Penulis: admin berimbang

Bogor

DLH Kota Bogor Perpanjang Perjanjian Pungut Retribusi, Kabid: Orangnya Gak Ada

BERIMBANG.com – Kepala Bidang (Kabid) pengelolaan persampahan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Feby Darmawan menjelaskan perjanjian kerjasama (PKS) pungutan retribusi yang dilakukan dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda)/Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan dilanjutkan atau diperpanjang.

Perjanjian yang telah berlangsung antara Tirta Pakuan dengan DLH, kata Feby telah dilakukan dari tahun 2010 dan selalu diperpanjang, “Per dua tahun,” katanya, “Hingga 2025,” ujar Feby, di Kantor DLH Kota Bogor, Selasa 10 Januari 2022.

Pembayaran ke PDAM termasuk dengan tagihan air, “Dicantolkan (dengan) retribusi air,” kata Feby, dikecualikan pelanggan PDAM seperti Kios yang berada dipusat perbelanjaan atau pasar.

Pungutan retribusi uang sampah bulanan yang dilakukan Tirta Pakuan, Feby membandingkan dengan kota tetangga, tanpa dilakukan PDAM, menurutnya biaya bakal membengkak, juga kekurangan personil atau sumber daya manusia, “Kita (DLH) untuk memungut retribusi pelayanan persampahan orangnya gak ada,” katanya.

Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor yang belum terbayarkan ada yang hingga 12 bulan menunggak, menurut Feby, adanya perubahan peraturan daerah (Perda). “Penyesuaian tarif berdasarkan Perda,” katanya, “Ada selisih, bukan belum bayar,” pungkas Feby.

Sebelumnya diberitakan, Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk Pemerintah Daerah Kota Bogor tahun 2021, mengungkap potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum terbayar ke kas daerah Kota Bogor dari kerjasama perusahaan umum daerah (Perumda) air minum atau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan dengan Dinas Lingkungan Hidup.

Kerjasama itu dilakukan pada 30 Desember 2020, tertuang dalam surat nomor 119/perj.138-DLH/2020 dan nomor 695/SP.44-PERUMDA.TPKB/2020, tentang Pemungutan Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan, jangka waktu berlaku 2 tahun terhitung sejak 4 Januari 2020 sampai dengan 2 Januari 2023.

Dalam perjanjian tersebut PDAM Tirta Pakuan melakukan pungutan retribusi pelayanan persampahan/kebersihan kepada pelanggannya. Laporan BPK RI tahun 2021 merinci temuan yang telah diklasifikasikan diantaranya kelompok niaga 3 (N3) dan niaga 4 (N4) terdapat beberapa belum membayar atau tertunggak.

Beberapa yang seharusnya dipungut oleh PDAM Tirta Pakuan yaitu kelompok N3 dan N4 menunggak ada yang hingga 12 bulan, diantaranya mulai toko tipe 1, pusat perbelanjaan, rumah sakit bersalin besar, hotel berbintang hingga bintang 5, Ruko dan masih banyak lainnya. Potensi PAD Kota Bogor, menurut laporan BPK itu belum terbayarkan.

Keterangan foto: Dari twitter @DLHKotaBogor

(Tengku Yusrizal)

Bogor

Tanggapan DPMD Kabupaten Bogor, Bangun Jalan Anggaran Samisade

BERIMBANG.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bogor menanggapi proyek satu milyar satu desa atau Samisade ditahun 2022, khususnya pembangunan jalan di Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur.

Kepala sub koordinator Samisade DPMD, Arif menjelaskan pembangunan jalan merujuk pada kesepakatan musyawarah warga yang perlu menggandeng leading sektor terkait, “Usulan desa ini mentah,” katanya, diruang kantor DPMD pada Senin (9/1/2023).

Komplen warga soal jalan yang tidak merata ketebalannya, bergelombang dan lainnya, menurut Arif, DPMD dan Kecamatan setempat serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait akan melakukan monitoring dan evaluasi (Monev).

“Pengurangan (perubahan spesifikasi) itu harus ada mekanisme musyawarah Desa, diketahui oleh warga,” katanya, “(Mungkin) Warganya (yang komplen) tidak ikut rapat musyawarah,” kata Arif.

“Nanti ada Monev, biasanya setelah pembangunan,” kata Arif, tidak menjelaskan rinci kapan waktu dan tanggalnya melakukan Monev.

Sebelumnya diberitakan, dikutip dari berimbang.com pekerjaan betonisasi di Kampung Bojong Honje – Kampung Ciledug, Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, dikomplen warga.

Salah satu tokoh pemuda Desa Pabuaran Ika Sukmawijaya menyayangkan pekerjaan yang sedang dikerjakan diwilayah Desanya, menurut dia, material yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi bahkan yang seharusnya memakai batu split sebagai dasar betonisasi, hanya menggunakan batu koral dari kali saja.

”Kami cek dilokasi pekerjaan, ketebalan yang seharusnya 12 cm, kami temukan kekurangan bervariasi, ada yang ketebalannya 6 cm, 7 cm dan dibeberapa titik yang 12 cm hanya buggestingnya saja lalu untuk betonisasi banyak yang bergelombang dan memang terkesan asal-asalan,” jelas Ika, (12/11/2022).

(Tengku Yusrizal)

Jabodetabek

Kurang Lebih 2000 Jamaah Dengarkan Tausyiah Ust Tile Di Masjid Al-Islah RW 01 Jatijajar

BERIMBANG com, Depok – Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan 13 Jumadil akhir 1444 H tahun 2023 digelar di Masjid Jami Al-Islah RW 01 Kelurahan Jatijajar Kecamatan Tapos Kota Depok (6 Januari 2023).

Kegiatan yang diawali dengan pembacaan kirim hadiah kepada ahli kuburan serta dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang dibawakam oleh anak-anak Karang Taruna RW01,serta pembacan kalam illahi. acara kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan Hadroh serta marawis yang dibawakan langsung oleh anak-anak karang taruna yang ada di wilayah RW01.

Kegiatan hari kelahiran Nabi dengan mengambil tema “Dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kita Meneladani Akhlak Serta Meningkatkan Kecintaan Kita Kepada Nabi Muhammad SAW,”

Acara yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Depok Ir Imam Budi Hartono, Kepala KeCamatan Tapos Abdul Mutholib,Kepala Kelurahan Jatijajar Mujahidin para Ketua LPM, RT,RW serta para tokoh masyarakat, tokoh agama yang ada di wilayah kelurahan Jatijajar dan sekitarnya acara yang dihadiri kurang lebih 2000 jamaah yang hadir ketempat tersebut berharap bisa bertemu langsung dengan Wakil Walikota Depok H Ir Imam Budi Hartono serta mengharapkan dapat mendengarkan tausyiah, yang diberikan langsung oleh, penceramah kondang saat ini Ustadz KH. Ahmad Nur Fadilah yang biasa dipanggil ustdz Tile

Di hadapan ribuan masyarakat yang hadir, Wakil Walikota Depok H Ir Imam Budi Hartono menekankan untuk mencintai Nabi Besar Muhammad SAW serta selalu bisa membaca sejarah perjalanan Rasulullah SAW.
“Kepada masyarakat khususnya di wilayah Kota Depok, Wakil Walikota mengungkapkan semua program-program yang telah dilaksanakan pemerintah kota Depok dan berharap masyarakat bisa mendapatkan kepuasan dalam pelayanan yang di berikan pemerintah baik bantuan kepada masyarakat yang diberikan untuk anak sekolah tidak mampu, bantuan kepada guru ngaji, bantuan kepada pengusaha UMKM, serta menjadikan anak – anak muda kota depok menjadi pengusaha

Wakil walikota juga menghaturkan banyak terimakasih khususnya kepada DKM masjid al islah Ust Mujahidin serta Ketua RW01 Achmad Mauludin, beserta panitia yang ada, yang dapat mengundang saya diacara Maulid Nabi Muhammad SAW sehingga saya bisa bertemu dengan masyarakat Jatijajar

Sementara itu, penceramah KH. Ahmad Nur Fadilah yang akrab disapa Ustad Tile  menyampaikan, bahwa memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan bentuk cinta kita kepada Rasulullah. Rasulullah merupakan teladan bagi kita semua, baik akhlak, ibadah dan semua hal yang melekat pada diri beliau adalah cerminan Al Quran yang harus diteladani.

“Baginda Nabi Muhammad SAW tidak dapat dibandingkan dengan siapapun terutama akhlaknya. Rasulullah orang yang sangat pemalu dan tawadu. Jadi umat Islam harus kompak tingkatkan akhlak ukhuwah Islamiyah. Jadi, saya mengajak suruh umat Islam untuk meneladani kehidupan Rasulullah. Apa yang beliau lakukan harus kita ikuti dan kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar ustad Tile.*

Jabodetabek

Kegiatan Pokmas Kel. Sawangan Baru Memuaskan

BERIMBANG.com, Depok – Hasil kegiatan pekerjaan Swakelola di lingkungan wilayah Sawangan Baru dinilai banyak pihak sangat bagus dan memuaskan. Hal ini tidak terlepas dari campur tangan banyak pihak, diantaranya Lurah Sawangan Baru, Rahwana dan Ketua PokMas Kharisma dan Ashoka, Abdul Azis yang menjabat pula sebagai Ketua RW 01.

Berdasarkan hasil musyawarah para Ketua RW, RT, Ketua LPM, dan para tokoh masyarakat yang difasilitasi oleh pihak Kelurahan Sawangan Baru, pada 16 September 2022 Abdul Azis ditetapkan sebagai Ketua PokMas Kharisma dan Ashoka.

Di wilayah Sawangan Baru tercatat ada 10 RW dan 53 RW. Untuk kegiatan Swakelola tahun 2022 lalu, tercatat ada 3 jenis pekerjaan untuk 5 titik lokasi, yakni drainase 3 titik dan 2 titik paving block dan hotmix (aspal).

“Alhamdulillah wasyukurillah untuk tahun 2022 kegiatan Swakelola di lingkungan wilayah Sawangan Baru berjalan dengan lancar dan memuaskan. Tercatat ada 3 jenis pekerjaan untuk 5 titik lokasi, yakni drainase 3 titik dan 2 titik paving block dan hotmix (aspal),” ujar Abdul Azis saat dihubungi melalui saluran ponsel hari ini, (Rabu 4/1/2023).

Lebih lanjut Abdul Azis menjelaskan, terkait anggaran yang diterima PokMas setelah pergeseran anggaran untuk masing-masing pekerjaan.

“Untuk pekerjaan drainase /uditch menelan dana Rp 397 juta untuk titik lokasi wilayah RW 02, drainase/uditch di RW 03 menelan dana Rp 195 juta, drainase/uditch di RW 06 menelan dana Rp 270 juta, pemasangan paving block di wilayah RW 06 menelan dana Rp 175 juta, dan pengerjaan aspal jalan di wilayah lingkungan RW 02 menelan dana Rp 195 juta,” jelas Abdul Azis.

Pria yang merupakan putra asli Sawangan Baru ini bersyukur dengan adanya kegiatan Swakelola ini menimbulkan pula kerjasama yang baik dan rasa solidaritas yang tinggi dari para Ketua lingkungan, LPM, RT, RW dan para tokoh masyarakat, sehingga hampir bisa dikatakan tidak ada kendala yang berarti.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemkot Depok kepada PokMas Sawangan Baru dalam melakukan kegiatan Swakelola ini. Masyarakat merasa terbantu dalam peluang kesempatan kerja, serta memberika rasa tanggungjawab yang tinggi terhadap lingkungan sendiri,” pungkas Abdul Azis yang juga merupakan Kordinator BKM Sawangan Baru.*

Berita Utama

Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2022, 724 Karya Berkompetisi

BERIMBANG.com – Proses pendaftaran dan penjurian Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2022 berakhir. Total ada 724 karya yang masuk panitia sejak dibuka 14 Oktober lalu hingga batas waktu penutupan 30 November 2022 pukul 23.59 WIB.

Proses penjurian final berlangsung selama bulan Desember 2022 secara hybrid (daring dan luring) dari sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Jakarta.

Tahun ini kategori yang diperlombakan ditambah liputan berkedalaman untuk video di media sosial.

Enam kategori lainnya seperti biasa, yaitu liputan berkedalaman untuk media cetak; liputan berkedalaman untuk media siber; liputan berkedalaman untuk media televisi; liputan berkedalaman untuk media radio; foto berita untuk media cetak dan media siber; serta karikatur opini untuk media cetak dan media siber.

Adapun komposisi jumlah pendaftar Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2022 dengan rincian 34 persen adalah karya media siber, 5 persen radio, 17 persen media cetak, 13 persen media televisi, 14 persen karikatur opini, 8 persen foto jurnalistik, dan 9 persen karya jurnalistik video.

Karya-karya yang masuk tersebut telah melewati proses seleksi berdasarkan kelengkapan administrasi, lalu masuk ke tahap penjurian oleh dewan juri dari tokoh pers, pengamat, dan akademisi yang menguasai bidang jurnalistik sesuai kriteria penilaian dan bekerja secara profesional.

Ketua Panitia Tetap Anugerah Jurnalistik Adinegoro, Rita Sri Hastuti melihat ada peningkatan jumlah karya jurnalistik yang diperlombakan tahun ini dibandingkan awal-awal pandemi COVID-19.

“Awal pandemi tahun 2020 sempat drop hingga 583 pendaftar,” kata Rita Sri Hastuti.

Rita menambahkan, para dewan juri masing-masing kategori telah melaksanakan tugas mereka dengan sangat baik. Betapa tidak, bebernya, karya-karya yang menang ini diseleksi melalui proses penilaian yang terbilang detail.

“Dengan perdebatan yang seru di antara masing-masing juri,” ujar Rita.

Panitia menyediakan hadiah Rp30 juta untuk pemenang tiap kategori, trofi, serta piagam penghargaan dari PWI/Panitia HPN 2023.

Penghargaan Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2022 akan diserahkan kepada para pemenang di depan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bertepatan acara puncak Hari Pers Nasional 9 Februari 2023 di Medan, Sumatera Utara. ***

Bogor

Aktivis FRR Kota Bogor Demo Cafe Tak Berizin

BERIMBANG.com Bogor – Cafe Bajawa Flores diduga belum kantongi izin beroperasi di Kota Bogor, kala itu bangunan yang ditempatinya eks gedung bioskop Presiden Theater.

Hal itu diungkap oleh Koordinator lapangan (Korlap) Front Rakyat Revolusioner (FRR), Desta Lesmana saat melakukan demontrasi didepan gedung eks Presiden Theater sekarang Cafe Bajawa, pada Selasa (03/01/2023).

Dalam aksinya, Korlap Desta berharap ketegasan pemerintah Kota Bogor menindak tempat-tempat usaha yang belum mengantongi izin secara resmi dari pemerintah setempat.

Terpantau, FRR yang dikomandoi Desta membakar ban bekas didepan gedung Cafe Bajawa, sembari berteriak ramai-ramai, “Tolak Bajawa di Kota Bogor,”

Menurut Desta bahwa FRR sengaja melakukan demo di objek tempat Cafe Bajawa, agar masyarakat tahu bahwa tempat tersebut belum mengantongi izin.

“Disini jelas bahwa Cafe Bajawa terkesan melecehkan pemerintah kota Bogor dengan mengangkangi Perda (Peraturan Daerah) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” kata Desta.

Dia juga mengungkap peraturan lainnya bahwa Cafe Bajawa telah mengangkangi, “Perda Kota Bogor Nomor 1 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum dan belum melengkapi izin untuk bisa berusaha, sehingga perlu adanya tindakan tegas dari aparat terkait,” ujar Desta.

FRR menegaskan dengan harapan Pemerintah kota Bogor dapat bertindak tegas terhadap pengusaha-pengusaha yang nakal, agar menegakkan Perda yang telah dibuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Pemerintah khususnya Pemkot Bogor, menurut Desta, “Kehilangan satu investor, tidak menjadikan Kota Bogor jatuh miskin,” katanya.

Dalam waktu dekat Desta bersama FRR memberi informasi bakal melakukan aksi demontrasi lanjutan, sebelum adanya penutupan tempat usaha tak berizin di Kota Bogor, khususnya Cafe Bajawa.(*)

Bogor

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Pungut Retribusi Sampah Juga

BERIMBANG com – Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk Pemerintah Daerah Kota Bogor tahun 2021, mengungkap potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum terbayar ke kas daerah Kota Bogor dari kerjasama perusahaan umum daerah (Perumda) air minum atau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan dengan Dinas Lingkungan Hidup.

Kerjasama itu dilakukan pada 30 Desember 2020, tertuang dalam surat nomor: 119/perj.138-DLH/2020 dan nomor 695/SP.44-PERUMDA.TPKB/2020, tentang Pemungutan Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan, jangka waktu berlaku 2 tahun terhitung sejak 4 Januari 2020 sampai dengan 2 Januari 2023.

Dalam perjanjian tersebut PDAM Tirta Pakuan melakukan pungutan retribusi pelayanan persampahan/kebersihan kepada pelanggannya. Laporan BPK RI tahun 2021 merinci temuan yang telah diklasifikasikan diantaranya kelompok niaga 3 (N3) dan niaga 4 (N4) terdapat beberapa belum membayar atau tertunggak.

Beberapa yang seharusnya dipungut oleh PDAM Tirta Pakuan kelompok N3 dan N4 menunggak ada yang hingga 12 bulan, diantaranya mulai toko tipe 1, pusat perbelanjaan, rumah sakit bersalin besar, hotel berbintang hingga bintang 5, Ruko dan masih banyak lainnya. Potensi PAD Kota Bogor, menurut laporan BPK itu belum terbayarkan.

Untuk memperjelas dan keberimbangan informasi, dikonfirmasi Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan melalui pesan singkat whatsapp (WA), belum membalas hingga berita ini dimuat. Upaya redaksi mendatangi kantor Tirta Pakuan di jalan siliwangi nomor 121, Sukasari, Kota Bogor, satpam mengarahkan agar menemui Iman.

Wartawan diminta menunggu oleh Iman di pos Satpam, hingga 2 jam, pada Selasa, (3/1/2023), melalui pesan singkat WA, Iman membalas, “Bentar nya,” katanya, selanjutnya iman tidak membalas WA dan tidak mengangkat telpon WA, hingga berita ini dimuat.

Resepsionis kantor Tirta Pakuan, Intan mengarahkan agar menghubungi Iman juga, Intan membenarkan bahwa Iman adalah Humas Tirta Pakuan, usai Iman dihubungi oleh Intan melalui sambungan telpon terpantau oleh wartawan, “(Iman) lagi sibuk,” kata Intan.

Untuk diketahui, dalam laporan hasil pemeriksaan dan keuangan pemerintah daerah Kota Bogor, BPK RI merekomendasikan Wali Kota Bogor agar memerintahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup berkoordinasi dengan direksi PDAM Tirta Pakuan untuk:

a. Memungut retribusi pelayanan persampahan/ kebersihan sesuai dengan tarif yang telah ditetapkan dalam Perda yang berlaku;

b. Melakukan pendataan wajib retribusi pelayanan persampahan/ kebersihan;

c. Mencatat tunggakan pembayaran retribusi pelayanan persampahan/ kebersihan;

(Tengku Yusrizal)

DaerahJakarta

Catat Sukses, Program Desa Devisa LPEI

BERIMBANG.com Jakarta – Program Desa Devisa Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/ Indonesia Eximbank kembali mencatatkan kesuksesan.

Desa Devisa Kopi Subang melalui Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah sukses melepas ekspor komoditas unggulan kopi robusta dengan volume 19,2 ton ke Mesir beberapa waktu lalu (15/12/2022).

Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI Gerald Grisanto mengatakan, ekspor ini merupakan kali keduanya yang telah dilakukan oleh Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah.

Ia menambahkan, sejak pendampingan dan pelatihan yang telah diberikan LPEI kepada para petani kopi Subang, jumlah pendapatan desa meningkat sebesar 60% dari sebelumnya.

“LPEI sebagai Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan RI terus membuka lebar potensi ekspor komoditas unggulan daerah melalui program Desa Devisa. Melalui program ini, kami berkomitmen mewujudkan ekosistem ekspor yang berkelanjutan hingga menciptakan kepastian hasil panen bagi petani,” ujar Gerald.

Harapannya, lanjut Gerald, program Desa Devisa ini dapat meningkatkan kesejahteraan warga desa dan memperkuat kualitas dan kuantitas serta daya saing komoditas yang sesuai dengan standar ekspor sehingga dapat terus eksis di tingkat global.

Selain kopi robusta, Desa Devisa ini memiliki komoditi unggulan lain, yaitu kopi arabika yang juga telah berhasil diekspor sebanyak 18 ton ke Arab Saudi tahun 2021 lalu.

Adapun komoditas kopi dibudidayakan oleh 208 petani di bawah naungan Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah yang tersebar di 6 desa, yaitu Cisalak, Nagrak, Cupunagara, Darmaga, Sukakerti, dan Pasanggrahan.

Gerald melanjutkan, program Desa Devisa ini telah disesuaikan dengan kebutuhan para petani kopi Subang beserta koperasi dalam mengelola lahan produksi dan menjalankan bisnisnya.

“Pendampingan Desa Devisa Kopi Subang difokuskan pada tiga aspek, yaitu akses pasar, kapasitas produksi, dan pencatatan keuangan,”

“Pelatihan yang kami berikan diharapkan dapat memperluas akses pasar ekspor, meningkatkan kemampuan budidaya dan pengolahan tanaman kopi, dan menyempurnakan prosedur penyusunan laporan keuangan,” jelas Gerald.

Ke depannya, LPEI akan terus mengambil langkah konkrit dalam menciptakan ekosistem ekspor yang terbentuk dari desa-desa di berbagai daerah di Indonesia yang mampu secara konsisten berkontribusi terhadap peningkatan devisa negara.

Hal ini diwujudkan salah satunya dengan memberi kesempatan bagi wilayah yang memiliki produk unggulan berorientasi ekspor untuk mengembangkan potensi secara ekonomi, sosial dan lingkungan bagi kesejahteraan masyarakatnya

“Sebagai bentuk dukungan untuk mendorong ekspor nasional, LPEI senantiasa berupaya secara optimal dalam memberikan pendampingan secara berkelanjutan melalui program Desa Devisa pada daerah dengan komoditas potensi ekspor,”

“Kami harap Desa Devisa Kopi di Subang dapat menjalankan ekspor selanjutnya dengan segera,” pungkas Gerald.***

DaerahJakarta

Mitra Binaan LPEI, CV IKAPEKSI Ekspor Perdana

BERIMBANG.com Jakarta – CV IKAPEKSI Agro Industri mitra binaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank yang mengikuti program Coaching Program for New Exporter (CPNE) Jakarta angkatan tahun 2019 berhasil melakukan ekspor perdana untuk produk kecap manis ke Jeddah.

Acara pelepasan ekspor perdana dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 2022 dihadiri oleh Kepala Departemen Jasa Konsultasi LPEI, Nilla Meiditha, disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Cikarang Bagus Nugroho Putro Tamtomo, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi Ida Farida, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Besty Monoarfa dan Tenaga Ahli Free Trade Agreement (FTA) Center Bandung Ponirin.

Setelah selang tiga tahun mengikuti pelatihan, pendampingan dan program Jasa Konsultasi lainnya seperti kegiatan business matching yang difasilitasi oleh LPEI dengan buyer asal Jeddah, Saudi Arabia, CV IKAPEKSI Agro Industri memetik hasil yang baik dengan berhasil melakukan ekspor perdana sebanyak satu kontainer (berat isi sekitar 22 ton) atau senilai USD37ribu.

Bagi CV IKAPEKSI Agro Industri, keberhasilan ekspor ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Berawal dari usaha kecap manis yang didirikan di Kebumen, Jawa Timur ini merupakan sebagai proyek idealisme.

Bagi Nurjannah, pendiri CV IKAPESI Agro Industri, moral merupakan aspek penting dalam pembuatan produk makanan dan masyarakat perlu diedukasi tentang makanan sehat. Dari situ lahirlah ide untuk menciptakan produk kecap manis yang sehat.

Dengan berbekal pendidikan Ilmu Gizi Masyarakat yang diperoleh semasa kuliah, Nurjannah akhirnya memutuskan untuk memulai usahanya pada tahun 2017. Untuk menciptakan produk kecap manis yang didambakan, ia menggunakan bahan baku berupa kedelai putih yang diambil dari Yogyakarta dan Bantul sekaligus gula kelapa dari daerah Kebumen.

“Kami memproduksi kecap manis sehat dengan merek Oishii yang menggunakan bahan baku gula kelapa asli, tidak memakai penguat rasa, pewarna makanan, pengawet makanan serta menggunakan bahan material yang fresh seperti jahe, serai, dan lengkuas,” jelas Nurjannah.

Berkat pelatihan dan pendampingan yang diberikan oleh LPEI, kini kecap manis Nurjannah bisa dicicipi oleh kalangan internasional.

“Kami berterima kasih kepada LPEI karena telah memberikan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan. Selama satu tahu penuh, kami dibekali pengetahuan tentang ekspor dan diundang mengikuti Trade Expo Indonesia pada tahun 2019,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI, Gerald Grisanto menyampaikan bahwa pelepasan ekspor ini merupakan manifestasi upaya LPEI untuk mendorong produk lokal Indonesia menjadi mendunia.

“Kami turut bangga atas pelepasan ekspor yang berhasil dilakukan oleh CV IKAPEKSI Agro Industri. Ini merupakan realisasi komitmen kami untuk memajukan ekspor nasional dengan membimbing pelaku usaha menuju pasar global,” kata Gerald.

Kegiatan ekspor perdana ini, lanjut Gerald, diharapkan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk melakukan ekspor.

“Melalui fasilitas dan program unggulan, LPEI terus mendukung pelaku usaha untuk naik kelas dan berdaya saing yang tangguh guna menghadapi situasi perdagangan global yang sangat kompetitif,” ujarnya.

Dalam rangka melahirkan eksportir-eksportir baru yang handal, kompeten, dan mumpuni, LPEI akan menggiatkan program-program Jasa Konsultasi kepada pelaku usaha berorientasi ekspor melalui Desa Devisa, CPNE, maupun Marketing Handholding.

“Kami siap memfasilitasi pelaku usaha yang ingin meningkatkan kapasitas serta daya saingnya untuk eksis di kancah global,” pungkas Gerald.***

Bogor

Tingkatkan Budaya Waspada Bencana, BPBD Pemkab Bogor Siapkan Titik Titik Pengamanan

BERIMBANG.com – Bencana alam tanah longsor akibat curah hujan tinggi kembali melanda wilayah Kabupaten Bogor, dipenghujung tahun 2022, yakni di RT.001/011 dan RT 002/008 Desa Kopo Kecamatan Cisarua, pagi tadi, Jumat (30/12/2022),

Pemerintah Kabupaten Bogor gerak cepat melakukan berbagai langkah upaya kesiapsiagaan bencana, guna mengantisipasi terjadinya bencana alam khususnya di wilayah zona rawan bencana.

Delapan titik pos pengamanan kesiap-siagaan bencana, tersebar di Cibinong, Babakan Madang, Bojonggede, Klapanunggal, Jonggol dan Gadog untuk mengantisipasi terjadinya potensi-potensi bencana ditengah cuaca ekstrim.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Yani Hasan menyatakan telah berkoordinasi mulai dari tingkat Kecamatan, Desa, Kelurahan hingga tingkat RT dan RW untuk menentukan titik aman, titik evakuasi, dan tempat-tempat aman penyelamatan bencana.

“Jadi, langkah pertama adalah kita melakukan evakuasi. Langkah keduanya baru kita melaksanakan penyelamatan terhadap bangunan, kehidupan sosial dan seterusnya,” ungkap Kalak BPBD.

Yani meminta kepada para relawan dan lembaga swadaya masyarakat untuk lebih optimal dalam membantu melaksanakan kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Bogor.

“Kita punya sekitar 64 lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang penanggulangan bencana. Termasuk Pramuka, karang taruna, PMI dan lainnya untuk bergerak dan siap siaga,” katanya.

Selain kesiapsiagaan bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga senantiasa menghimbau dan membudayakan masyarakat yang aware terhadap kewaspadaan bencana alam di Kabupaten Bogor.

Beberapa hal yang bisa dilakukan yakni, kenali lingkungan mulai dari hal kecil seperti saluran air yang berpotensi menyebabkan banjir, meningkatkan kewaspadaan jika terjadi hujan lebih dari tiga jam berturut-turut, karena di Kabupaten Bogor terdapat wilayah zona rawan bencana yang tersebar di 24 Kecamatan dan 48 Desa.

“Tetap tenang dan waspada, apabila memang terjadi cuaca ekstrim seperti hujan atau angin jangan memaksakan beraktivitas di luar. Tapi kalau sudah diluar sebaiknya selalu mencari tempat yang aman,” tegasnya.

Untuk membudayakan kewaspadaan bencana di masyarakat, Pemkab Bogor menggandeng Satgas Desa Tangguh Bencana (Destana). Dibantu juga dari binaan-binaan Dinas Sosial namanya Taruna Siaga Bencana, “Semua sudah kita minta untuk siaga seperti itu,” imbuhnya.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)