Depok

Depok

Dugaan Tempat Praktek Wik wik di Depok Berimbas Razia Gabungan

BERIMBANG.com Depok – Ramai diberitakan beberapa waktu lalu praktek prostitusi dikontrakan wilayah pasar Kambing, jalan Ir. Juanda, berimbas razia gabungan ke beberapa tempat, di Kota Depok Jawa Barat.

Satpol PP Kota Depok bersama TNI-Polri merazia beberapa tempat, dengan prioritas pencegahan penyebaran covid 19 serta melaksanakan Peraturan Daerah (Perda). pada 6 Februari 2021.

Razia kali ini, masih banyak pelaku usaha melanggar jam operasional yang telah diberlakukan oleh pemerintah. Satpol PP melakukan penyisiran mulai jalan Margonda, Siliwangi dan Jalan pintu masuk Grand Depok City (GDC).

Dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP N Lienda Ratnanurdianny S.H. M.Humdan didamping Taufiqurahkman S.ag. MM. (Kabid Gakda) Serta Kasie Transmatibum R Agus Mohamad S.kom, M.Si.

Tempat yang disinyalir digunakan sebagai kontrakan prostitusi di Pasar Kambing Jalan Ir. Juanda, menjadi salah satu tempat yang di razia.

“Kita memberikan himbauan dengan cara humanis tetapi harus tetap tegas dalam menyampaikannya” kata Kasat Pol PP N Lienda Ratnanurdianny S.H. M.hum. via telepon,

Lienda menjelaskan, anggotanya mendapatkan laporan dari masyarakat, adanya minuman beralkohol (Minol) dan Pekerja Seks Komersial (PSK) dijalan Ir. Juanda.

“Benar saja ditempat tersebut terdapat Minol dengan jumlah 35 botol disalah satu warung yang berada di Pasar Kambing,”

“Serta 10 PSK yang kita amankan untuk dibawa ke kantor agar bisa dipertanggung jawabkan,” jelas Lienda.

Sanksi yang akan diberikan tergantung pelanggarannya, “Setelah barang bukti diamankan maka para pelanggar akan dijadwalkan untuk mengikuti tindak pidana ringan (Tipiring) di pengadilan negeri Depok,” pungkasnya.

YE

Depok

Mahasiswa Undip Sosialisakan Smart system QRIS Pada UMKM Depok

BERIMBANG.com Depok – Pandemi Covid-19 yang tak berujung, berpengaruh besar pada perekonomian. Dibutuhkan Smart system dalam bertransaksi (non tunai) yang praktis dan ekonomis.

Pemerintah pusat melalui Bank Indonesia pun telah, menggelorakan sistem pembayaran praktis yaitu QRIS. Namun, nyatanya masih diperlukan sosialisasi kepada masyarakat terlebih bagaimana tata cara penggunaan sistem keuangan tersebut.

Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip), Alvin Muhammad Sabila menuturkan pembayaran dengan menggunakan sistem QRIS sangatlah bermanfaat.

Alvin bersama rekannya mensosialisaikan QRIS kepada pedagang dan kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sasuma di Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu, 06 Februari 2021.

“Dengan sistem ini, akan mempermudah masyarakat dalam berdagang utamanya, ketika mereka mulai merambah ke perdagangan online,” Ucap Alvin.

Dia menjelaskan, QRIS merupakan singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. Dimana, kode seluruh penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) disatukan dalam QR Code.

“QRIS dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS. Meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Alvin juga  menegaskan, selain melakukan sosialisasi dengan turun ke lapangan dia bersama rekan-rekan satu kampusnya juga mengadakan seruan gerakan ‘belanja di warung tetangga’.

“Jadi dengan menggunakan platform Instagram sebagai media untuk mempromosikan Produk UMKM Sasuma Depok,  harapannya UMKM yang terdampak Covid-19 dapat terbantu melalui promosi digital ini,” paparnya.

Berdasarkan informasi dari Bank Indonesia (BI), QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjag​a keamanannya

Dengan QRIS, Merchant hanya perlu membuka rekening atau akun pada salah satu penyelenggara QRIS yang sudah berizin dari BI​.

Selanjutnya, merchant sudah dapat menerima pembayaran dari masyarakat menggunakan QR dari aplikasi manapun penyelenggaranya. 

YE

Berita UtamaDepok

Praktek Prostitusi di Depok Berkedok Kontrakan Bebas Beroperasi

BERIMBANG.com Depok – Ditemukan Praktek prostitusi berkedok kontrakan, konon kabarnya bertahun-tahun “bebas” beroperasi di kawasan Juanda Depok, Jawa Barat.

Bahkan, kabarnya bisnis esek-esek yang melibatkan puluhan wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) ini dilindungi oleh oknum penegak hukum yang mendapatkan “jatah” tiap bulannya. Benarkah?

Informasi itu berdasarkan hasil investigasi wartawan. Salah seorang wanita PSK mengungkapkan bahwa puluhan kontrakan yang berada di dalam lokasi pasar Kambing Juanda Depok itu banyak yang membuka praktek open BO (Booking) untuk dijadikan sebagai tempat esek-esek.

“Hampir semua kontrakan di sebelah ini bisa di BO. Disini aman kok karena ada yang jaga. Tenang aja, dari mulai depan jalan masuk sudah ada yang ngawasin. Jadi kalau ada razia, pasti ada yang kasih info,” ungkap, inisial A salah seorang PSK saat ditemui di salah satu kontrakan.

A juga mengatakan bahwa setiap harinya, ada saja tamu yang booking tempat dan PSK hingga pagi hari.

“Disini sering kok tamu yang BO sampai pagi. Pokoknya dijamin aman. Kalau gak aman, saya juga takutlah,” ungkap A, sembari menyebutkan nama salah seorang preman dari Ormas (Organisasi Masyarakat) besar diduga membekingi bisnis prostitusi di tempat tersebut.

Keterangan terpisah dari pelanggan inisial NR yang pernah menyewa jasa PSK di Pasar Kambing Juanda Depok, membenarkan informasi itu.

Menurut NR, omzet pemasukan dari bisnis prostitusi di tempat itu dinilai sangat menggiurkan, ia menganalisa dengan hitungannya.

“Bayangkan saja. Jika ditempat itu ada 30 orang PSK yang dapat orderan 1 tamu setiap harinya dengan biaya BO Rp 500 ribu, berapa pemasukan yang didapat ? Lalu jika dikalikan dalam satu bulan, kira-kira omzetnya kan bisa mencapai Rp 450 juta-an,” ujar NR.

“Lalu kenapa tempat itu tidak terjamah oleh aparat penegak hukum? Silakan dinilai sendiri,” pungkas NR kepada wartawan, kemarin Kamis (04/04/2021).

Tak hanya menyediakan tempat esek-esek dan PSK, kontrakan yang dilengkapi dengan fasilitas tempat tidur dan kipas di dalam kamar berukuran 4×4 meter layaknya hotel melati, juga sering menyediakan minuman keras (miras) berbagai jenis untuk para tamu yang datang.

Intormasi lain yang di dapat media ini menyebutkan bahwa di beberapa kontrakan esek-esek itu ada sekitar 30 orang wanita PSK dan 3 orang mami atau germo.

Tarif untuk sekali berkencan, dipatok dengan harga Rp 350 ribu sampai dengan Rp 500 ribu. Sementara untuk tarif BO hingga pagi hari, biaya minimal Rp 1 juta, tergantung dari tawar menawar antara pemesan dan para wanita penjaja seks di tempat tersebut.

Para germo yang membuka praktek prostitusi di Pasar Kambing Juanda Depok itu juga menawarkan bisnisnya melalui jejaring sosial, MiChat.

Selain esek-esek, kabarnya di lokasi itu juga sering dipakai sebagai tempat untuk berjudi dan transaksi narkoba.

Anehnya, meski praktek esek-esek berkedok kontrakan, perjudian dan transaksi narkoba itu sudah lama dilakukan, namun hingga kini tidak terlihat tindakan dari aparatur penegak hukum yang ada di Kota Depok. Ada apa?

Puluhan kontrakan yang tiap malam terlihat ramai didatangi para tamu mulai pukul 22.00 WIB. itu pun terkesan dilindungi oleh oknum-oknum yang ingin mendapatkan “jatah” dari bisnis “lendir” tersebut.

YE

Depok

H Acep Diajak Bergabung Ke PAN

BERIMBANG com, Depok – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok, H. Igun Sumarno mendatangi tokoh yang tinggal di Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo H. Acep Azhari yang akrab di panggil ‘Jiacep’. Kedatangan Igun yang didampingi Wakil Ketua DPD PAN Depok diterima langsung H. Acep di RM. Gabus Pucung miliknya, Selasa (26/01/2020).

Igun secara gamblang menjelaskan maksud dan tujuannya menemui H. Acep, tokoh di Kota Depok yang saat ini banyak berbuat untuk Kota Depok dan tidak mau menonjolkan diri, yaitu H. Acep Azhari.

“Sebagai seorang tokoh di Depok, menjadi suatu anugerah bagi kami bila Bang H. Acep mau bergabung dan kami tempatkan sebagai Ketua Majelis Penasehat Partai Daerah (MPPD) PAN Kota Depok,” kata Igun sumarno.

Menurut Igun, sosok figur dari H. Acep adalah orang tepat dan pas untuk menempati MPPD PAN Kota Depok. Selain beliau tokoh masyarakat, juga tokoh pendidikan dan pengusaha di Kota Depok.

“Nama Bang H. Acep sudah kami sodorkan ke DPP PAN, InsyaAllah disetujui, tinggal saya menunggu jawaban Bang H. Acep, InsyaAllah kami berharap beliau menerima tawaran kami,” ujar Igun.

Dirinya juga mengungkapkan kenapa tertarik menawarkan H. Acep sebagai Ketua MPPD PAN Kota Depok, selain alasan diatas, nama beliau memang tidak ada di salah satu partai, kesempatan H. Acep bersama PAN Depok untuk ikut membangun dan menata Depok kedepan.

“Saya selaku Ketua DPD PAN Depok, Bismillah milih Bang H. Acep sebagai Ketua MPPD PAN Kota Depok, semoga tawaran kami diterima dengan tangan terbuka,” harapnya.

Untuk diketahui, pada awal bulan Februari 2021, DPD PAN akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-V, H. Igun Sumarno yang salat ini sebagai Ketua DPD PAN Kota Depok, mengungkapkan siapapun yang akan terpilih menjadi Ketua DPD PAN Selanjutnya. “Kita yakin H. Acep Azhari tetap di terima sebagai ketua MPPD PAN Kota Depok,” pungkasnya.

YE

Depok

Tak Butuh Lama, Polsek Cimanggis Depok Ciduk Pelaku Ancam Imam Masjid

BERIMBANG.com Depok – Mendapat informasi pengancaman penusukan terhadap imam masjid Al Mujahidin di Jatijajar, Kota Depok. Kepolisian Sektor (Polsek) Cimanggis gerak cepat menangkap pelaku.

Wakapolsek Cimanggis, AKP Imam Suyono memimpin penangkapan dirumah si pelaku, wilayah Jatijajar sekitar jam 16.45 WIB. Pelaku terciduk berkat kejasama dengan Kelompok Sadar (Pokdar) dan RW dilingkungan Jatijajar.

Imam menjelaskan prilaku pelaku yang pernah sekolah di Jepang dan disini juga pernah mengalami kecelakaan,

“Pelaku kami amankan dikediamannya tidak jauh dari lokasi kejadian. Pelaku diduga mengalami stres dan kami akan meminta bantuan dokter untuk memeriksa kejiwaannya,” ujar Imam melalui telpon. Kamis (28/01/2021).

“Untuk barang bukti yang kami amankan yaitu sebilah pisau dapur milik pelaku. Pelaku saat ini kita amankan di Mapolsek Cimanggis untuk diminta keterangannya,” jelasnya.

Terpisah, salah satu warga sekitar, Edi, berterimakasih kepada pihak Polsek Cimanggis atas respon cepat dan keberhasilan mengungkap kejadian tersebut.

“Saya ucapkan terimaksih atas kecepatan Polsek Cimanggis menangkap pelaku yang sempat membuat warga sekitar khawatir. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” katanya.

Sebelumnya, Imam masjid Al Mujahidin Prinadi, saat menunggu Adzan tiba, pelaku yang datang ke Masjid Al Mujahidin Jatijajar mengeluarkan sebilah pisau sempat membuat khawatir warga terutama pengurus masjid.

YE

Depok

Orang Tak Dikenal Mencoba Tusuk Imam Masjid di Depok

BERIMBANG.com Depok – Imam Masjid Al Mujahidin Prinadi (60) yang terletak di Jatijajar Kota Depok, , menjadi korban percobaan penusukan dalam Masjid yang dilakukan orang tidak dikenal, saat menunggu waktu Subuh.

Cerita Prinadi, kejadian berawal dirinya berada didalam Masjid Al Mujahidin, ia sedang mengaji sambil menunggu waktu Sholat Subuh.

“Tiba-tiba pelaku percobaan penusukan datang mengenakan rompi hitam kaos warna biru datang ke Masjid sebelum Sholat Subuh sekitar pukul 04.15 langsung masuk kedalam,” terang Prinadi. Kamis (28/01/2021)

Kejadian yang sempat membuat panik warga sekitar, juga terekam CCTV Masjid Al Mujahidin, Lanjut Prinadi, Pelaku langsung duduk disebelah saya dan mengeluarkan sebilah Sajam jenis pisau.

Foto tangkapan layar yang dilingkari warna hijau muda itu pelaku yang mencoba menusuk Prinadi.

“Alhamdulillah, Allah masih memberikan perlindungan kepada saya. Pisau yang hendak ditusukan kepada saya tiba-tiba jatuh sebelum ditusukan ke saya dan saya langsung keluar memanggil anak saya,” jelas Prinadi.

Korban yang dikenal sebagai Imam masjid Al Mujahidin hari ini langsung membuat laporan Polisi terkait percobaan oenusukan yang menimpa dirinya di Polsek Cimanggis, Kota Depok.

“Saya bersama pengurus masjid langsung membuat laporan terkait kejadian yang menimpa saya. Semoga pelaku segera ditangkap oleh pihak yang berwajib,” pungkasnya.

Hingga berita ini dimuat, pelaku percobaan penusukan imam masjid Al Mujahidin belum tertangkap dan kasus ini masih dalam penanganan Polsek Cimanggis, Kota Depok.

Perlu diketahui, Sebelumnya, informasi pengurus Masjid, ada pencurian motor di halaman Masjid Al-Mujahidin, pada malam Sabtu, tgl 23 Januari’ jam 18.30 pas Sholat Maghrib, yang terpantau di layar monitor CCTV.

YE

Depok

PWD Salurkan Bantuan Untuk Janda Seorang Pejuang  Pengawal Presiden Soekarno 

BERIMBANG.com, Depok – Paguyuban Wartawan Depok (PWD) kembali melakukan aksi sosial. Kali ini, organisasi yang dipimpin M. Ferry Sinaga itu menyambangi kediaman oma Koesno (91), janda dari pengawal Pribadi Presiden RI, Ir. Soekarno, Selasa (26/1/2021).

Kedatangan rombongan PWD ke kontrakan oma Koesno di Ruko Permata Puri 1 Cimanggis Kota Depok itu bertujuan untuk menyalurkan bantuan berupa sembako karena menurut informasi, keluarga oma Koesno sudah beberapa hari ini kesulitan untuk makan.

Rombongan PWD sampai di rumah kontrakan oma Koesno sekira pukul 21.00 wib dengan membawa sejumlah bahan makanan yang dibutuhkan.

Kedatangan para kuli tinta Kota Depok itu terlihat disambut oleh cucu oma Koesno yang bernama Aldy Revaldy.

Di ruang tamu, oma Koesno terlihat duduk diatas kursi roda dengan mengenakan baju warna pink dan celana pendek.

Kepada wartawan, cucu oma Koesno menegaskan bahwa saat ini pendengaran neneknya itu sudah kurang awas.

Menurut Aldy, di rumah kontrakan itu ditempati oleh 6 orang yang terdiri dari oma Koesno, anak perempuan oma Koesno, Aldy (cucu oma Koesno) beserta istrinya dan kedua cicit oma Koesno (anak Aldy).

Dalam kesehariannya, keluarga oma Koesno mengaku kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup, terutama makanan dan obat-obatan untuk kesembuhan oma Koesno.

Keadaan semakin parah sejak Covid-19 mulai merebak. Mata pencaharian anak perempuan oma Koesno sebagai pengemudi ojek online pun harus pupus setelah kendaraan yang selama ini dirental untuk mengojek, diambil oleh pemiliknya.

“Mobil yang biasa dipakai ibu saya untuk mengojek, sudah diambil sama pemiliknya karena akan dijual. Sejak saat itu, keadaan keluarga kami mulai memburuk karena tidak ada lagi pemasukan untuk memenuhi kebutuhan hidup, terutama untuk makan”, ungkap Aldy.

Oma Koesno adalah istri dari alm. R. Koesno yang merupakan ajudan pertama Presiden RI, Soekarno.

Alm. R. Koesno sendiri merupakan keturunan langsung dari pangeran RM. Djojoadirono kesunanan Surakarta dan cucu RA. Kartini dari eyangnya RA. Murtasiyah dan R. Soepardjo. Alm. R. Koesno juga merupakan cucu dari eyang Kartowiyono, pendiri Perwari.

Semasa hidup, Alm. R. Koesno merupakan pahlawan PKRI dan dinas terakhir di CPM Guntur dengan NRP. 221510.

Alm. R. Koesno memiliki 10 penghargaan bintang tanda jasa kehormatan semasa hidupnya yang sampai saat ini disimpan oleh anaknya.

Pengabdian dan jasa alm. R. Koesno untuk Indonesia sangat tinggi. Alm. pernah tertembak 2 kali pada zaman penjajahan Belanda. Kala itu, Alm. tertembak di bagian perut dan di kaki nya.

Meski demikian, alm. R. Koesno masih bisa bertahan. Alm. berlari dari Sarangan ke Surabaya dengan membawa pesan dari Jendral Soedirman untuk disampaikan ke pasukan di Surabaya.

Alm R. Koesno aktif dari tahun 1942 sampai 1962. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata petak v no makam 120.

Kepada wartawan, cucu oma Koesno ingin menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Republik Indonesia dan Pemkot Depok.

Mewakili neneknya, Aldy berharap, pemerintah dapat memberikan tempat tinggal yang layak untuk oma Koesno serta pekerjaan untuk anak dan cucunya.

“Dengan adanya pekerjaan untuk anak dan cucu oma Koesno, mudah-mudahan kami bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari”, pungkas Aldy berharap. 

YE

Depok

Kejari Depok Bagikan Ratusan Sajadah Untuk Melawan Covid-19, Begini Pesannya

BERIMBANG.com, Depok – Tingginya tingkat kasus penyebaran virus Covid-19 di Kota Depok memasuki tahap yang memprihatinkan.

Hingga hari ini saja, pasien yang terkonfirmasi covid-19 di Kota Depok jumlahnya mencapai 23.729 orang dengan jumlah pasien aktif (positif) sebanyak 4693 orang.

Bahkan, Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok, Denny Romulo Hutahuruk telah menegaskan bahwa Kota Depok membutuhkan banyak tambahan rumahsakit darurat untuk dapat menampung pasien yang terpapar virus Covid-19.

“Melihat kondisi sekarang, Wisma Makara Universitas Indonesia (UI) dan Pusat Studi Jepang UI sudah tidak mungkin lagi untuk dapat menampung,” ujar Denny.

Dikatakan Deny, daya tampung di Makara UI hanya 120 tempat tidur dan PSJ UI 30 tempat tidur. Sedangkan, setiap harinya jumlah warga yang terpapar covid mencapai kurang lebih 400 orang.

“Jika tren warga yang terpapar covid terus naik selama seminggu ke depan bisa dipastikan sudah tidak adalagi tempat untuk menampung. Sedangkan di Wisma Atlet juga sudah penuh,” terangnya.

Deny juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta kepada Pemkot Depok untuk membuat rumahsakit darurat agar dapat menampung pasien yang terpapar virus covid-19.

“Tadinya kami meminta gelanggang olahraga (GOR) Depok untuk dipakai, tapi tidak diberi ijin karena mau dilanjutkan pembangunanannya tahun ini. Akhirnya diberikan tempat di Balai Rakyat di Jalan Merdeka untuk dijadikan rumahsakit darurat,” pungkas Deny.

Bagi-bagi Sajadah

Melihat kondisi tersebut diatas, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok pun tak tinggal diam.

Garda terdepan dalam penanganan kasus korupsi di Kota Depok ini pun memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat untuk tetap mendekatkan diri kepada sang pencipta.

Dengan membagi-bagikan ratusan sajadah, Kejari Depok yang diwakili Kasubag Ekonomi Keuangan dan Pengamanan Pembangunan Strategis pada Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri, Alfa Dera berpesan kepada masyarakat untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

“Ditengah pandemi Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan seperti saat ini, kita harus lebih meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Memohon perlindungan agar kita senantiasa diberikan kesehatan dan pandemi Covid-19 bisa segera berlalu”, ujar Alfa mengingatkan, Jumat (22/1/2021).

Dari pantauan wartawan, setidaknya 200 sajadah dibagi-bagikan kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitar lingkungan kantor Kejaksaan Negeri Kota Depok yang berlokasi di Komplek Perkantoran Grand Depok City, Kota Kembang. 

YE

Depok

Awal Tahun, PWD Lakukan Registrasi Anggotanya

BERIMBANG.com, Depok – Paguyuban Wartawan Depok (PWD) telah meregistrasi puluhan anggotanya pada Sabtu,(16/1/2021) di kantor keseketariatan PWD, Gang Janur RT 03/03 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Depok Jawa Barat.

Ketua PWD, M.F. Sinaga, saat ditemui mengatakan, registrasi yang dilakukan setiap awal tahun ini untuk mengingatkan kepada anggotanya agar tetap profesional dalam melakukan tugas jurnalistik dan tertib dalam Paguyuban ini.

” Agar tertib saja dan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik,” kata Ferry Sinaga. Sabtu (16/1/2021)

Bang Ferry (sapaan akrabnya – red) yang juga pimpinan redaksi (pimred) suaradepok.com menjelaskan, program kerja PWD setiap tahunya hanya melakukan kegiatan sosial. Diantaranya, santunan anak yatim piatu dan kaum duafa.

” PWD hanya mempunyai program kerja yang bersifat sosial. Alhamdulillah setiap tahun kami selalu mengadakan santunan untuk anak yatim dan kaum duafa” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan seketaris PWD, Guntur Bulan. Ia mengungkapkan, PWD yang berdiri sejak tahun 2000 selalu melakukan kegiatan kegiatan sosial di Kota Depok.

” dari Walikota Depok pertama (tahun 1999 – red) PWD sudah ada dan selalu melakukan kegiatan sosial ke masyarakat Depok hingga sekarang” ungkapnya.

Guntur menambahkan, anggota PWD saat ini sangat menjunjung tinggi solideritas, dengan begitu PWD akan terus melakukan kegiatan kegiatan sosial yang bermanfaat untuk orang lain.

” Anggota PWD sangat solidaritas, dan akan terus melakukan hal yang positif. semoga talenta dan bakat kami akan menjadi berkat untuk orang banyak,” pungkasnya **

Depok

Pertemuan Lima Ormas, Pandawa Lima Hanya Sebagai Wasit

BERIMBANG.com, Depok – Pertemuan Lima Ormas yang biasa disebut Pandawa Lima melakukan pertemuan dengan Terlapor pemilik akun Facebook Heri Hersong Pansila. Pertemuan dengan Lima Ormas termasuk Ormas Forum Betawi Rempug Kota Depok. Selasa ( 5/1) dibilangan Margonda Raya Depok.

Dalam pertemuan tersebut, H Nawi Selaku Korwil FBR mengatakan, dirinya hanya memenuhi undangan. Terkait masalah hukum yang menjerat pemilik akun medsos , H Nawi menyampaikan itu urusan pihak Polres Depok menindak lanjuti atau tidaknya, dengan adanya pertemuan tersebut ibarat pertandingan bola hanya sebatas wasit.

” Saya sebagai korwil FBR Depok , dalam pertemuan tersebut tidak ada dukung mendukung kepada pihak manapun termasuk kepada terlapor, biarkan saja proses hukum yang menangani pihak Polres Depok, ” Ujar H Nawi melalui sambungan selulernya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdiany  mengatakan, kasus pencemaran nama baik dimedsos sudah dilaporkan kepada pihak Kapolres Depok untuk itu, Lienda berharap dapat  menindak lanjuti laporan UUD ITE.

Terkait Pertemuan Ormas Depok, Lienda hanya santai menanggapi adanya pertemuan yang dilakukan terlapor,

” Itu hak mereka, Perkara ini sudah ditangani secara hukum., kita ikuti saja proses aparat penegak hukumnya, percayakan kepada aparat hukum, ” singkatnya.

Sebelumnya, Akibat Postingan di jejaring Sosial  Facebook salah satu Netizen pemilik Akun  akhir nya di laporkan ke Mapolresto Depok Oleh Kasat Pol PP Kota Depok yang di nilai tidak mendasar. Dituding terima setoran dari bandar miras, Kasat Pol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny membuat laporan dugaan pencemaran nama baik di Mapolrestro Depok, Sabtu (2/1/2021)

Lienda mengatakan sesuai surat laporan STPOL/03/K/1/2021/Restro Depok Dugaan Pencemaran Nama Baik Melalui Media Sosial ancaman Undang-Undang ITE Pasal 27 (3) No. 19 Tahun 2016 Tentang ITE dengan terlapor seorang Netizen di jejaring sosial Facebook.

“Tindak lanjut dari laporan ini setelah seorang netizen memposting ‘Kabarnya Linda Kasat Pol PP dapat Setoran Dari Bandar Miras Samping Pemkot Depok. hingga hari ini gak mampu tutup kios miras “

“Sangat menganggu pribadi juga institusi. Hal yang diutarakan oleh netizen tersebut tidak pernah ada, gak ada setoran.Dalam hal ini saya tegaskan siapapun yang jelas-jelas melanggar Perda akan kita tindak tegas tanpa pandang bulu,” paparnya seperti yang di kutip dari www.Viva.co.id

Menurut Lienda arti tulisan kabar dalam postingan di Facebook tersebut sudah merupakan seperti pemberitaan bukan lagi kabarnya.

“Jelas dalam Cuitan Netizen tersebut nama serta jabatan saya di tulis. Hal ini sudah jelas statment yang menyudutkan sangat merugikan pribadi maupun institusi, takut khawatir menggiring opini publik itu dan menganggap berita itu benar. Karena itu sama minta laporan ini ditindaklanjuti sesuai Undang-Undang berlaku,” paparnya.

Sementara itu Lienda menambahkan bertepatan sehari sebelum perayaan Natal Tahun Baru, dirinya memusnahkan sebanyak 3.155 botol miras dengan persentase alkhohol bermacam-macam dari beberapa toko dan penjual minuman berakohol.

YE