Beranda blog Halaman 201

Bansos Pemkab Bogor Bagi Kepala Keluarga, Pelaku UMKM Dan Korban PHK

0

BERIMBANG.com Pemerintah pusat bersama-sama dengan pemerintah daerah berupaya keras meredam dampak sosial ekonomi, terutama bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berikan bantuan sosial (Bansos) untuk Kepala Keluarga (KK), Pelaku UMKM Dan Korban PHK.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin, pada acara Konsinyasi Pelaksanaan Penyaluran Bansos, di Kantor Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Kamis (04/03/2021).

“Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan Bansos berupa beras kepada 200 ribu KK dengan jumlah 30 kg per KK selama tiga bulan, sehingga total beras yang dibagikan sebanyak 18.000 ton,”

“Kami juga memberikan bantuan sosial tunai kepada 2.164 pelaku UMKM dan 7.172 orang korban PHK”, terang Burhanudin.

Burhanudin melanjutkan, masalah penyaluran Bansos memang harus diselesaikan segera, sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk paling banyak di Indonesia, akan timbul banyak konflik jika penyaluran Bansos terhambat dan tidak tepat sasaran.

Penyelesaian masalah tersebut dapat tercapai jika ada mekanisme koordinasi dan sinkronisasi yang baik dari seluruh pemangku kepentingan.

“Maka kami memandang perlu adanya kegiatan Focus Group Discussion (FGD), untuk membangun kesepahaman dan gerak langkah yang seiring dari semua pihak. Terutama yang terlibat dalam program bantuan sosial baik bantuan sosial pangan maupun bantuan sosial tunai,” katanya.

Selain itu, pemerintah pusat telah meluncurkan beberapa Program Jaring Pengaman Sosial diantaranya adalah program sembako dan program bantuan sosial tunai.

Adapun bantuan sosial yang teralokasikan di Kabupaten Bogor per-Februari 2021 yakni bantuan sosial tunai sebanyak 218.128 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH) 140.454 KPM dan Program Sembako 199.259 KPM.

Program Jaring Pengaman Sosial diadakan untuk menyokong kehidupan kelompok yang rentan.

Bantuan sosial digulirkan agar seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat yang mengalami guncangan dan kerentanan sosial ekonomi dapat tetap hidup secara wajar.

(Tim Publikasi/Diskominfo Kab. Bogor)

Menambah Ritel, Upaya Memberdayakan 73ribu UMKM di Kabupaten Bogor

0

BERIMBANG.com Menanggapi seruan Presiden RI Joko Widodo untuk lebih mencintai produk Indonesia daripada produk luar negeri, Bupati Bogor, Ade Yasin memberikan perhatian dan dukungan khusus kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) lokal.

Berbagai upaya dilakukan demi mengembangkan produk UMKM Kabupaten Bogor, “Kami terus mendukung para pelaku UMKM diantaranya menambah ritel-ritel yang ada di Kabupaten Bogor,”

“Seperti mini market modern, harus menjual produk UMKM Kabupaten Bogor, termasuk mengampanyekan untuk menggunakan produk lokal seperti sepatu dan lain sebagainya,” terang Ade. Kamis 4 Maret 2021.

Pemkab Bogor, lanjut Ade, bekerjasama dengan Alfamart dan Indomart agar produk-produk UMKM Kabupaten Bogor bisa dijual di gerainya. “Kami harap minimarket modern lainnya mengikuti jejak Alfamart dan Indomart dalam upaya mengembangkan UMKM di Bumi Tegar Beriman,”

“Alhamdulillah UMKM Kabupaten Bogor difasilitasi juga untuk berdagang di booth Aeon Mall. Tentunya saya berharap kerjasama pemberdayaan UMKM ini nantinya bisa diperpanjang mengingat jumlah UMKM di Kabupaten Bogor sangat banyak, yaitu tercatat 73 ribu UMKM.

Pemerintah Kabupaten Bogor terus memberikan pelatihan untuk pelaku UMKM, serta memberikan kemudahan dalam memperoleh perizinan bagi pelaku UMKM yang telah memenuhi persyaratan, difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor.

“Hal ini selaras dengan program Pancakarsa yakni Karsa Bogor Maju. Implementasinya dengan menggerakkan Koperasi dan UMKM,” tandasnya.

(Tim Publik/Diskominfo Kab. Bogor)

Wabup Bogor Teken Komitmen Penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik

0

BERIMBANG.com Komitmen Penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Bogor, ditanda tangani Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan .

Penandatanganan dilakukan di hadapan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo, di Jakarta, kemarin Selasa (02/03/2021).

Iwan Setiawan menerangkan, pembangunan MPP merupakan salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

Pengelolaan MPP dilakukan secara terpadu dan terintegrasi untuk menyediakan layanan yang cepat, mudah, terjangkau, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Dengan berdirinya MPP di Kabupaten Bogor, masyarakat tidak perlu repot mengurus banyak hal. Hal administrasi hingga perizinan berusaha, bisa dilakukan dalam satu tempat,” terang Iwan.

38 kepala daerah se-Indonesia menyaksikan penandatanganan komitmen pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) itu.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo menjelaskan, melalui MPP yang telah dipersiapkan, setidaknya harus mampu mendukung kegiatan pemerintah dari fungsi ekonomi.

Terutama mempermudah dan mempercepat setiap izin, khususnya izin-izin usaha untuk menggerakkan ekonomi nasional.

“Pembentukan MPP di daerah memerlukan komitmen yang kuat, dimulai dari gubernur, bupati, maupun wali kota,”

“Komitmen para pimpinan daerah menjadi kunci keberhasilan dalam menghadirkan MPP yang manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” jelas Tjahjo Kumolo.

Sementara itu, di Kabupaten Bogor, demi memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menandatangani kesepakan bersama dengan PT. Aeon Mall Indonesia tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Aeon Mall Sentul City.

Penandatanganan itu dilakukan langsung oleh Bupati Bogor Ade Yasin dan Presiden Direktur PT. Aeon Mall Indonesia Daisuke Isobe di Ruang Serbaguna 1 Setda Kabupaten, Jumat (16/10/2020) lalu.

Mall pelayanan publik milik Pemkab Bogor di Aeon Mall sudah mulai beroperasi. Semua pelayanan perizinan dan non perizinan tersedia satu pintu disini.

Adanya mall pelayanan publik akan memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada masyarakat.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan kehadiran Mall Pelayanan Publik di Aeon Mall Sentul City memberikan percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bogor menjadi daerah yang kondusif bagi pertumbuhan investasi.

“Ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam melaksanakan reformasi birokrasi sekaligus bentuk kolaborasi pemerintah, swasta dan masyarakat. Semua pelayanan perizinan dan non perizinan akan tersedia disini,” terang Ade.

Ade Yasin menambahkan, mulai dari pelayanan kependudukan dan catatan sipil, seperti e-KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, pelayanan Paspor, Samsat, PDAM, Bappenda, BPN, BJB, Polres dan DPMPTSP.

“Saya minta komitmen semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tandasnya.

(Tum Publik/Diskominfo Kab. Bogor)

Pemkab, Pemprov & Pusat Berkolaborasi Bangun Jalan Tol Khusus Hasil Tambang

0

BERIMBANG.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi Jabar lakukan kolaborasi dan sinkronisasi rencana pembangunan jalan tol khusus kendaraan hasil tambang,

Jalan tol itu yakni Bogor-Serpong via Parung dan Sentul Selatan serta Karawang Barat sepanjang enam Kilometer (JOR 3). Pembahasan melalui rapat jalan tambang, di Ruang Rapat Wakil Bupati Bogor, Selasa (2/3/2021).

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan, rencana pembangunan jalan tol khusus tambang sebagai upaya mengatasi permasalahan adanya kecelakaan dan kerusakan di jalan publik, yang diakibatkan kendaraan tambang.

“Pembangunan tol itu sangat krusial, dengan adanya jalan tol khusus tambang, kendaraan tambang tidak akan lagi bersinggungan dengan pemukiman. Tidak bersatu lagi dengan jalan publik yang menyebabkan kecelakaan atau jalan rusak,” ujar Ajat.

Menurut Ajat, ada sekitar 8.000 truk tambang perhari yang melewati jalan publik untuk menyuplai hasil tambang ke Jakarta, Tangerang dan Pulau Jawa,

Karena kualitas hasil tambang dari Cigudeg, Rumpin dan Parung Panjang itu kualitas nomor satu, sehingga 80 persen suplai pembangunan jalan tersebut disuplai dari hasil tambang Kabupaten Bogor.

“Hasil kesepakatan BPJT, BPTJ, Dinas Bina Marga, Dishub Prov Jabar dan Pemkab Bogor, pembangunan jalan tol khusus tambang akan dibangun pada Maret 2022 mendatang, yang akan dipadupadankan dengan perencanaan dan pelaksanaannya, serta tugas masing-masing,” jelasnya.

Lanjut Ajat, selain pembangunan  jalan tol khusus tambang, Pemprov Jabar juga berencana akan membangun jalan khusus tambang sepanjang 10 Kilometer, yang akan terhubung dengan jalan tol khusus tambang tersebut.

“DED dan FS nya sedang dikaji oleh Tim Percepatan Pembangunan Jalan Tambang Provinsi Jabar, agar ada kesesuaian antara pembangunan jalan tol tambang dengan jalan khusus tambang nantinya sehingga tidak keluar dari skenario yang ada,” imbuh Ajat.

(Tim Publik/Diskominfo Kab. Bogor)

Berhasil Menurunkan Angka Penyebaran Covid-19, Bupati Bogor Beri Penghargaan

0

BERIMBANG.com Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro, periode 9-22 Februari 2021, Kabupaten Bogor berhasil menurunkan angka penyebaran Covid-19.

Upaya penanganan Covid-19, Bupati Bogor Ade Yasin menganggap telah maksimal menjalankannya, dan memberi apresiasi serta penghargaan bagi Kepala Desa Lurah, Babinsa, Bhabinkantibmas, RT dan RW.

Itu disampaikan melalui Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan PPKM Mikro secara virtual di Posko Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, kemarin Senin, (1/3/2021).

Ade Yasin menjelaskan, ada 200 penerima penghargaan yang terdiri dari Kepala Desa, Lurah, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Bhabinkamtibmas), RT dan RW kategori teladan.

“Melihat kerja keras dan upaya mereka dalam mengendalikan Covid-19 di Kabupaten Bogor, mereka patut mendapatkan penghargaan” ujar Ade.

Berdasarkan hasil evaluasi pemberlakukan PPKM Berbasis Mikro di Kabupaten Bogor memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka kasus konfirmasi positif baru maupun penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Pada periode 18 ini, pertambahan kasus konfirmasi positif mulai menurun yaitu sebanyak 1.214 kasus dengan rata-rata pertambahan kasus perhari sebanyak 87 kasus/hari.

Pada periode 18 penerapan PSBB ini, pertambahan kasus konfirmasi meninggal hanya 0.14 kasus per hari.

Sedangkan jumlah kasus konfirmasi sembuh bertambah sebanyak 1.226 kasus atau sebanyak 87,57 kasus per hari.

“Angka Kematian kasus konfirmasi relatif rendah pertambahannya dan sebaliknya jumlah pertumbuhan kasus konfirmasi sembuh terus meningkat,”

“Jika dibandingkan periode sebelumnya, rata-rata pertumbuhan kasus konfirmasi meninggal menurun dari angka 0,5 kasus perhari begitu juga dengan pertumbuhan kasus konfirmasi sembuh yang meningkat dari angka 74,93 kasus per hari,” ungkapnya.

Menurut Ade, ada penurunan kasus Covid-19 yang signifikan di sejumlah kecamatan kecuali di daerah penyangga seperti Bojonggede, Cileungsi, Gunung Putri dan Cibinong masih tinggi karena berbatasan dengan DKI Jakarta.

Itu tampak juga dari jumlah okupansi rumah sakit dan rumah isolasi kasus Orang Tanpa Gelaja (OTG) yang terus melandai dan memadai.

“Biasanya okupansi RS full kini justru melandai, begitu juga dengan rumah isolasi dari kapasitas 80 paling terisi 18 orang. Di Rumah Isolasi Cibogo juga cuma sedikit, termasuk ruang ICU bagi penderita Covid-19,” imbuhnya.

(Tim Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Insentif Tambahan Bagi RT/RW & Linmas, Bupati Bogor: Ini Bentuk Apresiasi

0

BERIMBANG.com Insentif tambahan kepada para RT/RW dan Linmas di Kabupaten Bogor, akan diberikan Bupati Bogor, Ade Yasin, bila berhasil mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Hal itu disampaikan Ade Yasin, secara virtual di Posko Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Senin (1/3/2021).

Dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan PPKM Mikro dan Pemberian Penghargaan Pelaksanaan PPKM Mikro Periode tanggal 9-22 Februari 2021.

Penghargaan dan pemberian insentif tambahan bagi 18.952 RT/RW di Kabupaten Bogor, Ade menjelaskan, diberikan sebagai bentuk apresiasi karena RT/RW tidak hanya berada di garda terdepan dalam penanganan Covid 19.

Tapi RT/RW yang paling mengetahui kebutuhan masyarakatnya. Selain itu RT/RW merupakan jembatan aspirasi serta ujung tombak pembangunan di Kabupaten Bogor.

“Ini bentuk apresiasi kami kepada para RT/RW, serta janji yang telah saya sampaikan pada tahun 2018 lalu, bahwa insentif mereka akan kami naikkan sebesar (Rp) 500ribu perbulan. Untuk linmas insentif tambahan dari 200ribu jadi 300ribu perbulan,” jelas Ade.

Menurut Ade, nominal insentif tentunya tak seberapa dibandingkan dengan pengabdian dan tugas mulia melayani masyarakat. Khususnya RT/RW dan Linmas, jika terjadi masalah di lingkungan merekalah yang paling depan mengatasinya.

Berbagai tunjangan dan insentif yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, selain untuk mendukung kinerja juga diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat.

“Semoga apa yang diberikan ini dapat disyukuri dan memotivasi untuk lebih giat dalam mengabdikan diri demi kebaikan dan kemajuan lingkungannya masing-masing. Pemberian insentif ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian mereka,” kata Ade.

Selain para RT/RW dan Linmas, Pemkab Bogor juga akan memberikan insentif bagi amil dan guru PAUD sebesar 200 ribu perbulan dan insentif guru madrasah sebesar 250 ribu perbulan.

Ditambah dengan program stimulus Satu Milyar Satu Desa (SAMISADE) yang juga merupakan upaya pemulihan ekonomi melalui pendekatan pembangunan infrastruktur perdesaan dengan pola padat karya.

“Semoga berbagai program intervensi tersebut dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor,” imbuhnya.

(Tim Publik/Diskominfo Kab. Bogor)

Peringati HUT Damkar, Bupati Bogor: Harus Semakin Bergerak Cepat & Taktis

0

BERIMBANG.com Garda terdepan dalam penyelematan bencana, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, harus semakin bergerak cepat dan taktis.

Hal tersebut dikatakan Bupati Bogor, Ade Yasin saat Upacara HUT Damkar dan Penyelamatan Ke-102, di Gedung Dinas Damkar, Cibinong, Senin (1/3/2021), dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual.

“Hari ini kita peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar yang ke-102. Upacara dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dipimpin Menteri Dalam Negeri,”

“Semoga kedepan Dinas Damkar Kabupaten Bogor semakin bergerak cepat dan taktis, sehingga dapat melakukan penyelamatan dengan maksimal,” kata Ade Yasin.

Untuk mendukung tugas Damkar dan penyelamatan, kata Ade, ada tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di seluruh wilayah Kabupaten Bogor yang sudah beroperasi, dan tiga UPT lainnya sedang persiapan.

“Kami punya 300 tenaga penyelamat dan 310 relawan kebakaran, mereka adalah tenaga-tenaga terlatih yang siap melakukan penyelamatan di segala medan,”

“Tentunya mereka terus meningkatkan kemampuannya seiring dengan perkembangan zaman.  Sementara untuk mobil pemadam kebakaran saat ini kita punya 39 unit,” terangnya.

Lanjut Ade Yasin menjelaskan, kondisi ini jika dibandingkan dengan jumlah penduduk dan luas wilayah memang belum ideal, “Tapi kami terus melakukan optimalisasi pelayanan agar mereka dapat melaksanakan tugas penyelamatan dengan baik,”

“Selama ini Damkar sudah berkolaborasi sangat baik dengan BPBD dan dinas-dinas terkait, sehingga setiap ada bencana mereka sudah turun langsung tanpa harus menunggu perintah untuk menyelesaikan persoalan-persoalan kebencanaan,”

“Contohnya kemarin, saat banjir bandang di wilayah Puncak, dalam waktu dua minggu kita bisa selesaikan karena ada sinergi dan kolaborasi yang baik,” pungkas Ade Yasin.

(Tim Publik Diskominfo Kab. Bogor)

PWI Turut Jaga Rasa Nyaman, Vaksinasi Massal Covid-19 Bagaikan Reuni Akbar Insan Pers

0

BERIMBANG.com Jakarta – Meskipun petugas event organizer (EO) sopan dan ramah terhadap para calon penerima vaksin Covid-19 yang hadir di Hal A Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta,

Pendampingan tetap perlu dilakukan oleh petugas yang dikenal oleh peserta vaksinasi massal corona virus disease (covid-19) khusus untuk awak media.

Vaksinasi masal insan pers berlangsung tiga hari mulai tanggal 25 hingga hari terakhir 27 Februari 2021.

Jumlah peserta 5.512 orang, sebanyak 1.989 orang di antaranya mendaftar melalui Persatuan Wartawan Indonesia  (PWI) Pusat, dan panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2021.

Lainnya mendaftar melalui 9 konstituen Dewan Pers dan Forum Pemred yang dikoordinasikan oleh Dewan Pers.

Pelaksanaannya bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI dan Kementarian Komunikasi dan Informatika RI, serta bantuan instansi kesehatan lainnya, seperti sejumlah rumah sakit, puskesmas, TNI dan Polri.

Semua dapat dilayani, kecuali mereka yang tidak hadir dan punya penyakit yang tidak memungkinkan menerima vaksin.

“Proses pelaksanaanya sangat tertib dan lancar,” kata tokoh pers Wina Armada yang turut hadir menerima vaksin.

Kedatangan peserta mulai pintu masuk, pendaftaran, screening, dan penyuntikan vaksin, hingga ruang observasi diatur tertib oleh EO. Semua sudah diarahkan petugas.

Untuk lebih memastikan kelancaran PWI Pusat bersama PWI Peduli menurunkan tim untuk mendampingi peserta yang mendaftar melalui PWI.

“Pendampingan perlu dilakukan, mana kala ada masalah dengan pendaftaran. Kami menjaga di pintu masuk, seperti penerima tamu”

“Tugas kami bukan hanya mengarahkan, tetapi juga menyambut sehingga membuat pikiran peserta merasa nyaman dan aman,” kata Ketua PWI Peduli Pusat yang juga Ketua panitia Bakti Sosial HPN 2021 Mohammad Nasir yang turut menemui peserta yang baru tiba

PWI Peduli adalah sayap sosial PWI yang telah menyebar luas hampir terbentuk di seluruh provinsi di Tanah Air.

PWI Peduli hadir di GBK Senayan mendapat tugas dari Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari untuk membantu kelancaran vaksinasi massal bersama organisasi pers lainnya, mulai proses pendaftaran hingga pelaksanaan vaksinasi.

Menurut pemantauan, sebagian peserta memang harus diyakinkan bahwa semua dapat dijalani dengan mudah dan semua akan kebagian vaksin. Bahkan sebagian perlu dikawal dan dipersilakan duduk layaknya tamu VIP.

Tanpa panduan khusus, banyak peserta yang sempat “blank” pikiran mereka begitu masuk tenda besar, tidak tahu arah harus kemana, meskipun sudah dipandu oleh para petugas EO yang santun dan ramah.

Namun, begitu ada rekannya yang dikenal bertugas di sana, dan melambaikan tangan dari jarak jauh, langsung peserta bereaksi dengan senyum mekar, penuh keyakinan tidak akan ada kesulitan di dalam antrean besar yang tertib itu.

Di sinilah diperlukan pendampingan peserta supaya pikirannya tidak kacau memikirkan harus kemana. Kekacauan pikiran bisa menjadi penyumbang tekanan darah naik ketika diperiksa kesehatannya menjelang divaksin.

Pendampingan seperti itu juga dilakukan perwakilan organisasi pers konstituen Dewan Pers lainnya juga tampak sibuk menjemput para anggotanya yang baru masuk.

Terlihat di seputar pendaftaran tim Dewan Pers yang dikomandani oleh Dr Agus Sudibyo, anggota Dewan Pers, kemudian terlihat Delianur perwakilan dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Elly Pujianti Sekretaris PWI Peduli Pusat yang duduk di sudut Help Desk dengan laptopnya yang selalu terbuka untuk memantau pergerakan para pendaftar yang melalui PWI.

Nadia, Steffi, dan rekan-rekannya dari Dewan Pers juga laptopnya selalu terbuka untuk memantau perubahan daftar peserta secara online dengan jaringan komputer yang digunakan untuk seluruh pelayanan di GBK tempat vaksinasi insan pers.

Mereka turut memberi solusi pendaftar, yang secara tidak langsung meredakan ketegangan pikiran peserta.

Apalagi pada hari kedua kelancaran pelaksanaan vaksinasi Covid-19 digoyang oleh kabar bohong yang beredar di media sosial, bahwa ada puluhan wartawan terkapar setelah disuntik vaksin Covid-19 dan dilarikan ke rumah sakit. Kabar hoax ini membuat kaget banyak orang.

Ketua Umum PWI Pusat yang juga penanggung jawab HPN 21, Atal S Depari langsung menilpun Ketua PWI Peduli M. Nasir yang berada di dalam GBK.

“Bagaimana kabar itu katanya ada puluhan wartawan terkapar setelah divaksin. Kalau itu hoax, segera dibantah,” kata Atal.

Atal khawatir kabar bohong itu mempengaruhi niat ribuan wartawan yang sedang dan akan menerima suntikan vaksin.

Tidak lama dr Nadia Wiweko, Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI langsung menyampaikan penjelasan melalui video singkatnya yang kemudian menyebar luas kemana-mana.

Menurut Nadia hanya ada lima wartawan yang mengalami efek samping setelah menerima vaksin Covid-19. Kabar mengenai puluhan wartawan terkapar setelah divaksin itu hoax.

Setelah diobservasi kelima awak media tersebut diketahui tidak sarapan dan makan siang sebelum menerima vaksin. Dan, diketahui pula mereka kurang tidur pada malam hari sebelum divaksin. “Mereka sudah pulang semua,” kata Nadia.

Ini sekaligus menjadi peringatan bagi siapa saja yang akan disuntik vaksin Covid-19 harus sarapan terlebih dulu dan jangan begadang, “Ini penting, harus diperhatikan,” kata dr Nadia.

Meskipun digoyang hoax, minat para peserta untuk ikut vaksinasi tidak menyurut. Bahkan bertambah hingga menjelang tutup pelayanan pukul 16.00 hari Sabtu, 27 Februari.

Target dapat dibilang tercapai meskipun ada yang tidak hadir, sebagian tidak dapat disuntik vaksin karena peserta punya riwayat penyakit yang tidak memungkinkan disuntik vaksin.

Dari total jumlah peserta terdaftar 5.512 orang yang diberi vaksin 5.227 orang.

Pada 25 Februari (registrasi 1.566, divaksinasi 1.506), 26 Februari (registrasi 1.870, divaksinasi 1.824), dan hari terakhir 27 Februari (registrasi 1.921, divaksinasi 1.897). Dari total yang registrasi 5.357 orang, sebanyak 5.227 orang disuntik vaksin.

Para peserta imunisasi ini adalah para awak media yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, yakni Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Depok.

Vaksinasi massal ini bagaikan reuni akbar insan pers. Mereka saling menyapa, berbagi kenangan masa lalu.
Mereka berharap untuk vaksinasi lanjutan tahap dua, mereka bisa bertemu lagi. Jadwalnya akan diumumkan oleh Dewan Pers belakangan. (***)

Forum Renja Sekretariat DPRD Depok Fokus Optimalisasi Peningkatan Peran Dan Fungsi DPRD

0

BERIMBANG.com, Depok – Forum Renja Sekretariat DPRD kota Depok Fokus Optimalisasi Sekretariat DPRD Terhadap Peningkatan Peran dan Fungsi DPRD dalam Pembangunan Kota Depok.

Dalam forum renja, Dra. Kania Parwanti, M.Si Sekretaris DPRD Kota Depok memaparkan visi kota depok tahun 2021-2026 adalah kota depok yang maju berbudaya dan sejahtera

kemudian untuk misinya adalah :
1. Meningkatkan pembangunan infrastruktur berbasis teknologi dan berwawasan lingkungan.

2 . Meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang modern dan partisipatif

3. Mewujudkan masyarakat yang religius dan berbudaya berbasis kebhinekaan dan ketahanan keluarga

4. Mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri dan berdaya saing

5. Mewujudkan kota yang sehat, aman, tertib dan nyaman

dikatkakan Kania, berdasarkan UU No 23 Tahun 2014 Pasal 215, Tugas dan Fungsi Sekretaris DPRD Kota Depok mencakup, Penyelenggarakan Administrasi kesekretariatan serta Menyelenggarakan Administrasi Keuangan

Selanjutnya adalah, Mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD dan Menyediakan serta mengoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD dalam melaksanakan fungsinya sesuai dengan kebutuhan, jelasnya pada giat forum renja di ruang sidang DPRD Depok (23/2).

lebih lanjut Ia mengatakan, untuk rencana program ditahun 2022 yaitu Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/ Kota dan Program Dukungan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi DPR.

adapun program renja tersebut antara lain,
1. Perencanaan, Penganggaran, dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah

2. Adminstrasi Keuangan Perangkat Daerah

3. Administrasi Kepegawaian Perangkat Daerah

4. Administrasi Umum Perangkat Daerah

5. Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah

6. Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Daerah

7. Layanan Keuangan dan Kesejahteraan DPRD

8. Layanan Administrasi DPRD

9. Pembentukan Peraturan Daerah dan Peraturan DPRD

10. Pembahasan Kebijakan Anggaran

11. Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan

12. Peningkatan Kapasitas DPRD

13.Penyerapan dan Penghimpunan Aspirasi Masyarakat

14. Pelaksanaan dan Pengawasan Kode Etik DPRD

15. Fasilitas Tugas DPRD

Berharap Optimalisasi Sekretariat DPRD Terhadap Peningkatan Peran dan Fungsi DPRD dalam Pembangunan Kota Depok yang maju berbudaya dan sejahtera. papar Kania.

YE