Depok

Depok

Prestasi Yang Membanggakan, Depok Kembali Raih Opini WTP

WTP

BERIMBANG.COM, Depok – Walikota Depok, Mohammad Idris menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Depok Tahun Anggaran 2015 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Barat, di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jabar, Jalan Mochammad Toha, Nomor 164, Bandung, Selasa (07/06/2016).

Selain Kota Depok, ada 11 Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Barat yang juga menerima LHP pada hari yang sama. Kesebelas Pemda tersebut adalah Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Bekasi, Kota Bandung, Kota Sukabumi, Kota Cirebon, dan Kota Bekasi.

Bagi Kota Depok, ini adalah kali kelima mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini merupakan suatu prestasi yang membanggakan yang diraih Kota Depok.

WTP2

Alhamdulillah, berkat rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, Kota Depok mendapatkan predikat opini *Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)* atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Depok Tahun Anggaran 2015. Hal ini berarti, Kota Depok telah berhasil meraih predikat WTP 5 (lima) kali berturut-turut, sejak tahun 2011-2015.

Atas nama Pemerintah Kota Depok dan pribadi, saya menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se- Kota Depok yang telah bekerja keras dalam menyusun laporan keuangan yang baik sebagai salah satu bentuk pelaksanaan akuntabilitas pengelolaan keuangan publik.

Saya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pembangunan di Kota Depok serta mendukung upaya mewujudkan _Good Governance_ (tata pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa) serta _clean goverment_ (pemerintah yang bersih dan bebas KKN).

”WTP yang berhasil diraih Kota Depok dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 adalah berkat kerjasama, keuletan, dan kesabaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Depok,” ujar Idris usai menerima LHP.

Dirinya menjelaskan, Kota Depok yang saat ini dari segi kuantitas pegawai masih terbatas, senantiasa meminta penambahan ASN.

”Dari 2.100.000 jiwa penduduk Kota Depok, ASN baru berjumlah 7800 orang, dengan tenaga teknis 2700-an dan sisanya tenaga fungsional. Ratio pelayanan 1: 260, artinya 1 orang ASN melayani 260 orang penduduk. Jadi masih perlu peningkatan jumlah pegawai,” jelas Walikota.

”Kami terus memberikan motivasi terutama yang menangani masalah keuangan. Dengan kerjasama berbagai pihak, termasuk ASN dan warga, alhamdulilah Depok masih dapat mempertahankan WTP yang ke lima kalinya,” kata pemimpin Kota Belimbing.

Walikota juga mengatakan, akan terus meningkatkan kinerja ASN, terutama pada pelayanan publik.

”Ucapan terima kasih kami haturkan pada seluruh warga Depok, karena atas kontribusi mereka juga sehingga kami berhasil mempertahankan WTP,” ujarnya. (Diskominfo Kota Depok)

Depok

Kartu BPJS Tidak Berlaku, RS Graha Permata Ibu Tolak Pasien

Kartu pasien peserta BPJS yang ditolak.   ( Ist)
Kartu pasien peserta BPJS yang ditolak. ( Ist)

BERIMBANG.COM, Depok – Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tidak berlaku di Rumah Sakit Graha Permata Ibu (GPI) yang beralamat di Jalan Raya Kukusan, Beji Kota Depok, pasalnya pasien BPJS ditolak oleh RS tersebut saat keluarga korban menunjukan Kartu BPJS kepada pihak Rumah Sakit. Senin (6/6/2016). Belum lama ini.

Salah satu keluarga pasien, Husni menuturkan, ketika pasien sudah berada di Unit Gawat Darurat (UGD) dan karena pasien sudah merasa tidak kuat atas penyakitnya akhirnya keluarga korban mengambil keputusan untuk rawat inap dengan pendaftaran pasien umum tanpa menggunakan kartu BPJS karena kartu BPJS yang akan diserahkan ditolak oleh pihak rumah sakit tambahnya lagi, alasan Rumah Sakit,kartu BPJS tidak bisa digunakan dan tidak memberikan arahan kepada keluarga korban apalagi memberikan penjelasan.

” Pasien sangat darurat agar segera cepat ditangani oleh pihak RS makanya kami tidak sempat membuat surat rujukan dari Klinik yang ditunjuk oleh BPJS,” ujar Husni.

” Apakah kami akan menunggu tindakan dari rumah sakit sedangkan pasien harus segera dilakukan tindakan medis karena ini menyangkut nyawa seseorang yang harus segera ditangani ,” ucap Husni dengan nada kesal.

Ketika pihak RS GPI di konfirmasi berimbang.com melalui bagian humas, Novita mengatakan, akan mengecek kondisi pasien, apakah bisa tanpa rujuk dari klinik peserta BPJS atau tidak karena yang menentukan itu Dokter yang ada di RS, bukan dari pasien.

” Akan kita cek dulu kondisinya, kalau memungkinkan tidak pakai rujukan dari klinik juga tidak apa-apa,” ungkap Novita. Kamis (9/6/2016).

Novita juga menyampaikan sebab BPJS ditolak dikarenakan sejak awal pasien melakukan perawatan tidak ada rujukan dari klinik peserta BPJS dan waktunya sudah melebihi 3 hari sejak pasien dirawat.

” Kami dari pihak RS sudah melakukan sesuai peraturan yang ada disini, makanya alasan kami menolak karena tidak adanya rujukan, untuk itu pasien di daftarkan sebagai pasien umum bukan peserta BPJS sebab tidak bisa merubah pendaftaran awal,” kilahnya.

Untuk diketahui bahwa Walikota Depok telah menghimbau kepada beberapa Rumah Sakit untuk menerima pasien BPJS. (Iik)

Depok

Marc Marquez Ungguli Jorge Lorenzo Di Catalunya

e8dc1c31b31a508b2d481a8be2da431df

BERIMBANG.COM, Pembalap Honda, Marc Marquez, tampil luar biasa dalam sesi kualifikasi MotoGP Catalunya, Sabtu 4 Juni 2016, setelah berhasil merebut pole position, mengungguli jagoan Yamaha, Jorge Lorenzo.

Keberhasilan Marquez sudah terlihat sejak awal sesi kualifikasi, sebelum berhasil mencatatkan waktu 1 menit 43,589 detik pada putaran terakhirnya di sesi kualifikasi.

Lorenzo sendiri harus bekerja keras sebelum mengamankan posisi start kedua, setelah catatan waktunya kalah setengah detik dari Marquez. Pembalap Honda lain, Dani Pedrosa, melengkapi front row.

Hector Barbera yang sebelumnya sempat nangkring di peringkat dua akhirnya harus rela tergusur ke posisi start empat. Sementara pembalap Yamaha lain, Valentino Rossi, harus puas start di posisi kelima.

Setelah itu, Maverick Vinales, Cal Crutchlow, Andrea Iannone, Danilo Petrucci, dan Andrea Dovizioso melengkapi posisi 10 besar pada start balapan besok.

Berikut Hasil Lengkap Kualifikasi MotoGP Catalunya, Sabtu 4 Juni 2016:

Qualifying 2:

1.    Marc Marquez    ESP Repsol Honda Team (RC213V)    1m 43.589s [Lap 7/7]    338km/h (Top Speed)

2.    Jorge Lorenzo    ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1)    1m 44.056s +0.467s    [6/7]    339km/h

3.    Dani Pedrosa    ESP Repsol Honda Team (RC213V)    1m 44.307s +0.718s    [7/7]    342km/h

4.    Hector Barbera    ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14.2)    1m 44.322s +0.733s    [4/5]    338km/h

5.    Valentino Rossi    ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1)    1m 44.324s +0.735s    [7/7]    338km/h

6.    Maverick Viñales    ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)    1m 44.329s +0.740s    [7/7]    336km/h

7.    Cal Crutchlow    GBR LCR Honda (RC213V)    1m 44.366s +0.777s    [6/6]    335km/h

8.    Andrea Iannone    ITA Ducati Team (Desmosedici GP)    1m 44.458s +0.869s    [6/7]    344km/h

9.    Danilo Petrucci    ITA Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15)    1m 44.911s +1.322s    [5/6]    338km/h

10.    Andrea Dovizioso    ITA Ducati Team (Desmosedici GP)    1m 45.029s +1.440s    [6/6]    342km/h

11.    Scott Redding    GBR Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15)    1m 45.030s +1.441s    [6/7]    339km/h

12.    Pol Espargaro    ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)    1m 45.218s +1.629s    [6/7]    336km/h

Qualifying 1:

13.    Aleix Espargaro    ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)    1m 44.914s 333km/h

14.    Bradley Smith    GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)    1m 45.197s 336km/h

15.    Michele Pirro    ITA Avintia Racing (Desmosedici GP14.2)    1m 45.538s 336km/h

16.    Yonny Hernandez    COL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2)    1m 45.690s 341km/h

17.    Eugene Laverty    IRL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2)    1m 45.885s 337km/h

18.    Stefan Bradl    GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP)    1m 45.892s 335km/h

19.    Jack Miller    AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)    1m 45.942s 336km/h

20.    Tito Rabat    ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)*    1m 46.205s 333km/h    21.    Alvaro Bautista    ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP)    1m 46.463s 334km/h.

berimbang.com

Depok

Kabid Wasdal Tertibkan Reklame Liar Di Sejumlah Wilayah Depok

Penertiban reklame di Jalan Margonda Raya, Depok.    (Foto : Iik)
Penertiban reklame di Jalan Margonda Raya, Depok. (Foto : Iik)

BERIMBANG.COM, Depok – Guna menertibkan reklame liar, bidang pengawasan dan pengendalian (Wasdal) di Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kota Depok melakukan penertiban reklame tanpa izin. Penertiban dilakukan di sepanjang Jalan Margonda Raya dan Jalan Transyogi Cibubur. Kamis (2/6/2016).

Kepala seksi penertiban reklame dan bangunan, Elves Rebelo mengatakan, penertiban yang dilakukan hanya naskah reklame saja sedangkan untuk bangunan reklamenya tidak ditertibkan. Dalam setahun menurut Elves, dilakukan enam kali penertiban dihampir semua  wilayah Kota Depok.

Penertiban reklame di Jalan Transyogi Cibubur.    (Foto : Ist)
Penertiban reklame di Jalan Transyogi Cibubur. (Foto : Ist)

” Sebelum melakukan penertiban, kami data dahulu, mana yang harus ditertibkan agar mempermudah dalam pelaksanaanya nanti,” ujar Elves kepada berimbang.com di lokasi penertiban di bilangan Jalan Margonda Raya.

Lanjutnya, pelanggaran yang ditertibkan adalah reklame yang tidak membayar pajak dan memakai badan jalan sedangkan untuk reklame dengan skala kecil akan dibongkar seluruhnya.

” Untuk yang di Jalan Margonda naskah reklame yang besar sedangkan untuk di Jalan Transyogi Cibubur kemungkinan untuk reklame yang skala kecil,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian, Citra Yulianti mengatakan, penertiban yang dilakukannya adalah dalam rangka penataan reklame disejumlah wilayah sesuai dengan zonasi dan penertiban reklame di daerah milik jalan sehingga penataan reklame menjadi tertib dan tidak menjadikan hutan reklame.

Selain itu, Citra menginginkan estetika Kota Depok menjadi lebih asri dan indah untuk kedepannya untuk itu Pemerintah Kota Depok akan merevisi Peraturan Walikota (Perwal) tahun 2003. (Iik)

Depok

BMPS, Dewan Pendidikan Dan PGRI Bangun Sinergisitas Untuk Kemajuan Pendidikan

Ketua BMPS Kota Depok, H Acep Al-Azhari (kiri), Dewan Pendidikan, Hafizh Nashir (tengah), Ketua PGRI, Syamsudin (kanan)     (Foto : Ist)
Ketua BMPS Kota Depok, H Acep Al-Azhari (kiri), Dewan Pendidikan, Hafizh Nashir (tengah), Ketua PGRI, Syamsudin (kanan) (Foto : Ist)

BERIMBANG.COM, Depok – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok, Dewan Pendidikan dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) membangun sinergisitas dalam kemajuan di dunia pendidikan.

Salah satunya yang diutarakan Acep Al-Azhari adalah peran dan fungsi dari peran masing-masing agar tidak ada tumpang tindih seperti pemerintah, masyarakat, stakeholder, media dan lembaga yang peduli dengan pendidikan khususnya Kota Depok.

Acep juga menyampaikan terkait penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di wilayah Pemerintahan Kota Depok agar mengambil kebijakan dari PPDB yang bersih dari siswa titipan serta berupaya secara maksimal untuk terlibat dalam pengawalan.

Acep juga menambahkan, agar tidak mencari-cari masalah di dunia pendidikan tetapi bersama-sama untuk memecahkan masalah yang timbul dalam penyelenggaraan pendidikan di Kota Depok sehingga proses Growing the organization, Empowering people dan Promoting menjadi tanggung jawab bersama demi terwujudnya pembangunan manusia yang berkarakter sejak di usia dini.(iik)

Depok

Papan Segel Dipindah Lagi, PT. Genesis Dinilai Lecehkan POL PP Depok

IMG-20160523-WA0003

BERIMBANG.COM, Depok –  Nina Suzana, Kasat Pol PP Kota Depok ketika di konfirmasi oleh wartawan di Ruang kerjanya terkait pembokaran segel PT. Genesis. Kamis (19/5/2016) kemarin.

” Saya sudah meminta agar papan segel tersebut di pasang di tempat semula , pasalnya sekarang papan segel tersebut sudah berpindah tempat lagi,” ujar Nina

” Saya ingatkan, Jangan anggap sepele hal tersebut, jika masih membandel saya lanjukan ke Kepolisian, Sebab tindakan memindahkan dan membongkar papan segel adalah perbuatan pidana, saya beriwaktu kepada mereka, sampai hari senin tgl 23 mei 2016 untuk memasang kembali papan segel tersebut di tempat semula,” terang Nina dengan nada tegas.

Sementara itu menurut seorang warga yang namanya tak mau disebutkan di lokasi mengatakan, papan segel selaku di pindah-pindah oleh pengembang.

” Papan segelnya lari lari, pindah sana pindah sini sepertinya sengaja dipermainkan oleh pengembang nakal, Informasinya proyek perumahan dibekingi seseorang yang mengaku tim sukses Walikota,” Ujarnya.

Sebelumnya, Distarkim Kota Depok sudah mengeluarkan surat teguran untuk menghentikan pembangunan proyek sebanyak 3 kali yang di tujukan kepada management PT Genesis, namun Pihak PT. Genesis tidak mengindahkan surat  teguran kemudian tanggal 28 April 2016 Distarkim memerintah kepada Satpol PP Kota Depok untuk melakukan penyegelan dilokasi proyek perumahan kemudian pada tanggal 29 April 2016 pihak PT Genesis melakukan pembongkaran papan segel tersebut.

Sementara menurut pantauan berimbang.com ketika melintas di lokasi  menyaksikan papan segel sudah di cabut dan di pindah kembali di tempat lain bagian samping sebelah dalam, aktifitas Kendaraan roda 4 terlihat di lokasi proyek sedang menurunkan batu kali, Alat berat beko untuk meratakan tanah, mereka bekerja seolah proyek tidak ada masalah. (Rahmat Budianto)

Depok

Peduli Lingkungan, PT. Brantas Abibraya Santuni Anak Yatim

IMG_20160521_141556

BERIMBANG.COM, Depok – Peran serta perusahaan kepada masyarakat,  PT. Brantas Abibraya (persero) bersama masyarakat Cisalak Pasar, Cimanggis, Kota Depok laksanakan santunan Anak Yatim dan Duafa bertempat di lokasi  proyek pembangunan Pasar Tradisional tahap II. Sabtu (21/5/2016).

Kegiatan tersebut dihadiri beberapa tokoh masyarakat, tokoh agama, elemen masyarakat, kepolisian sektor Cimanggis, Koramil Cimanggis serta warga sekitar.

Perwakilan PT. Brantas Abibraya, Candra Purna Saputra, mengatakan dalam sambutannya, dengan diadakannya kegiatan santunan adalah bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar.

” Ini adalah bentuk kepedulian kami (perusahaan) terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ucap Candra.

Candra juga mengharapkan doa dan dukungan kepada masyarakat agar proyek yang sedang berlangsung, berjalan dengan lancar dan kondusif.

Sementara itu, tokoh masyarakat Cisalak Pasar, Makmur Murod mengatakan, dengan adanya  Pasar Modern Cisalak,nantinya, bila selesai dibangun sesuai target dan dapat meningkatkan kesejahteraan warga serta mendapat berkah dari Allah SWT.

” Perekonomian warga akan menjadi meningkat dari sebelumnya dan selalu mendapat berkah ,” ujar Makmur.

Makmur Murod juga berharap, agar tenaga kerja yang bekerja di proyek diberikan keselamatan dalam melakukan aktifitas bekerja dan selalu berhati-hati.(iik/ray).

Depok

Ketua BMPS Depok, Acep Al-Azhari Di Lantik, Fokus Pembenahan Organisasi Dan PPDB Harus Di Benahi

IMG-20160521-WA0001

BERIMBANG.COM, Depok-Pengurus Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok dilantik oleh Ketua BMPS Provinsi Jawa Barat di Aula Lantai 1 Balaikota Depok, Kamis (19/5/2016) dihadiri Walikota Depok Mohammad Idris.

Ketua BMPS Provinsi Jawa Barat Bambang Sutrisno dalam sambutannya mengharapkan kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan sekolah-sekolah swasta yang jumlahnya sangat besar dibandingkan dengan sekolah negeri.

“Di Jawa Barat sekolah SMP negeri ada sebanyak 40 persen dan 60 persen swasta, untuk SMA negeri ada 30 persen SMA swasta  70 persen dan SMK negeri 12 persen sedangkan sisanya adalah SMK swasta,” ujarnya.

Dengan banyaknya jumlah sekolah swasta, menurutnya pemerintah diharapkan tidak lagi hanya memberikan perhatian kepada sekolah negeri akan tetapi minimal juga memperhatikan sekolah-sekolah swasta untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Ketua BMPS Kota Depok H. Acep Al Azhari menegaskan dirinya dengan jajarannya optimis dapat meningkatkan peran BMPS Kota Depok dalam turut serta membangun Kota Depok. Oleh karena itu, tandasnya dalam waktu dekat segera melakukan langkah-langkah penting dan mulai bekerja

“Kami akan segera bekerja dengan menggunakan segala kekuatan yang ada dan akan tetap menjaga relevansi dan posisi BMPS, yakni BMPS hanya mengurusi sekolah-sekolah swasta,” tuturnya.

Dikatakannya, BMPS adalah BMPS bukan organisasi lain sehingga semua pengurus harus mengetahui tujuan yang jelas dari BMPS.  BMPS, ucapnya memiliki tujuan yang jelas sehingga posisi perjuangan juga jelas, tapi  kalau tidak jelas arahnya atau pada posisi abu-abu, maka tidak tahu apa yang harus dibela. Untuk itu, dalam waktu dekat BMPS akan segera melakukan Rapat Kerja karena ada hal-hal yang harus segera dilakukan.

“Tidak terlalu lama lagi, satu hari dua hari atau satu minggu kita akan segera mengadakan Rapat Kerja (Raker), minggu depan sekjen akan mempersiapkan Raker,” terangnya.

Acep BMPS menambahkan dalam menjalankan roda organisasi pihaknya akan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak. Dalam menyikapi PPDB. BMPS Depok mendukung PPDB asal sesuai dengan aturan, segera keluarkan aturan teknis PPDB baik itu perwa dan aturan dari kadisdik Depok.

“ Kepemimpinan saya akan berbeda dengan sebelumnya, akan terus membangun dan menguatkan kerjasama karena kekuatan sesungguhnya terbangun dengan kebersamaan,”.

Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan kesuksesan organisasi berdasarkan pengalaman pada berbagai organisasi yang pernah diikutinya, bahwa suksesnya organisasi didasari dengan rasa idialisme yang tinggi sehingga dapat lebih fokus. Selain itu, mempunyai integritas sehingga organisasi tersebut terus dapat lebih maju dengan baik.

Idris menjelaskan, integritas adalah ikhlas memiliki niat yang baik dan didukung tekad yang kuat serta gigih dalam bekerja sehingga dengan integritas yang tinggi setiap persoalan dapat dijawab dengan baik untuk kemajuan organisasi.

“Sekolah-sekolah swasta harus memiliki profesionalisme dan kemandirian sehingga bukan lagi sekolah swasta sebagai peran pendukung tapi dapat menjadi peran utama dan jalan beriringan dengan sekolah negeri,” tandasnya.

Pekan depan Walikota Depok Mohammad Idris akan membuat kejutan soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang setiap tahun selalu menjadi masalah di Kota Depok.

“Tunggu tanggal mainnya, pekan depan walikota akan membuat kejuatan soal PPDB,” kata Idris usai menghadiri pelantikan pengurus Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok, Kamis (19/5/2016).

Menurut Idris, pihaknya sudah komit dan sepakat dengan dinas terkait dan pemangku kepentingan, muspida, penegak hukum dan DPRD, tidak ada lagi yang namanya titipan titipan. Semua harus nengikuti prosedur yang sudah ada.

“Nanti akan dipertegas dalam sebuah kebijakan. Aturan teknis akan dibuat kepala dinas. Kalau kebijakan akan dikeluarkan walikota, apakah dalam bentuk peraturan walikota (perwal), nanti kita lihat,” tegas Idris.

Ke depan, kata Idris, surat keterangan tidak mampu (SKTM) tidak berlaku lagi. Pemkot akan berpedoman pada data masyarakat penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Kemudian soal kuota 20 persen masyarakat kurang mampu, kalau tidak tertampung semua di sekolah negeri, maka akan disalurkan ke sekolah swasta dengan subsidi dari pemkot sebesar Rp 2 juta per tahun per anak.

Selama ini pelaksanaan PPDB di Kota Depok selalu membuat heboh, karena banyaknya siswa titipan dari berbagai elemen di Kota Depok.

Untuk mengakomodir titipan itu, pihak sekolah terpaksa menerima siswa melebihi kapasitas ruang belajar sesuai aturan yang ada. Atau membuat sekolah filial dengan menumpang di sekolah lain.

Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok, Acep Al Azhari mendesak walikota untuk menegakkan aturan dan ketentuan PPDB secara baik.

“Kalau bisa walikota segera mengeluarkan aturan teknis PPDB,” kata Acep yang baru dilantik sebagai Ketua BMPS Kota Depok menggantikan Kemo Santosa

“BMPS menolak segala bentuk politisasi dan komersialisasi PPDB,” tegas Acep,”.(Adi).

Depok

Acep Al – Azhari, Ketua Umum BMPS Kota Depok Terpilih Akan Segera Dilantik

Acep Al-Azhari, Ketua Umum terpilih BMPS Kota Depok.    (Foto : Adi)
Acep Al-Azhari, Ketua Umum terpilih BMPS Kota Depok. (Foto : Adi)

BERIMBANG.COM, Depok – H. Acep Al Azhari, Ketua Umum BMPS (Badan Musyawarah Perguruan Swasta) Kota Depok yang terpilih melalui Musyawarah Kota ke IV pada tanggak 12-13 April, yang lalu di The Green Hotel Ciawi, Bogor.

Pria berkacamata yang akrab disapa H. Acep ini  akan di Lantik pada tanggal 29 Mei mendatang.

Ketua Umum terpilih H Acep mengatakan, Langkah awal Persiapan Growing the organization. Memperjelas  posisi, bmps mau berperan dimana, itu dulu yang harus jelas (Clarity). Ini akan memperjelas perjuangan dan pembelaan. Pembelaan kepada sekolah swasta tentunya.

Lebih lanjut H Acep menambahkan, Empowering people, kejelasan dalam pembelaan butuh sikap (attitude). Strutur organisasi BMPS yang baru tersusun itu harus berdaya, bukan cuma posisi jabatan namun lebih di tuntut kepada aksi. Keberanian melakukan aksi memang sangat di tentukan oleh leadership.

“Oleh karena itu Kami BMPS akan  berkoordinasi kepada semua pemangku kepentingan, meminta support dari Pemerintahan Kota Depok serta terus membawa organasasi ini menjadi bagian kekuatan utk mewujudkan Depok yang unggul nyaman dan religius,” ungkap H. Acep yang menjabat sebagai Ketua IIBF (Indonesia Islamic Bussines Forum) penggerak program “Beli Depok Beli Depok”.

H. Acep yang saat ini menjabat Komisaris Utama PT Persikad Paricara Dharma yang Cinta dan bangga pemain lokal Depok ini menjelaskan, Mutu produk pendidikan bukan berada pada nilai ujian, selagi cara pandang sekolah hanya dengan nilai bagus maka pendidikan sudah bermutu. Tentu itu kurang tepat karena menurutnya SDM sekolah dan pengawalan yang dari yayasan dalam menternemahkan kurikulum akan sangat berdampak pada hasilnya.

“Saya sangat berharap akan ada kebijakan yang kuat dari Walikota melalui disdik utk lebih memihak kepada pembentukan karakter,Inti dari proses pendidikan ada pada kurikulum yang di gelar di kelas,” ujar CEO PT A2C dan Owner Restoran Gabus Pucung ini.

Sebagai Ketua BMPS Kota Depok kata H Acep menambahkan, melalui sekolah IIBF akan berpartispasi membangun karakter anak melalui karakter mental entrepreneur. Ketaqwaan bersumber dari SMART IN LIFE, dan ini dapat dari kemampuan SDM bagaimana cara menterjemahkan kurikulum pada nilai2 Spirituality, begitu pula CERDAS, adalah bentuk karakter dari SMART IN DECISION, disini  SDM Yayasan akan mendefinisikan kurikulum leaderahip.

Kesejahteraan guru swasta sangat di tentukan oleh manajemen sekolah atau yayasan itu sendiri. Jika Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mensejahterakan para guru swasta,tapi sangat tidak baik jika mental yang dimiliki oleh sekolah/yayasan menggantungkan kesejahteraan pada pihak lain.

“Maka saya akan mendorong agar para penyelenggara sekolah swasta memiliki karakter SMart in Economic, kuasailah ilmu ilmu  Entrepreneurship. InsyaAllah penyelenggara sekolah akan bisa mandiri. Kalo pemahaman ini belum semua di miliki oleh yayasan, maka BMPS akan memfasilitasi pelatihan entrepreneur. Kita akan siapkan praktisinya,” tutup H Acep.(Adi).

Depok

Persikad Diminta Belajar Dari Kesalahan

IMG-20160516-WA0034

BERIMBANG.COM, Depok – Tiga kali kekalahan yang ditelan skuat Persikad dalam laga Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 menjadi perhatian serius jajaran manajemen PT Persikad Paricara Dharma.

Kemarin, manajemen mengumpulkan jajaran pelatih, skuat, hingga tim dokter Persikad untuk mengevaluasi tim guna menghadapi tujuh pertandingan yang akan dilakoni Persikad ke depan.

Pertemuan yang diadakan di Rumah Makan Gabus Pucung Villa Betawi, Grogol, Limo, ini dihadiri Komisaris Utama PT Persikad Paricara Dharma H. Acep Al Azhari, Komisaris Khoirulloh Ashari, Direktur Lilik Nugroho, Manager Rahmat Hidayat, Pelatih Kepala Meiyadi Rakasiwi, Pelatih Kiper Wahyu, tim dokter, dan pemain.

 Komisaris Utama PT Persikad Paricara Dharma H. Acep Al Azhari mengutarakan kekalahan yang ditelan oleh Persikad merupakan pembelajaran untuk memperbaiki diri sehingga mampu meraih kemenangan.

“Hadirnya Persikad kembali ke Depok adalah wujud eksistensi sepakbola Depok. Syukur-syukur Persikad bisa berprestasi. Untuk bisa mencapai itu tentunya harus digapai dari bawah. Kita kalah sekarang untuk mencapai puncak. Kesalahan hari ini hendaknya membuat kita cerdas di hari esok, agar kesalahan tidak lagi terulang,” ungkapnya.

Acep mengutarakan bahwa 25 pemain Persikad yang berlaga merupakan orang-orang pilihan dan penting di Kota Depok. Karena itu, para pemain diharapkan dapat meningkatkan komitmen dan semangat juang dalam setiap pertandingan.

“Permainan kemarin adalah satu langkah awal dan sebuah kuliah untuk bisa menata hasil yang lebih baik. Masih ada sisa tujuh pertandingan lagi. Tidak mungkin kita kalah 10 kali. Kalau kalah 10 kalah berarti perlu ada evaluasi,” ujarnya.

Dirinya meminta kepada seluruh bagian tim untuk meningkatkan kedisiplinan, tidak mencari alasan, atau menyalahkan orang lain.

“Mari kita buka wawasan karena kita adalah keluarga. Orang lain menyaksikan kita. Kalau komunikasi tersendat, orang lain bisa melihat. Kita harus saling menghargai dan menjaga,” katanya.

Komisaris Khoirulloh Ashari,menambahkan kekalahan harus disikapi dengan bijak dan harus semakin menguatkan tekad dalam bertanding, serta belajar memperbaiki kesalahan, bukan malah down menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Kita harus bersyukur kembalinya Persikad berbarengan dengan adanya kompetisi ini, sehingga semua bisa bergerak cepat bisa menjadi tim utuh. Jika Persikad kembali ke Depok tidak ada kompetisi, kita menyikapinya akan biasa-biasa saja. Persikad ke Depok langsung kerja dan dapat tantangan. Masih ada tujuh pertandingan  ke depan dan itu milik kita,” paparnya.

Dirinya mengakui bahwa kekalahan menimbulkan kekecewaan yang luar biasa untuk semua pihak yang mendukung Persikad.

“Kita ketemu tim yang relatif sama. Saya yakin tim ini bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Depok. Apalagi kita didukung penuh oleh Walikota dan Wakil Walikota. Semua kecewa dan malu dengan kekalahan, itu adalah alamiah. Semakin kecewa semakin kuat daya juang. Gunakan daya potensi untuk bangkit ke depan,” tuturnya.

Direktur Persikad Lilik Nugroho juga mengaku kecewa usai menyaksikan pertandingan karena Persikad diberikan amanat untuk menang, terlebih bermain di kandang sendiri.

“Dimana yang salah? Apa pola latihan, makan, mari duduk bersama. Semua berharap ingin menang. Mungkin lawan lebih siap. Waktu latihan kita yang sedikit. Cari kelemahan jangan sampai kalah lagi. Harus tetap semangat yakin bisa menang. Bagaimana caranya bisa mengalahkan mereka di sesi berikutnya. Kita kan sudah pernah berhadapan, cari kelemahan lawan, komunikasi sesama pemain. Kerjasama tim ditingkatkan. Jangan satu pemain ingin menonjol,” ujarnya.

Sementara, Manager Rahmat Hidayat menyampaikan inti dari kekalahan kemarin adalah komunikasi. Pasalnya, kualitas pemain Persikad dengan lawan tidak jauh berbeda.

“Pemain bisa melihat pertandingan kemarin. Kita sama dengan tim lain. Jangan takut. Lupakan pertandingan kemarin. Ambil hikmahnya, lihat kekurangan dan evaluasi,” katanya.(Adi)