Penulis: admin berimbang

Berita UtamaJakarta

Alasan Jokowi, Awak Media Diberi Vaksin Covid-19

BERIMBANG.com Jakarta – Presiden RI Joko Widodo menghadiri pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi 5.512 insan pers di Hall A Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, pada hari pertama, Kamis 25 Februari 2021.

Dari jumlah penerima vaksin tersebut, 512 di antaranya adalah peserta yang mendaftar saat Hari Pers Nasional (HPN) 2021.

Joko Widodo menyampaikan alasan mengapa insan pers mendapat prioritas dalam vaksinasi Covid-19.

“Sesuai dengan yang saya sampaikan pada saat HPN bahwa kita ingin mendahulukan insan pers untuk divaksinasi,”

“Alhamdulillah pagi ini dimulai untuk 5.512 awak media yang prosesnya  tadi saya lihat berjalan lancar dan baik,” kata Joko Widodo yang terkenal dipanggil ‘Pak Jokowi’.

Vaksinasi tersebut, harapan Jokowi bisa melindungi awak media di lapangan. “Wartawan sering berinteraksi dengan publik, dengan nara sumber,” demikian Jokowi memberi alasan.

Proses vaksinasi massal bagi insan pers yang berlangung hingga 27 Februari 2021 di Jakarta ini bisa dilakukan di provinsi-provinsi lain, sehingga seluruh awak media,  segera mendapat vaksin.

Presiden melihat insan pers sebagai salah satu yang melakukan pelayanan publik. Karena itu dimasukkan dalam program vaksinasi tahap kedua yang digulirkan pemerintah.

Dalam pelaksanaan hari pertama vaksinasi selain dihadiri presiden, tampak hadir mendampingi Jokowi, antara lain Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Menteri Informasi dan Informatika RI Johnny G.Plate,

Lalu, Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh, dan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang juga penanggung jawab Hari Pers Nasional 2021 Atal S.Depari.

Mohammad Nuh kepada wartawan mengatakan, vaksinasi Covid-19 bagi insan pers adalah bagian dari tugas Dewan Pers yaitu melindungi pers dari tekanan dan ancaman dari luar ketika menjalankan tugas jurnalistik,

Selain ancaman dari penyakit dalam tubuh. Karena itu wartawan, insan pers harus diberi perlindungan dengan vaksin, supaya sehat dan bisa menyajikan berita berkualitas.

PWI Apresiasi Pemerintah

Penanggung Jawab HPN 2021/Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S. Depari, Selasa (23/2) secara terpisah mengatakan, pihaknya memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah yang memberi perhatian kepada insan pers dalam pemberian vaksin Covid-19.

“Kami juga senang, pemerintah telah mengapresiasi insan pers yang melakukan tugas jurnalistik di tengah pandemi Covid-19. Risiko tertular Covid-19 bagi wartawan juga tinggi,”

“Karena itu pada kesempatan puncak acara Hari Pers Nasional 9 Februari yang lalu di Istana Negara kami meminta Bapak Presiden menambah 5.000 insan pers untuk divaksin,” kata Atal.

Ketua Panitia HPN 2021 Auri Jaya juga mengapresiasi pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo yang telah memberikan kesempatan lebih awal kepada pekerja media untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

Dalam pelaksanaan vaksinasi hari pertama berlangsung lancar dan tertib. Semua peserta dipersilakan duduk di kursi yang sudah disediakan.

Para peserta dilayani sesuai alur yang ditetapkan. Untuk registrasi disiapkan 20 meja, screening 25 meja, vaksinasi 25 meja, dan pelaporan 10 meja.

Para penerima vaksin dipanggil secara bergelombang sesuai tempat mereka mendaftar, yakni di 10 konstituen Dewan Pers dan Forum Pemred.

Ke-10 konstituen Dewan Pers adalah  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Serikat Penerbit Pers (SPS), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI),

Kemudian, Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Pewarta Foto Indonesia (PFI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). (***)

Bogor

Sekda Kab. Bogor Meminta PD Singkronisasi Penataan Kawasan Cibinong Raya

BERIMBANG.com Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin minta Perangkat Daerah (PD) lakukan singkronisasi rencana penataan kawasan Cibinong Raya.

Hal tersebut ditegaskannya saat memimpin rapat bersama PD terkait di Ruang Serbaguna I, Gedung Sekretariat Daerah, Cibinong, Kabupaten Bogor, kemarin Rabu, (24/02/2021).

“Terdapat beberapa rencana kegiatan penataan kawasan Cibinong Raya, diantaranya yang dilakukan Dinas PUPR adalah, peningkatan jalan Sentul-Kandang Roda sepanjang 2,5 Km,”

“Kemudian peningkatan jalan Kandang Roda-Pakansari sepanjang 4,3 Km, penataan jalur pedestrian Sentul-Kandang Roda dan Kandang Roda-Pakanasari,” terang Burhanudin.

Selanjutnya peningkatan jalan Tegar Beriman – Mc. Donald, kata dia, meresmikan Jembatan LIPI, pembangunan jalan lingkar LIPI penataan Kalibaru di Bojonggede serta rencana pembangunan fly over Situ Nangerang.

“Sementara Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor yakni pembangunan taman di pedestrian, pembuatan gapura selamat datang, taman tematik di jalan Tegar Beriman,”

“Diskominfo membangun videotron di jalur Kandang Roda serta kegiatan yang akan dilakukan beberapa dinas lainnya,” ungkap Burhanudin.  
   
Hadir pada rapat singkronisasi itu, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Staf Ahli Bidang PPHK, Plt.Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Staf Ahli Bidang Ekbang,

Lalu, Para Analis Kebijakan, perwakilan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin),

Kemudian, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas PUPR, Satpol PP, Bappedalitbang, dan BPKAD.

(Tim Publik Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

Kabupaten Bogor Siap Mendistribusikan 7.730 Vaksin Tahap Dua

BERIMBANG.com PT. Pos Logistik telah mengantar sebanyak 7.730 vaksin tahap dua untuk Kabupaten Bogor, diterima oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes), Achmad Zainudin, kemarin Rabu, (24/02/2021).

Vaksin tersebut telah diamankan dalam ruangan khusus di Dinkes. Achmad menjelaskan, penggunaannya bagi tenaga kesehatan (Nakes) yang belum.

Juga bagi petugas pelayanan publik yang diprioritaskan yakni TNI, POLRI kemudian SATPOL PP, karena mereka adalah orang-orang yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,

Pelaksanaan vaksinasi tahap dua rencananya akan dimulai Kamis (25/02) di masing-masing instansi, untuk Polri di Polres Bogor, kemudian TNI di Kodim 0621 dan di Lanud Atang Sanjaya begitu pula yang lainnya.

“Vaksin akan diberikan kepada sekitar 34 ribuan orang yang sudah ter data sebelumnya di Kabupaten Bogor,” katanya. 

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bogor, Dedi Syarif menambahkan secara rinci.

Pada tahap kedua vasksinasi di Kabupaten Bogor, kata Dedi, sasarannya adalah kurang lebih 5.000 orang Nakes yang masih tersisa dari total 12.800 Nakes se-Kabupaten Bogor.

“Mereka akan kita langsung berikan vaksin secara serentak selama dua hari kedepan, mudah-mudahan minggu ini selesai. Setelah itu kita agendakan untuk para pelayan publik,” jelas Dedi.

Ia menjelaskan perbedaan kedatangan vaksin yang pertama dengan yang kedua, “Kalau yang pertama datang dalam kemasan single dus tapi kalau yang sekarang ini multi dus,”

“Satu dus nya bisa digunakan oleh sembilan orang. Jadi vaksinasi tahap dua ini untuk sekitar 34 ribu orang, semuanya sudah kita buatkan jadwal,” terang dia.

“Kemudian, kita juga akan menjadwalkan vaksinasi untuk lansia yang berada di zona merah. Berdasarkan data yang ada, sekitar 240 ribu orang lansia akan kita prioritaskan juga untuk diberikan vaksin tahap kedua ini,” terangnya.

(Tim Publik Diskominfo Kab. Bogor)

Depok

Rapat Virtual, DPRD Depok Setujui Tiga Rancangan Raperda

BERIMBANG.com, Depok – Dalam rapat paripurna (Rapurna) secara virtual dan tatap muka, Selasa (16/2/2021), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Depok menyetujui Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Ketiga Raperda tersebut mencakup Raperda Tentang Tanggungjawab Sosial lingkungan perusahaan, Raperda Ketahanan pangan, Raperda Pencabutan Perda Nomor 10 tahun 2002 Tentang pedoman pembentukan RT, RW, LPM dan kerja sama antar Daerah.

Tim Panitia Khusus (Pansus) 6 (enam) yang diketuai H Nurhasim (Fraksi Golkar) melalui anggotanya, Imam Musanto (Fraksi PKS) menyampaikan hasil pembahasan pansus 6 yang membahas 2 raperda yaitu Raperda tentang Raperda Pencabutan Perda Kota Depok Nomor 10 TAHUN 2002 Tentang Pedoman Pembentukan Rukun Tetangga, Rukun Warga dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dan Raperda Tentang Kerjasama Daerah.

Dari proses pembahasan awal dimulai pada tanggal 20 sampai 22 November 2020 sampai dengan tanggal 5 desember 2020 yaitu dilaksankan pembahasan akhir selama proses pembasan banyak menerima saran dan masukan baik dari anggota pansus maupun dari steackholder 2 Raperda tersebut baik melalui Rapat dengar pendapat maupun pembahasan awal dan pembahasan akhir serta dari tenaga ahli dan narasumber.

“Setelah kami membahas serta saran dan masukan dari berbagai pihak, kami pimpinan dan anggota pansus 6 memutuskan menerima dan menyetujui 2 Raperda tersebut untuk di paripurnakan dan disahkan menjadi Peraturan Daerah Kota Depok, namun tentunya dengan ada beberapa rekomendasi. Rekomendasi yang disampaikan Pansus 6 ke Pemkot Depok khusunya bagian Hukum Setda Kota Depok, adalah : REKOMENDASI PENCABUTAN PERDA NOMOR 10 TAHUN 2002,” tandas Imam.

Rekomendasi Pansus 6 meliputi:

1. Setelah dicabutnya Perda Nomor 10 tahun 2002 maka Peraturan Walikota sebagai pengganti Perda Nomor 10 tahun 2002 tentang Pedoman Pembentukan Rukun

Tetangga , Rukun Warga dan Lembaga Kemasyarakatan, harus segera ditetapkan untuk memberikan arah, landasan dan pedoman pengaturan dan penetapaan lembaga kemasyarakatan.

2. Bahwa dalam penyusunan Peraturan Walikota tentang lembaga kemasyarakatan desa di kelurahan dikonsultasikan dengan** Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Khususnya Komisi A.

3. Bahwa penyusunan Peraturan Walikota tentang Lembaga Kemasyarakatan desa di kelurahan, harus sesuai dengan ketentuan Permendagri Nomor 8 Tahun 2018 tentang

Lembaga kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa dan muatan lokal daerah Kota Depok yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

YE

 

Bogor

Covid-19 Di Bogor Tengah Turun, Camat Perangi Zona Merah

BERIMBANG.COM, Bogor – Dalam seminggu terakhir jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kecamatan Bogor Tengah menurun dari sebelumnya 79 orang, per hari ini Rabu 24 Februari 2021 menurun 76 orang.

Dari keseluruhan yang terkonfirmasi positif, beberapa pasien mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 sebanyak 26 orang, sedangkan 8 orang diantaranya mendapatkan perawatan di pusat rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, untuk 42 orang lainnya melakukan isolasi mandiri (Isoman)

“Alhamdulillah trennya menurun dalam seminggu terakhir ini,” kata Camat Bogor Tengah Abdul Wahid, Rabu (24/2/2021).

Terlihat dari data yang ada jumlah terkonfirmasi positif dari klasisfikasi lokasi RW yang masuk zona merah/orang tinggal tersisa 19 RW se Kecamatan Bogor Tengah.
Sedangkan untuk Zona Hijau sebanyak 68 RW, Zona Kuning sebanyak 31 RW.

Penurunan RW zona merah ini, menurut Wahid, berdampak dari adanya kebijakan ganjil genap di Kota Bogor. Khususnya di wilayah Bogor Tengah yang sangat berpotensi adanya penurunan Covid ini.

“Tingkat kerumunan dan penumpukan masa semakin berkurang. Peran aktif aparat wilayah serta RW siaga covid terus melakukan penyuluhan di RW masing-masing,” terang Wahid.

Mantan Camat Bogor Timur tersebut berharap masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan dan meningkatkan protokol kesehatan 5 M.

“Aparatur di wilayah Bogor Tengah selalu mengingatkan kepada pengurus RT RW untuk selalu sosialisasi Covid19. Diupayakan juga masyarakat membatasi aktifitas keluar rumah dan tidak melakukan aktifita yang meninmbulkan kerumunan atau kegiatan sia-sia,” harap Wahid.

Terpisah, Sekretaris Kecamatan Bogor Tengah Irman Khaerudin juga mengimbau cuaca ekstrim yang masih bisa terus terjadi diantaranya angin kencang dan hujan dengan intensitas tinggi.

“Namun sesuai monitoring kami sebulan terakhir, titik banjir di wilayah Bogor Tengah sudah hilang,” papar Irman.

Ia melanjutkan, bencana tanah longsor pun hanya terjadi pada satu titik yaitu di wilayah Ciwaringin. Namun demikian, ia tetap mengimbau kepada masyarakat serta jajaran kelurahan serta RT RW untuk terus mewaspadai adanya bencana alam.

“Para lurah agar bisa memetakan titik rawan bencana di masing-masing kelurahan. Para aparar di kelurahan diharapkan dapat mengiatkan masyarakat dan mengajak untuk melakukan aksi bersih-bersih,” tandas Irman yang pernah menjabat sebagai Kabid pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor.

(Na/Ewin)

Bogor

Kisah Pilu Ayah, Kapolres Bogor: Sudah Masuk Dalam A-3

BERIMBANG.com Bogor – HH seorang ayah yang tertimpa dua musibah sekaligus terhadap dua anaknya, merasa kasusnya tidak ditindaklanjuti dengan adil. HH meminta pengawalan kasusnya kepada Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Cabang Bogor.

“Kita akan sikapi apa yang terjadi terhadap HH ya,” kata ketua PWRI Cabang Bogor, Rohmat Selamat SH, M.kn, yang juga Advokat, dikantor Advokatnya jalan Suka hati, Kabupaten Bogor, Selasa (23/02/2021).

Kepedulian Rohmat terhadap wartawan sudah tidak diragukan lagi, terlebih HH yang mendapat musibah juga anggota PWRI, menurutnya patut diperhatikan, sebab tindak lanjut itu penting.

“Ya kita belum mengetahui secara jelas perkara yang dihadapi saudara se PWRI, pak HH ini ..kan.. merasa tertimpa masalah, kita PWRI wajib mendapinginya, agar terang benderang apa masalahnya,” kata Rohmat.

ia mencari kejelasan mendatangi Kepolisian Resort Bogor bersama para wartawan, kata dia, sebab tugas pokok dan fungsi urusan hukum menjadi ranah kepolisian.

“Alhamdulilah Kepala Polres Bogor kooperatif, akan menindaklanjuti perkara yang dirasakan oleh saudara HH. saya percaya pihak kepolisian akan bekerja profesional,” ujar Rohmat.

Sementara, Kapolres Bogor AKBP merespon antusias kedatangan tim PWRI cabang Bogor, ia mengatakan “Kami menyambut baik kedatangan rekan-rekan PWRI Kabupaten Bogor ke Polres Bogor,”

“Polres Bogor selama ini menjalin hubungan baik dengan rekan-rekan media agar terjalin sinergitas, kalau ada masukan, kritik maupun temuan mohon disampaikan ke bagian Humas kami,” ujar Harun.

Terkait masalah yang dihadapi HH, respon Kapolres usai membaca pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan dari kepolisian, Nomor: B/214/II/2021/Reskrim, pada 8 Februari 2021 yang ditunjukan HH.

Kapolres mengatakan, “Melihat perkembangan hasil penyelidikan ini sudah masuk dalam A-3 artinya sudah dalam penyidikan,”

“Progresnya sudah bagus sudah tertangani, penyidikan ini fungsinya untuk mencari alat bukti dan menetapkan tersangka. Kalau sudah masuk penyidikan ditengarai atau diindikasikan ada tindak pidana, tinggal mencari barang bukti dan menetapkan tersangka,” jelas Harun.

Diberitakan sebelumnya, Anak pertama HH, inisial He ditahan polisi, pengakuan HH, emosi He tak terbendung ketika mengetahui adiknya sebut saja Nona (15) bukan nama yang sebenarnya, yang menduga telah dicabuli oleh inisial HN.

Sebelum HH melaporkan ke polisi. Pada 29 September 2020, HN mendatangi rumah HH hendak klarifikasi, ketepatan dirumah ada He yang merasa tidak terima adiknya diperlakukan tidak senonoh, HH mengaku He langsung memukul HN.

(Tengku Yusrizal)

Bogor

Wujudkan Karsa Bogor Sehat, Pemkab Bogor Kolaborasi Dengan USAID

BERIMBANG.com Pemerintah Kabupaten Bogor (Pemkab Bogor) Sejak tahun 2017 berkolaborasi dengan USAID Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene, Penyehatan Lingkungan untuk Semua (IUWASH) mewujudkan Karsa Bogor Sehat.

Melalui Program Penyehatan Lingkungan, kemarin Senin (22/02/2021) keduanya melakukan diskusi Bogor Badami Masagi “Membangun Akses Air Minum, Sanitasi dan Perilaku Hygiene Terintegrasi” di Ruang Serbaguna I, Gedung Sekretariat Daerah, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin mengatakan, kondisi air dan sanitasi yang buruk berdampak signifikan tidak hanya bagi penyebaran Virus Corona, tapi juga penyebaran penyakit lainnya, termasuk yang menjadi penyebab stunting atau gangguan pertumbuhan pada balita.

“Untuk itu Pemerintah Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih kepada USAID IUWASH yang telah mendukung Pemkab Bogor dalam mewujudkan Karsa Bogor Sehat melalui beragam program meliputi peningkatan layanan, penguatan kinerja institusi, penguatan aspek pembiayaan, advokasi, koordinasi dan komunikasi di sektor air minum serta sanitasi dalam perilaku hygiene,” kata Burhanudin.

Lanjut Burhanudin, kegiatan dilakukan di delapan desa dan kelurahan, lima kecamatan yaitu Desa Tarikolot dan Desa Tajur Kecamatan Citeureup, Desa Rawa Panjang Kecamatan Bojonggede, Desa Cilebut Barat dan Desa Cilebut Timur Kecamatan Sukaraja, Kelurahan Cibinong dan Nanggewer Kecamatan Cibinong, serta Desa Bojong Kecamatan Klapanunggal.

“Kerjasama penyehatan lingkungan antara USAID dengan Pemkab Bogor sudah dimulai sejak tahun 2017. Dan tahun ini adalah tahun terakhir tepatnya akan berakhir pada bulan September 2021,”

“Untuk itu saya ucapkan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya kepada USAID dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam program penyehatan lingkungan di Kabupaten Bogor. Semoga memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Bogor,” terangnya.

Harapannya kolaborasi ini dapat terus berlanjut pada periode berikutnya dan di direplikasi di tempat lainnya. “Selanjutnya saya juga berharap Tim Monev ini dapat bertransformasi menjadi kelompok masyarakat yang lebih berswadaya agar tetap dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan di sektor air minum, sanitasi, dan perilaku hygiene di tengah masyarakat,”

“Upaya penyehatan lingkungan dari mulai memberikan pemahaman, penyediaan akses, merubah perilaku, hingga membiasakan masyarakat hidup bersih dan sehat bukan hanya urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama,”

“Komitmen pemerintah, masyarakat, pihak swasta, lembaga pendidikan, media massa dan seluruh stake holder sangat diperlukan untuk mendorong terciptanya kebiasaan hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat,” kata Burhanudin.

(Tim Komunikasi Diskominfo Kab.Bogor)

Bogor

Ketua PKK Kabupaten Bogor, Lantik ketua TP. PKK dan Bunda PAUD Literasi

BERIMBANG.com Ketua PKK Kabupaten Bogor, Halimatu Sadiyah Iwan melantik ketua TP. PKK dan Bunda PAUD Literasi wilayah Kecamatan Megamendung periode 2021-2027, di Aula Kecamatan Megamendung, Selasa (23/02/2021).

Halimatu Sadiyah Iwan menuturkan, Ketua TP. PKK dan Ketua Tim Penggerak PKK Desa sebagai Bunda Literasi dan Bunda PAUD Desa, Harus mampu mendorong dalam meningkatkan budaya gemar membaca,

Juga mampu membangun kesiapan anak usia dini dalam mempersiapkan diri di jenjang pendidikan dasar. Pendidikan dan literasi anak usia dini sangat penting sebagai bagian pembangunan karakter pada masa golden age atau masa keemasan.

“Terlebih di tengah tantangan situasi pandemi Covid-19, saya harap Bunda PAUD Literasi Kecamatan dan Desa dapat segera membuat program kerja edukasi yang inovatif, kreatif dan berdaya ungkit bagi optimalisasi potensi anak-anak,”

“Segera buat program yang menarik yang dapat menghindarkan anak dari kecanduan gadget dan agar anak-anak mau dan gemar membaca serta tetap aman dari penularan Covid-19,” tegas Halimatu.

Lanjut Halimatu, Tim Penggerak PKK merupakan mitra kerja pemerintah dalam melaksanakan pembangunan keluarga untuk kesejahteraan masyarakat.

Ia meyakini mereka memiliki kemampuan dan pengalaman dalam mengelola dan menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional. Upaya mengoptimalkan kinerja terus ditingkatkan fungsi gerakan PKK dengan bhakti dan karya nyata.

Tingkatkan kreatifitas, inovasi dan optimalkan kolaborasi dengan pemangku kepentingan dalam merencanakan dan melaksanakan program, serta gelorakan terus semangat pengabdian untuk kebaikan seluruh keluarga dan terciptanya lingkungan yang harmonis.

”Selamat bertugas, semoga bisa menjalankan tugas dengan amanah dan profesional. Saya juga ucapkan terima kasih serta apresiasi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Desa beserta jajaran periode sebelumnya, atas dharma bhaktinya dalam memajukan gerakan PKK,” paparnya.

Halimatu juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada Camat Megamendung selaku Ketua Pembina Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Kepala Desa selaku Ketua Pembina Tim Penggerak PKK Desa yang telah membantu dan bekerjasama dalam pelaksanaan program-program PKK.

”Semoga segala upaya yang dilakukan bermanfaat bagi masyarakat dan kemajuan  gerakan PKK,” imbuhnya.

(Tim Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Bupati Bogor Ajak Masyarakat Sukseskan Pendataan Keluarga

BERIMBANG.com Bupati Bogor, Ade Yasin mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor  untuk menyukseskan pendataan keluarga yang dilaksanakan pada tanggal 1 April sampai 31 Mei 2021 di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ade Yasin menjelaskan data sangat penting dalam perencanaan pembangunan termasuk data keluarga, oleh karenanya setiap 5 tahun sekali pemerintah melakukan pendataan keluarga yang dilaksanakan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

“Ayo sambut petugas pendata yang akan datang ke rumah anda dengan senyuman yang ramah. Berikan data yang benar, akurat dan jelas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan 5 M,” ujar Ade. kemarin Senin (22/02/2021)

Ade Yasin menambahkan, pendataan awal perencanaan keluarga, pastikan keluarga kita terdata untuk Kabupaten Bogor termaju, nyaman, dan berkeadaban.

Sementara itu, pendataan keluarga merupakan kegiatan lima tahunan BKKBN untuk mendapatkan data keluarga Indonesia.

Hal tersebut sesuai dengan Undang-undang No. 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yang diperkuat dengan Peraturan Pemerintah No. 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga.

Peraturan itu mengamanatkan bahwa dalam rangka mendukung penyelenggaraan perkembangan Program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) diperlukan Data dan Informasi Keluarga yang dikelola dalam Sistem Informasi Keluarga (SIGA).

(Tim Publikasi Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

PWRI Bogor Sambangi Polres

BERIMBANG.com Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia Cabang Bogor, Rohmat Selamat SH, M.kn, bersama jajarannya, menyambangi Kepolisian Resort (Polres) Bogor. Bermaksud tingkatkan Sinergi dengan Polres Bogor.

Rohmat menyampaikan persoalan dalam masyarakat yang masih awam memahami produk-produk hukum, seperti mematuhi aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Juga Rohmat mengapresiasi Polres Bogor, dalam menyelesaikan kasus-kasus yang terjadi di Kabupaten Bogor.

“Kemitraan melalui Media Sosial telah terjalin baik, namun alangkah baiknya, sosialisasi program-program dari Polres, PWRI bisa mendampingi ikut membantu dalam menyebarkan informasi baik untuk masyarakat,” kata Rohmat, diruang Kapolres Bogor. Selasa (23/02/2021).

Rohmat berharap, sinergitas antara PWRI dan Polres Bogor terus terjalin dengan baik, “Kami berharap sinergitas PWRI dan Polres Bogor terus terjalin dan lebih ditingkatkan” katanya.

Sementara, Kapolres Bogor AKBP Harun, menyambut baik, kemitraan dengan media massa dibutuhkan bagi kepolisian, ia mengatakan semua informasi yang beredar dimasyarakat harus diteliti.

Ia mengajak PWRI sebagai media massa ikut membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi dimasyarakat. Menyebarkan informasi yang akurat, saring sebelum sharing.

Bila terjadi masalah yang sekiranya harus ditangani kepolisian atau tugas, pokok dan fungsi kepolisian, kata dia, sudah menjadi kewajiban untuk menindaklanjutinya.

“Kalau emang ada satu informasi atau, permasalahan, (yang belum akurat) bisa disampaikan pada Kami,” kata Harun.

(Narator PWRI)