Bogor

Bogor

Bupati Bogor Dampingi Presiden Tinjau Vaksinasi Merdeka di Kampus IPB

BERIMBANG.com – Bupati Bogor, Ade Yasin dampingi Presiden RI Joko Widodo.tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di Institut Pertanian Bogor (IPB) University, di Kabupaten Bogor pada Rabu (22/9/2021)

Dalam kesempatan tersebut Presiden juga menyapa para peserta Vaksinasi Merdeka di beberapa lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia melalui konferensi video.

Salah satu perwakilan dari BEM Nusantara, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan Vaksinasi Merdeka yang dinilai sebagai bentuk sinergi antara Polri dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) dalam mendukung percepatan vaksinasi di Tanah Air.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Presiden, terutama Bapak Kapolri yang telah memperkenankan kami untuk berkolaborasi dengan Polri. Total keseluruhan dari mulai awal kita berkolaborasi sudah 40 titik di seluruh Indonesia,” imbuh perwakilan BEM Nusantara dalam dialog dengan Presiden Jokowi melalui konferensi video.

Presiden Jokowi pun meminta mahasiswa untuk ikut menggerakkan masyarakat agar turut serta dalam program Vaksinasi Merdeka sehingga target pemerintah dalam mencapai kekebalan komunal dapat segera tercapai.

“Saya minta masyarakat digerakkan agar semuanya bisa ikut program Vaksinasi Merdeka ini sehingga persentase vaksinasi semakin hari semakin baik dan target kita 70% itu segera bisa kita capai,” terang Presiden.

Sementara itu, salah satu perwakilan dari Vihara Duta Maitreya di Kepulauan Riau, menyampaikan pesan agar stok vaksin untuk Provinsi Batam dan Kepulauan Riau dapat segera ditambah mengingat Kepulauan Riau merupakan salah satu daerah dengan capaian vaksinasi tertinggi di Indonesia.

“Vaksin hari ini, sejauh ini cukup Pak. Cuma tadi ada pesan sedikit Pak kalau bisa ditambah lagi dosisnya untuk Kepri dan Batam, Pak,” ucap perwakilan dari Vihara Duta Maitreya, Kepulauan Riau.

Presiden Jokowi pun mengingatkan masing-masing daerah untuk segera menghabiskan stok vaksin yang ada. Presiden juga berjanji akan segera mengirim stok vaksin ke daerah tersebut jika stok vaksin sebelumnya sudah habis.

“Stok yang ada dihabiskan dulu, baru saya kirim. Saya kira bagus kalau segera dihabiskan. Saya kira Kepri termasuk memang yang tertinggi,” ucap Presiden.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Berita UtamaBogor

Jalin Sinergitas, Dewan Kota Bogor Sambangi PWI Ungkap Saran dan Kritik

BERIMBANG.com – Silaturahim Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD kekantor Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Kota Bogor, dijalan kesehatan nomor 4, Kota Bogor, bermaksud jalin sinergitas mendalam, pada Rabu (22/9/2021).

Ketua Dewan Kota Bogor, Atang Trisnanto dalam sambutannya menekankan untuk selalu belajar, “Saya telah meramu 3 kata kunci, yang pertama tata belajar, kedua tata tegar dan ketiga tata bugar,” katanya.

“Kami di DPRD mencoba untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya,” katanya, “saya terinspirasi (Ide dan kinerja yang dilakukan kepengurusan PWI Kota Bogor-red), dan kita sama-sama belajar,” ujarnya.

Apresiasi Atang terhadap wartawan yang selalu belajar dan mengkritisi kinerja pemerintah, juga pengakuannya wartawanlah yang telah melambungkan dirinya menjadi anggota Dewan.

Kemudian Atang bercerita pengalaman masalalunya, yang selalu dibantu oleh para wartawan atau jurnalis.

Kepengurusan PWI Kota Bogor, kata Atang, dengan DPRD telah terjalin dengan baik, salah satunya telah mempasilitasi Kelompok kerja wartawan atau Pokwan dalam menginformasikan kinerja para dewan di Kota Bogor.

Sementara Wakil ketua 1 DPRD, Jenal Mutaqin mengkritisi Dinas Kesehatan Kota Bogor, ia berkisah bahwa anaknya yang terpapar penyakit Demam berdarah dengue atau DBD, hingga kritis, padahal ia pernah mensosialisasikan pogging di masyarakat.

“Ini ironis, termasuk kita kritik juga pelayanan medis yang dilakukan oleh Puskesmas, dari mulai maret 2020 sampai dengan detik ini tidak melakukan pogging,” terangnya.

“Padahal bahaya DBD faktanya lebih rawan daripada Covid-19,” katanya, “Saya punya data,” ujar Jenal.

Selain itu, ia menegaskan kedatangannya kekantor PWI Kota Bogor mendukung terhadap kinerja wartawan yang tanpa lelah, “karena mobilitas luar biasa,” kata Jenal

Sinergitas mendalam akan terjalin dengan baik, menurutnya, ”Inshaa Alloh sinergitas yang diharapkan seperti apa, selama komunikasi baik, sampaikan, saran termasuk kritik,” katanya.

Ditempat yang sama, Wakil ketua dewan 3, Eka Wardana yang peduli terhadap kesehatan dan pendidikan, “Saya sampaikan, tidak boleh ada anak sekolah yang masih pengen sekolah tidak bisa sekolah,” katanya.

Eka juga menekankan pentingnya kesehatan masyarakat Bogor yang belum terpasilitasi dengan baik, “Berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti mengucapkan terimakasih saran dan kritiknya yang akan disampaikan melalui media massa masing-masing wartawan yang tergabung di PWI Kota Bogor.

Diantara para wartawan berkesempatan memberi saran wakil rakyat dalam komunikasi, bisa respon cepat terhadap pertanyaan, klarifikasi dan konfirmasi, agar komunikasi bisa dibangun dengan baik,

Untuk kepentingan masyarakat diharapkan para wakil rakyat bisa dengan, “Mudah angkat telpon dan mudah balas WA (aplikasi WhatsApp)” kata wartawan senior PWI Kota Bogor Tegar Bagja.

(TYr)

Bogor

Pemkab Bogor Perpanjang PPKM Level 3, Perkantoran Non Esensial Dapat WFO 25%

BERIMBANG.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 keempat selama dua pekan mulai tanggal 21 September sampai 4 Oktober 2021. Namun evaluasi akan tetap dilakukan setiap minggu.

Perpanjangan tersebut memperhatikan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Bupati Bogor, Ade Yasin dalam hal tersebut menjelaskan, selaras dengan kebijakan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Bogor mengeluarkan aturan baru melalui Keputusan Bupati Bogor Nomor 443/424/Kpts/Per-UU/2021 tentang Perpanjangan Keempat Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pra Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan produktif, Melalui PPKM Level 3 Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), di Kabupaten Bogor.

Terdapat beberapa penyesuaian aturan pada PPKM level 3 perpanjangan keempat di Kabupaten Bogor antara lain:

1. Pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 25% (dua puluh lima persen) Work From Office (WFO) bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi peduli lindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

2. Perhotelan non penanganan karantina dapat beroperasi dengan ketentuan:
a) Wajib menggunakan aplikasi peduli lindungi guna melakukan skrining terhadap semua pegawai dan pengunjung.

b) Kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) dan hanya pengunjung dengan kategori hijau dan kuning dalam aplikasi peduli lindungi yang boleh masuk.

c) Fasilitas pusat kebugaran/gym, ruang pertemuan/ruang rapat/meeting room, dan kapasitas besar/ballroom diizinkan buka dengan memakai aplikasi peduli lindungi dan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen), serta penyediaan makanan dan minuman pada fasilitas ruang pertemuan/ruang rapat/meeting room, dan ruang pertemuan dengan kapasitas besar/ballroom disajikan dalam box dan tidak ada hidangan prasmanan.

d) Pengunjung usia dibawah 12 (dua belas) tahun harus menunjukan hasil negatif antigen (h-1)/pcr (h-2).

3. Pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum khusus restoran/rumah makan, kafe dengan jam operasional dimulai dari malam hari dapat beroperasi dengan ketentuan protokol kesehatan yang ketat dan jam operasional pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 00.00 WIB, dengan kapasitas maksimal 25% (dua puluh lima persen), satu meja maksimal 2 (dua) orang, waktu makan maksimal 60 (enam puluh) menit dan wajib menggunakan aplikasi peduli lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Bupati Bogor Ingatkan Pentingnya Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Pada Kalangan Pelajar

BERIMBANG com – Dalam acara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Goes to School, Bupati Bogor, Ade Yasin mengingatkan pentingnya wawasan kebangsaan dan bela negara di kalangan pelajar di Kabupaten Bogor yang diikuti siswa-siswi SMAN 1 Tanjungsari, SMKN 1 Cariu, dan SMK PGRI Sukamakmur.

Kegiatan Forkopimda goes to school diselenggarakan hybrid yakni di Aula Wawasan Nusantara Kantor Bakesbangpol Kabupaten Bogor dan secara virtual melalui zoom. di Ruang Kerja Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (21/9/2021).

Wawasan kebangsaan kita, kata Ade, menentukan cara kita mendayagunakan kondisi geografis negara, sejarah, sosio-budaya, ekonomi dan politik serta pertahanan keamanan dalam mencapai cita-cita dan menjamin kepentingan nasional.

“Bagaimana kita menempatkan diri dalam pergaulan dengan bangsa lain di dunia internasional, komitmen dan semangat persatuan dalam upaya mencapai tujuan nasional bangsa Indonesia,”

”Yang tercantum dalam UUD 1945 alinea ke-4 yakni, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,” terangnya.

Ade menambahkan, kemudian terkait bela negara, bela negara dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI. Perlu digaris bawahi dasarnya ”kecintaan”, karena jika sudah cinta kita akan rela melakukan segalanya. Bela negara secara fisik, dapat diartikan sebagai usaha pertahanan menghadapi serangan fisik atau agresi dari pihak yang mengancam keberadaan negara.

”Sedangkan secara non-fisik diartikan sebagai upaya untuk berperan aktif memajukan bangsa dan negara, melalui pendidikan, moral, sosial maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegigihan, keikhlasan, kesabaran, pengorbanan dan semangat pengabdian dalam menangani pandemi, adalah salah satu bentuk bela negara,” kata Ade.

Selanjutnya Bupati Bogor mengungkapkan, untuk anak-anakku sekalian, bentuk bela negara yang paling konkrit buat kalian contohnya, melestarikan budaya Indonesia, belajar dengan rajin dan berprestasi serta taat akan hukum dan aturan-aturan negara. Pupuk terus semangat belajar dan raih prestasi, tetap menjaga Protokol Kesehatan agar terhindar dari Covid-19 dan semoga pandemi ini dapat segera berakhir.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Polsek Cijeruk-Cigombong Menggelar, Gerai Vaksinasi Covid-19 Polres Bogor Dan Indonesia Pasti Bisa

BERIMBANG.COM, Bogor – Polsek Cijeruk-Cigombong menggelar Vaksinasi Covid-19. Kegiatan Vaksinasi tersebut sasarannya untuk warga yang  ber-KTP di Kabupaten Bogor, yang di utamakannya warga ber-KTP di Kecamatan Cigombong dari Usia 12 tahun ke atas.

Kegiatan Vaksinasi yang langsung di hadiri Kapolsek Cijeruk-Cigombong Kompol Sumijo, Danramil 0621-12/Cigombong yang diwakili Anggotanya, Eri Hoeriah Kasie Pendidikan dan kesehatan (Penkes) Kecamatan Cigombong, dan petugas Vaksinasi dari SPN Lido. Senin (20/09/2021) pagi tadi

Kapolsek Cijeruk-Cigombong, Kompol Sumijo mengatakan, Kegiatan hari ini adalah Gerai Vaksinasi Covid-19 Polres Bogor Dan Indonesia Pasti Bisa. Maksud dan tujuannya untuk percepatan capaian Tim Immunity Tujuh Puluh Persen (70%) warga masyarakat Kabupaten Bogor untuk Vaksinasi, waktunya selama 25 hari kedepan, tahap pertama. Dengan sasarannya warga ber-KTP Kabupaten Bogor, dan yang diutamakan warga Kecamatan Cigombong dari mulai usia 12 tahun ke atas.

“Pada kegiatan Gerai Vaksinasi Covid-19 Polres Bogor Dan Indoanesia Pasti Bisa, dengan jenis Vaksin Sinovac. Kalau tergat, kita targetkan 350 Vaksinasi, sekarang Jam sembilan pagi ini kurang lebih sekitar 250 yang masuk, dan Insha Allah hari ini bisa mencapai 350 peserta warga yang melaksanakan Vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

Kapolsek berharap, Warga masyarakat dapat melaksanakan Vaksinasi Covid-19 guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan menjaga kekebalan imun.

(Na)

Bogor

Tangani Wabah Covid-19, Bupati Bogor Apresiasi Program Polres

BERIMBANG.com – Bupati Bogor, Ade Yasin mengapresiasi dukungan penuh jajaran Polres Bogor melalui akselerasi vaksinasi dan gerakan Indonesia Pasti Bisa, sehingga wabah Covid-19 dapat semakin terkendali dan kehidupan masyarakat segera pulih kembali.

Hal itu disebutkan Bupati Bogor pada kegiatan apel peluncuran program akselerasi vaksinasi Polres Bogor “Bersama Indonesia Pasti Bisa 2021”, di Lapangan Polres Bogor, Cibinong, Jumat (17/9/2021).

Pada kegiatan tersebut diluncurkan juga Gerai Vaksin Mobile Polres Bogor. Usai apel, Bupati Ade Yasin bersama Kapolres Bogor, AKBP Harun, Ketua DPRD kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, Khamim Thohari, serta unsur Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Bogor meninjau pelaksanaan vaksinasi di Polres Bogor.

Ade Yasin menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mencanangkan bulan vaksinasi Covid-19 mulai tanggal 9 September sampai dengan 9 Oktober 2021, oleh karena itu, kita harus mengerahkan semua sumber daya dan upaya, dengan harapan wabah Covid-19 dapat semakin terkendali dan kehidupan masyarakat segera pulih kembali.

“Semoga dengan dukungan penuh jajaran Polres Bogor bersama gerakan Indonesia Pasti Bisa melalui akselerasi vaksinasi di Kabupaten Bogor, mampu mencapai target vaksinasi sesuai waktu yang ditetapkan, yakni 8.451.580 dosis atau 70% sampai dengan Desember 2021.” kata Ade Yasin.

Ade menambahkan, sampai saat ini realisasi capaian vaksin Kabupaten Bogor, data per 16 September 2021, dosis pertama 1.104.701 atau setara 26,14 %, dosis kedua 512. 980 atau setara 12,14 %, dosis ketiga 8.186 atau setara 63,36 %, total tercapai 1.625. 687 atau setara 19, 24 %.

“Alhamdulillah dengan kolaborasi dari semua pihak diantaranya TNI, Polri, Forkopimda, partai politik, pihak swasta, serta unsur masyarakat, kita bersama-sama melaksanakan penanganan Covid-19 dengan penuh rasa pengabdian, ketulusan, dan keikhlasan,” terang Ade.

Kapolres Bogor, AKBP Harun mengatakan, hari ini kami meluncurkan program akselerasi vaksinasi Polres Bogor “Bersama Indonesia Pasti Bisa 2021” dan Gerai Vaksin Mobile Polres Bogor. Kita bersama-sama melaksanakan percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor dengan memaksimalkan Puskesmas dan potensi yang kita miliki. Kita laksanakan sampai ke kecamatan, desa dan kelurahan, sampai ke tingkat RW dan RT.

“Semoga dengan apel ini, dapat memberikan motivasi lagi dan semangat untuk terus senantiasa berjuang untuk meningkatkan persentase vaksinasi, dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Harapannya, kita bersama dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik dan semangat,” tandas AKBP Harun.

Selanjutnya perwakilan Indonesia Pasti Bisa, Panji Kusuma menuturkan, gerakan Indonesia Pasti Bisa mendukung penuh jalannya program ini. Harapannya bisa membantu terwujudnya herd immunity di kabupaten Bogor dalam bentuk vaksin mobile, yang dapat menjangkau wilayah yang sulit untuk dijangkau untuk program vaksinasi di Kabupaten Bogor.

“Terima Kasih kepada Polres Bogor yang mau berkolaborasi dalam program percepatan vaksinasi bersama gerakan Indonesia Pasti Bisa. Khususnya dalam meluncurkan Gerai Vaksin Mobile pada hari ini,” tutur Panji.

Panji menambahkan, untuk itu kami harapkan bantuan yang kami berikan dapat menjadi inspirasi, menjadi pancingan kepada pihak swasta dan pihak ketiga lainnya untuk membantu pemerintah dalam percepatan program vaksinasi.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Animo Divaksin Masyarakatnya Tinggi, Bupati Bogor: Ketika Minat Sebaiknya Diakomodir

BERIMBANG.com – Memantau langsung persentase cakupan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kecamatan Jonggol, Bupati Bogor, Ade Yasin bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tinjau vaksinasi Covid-19 di Citra Indah City Cibubur, Kabupaten Bogor. Rabu (15/9/2021).

Bupati Bogor, Ade Yasin menyatakan, bahwa antusias masyarakat wilayah Kecamatan Jonggol cukup tinggi dan cakupannya sudah mencapai 40% lebih, dari total jumlah penduduk sebanyak 143 ribu jiwa.

“Memang sudah lebih melesat dari wilayah lain, saya harapkan melalui Dinas Kesehatan ketika minat masyarakat masih tinggi sebaiknya diakomodir,” tegas Ade Yasin.

Menurutnya, untuk mencapai daerah level 2 karena Kabupaten Bogor adalah wilayah aglomerasi, otomatis Kabupaten Bogor harus sama dengan Jakarta. Jika Jakarta masih tinggi walaupun Kabupaten Bogor terus menurun hingga 9% tetap Kabupaten Bogor masuk kedalam wilayah PPKM level 3.

“Karena khawatir ketika kita beda dengan Jakarta dari Jakarta pindah main ke Bogor dan jadilah penumpukan masyarakat di Bogor,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, vaksinasi sudah mencapai sekitar 50 ribu per hari jika itu dilakukan 30 hari akan ada 1,5 juta yang tervaksinasi. Masih ada waktu dibulan Oktober, November dan Desember, 3 bulan 4,2 juta penduduk tervaksinasi akan tercapai.

“Syaratnya semua harus bergerak mulai dari institusi pemerintah daerah seperti Puskesmas, Rumah Sakit, TNI, Polri, dan dari pihak ketiga seperti kelompok usaha, partai politik, organisai masyarakat juga organisasi profesi,”

“Kesempatan hari ini adalah contohnya dari Grup Ciputra membantu Pemkab Bogor dan Kabupaten lain se-Indonesia untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi,” terang Ridwan Kamil.

Terlebih bagi masyarakat yang punya anak sekolah, lanjutnya, untuk menyambut kegiatan Pembelajaran Tatap Muka dengan ketenangan dan keamanan, minimal gurunya itu harus 100% sudah divaksinasi dan muridnya sambil berjalan. “Atas nama Pemprov Jabar, kami ucapkan terima kasih kepada Grup Ciputra,”ucapnya.

Ia juga mengingatkan, untuk terus disiplin 5M salah satunya yang terpenting memakai masker karena 80% dapat mencegah dari paparan Covid-19.

“Kita salah satu terbaik di dunia dalam urusan pengendalian Covid-19 dari Presiden, Bupati, Militer, TNI, Polri, Dandim, Kapolres kerja luar biasa. Negara lain hari ini sedang panik kita sudah lebih terkendali. Kita jaga agar terus terkendali aman nyaman dengan selalu menaati Protokol Kesehatan,” tukasnya.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

DPRD Apresiasi Kepemimpinan Ketua PWI Kota Bogor, Konferensi 2021 Kuatkan Kaderisasi dan Leadership

BERIMBANG.com – Panitia Konferensi dan Jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor terus melakukan konsolidasi kepada semua pihak, menjelang konferensi PWI Kota Bogor 2021-2024.

Kali ini PWI Kota Bogor bertemu dengan wakil rakyat di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bogor, Rabu (15/9/2021).

Kedatangan pengurus dibawah kepemimpinan Arihta Utama Surbakti dan panitia konferensi diterima Ketua DPRD Atang Trisnanto, Wakil Ketua Jenal Mutaqin, Dadang Danubrata dan Eka Wardhana.

Dalam pertemuan tersebut panitia konferensi menyampaikan rencana konferensi yang akan dilaksanakan 02 Oktober 2021 di Aula Mapolresta Bogor Kota.

Ketua DPRD Atang Trisnanto menyampaikan apresiasi dan selamat atas diselenggarakan Konferensi PWI di tahun 2021 ini dalam rangka sebagai suksesor organisasi sekaligus konsolidasi.

Menurutnya, di mana PWI Kota Bogor selama tiga tahun terakhir ini merupakan organisasi PWI yang sangat progresif dan banyak sekali capaian capaian yang diraih dibawah kepemimpinan Arihta Utama Surbakti.

“Semoga dengan konferensi nanti bisa menghasilkan satu rumusan terbaik, agar jurnalisme di dunia pers di Kota Bogor semakin tumbuh dan berkembang menopang salah satu pilar demokrasi kita, sehingga Kota Bogor bisa menjadi kota yang tumbuh secara baik dan madani,” ucap Atang.

DPRD, kata dia, sangat terbantu oleh kehadiran wartawan di Kota Bogor, karena kinerja yang dilakukan oleh DPRD tentu tidak akan bisa diketahui oleh masyarakat tanpa di beritakan dan di tulis oleh teman teman wartawan.

Sehingga kinerja itu bisa sampai kepada masyarakat sekaligus juga kritik dan saran membangun juga sama sampai kepada DPRD Kota Bogor. Termasuk aspirasi warga juga dengan adanya teman teman wartawan bisa ke sampaikan ke DPRD Kota Bogor.

“Dan yang lebih penting adalah program program pembangunan dan persoalan persoalan yang ada bisa sosialisasi dengan baik, sehingga ada fedd back dari masyarakat saya kira sangat luar biasa dan strategis dari teman teman wartawan dan juga PWI selama beberapa tahun terakhir,” jelasnya.

Sementara, Wakil Ketua Jenal Mutaqin berharap konferensi ini adalah sebagai ajang atau formula untuk mencari kader terbaik para jurnalis terbaik untuk bisa menjadi leadership.

“Harapannya adalah media dan awak pers atau jurnalis betul betul menjaga Marwah yang menjadi prinsip dari jurnalis itu sendiri seperti tranparansi profesional dan tentu bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

Jenal juga mengapresiasi langkah PWI Kota Bogor datang ke kantor DPRD karena DPRD merupakan presentasi dari masyarakat.

“Dan tadi pun kami saling memberikan saran kritik karena itu adalah salah satu upaya untuk membangun memberikan masukan agar kami satu sama lain baik PWI, DPRD dan stakeholder lainnya untuk lebih baik kedepannya,” ucap politisi Gerindra ini.

“Selamat untuk PWI mudah mudahan acara PWI tanggal 2 oktober nanti diberikan kelancaran di berikan kebarokahan dan tentu dalam keadaan sehat wal afiat semuanya di masa pandemi Covid-19 ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Jenal juga melihat kesiapan panitia pelaksana sangat matang, terlihat dari rundown acaranya yang cukup konfrehensip, dari mulai registrasi peserta. Register peserta dilakukan petugas dinas kesehatan dengan melakukan protokol kesehatan, artinya PWI dan seluruh rekan rekan sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk konferensi yang di maksud.

“Insyaallah, mudah mudahan semua rencana yang sudah di susun diberikan kelancaran intinya itu,” ujar Jenal.

“Tetap menjaga Prokes dan insya Allah kedepan hasil dari konferensi yang akan dilaksanakan tadi menghasilkan kader terbaik dari seluruh jurnalis yang ada di Kota Bogor. Menjaga marwah dan nama baik insan pers yang ada,” pungkasnya.

Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti menuturkan, untuk konferensi tinggal menghitung hari dan kesiapan jajaran panitia sudah sangat matang.

“Semua persiapan semakin dimatangkan dan konferensi siap digelar nanti. Kami terus membangun komunikasi dan konsolidasi dengan berbagai pihak, agar konferensi nanti berjalan sukses, lancar serta sesuai harapan,” tutupnya.(*)

Bogor

Sesepuh Wartawan Bogor H. Herman Suriawijaya Tutup Usia

BERIMBANG com – Tokoh sekaligus sesepuh wartawan Bogor, H Herman Suriawijaya tutup usia, Rabu (15/9/2021) dini hari. Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit UMMI, Empang, Bogor Selatan, Kota Bogor.

Mendiang yang juga menjadi salah satu pendiri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bogor itu meninggalkan seorang isteri dan delapan anak serta sekitar 24 cucu dan 2 cicit.

Sebelum tutup usia, almarhum telah berjuang melawan penyakitnya selama beberapa waktu dan sempat menjalani perawatan medis hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di usia 78 tahun.

Jenazah almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Batu Tapak, Komplek Pondok Pesantren Al Ihya, RT 03/03 Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, dan diberangkatkan dari rumah duka di Komplek PWI Cipaku, Gang Majelis Dzikir Nomor 1, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti mengaku sangat kehilangan atas wafatnya Apih Herman selaku pendiri PWI Bogor, sekaligus guru bagi semua wartawan yang ada di PWI Bogor.

Ari menyebut Apih Herman merupakan sosok wartawan senior, yang mengajarkan insan pers di Bogor tetap menjadi wartawan yang bekerja sesuai kode etik jurnalistik dan memegang teguh integritas dan berideologi idealisme.

“Wafatnya Apih Herman adalah suatu kehilangan besar dan mendalam bukan hanya untuk PWI Kota, tapi juga bagi semua insan pers yang memegang teguh idealisme jurnalistik,” ucapnya.

Selain karangan buka duka cita dari sejumlah tokoh, pimpinan daerah, wakil rakyat dan kalangan lainnya, rumah duka juga dipenuhi para pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhirnya. (*)