Bulan: November 2019

Bogor

Kasubagrenlap Menjelaskan 11 Poin Pelayanan Kesehatan Khusus

BERIMBANG.com Bogor – Kepala Sub Bagian Rencana Dan Pelaporan (Kasubagrenlap) Dinas Kesehatan Kota Bogor Bai Kusnadi menjelaskan “Pelayanan Kesehatan Khusus” yang dimaksud dalam Rencana Umum Pengadaan, melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp (WA). pada kamis, 14/11/2019.

Kata Bai, “Ini jawaban untuk keg (kegiatan-red) pelayan khusus tsb (tersebut) peruntukannya: Kegiatan Pelay Kesehatan Primer yg (yang-red) terdiri atas :

1. Siaga kesehatan/bencana/P3K, kegiatan penanganan/pertolongan dan responsif insidentil kejadian.

2. Kesehatan Indera, kegiatan meningkatkan kesehatan indera penglihatan dan pendengaran, bagi masyarakat Kota Bogor.

3. Kesehatan Gigi dan Mulut, kegiatan peningkatan dan edukasi kesehatan gigi dan mulut, baik personal maupun masyarakat.

4. Perawatan Kesehatan masyarakat, kegiatan merawat kasus kronik yg tak terjangkau di masyarakat.

5. Manajemen puskesmas, kegiatan peningkatan dan monev capaian kinerja dan manajemen puskesmas.

6. Pelayanan Laboratorium, kegiatan pembinaan, pendampingan dan evaluasi layanan laboratorium.

7. Kesehatan Tradisional, kegiatan pembinaan dan evaluasi kestrad dan komplementer.

8. Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, kegiatan pendataan dan intervensi melalui keluarga berdasatkan 12 indikator.

9. Kegiatan Kunjungan rumah Inovasi Bogor Anjang Sehat (BAS), kegiatan intervensi lanjut berdasarkan data keluarga rawan, data PIS PK dan Perkesmas.

10. Kegiatan pendampingan Puskesmas Rawat Inap, pembinaan dan monev Puskesmas Rawat Inap.

11. Quick win, kegiatan layanan cepat kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan darah segera.
Terima ksh (kasih-red)”.

Itu ungkapan Bai membalas pertanyaan berimbang.com melalui pesan singkat WA. sebelumnya https://berimbang.com/anggaran-pelayanan-kesehatan-khusus-dinas-kesehatan-kota-bogor-tidak-jelas/

Namun, Bai, dalam pesan singkatnya, tidak mengurai spesifikasi anggaran yang tertera dalam RUP dengan Pagu Rp 176 juta.

(TYr)

Bogor

Anggaran Pelayanan Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kota Bogor Tidak Jelas

BERIMBANG.com Bogor – Kegiatan dengan nama paket ‘Pelayanan Kesehat Khusus’ yang tertera dalam rencana anggaran Swakelola dengan nilai Rp 176juta. tahun 2019 dari APBD. “Khusus” yang dimaksud tidak dijelaskan apa tujuan dan spesifikasi ungkapan khusus.

berimbang.com mencoba meminta kejelasan terkait ‘Pelayanan Kesehatan Khusus’ yang dimaksud, lalu menyambangi kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, staff Wulan mengarahkan dan menelpon bagian yang menurutnya berkapasitas untuk menjawab.

Setelah berkomunikasi, lebih lanjut Wulan memberikan nomor telpon Kepala Sub Bagian Rencana dan Pelaporan (Kasubagrenlap) yaitu Bai Kusnadi yang dijelaskan oleh Wulan, untuk mendapat keterangan “khusus” yang dimaksud.

Saat dihubungi melalui pesan aplikasi WhatsApp (WA), Bai hanya membaca pesan pertanyaan yang diajukan. Terlihat dengan tanda centang biru di aplikasi WA, Bai hanya membaca. pada rabu, 13 november 2019.

Untuk diketahui, maksud “Khusus” dalam pelayanan kesehatan bisa berbagai arti dan makna. Judul ‘Pelayanan Kesehatan Khusus’ yang tertera dalam RUP memakan anggaran hingga rp 176juta itu dimaksudkan untuk apa? agar masyarakat faham.

Padahal semua anggaran khusus yang sudah ditentukan oleh Negara yang sempat diberi nama Dana Alokasi Khusus. apakah ada kaitannya ?, anggaran khusus tersebut.

Hingga berita ini dimuat, yang diarahkan oleh Staff Wulan memberikan nomor telpon Kasubagrenlap untuk dimintai keterangan “khusus” yang dimaksud. lalu dihubungi, belum menjawab pertanyaan berimbang.com

(TYr)

Bogor

Betonisasi Desa Parakan Retak, UPT Janji Akan Bongkar Bila Tak Sesuai

BERIMBANG.com Bogor – Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Wilayah Dramaga, Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa pihaknya akan membongkar hasil pekerjaan betonisasi di Desa Parakan, jika ditemukan adanya pekerjaan yang tidak sesuai.

“Kita akan minta konsultan pengawas, tim teknis dan lab. untuk periksa. Jika hasilnya memang tidak sesuai, minta pelaksana perbaiki dan jika rekomendasinya dibongkar, ya kita minta bongkar di segmen tersebut,”

“Kita akan bayar sesuai mutu dan volume terpasang,” terang Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Andri kepada wartawan di Bogor, Rabu (13/11/2019).

Sebelumnya diberitakan, disinyalir pekerjaan proyek betonisasi yang dikerjakan di Desa Parakan, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, menghasilkan kualitas yang meragukan.

Pasalnya, proyek yang menggunakan anggaran sekitar Rp 3 miliar tersebut tidak diawasi TP4D Kejaksaan Negeri Cibinong, dan ada beberapa keretakan yang terlihat dari hasil betonisasi tersebut.

Namun, menurut salah satu pekerja di lapangan pekerjaan tersebut sudah sesuai dengan apa yang diperintahkan.

“Untuk lean concrete (LC) 5 Cm, K250, besinya itu 20 Cm jadi ketebalan sekitar 25 Cm. Sementara pemasangan doel per segmen 5 meter. Total panjang 2 kilometer, jadi besi doelnya 100:5 aja,” kata pekerja, saat ditemui di Bogor, Jumat (8/11/2019) lalu.

(Deva)

Bogor

Diangkut Sebulan 4 Kali, Bau Sampah Menyengat di Pasar Ciampea Kab.Bogor

BERIMBANG.com Bogor – Pasar tradisional yang terletak di Jalan Pasar Ciampea, kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, Jawabarat, yang berada persis di sisi jalan raya, tempat lalu lalang kendaraan kecil hingga truk-truk melewati jalan tersebut.

Pantauan berimbang.com dipasar itu, tempat pembuangan seperti bekas bangunan kosong yang diisi tumpukan sampah, hampir menutupi badan jalan raya, hingga sampah itu tergilas kendaraan yang melintas, juga mengeluarkan aroma bau sampah tak sedap, diiringi kemacetan karena digunakan angkutan umum untuk berbalik arah.

menurut keterangan pekerja pengangkut sampah pedagang dengan gerobak kecil, Andi yang hendak menurunkan sampah dilokasi pembuangan dipasar itu, ia mengatakan pengangkutan oleh truk sampah hanya dilakukan beberapa kali dalam sebulan.

“Sebulan 4 kali diangkut,” singkat Andi, kepada berimbang.com pada selasa, 12 november 2019.

Dihari yang sama, terpisah, dikantor Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kebersihan VI Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, dijalan raya Ciampea, hanya ada 4 orang wanita, itupun tidak bisa berkomentar terkait pengangkutan sampah, karena bukan kapasitasnya.

Menurut salah satu pegawai, enggan disebut namanya, menyampaikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Harian Lepas (PHL) dikantor UPT itu ada sebanyak 170 orang.

Lalu, setiap tamu wajib mengisi absen tamu dan melepas sepatu untuk memasuki ruang kantor dengan tujuan menjaga kebersihan untuk Sholat, padahal dibelakang kator UPT itu ada mushola untuk sholat.

“dilepas pak sepatunya, kan untuk sholat,” kata Lulu, salah satu pegawai honorer UPT, “semua lagi pada keluar,”

Informasi yang diketahui, Ka UPT VI Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Atang telah memberitahukan pada media masa, beberapa waktu lalu, bahwa truk sampah telah ditambah 4 unit, jadi jumlah total truk sampah yang ada di UPT tersebut sebanyak 21 armada sampah untuk melayani lima kecamatan.

(TYr)

Bogor

Pemkot Bogor Ucapkan Selamat HUT Ke-2 FPII Korwil Kota Bogor

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah Kota Bogor yang diwakili Humas dan Protokol mengucapkan selamat atas Hari Ulang Tahun (HUT) Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Korwil Kota Bogor yang kedua.

“Selamat ulang tahun untuk FPII Korwil Kota Bogor ke-2. Semoga FPll mampu untuk terus berperan serta di dalam menumbuhkan kehidupan Pers Nasional yang profesional dan independent,” ujar Dian Intania, Kasubag Publikasi Humas dan Protokol Kota Bogor dalam sambutannya di acara syukuran HUT Ke-2 FPII Korwil Kota Bogor di Resto Garden The Mirah Hotel, Senin (11/11/2019).

Dian menjelaskan, pers nasional adalah salah satu komponen kekuatan dari bangsa ini yang senantiasa berjuang untuk ikut memajukan kehidupan bangsa kearah yang lebih sejahtera, adil dan makmur.

“Melalui peran dan fungsinya, pers adalah kekuatan kontrol masyarakat atas kinerja Lembaga-lembaga Negara dan Pemerintah. Sekalgus mitra kerjasama di dalam mewujudkan kinerja lembaga-lembaga negara dan pemerintah yang lebih berkualitas,” ungkapnya.

Melalui peran dan fungsinya, pers adalah instrumen masyarakat untuk mengingatkan, mengajak dan mendorong setiap warga masyarakat untuk selalu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kelangsungan hidup masyarakat Kota Bogor yang lebih baik dan berkualitas.

“Siapapun yang bergelut dalam dunia pers, termasuk FPII, harus senantiasa menjadikan anggota sebagai orang-orang yang memiliki semangat untuk terus meningkatkan kapasitas diri masing-masing, melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan dan profesionalisme, sehingga dirinya adalah bagian dari sumberdaya manusia yang berkualitas,” jelasnya.

Pemerintah Kota Bogor mengajak untuk sama-sama menjaga dan memelihara keluhuran dan keagungan misi pers nasional dalam melaksanakan peran dan fungsinya agar bisa menghasilkan kemaslahatan bagi kehidupan masyarakat.

“Kami ucapkan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin selama ini antara segenap anggota FPII Korwil Kota Bogor dengan jajaran Pemerintah Kota Bogor. Semoga kerjasama yang terjalin selama ini mampu mewujudkan kehidupan yang lebih tertib rukun, aman dan damai,” tandas Dian.

(Tim FPII Korwil Kota Bogor/cc. Seknas)

Bogor

Peringati Hari Pahlawan ke 74 Danramil 2123 Cijeruk Tabur Bunga Di Monumen Pertempuran Tugu Maseng

BERIMBANG.COM, Bogor – Komandan Rayon Militer (Danramil) 2123 Cijeruk – Cigombong, Mayor Inf. Suparno melakukan tabur bunga di Tugu Perlawanan Pertempuran Rakyat Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tabur bunga yang dilakukan Danramil bersama Kapolsek Cijeruk – Cigombong, Danramil Ciawi, Camat Cijeruk, Camat Cigombong dan unsur Muspika kecamatan Cijeruk dan Cigombong, Tokoh Agama, serta Organisasi Masyarat, dalam rangka Hari Pahlawan ke 74 yang diperingati setiap tanggal 10 Nopember, sekaligus untuk mengenang jasa – jasa para pahlawan yang telah bertempur dalam memperebutkan Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Setiap hari pahlawan, kita diingatkan kembali pada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya sebagai salah satu momen paling bersejarah indonesia. Dimana, pertempuran tersebut rakyat bersatu padu, berjuang, pantang menyerah
melawan penjajajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia,” kata Danramil dalam sambutannya. Minggu (10/11/19)

Menurutnya, peristiwa perang  mengingatkan kita bahwa kemerdekaan tidak datang begitu saja. Namun perlu perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri ini. Terutama, dalam semangat yang ditunjukannya. Karena itu, melalui peringatan Hari Pahlawan ini diharapkan akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana salah seorang the founding Fathers Bung Karno menyatakan bahwa, “Hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar”.

“Jadikan, peringatan Hari Pahlawan 2019 ini sebagai semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi Pahlawan masa kini, sebagaimana tema yang diangkat yakni “Aku Pahlawan Masa Kini”. Artinya menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga negara Indonesia, baik melalui bentuk aksi-aksi nyata dalam memperkuat keutuhan NKRI, menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoaks, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain,” ungkapnya.

Tradisi Peringatan Hari Pahlawan, sambungnya, mengingatkan kembali bahwa ditempat ini telah terjadi pertempuran yang sangat hebat antara penjajah dan masyarakat wilayah Cijeruk, Ciaringin dan Cigombong. Ditempat ini pula ada sejumlah tokoh penting yang gugur dalam memimpin peperangan diantara menjelang bulan ramadhan tahun 1946 diantaranya Kolonel Bustomi serta Sumanta Direja.

“Peringatan pahlawan kiranya dapat
meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat. Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia,” ucapnya.

Ia pun berpesan, keberadaan Tugu Pertempuran Rakyat Maseng agar dijaga supaya tidak dirusak oleh tangan – tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggung jawab yang akan merusak kesatuan bangsa. Termasuk tidak membiarkan negeri tercinta ini terkoyak, tercerai berai, terprovokasi saling menghasut dan berkonflik satu sama lain.

“Mari kita maknai Hari Pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan membangun negeri menuju indonesia maju. Mengingat,
Hari Pahlawan bukan hanya bersifat seremonial semata, tetapi harus diisi dengan berbagai aktivitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan,” jelas Danramil.

Pantauan berimbang.com di lokasi, Dalam acara peringati Hari Pahlawan ke 74 tersebut Danramil 2123/Cijeruk bersama Pemuda Panca Marga (PPM) Cigombong – Cijeruk sambangi pelaku sejarah peristiwa Maseng.

(Na)

Bogor

Kepala SPN Polda Metro Jaya Resmikan Porisma 2019

BERIMBANG.COM, Bogor – Open Tournament sepak bola Pekan Olah Raga Integrasi Siswa dengan Masyarakat (Porisma) yang digelar Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya tahun 2019, secara resmi dibuka oleh Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Audie S. Latuheru.

Kegiatan tournament Porisma yang dilaksanakan di lapangan SPN PMJ Lido Cigombong ini, dalam rangka “KA SPN Polda Metro Jaya Cup 2019.

“Even tournament Sepak Bola Pekan Olah Raga Integrasi Siswa dengan
Masyarakat (Porisma) Tahun 2019 dalam Rangka “Ka SPN Polda Metro Jaya
Cup” adalah salah satu sarana yang sangat tepat untuk mempererat tali
silaturahmi dan menjalin kemitraan Polri dengan Masyarakat,” kata Kombes Polisi, Audie S. Latuheru. Jum’at (8/11/2019).

Diterangkannya, melalui tournament Sepak Bola ini diharapkan dapat berfungsi untuk membina atlet sekaligus pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia dibidang olah raga, khususnya Sepak Bola di wilayah Cigombong, Caringin, Cijeruk Bogor,dan
Cicurug, Cibadak Sukabumi.

“Dasar kegiatannya sesuai rencana kerja SPN PMJ Tahun 2019 yakni program pengasuhan Korsis SPN PMJ T.A.2019 serta rencana kegiatan Resimen Korps Siswa angkatan 42,” ujarnya.

Untuk pelaksanaan sendiri, lanjutnya, akan dimulai sejak tanggal 08 November hingga 15 Desember 2019. Adapun jumlah peserta tournament ini ada 32 Club Sepak bola dari wilayah Kecamatan Cigombong, Caringin, Cijeruk, dan Cicurug (Kabupaten Bogor dan Sukabumi).

Sstem penilaiannya seperti biasa yaitu menggunakan  sistem gugur. Bagi yang juara 1 nantinya akan mendapatkan  piala dan uang pembinaan ditambah 1ekor kambing, begitu juga untuk juara 2 dan 3 sama akan dapat
Piala dan uang pembinaan ditambah 1 ekor kambing,” tegasnya.

“Kami berharap, semoga pelaksanaan Porisma KA SPN Polda Metro Jaya 2019 ini berjalan sukses, pada intinya dalam event ini bukan untuk mencari siapa yang menang atau kalah, tapi tujuannya guna berinteraksi lebih mendekatkan diri dengan masyarakat,” pukasnya.

(Na)

Depok

Pekerja Pembangunan Puskesmas Beji Tidak Dilengkapi K3, Ini Sanksinya

BERIMBANG.COM, Depok – Tenaga Kerja Pembangunan Rehabilitas dan penataan lingkungan Puskesmas Beji tidak dilengkapi Kesehatan, Keselamatan Kerja ( K3) saat melakukan aktivitas kerja dilantai 1 dan 2, pelaksana pembangunan seakan menghiraukan atas keselamatan kerja para pekerja yang melakukan aktivitas di proyek.

Pantauan berimbang.com dilapangan, tenaga kerja pembangunan rehabilitasi Puskesmas hampir semua pekerjanya tidak mengenakan alat pengaman kerja dari pekerjaan lantai 1 dan 2. Jum’at (8/11).

Tenaga kerja selalu berhadapan dengan berbagai potensi bahaya di tempat kerja yang berisiko kecelakaan kerja dan PAK.

Perlindungan K3 diberikan untuk mencegah atau mengurangi resiko terjadinya kecelakaan kerja dan PAK serta meningkatkan produktivitas.

Hal yang sama dikatakan Yakub selaku Sekretaris LSM Tamperak Kota Depok, Penerapan K3 semenjak mulai dibangunnya rehabilitasi Puskesmas Beji memang tidak pernah dilengkapi alat pengaman.

” Pelaksana pembangunan tidak tegas terhadap para pekerjanya dan dinilai melakukan pembiaran, padahal ini sangat penting untuk keselamatan kerja, ” ucap Yakub.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Teknis, Dimas mengakui bahwa para pekerja yang sedang mengerjakan pembangunan Rehabilitasi Puskesmas Beji tidak dilengkapi dengan K3 , tidak sesuai dengan arahannya, padahal pihaknya sudah menganjurkan untuk memakai alat pengaman.

” Kami sudah anjurkan agar kelengkapan K3 diterapkan , tapi pekerja malah tidak menggunakannya, dia bilang gerah kalo dipakai, ” ujar Dimas.

Direktur Pengawasan Norma K3 Kemenaker Herman Prakoso Hidayat mengatakan penerapan sanksi denda kecelakaan kerja selama ini mengacu pada Undang Undang (UU) nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Dalam UU tersebut denda yang harus dibayar hanya sebesar Rp100.000 atau kurungan penjara 3 bulan.

Namun, nantinya acuan denda K3 akan diubah seiring revisi UU no 13 tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan. Besaran denda pada revisi UU tersebut diusulkan akan jauh lebih besar sehingga memberikan efek jera bagi perusahaan yang tak menerapkan K3.

“UU No 1 tahun 1970 memang terlalu ringan karena sifatnya preventif. Nanti sanksi larinya ke UU Ketenagakerjaan, pidana sekitar 2-4 tahun, denda Rp200 juta-Rp400 juta. Sekarang masih diproses (revisi aturan UU 13 tahun 2013) Ini agar K3 menjadi perhatian perusahaan,” ujarnya, Selasa (17/7/2018).

Hingga saat ini, lanjut Herman, K3 belum banyak menjadi perhatian baik sisi pengusaha maupun sisi pekerja. Hal itu terbukti aduan K3 yang diterima oleh Kemenaker terbilang masih minim.

Iik

Bogor

Polsek Cijeruk Mengadakan Syukuran Dan Silaturahmi Kamtibmas Bersama Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Pemuda Serta Ormas

BERIMBANG.COM, Bogor –  Kapolsek Cijeruk Kompol Nurahim menggelar Syukuran dan Silaturahmi Kamtibmas, bersama Muspika Kecamatan Cijeruk-Cigombong, Para Alim Ulama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Santunan Anak Yatim. Jumat (8/10/19) pagi tadi

“Alhamdulilah bersyukur kepada Allah SWT hari ini saya melaksanakan tugas di Polsek Cijeruk terhitung dari tanggal 6 November 2019 kemaren, setelah dilaksanakan sertijab di jajaran polsek yang terkena rotasi mutasi jabatan Kapolsek,” ucap Kompol Nurahim Kapolsek  Cijeruk kepada media.

Pada hari jumat ini sengaja mengundang para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, elemen lainnya, serta para ormas juga, tentunya untuk satu tujuan untuk menjaga wilayah Cijeruk- Cigombong tetap aman dan kondusif dengan telah dilaksanakannya Pilkades.

“Tujuannya kita sama – sama menjaga dan bersinergis bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, pemudan dan elemen lainnya yang ada di wilayah Kecamatan Cijeruk Cigombong,” ujarnya.

Kapolsek menjelaskan, Terciptanya situasi kondusif tidak cukup dengan Polisi (Polri), maka dari itu TNI bersama Polri serta elemen masyarakat harus berperan aktif demi menjaga situasi aman dan kondusif.

” jadi kumpulnya kita disini dalam rangka syukuran dan silaturahmi kamtibmas dan memberikan santunan anak yatim dengan mengumpulkan seluruh tokoh agama, masyarakat, ormas, para kepala desa, serta kades terpilih dan yang tidak terpilih agar kita semua bisa menjaga situasi tetap kondusif kususnya di wilayah  Cijeruk-Cigombong, serta bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan kepada kita,” jelasnya.

(Na)

Depok

Menyambut Hari Pahlawan, Koramil 2123 Cijeruk Menggelar Karya Bakti Di Monumen Pertempuran Maseng

BERIMBANG.COM, Bogor- Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan 10 November, Koramil 2123 Cijeruk  Melaksanakan Giat Karya Bakti Di Monumen Pertempuran Maseng yang berlokasi di Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupten Bogor, jumat (8/10/19) pagi tadi.

Giat Karya Bakti tersebut yang di ikuti oleh Muspika Kecamatan Cijeruk-Cigombong, Para Kepala Desa, Satpol PP Cijeruk-Cigombong, DLL AJ, Ormas Laskar Dewa, Pemuda Pemuda Panca Marga, Organisasi Kepemudaan, Satgas Bersih Narkoba Desa Warung Menteng, serta Masyarakat setempat.

Pantauan Berimbang.com dilokasi, Sebelum kegiatan tersebut dimulai dilaksanakan apel bersama yang langsung dipimpin oleh Danramil 2123 Cijeruk, Mayor INF Suparno. Saat melaksanakan apel, Mayor INF Suparno menerangkan sedikit tentang sejarah pahlawan.

Dirinya mengatakan, Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingat kembali perjuangan rakyat maseng pada umumnya seluruh indonesia. Pada peringatan hari pahlawan ini sebagai generasi penerus bangsa harus mengenang dan marawat disetiap monumen pertempuran, karena kalau tidak ada para pahlawan yang memperjuangkan kita tidak bisa menikmati kemajuan jaman yang sekarang ini kita rasakan.

“Harapan kami kdepannya monumen pertempuran maseng ini harus kita jaga dan dirawat dengan baik jangan sampai terlupakan oleh werga kecamatan cijeruk, caringin, cigombong, khusnya bagi warga maseng sendiri,” pungkasnya.

(Na/Wan)