Bulan: Maret 2022

Bogor

Warga Pasir Jaya Apresiasi Kepedulian PT. Aqua Dan Kades Srogol

BERIMBANG.COM, Bogor – Apresiasi setinggi-tingginya diberikan oleh warga Kampung Pasir Menjul RT 01, 02, RW 02, Desa Pasir Jaya,Kecamatan Cigombong, yang telah memberikan bantuan bahan material pasir sebanyak 1 dumbtruk, Jum’at (17/03/2022).

Bantuan itu diberikan untuk rehabilitasi jalan lingkungan di wilayah setempat beserta dinding penahan tanah yang beberapa waktu lalu mengalami longsor.
Minimnya perhatian pemerintah setempat akan bencana itu diinisiasi oleh masyarakat dengan penanganan mandiri secara berswadaya.

“Sudah hampir satu minggu ini kami bergotong-royong memperbaiki jalan turap yang longsor. Biayanya kami himpun dengan cara patungan dan kerjanya dari warga secara bergantian. Alhamdulillah tidak ada bantuan apapun dari pemerintah desa kami”, ungkap Supriyadi, warga setempat.

Meski demikian, timpal Hermawan warga lainya, mereka.memberikan apresiasi.setinggi-tingginya kepada kades Srogol Irwan Koswara yang telah memberikan bantuan satu truk pasir. Penghargaan yang sama juga disampaikan warga kepada Tim Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Aqua Tirta Investama yang sebelumnya juga memberikan bantuan sejumlah zak semen.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Tim CSR PT. Aqua Tirta Investama dan Pak Kades Srogol Asep Ucha yang telah memberikan bantuan kepada kami”, tandasnya.

(Na/Den)

Daerah

Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi Presisi komunitas Masyarakat Pesisir dan Nelayan

BERIMBANG.com – Forkopimda jawa timur dalam hal ini Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Dirut Rumah Sakit Haji Surabaya dr.Herlina Ferlina MKes yang mewakili Gubernur Jatim, Dandim Surabaya Utara Kol Inf Sruyono yang mewakili Pangdam V/Brawijaya, Kadispotmar Koarmada II Kol Laut M Bayu P yang mewakili Pangkoarmada II, Danpomal Lantamal V Surabaya Kol Laut Fatalubis, Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak Sodikin, Dir Polairud polda Jatim Kombes pol Puji Hendro, Pejabat utama polda jatim, Forkopimda Kota Surabaya dan Forkopimda Kab Gresik melakukan pengecekan vaksinasi.

Ditargetkan 1.000 dosis untuk komunitas masyarakat Pesisir dan Nelayan, yang digelar oleh Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim, Kamis (17/3/2022).

Kegiatan diawali dengan pengecekan pelaksanaan vaksinasi massal di Mako Ditpolairud Polda Jatim, dengan target sebanyak 460 dosis jenis Sinovac dan Pfizer diperuntukan bagi nelayan dan masyarakat pesisir. Dalam kesempatan ini Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako sebanyak 460 paket kepada perwakilan masyarakat Nelayan, dan lansia.

Pelaksanaan vaksinasi serentak ini tidak hanya digelar di Mako Ditpolairud Polda Jatim saja, melainkan juga digelar di 2 titik gerai vaksinasi yang berada di Gresik, yakni di kapal apung pesisir perairan wilayah Gresik dan Mako Satpolairud Polres Gresik.

Untuk peserta yang melaksanakan vaksinasi di kapal apung sebanyak 40 orang dan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Kapolda Jatim kepada 40 nelayan berupa paket sembako.

Usai melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi di kapal apung, Kapolda Jatim lanjut melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi booster pesisir di Mako Satpolairud Polres Gresik, dengan target vaksinasi sebanyak 500 dosis jenis Pfizer dan aztrazeneca, yang di khususkan untuk nelayan dan masyarakat Gresik, sekaligus Kapolda Jatim juga memberikan bantuan sebanyak 500 paket sembako.

Sehingga dari 3 kegiatan acara vaksinasi diantaranya di Mako Ditpolairud polda jatim sebanyak 460 dosis, di kapal apung perairan Gresik sebanyak 40 dosis dan di Mako satpolairud Polres Gresik sebanyak 500 dosis sehingga keseluruhan 1000 dosis vaksin bagi komunitas masyarakat pesisir dan nelayan.

Kapolda Jatim menyampaikan, untuk masyarakat yang belum melaksanakan vaksin dosis dua atau booster khususnya lansia, Kapolda mengajak pada masyarakat untuk segera mendaftarkan diri, supaya bisa divaksin.

“Karena seperti kita ketahui senjata kita dalam hadapi covid ini adalah vaksin, kedua melaksanakan protokol kesehatan, lalu yang ketiga men-download aplikasi Peduli Lindungi, sehingga dalam setiap kegiatan aplikasi peduli lindung ini menjadi bagian di dalam sistem menangani covid,” tandasnya Irjen Pol Nico Afinta.

“Contohnya bila masuk mall, melakukan perjalanan darat, laut, dan udara. Aplikasi menjadi bagian dalam sistem penanganan covid-19. Dan yang paling penting adalah, ayo masyarakat kita hadapi covid ini dengan tiga hal tadi,” pungkasnya Kapolda Jatim usai melakukan pengecekan vaksinasi di Mako Ditpolairud Polda Jatim.***

Daerah

Ditreskrimum Polda Jatim Tetapkan 5 Tersangka 1 DPO, Kasus Mafia Bola Liga 3

BERIMBANG.com Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, ungkap mafia bola liga 3 Jatim. Pengungkapan ini setelah adanya laporan dari H. Samiadji Makin Rahmat, selaku Ketua Komite Disiplin (KOMDIS) Asosiasi Provisinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur.

Melaporkan tersangka Bambang Suryo (BS) beserta yang lain diduga melakukan tindak pidana pengaturan skor pada pertandingan Liga 3 PSSI Jatim antara Tim Sepakbola GRESIK PUTRA FC vs NZR. SUMBERSARI pada tanggal 11 November 2021 lalu dan pada pertandingan GRESIK putra FC vs PERSEMA MALANG pada tanggal 15 November 2021.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, menyampaikan, bahwa Ditrektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim berhasil mengungkap mafia bola liga 3 dan mengamankan 4 orang dan 1 masih menjadi DPO.

“Amankan empat orang dan satu masih DPO,” jelas Kabid Humas Polda Jatim.

Sementara itu Kombes Pol Totok Suharyanto, Dirreskrimum Polda Jatim menjelaskan, bahwa peristiwa ini terjadi di Kota Malang, tanggal 14 dan 15 November 2021. Sedangkan saksi yang sudah diperiksa sebanyak 13 orang.

“Modus operandi yang dilakukan tersangka menghubungi (via HP) dan bertemu bendahara team sepak bola GRESIK PUTRA FC (Eka Wulandari alias ZHA),. Hendra Putra Satrya (Center Back) dan Andy Cahya Kurniawan (Stopper) agar bersedia mengalah pada saat melawan team sepak bola NZR SUMBERSARI pada tanggal 11 November 2021 dan pada saat bertanding melawan team sepak bola PERSEMA Malang pada tanggal 15 November 2021 dengan dijanjikan imbalan uang per-orang Rp.20.000.000,” kata Dirreskrimum Kombes Pol Totok Suharyanto, Rabu (16/3/2022).

Barang bukti yang diamankan 1 (satu) lembar surat mandat tanggal 22 november 2021, 5 (lima) lembar putusan komite disiplin PSSI jawa timur dalam liga 3 ms glow for men asprov pssi jawa timur tahun 2021, tanggal 19 nopember 2021, 6 (enam) lembar putusan komite disiplin PSSI Jatim dalam liga 3 ms glow for men asprov pssi jawa timur tahun 2021, nomor : 002/komdis/pssi-jtm/xi/2021, tanggal 19 nopember 2021, 2 (dua) lembar salinan keputusan komite disiplin PSSI liga 3, tanggal 19 desember 2018, 2 (dua) lembar MATCH SUMMARY LIGA 3 MS GLOW FOR MEN, PSSI JAWA TIMUR 2021 pertandingan SUMBERSARI FC melawan GRESIK PUTRA, Stadion GAJAYANA MALANG, KAB. MALANG, 2 (dua) lembar MATCH SUMMARY LIGA 3 MS GLOW FOR MEN, PSSI JAWA TIMUR 2021 pertandingan PERSEMA MALANG melawan GRESIK PUTRA, Stadion GAJAYANA MALANG, KAB. MALANG, 3 (tiga) lembar Daftar Nama dan Foto Panpel NZR SUMBERSARI 2021, 7 (tujuh) unit Hand Phone berbagai merk, 8 (delapan) SIM card, 4 (empat) memory micro SD.

Dari pengungkapan ini ada 4 orang yang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, namun 1 tersangka masih DPO. Kelima orang tersangka yakni, BS, DYP, FA, IAH dan HP (DPO), masing – masing tersangka mempunyai peran berbeda.

Tersangka BS, (52) merupakan warga Perum Bumi Perkasa blok EE No.21 Desa Ngijo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang. Yang berperan mengajak Feri Afrianto dan Imam Arif Huda meminta untuk Eka Wulandari alias ZAH timnya mengalah saat melawan PERSEMA FC dengan imbalan uang Rp. 30.000.000.

“Selain itu juga melayani permintaan Dimas Yopy Perwira Nusa dan Hery Prasetyo menawarkan uang sejumlah Rp. 20.000.000, kepada Hendra Putra Surya (Pemain Gestra FC) agar mengalah pada saat pertandingan melawan team sepak bola Persema Malang,” sambungnya.

Memerintahkan Feri Avrianto untuk menawarkan uang sebesar Rp. 5.000.000, kepada Andi Cahya Kurniawan agar mengalah melawan team sepak bola PERSEMA MALANG dengan sekor 1-0.

Memerintahkan kepada Imam Arif Huda dan Ferry Avrianto untuk mencari pemain PERSEMA MALANG sebanyak 11 orang untuk di kondisikan agar bermain seri pada babak pertama pada saat melawan GESTRA dengan imbalan Rp. 20.000.000.

Sementara tersangka DYP, (33) warga Kendangsari No. 8 Sekolahan 52-H Kecamatan Tenggilis Mejoyo Kota Surabaya, yang berperan menghubungi Eka Wulandari alias ZHA meminta untuk mengalah melawan NZR SUMBERSARI.

Bersama dengan Heri Prasety menghubungi Bambang Suryo Admojo untuk mengkondisikan pemain GESTRA FC saat melawan PERSEMA FC dengan imbalan uang sebesar Rp. 30.000.000.

Mengadakan pertemuan dan meminta Febri Avrianto untuk mengondisikan team sepak bola PERSEMA MALANG agar mengalah 1-0 pada babak pertama. Serta meminta bertemu dengan pemain PERSEMA MALANG pada pagi hari sebelum pertandingan dengan menjanjikan uang imbalan sebesar Rp. 20.000.000.

Tersangka FA, (47) warga Jalan Arjuno III No. 1152 Kauman, Kecamatan Klojen Kota Malang. Yang berperan meminta Eka Wulandari alias ZAH menerima tawaran Bambang Suryo Admojo, untuk timnya GESTRA FC mengalah saat melawan PERSEMA FC dengan imbalan uang Rp. 30.000.000.

Selain itu juga ikut meyakinkan Hendra Putra Surya (pemain GESTRA FC) untuk menerima tawaran Bambang Suryo Admojo.

Melaksanakan perintah Bambang Suryo menghubungi Andi Cahya Kurniawan untuk menjanjikan Andi Cahya Kurniawan, jika menang 1-0 melawan PERSEMA MALANG dibabak pertama maka dijanjikan uang Rp. 5.000.000.

Mengkondisikan pemain PERSEMA FC menahan skor seri saat melawan GESTRA FC, dengan imbalan uang sebesar Rp. 20.000.000.

Untuk tersangka IAH, (42) warga Jalan Watu damar RT 15 RW 03 Kelurahan Girimoyo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang. Berperan meyakinkan HendrabPutra Surya untuk menerima tawaran Bambang Suryo Admojo.

Melaksanakan perintah Heri Prasetyo dan Bambang Suryo Admojo, untuk mengkondisikan pemain PERSEMA FC menahan skor seri saat melawan GESTRA FC, dengan imbalan uang sebesar Rp. 20.000.000.a

Sementara tersangka HP sampai saat ini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), yang berperan bersama dengan Dimas Yopy Perwira Nusa untuk menghubungi Bambang Suryo Admojo, untuk mengkondisikan pemain GESTRA FC saat melawan PERSEMA FC dengan imbalan uang sebesar Rp. 50.000.000.

Meminta kepada Bambang Suryo Admojo, Bambang Suryo Admojo, untuk meminta PERSEMA FC menahan skor seri saat melawan GESTRA FC, dengan imbalan uang sebesar Rp. 20.000.000.

Sedangkan pasal yang diterapkan Pasal 2 UU No.11 Tahun 1980 Tentang Tindak Pidana Suap, Pasal 55 KUHP Ayat ( 1 ), Dipidana sebagai pelaku tindak pidana berisi tentang mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan, mereka yang dengan memberi atau menjanjikan sesuatu dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat, dengan kekerasan, ancaman atau penyesatan, atau dengan memberi kesempatan, sarana atau keterangan, sengaja menganjurkan orang lain supaya melakukan perbuatan.

Ancaman pidana penjara selama-lamanya 5 (lima) tahun dan denda sebanyak-banyaknya Rp.15.000.000,- (lima belas juta rupiah).

Sementara Ketua umum AS Prov PSSI Jatim Ahmad Riyadh, mengungkapkan, untuk posko pengaduan pasca terungkapnya mafia bola bahwa sudah ada di PSSI untuk pengaduan dan Komdis sudah disampaikan untuk setiap pertandingan terutama yang ada di jatim. Dan juga sudah ada tim yang memantau di televisi serta memasang orang di setiap club mengantisipasi.

“Dan di tiga laga terakhir berjalan aman tentram. Yang sebelumnya ada main-main. Ini sok terapi polda jatim sangat membantu PSSI. Karena dengan seperti ini nanti akan menjadi efek jerah,” Ketua umum AS Prov PSSI Jatim Ahmad Riyadh.

Sementara soal pernyataan tersangka BS menyeret nama nama lain, hal ini sangat ditunggu dan dibuka. Karena kalau memberantas hanya di ujungnya sangat rugi dan harus diungkap sampai ke akar akarnya.

“Dulu kan ada yang sudah ditangkap oleh Polda Metro. Kita kepingin yang di Jatim juga diungkap dan membangun sepak bola yang bersih,” tambahnya.

Selain itu terkait dengan wasit yang memimpin pertandingan Persikota lawan Farmel. Setelah pertandingan langsung dipulangkan dan tidak hanya wasit namun semuanya.

“Ini nunggu evaluasi untuk dipermanenkan atau diskor berapa?. Dan saat ini masih nonjob,” lanjutnya.

Selain itu sampai saat ini tidak ada wasit tambahan di liga 3, yang ada tambahan justru di liga 1 sambil menunggu VAR. Maka ditambah 2 wasit dan asisten wasit menjadi 4. Sedangkan antisipasi adanya mafia bola maka akan dilakukan pembinaan kepada wasit dan club.

“Tanpa ada club yang berbuat curang maka tidak ada wasit yang berbuat curang. Maka mutualisme dan saling terkait, wasit di Indonesia ini honornya paling tertinggi di Asian,” pungkasnya.***

Daerah

Ditreskrimum Polda Jatim Ungkap Mafia Bola di Liga 3 dan Tetapkan 5 Tersangka

BERIMBANG.com Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur, ungkap mafia bola liga 3 Jatim. Pengungkapan ini setelah adanya laporan dari H. Samiadji Makin Rahmat, selaku Ketua Komite Disiplin (KOMDIS) Asosiasi Provisinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur.

Melaporkan tersangka Bambang Suryo (BS) beserta yang lain diduga melakukan tindak pidana pengaturan skor pada pertandingan Liga 3 PSSI Jatim antara Tim Sepakbola GRESIK PUTRA FC vs NZR. SUMBERSARI pada tanggal 11 November 2021 lalu, dan pada pertandingan GRESIK putra FC vs PERSEMA MALANG pada tanggal 15 November 2021.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, menyampaikan, bahwa Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim berhasil mengungkap mafia bola liga 3 dan mengamankan lima orang dan satu masih menjadi DPO.

“Amankan lima orang dan dan satu masih DPO,” jelas Kabid Humas Polda Jatim.

Sementara itu Kombes Pol Totok Suharyanto, Direktur Reserse Kriminal Umum polda jatim menjelaskan, bahwa peristiwa ini terjadi di Kota Malang, tanggal 14 dan 15 November 2021. Sedangkan saksi yang sudah diperiksa sebanyak 13 orang.

“Modus operandi yang dilakukan tersangka menghubungi (via HP) dan bertemu bendahara team sepak bola GRESIK PUTRA FC (Eka Wulandari alias ZHA), Hendra Putra Satrya (Center Back) dan Andy Cahya Kurniawan (Stopper) agar bersedia mengalah pada saat melawan team sepak bola NZR SUMBERSARI pada tanggal 11 November 2021,”

“dan pada saat bertanding melawan team sepak bola PERSEMA Malang pada tanggal 15 November 2021 dengan dijanjikan imbalan uang per-orang Rp.20.000.000,” kata Kombes Pol Totok Suharyanto, Rabu (16/3/2022).

Barang bukti yang diamankan 1 (satu) lembar surat mandat tanggal 22 november 2021, 5 (lima) lembar putusan komite disiplin PSSI jawa timur dalam liga 3 ms glow for men asprov pssi jawa timur tahun 2021, tanggal 19 nopember 2021, 6 (enam) lembar putusan komite disiplin PSSI Jatim dalam liga 3 ms glow for men asprov pssi jawa timur tahun 2021, nomor : 002/komdis/pssi-jtm/xi/2021, tanggal 19 nopember 2021,

2 (dua) lembar salinan keputusan komite disiplin PSSI liga 3, tanggal 19 desember 2018, 2 (dua) lembar MATCH SUMMARY LIGA 3 MS GLOW FOR MEN, PSSI JAWA TIMUR 2021 pertandingan SUMBERSARI FC melawan GRESIK PUTRA, Stadion GAJAYANA MALANG, KAB. MALANG,

2 (dua) lembar MATCH SUMMARY LIGA 3 MS GLOW FOR MEN, PSSI JAWA TIMUR 2021 pertandingan PERSEMA MALANG melawan GRESIK PUTRA, Stadion GAJAYANA MALANG, KAB. MALANG, 3 (tiga) lembar Daftar Nama dan Foto Panpel NZR SUMBERSARI 2021, 7 (tujuh) unit Hand Phone berbagai merk, 8 (delapan) SIM card, 4 (empat) memory micro SD.

Dari pengungkapan ini ada 5 (lima) orang yang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, namun satu tersangka masih DPO. Kelima orang tersangka yakni, BS, DYP, FA, IAH dan HP (DPO). Dan masing-masing tersangka mempunyai peran berbeda.

Tersangka yang diamankan ada 5 (lima) orang diantaranya, BS, (52) warga Perum Bumi Perkasa blok EE No.21 Desa Ngijo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang. Yang berperan mengajak Feri Afrianto dan Imam Arif Huda meminta untuk Eka Wulandari alias ZAH timnya mengalah saat melawan PERSEMA FC dengan imbalan uang Rp. 30.000.000.

“Selain itu juga melayani permintaan Dimas Yopy Perwira Nusa dan Hery Prasetyo menawarkan uang sejumlah Rp. 20.000.000, kepada Hendra Putra Surya (Pemain Gestra FC) agar mengalah pada saat pertandingan melawan team sepak bola Persema Malang,” sambungnya.

Memerintahkan Feri Avrianto untuk menawarkan uang sebesar Rp. 5.000.000, kepada Andi Cahya Kurniawan agar mengalah melawan team sepak bola PERSEMA MALANG dengan sekor 1-0.

Memerintahkan kepada Imam Arif Huda dan Ferry Avrianto untuk mencari pemain PERSEMA MALANG sebanyak 11 orang untuk di kondisikan agar bermain seri pada babak pertama pada saat melawan GESTRA dengan imbalan Rp. 20.000.000.

Sementara tersangka DYP, (33) warga Kendangsari No. 8 Sekolahan 52-H Kecamatan Tenggilis Mejoyo Kota Surabaya, yang berperan menghubungi Eka Wulandari alias ZHA meminta untuk mengalah melawan NZR SUMBERSARI.

Bersama dengan Heri Prasety menghubungi Bambang Suryo Admojo untuk mengkondisikan pemain GESTRA FC saat melawan PERSEMA FC dengan imbalan uang sebesar Rp. 30.000.000.

Mengadakan pertemuan dan meminta Febri Avrianto untuk mengondisikan team sepak bola PERSEMA MALANG agar mengalah 1-0 pada babak pertama. Serta meminta bertemu dengan pemain PERSEMA MALANG pada pagi hari sebelum pertandingan dengan menjanjikan uang imbalan sebesar Rp. 20.000.000.

Tersangka FA, (47) warga Jalan Arjuno III No. 1152 Kauman, Kecamatan Klojen Kota Malang. Yang berperan meminta Eka Wulandari alias ZAH menerima tawaran Bambang Suryo Admojo, untuk timnya GESTRA FC mengalah saat melawan PERSEMA FC dengan imbalan uang Rp. 30.000.000.

Selain itu juga ikut meyakinkan Hendra Putra Surya (pemain GESTRA FC) untuk menerima tawaran Bambang Suryo Admojo.

Melaksanakan perintah Bambang Suryo menghubungi Andi Cahya Kurniawan untuk menjanjikan Andi Cahya Kurniawan, jika menang 1-0 melawan PERSEMA MALANG dibabak pertama maka dijanjikan uang Rp. 5.000.000.

Mengkondisikan pemain PERSEMA FC menahan skor seri saat melawan GESTRA FC, dengan imbalan uang sebesar Rp. 20.000.000.

Untuk tersangka IAH, (42) warga Jalan Watu damar RT 15 RW 03 Kelurahan Girimoyo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang. Berperan meyakinkan HendrabPutra Surya untuk menerima tawaran Bambang Suryo Admojo.

Melaksanakan perintah Heri Prasetyo dan Bambang Suryo Admojo, untuk mengkondisikan pemain PERSEMA FC menahan skor seri saat melawan GESTRA FC, dengan imbalan uang sebesar Rp. 20.000.000.a

Sementara tersangka HP sampai saat ini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), yang berperan bersama dengan Dimas Yopy Perwira Nusa untuk menghubungi Bambang Suryo Admojo, untuk mengkondisikan pemain GESTRA FC saat melawan PERSEMA FC dengan imbalan uang sebesar Rp. 50.000.000.

Meminta kepada Bambang Suryo Admojo, Bambang Suryo Admojo, untuk meminta PERSEMA FC menahan skor seri saat melawan GESTRA FC, dengan imbalan uang sebesar Rp. 20.000.000.

Sedangkan pasal yang diterapkan Pasal 2 UU No.11 Tahun 1980 Tentang Tindak Pidana Suap, Pasal 55 KUHP Ayat ( 1 ), Dipidana sebagai pelaku tindak pidana berisi tentang mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan, mereka yang dengan memberi atau menjanjikan sesuatu dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat, dengan kekerasan, ancaman atau penyesatan, atau dengan memberi kesempatan, sarana atau keterangan, sengaja menganjurkan orang lain supaya melakukan perbuatan.

Ancaman pidana penjara selama-lamanya 5 (lima) tahun dan denda sebanyak-banyaknya Rp.15.000.000,- (lima belas juta rupiah).

Sementara Ketua umum AS Prov PSSI Jatim Ahmad Riyadh, mengungkapkan, untuk posko pengaduan pasca terungkapnya mafia bola bahwa sudah ada di PSSI untuk pengaduan dan Komdis sudah disampaikan untuk setiap pertandingan terutama yang ada di Jatim. Dan juga sudah ada tim yang memantau di televisi serta memasang orang di setiap club mengantisipasi.

“Dan di tiga laga terakhir berjalan aman tentram. Yang sebelumnya ada main-main. Ini sok terapi polda jatim sangat membantu PSSI. Karena dengan seperti ini nanti akan menjadi efek jerah,” Ketua umum AS Prov PSSI Jatim Ahmad Riyadh.

Sementara soal pernyataan tersangka BS menyeret nama nama lain, hal ini sangat ditunggu dan dibuka. Karena kalau memberantas hanya di ujungnya sangat rugi dan harus diungkap sampai ke akar akarnya.

“Dulu kan ada yang sudah ditangkap oleh Polda Metro. Kita kepingin yang di Jatim juga diungkap dan membangun sepak bola yang bersih,” tambahnya.

Selain itu terkait dengan wasit yang memimpin pertandingan Persikota lawan Farmel. Setelah pertandingan langsung dipulangkan dan tidak hanya wasit namun semuanya.

“Ini nunggu evaluasi untuk dipermanenkan atau diskor berapa?. Dan saat ini masih nonjob,” lanjutnya.

Selain itu sampai saat ini tidak ada wasit tambahan di liga 3, yang ada tambahan justru di liga 1 sambil menunggu VAR. Maka ditambah 2 wasit dan asisten wasit menjadi 4. Sedangkan antisipasi adanya mafia bola maka akan dilakukan pembinaan kepada wasit dan club.

“Tanpa ada club yang berbuat curang maka tidak ada wasit yang berbuat curang. Maka mutualisme dan saling terkait, wasit di Indonesia ini honornya paling tertinggi di Asian,” pungkasnya.***

Daerah

Kepala BNPT Kunjungi Polda Jatim Tingkatkan Sinergitas

BERIMBANG.com Surabaya – Jalin Kerjasama penanggulangan terorisme, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Polda Jawa Timur, Selasa (15/3/2022).

Kedatangan Kepala BNPT disambut hangat Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo di Selasar Gedung Tribrata Lantai II Polda Jatim.

BNPT telah melakukan upaya secara khusus untuk menangani terorisme dan radikalisme dengan meningkatan kegiatan pencegahan dan meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi idealisme terorisme berbasis kekerasan di Jatim sehingga konstitusi negara dapat terselamatkan.

“Diharapkan ke depan antara BNPT dan Polda Jatim dapat bersinergi terus dalam menangani radikalisme dan terorisme di Jatim,” harapnya.

Selanjutnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan pihaknya akan mendukung dan menindaklanjuti segala kegiatan maupun atensi oleh BNPT terkait kegiatan penanganan dan penangulangan radikalisme dan terorisme di Jatim.

“Media sosial menjadi bagian penting dalam menghadapi, radikalisme dan terorisme. Polda Jatim akan terus berdiskusi dan berkoordinasi terkait perlunya pengelolaan pemberitaan atau penyampaian informasi ke publik. Baik lewat Humas Polri, Sie Penerangan Kodam, Dinas Kominfo Pemprov juga Organisasi Kewartawanan di Jatim,” kata Kapolda Jatim Irjen Nico, Selasa (15/3/2022).

Lebih jauh dijelaskan, kegiatan yang sudah dilakukan Polda Jatim dalam penanganan radikalisme dan terorisme adalah melaksanakan kegiatan pendidikan, pencegahan dan penegakkan hukum dengan bekerja sama dalam semua unsur.

Selain kepala BNPT, hadir pula dalam kegiatan tersebut antara lain Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT Irjen Pol. Ibnu Suhaendra, Dir Kerjasama Bilateral BNPT Brigjen Pol Cris Erlangga, Dir Penindakan BNPT Brigjen Pol Mochamad Rosidi serta Pejabat Utama Polda Jatim.

Pertemuan berlangsung sangat hangat dan akrab karena Komjen Boy Rafli Amar dan Irjen Nico Afinta keduanya pernah bersama sama bertugas di Polda Metro Jaya maupun di Mabes Polri, kegiatan ditutup dengan pertukaran cindera mata.***

Jabodetabek

Tingkatkan Pelayanan, PT. Tirta Asasta Depok Lakukan Updating IPA

BERIMBANG.com, Depok – Tingginya minat masyarakat Kota Depok dalam menggunakan layanan air bersih Tirta Asasta Depok membuat PT.Tirta Asasta berupaya terus melakukan peningkatan layanan salah satunya dengan melakukan updating IPA untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Uprating Instalasi Pengolahan Air (IPA) merupakan Teknologi untuk melipat gandakan kapasitas produksi air minum didalam satu operasi IPA lama atau eksisting dalam kondisi kinerja proses pengolahan air kinerja yang tinggi dan dapat meningkatkan kapasitas produksi ( 2-3 ) kali lipat sehingga kinerja proses pengolahan air dapat menghasilkan air dengan lebih maksimal meski dalam keterbatasan lahan.

Manajer Produksi, Puji menjelaskan ” Saat ini pengembangan IPA Legong masih dalam proses pengerjaan, sebelum dioperasikan maka terlebih dahulu dilakukan uji coba untuk memastikan bahwa nantinya penambahan kapasitas produksi IPA Legong dapat berjalan sesuai yang diharapkan, rencananya akan selesai pada akhir Mei 2022″,jelas Puji.

“Nantinya total penambahan produksi IPA Legong dari 2 WTP ( Water Treatment Plant ) pengembangan ini sebesar 700/detik, sehingga dari semula kapasitas 620 liter per detik menjadi 1.300 liter per detik”, tambah Puji menjelaskan.

Uprating tengah saat ini dilakukan pada IPA Legong yang menjadi sumber air untuk pelanggan area Depok Timur dan sekitarnya. Ini akan menambah kapasitas pengolahan air sebanyak 700 liter/detik.
Jumlah tersebut nantinya dapat mengakomodir kebutuhan pelanggan hingga lebih kurang 50.000 pelanggan.

Harapan Puji, nantinya dengan penambahan dengan penambahan kapasitas produksi IPA Legong sebesar 700 liter/detik dapat mengakomodir kebutuhan air di Wilayah Depok Timur yang meliputi Kecamatan Cimanggis, Kecamatan Tapos, Kecamatan Sukmajaya dan sebagian Kecamatan Cilodong.

Disamping peningkatan kapasitas produksi, Tirta Asasta juga menyelenggarakan promo Gratis Biaya Pemasangan bagi wilayah yang telah tersedia jaringan pipa Tirta Asasta Depok juga mempermudah akses pendaftaran yang dapat dilakukan melalui registrasi online di www.pdamdepok.co.id atau datang langsung ke kantor pelayanan terdekat dengan membawa persyaratan Fotocopy KTP, Fotocopy SPT PBB terbaru, Materai 6000 dan 3000.**

Bogor

Ade Yasin Himbau Seluruh Wajib Pajak di Kabupaten Bogor Manfaatkan Program PPS

BERIMBANG.com – Segera sampaikan SPT Tahunan PPh orang pribadi tahun 2021 dan membayar pajak terutang paling lambat tanggal 31 Maret 2022, disampaikan Bupati Bogor, Ade Yasin kepada seluruh Wajib Pajak (WP) di Kabupaten Bogor.

Dalam acara pekan Panutan SPT Tahunan dan sosialisasi Program Pengungkapan Sukarela (PPS), di Gedung Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Selasa (15/3/2022). Menurut Bupati, pajak yang dibayarkan sangat perlu untuk mendukung program pembangunan dan pemulihan ekonomi.

Hadir pada acara Plt. Kepala Kanwil Direktorat Jenderal pajak Jawa Barat III, Muhammad Ismiransyah M. Zain, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Muhammad Romli, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Agustian Sunaryo, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin, perwakilan Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, serta para Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama di wilayah Kabupaten Bogor.

Ade Yasin menjelaskan, saat ini pelaporan SPT sangat mudah, bisa dilakukan secara online melalui laman website resmi Direktorat Jenderal Pajak. Dengan adanya fasilitas E-Filing pada DJP Online, kita tidak perlu repot datang langsung ke kantor pajak. Pelaporan SPT Tahunan bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja.

“Saya dan jajaran Forkopimda sudah memenuhi kewajiban perpajakan dengan melaporkan SPT tahunan secara online. Selanjutnya kita menghimbau kepada para wajib pajak untuk segera mengisi SPT tahunan agar tidak terlambat dan tidak kena denda,”

“Para pemimpin di setiap perusahaan, lembaga, perangkat daerah, agar memberikan contoh yang kemudian bisa dijadikan panutan bagi staff-nya,” terang Ade.

Ade menambahkan, untuk ketaatan pajak di Kabupaten Bogor sendiri cukup bagus, berdasarkan data dari Kanwil Dirjen Pajak Jawa Barat III, sekitar 85% masyarakat sudah taat dan melaporkan SPT-nya, sisanya barangkali baru sosialisasi saat ini. Mudah-mudahan bisa kita selesaikan, bahkan bisa mencapai lebih dari 90%.

“Pajak yang kita bayarkan sangat diperlukan untuk mendukung program pembangunan, pemulihan ekonomi, meningkatkan daya beli masyarakat, dan pemulihan kesehatan, termasuk program vaksinasi. Ayo tunaikan pajak, pajak kuat Indonesia maju,” tandas Ade.

Selain melaporkan SPT tahunan, lanjut Ade, mari kita manfaatkan juga Program Pengungkapan Sukarela (PPS) yang akan berakhir pada tanggal 30 Juni 2022. Program ini memberikan kesempatan kepada WP untuk mengungkapkan hartanya yang belum atau kurang dilaporkan.

“Kalau diartikan, sama dengan tax amnesty. Hanya ini lebih kecil, hanya 8% tarifnya untuk dalam negeri, tapi bagi yang luar negeri ada 11%,“ kata Bupati Bogor, Ade Yasin.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cibinong, Tri Wibowo menerangkan, PPS hadir berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 196 Tahun 2021, yaitu tentang tata cara pelaksanaan PPS.

Tujuan dari PPS ini adalah untuk meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak berdasarkan asas kesederhanaan, kepastian hukum dan juga untuk kemanfaatan.

“Program ini adalah memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk melaporkan atau mengungkapkan kewajiban pajak yang belum dipenuhi secara sukarela yaitu melalui kewajiban pajak penghasilan berdasarkan pengungkapan harta yang dimilikinya,”

“Jadi disini wajib pajak diberikan kesempatan secara sukarela yaitu berdasarkan kesadaran sendiri untuk mengungkapkan hartanya yang belum dilaporkan,” terangnya.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Jabodetabek

Tajudin Tabri Sikapi Permasalahan Yang Ada Di Depok, Terutama Jalan Sawangan

BERIMBANG.com, Depok – Wakil Ketua DPRD Depok, Tajudin Tabri menyikapi permasalah yang ada di Depok, dimana permasalahan yang ada perlu ada solusi secepatnya, karena bila berlarut – larut dampaknya akan merugikan masyarakat.

Masalah kemacetan jalan di Depok seperti tak ada solusinya. Bahkan hadirnya pintu tol justru menambah kemacetan di jalan-jalan tempat keluar masuknya kendaraan ke tol. Apalagi kini akan dibuka pula pintu tol cinere yang kemunginan akan membuat macet di kawasan sekitar pintu keluar tol.

Setelah pintu tol Sawangan yang kini menjadi pusat kemacetan di jalan raya Sawangan, kini Wakil Ketua DPRD Depok H Tajudin Tabri mengkhawatirkan adanya simpul kemacetan baru. Itu ada di pintu tol cinere. “Kebetulan ini dapil saya, dan aspirasi masyarakat di sana harus saya dengar. Kemacetan itu bakal mengular di jalan sekitat krukut,” ujar Tajudin Tabri saat berbincang-bincang di Kantornya, Senin (14/2/2022).

Menurut Tajudin, jalan sekitar pintu tol cinere harus dilebarkan untuk menghindari kemacetan.”Pemkot harus berani menggedor pengembang jalan tol. Jangan sekadar bangun jalannya saja tanpa memikir dampak sekitarnya,” ujar Tajudin. “Ayo kita kawal bersama, bersama dengan DPRD, kita siap back up,’ ujar Tajudin.

Saat ini, kata Tajudin, masyarakat juga sudah terasa dampak kemacetan di kawasan tersebut, meski pintu tolnya belum dibuka. “Kita harus fahami kerisauan warga sekitar. Warga lah yang kena dampaknya. Aspirasi mereka patut kita perjuangkan,” kata politisi Partai Golkar dapil Beji, Cinere dan Limo (BCL) ini.

Sebagai Wakil Ketua DPRD Depok yang berasal dari dapil BCL, sangat wajar jika Tajudin berusaha memperjuangkan aspirasi warga sekitar pintu tol Cinere. Ia merasa berkewajiban karena suaranya berasal dari kawasan itu.

Terkait pemilu 2024 mendatang, khususnya di dapil BCL, Tajudin merasa tak gentar dengan adanya pendatang-pendatang baru. Ia bahkan yakin suaranya akan terus bertambah. “Di dapil itu, tahun 2014 pertama saya nyalon, saya sukses mengumpulkan suara 6222, tahun 2019 kemarin bertambah jadi sekitar 8 ribu. Nah pada pemilu 2024 mendatang saya optimis bisa meraup suara sekitar 10 ribu,” ujar Tajudin.

Terkait kelangkaan minyak goreng, Tajudin mengaku ingin sebenarnya melakukan operasi pasar di dapilnya. Tapi khawatir ada kecemburuan. Maka dari itu kemungkinan ia akan titip bantu di Disperindag Depok. “Kita akan dorong Pemkot melalui Disperindag untuk melakukan operasi pasar. Biar lebih merata,” kata Tajudin seraya menekankan pentingnya melakukan operasi pasar minyak goreng dengan harga murah.

“Harus segera dilakukan operasi pasar minyak goreng atau sembako lainnya karena menjelang Ramadhan. Jangan sampai pas puasa orang kebingungan cari.minyak goreng,” kata Tajudin.

Iik

 

Daerah

Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan PWI Tiba di Lombok

BERIMBANG.com – Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (JKW PWI), akhirnya tiba di Lombok, kemarin Senin malam (14/3/2022). Tim yang terdiri dari empat wartawan ini tiba di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pukul 23.30 WITA, setelah menyeberang dari NTT.

Sejak dilepas oleh Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari, di Jakarta pada 28 Oktober 2021 lalu, keempat wartawan tersebut, yakni Yanni Krishnayanni, Soni Wibisono, Indrawan Ibonk dan Agus Asianto yang karena sakit kemudian digantikan Aji Tunang Pratama,

Telah lima bulan mereka berkeliling Indonesia dan akhirnya tiba di Lombok, sebelum melanjutkan perjalanan menuju finish di Jakarta melewati Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Barat.

Di Lombok, rombongan Tim.JKW PWI dijemput Sekretaris Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI NTB, Purwandi, di Pelabuhan Lembar. Kemudian keesokan hari ini Selasa (15/3/2022) siang, mereka diterima dan dijamu makan siang oleh DPD RI Dapil NTB, H. Achmad Sukisman Azmy, di rumah makan Jalik Rumbuk Babakan, Mataram.

Dalam kesempatan itu hadir pula Ketua PWI NTB, H. Nasruddin, Sekretaris PWI NTB, H. Rahman Hakim, Bidang Advokasi PWI NTB, Azwar Azrul SH dan anggota SIWO PWI NTB, Yogiswara.

Untuk diketahui, keempat wartawan senior ini menjelajahi sejumlah daerah di Tanah Air dan akan melaporkan perjalanan dalam sebuah tulisan yang dibukukan dengan judul “Indonesia itu Indah”.

“NTB merupakan Provinsi ke 26 yang kami singgahi” kata Yanni Krishnayanni.

Cukup banyak kesan yang tim JKW-PWI rasakan ketika tiba di masing-masing Provinsi. Yang jelas semua memberikan kesan sangat baik. Termasuk ketika semalam tiba di Lombok.

Di NTB, rombongan tim jelajah kebangsaan diperkenalkan dengan beberapa makanan khas, diantaranya ayam taliwang, pelecing kangkung, beberuk terong, sesiong Lombok dan beberapa jenis makanan lainnya.

“Benar-benar nikmat masakan Lombok ini,” kata Yanni yang telah beberapa kali mengunjungi Lombok, dan akan mendaki kembali Gunung Rinjani untuk kedua kalinya setelah tahun 2017 lalu.

Rombongan jelajah kebangsaan juga akan mengelilingi Pulau Lombok, termasuk kawasan Kuta Mandalika untuk melihat lebih dekat sirkuit MotoGP.

Dalam kesempatan tersebut rombongan juga mendapat cindera mata dan tali asih dari senator H Achmad Sukismas Azmy. ***

Daerah

Forkopimda Jatim Lepas Keberangkatan 220 Jamaah Umroh dari Juanda ke Tanah Suci

BERIMBANG.com Sidoarjo – Forkopimda Jawa Timur melepas keberangkatan 220 orang calon jamaah ibadah umroh dari Bandara Internasional Juanda, Selasa pagi (15/3/2022).

Para jamaah umroh tersebut merupakan rombongan kedua yang diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda, setelah dua tahun Bandara ini tidak melakukan penerbangan Internasional, termasuk keberangkatan jamaah umroh karrna pandemi Covid-19.

Sehari sebelumnya, rombongan pertama jamaah umroh juga diberangkatkan dari bandara Juanda, dengan jumlah yang lebih banyak yaitu 366 orang.

Dengan menggunakan maskapai udara Garuda Indonesia, sebanyak 220 orang jamaah umroh yang diberangkatkan hari ini menjalani penerbangan direct flight Surabaya – Madinah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Danlanudal Juanda, Kakanwil Kemenag Jatim, pejabat utama Kodam V Brawijaya, pejabat utama polda jatim, Kapolresta Sidoarjo, Direktur Teknik Garuda Indonesia serta Koordinator Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji Khusus (Himpuh) Jatim, Bali dan NTB secara resmi melepas jamaah umroh dan sekaligus membuka penerbangan jamaah umroh melalui Bandara Internasional Juanda.

“Alhamdulillah pagi ini kita bersama-sama melepas keberangkatan jamaah umroh yang kedua di pekan ini. Dan ini menjadi keberangkatan yang ditunggu-tunggu setelah dua tahun ditunda karena pandemi covid-19,” kata Gubernur Khofifah.

Kepada para jamaah umroh, Gubernur Khofifah mendoakan agar mereka bisa selamat hingga pulang ke tanah air dan sehat selama di sana, serta menjadi ibadah umroh yang maqbul.

Dengan dibukanya kembali bandara Internasional Juanda ini untuk pelaku perjalanan luar negeri dan diawali dengan pemberangkatan umroh ke tanah suci, Khofifah berharap agar secara perlahan semua akan kembali normal.

“Saat saya menyapa mereka, ada yang terkonfirmasi asalnya Medan, ada yang dari Jogja, dan dari Kalsel pun ada. Betapa bandara ini adalah hub strategis bagi keberangkatan jamaah umroh dari berbagai provinsi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan. Dengan dimulainya kembali keberangkatan umroh dan dibukanya bandara Juanda untuk perjalanan luar negeri, membawa optimisme segar bagi Jatim.

Tak hanya itu, hal ini juga akan menghidupkan kembali jalannya usaha dan travel umroh di Jatim, serta menghidupkan sektor lain mulai perhotelan, transportasi, makanan, minuman, pariwisata dan sektor-sektor lain yang berkaitan.

“Bagi Jatim dimulainya kembali pemberangkatan umroh ini penting. Semoga ini berseiring dengan proses yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Jatim,” pungkas Khofifah.

Sebagai tambahan informasi, para jamaah umroh yang berangkat ke tanah suci kini sudah longgar dari segi aturan. Pemerintah Saudi Arabia telah menerbitkan peraturan dimana mereka tidak mengharuskan jamaah membawa hasil swab antigen / PCR.

Namun pada proses kepulangan jamaah kembali ke Indonesia nantinya tetap wajib swab PCR di lokasi kedatangan jamaah umroh. Sambil menunggu swab jama’ah dipersilahkan menunggu di hotel yang telah di verifikasi KKP, PHRI dan Dinkes Provinsi Jawa Timur.

Total ada sebanyak 27 hotel dengan total kapasitas 1.299 bed yang telah disiapkan oleh KKP, PHRI dan Dinkes Jatim.

Sebelumnya, Pemprov Jatim juga telah merilis bahwa berdasarkan data dari AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia), sebanyak 3.000 hingga 4.000 warga Jawa Timur (Jatim) masuk daftar tunggu ibadah umrah di Bulan Maret 2022. Angka itu terus bertambah tiap bulan.

Bahkan di Bulan April karena Bulan Ramadhan, jumlah daftar tunggunya naik hingga 7000 untuk Umroh.***