Sabtu, Mei 2, 2026
Beranda blog Halaman 297

H Acep Al Azhari Berikan Bantuan Permainan ke Paud Kasih Ibu

0

BERIMBANG.COM, Depok – Nama Haji Acep Al Azhari yang saat ini sangat popular dengan panggilan bang Hacord (Haji Acep Orang Depok) memang dikenal sebagai profil yang dermawan bagi banyak kalangan Kota Depok, khususnya kalangan dunia pendidikan di Kota Depok. Tekad dan cita-cita beliau untuk memajukan dunia pendidikan Kota Depok memang patut dibanggakan.

Belum lama ini, Bang Hacord menyumbang dua permainan Outdoor berupa permainan ayunan dan perosotan untuk Paud Kasih Ibu pimpinan Ibu Eni di wilayah Rw 01 Jatijajar. Achmad Mauludin selaku Ketua Rw 01 Jatijajar menyambut antusias dan mengucapkan banyak terima kasih  untuk bang Hacord, dan beliau berinisiatif mengumpulkan dan memimpin doa bagi kesuksesan bang Hacord bersama para guru dan 30 murid Paud Kasih Ibu.

Paud Kasih Ibu didirikan pada tahun 2015 dipimpin oleh Ibu Eni dengan dibantu 2 orang guru, Ibu Rini dan Ibu Esti. Sepanjang 2015 sampai saat ini, Paud Kasih Ibu telah berhasil meluluskan murid-murid yang diterima di Sekolah Dasar Negeri di wilayah Jatijajar. Selama Paud Kasih Ibu berdiri, banyak warga di wilayah Rw 01 Jatijajar yang masuk kategori kurang mampu banyak ditampung oleh pihak Paud Kasih Ibu. Keberadaan Paud Kasih Ibu secara legalitas terdaftar dalam sebuah akte notaries dan Kemenkumham atas nama sebuah Yayasan  yang diketuai oleh Achmad Mauludin yang menjabat yang saat ini menjabat sebagai Ketua Rw 01 Jatijajar. Red

Belum Dibentuk Panitia, Pencalonan LPM Kisruh

0

BERIMBANG COM, Depok – Belum di tetapkan kepanitiaan untuk pencalonan LPM kelurahan Bedahan periode 2019-2021 yang akan datang, sudah banyak menuai persoalan, sampai sampai tersiar bahwa LPM aktif Mahrudin di gadang-gadangkan akan dikukuhkan oleh masyarakat, sehingga hal ini membuat sebagian masyarakat tidak menerima keputusan yang sudah tersiar ke seluruh wilayah di kelurahan bedahan bahkan sampai keluar wilayah kelurahan.

Hal ini lah yang mendasari semakin banyaknya calon yang akan tampil untuk maju sebagai calon LPM kelurahan bedahan, walau pihak kecamatan dan kelurahan belum memutuskan kapan akan dilaksanakannya pencalonan LPM.

Hingga saat ini, Sudah bermunculan tiga nama calon yang akan mendaftarkan sebagai calon LPM kelurahan Bedahan diantaranya, Tatang Djohari, Sutrisna Qinoy dan Mahrudin.

“masyarakat kelurahan Bedahan punya hak untuk mencalonkan, jangan serakah belum apah apah ingin di kukuhkan,” ujar Mahfudin Abe kepada awak media pada Jumat (9/8).

Dilanjutkannya, semua calon pastinya sudah menyiapkan program, dan yang jelas akan Melanjutkan program yang sudah ada menjadi lebih baik, merata, adil dan makmur dalam segala hal.

“Yang paling terpenting dalam segi pembangunan harus merata, dan lebih fokus mementingkan kepentingan masyarakat umum bukan hanya kolompok,”beber Abe.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa wilayah kelurahan Bedahan yang mempunyai wilayah yang terluas di kecamatan Sawangan dan nantinya LPM terpilih harus bisa mengusulkan program programnya melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang), seperti tempat sarana ibadah, penerangan jalan, perluasan jalan dan banyak insprastruktur lainnya.(nez)

Tokoh Pemuda: Dua Putra Daerah MBD Dianggap Layak Gantikan Pemimpin Saat Ini

0

BERIMBANG.COM, Maluku – Tokoh Pemuda Maluku Barat Daya (MBD) Fredi Moses Ulemlem, S. H. angkat bicara tentang pembangunan dan kepemimpinan saat ini di Kabupaten (MBD), yang dianggapnya tidak ada perubahan dan banyaknya korupsi yang belum usai.

“Pilkada Di kabupaten Maluku Barat Daya semakin dekat, sudah hampir kurang lebih dua periode Pemerintahan ditangan Drs. Barnabas Orno belum terlihat keberhasilan yang signifikan, misalnya perubahan ekonomi masyarakat, korupsi yang sudah masuk stadium empat, membuat masyarakat Kabupaten Maluku Barat Daya seakan hidup bagaikan api dalam sekam,” kata Fredi, kamis (08/08/2019)

Menurut Fredi, “Hancurnya pembangunan kabupaten Maluku Barat Daya oleh karena tingkat korupsi yang luar biasa tinggi dan tidak bisa di bendung,” ujarnya.

“Maka untuk lima tahun kedepan ini MBD butuh figur-figur baru yang berani memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme serta berani mengambil keputusan untuk mengeluarkan MBD dari segala keterpurukan yang ada,” Ucap Fredi.

Sebagai tokoh pemuda, ia mempunyai harapan kepada dua sosok calon Bupati dan Wakilnya yang telah terbukti mempunyai integritas dan krebilitasnya sebagai pemimpin yang berani di mata masyarakat Maluku Barat Daya.

“Terhadap dua putra daerah yang bisa di bilang integritasnya tidak dapat diragukan lagi seperti (Calon Bupati) AKBP Hendrik Christiaan dan (Calon Wakil Bupati) Nikolas Johan Kilikily SH., MH., kedua figur ini memiliki komunikasi politik ditingkat nasional yang sangat luas untuk bagaimana membangun MBD Kedepan apalagi memberantas kasus korupsi,” terang Fredi.

“Rakyat butuh Komitmen calon pemimpin untuk membangun daerah sekaligus memberantas kasus korupsi yang merupakan peninggalan pemerintahan sebelumnya yang gagal total ibarat sebuah kota yang hancur berantakan karena peperangan,” ujarnya.

Kepercayaan kepada dua sosok itu juga dibuktikan dari sisi ekonomi calon Bupati dan Wakilnya yang akan datang, Fredi mengatakan, “Rakyat MBD butuh Calon pemimpin seperti AKBP Hendrik Christian dan Nikolas Johan Kilikily karena dari sisi ekonomi mereka sudah mapan”.

“beda dengan yang lainnya, misalnya kebanyakan pelaku korupsi adalah pemimpin itu sendiri karena sebelumnya kehidupan pemimpin biasa biasa saja akibatnya rasa ingin kaya membuat pemimpin itu korupsi, hingga daerah dan negara serta rakyat menjadi korban karena korupsi melahirkan berbagai kegagalan didaerah, bisa dibilang habis uang maka lumpuh segala pembangunan,” ujar dia.

Fredi menambahkan, Siapapun tentu saja berhak mengajukan diri untuk bertarung dalam pemilihan kepala daerah dan wakil Kepala daerah, sepanjang itu tujuannya baik untuk kehidupan rakyat di MBD, tinggal rakyat bisa di yakinkan.

“Jika Tuhan berkenaan maka kedua putra daerah ini akan mengambil bagian dalam pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di kabupaten Maluku Barat Daya yang akan datang,” harap Fredi.

(TYr)

Beberapa Rumah Milik Warga Desa Tanjungsari Rusak Akibat Adanya Goncangan Gempa

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Terjadinya guncangan Gempa berpusat di Banten yang terjadi jumat, 02 Agustus 2019 malam pada pukul 19.03 Wib sehingga mengakibatkan beberapa rumah milik warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Cijeruk, Kabupanten Bogor mengalami rusak akibat guncangan gempa tersebut.

 

Kepala Desa Tanjung Sari, Suryadi mengatakan, Akibat adanya gempa pada malam tadi ada lima rumah milik warga Desa Tanjungsari yang rusak, dari mulai rusak parah sampai rusak ringan. Hasil pendataan sementara oleh pihak memerintah Desa Tanjungsari, rumah milik warganya yang rusak akibat guncangan Gempa tersebut yaitu, Rumah Adin, Kampung Pangkapan, Rt 16, Rw 06. Rumah Kodir Sutisna, Kampung Palasari Rt 08, Rw 03. Dan Azis, Kampung Kongsi, Rt 12, Rw 05, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cijeruk

” Berdasarkan hasil pendataan diketahui rumah milik warga yang rusak tersebut ada 5 rumah. Terjadi hampir secara bersamaan pada saat adanya Gempa, Kerusakannya pun beragam, mulai dari ringan, sedang hingga ada yang hampir ambruk,” ujar Suryadi saat ditemui Berimbang.com, sabtu (2/8/19) pagi tadi

Dengan kejadian tersebut, Suryadi menjelaskan, Dirinya yang di dampingi stafnnya serta Babinmas, Babinsa, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melakukan pengecekan serta pendataan rumah-rumah yang rusak untuk dilaporkan ke pihak pemerintah Kecamatan hingga Kabupaten. Selain itu, dirinya juga langsung memberikan bantuan berupa bahan materian kepada pemilik rumah yang rusak untuk segera diperbaiki

” Begitu ada informasi rumah milik warga ada yang rusak, kita langsung cek ke lokasi serta melakukan pendataan. Alhamdulilalah dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun para pemilik rumah mengalami kerugian bahan material. Kami sangat berharap kepada pemerintah Kabupaten maupun Pusat untuk memberikan bantuan kepada warga kami yang kena musibah atas terjadinya rumah-rumah rusak akibat adanya Gempa yang terjadi tadi malam,” jelasnya.

(Na/Wan)

PWRI Kab Bogor : Bupati Harus Turun Tangan Dengan Adanya Aksi Mahasiswa Bakar Ban Di Depan Kantor ULP

0

BERIMBANG.COM, Bogor Untuk kesekian kalinya Para Mahasiswa melakukan aksi membakar Ban di depan Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang atau Jasa Kabupaten Bogor, Jl. Nyaman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, sebagai wujud kritik dan kekecewaan atas kinerja ULP Kabupaten Bogor, Jumat (02/08/2019), mereka menduga adanya pemalsuan dokumen-dokumen yang dilakukan beberapa perusahaan peserta lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Bogor.

Menanggapi hal tersebut Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indinesia (PWRI) Kabupaten Bogor, Rohmat Selamat SH. Mkn berpendapat atas dugaan adanya permainan yang di lakukan Oknum Panitia Pokja di ULP, seperti yang disampaikan massa Aksi, terkait pemenagan Lelang terhadap salah satu nama badan Hukum yang disinyalir beralamat fiktif, Bupati dianggap perlu untuk menuntaskan persoalan tersebut, mengingat kalau dibiarkan hal tersebut bisa menodai Kinerja Pemerintah Daerah.

“Mengapa Ada Demo ?, jika hati lapang maka demo-demo dari teman seperjuangan merupakan tanda cinta dan kasihnya, namun jika hati dipenuhi angkara maka demo itu akan diartikan sebagai permusuhan. Jika kepekaan telah langka di Bumi Tegar Beriman ini, tentu akan selalu akan ada demo. Bupati harus turun tangan untuk menyelesaikan persoalan di ULP ini dengan mempercepat Restrukturisasi, ULP demi tercapai cita cita Kabupaten Bogor Termaju dan Beradab,” katanya.

Dirinya juga berpendapat hal tersebut perlu sampaikan karena PWRI adalah sosial kontrol, disamping memang sudah menjadi tugas dan fungsinya juga merupakan pertanggung jawaban atas beban moril dan pengawalan kemenangan Bupati Ade Yasin. “Justru sangat tidak elok jika kami hanya berdiam diri melihat sepak terjang Bupati terpilih dalam merancang dan membangun daerah Kabupaten Bogor diwarnai kisruh ULP yang terus menerus,” pungkasnya. (PWRI)

BPD Desa Cijeruk, Bentuk Dan Lantik Panitia Pilkades

BERIMBANG.COM, Bogor – Akan dilaksanakannya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada bulan November tahun 2019 di Wilayah Kabupaten Bogor.  Maka pihak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sudah Mulai Menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dan membentuk sekaligus lantik panitia pemilihan Kepala  Desa (Pilkades).

Musdes Pembentukan Panitia Pilkades tersebut seperti yang digelar pemerintah Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk pada Rabu (31/07/19) pagi tadi, bertempat di Aula Kantor Desa Cijeruk yang dihadiri Unsur Muspik Kecamatan Cijeruk, dan selurah Jajaran Pemerintahan Desa Cijeruk, serta Tokoh Masyarakat

Ketua BPD Desa Cijeruk, Yayan Royani mengatakan, Hari Ini kita melaksanakan pembentukan sekaligus lantik panitia pemilihan Kepala desa (Pilkades) sesuai waktu yang sudah ditentukan. Dengan hasil penjaringan ada Tujuh Belas (17) Orang yang ditetapkan sebagai panitia pilkades, masing-masih mewakili disetiap Rw diwilayah Desa Cijeruk.

” Alhamdulilah Panitia Pilkades sudah dibentuk dan dilantik, selanjutnya para panitia tersebut akan melaksanakan tugasnya sesuai tugas pokok dan fungsi (Tufoksi) mereka, mulai dari tahapan-tahapan psoses pemilihan kepala desa sesuai yang telah ditentukan,” ujarnya.

Yayan sangat berharap panitia pilkades bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga pilkades Desa Cijeruk berjalan lancara dan aman. ” Demi terciptanya pilkades Lancar, Aman, dan Damai. Tentunya panitia harus bekerja secara Profesional, Jujur, Adil, serta Netral, karena suksesnya pemilihan tergantung kepada panitia, serta perlu peran aktif juga dari lapisan masyarakat,” pungkasnya

(Na)

Panitia Pilkades Pasir Jaya Sudah Di Bentuk Dan Dilantik

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah Desa Pasir jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Pembentukan dan Pelantikan Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Musdes yang di laksanakan di Aula Kantor Desa Pasir Jaya. Musdes dibuka oleh Camat Cigombong, BPD Desa Pasir Jaya, dan dihadir Kepala Desa Pasir Jaya, Unsur Pemerintahan Desa, serta Babinmas, Babinsa Desa Pasir Jaya, senin (29/07/19)

Pembentukan dan pelantikan Panitia Pilkades harus dihadiri oleh Pejabat Pemerintah Kecamatan, seperti Kasie Pemerintahan untuk menyaksikannya agar pembentukan dan pelantikan tersebut berjalan sesuai aturan yang ada.

“Dengan adanya musdes pembentukan panitia pilkades ini, saya harap bisa  berjalan lancar, dan bekerja sesuai aturan yang  berlaku. Yaitu, harus Netral, Adil, dan mau bekerja keras demi suksesa pilkades di desa ini,” ujar Basrowi, SH Camat Cigombong.

Di Kecamatan Cigombong keseluruhan ada 9 (Sembilan) Desa, tetapi hanya 7 (Tujuh) Desa yang akan melaksanakan pilkades serentak pada bulan November 2019 mendatan. Yaitu Desa Ciadeg, Cisalada, Ciburuy,Cigombong, Tugu Jaya, Pasir Jaya, dan Desa Srogol.

“Dari 7 (Tujuh) Desa tersebut, 5 (lima) Kepala Desa yang telah habis masa jabatanya, sedangakan yang dua Desa ditarik ke bulan November Tahun 2019, yang di tarik atau dimajukan yaitu Desa Pasir jaya, dan Desa Srogol. Saya menghimbau kepada panitia pilkades yang sudah dibentuk agar bekerja secara profesional, mengikuti peraturan yang berlaku, dan paling utama harus netral,”jelasnya.

Sementara itu, Hasanudin ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mengatakan, pembentukan dan pelantikan panitia Pilkades ini telah sesuai dengan aturan, karena telah di hadiri dan disaksikan semua unsur, terutama Muspika, kepala Desa, ketua LPM, Ketua,PKK, Rt/Rw, serta Tokoh Masyarakat.

“Setelah dibentuknya panitia akan langsung bekerja sesuai tahapan yang ada, sesuai petunjuk teknis, dan petunjuk pelaksanaan pilkades. Sementara untuk dimulainya pembukaan pendaftara kami akan musyawarahkan dulu dengan panitia, setelah itu baru kami akan tentukan pendaftaranya,”ujarnya.

(Na)

Pawai Ta’ruf MTQ Ke 42 Tahun 2019 Kecamatan Cigombong Di Ikuti Ribuan Peserta

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 42 tingkat Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor tahun 2019 usai dilaksanakan pada, kamis, (25/07/19). Berbagai kegiatan acara dari mulai Pawai Ta’ruf yang di ikuti ribuan peserta yang dimulai star dari Taman Rekreasi Lido Desa Wates Jaya finis di Mimbar utama Lapangan Gajah Vila Mutiara Lido Desa Cigombong, dilanjut dengan pembacaan Qori, penampilan Tari-Tarian Muslim yang ditampilkan Putra-Putri, sarta penampilan kafilah yang di ikuti 188 peserta dari sembilan desa yang diperlombakan untuk meraih juara umum.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Cigombong, Fikri Ikhsan, SSTP, SH, MSi, dalam sambutannya menyampaikan, “ini merupakan sejarah bagi kami sepanjang pelaksanaan kegiatan MTQ di Kecamatan Cigombong dengan jumlah peserta pawai yang begitu banyak. Adapun tema yang kami angkat adalah Melalui MTQ ke 42 Tingkat Kecamatan Cigombong, Mari Kita Wujudkan Kabupaten Bogor Berkeadaban,” ucapnya.

Ia menjelaskan, tahapan pelaksanaan MTQ dari mulai pawai ta’aruf dengan star dimulai dari Lido sampai lapangan Gajah Perumahan Mutiara Lido, Cigombong dan seluruh peserta pawainya berasal dari sembilan desa, dari unsur pendidikan serta pondok pesantren yang ada di Kecamatan Cigombong

“Dengan jumlah peserta pawai sekarang paling banyak, 50 persennya di ikuti kalangan kaum remaja, jelas ini merupakan bukti bahwa sekarang masyarakat cigombong sudah bisa merasakan Syiar MTQ yang senantiasa setiap tahunnya dilaksanakan Pemerintah Kecamatan Cigombong. Mudah – mudahan melalui MTQ ini dapat melahirkan generasi Qur’ani bagi masyarakat cigombong, sehingga bisa menekan angka remaja berprilaku negatif,” jelas Fikri

Fikri pun menjamin, jika pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Bogor yang akan datang, Kecamatan Cigombong bisa menjadi tuan rumah. Maka dari itu dirinya meminta dukungan dari seluruh desa, para pimpinan pondok pesantren dan semua pihak agar ikut serta mensukseskan kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Bogor.

“Kita berharap, peserta pawai dengan jumlah paling banyak tersebut dapat mengikuti kembali pawai ditingkat kabupaten Bogor yang akan dilaksanakan di Cigombong dan ikut serta kembali memeriahkan MTQ di Kecamatan Cigombong,” pukasnya.

Pantauan Berimbang.com dilokasi, kegiatan MTQ Ke 42 Tingkat Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor tahun 2019 yang di buka oleh Camat Cigombong pada kamis 25 juli 2019 pagi, kegiatan tersebut berlangsung pada malam hari yang diakhiri dengan di umumkannya hasil juara MTQ oleh Dewan Juri serta pemberian piala. Pada kegiatan MTQ ke 42 tingkat Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor 2019, Juara 1 umum diraih oleh Desa Ciburayut, Juara 2 Umun Desa Ciburuy, Juara 3 Umum Desa Tugu Jaya. Dan Juara 1 Pawai Ta’ruf Desa Cigombong, Juara 2 Pawai Ta’ruf Desa Tugu Jaya, Juara 3 Pawai Ta’ruf Desa Wates Jaya.

(Na/Wan)

Pemuda Serta Golongan Masyarakat Milenia Bersilaturahmi Ke Kediaman Incumben Kades Pasir Buncir

BERIMBAN.COM, Bogor – Partisipasi masyarakat Desa Pasir Buncir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan di laksanakan serentak 3 November 2019 di Kabupaten Bogor mulai dirasakan menggeliat.

Belum lama ini, di kediaman Komarudin Jailani S.Pd sebagai Incunbet Kepala Desa Pasir Buncir kedatangan golongan masyarakat milenia atau Pemuda Kampung Pasir Buncir sekaligus mengadakan pertemuan. Dari pertemuan yang di Sebut silaturahmi itu banyak pemikiran – pemikiran yang tercetus oleh golongan milenia tersebut, diantaranya bagaimana kedepan mengembangkan Potensi yang ada di Desa Pasir Buncir sebagai upaya peningkatan Ekonomi masyarakat.

Komarudin Jaelani Selaku Incumbent Kepala Desa Pasir Buncir mengatakan, Pemikiran -pemikiran yang tercetus dalam pertemuan dengan golongan masyarakat milania pasir buncir tersebut sudah tertuang dalam Visi dan Misi. Hal tersebut sudah menjadi andalan dirinya menjadi Bakal Calon Kepala Desa Pasir Buncir.

“Tentunya kita akan mengembangkan potensi-potensi yang ada di Desa Pasir Buncir. Karena, ini sudah nenjadi salah satu perogram kita, dan kita juga terus berupaya untuk meningkatkan perekonomian demi kesejahteraan masyarakat Pasir Buncir,” Ujar Komarudin Jaelani dalam pertemuannya bersama Golongan Masyarakat Melania dikediamannya, rabu (24/07/19)

Pantauan dilokasi, Disamping itu banyak pertanyaan-pertanyaan yang di ajukan oleh golongan masyarakat milenia kepada Incunbent, diantaranya mengenai Dana Desa (DD) dari Pemeritah Pusat, ADD (Anggaran Dana Desa) yang di kucurkan oleh Pemda Kabupaten Bogor dan lain-lainnya. Pertemuan tersebut berlangsung mesra antara Balon dan golongan Melinia kampung Pasir Buncir.

(Ar/Na)

Pemkot Depok Sulit Mendapatkan Lahan SMAN Di Beji

0

BERIMBANG.COM, Depok – Sulitnya Lahan untuk membangun Sekolah Menengah Atas di Wilayah Kecamatan Beji Kota Depok menjadi kendala bagi masyarakat yang akan melakukan Pendaftaran Penerimaan Didik Baru ( PPDB), pasalnya jalur Sistem zonasi yang diterapkan kementrian Pendidikan dianggap tidak merata disetiap wilayah sehingga anak didik yang mempunyai kemampuan diatas rata – rata tidak dapat diterima disekolah yang diinginkan.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna sudah beberapa kali mengusulkan ke Dinas Propinsi Jawa Barat agar adanya pemerataan supaya disetiap kecamatan dibangun gedung baru untuk SMAN.

” Kami sudah mengusulkan hal tersebut ke dinas Propinsi Jawa Barat semenjak SMAN diambil alih oleh propinsi tetapi kan perlu proses untuk mewujudkan itu semua, ada sih prosesnya tetapi kan kita terkendala juga di lahan, lahan di Kecamatan Beji sih agak sulit, kalau lahannya sudah ada baru Propinsi yang bangun gedungnya, Insya Allah tahun depan bisa terwujud,” ungkap Pradi kepada berimbang.com di acara Halal Bihalal PRNU kelurahan Curug. Sabtu ( 20/7/2019).

Pradi juga berharap agar kisruh zonasi untuk SMAN tidak terjadi, apalagi menurutnya di daerah luar Depok pun banyak terjadi masalah sistem zonasi. ” Pihak Pemerintah Kota Depok juga sudah komunikasi terus dengan Propinsi, Semoga saja Peraturan Menteri Pendidikan bisa berubah ditahun depan sehingga tidak ada kekisruhan lagi,” harapnya.

Iik