Penulis: admin berimbang

Daerah

Polda Jatim Siapkan Pengamanan Jelang Tahun Baru

BERIMBANG.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Pejabat utama Polda Jatim bersama Kapolrestabes Surabaya melakukan rapat koordinasi kesiapan pengamanan tahun baru 2022, serta melakukan pengecekan Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru, di pusat perbelanjaan Plaza Surabaya.

Menurut Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, dalam rapat koordinasi dengan Kapolda Jatim memaparkan sistem pengamanan kota Surabaya berbeda dengan tahun 2021 lalu, yang dilakukan penyekatan hingga tingkat RW, mengingat penyebaran covid-19 yang tinggi.

“Mekanisme pengamanan tahun 2022 tidak melaksanakan penyekatan, namun pembatasan mobilitas di batas kota Surabaya, untuk mengantisipasi masyarakat yang bergeser ke Surabaya dan rekayasa lalulintas di dalam pusat kota, untuk mengurangi keramaian dengan melibatkan perkuatan personil sebanyak 3064 personil,” paparnya.

“Polrestabes Surabaya telah memberikan himbauan untuk tidak mengadakan acara – acara di hotel, maupun lokasi keramaian dimalam tahun baru,” tambah Kapolrestabes Surabaya.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaiakan arahannya kepada Kapolres dan jajaran untuk mengambil langkah preemtif dan preventif.

“Silahkan dilaksanakan seperti himbauan sesuai Surat Edaran (SE) Mendagri dan Menteri Agama. Guna mencegah penularan covid-19 varian omicorn. Setiap satwil dan satker silahkan bekerja sama dengan humas, untuk menghimbau masyarakat dan mengoptimalkan pelaksanaan yustisi,” arahnya.

Kapolda juga menyampaikan, agar memperkuat pembatasan mobilitas di Ring 3 (batas masuk kota surabaya), ring 2 (Jalan utama mengarah ke pusat kota) dan Ring 1 (pusat kota serta lokasi keramaian), guna mengurangi mobilitas masyarakat agar tidak terjadi penumpukan.

Usai melakukan rapat koordinasi, Kapolda Jatim bersama Kapolrestabes langsung terjun ke lapangan, untuk melakukan pengecekan Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru di pusat perbelanjaan Plaza Surabaya, guna memastikan kesiapan personil dan penerapan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan dalam upaya pencegahan penularan covid 19 terutama varian omicron.***

Daerah

Forkopimda Jatim Dampingi Menhub dan Kakorlantas Polri Cek Karantina dan Terminal Bandara Juanda

BERIMBANG.com – Forkopimdan Jatim, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta Mendampingi kunker Menteri Pehubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Santyabudi melakukan pengecekan pelaksanaan protokol kesehatan di Bandara Internasional Juanda, lokasi karantina Asrama Haji Sukolilo, dan Terminal bus Bungurasih, pada Minggu (26/12/2021).

Tempat pertama yang dilakukan pengecekan adalah Bandara Internasional Juanda. Di tempat ini Menhub dan Kakorlantas melihat sarana yang disiapakan, baik dari kesiapan personil dan posko Nataru, serta pengaplikasian peduli lindungi bagi penumpang,

selain itu juga meninjau gerai vaksinasi Bandara Internasional Juanda untuk memastikan pelaksanaan Protokol Kesehatan di Bandara Internasional Juanda.

Selanjutnya, rombongan melakukan pengecekan di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, untuk memastikan kesiapan fasilitas karantina. Nantinya di tempat ini akan digunakan untuk para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru tiba dari luar negeri di Jatim.

Menhub Budi Karya Sumadi menyampaikan, kunjungannya antara lain adalah untuk melakukan asesmen terhadap kesiapan Surabaya dalam menerima kedatangan PMI yang dari luar negeri.

“Kita tahu Surabaya dan sekitarnya, termasuk NTB menjadi tempat yang konfinien, karena sebagian besar atau 30% PMI Indonesia ini berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan NTB, yang mungkin lebih prefer untuk menggunakan Juanda,” kata Menhub saat di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya.

“Selain Jakarta itu sekarang setiap hari sudah menerima lebih dari 3000 penumpang setiap hari, dan PMI yang ke Jakarta itu kurang lebih 1500. Oleh karenanya Juanda menjadi pilihan dan kami sudah melakukan assessment yang di Juanda cukup baik ya. Koordinasi Pak Pangdam, Pak Kapolda, Pak Sekda itu sangat baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Budi juga menyampaikan untuk tempat karantina memang ada beberapa kualifikasi yang di sampaikan dari kemenkes, yang memang sudah melakukan evaluasi tentang Omicron.

“Kita sudah sepakat akan menyediakan kamar, tadi Pak Pangdam dan Pak Kapolda bisa menyediakan kurang lebih 1500 kamar. Artinya kalau di sini akan ada isolasi selama 10 hari, maka paling tidak 100 atau kalau jumlahnya bisa ditingkat 150. Jika satu pesawat mendarat di Surabaya,” paparnya.

Menhub bersama rombongan lanjut melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan di Terminal Bus Bungurasih, dipandu oleh Kepala Terminal Bungurasih meliputi penggunaan masker bagi pengunjung, Barcode Peduli Lindungi dan penerapan jaga jarak.

Selain itu, di Bungurasih ini juga dilaksanakan kegiatan vaksinasi bagi para penumpang, dengan sasaran target vaksin 100 orang, didukung vaksin dari dinkes Sidoarjo serta personel vaksinator dari puskesmas Medaeng sebanyak 12 personel.

Dalam kesempatan ini, Menhub dan Korlantas, memastikan bahwa perjalanan yang akan dilakukan masyarakat baik itu perjalanan udara, laut, dan darat, bisa berjalan dengan baik.

“Oleh karenanya kami secara resmi ini ada satu Instruksi presiden bahwa perjalanan harus baik, sopan dan lancar, tetapi prokes harus dilaksanakan,” ujar Menhub saat melakukan pengecekan di Terminal Bungurasih.

“Saya mengapresiasi Pangdam, Kapolda Jatim, dan pemkot Surabaya yang melaksanakan prokes ketat. Tadi kami melihat ada dilakukan antigen, ada yang dilakukan vaksinasi, menunjukkan bahwa mereka yang melakukan perjalanan harus melaksanakan vaksinasi dan antigen,” pungkasnya.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Santyabudi menambahkan beberapa poin. Yang pertama, tetap terus mengingatkan sepanjang kegiatan pengamanan Nataru ini.

“Kami berharap masyarakat untuk tetap senantiasa betul-betul merencanakan, karena di tengah-tengah perjalanan yang dilakukan oleh masyarakat ini kita masih dihadapi dengan pandemi dan sekarang juga faktor cuaca cukup harus kita perhitungkan,” tambah Irjen Pol Firman.

“Artinya kepada seluruh stakeholder, hal-hal yang nanti bisa kemungkinan menghambat perjalanan karena jembatan jalan-jalan fisik yang akan dilalui oleh masyarakat yang akan melakukan perjalanan ini betul-betul dilaksanakan pemeriksaan-pemeriksaannya. Kita tidak berharap ada peristiwa – peristiwa yang kemudian nanti berdampak kepada terhambatnya perjalanan masyarakat selama masa Natal dan tahun baru ini,” ujarnya.

Kakorlantas juga menyampaikan ucapkan terima kasih kepada masyarakat lain, yang mungkin lebih memilih untuk merayakan Natal dan tahun barunya tidak ke mana-mana.

“Untuk yang masih melakukan perjalanan saya sekali lagi mengingatkan tetap menjaga prokesnya jangan lengah di tempat-tempat peristirahatan, di tempat-tempat rest area, jangan sampai terlalu lengah membuka maskernya dan lain sebagainya, sehingga kita justru berhadapan dengan risiko, bertemu dengan banyak orang di tempat-tempat yang kita perkirakan akan menjadi sumber dari penyebaran virus itu sendiri,” lanjutnya.

“Saya hanya mendoakan bersama seluruh jajaran, moga-moga nanti selesai bisa semua kembali wilayah masing-masing dengan sehat, dengan selamat hingga tahun 2022 kita ganti dengan optimisme pembangunan yang lebih baik,” pungkas Kakorlantas usai melakukan pengecekan di sejumlah tempat publik di Surabaya, bersama Menhub.***

Daerah

Kakorlantas, Asops, dan Kadiv Humas Polri Pastikan Sistem Berjalan Baik di Tempat Publik Surabaya

BERIMBANG.com – Kapolda Jawa Timur dampingi Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Asisten Operasional (Asops) Polri, dan Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, melakukan pengecekan di sejumlah tempat publik di Jawa Timur, pada Sabtu (25/12/2021), guna memastikan sistem telah berjalan dengan baik.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim mendampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Santyabudi, Asops Polri Irjen Pol Imam Sugianto, dan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, melakukan pengecekan di tempat publik, terkait dengan penerapan protokol kesehatan dan posko kesehatan.

Tempat pertama yang dilakukan pengecekan adalah Tunjungan Plaza (TP) Surabaya, untuk memastikan kesiapan tempat cuci tangan, Barcode Peduli Lindungi, termogan telah terpasang, penggunaan masker bagi para pengunjung, Penerapan 50% kapasitas maksimal restoran maupun outlet perbelanjaan. Kapasitas pengunjung di Mall Tunjungan Plaza adalah 80.000 orang.

Rombongan pejabat kepolisian ini juga memastikan perayaan Natal di Mall TP ini berlangsung dengan tertib dan menerapkan protokol kesehatan.

Tak hanya itu, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, rombongan pejabat kepolisian ini juga menyapa warga dan anak-anak yang sedang bermain di Mall TP, sekaligus foto bersama dengan pengunjung Mall TP.

Usai melakukan kunjungan di Mall TP, rombongan lanjut melakukan pengecekan di Pelabuhan Gapura Nusantara Tanjung Perak Surabaya, yang diawali dengan paparan otoritas pelabuhan Tanjung Perak, terkait kanaikan aktifitas pelayaran sebesar 48% dibandingkan tahun 2020, melalui pelabuhan tanjung perak.

Selain itu, juga melakukan pengecekan gerai vaksinasi presisi yang disediakan untuk penumpang pelabuhan yang belum melaksanakan vaksinasi dosis pertama maupun dosis kedua.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Santyabudi menyampaikan kedatangannya ini diantaranya adalah untuk memastikan sistem berjalan dengan baik, untuk mengantisipasi penyebaran virus, baik varian lama maupun varian baru.

“Saya dengan Pak Kapolda dengan rombongan ada Pak Asops dan Pak Kadiv Humas ingin memastikan pelayanan kesehatan berupa vaksinasi di tempat pemberangkatan dan sekaligus tempat wisata,” ucapnya.

“Tadi kebetulan kita coba kunjungi salah satu tempat favorit orang kalau ke Surabaya. Kita ingin lihat sebagaimana kesiapan mereka apakah euforia ini kendor. Karena sekali lagi harapan kita besar bahwa masyarakat ikut berpartisipasi aktif baik untuk vaksinasi maupun kelancaran arus lalu lintas itu sendiri,” harapnya.

Kakorlantas juga menyampaikan kesiapan petugas di Posko dan masyarakat, mereka kooperatif dan berharap komunikasi ini bisa terjalin sehingga Indonesia bisa mencapai tingkat pencapaian vaksinasi yang cukup untuk bisa menjaga dari kemungkinan penyebaran virus Covid-19 baik varian lama maupun baru.

“Nah kita bisa lihat di sini kesiapan teman-teman di posko petugas-petugas dan masyarakat alhamdulillah tadi ada salah satu kita ambil juga mereka kooperatif, moga-moga komunikasi ini bisa terjalin sehingga Indonesia bisa mencapai tingkat pencapaian vaksinasi yang cukup untuk bisa kita menjaga dari kemungkinan ada tersebarnya virus-virus maupun baik varian baru maupun varian lama kira-kira seperti itu,” tandasnya.

“Pesan Pak Kapolri untuk kita semua bersama-sama menghadapi ini dengan sabar, presiden juga ingin semua berjalan dengan seimbang, antara ekonomi yang sedang kita coba terus bangun berapa tahun belakang ini kita prihatin, ada satu sisi masyarakat juga butuhkan adanya kegiatan-kegiatan sosial, perdagangan, kita coba seimbangkan. Kelancaran kita utamakan. Tapi sekali lagi kesehatan tentunya yang utama,” pungkas Irjen Pol Firman Santyabudi.***

Daerah

Forkopimda Jatim dampingi Menkopolhukam Cek Prokes dan Pengamanan Gereja di Surabaya

BERIMBANG.com Jawa Timur – Forkopimda Jatim, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kabinda Marsma Rudi Iskandar bersama Sekda Prov Heru Tjahjono mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Indonesia Mahfud MD melakukan kunjungan ke Jawa Timur.

Kunjungan ini dalam rangka melakukan pengecekan protokol kesehatan (prokes) dan pengamanan gereja di Kota Surabaya.

Kedua tempat yang mendapat kunjungan tersebut yakni Gereja Katedral Hati Kudus Yesus di Jalan Polisi Istimewa, Kota Surabaya dan Gereja Kristen Indonesia (GKI), di Jl. Diponegoro, Kota Surabaya.

Dalam kunjungannya di Gereja, Mantan Ketua MK tersebut melakukan pengecekan prokes saat ibadah misa berlangsung. Selain itu, ia juga mengucapkan selamat natal kepada umat Nasrani.

“Saya bersyukur mendapat kesempatan untuk berkunjung ke tempat ini untuk memastikan dan menyaksikan persiapan pelaksanaan ibadah Natal berjalan dengan baik dan aman,” kata Mahfud di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus, Sabtu (25/12/2021).

Mahfud mengatakan bahwa di Indonesia semua pemeluk agama dan lembaga-lembaga keagamaan mendapat perlindungan yang sama dari negara. Hal ini dikarenakan masyarakat dapat menentukan pilihan agama sesuai kepercayaannya.

“Kalau negara agama itu satu negara yang diatur dan dikuasai dengan sistem satu agama. Tetapi di Indonesia merupakan negara Pancasila dimana agama dan para pemeluknya dilindungi hidupnya, karena asumsinya semua agama itu membawa ajaran kebaikan,” tutur Mahfud.

Guru Besar Universitas Islam Indonesia Yogyakarta ini mengaku senang setelah mendapat laporan dari Forkopimda provinsi Jatim bahwa sampai saat ini perayaan ibadah Natal di Jawa Timur berjalan kondusif dan aman.

“Ada kegembiraan pada perayaan Nataru pada tahun ini daripada tahun kemarin. Saat ini bisa ibadah di Gereja sementara tahun lalu harus secara online. Namun hal ini harus tetap kita jaga agar tidak terjadi lonjakan Covid-19 pasca Nataru,” pungkasnya.***

Daerah

Jelang Malam Natal, Forkopimda Jatim Cek Prokes dan Pengamanan di Gereja

BERIMBANG.com – Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangkoarmada II Laksda Iwan Isnurwanto, Kabinda Marsma Rudi Iskandar, Sekda Prov Heru Tjahjono bersama pejabat utama Polda Jatim dan pejabat utama Kodam V/Brawijaya melakukan pengecekan di beberapa gereja dan pos pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Surabaya.

Pengecekan tersebut juga dilakukan dalam rangka melihat langsung jalannya ibadah malam natal.

Adapun tiga lokasi yang dikunjungi yakni Gereja Katolik Santo Yohanes Pemandi, Pos Pengamanan Bundaran Waru, dan Gereja Kebangunan Kalam Allah Indonesia Jemaat Surabaya.

Dalam kunjungannya ke gereja, Forkopimda Jatim menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal kepada umat Nasrani serta mengecek penerapan protokol kesehatan serta pengamanan saat ibadah berlangsung.

“Saya, pak Kapolda, pak Pangdam, pak Pangkoarmada 2 dan Pak Kabinda menyampaikan ucapan selamat Natal kepada jemaat yang ada di sini,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gereja Katolik Santo Yohanes Pemandi, Jumat (24/12/2021).

Khofifah mengajak masyarakat Jawa Timur, agar Nataru kali ini dapat dijadikan sebagai dorongan penyemangat bersama untuk bangkit dari pandemi Covid-19.

“Kita lihat bersama pelaksanaan ibadah di gereja ini berjalan lancar dengan melaksanakan prokes yang cukup baik sehingga menimbulkan energi positif bagi kita bersama,” ucap Khofifah.

Setelah pengecekan di tempat ibadah, Forkopimda Jatim bergegas meninjau pos pengamanan di Bundaran Waru yang menjadi pintu masuk dari Kabupaten Sidoarjo menuju Kota Surabaya.

Gubernur menyebut bahwa terdapat 50 pos pengamanan, 162 pos pelayanan, dan 7 pos pelayanan di rest area se-Jawa Timur. Pos pelayanan di Bundaran Waru sendiri merupakan bagian untuk mengurangi mobilitas masyarakat yang biasanya saat perayaan tahun baru selalu terjadi kerumunan.

“Tidak ada penyekatan di Pos Pengamanan Bundaran Waru, akan tetapi mobilitas bisa dikurangi dengan tetap menjaga protokol kesehatan dengan sangat baik sehingga tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19,” ujar mantan Menteri Sosial itu.

Khofifah menjelaskan bahwa di setiap pos pengamanan dan pos pelayanan disediakan mobil vaksinasi maupun Swab antigen atau PCR sehingga memudahkan masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi.

“Adanya pos pengamanan dan pos pelayanan ini bisa memberikan perlindungan kepada kita semua, akan tetapi masyarakat juga harus bersama sama menjaga bagimana suasana dapat aman, kondusif dan semuanya tetap sehat saat merayakan Nataru 2021-2022 ini,” tutur Gubernur.

Setelah mengecek pos pengamanan Bundaran Waru, Rombongan Forkopimda Jatim melakukan peninjauan di Gereja Kebangunan Kalam Allah Indonesia Jemaat Surabaya di Jalan Arjuno, Surabaya.***

Daerah

Irwasum Polri Cek Prokes serta Pengamanan Tempat Ibadah dan Stasiun di Surabaya

BERIMBANG.com Jawa Timur – Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto terjun langsung mengecek penegakan protokol kesehatan (prokes) dan pengamanan di tempat ibadah umat nasrani dan stasiun di Kota Surabaya.

Kedua tempat yang mendapat kunjungan tersebut yakni Gereja Katedral Hati Kudus Yesus di Jalan Polisi Istimewa, Kota Surabaya dan Stasiun Gubeng Baru di Jalan Gubeng Masjid.

Dalam kunjungannya di Gereja, Jenderal bintang tiga yang didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta ini mendapat pemaparan dari Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan tentang protokol kesehatan serta pengamanan Gereja saat ibadah misa natal berlangsung.

“Dari pemaparan tadi, untuk simulasi penerapan prokes dan pengamanan gereja sangat cukup bagus,” kata Agung saat mengecek area gereja yang nanti malam akan diselenggarakan ibadah misa natal, Jumat (24/12/2021).

Agung juga turut mengecek penggunaan peduli lindungi yang telah di sediakan pihak gereja guna memastikan ibadah natal berjalan lancar. Selanjutnya, ia juga masuk ke dalam gereja guna mengecek penerapan prokes didalamnya.

“Kesiapan gereja ini dalam menggelar ibadah misa natal dapat menjadi contoh bagi gereja-gereja di kabupaten/kota lainnya,” ucap Agung.

Setelah pengecekan di tempat ibadah, mantan Kapolda Jawa Barat itu juga meninjau penerapan protokol kesehatan dan pengamanan di Stasiun Gubeng.

Diketahui bersama stasiun Gubeng merupakan tempat berkumpulnya masyarakat yang akan bepergian baik dalam kota maupun keluar kota dengan menggunakan transportasi kereta. Di stasiun ini juga telah disediakan fasilitas vaksin bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin.

Dalam arahannya, eks Kabaintelkam tersebut meminta kepada Kapolda Jatim beserta jajaran agar selalu berkoordinasi dengan instansi samping agar pelaksanaan Nataru Tahun 2021-222 berjalan lancar.

“Pak Kapolda agar jajarannya koordinasi dengan instansi lainnya agar prokes selalu diterapkan di tempat-tempat keramaian terutama saat tahun baru yang biasanya masyarakat banyak berkumpul untuk merayakannya,” ujar Agung yang kemudian membagikan masker kepada masyarakat.***

Bogor

Jelang Natal Tahun 2021 Dan Tahun Baru 2022, Aparat Gabungan Melaksanakan Apel Gabungan Di Pos Pengamanan Exit Tol Cigombong

BERIMBANG.COM, Bogor – Tepat pukul 08.00 Wib pada Jumat 24 Desember 2021 bertempat di lapangan seberang exit tol Cigombong telah dilaksanakan Apel Gabungan dalam rangka Pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Apel gabungan tersebut yang dipimpin Kapolsek Cijeruk Cigombong, Kompol Sumijo. Dalam sambutannya, Kapolsek menyampaikan tujuan kegiatan Pengamanan NATARU adalah memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada warga yang akan melakukan peribadatan (misa) dan melakukan pencegahan terjadinya kerumunan massa pada malam tahun baru, serta kelancaran arus lalu lintas. Selanjutnya, Kapolsek selama melaksanakan pengamanan juga dilakukan giat penegakan PPKM, termasuk di dalamnya pengetatan Protokol Kesehatan, dan pelaksanaan gerai vaksin lapangan, dan sampling swab rapid antigen.

Sementara itu, Plt. Camat Cigombong, Asep Achadiat Sudrajat menyampaikan bahwa yang menjadi pijakan aturan dalam Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Bogor adalah Surat Edaran Bupati Bogor Nomor 1069/COVID-19/Sekret/X1/2021 tentang Tentang
Pengendalian Kegiatan Masyarakat
pada Saat Natal Tahun 2021 Dan Tahun Baru 2022 yang intinya antara lain.
1. Setiap Masyarakat Warga Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, Pimpinan/Pengelola Hotel Resort/Cottage/Villa/Homestay, Penginapan dan sejenisnya, Restoran/Rumah Makan, Café, Tempat Rekreasi dan Minimarket yang melaksanakan aktifitas selama libur Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 agar
melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Seperti, Wajib pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan), dan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari Hotel/ Resort/Cottage/ Villa/Homestay, penginapan dan sejenisnya, restoran/rumah makan, Café, tempat rekreasi dan  membatasi jumlah wisatawan/jumlah pengunjung sampai dengan 50% (lima puluh persen) dari
kapasitas total, serta tidak diperbolehkan mengadakan pesta kembang api, pawai, arak- arakan, konvoi, dan Kegiatan yang berpotensi kerumunan.
2. Kepada seluruh Kepala Desa agar mensosialisasikan kepada masyarakat untuk berada dalam rumah dan mengurangi kegiatan diluar rumah kecuali untuk kegiatan yang mendasar
dan/atau mendesak dan senantiasa mengkampanyekan perubahan perilaku 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan),  melaksanakan operasi yustisi dan patroli pengawasan serta penegakan disiplin protokol kesehatan sampai ke tingkat RT, serta melakukan antisipasi dan pembubaran kerumunan massa di ruang publik.

Operasi Lilin juga akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

“Pada kegiatan pengamanan NATARU, juga akan dilaksanakan  gerai vaksinasi lapangan pada tempat keramaian seperti pasar dan vaksinasi malam hari untuk melayani warga yang belum vaksin dan terkendala pekerjaan. Vaksinasi malam hari akan dilakukan pada tanggal 24, 25, Desember 2021 di Halaman Masjid Besar Al Azim,” jelasnya.

Selanjutnya, Asep juga meninta kepada petugas selama melaksanakan tugas agar ikhlas, sabar, tegas, dan humanis.

Apel gabungan tersebut diikuti oleh 139 orang yang berasal dari TNI POLRI, Kasi Kasubag Kecamatan Cigombong, POL PP Kecamatan Cigombong dan Cijeruk, Tenaga Kesehatan, UPT Dinas Perhubungan, Pramuka Penegak DKR Cigombong, Linmas, GM FKPPI.

Adapun pejabat yang hadir antara lain Plt. Camat Cigombong,  Kapolsek Cijeruk Cigombong, Danramil, Kasi Trantibum Cijeruk mewakili Camat Cijeruk, Kepala Puskesmas Cigombong dan Ciburayut.

(Na)

Bogor

Pemkab Bogor, TNI dan Polri Apel Gelar Pasukan Pengamanan Nataru

BERIMBANG.com – Apel gelar pasukan Operasi Lilin Lodaya-2021, bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Kodim 0621 dan Polres Bogor, dalam rangka pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 atau Nataru, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (23/12/2021).

Apel dipimpin Kapolres Bogor, AKBP Harun dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin, Kepala Staf Kodim 0621 Mayor Cab. Ujang Rohmat, Forkopimda Kabupaten Bogor dan jajaran Pemkab Bogor.

Kapolres Bogor, AKBP Harun menyampaikan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), situasi pandemi Covid yang terkendali di Indonesia membuat pemerintah memberikan kesempatan bagi perekonomian untuk tumbuh. Berbagai pembatasan diterapkan saat ini tetap memberikan kesempatan bagi perekonomian masyarakat tetap berjalan dengan baik.

“Untuk itu momentum pertumbuhan ekonomi ini harus kita pertahankan dengan menjaga penyebaran Covid-19. Strategi peningkatan pengendalian harus dilaksanakan dengan baik oleh seluruh pemangku kepentingan terkait untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 menjelang dan sesudah Nataru,” ujar Harun.

Harun menjelaskan, Operasi Lilin akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, dengan fokus pada lokasi gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan Tahun Baru, terminal, pelabuhan, dan stasiun kereta api.

Dalam pelaksanaannya Operasi Lilin 2021 akan melibatkan 177.212 personel pengamanan gabungan, yang terdiri dari 103.188 personel Polri, 19.017 personel TNI, serta 55.007 dari instansi terkait.

“Antara lain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, dan instansi lainnya. Personil tersebut akan ditempatkan di 19.464 pos pengamanan dan 1.082 pos pelayanan,” terang Harun.

Kapolres Bogor menambahkan, oleh karena itu Operasi Lilin 2021 harus dilaksanakan secara optimal. Ketika operasi ini berhasil masyarakat dapat melaksanakan aktivitas Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman, baik dari gangguan Kamtibmas, maupun dari bahaya Covid-19.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Daerah

Forkopimda Jatim Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Semeru 2021

BERIMBANG.com – Forkopimda Jatim, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak beserta Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat utama pemprov Jatim menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2021, dalam rangka pengamanan jelang natal dan tahun baru (nataru) 2021-2022 yang digelar di Monumen Tugu Pahlawan, Surabaya, pada Kamis pagi (23/12/2021).

Apel Gelar Pasukan dipimpin oleh Pangdam V/Brawijaya sebagai Pengambil apel dimana dalam Operasi Lilin Semeru tahun ini melibatkan sebanyak 9940 personel gabungan baik dari Polri, TNI, dan instansi samping. Operasi yang akan digelar selama 10 hari mulai Kamis, 23 Desember 2021 hingga berakhir pada Minggu, 02 Januari 2022.

Metode yang digunakan dalam Operasi Lilin 2021 yakni melaksanakan protokol kesehatan dan vaksinasi, pos pelayanan, serta pos pengamanan dibeberapa obyek vital yakni tempat ibadah, tempat perbelanjaan, dan tempat wisata.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan bahwa apel gelar pasukan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara Polri dengan instansi terkait agar pelaksanaan Pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 berjalan dengan lancar.

“Untuk pos pengamanan di Jatim sudah ada delapan puluh tujuh titik. Selain itu di Kabupaten/Kota juga ada pelaksanaan pengamanan gereja yang mengikutsertakan pihak gereja dengan dibantu organisasi masyarakat lainnya,” kata Nico Afinta setelah apel Gelar Pasukan, Kamis (23/12).

Kapolda menghimbau agar masyarakat tetap berada di rumah bila tidak memiliki kegiatan. Namun, bila keluar rumah agar menyiapkan bukti telah melaksanakan vaksinasi ke-2 atau menunjukkan hasil PCR ataupun Swab Antigen.

“Mengingat pandemi belum berakhir, masyarakat diharapkan agar tetap mematuhi prokes. Sesuai SE Menteri Agama agar saat pelaksanaan nataru masyarakat yang belum melaksanakan vaksin dapat melaksanakannya di tempat posko vaksin yang telah disediakan,” pungkas Kapolda.***

Daerah

Kapolda Jatim Resmikan Gedung Command Center dan SPKT Polres

BERIMBANG.com – Kapolda Jawa Timur dan Wakapolda Jawa Timur bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Rabu (22/12/2021) melakukan kunjungan kerja di Polres Jember, meresmikan Gedung Command Center dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Jember, serta berikan pengarahan kepada personil Polres Jember.

Kapolda mengecek bangunan baru di Polres Jember serta cek inovasi inovasi yang telah dicapai oleh Polres Jember, dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan Polres Jember kepada masyarakat.

Salah satu inovasi Polres Jember yang ditinjau dan diresmikan oleh Kapolda Jatim yaitu inovasi pelayanan command center, dimana pelayanan command center ini merupakan inovasi dalam pelayanan publik berbasis teknologi informasi, khususnya dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 untuk mempercepat akselerasi informasi yang didapat dari masyarakat.

Pelaksanaan tugas di command center ini didukung oleh beberapa fungsi diantaranya. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polri, yang bertugas melakukan pengecekan jaringan komunikasi, agar berfungsi dengan baik.

Fungsi Reskrim, untuk dapat melakukan cyber Patrol, menginput laporan Polisi , serta rekap CRS. Fungsi lalu lintas, dengan melaksanakan pemantauan arus lalu lintas melalui CCTV, dan update data laka Lantas. Fungsi Humas, melaksanakan patroli siber media, dan memberikan himbauan kepada masyarakat melalui sosialisasi media. Fungsi Intelkam, melakukan update kegiatan masyarakat.

Setelah meresmikan gedung baru pelayanan SPKT, HUMAS dan Sat Intelkam, Kapolda Jatim memberikan arahan kepada anggota Polres Jember di aula Rupatama Polres Jember.

Dalam arahannya Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta menyampaikan. Kita harus dapat merespon dan beradaptasi terhadap berubahan dimasyarakat yang dinamis, hal ini sesuai dengan Program Prioritas Bapak Kapolri Presisi.

“Seluruh personil Polda Jatim khususnya Polres Jember harus mengerti dan memahami akan TWT (Tugas, Wewenang dan tanggung jawab) dimasing – masing Satker dan Fungsi sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik,” pesannya.

Untuk mencapai keberhasilan pelaksanaan tugas, perlu perencanaan yang baik dan detail serta mempedomani 3K, yaitu Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi.

“Percayalah orang yang ada dekat dikeliling kita adalah orang yang dapat membantu kita untuk mencapai kesuksesan dan apa yang kita dapat hari ini karena kemarin, apa yang kita dapat esok hari karena hari ini,” pungkas Kapolda Jatim.***