Penulis: Admin Berimbang

Internasional

Teror Paris, Pemain MU Terguncang

images (2)

BERIMBANG.COM – Pelatih Manchester United Louis van Gaal memuji sikap dunia sepak bola terhadap serangan teror di Paris, ketika ia mengakui pada Jumat bahwa para pemainnya terguncang.

United memiliki tiga pemain yang terlibat dalam pertandingan antara Prancis dan Jerman di Stade de France sepekan silam, yang menjadi target serangan-serangan di seantero Paris yang menewaskan 129 orang.

Anthony Martial tidak akan memperkuat United di markas Watford pada Sabtu karena cedera kaki yang didapatnya saat Prancis kalah 0-2 dari Inggris di Wembley pada Rabu malam.

Rekan setimnya Morgan Schneiderlin dapat dimainkan, namun Van Gaal berencana untuk menilai kondisi sang pemain serta pemain internasional Jerman Bastian Schweinsteiger sebelum memutuskan apakah ia akan memainkan kedua pemain itu.

Pelatih asal Belanda itu berkata, “Apa yang mereka (para pemain) sampaikan kepada saya merupakan hal pribadi namun kami telah berkomunikasi. Saya tidak berpikir saya perlu menyampaikan apa yang kami diskusikan.” “Martial tidak dapat bermain karena ia cedera dan Schweinsteiger dan Schneiderlin dapat bermain jika kami tidak memperhitungkan kejadian yang telah terjadi.” “Bagi semua umat manusia di dunia itu merupakan pukulan keras. Sebagai anggota olahraga sepak bola, kami tidak dapat berbuat terlalu banyak.” Para penggemar di Wembley bersatu mendukung Prancis pada tengah pekan dan dengan lagu kebangsaan Prancis diputar sebelum semua pertandingan Liga Utama Inggris, Van Gaal memuji respon sepak bola.

“Kami dapat memberi dukungan dalam simbol-simbol yang merupakan hal bagus bagi rakyat Prancis, bagi para korban dan kerabat korban,” ucapnya.

“Saya pikir itu dapat memberi mereka dorongan dan kekuatan untuk bertahan hidup.” (Antara/AFP)

BogorJabodetabek

Disebut Jalur Tengkorak “Jalan Raya Bocimi” Kembali Menelan Korban

Truk yang terguling dan terperosok hingga ringsek.   (Foto : Yosep Bonang )
Truk yang terguling dan terperosok hingga ringsek. (Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Jalan Raya Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) atau yang kini dijuluki dengan jalur tengkorak kembali meminta korban jiwa.

Menyusul dengan tewasnya dua pengendara sepeda motor yang terlibat tabrakan maut di kawasan Cibandawa, tidak jauh dari gerbang Sekolah Kepolisian Negara Polda Metro Jaya (Spn Pmj) Desa Srogol, Cigombong hari kamis (19/11) pagi kemarin dan Jum’at (20/11) pagi tadi, kecelakaan kembali terjadi, baru – baru ini dua unit truk bermuatan berat terperosok kedalam sungai di bawah jembatan Cimande, Caringin hingga menelan korban jiwa.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun berimbang.com di lokasi kejadian, sebelum terperosok kedasar sungai dengan kedalaman sekitar tiga puluh meter di bawah jembatan Cimande yang tengah dibangun, truk fuso bermuatan bahan material hable dari arah Ciawi menuju Sukabumi itu menabrak bagian belakang truk diesel bermuatan karung berisi tepung yang berada di depannya.

Menurut Kepala Unit Kecelakaan (Kanit Laka) Polres Bogor wilayah Ciawi, Inspektur Polisi Dua (Ipda)  Asep Saepudin, kecelakaan terjadi sekitar pukul 6.00 pagi waktu setempat dipicu oleh sopir truk fuso yang berkendara dalam keadaan mengantuk.

“Kuat dugaan sopir truk fuso dalam keadaan mengantuk karena telah menempuh perjalanan dari cilegon dengan cara non stop,” jelas Kanit Lantas kepada berimbang.com di lokasi kejadian.

Lanjut Asep , dari empat orang korban kecelakaan ini, satu diantaranya tewas ditempat.

“Sopir truk diesel tewas di lokasi kejadian karena terjepit bodi kendaraan yang ringsek, sementara tiga korban lainnya mengalami luka serius”, terang Asep.

Sementara itu salah satu warga setempat Obrin mengatakan, truk fuso dalam keadaan rem blong dan kondisi jalan menurun ditambah dengan muatan beban berat akhirnya truk fuso menabrak truk diesel yang berada di depannya.

“Setelah tabrakan, truk diesel yang pertama masuk ke dalam sungai, gak lama kemudian truk fuso pun jatuh,” tutur Obrin.

Setelah melihat kedua kendaraan terperosok ke dalam sungai, lanjut Obrin, dirinya bersama warga lainnya, berusaha menolong para korban yang terjepit diantara bangkai kendaraan beserta muatan yang berserakan di dasar sungai dan membawanya ke rumah sakit.

“Waktu kami ke dasar sungai, sopir truk diesel udah meninggal terjepit bodi mobil, sampai kami terpaksa memotong bagian mobil pake gurinda besi,” tambah Obrin.

Hingga berita ini diturunkan, kedua bangkai truk yang kondisinya rusak berat masih berada di dasar sungai.Dalamnya dasar sungai menyulitkan petugas dalam melakukan evakuasi.

Berdasarkan pantauan berimbang.com, pembatas jalan di proyek jembatan Cimande tidak memenuhi syarat keamanan. (Nana Suryana)

Daerah

Tersangka Kasus Narkoba 8,5 KG Lolos Dari Hukuman Mati

narkoba130213b

BERIMBANG.COM, Surabaya – Nasib terdakwa Budiman alias Sinyo dan M Arifin, akhirnya ditentukan oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (19/11). Namun, nasib baik rupanya masih menaungi kedua terdakwa lantaran lolos dari hukuman mati, sebagaimana tuntutan jaksa yang menuntutnya dengan hukuman mati.

Dengan persidangan terpisah yang dipimpin oleh dua hakim yang berbeda, dua terdakwa ini akhirnya hanya dijatuhi hukuman pidana penjara seumur hidup.

Dalam kasus Sinyo, Ketua Majelis Hakim Tugiyanto menyatakan jika Budiman alias Sinyo dinyatakan bersalah sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum. Namun, ia menyatakan tidak sependapat dengan jaksa, utamanya terkait vonis yang seharusnya dijatuhkan.

“Menjatuhkan pidana penjara seumur hidup kepada terdakwa. Terkait dengan vonis ini, terdakwa berhak banding, pikir-pikir atau menerima putusan,” ujarnya.

Berbeda dengan M Arifin, anak buah Sinyo ini nasibnya lebih mujur lantaran hanya divonis 20 tahun penjara, meski ia juga dituntut mati oleh jaksa.

“Menjatuhkan pidana selama 20 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar subsider 6 bulan,” ungkap hakim Ferdinandus.

Atas kedua putusan ini, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Tanjung Perak Ahmad Patoni langsung menyatakan banding. “Kita nyatakan banding, karena tuntutannya adalah hukuman mati,” ujarnya.

Diketahui, kedua terdakwa ini sebelumnya dituntut hukuman mati oleh jaksa lantaran dianggap terbukti bersalah memiliki narkoba dalam jumlah yang cukup banyak.

Kedua terdakwa dalam kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 8,5 Kg ini dijerat dengan pasal 114 dan 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dijelaskan dalam dakwaan, terdakwa Budiman berhasil ditangkap Reskoba Polrestabes Surabaya di rumahnya di kawasan Gedangan Sidoarjo atas pengembangan perkara dua terdakwa lainnya, yakni Taufik dan Andik yang ditangkap lebih dahulu pada operasi sikat semeru didepan Toko Mas Mahkota Jalan Pogot Surabaya.

Polisi berhasil menemukan sabu seberat 0,4 gram dari tangan Andik, sedangkan dari tangan Taufik, polisi menyita, 2,05 gram shabu.

Sedangkan dalam penangkapan terdakwa Budiman, polisi berhasil mengamankan sabu siap edar yang dikemas dalam ribuan plastik dan disimpan dalam tas koper berwarna coklat. Sabu seberat 8,5 kg tersebut bila dijual bisa senilai Rp 8,5 miliar.(krim)

BogorJabodetabek

Khawatir Bencana Susulan, Kades Ciburuy Siagakan Petugas

Lokasi kejadian longsor di aula Desa Ciburuy.     ( Foto : Yosep Bonang )
Lokasi kejadian longsor di aula Desa Ciburuy. ( Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor –  Khawatir terjadi bencana susulan, Kepala desa Ciburuy mensiagakan petugas di Kantor Desa, petugas yang disiagakan terdiri dari Satuan Lintas Masyarakat (Linmas), Pengurus Rt dan Rw serta Staf Desa.

Kepala Desa Ciburuy Iwan Sofwan Zaqqi mengatakan, selain petugas yang akan ditempatkan di Kantor Desa, pihaknya juga mengintruksikan kepada pengurus wilayah dan masyarakat untuk melakukan pemantauan di wilayah masing masing mengingat intensitas hujan saat ini masih tinggi.

“Kami khawatir terjadi lagi bencana susulan karena sejak siang tadi hingga kini hujan deras masih mengguyur sehingga sangat penting bagi kami siagakan patugas”, jelas kades.

Selama sebulan terakhir lanjut Kades, sejak musim hujan sudah ada delapan bencana yang terjadi di wilayah Ciburuy dilokasi yang  tersebar di beberapa RT.

“Yang paling parah ya bencana longsor yang menimpa kantor saya”, tambah Kades yang akrab disapa Abah Cibek Ini kepada berimbang.com.

Berdasarkan pantauan berimbang.com, hingga pukul 19.00 waktu setempat, hujan deras masih mengguyur wilayah Cigombong dan sekitarnya, hal ini memaksa sejumlah Desa terutama yang masuk kategori rawan bencana harus lebih ekstra waspada dan melakukan berbagai antisipasi siaga bencana. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Penanganan Dinas Lamban, Jalan Amblas Di Desa Ciburuy Semakin Parah

Lokasi Jalan amblas di Desa Ciburuy, Kabupaten Bogor.    ( Foto : Yosep Bonang )
Lokasi Jalan amblas di Desa Ciburuy, Kabupaten Bogor. ( Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Ruas Jalan di Kampung Ciburuy RT 02/01 Desa Ciburuy yang sebelumnya diberitakan amblas, kini kondisinya semakin parah hingga saat ini belum juga ada penanganan dari dinas terkait, gorong gorong yang berada di bawah aspal kamis sore tadipun ikut roboh sehingga mengakibatkan lubang longsoran makin melebar.

Sebelumnya, kendaraan roda empat masih bisa melintas di ruas jalan ini namun hingga sekarang pengendara roda dua harus ekstra hati hati saat melintas pasalnya kontur tanah dibawah aspal yang labil paska robohnya gorong gorong disertai curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir dikhawatirkan akan memicu longsor susulan yang lebih parah.

Ardy Sumardi, salah satu pengendara roda empat warga setempat, sangat menyayangkan terhadap kinerja dinas terkait yang dinilai lamban dalam menangani bencana tersebut.

“Jelas kami sangat kecewa dengan lambatnya penanganan petugas bina marga karena aktifitas kami jadi terhambat”, ungkapnya kepada berimbang.com.

Sementara itu, Kasie Ekonomi dan Pembangunan Desa Ciburuy Kusnadi mengatakan,sejak jalan dilokasi tersebut amblas pihaknya sudah melaporkan ke Dinas Bina Marga Wilayah Ciomas. Meskipun petugas terkait sudah melakukan peninjauan, namun hingga kini belum juga ada penanganan yang berarti.

“Kami berharap petugas Bina Marga segera melakukan perbaikan jalan, bukan hanya meninjau dan melakukan pemotoan lokasi saja karena kami kewalahan dengan banyaknya pengaduan dan keluhan dari masyarakat”, pungkas Kusnadi. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Aula Kantor Desa Ciburuy Porak Poranda Dihantam Longsor

Lokasi kejadian longsor di aula Desa Ciburuy.     ( Foto : Yosep Bonang )
Lokasi kejadian longsor di aula Desa Ciburuy. ( Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Aula kantor Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Bogor, Jawa Barat porak poranda dihantam longsoran tebingan tanah, Kamis (19/11) sekira pukul 14. 48 sore tadi.

Peristiwa dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan Cigombong sejak pukul 14. 00, meski tidak menimbulkan korban jiwa namun kerugian yang ditimbulkan mencapai seratus juta rupiah.

Kepala Desa Ciburuy, Iwan Sofwan Zaqi menjelaskan, peristiwa terjadi saat pelayanan di kantornya masih berlangsung.

” Saat hujan turun deras, tiba tiba kami dikagetkan oleh suara gemuruh material bangunan aula yang roboh, saat kami melihat ke lokasi benar saja dinding bangunan aula ambrol diterjang longsoran tebing tanah di bagian belakang kantor”, terang Kades kepada berimbang.com, saat ditemui di lokasi bencana.

Sementara itu, Kepala Unit Polisi Pamong Praja kecamatan Cigombong, Somantri menyebutkan, sejak rabu (18/11) kemarin, bencana longsor di wilayah kecamatan Cigombong terjadi di lima titik, tiga titik di Desa Tugu Jaya dan dua titik di Desa Ciburuy.

“Sejak memasuki musim penghujan ini, kami sudah melakukan berbagai himbauan kepada masyarakat agar waspada terhadap bencana dan kami juga senantiasa berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bogor,” ujar Somantri.

Berdasarkan pantauan berimbang.com dilokasi bencana Kantor Desa Ciburuy tampak Kapolsek Cigombong Cijeruk Kompol Suhartono bersama jajaran serta Sat Pol PP dan petugas BPBD Kabupaten Bogor tengah bahu membahu melakukan evakuasi material bangunan yang roboh. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Atap Hotel Salak Roboh, Pengunjung Nyaris Menjadi Korban

IMG_20151118_210241

BERIMBANG.COM, Bogor –  Manajemen Hotel Salak Kota Bogor dikritisi pengunjung, pasalnya manajemen Hotel dinilai tidak profesional karena tidak mengutamakan kenyamanan pengunjungnya.

Wildan (30), pengunjung Hotel Salak mengungkapkan, kekecewaannya terhadap pengelola Hotel Salak dipicu ketika dirinya nyaris menjadi korban tertimpa material bangunan plafon Hotel Salak yang roboh, sabtu (14/11) lalu.

Wildan menjelaskan kejadian siang itu sekitar pukul 12.20, dirinya bersama beberapa rekan sejawat tengah menikmati segelas kopi di area tengah Hotel Salak, tidak lama berselang tiba tiba terdengar suara gemertak disusul jatuhnya material plafond yang berada persis diatasnya.

“Telat sedikit saja saya bergeser dari tempat duduk saya, pasti saya jadi korban, bayangkan saja, plafond yang jatuh dari ketinggian lima belas meter itu ukurannya sekitar dua meter. Yang luar biasanya, setelah kejadian tidak satu orangpun pengelola hotel yang peduli terhadap kenyamanan dan keselamatan saya”, ujar Wildan dengan ketusnya kepada berimbang.com.

Ketidak pedulian manajemen Hotel Salak terhadap konsumennya dalam kejadian ini lanjut Wildan sudah lebih dari cukup sebagai bukti bahwa manajemen hotel Salak bekerja tidak profesional.

“Dalam kejadian ini saya menyimpulkan bahwa pengelola hotel Salak sangat tidak profesional, mudah mudahan kekecewaan yang saya rasakan ini tidak dirasakan lagi oleh pengunjung yang lain”, tegas Wildan.

Menyikapi hal tersebut, ketua Komisi D DPRD Kota Bogor Ujang Sugandi sangat menyayangkan akan sikap manajemen Hotel Salak.

Menurutnya, pelaku usaha pelayanan seperti Hotel Salak hendaknya harus mengutamakan kenyamanan serta keselamatan konsumennya.

“Meski konsumen tidak mengalami kerugian fisik, hendaknya pengelola Hotel memperhatikan juga kerugian morilnya, karenanya pelaku usaha jasa seperti Hotel Salak harus memberikan service maksimal terhadap konsumennya”, tegas politisi Partai PDI Perjuangan Kota Bogor saat dikonfirmasi berimbang.com melalui pesawat telepon selularnya.

Lanjut Ujang, sikap profesionalisme wajib hukumnya diterapkan di perusahaan jasa sebab masih menurut Ujang, hal itu sangat menentukan naik turunnya grafik pengunjungnya.

“Ya, kalo image Hotel Salak ingin tetap baik sudah sepatutnya pengelola mempertahankan profesionalisme para pekerjanya”, pungkas Ujang Sugandi. (Yosef Bonang)

Depok

Walikota Depok Resmikan Soil Test Apartemen Grand Zam Zam Tower

IMG-20151117-WA0000

BERIMBANG.COM, Depok – Walikota depok Nur Mahmudi Ismail, meresmikan Soil Test apartemen Grand Zam Zam Tower yang bertempat di Jalan Margonda Raya No 12 pada Minggu (15/11) berencana bangunan ini akan dibangun 10 tower, untuk tahap pertama akan dibangun tower cordoba sebanyak 9000 kamar dengan ketinggian 29 lantai di atas lahan seluas 3 hektar.

Sebelum peresmian dilaksanakan walikota Depok memberikan santunan anak yatim secara simbolis sebanyak 1000 orang, yang juga ditemani oleh kapolres kota Depok AKBP Dwiyono, Kodim 0508, Plt KSO Griya Sarana Jaya Property.

Grand Zam Zam Tower, Berikan santunan kepada 1000 anak yatim, yang diserahkan secara simbolis oleh Nur Mahmudi Ismail

Nur Mahmudi Ismail mengatakan, Grand Zam Zam Tower berdekatan langsung dengan Polres Kota Depok, Kantor Walikota Depok dan Koramil dimana pembangunan tersebut akan menjadi kawasan hunian vertikal yang asri dan hijau.

“Kami sangat berharap dengan hunian secara islami,sesuai namanya ZamZam membuat keberanian grup perusahaan bahwa produk mereka akan laku, dan juga jangan dijadikan apartemen ini sebagai istri simpenan, saya meyakini apartemen yang mengambil konsep religi akan laku, karena Indonesia sedang mendambakan hadirnya keluarga yang kokoh,”papar Nur Mahmudi Ismail.

Oleh karena itu lanjut Nur, kita tidak boleh menumbuhkan radikalisme dan kita harus menujukan bahwa pembangunan bernuansa keislaman seperti ini justru akan memberikan jaminan kenyamanan, pertahanan keluarga yang baik dan konsep pendidikan yang lebih baik.

“Kita berharap Indonesia bisa mengimplementasikan keislaman yang sudah jauh tertinggal dibandingkan negara-negara maju yang notabene mayoritas non muslim yang seharusnya kita sebagai negara mayoritas muslim harus menerapkan keislamannya,”tegas Nur.

Dia juga meminta (Nur Mahmudi Ismail -red) agar apartemen bernuansa islami tersebut membangun masjid terbuka berdiri di lahan sendiri, bukan bercampur di dalam gedung apartemen.

Disamping itu, PLT Dirut PT. Griya Sarana Jaya  sarana Nikesman, menurutnya, hanya sekitar 30 persen dari 3 hektar luas lahan yang akan dibangun dengan kombinasi tower hunian dan komersial. Sisanya, akan menjadi kawasan hijau dan dilengkapi dengan masjid yang mungil dan megah di bagian depan kawasan itu.

“Apartemen Grand Zam zam Tower yang terdiri atas 10 Tower akan dibangun diatas lahan seluas 3 hektar, ini merupakan kombinasi Tower hunian dan komersial yang masing-masing memiliki ketinggian 29 lantai disetiap towernya, yang akan menjadikan Grand Zamzam Towers ini menjadi apartemen terbesar dan salah satu ikon Kota Depok,”kata Nikesman (adi)

BogorJabodetabek

SMPN 1 Cigombong Rintis Kelas Khusus

Kepala Sekolah SMPN 1 Cigombong, Wahyudin.     ( Foto : Yosep Bonang )
Kepala Sekolah SMPN 1 Cigombong, Wahyudin. ( Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Sekolah Menengah Negeri 1 Cigombong, kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, di tahun pelajaran 2016 – 2017 mendatang akan memiliki kelas khusus agama Islam. Hal tersebut dikatakan kepala sekolah, Wahyudin saat ditemui berimbang.com, di ruang kerjanya, Senin (16/11) pagi tadi.

Kepala Sekolah Smpn 1 Cigombong, Wahyudin, menjelaskan, kelas khusus dipersiapkannya untuk tambahan dari beberapa point program dari kurikulum yang ada di sekolahnya. Saat ini pihaknya tengah melakukan berbagai persiapan diantaranya, seleksi kepada siswa, sesuai dengan bakat, minat serta kelebihan yang dimilikinya. Setelah melalui koordinasi dengan dinas pendidikan, direncanakan kelas khusus ini akan dimulai tahun depan.

” Insya Allah kami akan memulai kelas khusus ini pada tahun pelajaran baru, yakni pada bulan juli tahun 2016 mendatang”, ujar Wahyudin yang baru saja pulang dari kabupaten Asmat Papua, dalam melaksanakan tugas program dari Dirjen Pembinaan SMP pada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Belum lama ini, lanjut Wahyudin, sekolahnya telah melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan bagi peserta didiknya selama 4 hari di diklat Karya Nyata Cinagara Caringin, yang bertujuan untuk menanamkan jiwa kepemimpinan kepada siswanya.

“LDK yang kami selenggarakan bertujuan untuk melatih dan mendidik anak tentang kepemimpinan, kedisiplinan serta tanggung jawab, agar dapat diterapkan dalam kehidupannya dimasa mendatang”, pungkas Wahyudin. (Yosef Bonang )

JabodetabekJakarta

Duh… Tanah Jakarta Mengalami Penurunan 5 Cm Pertahunnya

images

BERIMBANG.COM, Jakarta – Tinggi permukaan tanah di Jakarta terus merosot tiap tahunnya. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat penurunan permukaan tanah sekira 5 cm pertahun.

Deputi Gubernur DKI Jakarta, Sutamto menjelaskan penurunan ini disebabkan terus berkurangnya air tanah akibat penyedotan yang berlebihan.

“Turunnya permukaan tanah di atas 5 centimeter setiap tahunnya membuat permukaan Jakarta wilayah utara saat ini sudah berada di bawah permukaan air laut,” kata Sutamto dalam konferensi pers ‘Gerakan Hemat Air Indonesia’ di Hotel Ambhara Jalan Iskandarsyah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/11/2015).

Karenanya untuk mengatasi hal tersebut pihaknya terus menindak pihak-pihak yang dinilai melanggar penggunaan air tanah tersebut. Pihaknya bahkan akan memberikan sanksi kepada perusahaan, baik itu sanksi yang ringan hingga yang berat, dengan memberhentikan atau mencabut izin usahanya.

“Kita akan memberikan sanksi yang keras, bukan hanya dengan menggantikan biaya yang ada, tetapi juga dapat melakukan pencabutan izin usaha, atau bahkan tidak mengizinkan melakukan bisnis atau usaha yang serupa di mana pun,” jelasnya.

Meskipun begitu, dia juga menyadari bahwa apa yang dilakukan oleh perusahaan bisa jadi karena memang adanya kekurangan air yang dipasok oleh Perusahaan Daerah Air Minum(PDAM).

“Pencurian dilakukan bukan karena hanya semata-mata ingin mengambil air tanah, tetapi itu dilakukan karena memang suplai air minum dari PDAM berkurang,” tutup Sutamto.(sua)