Baru Diluncurkan , Masyarakat Depok Bisa Belanja Online Di Pasar Rakyat

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 219 Views

BERIMBANG.com, Depok – Dinas Perdagangan dan Industri Kota Depok meluncurkan belanja online dengan menggunakan aplikasi Tokoku dengan melibatkan ojek pangkalan yang mangkal di sekitar Pasar Tradisional.

Dengan diluncurkannya Belanja online dimasa Pandemi Covid 19 sangat membantu para pedagang untuk meningkatkan penjualan dimana dimasa Pandemi sekarang ini pedagang sangat sulit untuk meningkatkan daya jual ke masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan dan Industri , Zamrowi mengatakan, dengan melibatkan Ojek pangkalan ( Opang) dapat juga memberikan Rizki kepada mereka bilamana penjualan meningkat secara online pastinya rejeki akan bertambah.

” Sengaja kita libatkan ojek pangkalan, tidak melibatkan ojek online agar pemerataan ada , bagi – bagi rejeki lah dengan opang. Nanti untuk mekanismenya para pedagang akan menghubungi Opang dengan smartphone bila ada pembeli dan mengantar barang yang di pesan oleh pembeli lalu mendapatkan pembayaran , untuk ongkos Opang nantinya akan disubsidi oleh kita” ujar Zamrowi diacara Launching belanja online di Pasar Sukatani. Selasa ( 27/10 ).

Terkait basis online yang akan dikembangkan , Zamrowi menjelaskan, nanti akan diatur dan dirancang oleh konsultan Aplikasi dalam membantu meningkatkan daya jual kepada masyarakat.intinya masih Zamrowi, dapat bermanfaat untuk pedagang.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika , Sidik Mulyono mengapresiasi langkah yang diambil Disperdagin dengan melakukan penjualan berbasis online karena menurutnya, dapat mencegah penularan Covid 19 di masyarakat.

” Masyarakat yang ingin berbelanja di pasar tradisional juga pastinya akan efisien waktu, tidak harus keluar rumah untuk berbelanja kebutuhan pokok, cukup dengan menggunakan smartphone dirumah, barang akan diantar dengan cepat, mudah – mudahan semua pasar tradisional dapat memanfaatkan fasilitas yang digulirkan sekarang ini di pasar sukatani” ujar Sidik.

Iik