BERIMBANG.COM, Depok – Ketua Paguyuban Wartawan Depok (PWD), Ferry Sinaga meminta kepada Walikota maupun Wakil Walikota Depok untuk memberikan teguran keras kepada jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang terkesan bermain-main dengan penegakkan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku di Kota Depok.
Dikatakan Ferry, semenjak Satpol PP dipimpin Dudi Mi’raz Imaduddin, penegakkan Perda terkesan tebang pilih dan hanya berani memberangus kesalahan yang dilakukan oleh masyarakat kecil saja.
“Contohnya terkait keberadaan bangunan liar (Bangli) disepanjang jalan Raya Bogor (Mulai dari Simpangan Depok sampai dengan perbatasan Bogor, red). Kalau Satpol PP mau tegas, kan banyak sekali tuh bangunan yang menyalahi aturan. Tetapi kenyataannya, Satpol PP terkesan hanya berani menertibkan lapak Pedagang Kaki Lima nya saja, sementara bangunan Ruko “bodong” yang berada di Km. 38 (Seberang Hotel Uli Artha) yang juga berdiri di sempadan sungai justru terkesan dibiarkan. Hal ini jelas menjadi pertanyaan besar dari teman-teman wartawan”, ujar Ferry dengan nada heran, Selasa (14/11/2017).
Lebih jauh Pendiri Komunitas Jurnalis Indonesia (KJI) Kota Depok ini mengatakan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Manto Jorghi serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS), Yulistiani Mochtar terkait keberadaan bangunan ruko tak berijin itu.
“Berdasarkan informasi yang saya gali dari dua dinas tersebut, diketahui bahwa bangunan ruko milik Tugino Eto Susanto itu tidak mengantongi ijin sebagaimana mestinya. Selain itu, ruko yang berdiri di bibir sungai Kali Baru tersebut juga menyalahi Peraturan terkait Garis Sempadan”, ungkap Ferry.
Ferry juga mengaku heran dengan Satpol PP Kota Depok yang justru “ngotot” akan memberangus lapak-lapak pedagang kaki lima di sepanjang jalan raya Bogor.
“Bangunan ruko yang tidak memiliki ijin dan jelas menyalahi aturan selama bertahun-tahun kok malah dilindungi, sementara lapak-lapak pedagang kecil justru diancam bongkar. Saya jadi curiga dengan Satpol PP Depok”, pungkas Ferry. (Red)
BERIMBANG.COM, DEPOK,-Dua orang kontraktor saling cekcok di ruang kantin Di gedung Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat. Kejadian yang sempat mengundang perhatian para pengunjung kantin itu, diduga lantaran soal kegiatan proyek yang tak kunjung didapat.
"Kembalikan uang saya 8 juta, mana janji proyek yang mau dikasih,”, kata salah seorang wanita yang terlihat emosi kepada K, seorang kontraktor asal Depok, di ruang Kantin Pemkot, Kamis,(15/11).
Seorang wanita yang terlihat emosi itu terlihat memaki K dengan ucapan kasar. Saat itu, didepan K, sang wanita juga mengatakan akan membawa persoalan itu pada pihak kepolisian lantaran merasa miliki bukti pemberian sejumlah dana yang dikirim melalui transfer.
"Saya akan laporkan kamu (K-red) ke polisi. Beserta barang bukti transfer pengiriman uang,”, ketus sang wanita itu dihadapan seorang kontraktor K, seperti dilansir detikini.id
Merasa disudutkan K, justru mempersilahkan sang wanita yang merasa dirugikan itu untuk melapor pada pihak yang berwajib. "Silahkan saja laporkan saya ke polisi,”, tegas salah seorang kontraktor K, pada wanita itu.
Lantaran suasana gaduh yang ditimbulkan antara kedua belah pihak yang berselisih paham itu, akhirnya mengundang perhatian pengunjung lain di ruang kantin Gedung Baleka II Pemkot Depok. (Ko)
BERIMBANG.COM, Bogor- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, melaksanakan Sosialisasi Bank Sampah di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, rabu (15/11/17.
Sosialisasi dilaksanakan di ruang Aula Kanto Desa Pasir Jaya, hadir dalam acara tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Bendahar Asosiasi Bank Sampah Kabupaten Bogor, Kasie Ekbang Kecamatan Cigombong, Kepala Desa Pasir Jaya, Satgas Lingkungan Kecamatan Cigombong, Kader, Serta Ketua Rt/Rw Se-desa Pasir Jaya.
Kades Pasir Jaya, Gina Garmina, menyambut baik adanya Sosialisasi Bank Sampah ini, karena selama ini warga kesulitan dalam menangani sampah, dengan adanya sosialisasi ini kesulitan warga dalam menangani sampah dapat tertangani dengan baik.
Selama ini warga masyarat berusaha menangani sampah dengan adanya Masyarakat Peduli Lingkungan (Mapeling) yang masih berjalan hingga sekarang
" Pemerintah Desa dan warga masyarakat Pasir Jaya terus konsisten dalam penanganan sampah, Sosialisasi ke warga atau melalui spanduk telah kami laksanakan sehingga masalah sampah bisa di tangani walaupun masih minim. Mudah mudahan ditambahnya dengan adanya Sosialisai Bank Sampah ini masyarakat bisa menangani sampah dengan maksimal," ujar Gina kepada wartawan.
Sementara itu, Aan Sugar Kasie pengurangan sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor mengatakan, Dengan adanya Sosialisasi ini warga Kabupaten Bogor dapat memilah sampah baik itu sampah Organik ataupun non Organik.
"Setelah dipisah oleh masyarakat sampah itu akan berkurang maka beban angkutakan semakin sedikit sehingga mengurangi gundukan ditempat penbuangan sampah, harapannya sampah ini tidak menjadi masalah lagi di Kabupaten Bogor. Untuk sosialisasi bank sampah di Kecamatan Cigombong baru dua Desa, yaitu Desa Tugu Jaya dan Desa Pasir jaya," ujarnya. (Wan/Zenal)
BERIMBANG.COM, Depok – Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Depok melakukan kunjungan silaturahim dengan jajaran pimpinan PDAM Tirta Asasta yang diwakili oleh Direktur Umum EE Sulaeman, Spv Komunikasi dan Pelayanan Pelanggan Ratih Ditta Sugiarthi dan Manajer Pemasaran Imas Dyah Pitaloka, Kamis (9/11/2017).
Dalam kesempatan tersebut, EE Sulaeman mengucapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan Sekber Wartawan Depok dan berharap kedepannya akan terjalin sebuah sinergitas yang baik untuk peningkatan pelayanan terhadap publik.
"Karena kita juga perusahaan publik, tentu saja juga perlu dukungan dari media bagaimana menginformasikan pelayanan kita dengan pelanggan dan stake holder lainnya termasuk mengkomunikasikan dengan Pemerintah Daerah dan Pimpinan daerah lainnya," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Dirum EE Sulaeman juga menyampaikan bahwa untuk memudahkan pelanggan akses pelayanan dari PDAM ke pelangggan, pihak PDAM selain menyiapkan loket pembayaran, juga sudah bekerja sama secara e-channel dan e-banking yang bekerja sama dengan beberapa bank.
"Selain itu juga, pelanggan PDAM saat ini sudah bisa melakukan pembayaran lewat minimarket seperti alfamart dan indomaret atau melalui marketplace seperti tokopedia. Nah khusus untuk pembayaran dengan sistem online ini sudah dimanfaatkan oleh hampir 50 persen pelanggan PDAM," tambahnya.
"Jadi SMR ini kurang lebih berupa aplikasi mobile yang nantinya berfungsi untuk membaca meteran air aplikasi tersebut. Jadi kita ingin kedepannya, melalui SMR tersebut ketika selesai dibaca bisa langsung keluar tagihannya dan bisa di print. Kita juga masih melakukan penyesuaian di SDM kita sendiri untuk lebih menyesuaikan diri dengan teknologi ini," jelas Ditta.
Sistem SMR ini sendiri, aku Ditta, sudah mulai diujicobakan di beberapa wilayah di barat dan timur Kota Depok.
Selain itu, dari pihak Sekber Wartawan Depok juga memberikan beberapa ide dan masukan untuk PDAM Tirta Asasta untuk lebih meningkatkan kualitas produk dan pelayanannya serta untuk memberikan informasi dan komunikasi yang baik antara pihak PDAM dan pelanggan. (Red)
BERIMBANG.COM, Bogor- Setelah mendapatkan laporan dari Bhabinkamtibmas Desa Cimande, Kecamatan Caringin, bahwa di Desa Cimande ada warga yang perlu dibantu. Maka berdasarkan laporan tersebut pihak Polsek Caringin segera melihat dan melaksanakan giat peduli kemanusiaan dengan memberikan bantuan.
"Adanya laporan dari Bhabinkamtibmas tersebut, pihak Kami (Polsek Caringin) memberikan bantuan bahan bangunan untuk Musola Nurul Iman yang berada di Kampung Baru, Rt 17 Rw 04, Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Bantuan yang kami berikan yaitu, 6 sak Semen dan 1kaleng Cat yang langsung diserahkan kepada Ketua Rt 17, bapak Safrudin," ujar Kapolsek Caringin, AKP Fitra Zuanda, Jumat (3/11/17).
Setelah memberikan bantuan material, Pihaknya juga melanjutkan giatnya dengan langsung mendatangi rumah ibu Pipih yang berstatus janda dan memiliki 5 orang anak, yang beralamat masih di Rt 17 Rw 04, Desa Cimande.
"Melihat kondisi Ibu Pipih yang tidak mampu dan kerjanya hanya sebagai buruh tani. ibu dari 5 anak tersebut sangat membutuhkan bantuan. Maka dari itu, kami berikan bantuan berupa sembako, hal tersebut bentuk pedulinya Polsek Caringin terhadap orang yang tidak mampu," ucapnya. (Na)
Polisi saat identifikasi mobil korban kejahatan ditempat kejadian jalan Merdeka, Sukmajaya, Depok, Jabar, Kamis, (2/11) petang.
BERIMBANG.COM, DEPOK, -Salah seorang kontraktor jadi korban modus kejahatan pecah kaca mobil di wilayah Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, usai dari bank BJB Cabang Margonda.
Managgor Nababan, salah seorang kontraktor yang menjadi korban tidak menyangka akan alami kejahatan tersebut. "Sama sekali tidak menyangka, begitu keluar dari bank BJB Cabang Margonda Depok, saya kelokasi proyek dan parkir dipinggir jalan Merdeka ini", katanya, Kamis, (2/11) petang.
Sedianya, dana yang baru diambil dari bank sekitar puluhan juta rupiah untuk keperluan pembayaran gaji para pekerja pun akhirnya raib digondol sang pelaku kejahatan.
"Sekitar jam empat saya parkir mobil, jelang mahgrib baru tahu kalau kaca mobil samping pecah dan ban belakang sebelah kiri sudah kempis,", terangnya dilokasi kejadiannya.
Sebelumnya, jelas Nababan, keluar dari BJB, memang seperti ada yang mengetuk-ngetuk mobil. Karena sebelumnya mau parkir dilokasi proyek tidak bisa, akhirnya kendaraan parkir dipinggir jalan Merdeka.
Dilokasi kejadian, pihak kepolisian Polsek Sukmajaya, ditingkat Polresta Depok terlihat langsung melakukan identifikasi dengan pengambilan sidik jari yang ada dibagian luar kendaraan, ban mobil bagian kiri belakanh disinyalir ditusuk paku oleh pelaku. Pecahan kaca pintu depan sebagai barang bukti ke kantor Polsek Sukmajaya.
Mananggor Nababan, menjadi korban kejahatan pecah kaca, Kamis, (2/11). Saat itu, korban memparkir kendaraan bernopol B 84 BAN dipinggir jalan Merdeka, depan gedung Balai Rakyat. Tas yang sudah diundi jutaan rupiah dikabarkan raib digondol pelaku. [Ko]
Suasana kunjungan Dandim 0508 di Rutan Kelas II B Cilodong, Kota Depok, Rabu,(1/11)
BERIMBANG.COM, DEPOK-Pererat sinergitas antar aparat pemerintahan, Komandan Distrik Militer 0508 Kota Depok, Letkol Inf R. Moch Iskandarmanto, sambangi Rumah Tahanan kelas IIB Cilodong, Depok, Rabu (01/11).
Dalam kunjunganya, Letkol Inf Iskandarmanto mengatakan selain sillaturahmi, kegiatan juga dalam rangka mempererat sinergitas antara aparat di lingkungan Pemerintah Kota Depok.
"Selain melihat aktifitas kegiatan disini, kegiatan ini juga jadi bentuk sinergitas Kodim Depok bersama Rutan Cilodong,", jelasnya.
Kepada warga binaan, Dandim berpesan agar menaati peraturan sehingga kedepan menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara.
Kedatangan Dandim diterima Kepala Rutan kelas IIB Cilodong, Sohibur Rahman beserta jajaran, dan Camat Cilodong, Mulyadi.
Kepala Rutan kelas IIB Cilodong, Sohibur Rahman mengaku senang mendapat kunjungan Dandim Depok beserta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Depok.
"Terim kasih kepada Dandim yang telah meluangkan waktu datang kesini. Semoga kedepan akan semakin tercipta sinergitas yang lebih harmonis,", terang Sohibur.
Kesempatan itu tampak hadir Dansubdenpom, Febri Bobihoe, Danramil 03/Sukmajaya, Kapten Inf Kholidi, Danunit, Evan, dan Babinsa Cilodong.[Ko]
BERIMBANG.COM, Depok – Niatan awal memutuskan untuk masuk dalam bursa Pileg 2009 adalah ingin membuktikan bahwa kaum wanita punya potensi dan kesempatan yang sama serta dapat bersinergi dengan kaum pria. Perjuangan yang membutuhkan kerja keras, ketekunan dan pengorbanan untuk meraih suara terbanyak ini akhirnya membuahkan hasil dengan duduknya beliau sebagai Anggota DPRD Kota Depok masa bakti 2014-2019.
Masa-masa penuh perjuangan dan persaingan telah beliau lewati, baik itu persaingan di internal maupun eksternal partai, apalagi dominasi caleg pria amat sangat berat dirasakan saat itu. Dan saat ini jumlah quota 30 % wanita sudah bisa dilampaui di DPRD Kota Depok.
Beberapa jabatan penting yang diamanatkan kepada beliau saat ini :
1. Anggota Badan Musyawarah
2. Anggota Badan Anggaran
3. Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan
4. Anggota Komisi D, yang mempunyai bidang tugas : 1. Kesehatan, 2. Pendidikan, 3. Kesenian dan kebudayaan, 4. Agama dan sosial, 5. Ketenaga Kerjaan, 6. Keluarga Berencana, 7. Pemuda dan Olah raga, 8. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan 9. Arsip dan Perpustakaan.
Keberadaan beliau di Komisi D yang berkaitan dengan bidang Kesejahteraan Rakyat dirasa sangat cocok dengan apa yang sudah beliau perjuangkan selama ini, khususnya mengenai kegiatan-kegiatan yang telah beliau lakukan untuk kemaslahatan umat.
Menyinggung soal maraknya berbagai komentar dari berbagai pihak mengenai system PPDB yang menuai berbagai konflik di Kota Depok, beliau berpendapat sistem PPDB masih banyak yang harus disiapkan dan dibenahi. Karena sistem yang bagus dan baik jika tidak diiringi kesiapan sarana dan prasarana tentunya akan menjadi tidak baik pula. Idealisme dalam menerapkan sistem PPDB harus dibarengi dengan pemikiran yang realisistis, sehingga amanat undang-undang dasar yang mengamanatkan bahwa rakyat harus mendapatkan hak pendidikan jangan sampai terabaikan.
Qonita Luthfiah berdomisili di wilayah Sawangan Depok sejak tahun 2006, namun secara administratif tercatat berdomisili di Kota Depok pasca resmi dilantik menjadi anggota DPRD Kota Depok tahun 2014. Nama Qonita Luthfiah untuk wilayah Sawangan Bojongsari dan sekitarnya mungkin sudah tidak asing lagi buat masyarakat di sana, sudah banyak kontribusi dukungan moril, tenaga dan materil yang diberikan oleh beliau yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sejak kecil sangat dekat dengan lingkungan dunia pendidikan, tamat SD masuk pesantren DAARUL RAHMAN yang cukup terkenal di wilayah sekitar jalan Senopati Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Lanjut kuliah S1 di salah satu perguruan tinggi di Kota Malang, setelah itu melanjutkan kuliah S2 di UHAMKA Jakarta. Sempat menjadi dosen di perguruan AZAHRA dan menjadi guru di sebuah pesantren.
Sejak menjadi mahasiswi sangat aktif di berbagai organisasi kepemudaan. Tahun 2006 pindah ke Kota Depok dan membuka sekolah SMP dan SMA IT DAARUL RAHMAN 3 DI Bojongsari dengan menerapkan sistem management pendidikan yang bagus. Saat ini sekolah yang beliau dirikan tersebut memiliki jumlah siswa sekitar 1.200 orang dan 94 orang tenaga pengajar. Bisa dibilang 75% hidup beliau diabdikan untuk kemajuan dunia pendidikan.
Setelah lembaga pendidikan yang beliau dirikan sudah kuat landasan pondasi managementnya, beliau mulai mengembangkan diri untuk lebih bermanfaat untuk masyarakat luas. Naluri aktivis dan politikusnya semasa masa kuliah dahulu mulai muncul kembali, pengalaman diri pernah menjadi Timses bapak Wiranto dan bapak SBY pada masa Pilres tahun 2000 menjadi bagian dari modal kepercayaan diri untuk mulai memasuki dunia percaturan politik Indonesia. Paling tidak politik itu bukan hal yang baru buat seorang Qonita Luthfiah, hanya mungkin kesempatan untuk berada dan berkarya di dunia politik itu terbuka lebar ketika beliau berada di Kota Depok. Dan Parta PPP merupakan partai Islam satu-satunya yang menjadi pilihan ideal untuk diri dan keluarga beliau yang memang kental dengan darah Islaminya.
Anak seorang kyai besar ini dilahirkan dari keluarga yang memegang teguh ajaran islam, maka tidak ada pilihan lain selain memilih Partai PPP. Dan bertekad ingin membawa partai PPP berjuang demi ‘Amar Ma’ruf Nahi Mungkar’ dan berusaha menjalankan kebaikan, serta berusaha bermanfaat untuk umat sesuai prinsip ajaran Islam.
Orang paling berjasa dalam perjalanan kehidupan dan karir gemilang seorang Qonita Luthfiah adalah sosok orang tua, keluarga dan suami yang hebat yang selalu memberi motivasi dan support untuk dirinya selama ini. Dan keberhasilan kemenangan dirinya duduk di kursi dewan tidak terlepas dari kesuksesan kerja Timses dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya beliau ucapkan.
Terbiasa menampilkan pribadi yang apa adanya dan tidak berpura-pura serta melakukan interaksi yang bagus ke masyarakat membuat Qonita tidak mempunyai beban hutang moril dan materi serta janji-janji politik ke berbagai pihak.
Sampai saat ini pun beliau aktif turun langsung mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat di sekitar Sawangan dan Bojongsari. Prinsip hidup yang selalu dipegang, “Akan terus berjuang, perjuangan membutuhkan pengorbanan, namun bukan berarti akan menjadi korban. Dan akan terus mengabdi kepada umat semaksimal mungkin sebatas kemampuan diri”.
Himbauan kepada Pemerintah Kota Depok : 1. Pihak Eksekutif dan Legislatif diharapkan harus terus bekerja menjadi yang lebih baik dan hal-hal yang sudah direncanakan tetap butuh evaluasi untuk perbaikan bersama, 2. Harus ada semangat kerjasama kinerja yang lebih baik antara eksekutif dan legislatif, bukan hanya statement saja dan harus ada bukti kongrit.
Menjelang HUT RI ke-72, Ketua DPC Partai PPP Kota Depok ini berpendapat, Dalam mempertahankan dan mengisi semangat kemerdekaan, jangan hanya diisi dengan serangkaian acara seremonial saja, akan tetapi didengungkan dan diimplementasikan semangat kemerdekaan tersebut. Para Pahlawan dalam mencapai kemerdekaan melalui perjuangan yang panjang, air mata dan penuh dengan genangan darah perjuangan, untuk itu kita mempunyai tanggungjawab moral untuk mengisi dan mempertahankan kemerdekaan ini tetap pada rel atau garis perjuangan dasar Negara yakni PANCASILA DAN UUD 45. (Erna Multiningsih)
BERIMBANG.COM, Depok – Dalam Rangka memperingati Sumpah Pemuda, Pemuda Panca Marga ( PPM ) Kota Depok mengadakan tournamen futsal U 13 di Love Futsal Jalan Gadog Raya, Kelurahan Cisalak Pasar Kecamatan Cimanggis Kota Depok dengan peserta sebanyak 38 Tim. Pembukaan Tournamen dilakukan oleh Denny Romulo Hutauruk selaku Ketua PPM Kota Depok. Minggu ( 29/10).
Ketua Panitia, Ridho San mengatakan, Peserta tournamen diikuti oleh sejumlah warga di wilayah Kecamatan Cimanggis, Tapos, Cilodong dan Kecamatan Sukmajaya dan akan berlangsung sampai tanggal 10 Nopember 2017 selanjutnya untuk juara 1, 2, 3 dan 4 diberikan piala serta dana pembinaan termasuk yang mendapatkan top score.
Dalam sambutannya, Ketua PPM Depok, Denny mengatakan pertandingan yang diselenggarakan adalah untuk menggali potensi bakat diusia yang masih muda dibidang olah raga Futsal.
" Selain itu adalah ajang hiburan dan kebersamaan karena usia adik adik generasi milineal yang akan menjadi pemimpin ke depannya serta mencegah perbuatan yang tidak kita inginkan seperti penggunaan narkoba, tawuran antar pelajar dan yang lainnya yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain," ujar Denny.
Lanjut Denny, kegiatan ini juga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolahnya masing- masing karena di selenggarakan dihari libur. Denny juga mengucapkan terima kasih kepada ketua panitia pelaksana, Ridho San dan Ketua PPM Cimanggis, Tumpal sebagai tuan rumah sehingga dapat terselenggaranya kegiatan tournamen Futsal. ( Iik).
W akil Walikota Depok, Pradi Supriatna pada sesi tanya tanya diacara Sarasehan dengan wartawan Depok.
BERIMBANG.COM, BOGOR-Setelah hampir 15 tahun menanti, para insan Pers Kota Depok, Jawa Barat, akhirnya baru dapat 'Angin Segar' soal gedung Balai Wartawan.
Pemerintah Kota Depok akhirnya mulai serius untuk wujudkan Balwan. Hal itu terpapar saat sesi tanya jawab antara para wartawan dengan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sidik Mulyono dan Sekdis Kominfo Adhy Paramudya di kawasan Puncak-Bogor, Jum'at, (27/10).
"Kami serius dalam hal ini. Kami juga ingin punya tempat yang respentatif untuk balai wartawan,", jelas Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna.
Dilanjutkan Pradi, dengan adanya Balwan, tentu akan jadi sarana kerja yang nyaman untuk teman-teman media. Karena masih terkendala untuk penempatan lokasi, maka kita sama-sama berdoa dan hal hal ini akan bisa diwujudkan pada satu atau dua tahun kedepan.
Sementara, Kadiskominfo Depok, Sidik Mulyono, mengatakan untuk mewujudkan Balwan, masih butuh waktu dan diperlukan kesabaran. Karena perlu tahapan.
"Soal perijinan, penganggaran, dan pembangunan harus diurus dulu. Sebelum ada balai wartawan, rekan media bisa ajukan secara online untuk menggunakan ruang ruang milik Diskominfo di gedung Perpustakaan yang dilengkapi wifi, kapasitas 20 orang,", terang Sidik.
Bersama orang nomor dua di Depok, Pradi terlihat sangat ingin segera wujudkan impian para insan pers. Reaksi itu terlihat saat dia langsung aktif kepala diskominfo untuk bisa segera menyusun program kerja.
"Kami, (Wali Kota / Wakil) dan rekan-rekan di parlemen, pasti kami akan dorong. Pak Sidik tolong hal ini segera dibentuk tim sebagai persiapanya,", jelas bang Pradi, sapaan akrab insan pers pada Wakil Wali Kota Depok.
Berkaitan dengan itu, salah satu tokoh Pers di Depok, Jhony Y Kelmanutu, mengapresiasi niat serius pihak Pemkot itu. Dirinya bahkan nyatakan siap mensupport penuh upaya Pemkot realisasikan balwan dan agenda pertemuan antara para OPD bersama insan media secara berkala.
"Pak Wakil dan Kadiskominfo silahkan mulai jalankan programnya, untuk dua hal yang dinanti itu, saya bersama teman-teman berani dan siap dukung, bila perlu kita akan gelar aksi protes jika ada kendala di badan anggaran", jelas jhony, seraya disabut riuh tepuk tepuk tangan dari seluruh peserta acara
Acara Media Gathering secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Depok. Acara dihadiri sekitar 150 orang insan Pers Kota Depok. Lantunan lagu Indonesia Tanah Air Beta secara bersama, jadi sesi awal diacara itu. (Ko)