Beranda blog Halaman 264

PT Arista Tutup Penjualan Masker, RT Di Depok Kecewa

0

BERIMBANG.COM, Depok – Penjualan Masker yang dilakukan oleh PT. Arista kepada para Ketua RT se Kota Depok ditutup hari ini, pihak management menghimbau kepada Ketua RT dan RW dengan alasan untuk tidak berkumpul dan berkerumun dengan adanya virus Covid – 19.

Pantauan berimbang.com dilokasi, puluhan ketua RT berkerumun di depan pintu perusahaan dan terlihat cekcok dengan pihak keamanan

Dengan penutupan penjualan masker, para ketua RT yang sudah transfer ke pihak perusahaan sangat kecewa karena uang sudah masuk ke rekening, Perusahaan pun kan mengembalikan uang yang sudah di transfer.

” Kami dari Perusahaan akan mengembalikan uang yang ditransfer oleh pemohon RT, ” ungkap pihak keamanan perusahaan. Jum’at ( 3/4/2020).

Ketua RT 09/12 Kelurahan Pondok Petir, Sugeng Subagyo merasa kecewa karena dirinya dijanjikan oleh pihak perusahaan untuk datang pada hari ini tetapi pihak perusahaan menolak pengajuan dari RT dengan alasan yang tidak jelas.

” Padahal saya diminta datang hari ini, dan uang yang saya transfer dari kemarin sudah di ACC oleh staf perusahaan ternyata ditolak dan terpampang pengumuman RT RW ditutup, ” ujar Subagyo.

Sebelumnya, LSM Bara Api, Leo Edwar beberapa hari sebelumya pernah menanyakan kepada kepala Gudang bahwa persediaan Masker untuk Kota Depok melalui RT terpenuhi tetapi kenyataannya sebagian RT di Kota Depok tidak dapat terpenuhi semua dalam melakukan pembelian masker.

Iik

Jual Hak Cipta Untuk di Sumbangkan Seluruhnya

0

BERIMBANG.com Rohmat Selamat SH., M.Kn, yang aktif menulis, Pemerhati Sosial juga aktif dalam berorganisasi di Kamar Dagang Industri dan Organisasi Pers di Kabupaten Bogor Jawa Barat, ia akan menyumbangkan hasil penjualan Hak Cipta karyanya.

Rohmat miris dengan keadaan yang terjadi imbas dari dampak wabah coronavirus atau Covid-19, yang telah banyak menyengsarakan mereka yang berharap dari penghasilan harian,

Hak Cipta buku karya perdana Rohmat yang akan dijual berjudul, “Merawat Kebangsaan Melalui Budaya”. Karya tulis yang mengupas tentang nasionalisme dalam perspektif budaya.

“Silahkan (ditawar), saya melelang karya perdana buku ini, dimana hak cetak, hak memperbanyak, hak cipta, hak paten dijual,” kata Rohmat, kamis 2 April 2020.

Hasil dari penjualan Hak Cipta itu, jelas Rohmat, nantinya akan ia sumbangkan seluruhnya untuk mereka yang membutuhkan,

“Dan hasilnya akan dibelikan sembako untuk dibagikan guna meringankan beban masyarakat yang sedang dalam bencana Covid 19,” kata Rohmat.

“Yang jelas, semua hasil penjualan, akan kami pergunakan untuk membeli sembako  untuk dibagikan kepada saudara kita yang kurang beruntung akibat terdampak virus corona ini,” katanya.

Iapun menegaskan agar peduli dan mengingatkan untuk saling menolong, “Pastikan tetangga sebelah sehat,” ujar Rohmat.

Rohmat Selamat SH., M.Kn.

menurut pandangan Rohmat, ”Yang kita hadapi bersama saat ini, adalah persoalan kemanusiaan sebagai dampak dari wabah virus corona atau covid-19,”

”Sudah saatnya, sebagai sesama anak bangsa, kita saling merengkuh, saling menguatkan, saling membantu,” katanya.

“Saya mengetuk pintu hati, untuk bersama-sama bergandeng tangan, membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung,” pungkasnya.

Bagi yang bersedia membeli semua hak cipta buku kemanusiaan ini, bisa menghubungi langsung ke Sekretariat DPC PWRI Kabupaten Bogor, atau ke Nomor WA 085846478774.

(TYr)

Upaya Pemdes Wates Jaya Kabupten Bogor, Cegah Covid-19

0

BERIMBANG.com Penularan Virus Covid-19 Corona yang sangat membahayakan itu meresahkan seluruh Masyarakat Dunia hingga sampai di Indonesia,

Sebab itu, Pemerintah Desa (Pemdes)  Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berupaya mencegah penularan Covid-19 dengan semprot disinfektan.

penyemprotan dilakukan ditempat-tempat sarana umum, sekolahan, serta lingkungan, juga membagikan Masker kepada setiap warga Wates Jaya, hal tersebut bentuk pencegahan penularan coronavirus atau Covid-19,

Hal tersebut dijelaskan Kepala Desa (Kades) Wates Jaya, Rudi Irwan S.IP kepada Berimbang.com, saat melakukan penyemprotan dilokasi. rabu (01/04/2020)

Rudi Selaku Kades terus berupaya untuk melakukan pencegahan penularan Virus Corona, terkhusus kepada warganya.

Dirinya terus menerus memberikan himbauan kepada warganya sesuai intruksi pemerintah sehingga warga dapat menta’ati larangan atau peraturan kebijakan pemerintah pusat.

“Selain terus memberikan himbauan serta melaksanakan penyemprotan Disinfektan, kami juga membagikan Masker kepada warga,” kata dia.

“Karena saat ini warga sangat kesulitan untuk mendapatkan Masker. Semoga dengan upaya – upaya yang kami lakukan,masyarakat Wates Jaya terhindar dari Virus Covid-19 Corona,” pungkasnya.

(Na/Yosef)

Kementan Tegaskan Anjing dan Kucing Tidak Menularkan Covid-19

0

BERIMBANG.com Menyikapi adanya pemberitaan tentang satu ekor kucing di Belgia yang positif Covid-19,

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada bukti yang menunjukkan anjing dan kucing dapat menularkan Covid-19 ke manusia.

Menurut Dirjen PKH, drh. I Ketut Diarmita, sebelumnya pernah dilaporkan juga ada dua ekor anjing di Hongkong yang positif Covid-19 ini.

Hal itu berdasarkan laporan dari otoritas kesehatan hewan Hongkong ke Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE), seperti halnya kucing di Belgia, dinyatakan bahwa dua anjing tersebut tertular oleh pemilik yang positif Covid-19.

“WHO dan OIE menegaskan bahwa penularan Covid-19 terjadi dari manusia ke manusia, dan belum ada bukti yang menunjukkan hewan kesayangan dapat menyebarkan penyakit ini ke hewan lain maupun ke manusia” jelasnya di Jakarta, Kemarin Selasa, (31/03/2020).

Menurut Ketut, anjing (Hongkong) dan kucing (Belgia) positif Covid-19 adalah kasus langka, kemungkinan penularannya dari manusia ke hewan peliharaan masih terus diselidiki.

“Penyebab Covid-19 adalah virus baru, para ilmuan berbagai disiplin ilmu masih terus mempelajari virus ini,” ucap dokter hewan senior itu.

Lebih lanjut, senada dengan pernyataan yang telah ia disampaikan sebelumnya (12/03/2020) lalu,

Ketut berpesan agar pemilik anjing dan kucing tetap memelihara hewan kesayangannya secara bertanggung jawab dan tidak melakukan tindakan yang melanggar kesejahteraan hewan, seperti membuang atau menelantarkan hewan kesayangannya.

“Masyarakat diharapkan terus menjaga kesehatan hewan miliknya, dengan memastikan penyediaan pakan dan minum yang cukup, termasuk memastikan kesehatannya dengan berkonsultasi kepada dokter hewan,” tambahnya.

Ia juga berpesan agar masyarakat tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) selama berinteraksi dengan hewan kesayangan,

misalnya mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun minimal 20 detik sebelum dan sesudah berinteraksi dengan hewan kesayangan, serta memastikan wadah pakan dan minuman hewan, lantai dan perlengkapan bermainnya selalu dalam kondisi bersih.

“Namun, sebagai bentuk kehati-hatian, dihimbau bagi penderita atau suspek Covid-19 untuk membatasi kontak dengan hewan,” pinta Ketut.

Ia juga menyarankan bagi masyarakat yang dalam kondisi sakit, agar meminta anggota keluarga yang lain untuk memberi pakan dan menemani hewan kesayangan bermain.

Namun, apabila terpaksa harus merawat hewan, agar menggunakan masker, serta memastikan tidak memberi makanan sisa, mencium dan memeluk hewan kesayangannya tersebut.

“Sekali lagi pastikan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebelum dan setelah kontak dengan mereka,” himbau Ketut.

Kemudian, ia memastikan bahwa Ditjen PKH akan terus memonitor perkembangan Covid-19 pada hewan melalui OIE dan terus menjalin komunikasi yang erat dengan otoritas kesehatan nasional dalam kerangka One Health.

“Apabila ada informasi terbaru, akan segera kami sampaikan kepada maayarakat,” pungkas Dirjen PKH Ketut.

(PBI/Red)

Sewa Apartemen Harian Dikawasan Sentul City, Camat: Bukan Kewenangan Kita

0

BERIMBANG.com Apartemen dikawasan sentul city, kabupaten Bogor, Jawa Barat, ternyata ikut juga mengentaskan coronavirus atau Covid-19, dengan menutup sewa apartemen harian.

Pantauan berimbang.com Deretan Gedung yang menyerupai rumah toko (Ruko) berbaris panjang berderet pintu-pintu. Ada dua pintu yang memfasilitasi untuk menyewa gedung di sampingnya.

Juga ada salah satu pintu Ruko bertuliskan di sewakan. Saat redaksi meminta informasi apakah benar gedung apartemen disampingnya itu disewakan.

“Tutup pak, sampai nanti habis lebaran,” kata penjaga lobi penerima tamu. terlihat diatas meja lobi tertulis daftar harga sewanya, ia juga menjelaskan bisa boking melalui internet.

bahkan, ia mengarahkan ke tempat selain lokasi yang dia jaga, “coba pak ke sebelah,” sebutnya yang enggan disebutkan namanya.Rabu, 1 april 2020.

Terpisah dihari yang sama, saat dikonfirmasi terkait aturan dan kewenangan, Camat Babakan Madang, Cecep Imam, tidak menjelaskan banyak tentang sewa menyewa Apartemen itu.

Ketika dimintai komentar, ia mengatakan, “tidak ada tanggapan,” katanya, “bukan kewenangan kita (Camat),” ujar Cecep, dihalaman kantor Camat babakan madang, Kabupaten Bogor.

Pengakuan Cecep, selama 4 bulan menjabat sebagai Camat, ia tidak pernah mendapat aduan dari masyarakat tentang penginapan apartemen yang disewakan itu.

“sampai detik ini aduan dari masyarakat mengenai penyewaan tersebut belum ada aduan, mudah mudahan tidak ada,” terang Cecep.

“operasional itu bukan kewenangan kita (Kecamatan) pak,” kata Cecep, “bukan di Kecamatan atau di Desa,” katanya menegaskan.

Malah ia mengatakan, “Itu PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia),” kata Cecep.

Sementara dilokasi sekitar, masyarakat yang enggan disebut namanya menanggapi, “Bagaimana mau tahu bang itu kawasan elit, kawasan yang jauh dari perkampungan,” katanya.

“Jangankan nanya, mau masuk aja warga sudah minder bang,” ujarnya.

(TYr)

Kades Pasir Jaya Bentuk Tim Relawan Lawan Virus Corona

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Saat ini Dunia dihebohkan tersebarnya virus yang mematikan, termasuk Pamekasan tengah dalam kekhawatiran terkait merebaknya virus corona (Covid-19), yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Chinoa.

Diketahui Virus Corona atau yang disebut mirip Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) saat ini sudah menyebar ke berbagai belahan dunia.

Menanggapi virus mematikan tersebut, Kepala Desa Pasir Jaya Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor Suhanda Hendrawan membentuk tim relawan untuk antisipasi melawan penyakit virus corona, dan selalu melakukan himbauan dan giat penyemprotan disetiap lingkungan kalangan masyarakat,  dan dirinya meminta kepada  masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, sehingga  masyarakat tetap waspada dan menjaga pola hidup bersih dan sehat.

“Kami memberikan himbauan sesuai dengan surat edaran dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor,” Katanya Kepada Awak Media, Senin (30/3/2020)

Menurutnya virus corona adalah virus yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia, dan bisa menular antar manusia ke manusia dan dari hewan ke manusia, atau antar hewan.

“Hindari kontak langsung dengan penderita yang dicurigai, mau pun hewan-hewan peliharaan yang sudah tampak tidak sehat lagi,”Tambahnya

Menurutnya, gejala awal seseorang terkena virus corona biasanya mengalami demam, lalu batuk dan berujung mengalami gangguan pernapasan.

“Hingga saat ini masih belum ada vaksin untuk virus corona ini,”Tutupnya

Sehingga pihaknya menghimbau jika ada masyarakat yang mengalami gejala-gejala flu atau demam, sebaiknya segera periksa  kerumah sakit terdekat .

Imbauan lain juga disampaikan pihak Pemerintah Desa Pasir jaya terkait pola hidup bersih dan sehat (PHBS), yakni:

Menjaga kebersihan tangan rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung, dan mata, serta setelah memegang instalasi publik.

Cuci tangan dengan sabun dan bilas dengan air mengalir setidaknya selama 20 detik. Kemudian, keringkan dengan handuk atau kertas sekali pakai. Apabila tidak ada fasilitas cuci tangan, dapat menggunakan sanitizer botol alkohol 60-80 persen.Hindari mengusap mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan.Menutup mulut dan hidung dengan tisu ketika bersin atau batuk.Gunakan masker dan segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan ketika memiliki gejala saluran napas.Istirahat jika sedang sakit.Menjaga kesehatan dengan mengonsumsi buah dan sayur minimal 3 kali sehari dan makan makanan bergizi.

Sementara itu, Suhanda Hendrawan mengatakan bahwa baiknya masyarakat menghindari kontak dekat dengan orang yang sakit infeksi saluran napas.

“Sering mencuci tangan, khususnya setelah kontak dengan pasien dan lingkungannya,” katanya lagi.

Namun, Suhanda Hendrawan,  bila ingin melakukan penyemprotan di rumah dengan menggunakan cairan disinfektan masyarakat dapat membuatnya sendiri, dengan mudah dan murah,

Berikut langkah atau cara membuat cairan disinfektan sendiri di rumah

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat cairan disinfektan:

Air.Cairan yang mengandung chloride (bisa pemutih pakaian atau karbol).Gelas ukur.Botol penyemprot.

Cara membuat cairan disinfektan:

air 1 Liter dan cairan yang mengandung chloride cukup 2 sedok makan.Setelah itu masukkan campuran tersebut ke dalam botol penyemprot dan cairan disinfektan siap untuk digunakan.

(Na)

Dampak Berdiam Diri Dirumah, PWRI Bogor Raya Ajak Peduli Dengan Donasi

0

BERIMBANG.com Organisasi Pers Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Cabang Bogor Raya, yang selalu memantau media sosial, membaca dan mendengar Keluhan masyarakat pada umumnya.

Keluhan masyarakat itu antara lain; habisnya kebutuhan pokok sehari-hari yang diakibatkan berdiam diri dirumah setelah dua pekan terjadi yang dianjurkan pemerintah,

Hal itu diungkap Rohmat Selamat SH, M.Kn. Selaku insan Pers Pengurus Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Bogor, bersama anggota lainnya memantau aktifitas media sosial.

“Kami tergugah untuk memberi solusi mengatasi sebagian keluhan masyarakat yang telah mengikuti anjuran pemerintah berdiam dirumah,” kata Rohmat yang mengetuai DPC PWRI Bogor Raya.

“Memberikan sebagian rejeki kita untuk mereka yang berpenghasilan harian agar tetap dirumah sesuai anjuran pemerintah,” kata Rohmat Selamat, saat berbincang mengemukakan ide dan pendapatnya kepada berimbang.com (30/03/2020)

“Kalau bukan kita siapa lagi yang peduli, mari kita ringankan sebagian beban pemerintah juga sebagian beban masyarakat dalam mengatasi cegah wabah korona yang semakin meluas,” ujar Rohmat yang juga pemerhati sosial.

Menurut Rohmat, apa yang dilakukannya menjadi motivasi tersendiri bagi mereka yang mempunyai kelebihan rejeki untuk saling tolong menolong, peduli sesama umat.

“Siapapun dia, apapun agamanya, kita sama manusia wajib memperhatikan kehidupan sesama umat. Terhadap hewanpun kita peduli apalagi manusia,” ucap dia.

Rasa Empati masyarakat yang sering ia dengar atau baca di media sosial atau lainnya, harus digerakan tidak lagi sebatas ungkapan, tidak lagi sekedar dalam ucapan saja, “mari kita ajak dalam tindakan nyata”.

“Hanya mengatakan ‘kasihan’, semua orang bisa mengucapkan itu, nah sekarang mereka yang dikatakan kasihan butuh uang untuk membelanjakan bahan pokok, contohnya perut kan gak bisa diundur makannya,” katanya mencontohkan.

Lalu, lanjut Rohmat, mereka juga butuh penerangan listrik, wanita hamil yang membutuhkan nutrisi, susu anaknya dan banyak lagi kebutuhan lainnya, “akan panjang kalau saya jelaskan”.

“Walau tidak banyak yang akan diberikan, minimal kepedulian kita sesama umat manusia sesuai perintah kewajiban ajaran agama masing-masing itu kita lakukan, berbuat kebaikan,” katanya.

Rohmat menutup dengan mengutip sabda Rosul SAW, “Bersegeralah sedekah sebab, bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah,” mengingatkan untuk saling berbagi.

Donasi Peduli Sesama

Dalam rangka meringankan beban masyarakat, DPC PWRI Bogor Raya menggalang dana dengan tema, “Tolong Menolong & Berbagi untuk Kebaikan Negeri,” yang akan dibagikan kerumah-rumah warga.

POSKO Gratis sembako, Sekretariat Jalan Sayaga. Komplek Departemen Dalam Negeri Blok F2, No. 1, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menerima sumbangan dari Perusahaan atau perorangan yang akan memberikan bantuan dana yang bersifat sukarela.

Mohon dikirim ke Nomor Rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) 115 101 016 543 509 atas nama Saryani.

Untuk konfirmasi setelah transfer bisa hubungi nomor dibawah ini:
: 0858-4647-8774 Rohmat
: 085883396922  Yusuf
: 08211109216  Elis
: 083876826862  Enristo
: 081282774288  Yani.

(TYr)

Ketua DPC.IPJI Kabupaten Bogor Memberikan Penjelasan Arti Stay At Home

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Ketua  DPC.IPJI kabupaten Bogor ” ” Harun ST memberikan penjelasan tentang Stay at home ( Agar masyarakat tetap di rumah ) di sampaikannya terhadap awak media di kantor sekretariat DPC.IPJI Pakansari kabupaten Bogor pada hari Jumat 27/03/2020.

Bupati Kabuten Bogor ” Ade Yasin meliburkan siswa siswi dari Paud ,SD,SMP,SMA sederajat tanpa di sertai dengan penjelasan kepada anak didik sehingga banyak pertanyaan datang dari siswa siswi kenapa kami di liburkan ?
Siswa siswi tau mereka diliburkan dan belajar di rumah karena virus Corona saja ucapnya.

Harun menambahkan
Anak2 senang libur sekolah 14 hari, sayangnya banyak orang tidak memahami ,
Mengapa 14 hari dan untuk apa  ? maklum himbauan itu tanpa disertai penjelasan yg memadai,
14 hari itu sangat penting dan harus disertai tindakan kepatuhan 14 hari itu mampu menghentikan laju penularan Covid-19 ,

14 hari itu mampu menyelamatkan ribuan orang ,
Mengapa  ?
Penjelasannya demikian,
Ketika seseorang kontak dgn apapun yg bisa menginfeksinya dgn Covid-19 atau lebih di kenal dengan Virus Corona maka harus ditunggu 14 hari minimal, jika tidak terjadi apa2, maka orang itu aman.

Libur 14 hari untuk memotong rantai penularan, ini baru akan berhasil jika semua orang tetap tinggal di rumah masing2 selama 14 hari itu , kenapa?
Contoh, seorang anak mulai libur tgl 16 Maret selama 14 hari, dia akan masuk sekolah lagi pd hari ke-15. Ternyata anak ini dan keluarganya menggunakan waktu libur itu untuk jalan2, mengunjungi kumpulan orang, atau ketempat saudara, ke mall dll, seandainya dia jalan jalan di hari ke 10 dan terlular Covid-19 di tempat yg ia kunjungi, mungkin pada hari ke 14/15 belum ada tanda tanda dia sakit, tetapi dia sudah membawa Covid-19 di tubuhnya dan berpotensi menularkan, andai dia masuk sekolah pada hari ke 15 dst , maka 14 hari libur sekolahnya itu tidak ada gunanya , penularan terjadi juga di sekolah, efek domino akan berlangsung, rantai penularan tidak terputus.

Untuk itu, semua orang harus bekerjasama, semua warga Indonesia harus membantu, warga harus kompak, yaitu patuh untuk tidak kemana-mana dalam 14 hari itu kecuali untuk hal yang sangat perlu.ucapnya.

Harun juga menambahkan  waktu 14 hari itu  berguna untuk saling pantau, jika ada orang yg menunjukkan gejala gejala menderita serangan Covid-19, bisa segera ditangani dan penularan stop hanya pada dia, karena dia tidak kontak dgn orang lain dalam 14 hari itu.
Jadi, mari kita mengisolasi diri, untuk diri sendiri dan orang lain,  mungkin pula dalam skala besar untuk umat manusia tuturnya.

Ketua DPC IPJI kabupaten Bogor  berharap agar kita dapat menjelaskan kpd orang2 lain, supaya semua patuh dan pemerintah terbantu untuk stop penularan Covid-19  jika tidak, maka 14 hari libur itu percuma , 14 tahun pun tak bisa stop penularan maka akan semakin bertambah korban tiap harinya.

Harapan saya Wabah virus Corona yang ada  saat ini semoga cepat pergi dari Negara Indonesia terutama dari Bogor ini supaya kita dapat bekerja ,tenang,nyaman ,seperti biasanya kita bekerja sesuai dengan  aktivitas kita masing-masing.(red)

Laskar Dewa Ajak Masyarakat Lawan Wabah Covid-19

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Jumlah pasien positif virus corona Covid-19 di Indonesia dikawatirkan akan terus meningkat apabila Elemen serta kalangan masyarakat disetiap wilayah tidak ikut melakukan langkah – langkah pencegahan bersama-sama.

Untuk mengantisipasi sekaligus melawan penyebaran Virus Corona Covid-19, Ormas Laskar Demokrasi Warga (Laskar Dewa) turun ke tengah – tengah masyarakat berupaya dengan berbagai cara untuk melawan penyebaran Virus Corona Covid-19 yang sangat meresahkan seluruh masyarakat Indonesia

“Ada banyak cara untuk ikut terlibat dalam melawan Virus Corona Vovid-19. Diantaranya, seperti berjaga jarak, hindari kerumunan warga, tidak mengadakan perkumpulan, tidak bepergian ketika tidak benar-benar penting, selalu gunakan masker, sering cuci tangan, dan jaga kebersih dimasing-masing lingkungan, serta menuruti himbauan-himbauan dari pemerintah dan Aparat Negara,” Ujar Ketua Umum Laskar Dewa, Gus Fauzi Ali Hanafi, Minggu (29/3/20)

Lanjut Gus Fauzi mengatakan, Dirinya sebagai Ketua Umum Laskar Dewa mengintruksikan kepada semua  jajaran pengurus serta anggotanya untuk menyebarluaskan himbauan dari pemerintah mengenai pencegahan penyebaran Virus Corona

“Kami mengintruksikan kepada seluruh anggota untuk menyebar luaskan atau menginpormasikan tentang himbauan dan peraturan pencegahan penyebaran Virus Covid-19 Corona yang ditetapkan pemerintah pusat, disamping mengimpormasikan hal tersebut sekaligus melaksanakan penyemprotan Disinfektan ditempat-tempat sarana umum, tempat pelayanan publik, serta dilingkungan masyarakat, kegiatan tersebut sering kita laksanakan juga bersama pihak pemerintah dan TNI-Polri,” Pungkasnya.

(Na)

Belasungkawa Korban Covid-19, Ketua DPC PWRI Bogor Raya: Jangan Panik

0

BERIMBANG.com Ucapan belasungkawa ditujukan kepada korban meninggal akibat terjangkit Virus Corona atau Covid-19, dimanapun ia berada, khususnya bagi mereka yang sedang dalam tugas,

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pengurus Cabang Persatuan Wartawan Indonesia (DPC PWRI) Bogor Raya, Rohmat Selamat SH., M.Kn melalui keterangan tertulis kepada berimbang.com di Bogor, Sabtu (28/03/2020).

“Saya mendapat berita ada wartawan atau Jurnalis korban Covid-19 yang terjadi diwilayah Kabupaten Tangerang, semoga khusnul khotimah,” katanya.

“Sebelumnya ada juga Pejabat di Kota Bogor seorang Dokter yang telah meninggal akibat corona, saya turut berduka kepada mereka semua yang telah menjadi korban virus mematikan ini,” ujar Rohmat.

Rohmat selaku Ketua DPC PWRI mewakilkan para anggota mengucapkan turut berduka cita, dan untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberi kesabaran.

“Selamat jalan Para pejuang, doa kami semoga amal ibadahnya diterima disisi Alloh, sang maha pencipta,” kata Rohmat, “Sahid ya.. ia meninggal sedang bertugas dan dalam keadaan Pandemi,”

Rohmat menghimbau kepada rekan pejuang dalam memerangi Covid-19, siapapun dia, agar terus saling mengingatkan untuk menerapkan protokoler pemerintah dalam mencegah tertularnya Covid-19.

“Ini pelajaran untuk kita manusia agar memperhatikan betuk arahan pemerintah yang telah memberi protokol pencegahan virus itu,” kata Rohmat.

“Dokter & perawatnya, para wartawan atau jurnalis pencari informasi valid dan mereka yang sedang berjuang dalam memerangi Covid-19, agar selalu waspada dan semangat,” kata Rohmat

Selain itu, Rohmat mengajak masyarakat untuk saling memberi dukungan dengan memotivasi para pejuang yang berjibaku menyelamatkan yang tertular,

“Jangan panik dan jangan larut dalam ketakutan, Inshaa Alloh pemerintah bisa mengatasinya dan kita sebagai masyarakat bisa melewati badai cobaan ini,” kata Rohmat, “Ikuti perintah pemerintah agar kita tidak tertular,”

“Alloh akan memberi pertolongan, Mari kita untuk saling tolong menolong dan berbagi guna meringankan beban kesulitan dalam situasi bencana Covid,” ajak Rohmat.

ia menambahkan, untuk rekan-rekan yang masih berjuang di lapangan, tetap siap siaga. Pastikan masker dan perlengkapan lainnya tersedia.

(TYr)