Categories: Daerah

Sebagai Tersangka, Kabid Pengairan DPU Kabupaten Rembang Ditahan

BERIMBANG.COM, Semarang – Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Rembang Sinarman dijebloskan ke sel tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang alias Lapas Kedungpane, Senin (27/4/2015).

Dia ditahan penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah, setelah ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

Kasusnya, korupsi pekerjaan pengadaan bahan material pemeliharaan irigasi di Sulo Desa Kenongo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.

Kepala Seksi Penyidikan Tipidsus Kejati Jawa Tengah Imang Job Marsudi menyebut tersangka sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek. Ada empat kasus yang menjeratnya. Semuanya di Rembang.

“Untuk kasus di Sulo, kerugian negara Rp66 juta. Kalau totalnya (empat kasus), kerugian negara mencapai Rp750 juta,” ungkap Imang saat memberikan keterangan pers di Kantor Kejati Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Senin (27/4/2015).

Kasus di Sulo itu adalah tahun anggaran 2014. Pendanaan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Kabupaten Rembang. Pemenang lelangnya adalah CV Shinta, dengan direkturnya bernama Hartadi. Nilai kontraknya Rp349.637.000. Hartadi juga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pada kasus korupsi ini, tapi belum ditahan.

Setelah melalui serangkaian penyelidikan sejak 27 Februari 2015, penyidik memperoleh bukti-bukti kuat korupsi. Modusnya; kualitas pekerjaan tidak sesuai kontrak, material yang digunakan tak sesuai kontrak, dan terdapat selisih dalam volume pekerjaan tidak sesuai kontrak.

“Pekerjaan belum selesai, sudah dilakukan pembayaran 100 persen,” tambah Imang.

Imang menyebut pada total perkara korupsi di Rembang itu, ada 5 tersangka. Namun, yang PNS hanya Sunirman. Lainnya, rekanan proyek alias swasta. Alat bukti yang didapat penyidik, aneka dokumen lelang, surat keputusan, hingga dokumen kontrak.

Kerugian negara didasarkan hitungan ahli dari Universitas Negeri Semarang. Hitungan bahan terpasang dengan kontrak terdapat selisih pembayaran, sehingga dikategorikan sebagai kerugian keuangan negara.

Terkait penahanan, Imang menyebut tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan dan bisa diperpanjang.

Pantauan wartawan di Kejati Jawa Tengah, tersangka ini keluar ruang Tipidsus selepas pukul 12.00. Mengenakan rompi tahanan tipikor, tersangka keluar menuju mobil tahanan dikawal petugas kejaksaan.

Saat ditanya beberapa pertanyaan, tersangka memilih bungkam. Tersangka ditahan setelah diperiksa penyidik mulai pukul 08.30 hingga 12.00.(eef)

Recent Posts

Kelurahan Tanah Baru Kota Bogor Bagikan Sertipikat PTSL

BERIMBANG.com Bogor - Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, bagikan 121 sertipikat Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis… Read More

14 jam ago

Bupati Bogor Minta BUMD Dapat Menghasilkan Untung

BERIMBANG.com Bogor - Bupati Bogor, Ade Yasin memimpin rapat sosialisasi perubahan badan hukum BUMD di Ruang Rapat Bupati, Cibinong, Kabupaten… Read More

14 jam ago

Kajatisu Perintahkan Aspidsus Telisik Perkara Tertunggak

BERIMBANG.com Medan - Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Amir Yanto tak menampik jika ada beberapa kasus dugaan tindak pidana korupsi… Read More

18 jam ago

Miris, Pemkot Depok Menolak Lokasi Alun – Alun Dijadikan  Hari Pers Nasional 2020

BERIMBANG.COM, Depok – Nasib Panitia Pelaksana Semarak Hari Pers Nasional (HPN) 2020 yang merupakan gabungan dari Organisasi dan Komunitas Wartawan… Read More

2 hari ago

Anak Gizi Buruk, Kumat setelah Dua Tahun di Kabupaten Bogor

BERIMBANG.com Bogor - Penderita Gizi Buruk yang selayaknya sudah punah di Republik Indonesia tercinta ini. Apalagi dikabarkan Indonesia sudah lepas dari… Read More

2 hari ago

Pastikan Kualitas Air Bersih, Komisi B DPRD Depok Kunjungi PDAM Tirta Asasta

BERIMBANG.COM, Depok - Dalam rangka memastikan kualitas air bersih, Komisi B DPRD Kota Depok, melakukan kegiatan kunjungan kerja (Kunker) dalam… Read More

2 hari ago