Rame-rame berbudaya ini maksudnya berbudaya kota metropolitan. Tetapi budaya kesantunan, kebersamaan, ini budaya. Jadi bukan hanya seni budaya saja. Budaya universal yang kita kembangkan untuk pembanguna Kota Depok,” tutur Idris. (adi)