Bogor

Bogor

Deklarasi FWBB, Ketua: Wartawan Wajib Tunduk Pada UU Pers & KEJ

BERIMBANG.com Bogor – Perkumpulan wartawan yang menamakan Forum Wartawan Bogor Bersatu (FWBB), mendeklarasikan keberadaanya di Kabupaten Bogor, jalan raya Bojonggede Pabuaran, pada Jumat 27 November 2020.

Forum pers lokal khusus Bogor ini, memprioritaskan pemberitaan untuk kepentingan masyarakat Bogor, mulai dari pelayanan serta kinerja pemerintah.

Deklarasi yang didukung penuh oleh pemerintah setempat diantaranya Camat Bojonggede Kabupaten Bogor, dan para Kepala Desanya serta Aparat penegak hukum setempat yang hadir dalam pengukuhan tersebut.

Camat Bojonggede Dace Hatomi, pada kesempatan itu ia menyampaikan dukungan terhadap para kuli tinta agar memperhatikan dan peduli terhadap rekan dan masyarakat yang membutuhkan.

Atas dasar itu, ia mengulas kesempatan diskusi dengan para wartawan yang sekarang menjadi pengurus FWBB, membahas tujuan dan juga sumber daya manusia wartawan didalamnya.

“menarik saat diskusi Iwan (Ketua FWBB) mengatakan kepada saya, bahwa dirinya bukan mencari oramg pintar untuk menjadi anggotanya, tetapi mencari orang beradab. itu menurut saya keren, meniru ungkapa ulama,” katanya.

Ia menceritakan rekam jejak terbentuknya FWBB, untuk mengedepankan kepedulian, Dace mengusulkan terbentuknya perkumpulan yang saling peduli terhadap rekan.

“Awalnya mengusulkan paguyuban wartawan yang tinggal di Kabupaten Bogor khusunya Bojonggede. Dengan segala dinamikanya terbentuklah Forum Wartawan Bogor Bersatu,” terangnya.

Selain itu ia memberi motivasi, mencontohkan bahwa wartawan bisa sukses seperti para senior yang telah berhasil diantaranya, “Seperti Dahlan Iskan yang telah sukses pwrnah menjadi menteri,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Desa Cimanggis Azis mengapresiasi pergerakan FWBB sebelum deklarasi dalam memberi informasi positif kepada masyarakatnya, ia menyampaikan pentingnya sinergitas dengan para jurnalis.

Mendukung program pemerintah, kata dia, satu diantaranya program pancakarsa yang menjadi progres Bupati Bogor, yang begitu peduli terhadap masyarakat, “Mari sama-sama kita memajukan Kabupaten Bogor,” katanya.

Ketua FWBB Iwan Boring, mengatakan, “Semoga FWBB ini bisa menjaga marwah wartawan khususnya di Bogor. Terbentuknya forum ini juga bisa menjadi motivasi para wartawan dalam mencari berita,”

Iwan mengingatkan pentingnya wartawan patuh terhadap Undang-Undang Pers serta Kode Etik Jurnalistik (KEJ), “Wajib tunduk terhadap UU Nomor 40 tahun 1999 dan KEJ, karena itu Rel kita wartawan,” katanya.

“Kami telah menyiapkan tempat untuk berkumpul bagi para rekan wartawan, bisa buat istirahat sekalian membuat berita, sambil ngopi-ngopi, yang bisa juga menjadi tempat diskusi,” katanya.

(Panitia)

Bogor

Menyambut Hut Korpri Ke-49 Kec Cigombong Bersama Puskesmas Serta PMI Mengadakan Donor Darah

BERIMBANG.COM, Bogor – Dalam rangka menyambut Peringatan HUT ke-49 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang diperingati setiap tanggal 29 November, di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor di isi dengan Bakti Sosial berupa Donor Darah. Kegiatan tersebut, menurut Sekretaris Kecamatan Cigombong selaku Ketua Unit KORPRI Kecamatan, Asep Achadiat Sudrajat merupakan kegiatan kerja sama dengan Puskesmas Cigombong dan PMI Kabupaten Bogor.

Asep menerangkan, Bahwa peringatan HUT KORPRI ini merupakan tindak lanjut dari rapat Pengurus KORPRI Kabupaten Bogor yang menekankan kegiatan di masa pandemik covid-19 diisi dengan kegiatan bakti sosial.

” Bahwa HUT KORPRI TAHUN 2020 mengambil  tema, Korpri Berkontribusi, Melayani Dan Mempersatukan Bangsa,” terangnya

Sementara itu, Dr Sony Kepala Puskesmas Cigombong menyampaikan, Kegiatan Donor Darah awalnya merupakan Program penyediaan darah bagi persalinan, sebagai antisipasi kebutuhan Darah bagi Ibu melahirkan yang memerlukan bantuan Transfusi Darah.

“Kegiatan ini dikerjasamakan dengan Program peringatan HUT KORPRI, dengan jumlah peserta Donor Darah sebanyak 50 orang, yang didalamnya ada 17 Orang ASN Kecamatan Cigombong dan hadir juga dalam kegiatan tersebut Kapolsek Cigombong yang diwakili oleh Kanit Patroli, Ipda Maryata. Alhamdulillah Kanit Patroli tersebuta sangat mendukung kegiatan ini, yang dibuktikan beliau juga menjadi peserta Donor Darah. Kami juga berharap pada tahun depan atau dalam peringatan hari-hari besar lainya kegiatan Donor Darah selalu diadakan dan pesertanya lebih banyak lagi,” ungkapnya.

(Na)

Bogor

Walikota Bogor Mendukung Penuh PWI Award untuk Pejuang Covid

BERIMBANG.com Bogor –  Rencana Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang akan menggelar acara pemberian penghargaan kepada mereka yang tulus ikhlas berjuang selama pandemi Covid -19, didukung full Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

“Acara yang diinisiasi PWI Kota Bogor ini sangat bagus dan tak  mudah, karena untuk mencari mereka yang tanpa pamrih menolang sesama manusia di tengah pandemi bukan perkara gampang,” kata Bima Arya, saat menerima audensi tim Panitia PWI Award bersama jajaran pengurus, baru-baru ini di Balaikota.

Bima optimis, rekan-rekan PWI Kota Bogor yang sudah menjadi mitra pemerintah kota akan mampu merealisasikan acara yang baru kali pertama digelar dan tak hanya di Kota Bogor, tapi mungkin di seluruh Indonesia.

“Award dari PWI kepada mereka yang berjuang dengan penuh dedikasi di masa pandemi tentunya akan memberikan motivasi dan dorongan semangat yang lebih, kendati saat bertugas mereka sama sekali mungkin tak pernah memikirkannya,” ujar wali kota bergelar doctor ilmu politik itu.

Sementara, Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti mengungkapkan rencana memberikan penghargaan kepada mereka yang berjuang di masa pandemi Covid -19, baik secara langsung menangani pasien atau relawan-relawan yang membantu mengedukasi masyarakat terkait bahayanya Covid -19 berawal dari obrolan jelang tengah malam di sekretariat PWI.

“Acara ini, bisa dibilang berawal dari ide gila, kenapa? karena bukan hal yang gampang menggelar acara seperti ini, apalagi kita harus mencari sendiri dan minta masukan dari elemen masyarakat tentang siapa saja yang berhak menyandang predikat pahlawan Covid -19 di Kota Bogor,” katanya.

Senada dengan Bima Arya, Arihta merasa yakin, acara yang berangkat dari ide gila ini akan terealisasi, alasanya rekan-rekan anggota PWI sangat bersemangat, terlebih dengan adanya respon positif dari para pemangku kebijakan di Kota Bogor.

“Ide teman-teman yang berawal dari mimpi itu 100 persen saya optimis akan terlaksana sukses,” tegasnya.

Ketua Panitia Pelaksana PWI Award untuk pejuang Covid -19 Tegar Bagja Anugerah alias TBA mengatakan, persiapan acara yang akan dilangsungkan di pelatarabn Museum Peta, Jalan Jenderal Sudirman, sudah mencapai 70 persen. Tim yang mencari calon penerima award pun telah mendapatkan nama-nama calon nominasi.

“Konsep acara pun sudah kita rancang dengan apik. Ini kami lakukan supaya feel dari makna acara penghargaan kena,” katanya.

TBA pun mengungkapkan, acara yang baru pertama kali digelar PWI yang kesulitannya cukup lumayan akan ada kejutan dan pasti meninggalkan kesan.

“Kejutannya apa, saat ini sedang kita upayakan, yang pasti sih banyak dukungan yang mengalir ke panitia tak hanya dari Bogor, tapi juga dari Jakarta dan Bandung,” tutupnya.

(Tim Panitia)

Bogor

Pemkab Bogor Dukung Program Smart City, Selaras Dengan Program Panca Karsa

BERIMBANG.com Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan bersama beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan Penilaian Evaluasi Tahap I Implementasi Master Plan Pelaksanaan Smart City Tahun 2020.

Penilai dilakukan oleh Tim Evaluator (Assesor) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Program-program Smart City, kata Iwan, selaras dengan program Panca Karsa Pemerintah Kabupaten Bogor. “Terima kasih kepada Tim Evaluator telah menjadikan Kabupaten Bogor menjadi bagian evaluasi 100 Smart City di Indonesia pada tahun 2020.”

“Ini menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi bagi kami di Kabupaten Bogor untuk terus melakukan berbagai upaya program pembangunan daerah sesuai dengan visi misi yang telah kami tetapkan,”

“Pemkab Bogor berkomitmen dalam pencapaian dimensi-dimensi Smart City dikarenakan hal ini selaras dengan program Panca Karsa,” Kata Iwan Setiawan, saat Penilaian Evaluasi Tahap 1 menuju Smart City yang dilakukan secara Virtual, Selasa (24/11/2020).

Bentuk komitmen dari pimpinan, lanjut Iwan, dalam mendukung program Smart City dengan diterbitkan regulasi berupa Peraturan Bupati Nomor 77 Tahun 2020 tentang Masterplane Smart City dan Perumahan Atas Keputusan Bupati Nomor 485/276/KPTS/Per-UU/2018 tentang Pembentukan Dewan Smart City,

Lebih lanjut, hampir semua program smart city realisasinya yang sudah berjalan sudah cukup baik, “Implementasi smart city yang didanai dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bogor terlihat dari program pada setiap dimensi smart city dengan capaian realisasi sampai dengan tahun 2020,”

“Smart Governance dari 16 program yang sudah terealisasi 11 program, Smart Economy dari 9 program yang sudah terealisasi 4 program, Smart Branding dari 12 program sudah terealisasi 6 program,”

“Smart Society dari 11 program sudah terealisasi 8 program, Smart Living dari 16 program sudah terealisasi 8 program dan Smart Environment dari 12 program sudah terealisasi 9 program,” sambungnya.

“Wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor lainnya dalam pembangunan smart city adalah dengan memberikan dukungan anggaran kurang lebih sebesar 3,5 Triliun atau 40,25 persen dari total APBD,” pungkasnya.

(Derima/Rizki/Tim Humas Diskomimfo Kab. Bogor)

Bogor

Ketua Tim Penggerak PKK Buka Workshop dan orientasi PAAR se-Kabupaten Bogor

BERIMBANG.com Workshop dan orientasi Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) bagi TP. PKK Desa/Kelurahan Binaan Kecamatan se-Kabupaten Bogor, dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bogor Halimatu Sadiyah, di Ruang Serbaguna I Setda, pada Selasa (24/11/2020)

Menurut Halimatu Sadiyah, pola asuh anak dan remaja merupakan satu upaya pembinaan yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani.

“Pola asuh anak dan remaja sudah tentu mengarah kepada tujuan yang sama, yaitu menyiapkan generasi penerus yang berkualitas, dengan memperhatikan semua aspek yang mempengaruhi pertumbungan dan perkembangan anak dan remaja secara simultan, seperti gizi, kesehatan, psikososial, dan rangsangan intelektual,” kata Halimatu Sadiyah.

Pertumbuhan anak, lanjutnya, ditentukan oleh bagaimana cara mengasuh dan memberikan makanan bergizi serta menstimulasi anak pada usia dini. Gizi yang tidak seimbang akan menghambat pertumbuhan dan menurunkan kemampuan kompetensi.

“Seorang anak yang diasuh sendiri oleh orang tuanya dengan penuh kasih sayang dan memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pemberian Air Susu Ibu dan nutrisi yang cukup sudah bisa dipastikan akan tumbuh dengan sempurna,” terangnya.

Ia menambahkan Satgas pola asuh anak dan remaja memiliki peran yang sangat strategis sekaligus memiliki tanggungjawab yang sangat berat.

“Inilah tugas berat kita sebagai kader sekaligus satgas, dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar mau merubah pola pikirnya tentang pola asuh anak dan remaja,”

“Dimulai dari pemberian makanan bergizi seimbang, pencegahan penyakit melalui imunisasi, pemberian ASI ekslusif dan berperilaku hidup bersih dan sehat di tataran rumah tangga serta memberikan pendidikan moral dan agama dengan baik dan benar,” tambahnya.

(Tim Humas Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Pembangunan Rest Area Gunung Mas Puncak Cisarua, Wabup Bogor: Akhir Tahun Harus Selesai

BERIMBANG.com Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, Nuradi meninjau pembangunan Rest Area Gunung Mas Cisarua, Kamis (19/11/2020).

Saat peninjauan, Wabup Bogor mengatakan pembangunan rest area gunung mas akhir tahun ini harus selesai.

“Sesuai kesepakatan, dari Pemkab Bogor pembangunan rest area gunung mas ini akhir tahun harus selesai. Pembangunan rest area gunung mas ini juga banyak pihak yang membantu, mulai dari Pemerintah Pusat dan pihak lain.”

“Kalau kita dari Pemkab Bogor pembangunan kontruksi bangunannya, kalau dari pusat mulai dari pengawasan sampai pembuatan akses jalan,” kata Wabup.

Iwan juga menambahkan, tujuan dari pembangunan rest area ini untuk merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan.

“Obrolan awal kan rest area ini untuk relokasi PKL. Nantinya rest area ini akan dikelola oleh PT. Sayaga Wisata, oleh BUMD, kedepan pengelolaan rest area ini lebih  profesional lagi, karena akan ada profit,” tambahnya.

Lebih lanjut, Iwan meminta doa kesemua pihak dan warga Kabupaten Bogor agar rest area ini bisa terbangun dengan baik dan lancar.

“Doakan saja agar rest area ini segera terbangun, tidak ada masalah. Kalau sudah terbangun, kita juga yang akan merasakan manfaatnya dan kawasan disekitaran gunung mas puncak lebih tertata dengan rapih para pedagangnya,” pungkasnya.

(Derima/Parman/Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

Empat Agenda Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bogor

BERIMBANG.com Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan menghadiri Rapat Paripurna DPRD dengan 4 agenda yakni penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan APBD tahun anggaran 2021,

Penyampaian tanggapan Bupati terhadap Raperda Prakarsa DPRD tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dasar,  pengumuman anggota pansus DPRD pembahas Raperda,

Serta penetapan persetujuan bersama DPRD Kabupaten Bogor dengan kepala daerah terhadap tiga peraturan daerah, di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong, pada kemarin Rabu, (18/11/2020).

Wabup mengatakan  Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyelesaikan penyusunan Rancangan APBD tahun anggaran 2021, Rancangan APBD ini disusun sesuai Permendagri Nomor 64 tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021.

“Proses penyusunan Rancangan APBD tahun 2021 ini telah disinkronisasi dengan program prioritas Pancakarsa,” kata Iwan.

Gambaran umum Rancangan APBD tahun anggaran 2021 pendapatan daerah pada tahun 2021, ditargetkan sebesar 6,379 trilyun rupiah, dan belanja daerah direncanakan sebesar 7,230 triliun, “Defisit belanja akan ditutup oleh pembiayaan netto,” tambahnya.

Wabup sangat mendukung Raperda yang diprakarsai oleh DPRD tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dasar demi terwujudnya layanan dan kemudahan serta kualitas pendidikan yang bermutu.

Rapat paripurna ini juga menetapkan 3 Perda yaitu Perda Pembentukan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Perumda Pasar Tohaga dan Perda Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Utamakan Protokol Kesehatan, Prosesi Anugerah PWI Kota Bogor

BERIMBANG.com Bogor – Jelang prosesi penganugerahan PWI Kota Bogor, berbagai persiapan mulai digeber panitia pelaksana Anugerah PWI Kota Bogor 2020. Event yang direncanakan berlangsung di Museum Peta, Jl. Sudirman, Kota Bogor pada 11 Desember 2020, mendatang.

Acara ini dirancang dengan kemasan bertema spirit kemanusiaan dan kesetiakawanan sosial, selain mengusung nilai optimisme dan harapan untuk membangun kembali Kota Bogor menuju zona hijau.

Itu sebabnya, demi memastikan alur prosesi dan kesesuaian rancangan acara, Tim Kreatif dan Produksi Selasa (17/11/2020) kemarin,

Panitia melakukan survey venue untuk mengakomodasi berbagai simulasi detail terkait layout venue, kebutuhan produksi event, mobilisasi audience hingga pematangan konten.

Sekretaris Panitia Anugerah PWI Kota Bogor 2020, Rifki Setiadi menjelaskan pelaksanaan prosesi penganugerahan akan dirancang secara online dan offline.

Ia menegaskan, panitia penyelenggara mengutamakan pemberlakuan protokol kesehatan dalam setiap alur acara, mulai dari kedatangan, pengisian buku tamu hingga lokasi tempat duduk tamu dan undangan.

“Event ini tetap harus adaptif terhadap beberapa ketentuan, seperti protokol kesehatan, physical distancing dan kondisi venue yang kita pilih,”

“Karena itu tim Kreatif dan Produksi merancang agar event ini bisa disaksikan secara online dan offline, baik itu di channel video maupun media sosial,” ungkapnya.

Rifki juga memaparkan, sisipan pertunjukan juga dikemas tanpa melibatkan banyak performer, tetapi didukung dengan multimedia baik itu video maupun audio.

“Insert performing tetap ada sebagai konten pendukung prosesi penganugerahan. Tetapi kita kreasikan dengan menggabungkan perangkat video atau audio. Semua dikemas untuk merespon pemberlakuan protokol kesehatan,” lanjutnya.

Ia menambahkan, bentuk-bentuk pertunjukan seperti musikalisasi puisi, tayangan video, solo performing hingga dialog akan dihadirkan dengan kemasan menarik dan bernilai.

“Setiap segmen konten memiliki nilai dan makna bagi rasa kemanusiaan, solidaritas sosial dan semangat membangun harapan,” terang Rifki.

Anugerah PWI Kota Bogor 2020 merupakan program penutup akhir tahun berupa penganugerahan kepada para pejuang pandemi Kota Bogor, sekaligus menjadi bagian dari penanda Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).

Selain kategori Pejuang Kesehatan, Pejuang Kemanusiaan dan Pejuang Filantropi, ajang persembahan dari wadah resmi wartawan Kota Bogor, juga akan memberikan anugerah kepada Pejuang Pandemi di Kabupaten Bogor dan penghargaan bagi wartawan di Kota Bogor.

Penghargaan bernama Cipta Panita Biwara itu merupakan apresiasi PWI Kota Bogor bagi jurnalis yang telah berjasa membangun nilai informasi penting, berharga dan berpengaruh dalam membangun semangat kemanusiaan pada masa pandemi. (**)

Bogor

Libatkan Masyarakat, Pejuang Pandemi Bakal Raih “Anugerah PWI Kota Bogor 2020”

BERIMBANG.com Bogor – Banyaknya korban akibat COVID-19 yang mematikan. Perjuangan tanpa lelah bagi mereka yang terlibat langsung memutus mata rantai paparan virus patut di apresiasi dan diberi penghargaan.

Atas dasar itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor bakal mengganjar penghargaan bagi mereka yang berjuang melawan pandemi COVID-19, layaknya pahlawan.

Event yang dinamakan, “Anugerah PWI Kota Bogor 2020”, menjadi agenda akhir tahun organisasi pers tertua di Indonesia. Penerima pemghargaan akan diumumkan pada 11 Desember 2020 nanti.

Harapannya, Anugerah PWI dapat memotivasi seluruh elemen masyarakat Kota Bogor khususnya, bisa bersama-sama melawan pandemi COVID-19, agar cepat berakhir dan kehidupan masyarakat kembali normal.

“Penanganan pandemi ini.. kan.. bukan tugas pemerintah semata, tapi butuh dukungan masyarakat,” kata Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti, beberapa waktu lalu.

Masyarakat yang telah berjibaku membantu pemerintah melawan pandemi patut diberi penghargaan, “Anugerah PWI Kota Bogor untuk para pejuang COVID-19,”

“Tujuannya hanya satu, yakni untuk mengapresiasi saudara-saudara kita yang berjuang tanpa lelah selama pandemi ini,” tuturnya.

Dukunganpun mengalir, diantaranya, “dari Wali Kota Pak Bima Arya dan Wakil Wali Kota Pak Dedie A. Rachim yang merangkap Kasatgas Percepatan Penanganan Covid -19 Kota Bogor,” terang Ari, sapaan akbranya.

Bagi mereka yang akan mendapat penghargaan pejuang pandemi yang ditetapkan sebagai penerima, bukanlah asal tunjuk. Hal itu dijelaskan Tegar Bagja selaku Ketua panitia Anugerah PWI Kota Bogor 2020.

Tegar mengatakan, proses penjaringan, konfirmasi dan verifikasi hingga sidang penetapan calon penerima Anugerah, “Dalam tahapan yang kami susun, masyarakat juga dilibatkan,”

“Tahap usulan calon penerima anugerah sudah mulai kita buka bertepatan dengan Hari Pahlawan. Selanjutnya, masyarakat juga akan kembali terlibat dalam tahap penentuan melalui jejak pendapat yang nanti akan kita buka,” terang Tegar.

Anugerah PWI ini akan diberikan kepada masyarakat umum/perorangan, komunitas/organisasi/perkumpulan/kelompok masyarakat, yayasan/badan usaha/perusahaan/wiraswasta, karyawan/pegawai negeri dan swasta, tenaga profesional/pengusaha, juga penghargaan khusus bagi pewarta Kota Bogor.

Dibagi dengan Katogeri Tenaga Kesehatan, Kategori Kemanusiaan dan Kategori Filantropi. “Mereka adalah subjek dan objek penerima anugerah. Mereka bisa mengusulkan dan berkemungkinan untuk memperoleh penghargaan ini,” katanya.

“Perjuangan, upaya dan pengorbanan panjang mereka di tahun 2020 itu, menjadi catatan penting dan tidak boleh kita lupakan. Anugerah ini adalah penanda dan penghormatan atas keterlibatan mereka,” kata Tegar.

Sebagai saksi peristiwa dari perjalanan besar masa pandemi di Kota Bogor, kepedulian para jurnalis dibawah naungan PWI Kota Bogor ini tergerak dan berharap agar bentuk penghargaan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Untuk para jurnalis, PWI Kota Bogor juga akan memberikan penghargaan jurnalistik bagi wartawan yang berjuang di masa pandemi dengan karya tulisnya yang bernilai kemanusiaan dan sosial melalui penghargaan Cipta Panita Biwara.

“Banyak rekan wartawan yang saat itu tetap meliput, menyajikan berita meski taruhannya adalah nyawa. Mereka karyanya menanamkan harapan bahwa kita sanggup menghadapi masa gelap pandemi,” kata Tegar.

“Jangan sia-siakan perjuangan mereka. Kita juga patut bangga dan takzim (amat hormat dan sopan) atas pengorbanan mereka,” pungkasnya.

Proses penetapan pemenang Anugerah PWI Kota Bogor dilakukan 5 tahap. Tahap awal adalah penerimaan usulan dari publik.

Tahap kedua, melakukan identifikasi, memilah kategori dan melakukan verifikasi data usulan yang masuk. Tahap ketiga, menentukan unggulan bagi setiap kategori,

Dilanjutkan tahap berikutnya, membuka jejak pendapat bagi masyarakat melalui website www.anugerahpwibogor.com dan media sosial yang disediakan oleh panitia.

Tahap akhir, dilakukan penilaian oleh Tim Panelis dari berbagai pihak baik itu dinas terkait, kalangan pendidikan hingga komunitas.

Koordinator Assesment dan Komunikasi pada Panitia Anugerah PWI Kota Bogor, Rizky Multri Prayasa mengajak masyarakat turut berperan menentukan penerima anugerah bagi pejuang pandemi Kota Bogor.

“Saat ini semua pihak boleh menyampaikan usulan hingga tenggat waktu penutupan usulan pada 25 November 2020 mendatang. Selain turut mengisi poling yang akan kami buka di website resmi kami mulai 30 November hingga 1 Desember 2020 mendatang,” jelas Rizky.

Turut terlibat sebagai tim penjaringan calon penerima anugerah, kata Rizky, sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bogor diantaranya Universitas Djuanda,STKIP Muhammadiyah Bogor, Institut Ummul Quro Al-Islami, Universitas Pakuan, dan Politeknik AKA.

Tim ini juga akan membantu melakukan verifikasi di lapangan dan mendokumentasikan setiap tahap yang berlangsung dalam penetapan calon penerima anugerah.

“Mereka bagian dari tim independen untuk menguatkan objektivitas proses penetapan calon penerima anugerah, termasuk melakukan verifikasi di lapangan,” pungkasnya. (**)

Bogor

Pemkab Bogor Gelar Simulasi Pilkades Gelombang 1 Tahun 2020

BERIMBANG.comPemilihan Kepala Desa (Pilkades) Gelombang 1 tahun 2020 di Kabupaten Bogor tinggal menghitung hari. Berbagai pelatihan dan bimbingan teknis diberikan kepada para penyelenggara pesta demokrasi di tingkat desa ini,

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), melaksanakan simulasi Pilkades, di Perumahan Pondok Damai, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, pada Minggu, (15/11/2020).

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Reynaldy Yushab menjelaskan, simulasi pelaksanaan Pilkades, agar mengetahui tingkat pemahaman para panitia khususnya panitia tingkat Desa,

Pada hari pemilihan nanti, panitia di tiap tempat Pemungutan Suara (TPS) harus mengerti mulai dari prosedur, surat undangan kemudian daftar pemilih, bilik suara, kotak suara sampai dengan pemenuhan tinta untuk para pemilih yang telah melaksanakan kegiatan dan yang paling penting pemenuhan protokol kesehatan (Prokes).

“Ada beberapa catatan dan evaluasi yang sudah di dapatkan dengan simulasi ini, diantaranya adalah tentang penyediaan sarana dalam rangka penggunaan protokol kesehataan seperti  tempat mencuci tangan,  kemudian masker dan menjaga jarak,” kata Reynaldy.

Dengan simulasi yang dilaksanakan itu, Reynaldy berharap seluruh panitia yang hadir dari 88 Desa di 34 Kecamatan, panitia sudah mendapatkan informasi, serta pengalaman untuk pelaksanaan Pilkades pada tanggal 20 Desember mendatang. 

“Dengan simulasi yang kita lakukan jauh-jauh hari, kurang lebih 3 minggu menjelang hari pelaksanaan,”

“Kita berharap  evaluasi ini akan menjadi catatan seperti sosialisasi kepada masyarakat dan pengetatan terkait protokol kesehatan, oleh sebab itu meminta untuk kerjasama tim kepada semuanya,” katanya. 

Selain itu Reynaldy juga berharap dan berupaya agar pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Bogor tidak menjadi klaster baru penyebaran virus Covid-19.

Dengan itu, panitia pelaksanaan Pilkades akan berkoordinasi dengan seluruh elemen termasuk satgas Covid-19 dari Kecamatan dan Desa khususnya untuk pemenuhan  protokol kesehatan.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)