Bogor

BogorJabodetabek

Sesosok Mayat Tak Dikenal Gegerkan Warga Kampung Gunung Bongkok

IMG-20170330-WA0070

BERIMBANG.COM, Bogor- Adanya Penemuan sesosok mayat menganaskan tanpa dikenal gegerkan warga kampung Gunung Bongkok, Rt 04 Rw 03, Desa Pasir Buncir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kamis (30/3/17) pagi tadi. Aparat pemerintah Desa dan Kecamatan, Bhabinsa, Bhabinmas serta jajaran Polsek Caringin langsung mendatangin kelokasi.

Salah satu warga setempat Cevi(37) mengatakan, Mayat tersebut pertama kali di temukan oleh dirinya ketika sedang memupuk tanaman jagungnya tiba-tiba mencium bau tak sedap, dan dirinya langsung mencari dimana adanya bau tak sedap di sekitar kebunnya, tak lama kemudian ditemukan sesosok mayat tak di kenal yang mengenaskan di Alur Selokan di area kebunya dengan posisi tengkurap.

" Awalnya mengira itu bau bangkai binatang, dengan penasaran saya mencarinya, setelah ditemukan ternyata itu bau tak sedap mayat tersebut, dan saya langsung memberitau warga lainnya dan aparat memerintah desa," ungkapnya

Kanit Reskrim Polsek Caringin, Ipda Pranolo menerangkan, Setelah ada laporan penemuan mayat pihaknya langsung mendatang kelokasi bersama Kanit Lantas Ipda Sumarno, beserta anggota lainnya untuk memintai keterangan saksi dan mengevakuasi mayat tersebut, evakuasipun langsung di lakukan dan di bantu oleh Sat pol pp kecamatan dan warga setempat.

" Hasil pemeriksaan di lokasi diketahui korban berjenis kelamin laki-laki,  tidak ada tanda bekas luka penganiayaan terhadap korban tersebut, adapun keterangan lain di duga korban sakit jiwa, dan korban tersebut meninggalnya di perkirakan sekitar sudah semingguan, kami langsung bawa korban tersebut ke RS Ciawi untuk dilakukan Otopsi," terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasir Buncir Komarudin Jaelani mengatakan, Dengan adanya penemuan mayat di wilayah pemerintahanya dirinya langsung menghimbau kepada warga masyatakat. " Apabila masyarakat ada yang merasa kehilangan anggota keluarga di harapkan untuk datang kelokasi atau Kantor Desa  barang kali ada yang mengenali korban tersebut," ujarnya. (Na/Sef/Wan)

 

BogorJabodetabek

Akhirnya Polres Bogor Tetapkan Status Tersangka Kasus Pungli Proyek Tol Bocimi

IMG-20170327-WA0023

BERIMBANG.COM, Bogor- Kepolisian Resor Bogor menetapkan status Tersangka  Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan Pasal 378 K.U.H.Pidana dan atau Pasal 372 K.U.H.Pidana dalam penetapan tersangka kasus penipuan dan atau penggelapan (Pungli) dalam pemberian ganti rugi proyek tol BOCIMI.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat (07-10-2016) jam 15.43 WIB di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor Jl. Tegar Beriman Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor.
            
Adapun korban dalam kasus ini yaitu Asep Agung Gumelar, Herman, Asep Setiawan, H. Ahmad Hidayat, Apud serta beberapa orang warga lainnya yang telah mengirimkan uang kepada tersangka dengan jumlah sekitar +25 (Dua Puluh Lima)/ orang. 

Dalam hal ini Kepolisian Resor Bogor telah menangkap (A/36) warga Desa Watesjaya Kabupaten Bogor.
        
Polres Bogor berhasil menyita Barang Bukti berupa 1 (Satu) lembar Laporan Transaksi Rekening Bank BRI,  1 (Satu) bundel lembar Laporan Transaksi Rekening Bank BRI, 1 (Satu) bundel lembar Laporan Transaksi Rekening Bank BRI, 1 (Satu) bundel lembar Laporan Transaksi Rekening Bank BRI,

 Kemudian 1 (Satu) bundel lembar, laporan Transaksi Rekening Bank BRI dan Berkas Dokumen Asli Data Validasi Pemberian Ganti Kerugian Dalam Bentuk Uang Bagi Warga Desa Wates Jaya Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor Penerima Ganti Rugi Bangunan Yang Berada Di Atas Tanah Milik PJKA, Berkas Dokumen Asli Daftar Nominatif Pemberian Ganti Kerugian dalam Bentuk Uang Bagi Warga Desa Wates Jaya Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor Penerima Ganti Rugi Bangunan Yang Berada Di Atas Tanah Milik PJKA.

Surat Pernyataan Kepala Desa Wates Jaya Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor Beserta Lampiran Identitas Warga Penerima Ganti Rugi Bangunan Yang Berada Di Atas Tanah Milik PJKA, Laporan Hasil Pendataan Dan Penilaian Bangunan Milik Warga Desa Watesjaya Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor Terhadap Bangunan Yang Berada Di Atas Tanah Milik PJKA yang Dilakukan Oleh Dinas Tata Ruang Dan Pemukiman Kabupaten Bogor.

Disita dari Tersangka (A/36) 1 (Satu) bundel lembar Laporan Transaksi Rekening Bank BRI atas nama tersangka (A), yang dikeluarkan oleh Bank BRI tanggal 16 Februari 2017.    

Tersangka awalnya mengaku sebagai  Korlap yang dibentuk oleh Desa Wates jaya Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor yang bisa membantu percepatan pengurusan proses ganti rugi serta menjanjikan bisa menaikan nilai ganti rugi untuk tanah, bangunan serta tanaman warga yang terkena lintasan proyek pembangunan jalan tol BOCIMI dan menjelaskan kepada warga apabila warga mengurus prosesnya sendiri akan sulit karena ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, sedangkan apabila memakai jasa mereka maka akan terima beres namun dengan konsekuensi warga penerima ganti rugi diharuskan menyerahkan uang sebesar 10 % dari nilai ganti rugi dengan alasan uang tersebut nantinya untuk biaya administrasi, biaya korlap, biaya untuk Pihak Desa dan biaya untuk Pihak Kecamatan.

Namun faktanya pihak Desa Watesjaya tidak pernah menunjuk ataupun membentuk korlap tersebut serta dalam proses pemberian ganti rugi sama sekali tidak dipungut biaya apapun (Gratis) serta harga yang ditawarkan oleh Panitia Pembebasan Tanah (P2T) kepada warga sejak awal tidak pernah berubah.
Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa tersangka telah menerima uang dari warga sebanyak +25 (Dua Puluh Lima)/ orang dengan cara ditransfer ke rekening milik tersangka dengan jumlah total sekitar  berjumlah Rp. 169.870.000,- (Seratus Enam Puluh Sembilan Juta Delapan Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah) yang kemudian tersangka pergunakan untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari. 
            
Pihak Kepolisian telah menerima laporan Polisi dari pihak korban, melakukan pemeriksaan para saksi yang terkait dengan perkara tersebut, melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, melakukan penyitaan terhadap barang bukti berkaitan dengan perkara tersebut, melakukan proses penyidikan terhadap perkara tersebut.(Na)

 

BogorJabodetabek

500 Anak Raudhatul Athfal Unjuk Kebolehan Di Ajang Kreasi Seni Agama Dan Olahraga

IMG-20170326-WA0157

BERIMBANG.COM, Bogor- Sekitar 500 anak Raudhatul Atfhal(RA) unjuk kebolehannya dalam Ajang Kreasi Seni Agama dan olah Raga(Aksera) sekecamatan Cijeruk dan Cigombong RA Pengurus Cabang(RA PC XX), Acara yang bertempat di halaman kantor Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Sabtu (25/3/17)

Ketua Panitia Erni Jien mengatakan, Pelaksanaan Aksera sebagai mencari bakat dan potensi siswa dalam berkreatifitas, ada enam perlombaan dalam Aksera kali ini, seperti kreasi Seni, Pildacil, Puisisasi Al,Quran, lomba ketangkasan, da Mewarnai. " ini sebagai ajang tali silahtuhrami juga antara anak didik dan guru RA di dua Kecamatan, juga sebagai penilaian seberapa berhasil kita dalam mendidik anak, dan terbukti disini, para guru RA  berhasil mendidik siswanya dengan baik, saya melihat kreasi mereka dalam berlomba cukup baik, dan banyak inovasi yang mereka dapat," ujarnya

Erni menambahkan, setiap tahun masyarakat makin berminat untuk mendidik anaknya ke RA dan semakin meningkat, maka dari itu untuk kedepanya dirinya dan rekan guru RA akan terus meningkatkan Kreatifitas guru agar kwalitas dalam mengajar sudah tidak di ragukan lagi.

" Kami akan terus berinovasi dalam mendidik anak didik kami, baik pelajaran agama, maupun pelajaran umum, sehingga anak-anak RA menjadi anak generasi Bangsa yang berprestasi, Cerdas, serta Berahlak Baik," pungkasnya

Ipah Latipah Kasie Kesra Kecamatan Cijeruk merasa bangga dengan Aksera tahun ini, karena tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, murid RA dalam menampilkan kreasinya sangat memukau dan percaya diri. ," bagus dan sangat memukau, bakatnya sangat baik, dan saya sangat bangga atas mereka, dengan percaya diri yang tinggi anak-anak unjuk kemampuannya, hebat sekali mereka ini," ungkapnya. (Na/Wan)

 

BogorJabodetabek

PP Kecamatan Sukamakmur Berkarya Bersama Dangiang Sunda Dedi Mulyadi

IMG-20170323-WA0161

BERIMBANG.COM, Bogor – Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Sukamakmur bersama jajarannya ikut berkarya bersama dangiang sunda Dedi Mulyadi di halaman kantor Desa Sukamakmur, tepatnya di Jalan Raya Kutamakmur, Kampung Cihanjawar RT 002/003 Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor ( 22/03/2017).

Acara ini dihadiri oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kiai Jujun Junaedi, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Amin Sugandi dan M Nurdin, Kepala Desa, Camat, Kapolsek, Danramil dan warga masyarakat Kecamatan Sukamakmur.

Ketua ranting PP Desa Sukamakmur merangkap staf Desa Doni yang akrab di panggil Jadul mengatakan, acara ini sangat mendadak diadakan,  bahkan dikasih waktu dua hari oleh Kades Sukamakmur H Ansori Setiawan untuk mengatur/mengondisikan tempat dan keamanan, antisipasi supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, Alhamdulillah acara tersebut berjalan lancar dan kondusif aman.

Hal yang sama dikatakan Ketua PAC Pemuda Pancasila H Ringgi Zaeni Ikbal, atas nama keluarga besar Pemuda pancasila sekecamatan kutamakmur, selalu siap untuk terjun untuk mensituasikan kegiatan, pengawalan, menjaga keamanan, intinya menjaga kenyamanan disetiap acara yang diadakan di wilayah sekecamatan sukamakmur dan selain itu tidak berkaitan dengan unsur politik, hanya sebatas itu.

Harapan kedepannya Pemuda Pancasila sekecamatan sukamakmur selalu bersinergi dan tak pandang baju (ahmad).

 

BogorJabodetabek

Kapolres Bogor Tegaskan Bentrok Sopir Angkot Dan Ojeg Online “Hoax”

IMG-20170323-WA0069

BERIMBANG.COM, Bogor- Usai mendengar arahan langsung dari Kapolri melalui Video Conference terkait Sosialisasi Permenhub Nomor 32 Tahun 2016 di Aula Polres Bogor, pada Selasa (21/3/17). Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dishub Kabupaten Bogor Edi Wardhani, Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor Wawan Munawar Siddik, Organda Kabupaten Bogor, dan perwakilan dari beberapa komunitas driver angkutan transportasi online.

Kapolres Bogor siap menindak tegas oknum yang melakukan tindakan anarkis pada gesekan yang terjadi antara angkutan transportasi konvensional dengan angkutan transportasi online. Hal tersebut ditegaskan Kapolres Bogor AKBP Andi Moch. Dicky

Dicky menyampaikan berita yang berkembang di media sosial tentang adanya kericuhan dilapangan yang terjadi antara pengemudi angkutan transportasi konvensional dengan pengemudi angkutan transportasi online di wilayah Kabupaten Bogor merupakan berita hoax. Hal tersebut dikarenakan, kericuhan yang terjadi berlokasi di wilayah hukum Kota Bogor.

"Saya dan jajaran kemarin hingga hari ini terus memantau kondisi di lapangan, tidak ada itu kericuhan di wilayah hukum Polres Bogor Kabupaten. Yang sebenarnya terjadi adalah adanya pemberhentian angkutan umum Kabupaten Bogor di wilayah perbatasan oleh beberapa driver yang sedang demo agar tidak melintasi wilayah Kota Bogor. Tidak ada yang namanya kekerasan seperti yang  beredar di media sosial, Saya juga pastikan bahwa angkutan konvensional yang ada di Kabupaten Bogor tetap beroperasi seperti biasa, tidak ada yang mogok massal" terang Dicky

 Selain itu dirinya juga menegaskan, dirinya tidak segan-segan untuk menindak tegas oknum yang melakukan tindakan melawan hukum dalam menyampaikan aspirasinya, begitu juga sebaliknya apabila adanya serangan balasan yang dilakukan oleh pengemudi online.

 "Silahkan menyampaikan aspirasinya, tapi jangan ada sweeping-sweeping, itu sama saja memaksakan kehendak. Apabila terjadi kita tidak segan-segan untuk menangkap oknum tersebut" tegas Dicky

Terakhir Dicky mengapresiasi langkah Organda Kabupaten Bogor dan komunitas driver angkutan online di Kabupaten Bogor yang turut menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Bogor dan tetap melayani masyarakat seperti biasanya.

"Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada Organda Kabupaten Bogor yang tetap melayani masyarakat atas kebutuhan angkutan umum, begitu juga dengan angkutan online yang menahan diri untuk tidak melayani orderan di beberapa tempat yang berpotensi menyebabkan gesekan dengan angkutan konvensional serta tidak menggunakan atribut angkutan online. Intinya kita harus sama-sama saling menahan diri sampai Permenhub ini diterapkan nanti" ucap Dicky

Sementara itu Kadishub Kabupaten Bogor Edwi Wardhani menjelaskan, dengan diterapkannya Permenhub Nomor 32 Tahun 2016 pada tanggal 1 April 2017, merupakan jawaban atas konflik yang belakangan ini terjadi antara angkutan transportasi konvensional dengan angkutan transportasi berbasis online.

"Pemerintah telah berusaha membuat regulasi yang fair untuk kedua belah pihak, jadi jangan ada yang berpikir kita ini memihak salah satu. Saya tegaskan Pemerintah berada di tengah-tengah. Untuk regulasi di Kabupaten Bogor tentunya nanti akan kita rumuskan agar regulasi yang dikeluarkan benar-benar untuk kebaikan dua berkaitan," tegas Edwi.(Na)

 

BogorJabodetabek

Truck Pengangkut Aqua Terguling Di Jalan Raya Sukabumi Bogor

IMG-20170323-WA0033

BERIMBAMG.COM, Bogor- Satu Unit kendaraan Truck AQUA Fuso tabrak pembatas tengah jembatan sehingga Truck tersebut terguling. Kejadian tersebut diperkirakan Pukul 5:30 Wib, di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di Jembatan Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Rabu (22/3/17) pagi tadi

"Dari arah Bogor menuju Sukabumi truck Aqua Fuso dengan No Polisi B 9309 KJU, tiba-tiba menabrak pembatas tengah jembatan lalu terguling ke arah kiri jalan  dan Bumper truck tersebut terlepas menimpa kendaraan jenis Suzuki AVF sehingga mengalami rusak bagian kaca depan," Ujar Ipda Sumarno, Kanit Lantas Polsek Caringin kepada berimbang.com

Sumarno menerangkan, dirinya beserta anggotanya langsung mendatangi ke lokasi kejadian untuk mengatur lalulintas dan meminta keterangan saksi. Adapun identitas yang di dapat, Sopir truck Aqua tersebut An Pendi (40) Alamat Kampung sukasenang Tasikmalaya, dengan Luka pada Dada sesak, jari kaki kanan luka lecet, dan Kendek An M.Alfian (20)Alamat Kampung Kongsi Rt 03 Rw 05, Desa Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kab Sukabumi, dengan Luka Sobek pada pelipis kiri.

" Setelah mendapat laporan kecalakaan; kami beserta Anggota langsung ke lokasi, dan membantu Evakuasi korban dan mendata identitasnya," pungkasnya

Kecelakaan tersebut langsung ditangani oleh Laka Polres Bogor Wilayah Ciawi, hingga berita ini di turunkan belum di ketahui penyebab kecelakaan tersebut. (Na/Wan)

 

BogorJabodetabek

Peringati Hari Air Sedunia, Bupati Bogor Adakan Penanaman Pohon

IMG-20170322-WA0001

BERIMBANG.COM, Bogor– Bupati Bogor Hj Nurhayanti dan Balai Besar Wilayah Sungai(BBWS) Ciliwung-Cisadane adakan kegiatan penanaman pohon, dalam rangka Peringati Hari Air Se-Dunia, acara yang berlokasi di Danau Lido, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Selasa (21/3/17)

Kegiatan tersebut merupakan pedulinya terhadap Lingkungan, dan di hadiri juga oleh unsur Muspida Kabupaten Bogor, Muspika Kecamtan Cigombong, perwakilan pejabat Direktorat Jenderal Air dan Sumber Daya Mineral Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, PT. MNC Land, Kapolsek, Danramil Cijeruk-Cigombong, dan tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan ini sesuai yang di instruksi oleh kementerian, karena kondisi Danau Lido mulai menyempit akibat sedimentasi. “Danau Lido akan dinormalisasikan kembali dan bekerja sama dengan pihak MNC Land. Soal pendangkalan akan dilakukan pengerukan dan di sekitaran danau dilakukan penanaman pohon agar konservasi alam tetap terus terjaga dan bersih,” ujar Kepala BBWS Ciliwung-Cisadane, Tengku Iskandar kapada wartawan

Sementara itu,  Bupati Bogor, Nurhayanti berharap kegiatan ini menjadi pusat perhatian untuk rehabilitasi dan konservasi air tanah serta jadi model pengelolaan lingkungan berdimensi pemberdayaan masyarakat.

“Saya himbaukan kepada semua lapisan masyarakat agar senantiasa bisa menjaga lingkungan sekitarnya, dan punya rasa memiliki dengan menjalin kerja sama yang kuat antara masyarakat dengan pihak pemerintah karena menjaga lingkungan merupakan  tanggung jawab bersama,” ucapnya

Camat Cigombong Basrowi,  menyambut baik dengan kegiatan tersebut, dalam rangka peringatan hari Air Se-Dunia ini Bupati Bogor hadir, dan BBWS adakan penanaman pohon di sekitar danau Lido itu semua merupakan peduli lingkungan." Dengan adanya penanaman pohon ini saya harap masyarakat Cigombong bisa menjaga dengan lebih baik lagi dan punya rasa memiliki, terutama menjaga lingkungannya," harapnya. (Na/Wan)

 

BogorJabodetabek

Angkot Jurusan leuwiliang Cipanas Lakukan Konvoi Tuntut Kebijakan Pemerintah

IMG-20170321-WA0073

BERIMBANG.COM, Bogor- Angkot Leuwiliang-Cipanas melakukan konvoi ke balai Kota Bogor, puluhan angkot tersebut untuk menuntut kebijakan pemerintah, dalam hal ini Dinas Perhubungan, yang lebih menguntungkan bagi mereka, khususnya dalam sengitnya kompetisi melawan angkutan ojek online.

Para sopir angkot mempertanyakan perizinan jasa transportasi online, dan mereka akan terus melakukan aksi mogok massal sebelum ada kebijakan yang menguntungkan bagi mereka sebagai sopir angkot.

“Kami tidak akan berhenti demo sebelum ada kebijakan yang menguntungkan pihak kami karena kami yang jelas-jelas memiliki jalur,” ungkap salah satu pendemo, Komeng, kepada wartawan. Selasa (21/3/17)

Sementara itu, salah satu petugas dinas perhubungan Muhammad mengatakan, iring-iringan angkot yang berangkat dari Bogor Barat untuk mendatang Kantor Balai Kota Bogor sempat membuat macet lalu lintas jalan yang dilalui rombongan tersebut. (Na/Wan)

 

BogorJabodetabek

Kasus Pungli Tol Bocimi Mandek, CBA Minta Polisi Serius Menanganinya

IMG-20170321-WA0036

BERIMBANG.COM, Bogor- Berlarut-larutnya proses penanganan kasus pungutan liar (pungli) pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Bocimi di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, yang ditangani Satreskrim Polres Bogor, menjadi bola liar yang memunculkan asumsi negatif dari berbagai kalangan.

Direktur Center For Budget Analysis (CBA) Ucok Sky Khadafi kembali mendesak agar polisi serius dan bersikap profesional dalam mengungkap kasus tersebut sehingga para pelaku yang terlibat pungli bisa secepatnya diseret ke penjara.

" Polisi terkesan tidak serius dalam menangani kasus itu, buktinya sampai saat ini tidak ada satupun pelaku yang ditahan," kata dia saat dihubungi via selulernya, kemarin.

Menurut dia, lambannya penanganan kasus pungli tol Bocimi membuat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian, padahal pemberantasan praktik pungli berikut penanganan kasus secara optimal merupakan paket kebijakan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla dibidang hukum yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan publik.

" Belum dilakukannya penahanan terhadap IT selaku bendaraha Desa Wates Jaya dan ES yang menjabat sebagai Ketua RT, membuat masyarakat khususnya warga penerima Uang Ganti Rugi (UGR) yang jadi korban pungli semakin tidak percaya terhadap penegakan hukum," imbuhnya.

Ia juga meminta polisi untuk segera melakukan penahanan apalagi kedua orang tersebut (IT dan ES) disebut-sebut sudah menjadi tersangka dan penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta mengantongi alat bukti berupa buku tabungan milik para penerima UGR, sehingga tujuan dari program kebijakan pemerintah dibidang hukum tidak gagal.

Tak hanya itu, Ucok pun mendesak Divisi Propam Polda Jabar dan Mabes Polri turun tangan sebagai fungsi pengawasan diinternal kepolisian.

" Propam Polda Jabar dan Mabes Polri harus turun tangan untuk meyelidiki apakah ada keterlibatan oknum polisi dalam kasus pungli tol Bocimi, sehingga penanganannya terkesan lamban," pintanya.

ES Ketua RT03/03, Kampung Pangatian Desa Wates Jaya, mengakui jika dirinya sudah menerima uang dari para penerima UGR usai pencairan dalam proses pembebasan lahan. Uang yang terkumpul, kata dia lagi, diserahkan kepada IT selaku bendahara desa  untuk biaya koordinasi dengan sejumlah intansi. 

" Iya memang saya terima, tapi semua uang yang terkumpul diserahkan kepada IT. Katanya sih, dana itu juga digunakan untuk biaya koordinasi," ungkapnya.

Untuk diketahui, praktik pungli di Kabupaten Bogor terbilang sangat tinggi. Sejak November 2016 hingga Februari 2017 saja, Tim Saber Pungli telah berhasil mengungkap 44 kasus pungli dan menyita uang haram hasil pungli sebesar Rp7.985.000 sebagai barang bukti. Dalam pemberantasan pungli, Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi intansi yang paling sering berhubungan dengan Tim Saber Pungli terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bumi Tegar Beriman. (Na)

 

BogorJabodetabek

Sopir Angkutan Umum Dan Ojek Online Bentrok Di Bogor

IMG-20170320-WA0204

BERIMBANG.COM,  Bogor –Bentrok antara sopir Angkutan Konvensional dan Driver Ojek Online di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, tepatnya depan RS Hermina Taman Yasmin sekitar pukul 18.30 WIB. Mengakibatkan mogoknya Angkutan Kota(Angkot) di Kota Bogor. Senin (20/3/17)

Hasil Keterangan yang di dapat di Tempat Kejadian Perkara(TKP) Irman, salah satu saksi mengatakan, terjadinya insiden saling serang antara para sopir angkot dengan driver ojek nonline mengakibatkan dua unit angkot trayek 32 jurusan Cibinong – Pagelaran yang di kemudikan Ujang dan Bacun mengalami rusak yang begitu parah.

" Saya lihat angkot yang sedang jalan dan membawa penumpang di berhentikan paksa oleh para driver ojek online, penumpangnya di turunkan lalu angkot tersebut di rusak dan sopirnya langsung lari menyelamatkan diri," ujar Irman saat di lokasi kejadian

Irman menambahkan, Informasi yang di dapat, kejadian ini adalah aksi balasan, karena pagi ada driver ojek online yang di berhentikan, ketika driver tersebut mau di pukuli berhasil melarikan diri. Suasana yang mencekam di Taman Yasmin membuat semua orang ketakutan, sehingga toko swalayan Giant Yasmin kota Bogor pun ditutup sementara.

" Pihak keamanan swalayan melarang pengendara roda dua dan roda empat masuk ke area Giant akses pintu msuk, pada saat itu di jaga sangat ketat," tutupnya.

Untuk meredam aksi bentrokan dua kubu antara sopir angkot dan driver ojek online tersebut, pihak Polresta Bogor Kota menurunkan Anggotanya ke lokasi kejadian. (Na/Wan)