Categories: BogorJabodetabek

DBMP Minta Pemdes Waspada Dalam Melaksanakan Pembangunan

BERIMBANG.COM, Bogor – Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor mewanti-wanti agar seluruh Pemerintah Desa (Pemdes) waspada dalam melaksanakan pembangunan. Pemdes diminta berhati-hati khususnya dalam membangun infrastruktur jalan, jembatan, drainase, tembok penahan tebing (TPT), dan saluran irigasi khususnya yang menggunakan anggaran dari pusat.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Teknik Jalan dan Jembatan (TJJ) DBMP Wilayah II Ciawi, Eko Sulistyo, mengatakan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Pemdes memiliki kewenangan membangun Desanya sendiri menggunakan Dana Desa yang tercatat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Sehingga, jalan atau infrastruktur milik Desa tidak bisa lagi dibiayai oleh APBD.

“Nah, Pemdes harus hati-hati misalnya ketika melakukan pengaspalan jalan desa. Karena sampai sekarang juklak juknisnya belum jelas. Sedangkan anggaran Dana Desa kan dari APBN yang dipantau KPK dan BPK,” katanya kepada PAKAR (29/1)

Eko menegaskan, DBMP juga bakal menolak kalau diminta oleh Pemdes untuk melaksanakan pengaspalan jalan desa. “Maka solusinya pihak Pemdes harus rajin berkonsultasi dengan DBMP, kami selalu siap dan welcome. Kami sudah memiliki acuan harga satuan pekerjaan. Jadi bisa diketahui berapa biaya yang dibutuhkan untuk mengaspal jalan dengan panjang 200 atau 300 meter kali lebar empat meter misalnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubag Tata usaha, Karlan Affendi sangat menyayangkan, dari  delapan Kecamatan di bawah kewenangan UPT TJJ Ciawi, baru Desa-desa di Kecamatan Caringin dan Cisarua yang sudah intens berkonsultasi.

Sekadar informasi, sejumlah desa sedang berupaya menyerahterimakan jalan desa agar menjadi milik Kabupaten Bogor sehingga bisa dibiayai oleh APBD.

Terkait hal ini, pihak UPT DBMP menegaskan bahwa hal ini bisa dilakukan, namun harus menempuh prosedur yang bisa diserahterimakan ke Pemkab Bogor

“Itu hanya jalan desa yang pernah dibangun dengan APBD. Kualifikasinya pun jalan yang kapasitas lebarnya minimal tujuh meter. Empat meter badan jalan, dua meter bahu jalan di kanan-kiri dan satu meter drainase di kanan-kiri,” ujarnya.

Usulan tersebut harus diusulkan oleh Pemdes ke Gubernur melalui Bupati dan ditembuskan melalui persetujuan dan rekomendasi UPT, DBMP, dan Bappeda.(Raden Supriyadi)

Recent Posts

Sidak Pelayanan Disdukcapil, Bupati Bogor: Saya Minta Dimaksimalkan

BERIMBANG.com Bogor - Ribuan warga di Kabupaten Bogor mengalami kesulitan dalam memilki e-KTP karena kekurangan blangko, dikatakan Bupati Bogor Ade… Read More

1 hari ago

Bupati Bogor Imbau Masyarakat Sukseskan Sensus Penduduk 2020

BERIMBANG.com Bogor - Bupati Bogor, Ade Yasin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mensukseskan sensus penduduk tahun 2020 yang akan di gelar… Read More

2 hari ago

Bupati Bogor Ingatkan ASN, Budaya Kerja Gerak Cepat

BERIMBANG.com Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin dalam sambutannya pada pelaksanaan apel kesadaran di seluruh perangkat daerah se-Kabupaten Bogor, Senin… Read More

2 hari ago

Wartawati di Samosir Dianiaya Akibat Pemberitaan Proyek

BERIMBANG.com Samosir - Tindak kekerasan terhadap wartawan/ti saat menjalankan tugasnya terjadi lagi. Kejadian naas ini dialami oleh Asnitha Hunterhard Sinaga… Read More

2 hari ago

Demi Kades Bermasalah, Diduga JPU Wonosari Kongkalikong Penjarakan Wartawan

BERIMBANG.com Gunungkidul - Dugaan adanya aroma kongkalikong antara Kepala Desa Bendung dengan oknum Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gunungkidul untuk memenjarakan… Read More

2 hari ago

Yusra Amir Pimpim DPD LPM Kota Depok Periode 2020 – 2025

BERIMBANG.COM, Depok - Musyawarah Daerah (Musda) III DPD LPM kota Depok tahun 2020, yang dilaksanakan pada Sabtu (15/2) di gedung… Read More

4 hari ago