Bogor

BogorJabodetabek

Terkait Pembebasan Lahan Tol, Pihak MNC Di Komplain Warga

IMG-20160608-WA0005

BERIMBANG.COM , Bogor – Musyawarah antar warga Desa Wates Jaya dan pihak MNC tak kunjung usai pada pertemuan ke – 2, di gedung aula PGRI Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor. Pasalnya, ahli waris dari pemilik lahan menuntut ganti rugi dikarenakan belum ada pembayaran pembebasan lahan yang akan di bangun di  Jalan Tol Ciawi – Sukabumi (Cisuka). Rabu (8/6/2016).

 Tanah yang terkena pembangunan Jalan Tol Cisuka tersebut diantaranya, milik H. Suparman dengan luas  tanah 3000 meter , sedangkan tanah milik H. Ahmad Armun 4000 meter

Pantauan berimbang.com, saat rapat musyawarah berjalan sempat terjadi adu mulut antar si pemilik lahan dan pihak MNC . Ahli waris menanyakan dasarnya menjual tanahnya sedangkan pihak MNC melakukan pembayaran berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) yang sah dari BPN.

Tim Pengadaan Tanah (TPT), Bambang Suharto mengatakan, kalau memang ada pihak yang merasa dirugikan atau pemilik tanah dengan cara apapun,  pihaknya siap melakukan kekeluargaan ataupun jalur hukum.

” Mau cara kekeluargaan apa dengan jalur hukum, sebab pihak kami melakukan pembayaran sudah sesuai prosedur,” tutur Bambang.

“Insya Allah akan saya fasilitasi permasalahan ini, karena sifatnya disini saya hanya bisa membantu,” tambahnya.

Sementara itu di tempat terpisah , Sekretariat Pengadaan Tanah BPN Kabupaten Bogor,  Ngadio menjelaskan, belum bisa memastikan apakah tanah warga tersebut terjual, karena sampai saat ini data satelitnya ada di peta dan belum diketahui , oleh karena itu data tersebut akan di olah dulu terlebih dahulu oleh pihak BPN. (Irwan / Surya)

Editor : Suci Iriana

Bogor

Kelangkaan Gas Ukuran 3 Kg Dikeluhkan Ibu Rumah Tangga

IMG-20160607-WA0001

BERIMBANG.COM, Bogor  – Menjelang hari pertama puasa, kelangkaan gas berukuran tiga  Kilogram mulai dirasakan oleh para ibu rumah tangga yang berada di Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Senin 06/06/2016

Kepada berimbang.com, Devi mengatakan , gas berukuran 3 Kg sangat langka di hari pertama puasa , tak hanya Devi, beberapa ibu rumah tangga lainnya pun sama, mereka pun kebingungan dengan kelangkaan gas.

” Kamipun sangat kebingungan sampai mencari cari kesemua warung habis, padahal kami sangat membutuhkan sekali untuk persiapan bulan puasa”. Cetusnya

“Kalau ini di biarkan kami harus memasak pakai apa, apa kembali seperti jaman dulu lagi memakai kayu bakar,” ucap Devi dengan nada kesal.

” Kami selaku ibu rumah tangga berharap supaya permasalahan kelangkaan Gas ini bisa terselesaikan oleh pihak Pertamina,

” Jadi jangan sampai kelamaan tidak adanya Gas 3 KG , kelangkaan Gas ini sudah satu hari menjelang bulan Puasa, sampai kami mencari cari kesemua warung habis, padahal kami sangat membutuhkan sekali untuk persiapan bulan puasa,” Jelasnya. (Irwan)

BogorJabodetabek

Puluhan Warung Remang-Remang Di Cileungsi Diratakan Petugas Gabungan

e137970dbdf64e14ee0fa5d78992d2bff

BERIMBANG.COM, Bogor – Setelah tempat hiburan malam ilegal, petugas gabungan kembali membongkar puluhan warung remang-remang atau warem di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Sebanyak 50 warung remang-remang di Desa Cileungsi Kidul dan Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi diratakan petugas Satpol PP, kepolisian, dan TNI.

“Pembongkaran kali ini khusus untuk warem. Minggu kemarin kami sudah membongkar 19 tempat karaoke ilegal di wilayah Kemang,” kata Kabid Pembinaan dan Pemeriksaan Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah, Sabtu (4/6/2016).

Menurut dia, bangunan semi permanen dan permanen itu diduga kerap dijadikan tempat untuk pesta minuman keras dan prostitusi.

“Banyak aduan dari masyarakat kawasan ini kerap dijadikan tempat maksiat. karena itu kita ratakan,” kata dia.

Agus mengatakan, sebelum dilakukannya eksekusi, Satpol PP sudah berulang kali memberikan surat peringatan kepada para pemilik bangunan untuk membongkar sendiri bangunan mereka. Namun sampai peringatan ketiga, tidak indahkan mereka.

“Penertiban ini sesuai dengan komitmen bersama untuk memberikan rasa aman dan Kondusif bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa serta melakukan pengamanan berupa pencegahan penyakit masyarakat,” kata dia.

Ia menambahkan, imbauan pembongkaran bangunan tak berizin tersebut sudah dilakukan sejak 2015. Bahkan sudah bukan rahasia umum cafe-cafe yang berada di dua desa itu jadi tempat mangkal pekerja seks komersial (PSK)

“Ya ini kelemahan kita. Tapi ke depan akan kita awasi lewat apartur di wilayah supaya tempat ini tidak dijadikan lagi warem atau tempat maksiat lainnya,” ujar Agus.

Sementara itu terkait para muncikari yang membandel dan dan membuka usahanya kembali setelah penggusuran pihaknya berjanji akan mengawasinya dan ditindak tegas.

Sementara tidak ada perlawanan saat dilakukan pembongkaran yang berlangsung sejak Sabtu pagi hingga sore itu. Para pemilik warem terlihat pasrah sambil menyaksikan tempat usaha mereka dibongkar.(rin)

BogorJabodetabek

Sat Narkoba Resor Bogor Kota, Amankan Ganja kering Seberat 20 Kilogram

IMG-20160526-WA0006

BERIMBANG.COM , Bogor – Bandar Narkoba jenis Ganja yang menjadi penyuplai untuk beberapa pengedar di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dibekuk petugas Satuan Narkoba Kepolisian Resor Bogor Kota. Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti ganja kering asal Aceh seberat dua puluh ( 20) kilogram. Kamis 26/05/2016

Kepada berimbang.com, Kepala satuan Narkoba Polres Bogor Kota Ajun Maulana Mukarom menjelaskan, tersangka menyembunyikan puluhan kilo ganja yang akan di distribusikan di Bodetabek di tepi sungai Leuwilang.

“Pelaku menyembunyikan 20 kilogram ganja yang akan didistribusikan kepada pengedar ganja di wilayah Bodetabek dengan cara dikubur di hutan di tepi Sungai Leuwiliang,”ungkapnya

Ditambahkan ajun,  hasil pengembangan Polres Bogor Kota empat tersangka dibekuk. Salah satu Ke Empat tersangka yaitu Reza Irwansyah Putra, M. Wildan alias Kiwil, Wazihudin, dan Lucky alias Bacil.

Lanjut ajun “Keempat pelaku di tempat berbeda dan merupakan bandar ganja yang kerap menyuplai ke Bodetabek,” tambahnya. Ujarnya

Di tempat yang sama ajun menuturkan kasus ini berawal dari penangkapan dua bandar ganja asal Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, yakni Wazihudin alias Wazih dan Reza, pada 4 Mei 2015.

“kami menyita 4 kilogram ganja dari dua tangan bandar ini, diketahui ada bandar besar lain yang menyimpan barang bukti ganja dengan jumlah banyak,”katanya.

Dari keterangan itu, polisi langsung melakukan pengembangan, yang kemudian menangkap M. Wildan alias Kiwil dan Lucky alias Bacil di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

“Awalnya, kami hanya menemukan barang bukti satu paket ganja dengan berat 1 kilogram,”

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, kedua pelaku mengaku menyimpan dan menyembunyikan satu karung ganja di hutan sekitar Leuwiliang, tepatnya di bantaran anak Sungai Cisadane.

“Saat kami mendatangi lokasi, ditemukan karung berisi 20 paket ganja dengan berat masing-masing 1 kilogram,”tuturnya.

Wildan mengaku 20 kilogram ganja tersebut merupakan barang titipan dari Wazihudin yang akan diedarkan di Bogor, Bekasi, Depok, dan Tangerang.

“Saya mengubur 20 kilo ganja milik Wazih ini di hutan setelah saya mengetahui dia sudah ditangkap polisi,”katanya.

Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 111 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba.

“Keempatnya kami ancam hukuman 20 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar,”tegasnya . (Yosef /Irwan)

BogorJabodetabek

Desa Tanjung Sari Realisasikan Dana Desa

IMG-20160525-WA0004

BERIMBANG.COM , Bogor -Terealisasinya penggunaan Dana Desa (DD) pada tahun 2016 didesa Tanjung Sari Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor telah memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat. Selasa 24/05/2016

Tim Pelaksana Kegiatan ( TPK), Zakaria , anggaran Dana Desa (DD) ini kami alokasikan ke pembangunan pelebaran jalan di kampung pangkalan yang mencakup Rt/15/16/17 Rw/06 desa tanjung sari kecamatan cijeruk kabupaten bogor.

” Pengerjaan di mulai pada hari minggu 16/05/16, target utama yang kita kerjakan pada pelebaran jalan yakni standarisasi dan merapihkan selokan air,” terang Zakaria.

Lanjut zakaria, tahap berikutnya jalan tersebut akan di cor sesuai kebutuhan dari anggaran Dana Desa , lalu akan sesuaikan dengan Rencana Anggaran Belanja ( RAB ) , rencananya, memurut Zakaria,  volume pengerjaannya  dengan panjang sekitar 1350 meter dan  luas 2,5 meter.

“Pembangunan pelebaran jalan berdasarkan usulan dari masyarakat setempat , mereka pun turut ikut membantu dalam pengerjaannya hingga swadayanya mencapai 20%,”.jelasnya. (Nana/Surya).

Bogor

Ratusan PNS Pemerintah Kota Bogor Mengucap Sumpah Janji

IMG-20160524-WA0002

BERIMBANG.COM, Bogor – 323 Pegawai Negeri  Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kota Bogor mengucap sumpah janji sebagai PNS. Mereka berasal dari formasi pelamar umum dan tenaga honorer kategori II. Pengucapan sumpah janji tersebut dipimpin Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman di Gedung Kemuning Gading Bogor. Senin 23/5/2016

Kepada berimbang.com Usmar mengatakan , dibutuhkan konsistensi yang cukup untuk melaksanakan apa yang diucapkan dalam sumpah dan janji. “Sebuah sumpah dan janji mudah untuk diucapkan akan tetapi pada pelaksanannya sering dilupakan,” ungkap Usmar. Saat didampingi  Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Bogor M. Arif Mustofa dan Kepala Inspektorat Kota Bogor Edang Kendana.

Di tempat yang sama Kepala BKPP Kota Bogor Roman Dwi Pujo menjelaskan , pengucapan sumpah dan janji bagi PNS adalah salah satu pembinaan dalam rangka menciptakan PNS sebagai aparatur Negara, abdi Negara dan abdi masyarakat yang berpegang teguh pada  sumpah dan janjinya sebagai PNS. “Sedangkan tujuannya adalah mewujudkan PNS yang memiliki kesetiaan dan ketaatan terhadap Pancasila, UUD 1945, Negara dan pemerintah. Disamping bermental baik, bersih, jujur dan bersatu padu,” ujarnya .

Seluruh PNS yang diambil sumpahnya, dominan Tenaga Pendidik sebanyak 179 orang yang tersebar di SD, SMP dan SMA/SMK di Kota bogor. Selanjutnya 108 Tenaga Teknis Strategis dan 36 Tenaga Medis. “Ada juga PNS yang berasal dari formasi tahun-tahun sebelumnya yang belum mengikuti pengambilan sumpah dan janji PNS. Untuk PNS Golongan I ada 24 orang, Golongan II ada 122 orang dan Golongan berjumlah 177 orang,” paparnya (Irwan /Surya)

BogorJabodetabek

Gelar Operasi Cipkon, Polsek Cijeruk Amankan Minuman Keras

IMG-20160523-WA0000

BERIMBANG.COM , Bogor – Menjelang akan datangnya bulan suci ramadhan, Polsek (Polisi Sektor) Cijeruk menggelar Giat Operasi Cipkon (Cipta Kondisi) di wilayah hukum cijeruk yang membawahi dua kecamatan diantaranya Kecamatan Cigombong dan Kecamatan cijeruk Kabupaten Bogor.

Operasi Cipkon di pimpin Kompol (Komisaris Polisi) Suhartono bersama panit Reskrim dengan melibatkan 5 (Lima) Personil polsek , koramil dan insan Pers.

Kompol Suhartono kepada Berimbang.com mengatakan , sasarannya kali ini adalah Miras (minuman keras) yakni dengan tujuan mengantisipasi adanya tindak kejahatan dan kecelakaan yang dipicu lantaran pengaruh miras.

” Demi menciptakan suasana yang aman dan kondusif beberapa warung jamu di wilayah hukum cijeruk kami geledah, dan kamipun berhasil mengamankan barang bukti berupa 42 botol miras berbagai merk, juga 36 bungkus miras oplosan ukuran  1/2 liter,” ujar Suhartono.

 “Kami berharap semoga di bulan suci ramadhan ini salah satu penyakit di golongan masyarakat bisa berkurang sehingga umat muslim bisa merasakan kenyamanan dan ketentraman”. Ungkapnya (Irwan /Nana /Yosep /Surya)

Bogor

Bubarkan Paguyuban , Camat Taman Sari arogan

IMG-20160521-WA0002

BERIMBANG.COM , Bogor –  Paguyuban kepala desa se-Kecamatan Tamansari di bubarkan, hampir terjadi baku hantam dengan kepala desa dan Camat Tamansari, Ahmad Sofian . Jumat 20/05/2016

Pantauan berimbang.com, Kronologis kejadian bermula ketika beberapa kades kecamatan Tamansari datang ke kantor kecamatan untuk meminta penjelasan adanya surat pembubaran paguyuban kepala desa se-Kecamatan Tamansari.

Lanjut, Akan tetapi  bukanlah jawaban yang didapat melainkan Sikap arogansi dari Camat Tamansari Ahmad Sofian dengan mengusir para kades yang meminta penjelasan , termasuk beberapa media pada saat di kantor Kecamatan Tamansari . (Yosep /Irwan /Nana /Surya)

Bogor

Ratusan Alumni SMP PGRI 1 Cigombong Rayakan Reuni Akbar

IMG-20160515-WA0024

BERIMBANG.COM, Bogor- Alumni sekolah menengah pertama ( SMP) PGRI 1 Cigombong rayakan reuni akbar. Alumni dimulai dari angkatan 1977 sampai 2015, bertempat di sekolah SMP PGRI cigombong, Kabupaten Bogor. minggu (15/05/16).

Beberapa orang mantan tenaga pendidik dan kependidikan juga ikut disertakan pada kegiatan yang diselenggarakan di lapangan bola SMP PGRI 1 Cigombong.

“Ternyata yang datang hari ini lebih dari dua kali lipat dari alumni yang kami targetkan bisa hadir. Artinya panitia telah berbuat maksimal dan para alumni sangat menginginkan acara seperti ini,” terang salah satu Alumni.

Hal senada Ketua panitia, Hartati kepada berimbang.com mengatakan, tujuan di adakan reuni yaitu untuk mempererat tali silaturahmi dan saling tatap muka diantara setiap angkatan.

” Harapan kami para alumni SMP PGRI bisa mendorong untuk kemajuan sekolah, karena dari tahun ke tahun murid di sekolah ini semakin berkurang entah kenapa?,” ujar Hartati.

Lanjut Hartati , Mudah-mudahan dengan di adakannya reuni akbar ini bisa mengharumkan kembali nama baik sekolah agar terdengar oleh masyarakat sehingga banyak anak didik yang ingin masuk kesekolah SMP PGRI ini,” tandasnya (Nana/Irwan)

BogorJabodetabek

Mitra Desa Kabupaten Bogor Bentuk Paguyuban

IMG-20160514-WA0030

BERIMBANG.COM , Bogor – Mitra desa se-Kabupaten Bogor mengadakan acara silaturahim sekaligus pembentukan paguyuban tingkat kecamatan di Jambuluwuk Ciawi Resort . sabtu. (14/05/2016)

Acara tersebut dibuka oleh Tika, selaku perwakilan BPMD dan pembina mitra desa se-Kabupaten Bogor, Iwan Hermawan dari Inspektorat.

Ketua Paguyuban Kabupaten, Fazrul kepada Berimbang.com mengatakan, terbentuknya forum salah satunya bertujuan mempermudah Pemerintah Desa untuk menyelenggarakan pelayanan publik yang mudah, cepat dan transparan.

Lanjutnya, terbentuknya forum merupakan sebuah terobosan baru bagi desa untuk dapat mengelola administrasi, data dan proses pelayanan masyarakat secara cepat dan tepat.  (Irwan/Yosep/Nana/Surya)

Editor ; Iik