Kamis, April 30, 2026
Beranda blog Halaman 298

Posyandu Lily Raih Pakarti Utama III Tingkat Nasional Kategori Tahun 2019

0

BERIMBANG.COM, Depok – Prestasi membanggakan kembali diraih Kota Depok saat puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-26, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Posyandu Lily yang berada di Kelurahan Pondok Petir (Pontir), Kecamatan Bojongsari mendapat Pakarti Utama III pada Lomba Pelaksana Terbaik Posyandu Tingkat Nasional Kategori Kota Tahun 2019.

Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengatakan, penghargaan ini didapat berkat usaha bersama antara kader Posyandu Lily, kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Pontir, serta KK Kecamatan Bojongsari. Tak hanya itu, kesuksesan ini tentu juga karena bimbingan yang intensif dari pengurus TP PKK Kota Depok.

“Alhamdulillah, penghargaan ini didapat karena kerja keras, kebersamaan, inovasi, kekompakan. Semoga prestasi yang telah diraih dapat diterapkan dalam perilaku masyarakat di kehidupan sehari-hari,” kata Nessi kepada Wartawan Banjarbaru, Sabtu (06/07/2019).

Nessi menuturkan, dengan raihan itu diharapkan Kota Depok dapat terus mempertahankan serta memacu diri agar meningkatkan prestasinya. Sebab, semua upaya yang sudah dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di tempat yang sama, Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida memberikan apresiasi terhadap prestasi yang diraih Posyandu Lily di Kelurahan Pontir, Kecamatan Bojongsari. Dirinya pun sangat bangga atas upaya kerja cerdas pelaksana Posyandu Lily dan warga Pontir yang bersatu, ikhlas dan sabar, sehingga prestasi kemenangan dapat dicapai.

“Bersyukur, karena berkat doa dan dukungan semua pihak. Terutama dari masyarakat dan kader di Posyandu Lily yang bekerja luar biasa,” tutur Bunda Elly, sapaan akrabnya.

Dengan penghargaan yang diraih ini, ke depan diharapkan dapat memacu kader Posyandu, kelurahan, dan kecamatan lain untuk bersinergi dalam menguatkan potensi yang ada. Lalu, untuk Posyandu baru bisa belajar secara langsung ke Posyandu Lily dalam membantu pemerintah memberikan pelayanan kesehatan bagi warganya.

“Pembinaan intensif akan kami lakukan, mulai dari kota, provinsi maupun nasional untuk penguatan Posyandu di Depok. Begitu pula untuk Posyandu baru berdiri bisa belajar secara langsung ke Posyandu yang sudah memiliki pengalaman dan prestasi yang luar biasa di Depok,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Pontir, Rizal Farhan mengaku, keberhasilan wilayahnya mendapat penghargaan tingkat nasional berkat berbagai inovasi Posyandu yang dimiliki. Yaitu tersedianya Ruang Laktasi dan Pemijatan Bayi (Sipoppy). Kemudian, memasyarakatkan visi religius Kota Depok dengan mewujudkan Kampung Tahfiz.

“Dalam Kampung Tahfiz, anak-anak di sekitar Posyandu diajarkan mengaji Iqra dan menghafal Alquran oleh seorang ustaz,” terangnya.

Selain itu, lanjut Rizal, inovasi lainnya yang terintegrasi dengan Posyandu yakni adanya Pentas Berlian. Inovasi yang memiliki kepanjangan Pondok Petir Sejuta Biopori Agar Lingkungan Nyaman tersebut, digulirkan agar dapat memaksimalkan resapan air yang masuk ke dalam tanah di wilayah Pontir. Selain juga mengurangi genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk atau sumber penyakit, serta mencegah risiko banjir saat musim hujan.

Tak hanya itu, sambung Rizal, pihaknya juga memiliki inovasi untuk menggiatkan Gim Pontir atau Gerakan Infak Masyarakat Pondok Petir. Dengan gerakan ini diharapkan timbul kesadaran warga untuk membantu masyarakat yang tidak mampu dan rawan putus sekolah. Dengan inovasi itu pula membantu membuka lapangan kerja baru lewat kegiatan wirausaha.

Iik

Muspika Kecamatan Cigombong Bersama Pemdes Wates Jaya Melaksanakan Giat Rutin Jumsih

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor  bersama segenap staff Kecamatan Melaksanakan Kegiatan Rutin Jumsih (Jumat Bersih) yang di Laksanakan di Jalan Mayjen Hre Sukma, Desa Wates Jaya. Dengan sasaran pembersihan sampah, saluran air dan memotong rumput – rumput liar yang sudah semrawut di sekitar Jalan Raya.

Dalam kegiatan jumat bersih ini, di pimpin langsung oleh Camat Cigombong, Basrowi, yang diikuti langsung para staff Pegawai Kecamatan berrsama Unsur Muspika Kecamatan Cigombong serta Masayarakat Desa Wates Jaya.

Camat Cigombong, Basrowi, menyatakan bahwa kegiatan Jumat bersih ini, adalah salah satu program Bupati Bogor. Kegiatan ini juga di laksanakan secara serentak di seluruh wilayah di setiap Desa yang dilaksanakan setiap minggu di jumat bersih.

Dirinya berharap tidak ada warga yang membuang sampah sembarang jika kita ingin lingkungan kita bersih, sehat dan indah dipandang mata. “Kami juga berharap peran aktif masyarakat  untuk membersihkan lingkungannya yang berdampak pada lingkungan kita sendiri, tentu mengingatkan kita dalam menjaga dan mencintai lingkungan,” ujar nya.

Kegiatan Jumat bersih ini juga dalam rangka mensosialisasikan peraturan daerah kabupaten Bogor tentang ketertiban umum. Dalam rangka mewujudkan Bogor yang sehat dan bersih dari sampah.

Ia menjelaskan aturan mengenai penindakan terhadap pembuang sampah sembarangan tersebut tertuang dalam Pasal 9 Ayat 2 Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum.

“Jadi sebelum warga Cigombong kedapatan buang sampah sembarangan, selain kami informasikan melalui spanduk yang sudah di pasang di titik rawan,dengan kegiatan jumat bersih ini sekaligus kami informasikan terkait Perda terebut,” jelasnya

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Bogor akan mengenakan denda Rp 50 juta dan pidana kurungan paling lama tiga bulan kepada warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan di wilayah Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Warga Wates Jaya terlihat antusias dengan kegiatan ini. Motivasi mereka tujuannya agar lingkungan warga bersih dari kotoran dan sampah, karena menjaga kebersihan merupakan kewajiban dan tanggung jawab  bersama.

Kepala Desa Wates Jaya Rudi Irawan, mengatakan bahwa kegiatan Jumat Bersih dilakukan guna mendukung program pemerintah , pihaknya melibatkan warga serta aparat Desa setempat agar tercipta lingkungan yang sehat dan bersih.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan rasa cinta lingkungan dan kebersihan kepada masyarakat. “Karena jika lingkungan bersih otomatis hidup juga akan menjadi sehat. Sesuai dengan Motto Desa yaitu ‘Wates Jaya Sehat.” tukas nya.

Selanjutnya, setelah bersih-bersih , seluruh staff dan para pegawai Kecamatan Cigombong, menjalankan Aktivitas/pelayanan masyarakat seperti hari biasanya. (Na)

Raperda Kominfo Dan Persandian Tahun 2018 Kab Sukabumi Diduga Kangkangi UU Pers

0

BERIMBANG.COM, Sukabumi – Terjadinya konflik adanya Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) Tentang Komunikasi, Informasi dan Persandian (KIP) Pemkab Sukabumi tahun 2018 yang rencananya akan segera di tetapkan menjadi PERDA di tahun anggaran 2019 memancing polemik di kalangan wartawan yang ada di Kabupaten Sukabumi ,sebab RAPERDA tersebut dianggap mengekang kebebasan pers.

Asep Ferdiansyah selaku ketua Dewan Pers Independen (DPI)  Wilayah Jawa barat turut menanggapi permasalahan tersebut,menurutnya jelas ini bertentangan dengan UU pers No 40 / 1999.

‘’Beberapa pasal dalam UU Pers jelas mengatakan bahwa  kemerdekaan Pers adalah salah satu  wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip prinsip demokrasi,keadilan, dan supremasi hukum,selain itu ada beberapa pasal dan ayat lain yang melindungi kebebasan pers, Pers tidak dapat di kekang kebebasan nya melalui RAPERDA yang diduga pembuatannya asal asalan tanpa kajian mendalam,karena Undang-undang  dengan raperda itu harus searah dalam satu tujuan,”ungkapnya.

Setelah polemik itu terjadi akhirnya ketua DPI Jabar beserta beberapa  wartawan kab.Sukabumi ,melalui beberapa organisasi dalam satu wadah Forum Wartawan Sukabumi melakukan audensi dengan DPRD ,dan SKPD terkait. Adapun yang di bahas tentang RAPERDA yang disorot telah  mengkangkangi UU Pers khususnya dalam pasal yang pemda buat cq.diskominfodan persandian yaitu pasal 15.

‘’ dalam raperda tersebut terdiri dari 35 pasal, dan dalam pasal 15 ayat 2 secara tegas bahwa pemerintah daerah berupaya membatasi tugas jurnalis. Setiap mau liputan kegiatan di lingkungan pemerintahan daerah harus ada rekomendasi dari bupati melalui dinas KOMINFO Persandian Kabupaten Sukabumi ,dapat di artikan ketika Jurnalis atau wartawan  menjalankan tugas jurnalistiknya harus memproses ijin dulu baru boleh liputan,”papar Asep .selasa 09/07/2019.

Selain itu ada beberapa poin yang menjadi permasalahan dalam pasal tersebut di antara nya adalah :
A)      Apa yang menjadi dasar hukum perangkat Daerah Bidang Komonikasi,informatika dan persandian ,sehingga Lembaga swadaya masyarakat ( LSM ) di perbolehkan melakukan liputan ? mengingat dalam UU nomor 40 tahun 1999 tentang PERS ,peliputan hanya di lakukan oleh wartawan ,sedangkan LSM mempunyai payung hukum tersendiri pula yaitu UU NO.8/1985 tentang organisasi kemasyarakatan
B)      Apa yang menjadi dasar hukum wartawan harus terakreditasi ? sementara dalam UU no 40 /1999 tidak ada satu pasal pun bahwa Pers harus terakreditasi ,kalaupun ada yang harus  terakreditasi itu sepenuhnya kewenangan  perusahaan pers
C)      Apa yang menjadi  dasar dikeluarkannya surat rekomendasi peliputan ?
D)      Apa yang menjadi dasar pemerintah derah memberikan sanksi ?

Itulah yang kami bahas dengan DPRD dan SKPD terkait ,pada hari kemarin senin 08/07/2019 di gedung DPRD Pelabuhanratu kab.sukabumi.”terang asep yang juga salah satu penandatangan  penghapusan pasal 15 oleh DPRD dan perangkat daerah terkait.
Asep pun menambahkan bahwa dirinya bersama rekan rekan media yang ada di kab.sukabumi tentu nya akan bekerja secara profesional dan independen dalam menjalankan  profesinya.

“ kami sepakat untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab kami selaku insan Pers  yang profesional,independen serta taat akan kode etik jurnalistik,serta sesuai dengan UU Pers no 40 tahun 1999,” pungkas Asep saat di temui di kantor sekertariat kerjanya di Jl.stasion Parungkuda sukabumi.

Di tempat terpisah ketika ditemui tim LKI selasa (9/07) di ruang kerjanya Boyke Kepala Bagian Hukum pada sekretariat daerah Kabupaten sukabumi selaku kuasa hukum pemerintah daerah mengatakan,bahwa pemda menerima saran dan masukan dari teman teman wartawan ,RAPERDA tersebut untuk di evaluasi ulang.

(Uw/Na)

Adanya Penyuntikan Pipa Air Bersih Warga Desa Srogol Gruduk Kantor Desa Pasir Buncir Kecamatan Caringin

BERIMBANG.COM, Bogor – Puluhan warga Desa Srogol Kecamatan Cigombong menggeruduk kantor Desa Pasir Buncir,Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Senin (8/7/19) pagi tadi. Warga srogol menggeruduk Kantor desa pasir buncir nertujaun untuk memprotes akses sarana air bersih yang telah digunakan warga desa pasir buncir tanpa ijin, sehingga mengakibatkan air bersih yang mengalir ke rumah warga srogol menjadi tidak maksimal.

Kepala Desa (Kades) Srogol, Hendra Muhamad Wildan yang juga ikut mendampingi warganya berprotes ke desa pasir buncir mengatakan, Air bersih yang mengalir dari sungai Cisadane di alirkan melalui pipa paralon sepanjang 7000 meter yang ditampung dalam bak penampungan, namun akhir -akhir ini debit air yang masuk ke dalam bak penampungan semakin berkurang akibat paralon yang mengalir ke bak penampung di Suntik oleh warga desa pasir buncir

“dengan adanya penyuntikan pipa palalon  oleh warga Pasur Buncir, sehingga debit air yang masuk ke bak penampungan jadi berkurang, sehingga warga kami (srogol) merasa haknya untuk mendapatkan air dengan maksimal kini telah di ambil oleh desa pasir buncir,” ujarnya.

Hendra berharap dengan protes warganya terhadap pemerintah desa pasir buncir tersebut bisa di selesaikan secepat mungkin oleh pemdes pasir buncir, karena di musim kemarau ini, warga srogol sangat membutuhkan air, tutupnya

Sementara itu, Akmali Kaur Kesra Desa Pasir Buncir saat menghadapi warga srogol menyampaikan, Pihak pemerintah desa pasir buncir dan desa srogol  tentunya akan bermusyawarah bekerja mengenai masalah air bersih tersebut.

“Kita mau adakan musyawarah terkain permasalahan ini, dan hasil musyawarah tersebut akan kami laporkan ke kades (PJS), sehingga hasil musyawarah ada jalan atau solusi terbaik bagi kedua desa,”ucapnya.

  • (Na)

Pemdes Wates Jaya Bangun Sumur Bor Untuk Warga Yang Kesulitan Air Bersih

BERIMBANG.COM, Bogor – Datangnya musim kemarau sehingga mengakibatkan kekeringan air bersih di beberapa wilayah di Kabupaten Bogor – Jawa Barat. Seperti mulainya kesulitan untuk mendapatkan air bersih yang dialami saat ini oleh masyarakat Kampung Ciletuh Girang, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor

Kepala Desa Wates Jaya, Rudi Irawan mensiasati hal tersebut langsung membangun Sumur Bor di beberapa titik diwilayah desa wates jaya. Rudi mengatakan, Datangnya musim kamarau menyebabkan warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih, sementara air itu adalah salah satu pokok utama yang sangat dibutuhkan oleh Manusia. Pada musim kemarau tahun kemaren kita siapkan bak penampungan sementara disetiap Rw yang benar-benar lokasi tersebut susah untuk mendapatkan air bersih dan menyewa kendaraan tangki air untuk mengisi bak tersebut, kata Rudi kepada berimbang.com, sabtu (6/7/19)

Pada musim kemarau tahun ini, lanjut Rudi menerangkan, dirinya langsung membangun Sumur Bor yang berlokasi di kampung Ciletuh Girang Rw 04 karena lokasi tersebut disetiap musim kemarau sering kesulitan air. ” datangnya musim kemarau tahun ini yang berdampak masyarakat selalu kesulitan air kami langsung bangun sumur bor sesuai pengajuan masyarakat selama ini yang diharapkannya, dan Alhamdulilah pembangunan sumur bor sedang berjalan. Untuk pembangunan sumur bor ini anggarannya dari Dana Desa (DD) tahap ke satu tahun 2019, dan sabagian kita bangunkan ke yang lain sesuai yang sudah di programkan,” terangnya

Sementara itu, Abung sebagai panitia pembangunan sumur bor sekaligus mewakili Warga Ciletuh Girang mengucapkan sangat berterimakasih kepada kepala desa wates jaya yang mana sudah merealisasikan keinginan dan harapan masyarakat kusunya masyarakat ciletuh girang. ” Alhamdulilah pada musim kemarau tahun ini masyarakat ciletuh girang telah dibangunkan sumur bor, tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Mudah-mudahan setelah adanya sumur bor yang peruntukannya untuk dimanfaatkan oleh warga disini, warga tidak lagi kesulitan untuk mendapatkan air bersih,” ucapnya.

(Na)

Polsek Cijeruk Serta Koramil 2123 Cijeruk Berikan Air Bersih Baku Kepada Masyarakat Bata Alam

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Polsek Cijeruk/Cigombong dan Koramil 2123 Cijeruk/Cigombong bekerja sama dengan PT Aqua Investama yang berada di Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong telah melaksanakan giat Bakti Sosial (Baksos) berupa memberikan bantuan air bersih baku bagi Masarakat Kampung Bata Alam, Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Sabtu (6/7/19) pagi tadi

Baksos berupa air baku bersih tersebut dilaksanakan karena cuaca saat ini sedang kemarau sehingga masyarakat mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih, karena air bersih salah satu bahan pokok utama bagi masyarakat

Pantauan berimbang.com dilokasi, Hadir dalam giat tersebut,
– Kapolsek Cijeruk/Cigombong Kompol Anak Agung Raka
– Danramil 2123 Cijeruk/Cigombong
Mayor Inf Sufarno
– Perwakilan PT Aqua Investama Desa
Ciburuy
– Pjs Kades Cigombong Yedi,
– Ketua Rw 02 Kampung Bata alam Wawan
– Personil Polsek Cijeruk dan Personil
Koramil 2123 Cijeruk.
– Para Tomas,  dan Warga Masarakat
Kampung Bata Alam
Giat baksos tersebut masih dalam rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara yang ke-73.

(Na/Wan)

FBR  Minta Polsek Cinere Tangkap Pelaku Pengeroyokan

0

BERIMBANG.COM, Depok – Kepolisian Sektor Cinere, Kota Depok dinilai lambat menangani kasus pengeroyokan yang dialami anggota FBR, pasalnya saksi- saksi yang melihat kejadian pemukulan sudah dihadirkan dimintai keterangan ditambah lagi visum yang dikeluarkan oleh pihak Rumah Sakit sudah diterima Polsek Cinere.

Awal kejadian terjadinya pengeroyokan menurut Ketua Gardu 260, Marulloh atau biasa disapa Kiky , Korban Mualiman , anggota FBR Gardu 260 saat itu sedang bertugas sebagai juru parkir di jalan H Terin, Pangkalan Jati baru,  tiba – tiba datang beberapa orang sehingga menimbulkan adu mulut diantara keduanya, tak lama kemudian korban dikeroyok sekitar 8 orang dengan menggunakan atribut Ormas Pemuda Pancaaila dan mengakibatkan korban mengalami robek dibagian mulut.

Kiky menyayangkan pihak kepolisian lambat dalam menangani kasus yang menimpa anggotanya sedangkan bukti – bukti yang dimiliki sudah kuat.

” Kami ingin pihak kepolisian secepatnya menangkap pelaku dan bertindak cepat dalam menangani kasus ini agar berjalan sesuai prosedur yang ada serta citra kepolisian akan baik sebagai pengayom masyarakat,” tegas Kiky kepada berimbang.com. Jum’at ( 5/7/2019 ).

Iik

Pol PP Depok Tertibkan Bangunan Sepanjang Jalan Raya Cipayung Saluran Cabang Barat

0

BERIMBANG.COM, Depok – Sekitar hampir 200 bangunan permanen dan semi permanen disepanjang Jalan Raya Cipayung Saluran Cabang Barat, Kecamatan Cipayung ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja Depok ( Pol PP) bersama Kodim 0508, Polresta Metro Depok, Denpom TNI, Dishub, DKLH, Dinkes, PUPR, Diskominfo, Camat Cipayung dan Lurah Cipayung. Kamis ( 4/6/2019).

Dalam melakukan penertiban bangunan liar, aparat gabungan menggunakan alat berat dikarenakan bangunan yang ditertibkan adalah bangunan yang permanen yang sulit untuk di robohkan.

Kepala Bidang Tranmastibum Pamwal, Ahmad Oting didampingi R Agus Muhammad Kasie Tranmastibum mengatakan, hampir 200 bangunan pedagang Kaki Lima ( PKL) , semi permanen dan permanen berhasil ditertibkan tanpa adanya penolakan oleh para pedagang sehingga penertiban yang dilakukannya berjalan dengan lancar.

Dengan adanya penertiban, pihaknya mengacu pada penegakan Perda, menciptakan ketentraman dan ketertiban umum kepada masyarakat sekitar yang terkena dampak dengan adanya bangunan liar.

” Selain itu juga untuk menciptakan lahan hijau di tanah milik Pemerintah Kota Depok agar masyarakat Cipayung dapat menghirup udara segar,” ucap Oting kepada berimbang.com.

Iik

Pemdes Tajurhalang Kecamatan Cijeruk Selesaikan Program Bantuan RTLH 2019

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah Desa (Pemdes) Tajurhalang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah merealisasikan pembangunan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2019.

Di Desa Tajurhalang pada tahun 2019 ini ada dua beles (12) titik penerima bantuan RTLH, dan semuanya sudah disalurkan ke masing – masing penerima sesuai tahapan dan pelaturan yang ada, ungkap Dede Supriatna, Sekdes Tajurhalang kepada berimbang.com saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (03/07/19) kemarin

Dede menerangkan, Sesuai yang di programkan oleh pemerintah, Pada Tahun 2019 ini bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berjumlah dua belas (12) Rumah. Untuk pengerjaan pembangunannya dilakasanakan oleh tim pelaksana kegiatan (TPK) serta di bantu Rt/Rw.

“Dalam pelaksanaan pembangunan RTLH ini mengacu kepada aturan yang ada. Yang diutamakannya adalah, Atap, Lantai, dan Dingding (Aladin). Dimulainya pelaksanakan pembanguan pada 17 Juni 2019, Alhamdulilah selama dilaksanaknya kegiatan berjalan panacar sehingga bisa terselesaikan dengan baik,” terangnya.

(Na)

 

Polsek Cijeruk-Cigombong Adakan Syukuran Serta Santunan Anak Yatim Dalam Rangka Hut Bhayangkara Ke-73

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Polsek Cijeruk- Cigombong dalam rangka memeriahkan Hut Bhayangkara yang Ke-73 telah menggelar perlombaan untuk masyarakat, selain itu polsek juga mengadakan syukuran dengan mengundang Muspika Kecamatan Cijeruk-Cigimbong, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Para Kepala Desa Se- Kecamatan Cijeruk-Cigombong, Serta Organisasi Masyarakat, Senin (01/07/17) pagi tadi

Kapolsek Cijeruk-Cigombong, Kompol Anak Agung Raka dalam sambutannya menyampaikan, Dirinya sangat berterima kasih kepada para tamu undang yang sudah menyempatkan waktu untuk menghadiri acara Syukuran Hut Bhayangkara yang Ke-73 ini

“Saya sangat berterima kasih kepada para tamu undangan. Kehadiran para tamu undangan ini bentuk kerja sama yang baik, kedepannya kita akan lebih pererat lagi demi terciptanya situasi Kantibmas yang lebih aman dan nyaman khusanya di wilayah Cijeruk-Cigombong,” ucapnya

Kapolsek menjelaskan, kedepannya kita akan tingkatnya dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, kerena hal tersebut sudah menjadi kewajiban kita. “sekarang polisi ada diman-mana, dan polisi adalah milik masyarakat serta pelindung bagi masyarakat. Dan saya himbau kepada masyarakat ketika ada kejadi-kejadian diwilayah agar secepatnya untuk melapor ke kantor polisi,” tutupnya.

Pantauan berimbang.com dilokasi acara usai melaksanakan berapa rangkaian acara dilanjut dengan potong nasi tumpeng oleh kapolsek sekaligus santuan kepada anak yatim serta pembagian hadian perlombaan yang dilaksanak pada sabtu, (29/06/17) kemaren.

(Na/Wan)