Beranda blog Halaman 275

Kerugian Bencana Alam di Kabupaten Bogor Rp 1.5 triliyun lebih

0

BERIMBANG.com Bogor – Bupati Bogor Ade Yasin menerima laporan kegiatan berakhirnya masa tanggap darurat bencana dari Komandan Distrik Militer (Kodim) 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf Harry Sutrisno selaku IC Comander.

Masa tanggap bencana yang dilakukan sejak 2 januari 2020 itu resmi berakhir.

Dalam pertemuannya pada Sabtu, 1 Februari 2020, di Pendopo, Bupati Ade Yasin menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada forkopimda Kabupaten Bogor.

“Atas nama kemanusiaan dan panggilan hati, proses tanggap darurat bencana dengan cepat dapat kita laksanakan, ini dikarenakan kuatnya sinergitas dan kekompakan forkopimda” kata Ade Yasin.

Lanjut Ade, walaupun berakhirnya masa tanggap darurat bencana, pihaknya tetap fokus untuk rehabilitasi, relokasi dan revegetasi Kedepan, ia akan terus berupaya meningkatkan kualitas managemen kebencanaan.

“Kami akan lakukan pemasangan sistem peringatan dini, normalisasi kembali sungai, penghijauan kembali lahan, serta edukasi untuk meningkatkan kapasitas desa tangguh bencana” Tegas Ade Yasin.

Bupati menghimbau kepada masyarakat yang terdampak agar tetap hati-hati, karena dikhawatirkan terjadi bencana susulan. Kendati demikian, pemerintah daerah terus berupaya mempersiapkan hunian yang layak untuk para korban.

“Demi kenyamanan masyarakat, hunian sementara yang layak menjadi prioritas kami, dan pembangunan hunian tetap dipersiapkan selesai sebelum bulan ramadhan” kata Ade.

Bupati berharap agar Kabupaten Bogor dapat segera bangkit dan dapat mewujudkan Kabupaten Bogor yang tangguh bencana.

Sementara itu, Komandan Distrik Militer (Kodim) 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf Harry Sutrisno menyampaikan besarnya kerugian akibat longsor dan banjir di Kabupaten Bogor ditaksir mencapai 1,5 triliun Rupiah.

Hal itu diungkapkan Letkol Inf Harry Sutrisno saat paparan berakhirnya masa tanggap bencana. “Perhitungan nilai kerugian dampak bencana ditaksir mencapai Rp 1.582.197.430.567,” katanya.

Kerugian ini terdiri dari beberapa kategori, kata Harry, seperti kerusakan rumah, jalan, jembatan, jaringan listrik, irigasi, pertanian, air bersih, sekolah dan relokasi.

“Nilai kerugian tertinggi dialami dalam kategori kerusakan irigasi yang mencapai sekitar Rp 859 Miliar,” terang Harry, “Disusul nilai kerugian rumah rusak sekitar Rp 108 Miliar lalu pertanian sekitar Rp 78 Miliar”.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Pemanggilan Hardiono Oleh Bawaslu Kota Depok Sangat Lemah

0

BERIMBANG.COM, Depok – Sekretaris Daerah Kota Depok, Hardiono setelah memenuhi panggilan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait pemasangan Spanduk di Kecamatan Beji menjadi sorotan masyarakat Kota Depok, pasalnya spanduk yang dipasang menerangkan pernyataan dari Hardiono yang dianggap melakukan kampanye terselubung sehingga Panitia Pengawas Kecamatan Beji melaporkan atas temuan spanduk tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Hardiono menepis bahwa spanduk yang terpasang bukan dirinya yang melakukan tetapi sekelompok warga yang menginginkan pemimpin baru, atas kejadian tersebut Hardiono memenuhi panggilan Bawaslu untuk Klarifikasi

” Seharusnya Bawaslu lebih teliti lagi dalam melakukan pemanggilan, jangan langsung menyatakan saya yang melakukan pemasangan spanduk apalagi sampai melanggar Kode Etik ASN, itu tidak benar, ” terang Hardiono.

Hardiono pun menilai hal yang wajar sekelompok Masyarakat mendukung dirinya untuk mencalonkan Walikota Depok, itu menurutnya hak dari masyarakat untuk memilih pemimpin yang akan dipilih. Atas  dugaan pelanggaran kampanye yang menjerat sekda Kota Depok, Bawaslu menyatakan kasus ini selesai.

Hal yang sama dikatakan Kuasa Hukum Hardiono, Fitrijansjah Toisuta. S.H mengatakan, pemanggilan yang dilakukan Bawaslu sangat lemah, Delik pasal yang dituduhkan jauh dari melanggar netralitas sebagai ASN, bahwa klien nya tidak memasang spanduk dan mempromosikan dirinya sebagai calon Walikota Depok .

” Takutnya pengadu ini berafliasi dengan calon Walikota ataupun Wakil walikota sehingga dalam penegakan hukum pelanggaran kampanye menjadi pincang,” ujar Fitrijansjah.

Dirinya berharap, setiap ada pelanggaran kampanye Bawaslu harusnya lebih teliti dengan adanya dugaan pelanggaran kampanye kedepannya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Depok  mengucapkan terima kasih kepada bapak Hardiono sebagai Sekda Depok yang begitu koorperatif atas pemanggilan kami. pemanggilannya hanya mengklarifikasi atas laporan pangawas kecamatan wilayah Beji dan Cimanggis.

“ini sifatnya hanya dugaan adanya pelanggaran kode etik terkait pelanggaran pemasangan spanduk yang mempromosikan dirinya sebagai calon kepala daerah Kota Depok”katanya (31/1)

Menurut Luli, Bawaslu akan bertindak setiap laporan dan temuan adanya tindak pelanggaran, kemudian kami proses, namun hal itu belum bisa dijadikan alat bukti terduga bersalah atau tidak namun mengukuti tahap proses kajian terlebih dahulu.

“Proses cukup panjang dan melalui kajian bahwa terduga melakukan pelanggaran atau tidak. Artinya tidak serta merta terduga melakukan pelanggaran” terangnya.

Iik

Ronny F. Sompie Uraikan Kronologi Soal Harun Masiku

0

BERIMBANG.com Jakarta – Irjen Pol. Ronny F. Sompie menguraikan Kronologi, permasalahan Harun Masiku, politisi PDI Perjuangan yang kini menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dibawah ini penjelasan Ronny F. Sompie pada 1 Februari 2020, melalui percakapan aplikasi Whatsapp:

Yang penting saya tidak menyalahkan Bapak Menkumham. Saya hanya menjelaskan bahwa informasi dari Ditjen Imigrasi ttg perlintasan HM sebenarnya bukan substansial.

Penyidik KPK memiliki alat canggih untuk melacak keberadaan HM setelah berada di Indonesia. Yg substansial adalah upaya pencarian HM oleh Penyidik KPK dibantu Polri.

Dengan begitu, tidak ada upaya menutup-nutupi keberadaan HM dan tidak ada upaya untuk mengganggu atau menyulitkan pencarian dan penangkapan HM oleh KPK.

Kecurigaan media dan publik boleh saja. Namun kami jamin tidak ada upaya mengganggu proses penyidikan KPK.

KPK memiliki alat dan teknologi Informasi yang bisa membuktikan apakah Ditjen Imigrasi berupaya mengganggu proses penyidikannya.

KPK sudah punya jalur yang terhubungkan dengan PUSAT DATA KEIMIGRASIAN, sehingga bisa mengetahui secara real time perlintasan orang yang dicari KPK.

Kalau sudah demikian, KPK bisa membuktikan apakah data dan informasi perlintasan HM direkayasa atau tidak oleh Ditjen Imigrasi.

Pada tanggal 6 Januari 2020 ketika HM melintas keluar Indonesia melalui Terminal 3 Bandara Soeta belum masuk daftar pencegahan dari KPK.

Demikian juga pada tanggal 7 Januari 2020 ketika HM kembali masuk ke Indonesia melalui terminal 2 F Bandara Soeta, HM belum masuk daftar Pencegahan dari KPK.

Baru tanggal 13 Januari 2020 Pimpinan KPK mengajukan permintaan pencegahan terhadap HM.

Sejak itulah HM dicegah di semua tempat Pemeriksaan Imigrasi baik bandara Internasional, pelabuhan Internasional dan Pos Lintas Batas Negara untuk tidak bisa ke luar negeri.

Saya pastikan, sejak tanggal 13 Januari 2020, HM dimintakan untuk dicegah agar tidak keluar negeri sudah masuk dalam SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEIMIGRASIAN.

Dengan begitu, kalau HM akan keluar negeri melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi pasti akan terlacak dan langsung dicegah oleh petugas Bandara.

(HM/TYr)

Mantan Dirjen Imigrasi Ronny Sompi Akhirnya Buka Suara

0

BERIMBANG.com Jakarta – Setelah dicopot dari Jabatan Direktur Jenderal Imigrasi oleh Menteri Hukum dan HAM RI Yasona Laoly,

publik terus menanti apa reaksi atau penjelasan dari Irjen Pol. Ronny F. Sompie terkait permasalahan Harun Masiku, politisi PDI Perjuangan yang kini menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menteri Yasona pun sudah membuat pernyataan tegas kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, (30/01/2020), bahwa dirinya siap mundur dari jabatannya jika ternyata Ronny Sompi tidak salah.

“Kalau enggak salah, saya yang mundur dari menteri. Karena saya yakin salah,” kata Yasonna.

Menanggapi semua berita tentang dirinya yang beredar di berbagai media, Ronny Sompie akhirnya mau membuka suara.

“Pada kesempatan ini juga saya menyampaikan bahwa Bapak Menkumham RI tidak pernah memerintahkan kepada Dirjen Imigrasi untuk merekayasa data dan informasi tentang perlintasan HM masuk Indonesia pada tanggal 7 Januari 2020 melalui Terminal 2 F Bandara Soeta,” ungkap Ronny melalui pesan WhatsAp, Sabtu (01/02/2020).

Menurutnya, data dan informasi yang diberikan oleh Ditjen Imigrasi kepada Menkumham RI Yasona Laoly yang kemudian disampaikan menteri kepada media pada tanggal 16 Januari 2020 adalah data dan informasi perlintasan HM berdasarkan data dan informasi yang diambil dari data base di Pusat Data Keimigrasian.

Namun, lanjutnya, data tersebut belum mendapatkan kiriman replikasi data yang terekam dan tersimpan di PC yang dipakai untuk melakukan pengawasan perlintasan HM pada tanggal 7 Januari 2020 di Terminal 2 F Bandara Soekarno-Hatta.

Berkaitan dengan hal itu, Sompie menjelaskan, pihaknya telah melakukan pendalaman secara internal pada tanggal 20 Januari 2020 dan kemudian diketahui bahwa penyebabnya adalah kelalaian Tim IT dalam menyetel kode pengiriman data dari PC ke server di bandara Soeta untuk dapat meneruskan data yang terekam oleh PC secara otomatis ke Pusat Data Keimigrasian di Ditjen Imigrasi.

Dijelaskan pula, proses pengawasan perlintasan di terminal 2 F Bandara Soeta berjalan dengan baik. Semua sistem yang berkaitan dengan border control management, juga sistem Pencegahan dan Penangkalan termasuk jaringan i/24/7 Interpol terhubungkan dan tergunakan dengan baik.

Hanya saja, menurut Sompie, semua data perlintasan yang terekam oleh PC tidak terkirim ke server, karena mode operasionalnya tidak “on”.

“Hal ini yang akan diperiksa oleh Tim Gabungan Independen yang dibentuk Bapak Irjen Kemenkumham atas perintah Bapak Menkumham,” ungkapnya.

Sompie mengaku, selaku Dirjen Imigrasi pihaknya bertanggung jawab atas kelalaian Tim Teknis IT tersebut.

“Walaupun semua sistem yang berkaitan dengan border control management, sistem penangkalan dan pencegahan berfungsi seperti biasa, sehingga bisa menangkal masuknya orang-orang dalam daftar penangkalan juga bisa mencegah keluarnya orang-orang dalam daftar pencegahan,”

“namun dalam hal pemberian data dan informasi tentang perlintasan kepada Pimpinan (Menkumham dan Dirjen Imigrasi) menjadi tidak bisa real time,” pungkasnya.

Oleh karena itu, Ronny F. Sompie legowo dirinya disalahkan oleh menteri dan dipindahkan dari jabatan Struktural Dirjen Imigrasi ke jabatan fungsional sebagai Analis Keimigrasian Ahli Utama sebagai bagian dari pertanggung-jawabannya atas kelalaian Tim Teknis IT dibawah Direktorat Sistem Informasi dan Teknologi Keimigrasian.

(HM/TYr)

Ronny Sompie: Saya Tidak Berbohong Dan Merekayasa Informasi Tentang HM

0

BERIMBANG.com Jakarta – Pasca dicopot dari jabatan Dirjen Imigrasi oleh Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly, banyak pihak yang berempati terhadap Ronny Sompie, Perwira Tinggi Polisi aktif berpangkat Inspektur Jenderal tersebut.

Telah Viral di berbagai media sosial, jajaran pegawai Imigrasi KemenkumHAM memasang logo instansinya berlatar hitam di profil aplikasi WhatsApp.

Masyarakat luas pun bereaksi atas pencopotan tersebut. Banyak berita yang beredar di berbagai media nasional maupun media sosial bahwa seharusnya Yasona Laoly lah yang harus mundur atau dicopot dari menteri.

Ronny Sompie sendiri tidak banyak berkomentar ketika dicopot dari jabatannya.

“Terima kasih atas perhatian dan empatinya buat saya. Kita bertanggung jawab atas kelalaian dan kesalahan anak buah berkaitan dengan data perlintasan HM tanggal 7 Januari 2020.”

“Namun saya tidak berbohong, tidak merekayasa dan tidak melakukan kesalahan untuk memberikan informasi yg tidak real time tentang perlintasan HM,” kata Sompie melalui pesan WhatsAp, Sabtu (01-02-2020), saat dimintai tanggapannya mengenai pencopotan dan soal kasus kaburnya HM tersebut.

Namun demikian, Sompie menjelaskan, yang utamanya adalah upaya pencarian HM yang sejak tanggal 7 Januari 2020 sampai saat ini belum berhasil ditangkap oleh KPK bekerjasama dengan Polri. “Seyogyanya dilihat berkaitan dengan waktu saja,” imbuhnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Menteri Yasonna Laoly mengungkapkan alasan mencopot Ronny F Sompie dari jabatan Direktur Jenderal Imigrasi terkait kesalahan informasi soal catatan perjalanan tersangka kasus suap pengurusan Pergantian Antarwaktu (PAW) Politikus PDIP, Harun Masiku.

Selain itu, Yasonna juga mengatakan pencopotan tersebut agar tidak terjadi konflik kepentingan bagi tim independen yang dibentuknya untuk mengusut kasus delay dalam melacak keberadaan Harun Masiku.

(HM/TYr)

PWRI Bakal Tanam Pohon Yang Meliputi Wilayah Bogor

0

BERIMBANG.com Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawn Republik Indonesa (PWRI) bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bogor gelar Rapat persiapan program kegiatan pembibitan dan penanaman satu juta pohon di wilayah Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. kemarin Jumat (31/01/2020).

Dalam rangka, “mendukung pemerintah menangani bencana alam, banjir dan pergeseran tanah. maka peruntukannya di seluruh pulau jawa seperti di perkotaan, pinggiran kota, perdesaan dan pergunungan,” kata Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (Ketum PWRI) Dr. Suryanto Pd., SH.,M.Kn.

Salah satu Intruksi Ketum diberikan kepada Ketua Cabang PWRI Bogor Raya, Rohmat Selamat, yang juga ditunjuk sebagai ketua tim untuk kegiatan penanaman pohon di wilayah kabupaten bogor. sedangkan wakil ketua tim, Ketum menunjuk sekretarisnya H. Nurkolis.

Secara teknis Ketum, “Memerintahkan pada kegiatan pembibitan dan penanaman pohon ini terbentuk dalam 7 orang meliputi 2 orang/tim dari DPC PWRI Kabupaten Bogor dan 5 orang/tim dari PWRI Pusat,” terang Suryanto.

Tim PWRI telah menentukan pohon yang akan ditanam yaitu jenis pohon Kelor (Moringa Olifera), wilayah penanaman meliputi Bogor Raya, di empat lokasi yang berbeda. wilayah Bogor Barat, wilayah Bogor Timur, wilayah Bogor Selatan dan wilayah Bogor Utara,

Selanjutnya, Dr. Suryanto Pd., SH.,M.Kn. meminta kepada Rohmat Selamat SH.,M.Kn selaku ketua DPC PWRI Kab. Bogor dapat bersinergi dengan Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin, agar kegiatan penanaman pohon ini dapat terlaksana dan berjalan dengan baik.

Sementara, Ketua DPC PWRI kabupaten Bogor Rohmat Selamat SH.,M.Kn. menjelaskan bahwa pemilihan jenis pohon kelor yang banyak terdapat  kegunaannya, manfaat dan fungsinya,

“Disamping pertumbuhannya Cepat, pohon Kelor maksimal bisa menahan abrasi dan longsor juga daunnya bisa untuk obat dan dibutuhkan laku di ekspor ke pasaran Internasional,” ucap rohmat.

(Red)

Human Error Kesbangpol Kabupaten Bogor Minta Maaf ke PWRI Bogor Raya

0

BERIMBANG.com Bogor – Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Cabang Bogor Raya.

Kesalahan Kesbangpol mengirimkan Surat meminta Pertanggung Jawaban (SPJ) dana hibah, yang diterima oleh PWRI (wartawan), yang seharusnya Kesbangpol mengirimkan kepada Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI).

Kesalahan petugas (Human error) Kesbangpol diisebabkan akronim yang sama PWRI. Padahal PWRI (wartawan) tidak pernah sekalipun ditahun 2019 mendapatkan dana hibah yang dimaksud Kesbangpol.

Hal itu menjadi pergunjingan diantara kelompok anggota PWRI (wartawan), hingga salah satu anggota PWRI (Wartawan) mengklarifikasi hal itu kepada Kepala Kesbangpol melalui pesan Whatsapp.

Walau Kepala Kesbangpol telah menyampaikan permohonan maafnya melalui pesan singkat Anggota PWRI (Wartawan) tidak puas hanya dengan permintaan maaf melalui pesan singkat,

Lalu Kesbangpol menyatakan permintaan maaf itu melalui surat resmi yang diterima PWRI (wartawan) dikantornya. pada Jumat 31 januari 2020.

“saya selaku ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia, menyatakan terimakasih kepada Kesbangpol telah menyampaikan permintaan maafnya melalui surat resmi,” kata ketua PWRI (Wartawan) Cabang Bogor Raya, Rohmat selamat. di Bogor

(TYr)

Menikmati Minum Alkohol Diiringi Live Music Plus Dj di Kota Bogor

0

BERIMBANG.com Bogor – Cafe yang terletak dijalan Raya Tajur Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat. selain menyediakan makanan & minuman untuk dinikmati, juga bisa memesan minuman berkadar alkohol.

Pantauan berimbang.com tempat yang sepertinya dikhususkan untuk menikmati musik band plus DJ sambil minum alkohol itu letaknya dilantai bawah.

Suasana ruangan sedikit diterangi lampu, hanya terlihat jelas terang lampu didinding menandakan logo-logo iklan bermerk, serta lampu laser berwarna-warni menyinari panggung yang memainkan musik.

Saat pengunjung menikmati makan & minum juga minuman beralkohol mereka dihibur dengan diiringi live music atau musik hidup (Band) plus music Disc Jockey atau Disjoki yang disingkat DJ,

Musik yang dimainkan itu bergantian, bermula musik band, untuk para pengunjung bisa request atau memesan lagu untuk dinyanyikan sesuai keinginan tamu, sambil menikmati minuman beralkohol.

Lalu, setelah musik band istirahat, musik dilanjutkan dengan musik DJ, para tamu bisa bergoyang & berjoged dibawah pengaruh minuman alkohol itu, kemudian dilanjutkan kembali dengan musik band lagi.

Pada Kamis malam atau masyarakat sering menyebut malam Jumat, masuk sekira pukul 22.00 WIB, sampai dengan pergantian tanggal 30 ke 31 Januari 2020, pukul 01.20 WIB. pengunjung masih ramai, mereka berjingkrak menikmati alunan musik dibawah pengaruh minuman beralkohol.

Pengunjung yang hendak pulang usai menikmati musik band & DJ dibawah pengaruh alkohol, ia enggan menyebut namanya, “untuk hiburan aja bang,” katanya, sekitar pukul 01.20 WIB. diparkiran yang menyatu motor dan mobiil.

Pengunjung lainnya yang juga enggan disebut namanya menceritakan pengalamannya, “Tahun baru (2020) saya disini bang, cuma waktu itu masuknya bayar, kalau gak salah 100ribu apa 150ribu, lupa saya, yang saya ingat dapat topeng warna merah,” katanya.

Sepertinya ia pernah beberapa kali kesana, dengan mengatakan “malam sabtu dan malam minggu, masuk dibawah itu bayar, ini malam jumat gratis,” ujar dia, sambil pamit.

(TYr)

Idris Berharap Dirinya Dengan Pradi Menyatu Kembali Di Pilkada Depok

0

BERIMBANG ,COM,Depok – Perhelatan Pilkada Depok tahun 2020 semakin dekat, para pasangan Kandidat mempersiapkan diri untuk memenangkan pertarungan untuk menjadi orang nomor satu di Kota Depok, koalisi Partai Gerindra dan PDI Perjuangan digadang – gadang sudah menentukan pilihan kepada Pradi Supriatna sebagai Calon Walikota Depok.

Berbeda dengan Walikota Depok, Muhammad Idris yang akan kembali mencalonkan diri kedua kalinya berharap agar Pradi Supriatna berpasangan kembali dengan dirinya.

” Ya saya berharap walaupun dua koalisi Partai Gerindra dan PDI Perjuangan mengusung Pradi Supriatna menjadi calon Walikota Depok nantinya, biasalah di politik sesuatu kemungkinan pasti akan terjadi, yang tadinya harmonis di dalam keluarga bisa terjadi perceraian  karena sama – sama setiap partai politik ingin memenangkan pertarungan, ya saya berharap rumah tangga harmonis kembali, ” terang Idris dengan nada santai kepada berimbang.com di acara Pemberian Kartu PKH Di Kantor Kecamatan Sawangan kemarin.

Menanggapi belum adanya partai pengusung, Idris tetap berkeyakinan akan tetap diusung oleh partai politik walaupun sampai saat ini dirinya belum ada partai yang mengusungnya.

” Saya tidak mau memakai jalur independen, saya tetap akan mencari partai yang akan mengusung saya nantinya untuk menjadi Walikota Depok kembali, kita lihat saja nanti, wartawan jangan Manas – manasi ya, ” ujar Idris dengan nada candaan kepada awak media.

Iik

PLN Beri Penghargaan Datun Kejati NTT Tepat 100 Hari Kinerja Jaksa Agung

0

BERIMBANG.com Jakarta – Tepat 100 hari kerja Jaksa Agung Burhanuddin dalam penegakan hukum mendapat apresiasi, terutama dalam mengoptimalkan Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Di beberapa daerah Kejaksaan Tinggi (Kejati) mendapat apresiasi dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung pembangunan strategis pemerintah.

Misalnya saja di Kejati Nusa Tenggara Timur (NTT), PT PLN selaku BUMN memberikan penghargaan kepada tim jaksa pengacara negara dibawah komando Kajati NTT Pathor Rahman, lantaran jajaran bidang Datun telah memberikan pendampingan hukum dalam pembangunan tower senilai Rp667,4 miliar.

“Alhamdullah atas kinerja semua jaksa disini dan tim JPN bidang Datun, Kejati NTT memperoleh Piagam penghargaan, melalui Pendampingan terhadap PLN dalam kegiatan  proyek pembangunan SUTTn (saluran udara tegangan tinggi) di seluruh daratan pulau Flores di provinsi NTT dengan anggaran Rp, 667,418,533,000,” ucap Kajati Pathor, dalam keterangannya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (30/01/2020).

Dua piagam itu, kata dia, sebuah momentum karena telah selesainya pengerjaan proyek tersebut, ditengah momentum 100 hari kerja Jaksa Agung di pemerintahan Presiden Jokowi. Sekaligus juga proyek listrik ini membangkitkan semangat masyarakat NTT, karena dengan adanya penerangan menambah nilai ekonomi bagi mereka.

“Mudah-mudahan dengan keberhasilan yang dicapai ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh wilayah Flores dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat,” ucap Pathor.

Dia juga mengatakan sesuai arahan Jaksa Agung kepada para Kajati agar ambil bagian dan memberikan kontribusi bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan menuju Indonesia Maju, yang selaras dengan Visi Misi Presiden RI.

“Tentunya sesuai petunjuk Jaksa Agung pak Burhanuddin dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan Kejaksaan, khususnya dalam hal pembangunan infrastruktur serta penegakan hukum sehingga dapat mendukung investasi, dan mampu menciptakan akselerasi iklim investasi yang kondusif,” papar dia.

Pemberian penghargaan langsung diberikan oleh General Manager PT PLN Unit Induk Pembangunan Wilayah NTT  Yuyun Mimbar Saputra.

Karennya PLN menyampaikan terima kasih kepada Kejati NTT, sebab melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara telah berhasil mendampingi PT. PLN dalam membangun tower diseluruh wilayah flores.

“Kami berterima kasih karena berkat pendampingan Kejati NTT proyek pembangunan tower di seluruh wilayah flores dengan nilai Rp 667 miliar dapat terselesaikan,” ungkap Yuyun Saputra.

Ucapan terima kasih juga disampaikan General Manager PT. PLN unit Induk wilayah NTT Ignatius Rendroyoko, sebab Kejati NTT dengan setia ikut mendampingi penuntasan proyek tersebut.

Pihaknya pun akan kembali meminta pendampingan dalam proyek pembangunan PLTS di tahun 2020 ini untuk wilayah Flores.

“Kami akan minta pendampingan melalui bidang Datun untuk mendampingi PT. PLN dalam proyek PLTS diseluruh wilayah Flores,” ungkap Ignatius.

Dalam proses pendampingan ini Bidang Datun Kejati NTT tidak menemukan masalah hukum dalam proses pembangunan. Termasuk bidang lahan masyarakat yang dibangun tower oleh PT. PLN telah diselesaikan secara baik dengan ganti rugi.

(Edo/TYr)