Minggu, April 26, 2026
Beranda blog Halaman 52

Bogor Festival Koperasi Digelar Di Alun – Alun Desa Ciburayut Kecamatan Cigombong, Dalam Rangka Hari Jadi Koperasi Ke-77

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Dalam rangka kegiatan perayaan Hari Koperasi yang ke-77, 2024. Tingkat Kabupaten Bogor menggelar “Bogor Festival Koperasi” yang bertempat di Alun – Alun Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Kegiatan Bogor Festival Koperasi tersebut di meriahkan dengan berbagai macam rangkaian kegiatan selama dua hari, pada rabu 24 Juli sampai kamis 25 Juli 2024. Acara tersebut sehingga menarik perhatian banyak pihak, mulai dari pengurus koperasi, masyarakat yang bergerak di bidang UMKM, serta masyarakat umum, sehingga dihadiri langsung Pejabat Daerah. Penjabat (PJ) Bupati Bogor Asmawan Tosefu hadir sebagai tamu kehormatan sekaligus pembuka acara. Rabu (24/07/2024)

Dalam sambutannya, PJ Bupati Bogor Asmawan Tosefu, menyampaikan pesan dari Menteri Koperasi RI yang menekankan pentingnya koperasi sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Menteri Koperasi RI mengajak semua koperasi untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi digital demi meningkatkan daya saing di era modern ini. Selain itu, koperasi diharapkan dapat memainkan peran penting dalam membangun ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Disamping itu. Pada momen hari koprasi yang ke 77 tersebut, PJ Bupati Bogor mengungkapkan sebagai bentuk kabar gembira untuk masyarakat Kabupaten Bogor pada hari ini melakukan Kick off program keuangan daerah Kabupaten, yaitu Samisade (Satu Miliar Satu Desa) dalam bentuk dukungan infrastruktur untuk pembangunan Pemerintah Desa.

“Jadi bagi Desa – Desa yang sudah siap terkait program Samisade untuk melaksanakan/dimulai program ini. Jadi pada hari ini bersejarah buat warga masyarakat Kabupaten Bogor dihari Koprasi ke 77 ini di Kick off juga Program Smisade,” ucap Pj Bupati Bogor.

Di tempat yang sama, Camat Cigombong R.E Irwan Somantri S.STP menyatakan rasa bangganya atas pelaksanaan Hari Koperasi tingkat Kabupaten Bogor yang diadakan di Alun-alun Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, yang mana Alun-alun Desa Ciburayut kecamatan Cigombong ini terpilih menjadi lokasi Hari Koprasi yang ke 77 tingakat Kabupaten.

“Tentunya kami sebagai Pemerintah Kecamatan Cigombong sangat mengapresiasi antusias dan partisipasi masyarakat, dan berharap acara ini dapat semakin memperkuat peran Koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dan umumnya,” Ungkapnya.

Sementara itu, Kepapala Desa Ciburayut, Duloh S.Sos menambahkan bahwa acara ini adalah bukti nyata dari semangat gotong royong dan kebersamaan yang masih kuat di masyarakat.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi Ciburayut sendiri, serta Desa – Desa lain untuk terus memberdayakan Koperasi dan meningkatkan perekonomian lokal,” Ucapnya.

Dalam acara Bogor Festival Koperasi tersebut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik, seperti pameran produk-produk unggulan Koperasi dari berbagai daerah yang ada di kabupaten Bogor, seminar kewirausahaan, dan hiburan rakyat. Antusiasme peserta dan pengunjung sangat tinggi, menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk memajukan koperasi di Kabupaten Bogor.

Hari Koperasi ke-77 menjadi momentum penting bagi koperasi di Kabupaten Bogor untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan anggotanya serta masyarakat luas. PJ Bupati Bogor Asmawan Tosefu didampingi Porkopimda dan Camat Cigombong melakukan penanaman bibit cabe dengan tujuan untuk mengembalikan inflasi di Kabupaten Bogor dan peninjauan stan – stan produk UMKM yang ada dipasarkan di Alun – Alun Desa Ciburayut.

Dalam bentuk rangkaian acara tersebut, pada malam harinya dengan menampilkan pagelaran wayang golek, dan untuk acara hari ke-2 dengan mengadakan kegiatan jalan sehat, senam, hiburan musik, serta kegiatan lainnya.

(Na)

Bikin Resah, Tomas Banjarwaru Minta Polisi Tidak Geng Motor

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Ketua RW05 Kampung Banjarwaru, Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Dedi Supriadi meminta aparat kepolisian bertindak tegas terhadap geng motor yang akhir-akhir ini membuat resah masyarakat pasca aksi tawuran antara puluhan anggota geng motor dengan warganya pada Rabu 17/07/2024 sekitar pukul 02.00 dini hari.

” Kejadian ini sudah menimbulkan keresahan di masyarakat. Aparat kepolisian harus segera bertindak, sebelum ada korban jiwa,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (18/07).

Pria yang akrab disapa Porong itu menambahkan, aksi tawuran antara geng motor dengan warga di Desa Banjarwaru kerap terjadi, hingga saat ini pemicunya pun tidak jelas. Untuk itu, kata dia lagi, aparat kepolisian dan instansi terkait harus segera bertindak serta giat mengadakan patroli secara rutin.

” Kejadian seperti itu kerap terjadi, bukan kemarin saja. Jika terus dibiarkan, tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan korban jiwa,” tambahnya.

Menindaklanjuti hal itu, jelasnya, pengurus wilayah dan tokoh masyarakat di wilayah RW05 akan menggiatkan kembali kegiatan jaga malam alias siskamling agar tercipta rasa aman dimasyarakat, apalagi dalam aksinya geng motor kerap menyasar korban yang tidak bersalah.

” Kami akan kembali aktifkan kegiatan jaga malam atau ronda. Geng motor sudah membuat onar dan resah dimana-mana, jadi diperlukan tindakan tegas dan terukur oleh aparat kepolisian,” pintanya.

Sebelumnya, Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat dalam keterangannya kepada media mengatakan, aksi tawuran geng motor berhasil diusir warga keluar gang lalu berlarian membawa senjata tajam. Kemudian jajaran melakukan pengecekkan dan tidak ditemukan adanya kerusakan barang dilokasi kejadian ataupun korban luka.

” Identitas para pelaku yang terlibat tawuran belum diketahui. Kami menghimbau agar warga terus menjaga lingkungan dan tidak terpancing apabila ada tantangan pihak manapun untuk melakukan tawuran,” tandas Kapolsek Ciawi pada Rabu (17/07/2024).

(RFS/NA)

MPLS DI 34 SMPN Depok Berjalan Sukses, Disdik Apresiasi Kolaborasi Dengan Wartawan

BERIMBANG.com, Depok – MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) yang diadakan di 34 SMPN di Depok telah berjalan sukses. Dinas Pendidikan Depok sangat mengapresiasi kerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Depok dalam memberikan materi bijak dalam penggunaan media sosial.

Selama tiga hari pelaksanaan, anggota PWI memberikan materi yang telah disiapkan sebelumnya untuk memberikan pemahaman kepada para siswa SMPN dan menugaskan masing-masing dua orang per sekolah.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Sutarno menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada PWI atas kolaborasi program perdana MPLS Tahun Ajaran 2024 – 2025 yang dapat berjalan dengan sukses dan tanpa hambatan.

“Saya mengamati pelaksanaan pada hari pertama dan ketiga, sangat luar biasa dapat berjalan dengan baik dengan memberikan hal-hal yang positif antara PWI dan Disdik. Namun, kolaborasi ini seharusnya tidak hanya satu kali, melainkan harus terus berkelanjutan,” ujar Sutarno dibilangan Jalan Margonda Raya. Rabu ( 17/7).

Sutarno juga menambahkan bahwa kolaborasi antara Disdik, sekolah, dan wartawan harus terus berlangsung untuk memberikan edukasi literasi yang lebih baik kepada siswa. Selain MPLS, masih banyak hal lain yang bisa dilakukan, seperti pelatihan cara menulis sesuai kode etik oleh para wartawan kepada siswa.

“Kita harus bersama-sama menjalin komunikasi dengan para guru, Disdik, dan wartawan agar bisa dilihat oleh anak-anak kami dimana sekarang ini era digital. Wartawan dapat berperan sebagai guru yang memberikan pelajaran tentang literasi,,” tambah Sutarno.

“Saya harap dalam hal ini, kita dapat bekerjasama untuk mewujudkan hal-hal yang positif kedepannya dan meningkatkan literasi di kalangan siswa,” tutupnya.

iik

 

iik

DPRD Depok Gelar Rapat Paripurna Tentang LPJ Pelaksanaan APBD TA 2023

0

BERIMBANG.com, Depok – Kehadiran Anggota Mencapai Korum Pada akhir pekan lalu, tepatnya pada Jumat tanggal 12 Juli 2024, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menggelar Rapat Paripurna. Rapat ini dilaksanakan dalam rangka persetujuan DPRD terhadap Raperda tentang Laporan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok Tahun Anggaran 2023. Gedung Paripurna DPRD Depok yang berlokasi di Jalan Boulevard, Grand Depok City menjadi tempat diadakannya rapat ini.

Rapat paripurna ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, ke-dua Wakil Ketua Dewan, unsur forkopimda Kota Depok serta Sekda Kota Depok, Nina Suzana. Pelaksanaan rapat dipimpin oleh ketua DPRD Kota Depok, TM. Yusufsyah Putra. Sebelum sidang dimulai, Ketua mengabsen anggota dewan yang datang untuk mencapai kesepakatan.

Dalam rapat, Yusufsyah Putra menyatakan kehadiran anggota DPRD sudah mencapai korum. Berdasarkan daftar hadir dari 49 orang anggota DPRD, yang hadir hari itu sebanyak 34 orang anggota, terdiri dari 27 orang hadir tatap muka dan 7 orang hadir secara virtual.

Sebelumnya, Badan Anggaran telah mengadakan rapat pembahasan pada tanggal 28 sampai 30 Juni 2024 lalu bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Depok serta seluruh perangkat daerah. Dari rapat pembahasan tersebut, terdapat beberapa hal yang dapat dilaporkan dan dapat disimpulkan.

Pertama, LPJ yang disampaikan oleh tim anggaran pemerintah daerah Kota Depok masih perlu disempurnakan. Kedua, perlu dikaji lagi mata anggaran terutama belanja, yang menyebabkan pelaksanaan anggaran mendapatkan penilaian tidak efesien pada indikator efesien. Supaya dapat ditemukan permasalahan, penyebabnya dan pemecahannya. Ketiga, terkait pertumbuhan ekonomi Kota Depok tahun 2023 sebesar 5,05%. Jika dibandingkan dengan tingkat pengangguran 6,97%, tingkat kemiskinan 2,38%, dan rasio dini 0,402% di Kota Depok tidak sesuai dengan laporan realisasi belanja daerah yang serapannya 92,06%.

Edi Masturo, saat menyampaikan hasil laporan badan anggaran di rapat paripurna, mengapresiasi Pemkot Depok yang telah 13 kali berturut-turut memperoleh nilai Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurut Edi, kinerja Pemkot Depok yang mendapatkan nilai tersebut merupakan sebuah prestasi yang patut dibanggakan.

Dalam rapat paripurna DPRD Kota Depok, terlihat bagaimana kerjasama antara lembaga pemerintah dan DPRD bisa berjalan dengan baik. Melalui hasil rapat pembahasan Badan Anggaran, dapat ditemukan permasalahan, penyebab, dan solusinya. Pemkot Depok telah menunjukkan kinerja yang baik dengan penghargaan yang didapat dari BPK. Semoga, kerjasama ini dapat terus berjalan dengan baik hingga masa depan yang lebih baik.**

Cegah Dampak Negatif Medsos, Guru SMPN 19 Ajak Siswa Bijak Bermain Medsos

0

BERIMBANG.com, Depok  – Di era digital ini, media sosial bagaikan pisau bermata dua bagi remaja. Di satu sisi, platform ini menawarkan segudang manfaat, seperti edukasi, informasi, dan koneksi. Namun, di sisi lain, penyalahgunaan media sosial dapat menjerumuskan remaja ke dalam konten negatif, cyberbullying, dan bahkan pelecehan.

Menyadari hal ini, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) hadir di SMPN 19 Kota Depok  dalam kegiatan MPLS untuk membekali para remaja dengan pengetahuan tajam dalam bermedia sosial.

Menurut Riyanto, salah satu guru SMPN 19, edukasi ini sangat penting karena banyak remaja yang masih belum memahami betul konsekuensi dari penggunaan media sosial. “Seringkali, media sosial dianggap membosankan dan tidak penting. Padahal, dampak negatifnya bisa sangat berbahaya,” tegas Riyanto.

Riyanto menjelaskan bahwa penggunaan media sosial yang bijak dapat membuka peluang positif seperti promosi diri, mencari informasi bermanfaat, dan membangun koneksi. Namun, di balik itu semua, terdapat risiko dan tanggung jawab yang harus dipikul.

“Kita harus menghindari pelecehan, bullying, cyberbullying, judi online, dan propaganda negatif. Dampaknya bisa menghancurkan diri sendiri dan orang lain,” jelas Riyanto.

Lebih lanjut, Riyanto menekankan pentingnya memilah konten yang dikonsumsi dan mengatur waktu penggunaan media sosial. “Hindari penggunaan media sosial di waktu yang salah. Batasi waktunya agar tidak kecanduan. Gunakan waktu yang tersisa untuk aktivitas yang lebih bermanfaat,” pesannya.

Melalui edukasi ini, PWI berharap para remaja SMPN 19 dapat menjadi pengguna media sosial yang cerdas, bertanggung jawab, dan selalu mengedepankan nilai-nilai positif.

“Semoga dengan edukasi ini, para siswa dapat memaksimalkan manfaat media sosial dan berkontribusi untuk kebaikan bersama,” pungkas Riyanto.

Inisiatif PWI ini patut diapresiasi sebagai langkah nyata dalam membangun generasi muda yang cerdas dan berbudaya di era digital. Dengan membekali mereka dengan pengetahuan dan pemahaman yang tepat, diharapkan para remaja dapat memanfaatkan media sosial secara bertanggung jawab dan menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat.

iik

IMW Bogor Minta Pj Bupati Bogor Bongkar Proyek PT Jaswita dan Restoran Astro

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Sekretaris Indonesia Morality Watch (IMW) Bogor Raya, A.R Sogiri mendesak Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu tidak hanya menghentikan sementara aktivitas proyek bianglala PT Jaswita atau mengkaji ulang perizinan yang telah diberikan, tapi mengambil langkah tegas berupa pembongkaran karena dinilai sudah merusak lingkungan. Selain Jaswita, Ia juga meminta Restoran Asep Stroberi (Astro) dirobohkan karena belum kantongi izin PBG.

” Proyek bianglala PT Jaswita dan Restoran Astro harus ditindak tegas yakni dibongkar dan fungsi kawasan puncak sebagai area resapan air harus dikembalikan,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (17/07/2024).

Menurut dia, pembangunan proyek bianglala PT Jaswita berdampak terhadap fungsi lahan perkebunan teh sebagai resapan air dan diduga telah melanggar siteplan yang diajukan. Disisi lain, kata dia lagi, meskipun berada diatas lahan milik aset pemerintah provinsi Jawa Barat, keberadaan restoran Astro dianggap melanggar Kepres Nomor 54 tahun 2008 dan Perda Nomor 11 tahun 2006 maupun Perbup Bogor Nomor 92 tahun 2018.

” Dugaan pelanggaran Siteplan oleh PT Jaswita harus ditindak secara tegas berupa pembongkaran bangunan yang melanggar. Persoalan Astro itu berada di kawasan N-1 (Zona Lindung) yang peruntukannya untuk perkebunan dan tanaman tahunan,” imbuhnya.

Kepala UPT Penataan Bangunan Wilayah II Ciawi, Agung Tarmedi mengaku telah melayangkan surat teguran ke-3 terhadap PT Jaswita maupun pengelola Restoran Asep Stroberi (Astro).

” Untuk Proyek bianglala PT Jaswita memang melanggar siteplan dan sudah dilayangkan surat teguran ke-3. Terkait Restoran Astro, itu belum mengantongi PBG,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agung menuturkan, dari hasil pengecekan dilapangan terhadap semua bangunan di wilayah kerjanya dilimpahkan ke tingkat dinas untuk ditindaklanjuti.

” Untuk pembongkaran bangunan tak berizin atau yang melanggar ketentuan, itu menjadi wewenang Satpol-PP. UPT hanya melaksanakan pengawasan, pendataan dan melimpahkan berkas ke tingkat dinas,” tandasnya.

(RFS/NA)

Manfaat Bijak Bermedia Sosial Bagi Generasi Muda Di MPLS SMPN 18 Depok

BERIMBANG.com, Depok – Persatuan Wartawan Depok (PWI) telah mengadakan kegiatan edukasi di salah satu sekolah menengah pertama kota Depok. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang dampak buruk dan manfaat dari penggunaan media sosial. Hal ini penting mengingat di era digital seperti sekarang, penggunaan media sosial sangatlah tinggi, terutama pada kalangan generasi muda.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari siswa, terbukti dari animo yang tinggi selama paparan materi disampaikan.

Selain itu, Plt Kepala Sekolah SMPN 18, Asep Enang juga memberikan apresiasi dan harapan besar tentang kegiatan ini, karena memang sangat relevan dengan situasi dan kondisi generasi muda saat ini.

” Menjadi generasi muda yang handal dan terdidik secara baik, salah satunya dengan memiliki pemahaman yang benar dalam penggunaan media sosial. Hal ini penting untuk meminimalisir pengaruh negatif dan meningkatkan pengaruh positif dari media sosial terhadap diri sendiri, lingkungan, maupun masyarakat secara umum, ” ujar Asep Enang dikegiatan MPLS . Selasa ( 16/7)

Maka dari itu, masih Asep, penting bagi kita semua, terutama generasi muda, untuk menjadi bijak dalam penggunaan media sosial. Hindari penggunaan media sosial secara berlebihan, kurangi konten-konten yang tidak relevan atau mengandung unsur negatif, serta gunakanlah media sosial untuk hal-hal yang positif seperti membangun relasi, berbagi informasi yang berguna, dan lain sebagainya.

Lanjutnya, Kegiatan yang dilakukan oleh PWI dan SMPN 18 ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain, agar dapat mengadakan kegiatan yang sama dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang media sosial. Selain itu, diharapkan juga agar media di kota Depok dapat berperan aktif dalam memberitakan program-program sekolah atau kegiatan yang ada di SMPN 18 dan sekolah-sekolah lainnya, sehingga informasi dapat tersampaikan lebih luas dan tepat sasaran.

” Dengan demikian, marilah kita semua menjadi generasi muda yang bijak dalam penggunaan media sosial, agar dapat menjadi penerus bangsa yang handal dan mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Pungkas Asep.

iik

Adanya Pungutan Di SMA Negeri 1 Cijeruk Menjadi Keluhan Orang Tua Siswa

BERIMBANG.COM, Bogor – Adanya pungutan yang dilakukan oleh pihak komite sekolah SMA Negeri 1 Cijeruk, Kabupaten Bogor sehingga menjadi keluhan orang tua siswa. Pungutan tersebut untuk pembelian seragam siswa baru serta membayar uang bangunan, pada setiap siswanya harus membayar 2 juta rupiah, di tambah lagi untuk kelulusan kelas tiga nanti harus membayar lagi dari mulai 800 ribu sampai 1 juta. Keluhan tersebut yang di ungkapkan salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya.

Orang tua siswa tersebut yang suaminya kerja sebagai serabutan itu mengaku, dari awal anaknya masuk sekolah SMA Negeri 1 Cijeruk pada tahun 2022/2023 dirinya sudah mengeluarkan uang bangunan serta seragam sekolah yang sudah ditetapkan pihak sekolah sebesar 2 juta rupiah.

“Uang 2 juta itu untuk baju 2 stel sama uang bangunan, itu dari komite sekolah yang minta, tapi dari nominal 2 juta kami hanya bisa membayarnya 800 ribu,” Ungkapnya.

Dtambah lagi setelah naik kelas ada lagi yang harus dibayar dari mulai 800 ribu sampai 1 juta. Uang tersebut untuk kelulusan nanti.

“Kemarin seteh naik kelas kami para orang tua siswa harus membayar lagi sebesar 800 ribu ngomongnya sih buat nanti kelulusan serta berdalih untuk di daftarkan juga supaya dapat bantuan,” Ucapnya.

Menurutnya banyak orang tua siswa lainnya yang anaknya sekolah di SMA Negeri 1 Cijeruk mengeluh, karena banyaknya pungutan dari sekolah, namun mereka tidak berani mengutarakannya.
“Banyak mas terutama ibu-ibu, mereka bilang gimana yah, yang satu belum lunas masih ada lagi yang harus dibayar, padahal kerja suaminya buruh kaya suami saya,” paparnya.

Sementara itu, Yessy Capilauri Humas SMA Negeri 1 Cijeruk saat dimintai tanggapan mengenai pungutan tersebut. Dirinya membantah adanya pungutan disekolah, menurutnya adapun sumbangan dilakukan atas kesepatakan, antara komite dan orang tua siswa.

” Terkait pungutan disekolah ini saya pastikan tidak ada, kalaupun ada kegiatan sekolah itu dikelola oleh orang tua siswa atau komite sekolah, kita hanya bantu memfasilitasinya saja, dan pungutan uang bangunan tidak ada, dan itu sudah lama sekali, kalaupun ada infak itu atas dasar kesepakatan antara orang tua siswa dan komite sekolah, maka saya pastikan tidak ada pungutan oleh pihak sekolah,” ucapnya, selasa (16/7/2024)
(Na)

Disdik Jabar Coret 51 Siswa PPDB SMAN, Disdik Depok Akan Berikan Solusi

0

BERIMBANG.com, Depok – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 jenjang SMAN di Kota Depok menghadapi masalah serius, yakni mengenai temuan manipulasi nilai dari sejumlah siswa. Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar mencoret setidaknya 51 siswa melalui Jalur Prestasi karena melakukan tindakan tersebut.

Hal ini dilakukan setelah Disdik Jabar menerima instruksi dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Itjen Kemendikbudristek).

Kemudian Itjen Kemendikbudristek melakukan rapat dengan berbagai pihak yang terkait seperti Disdik Kota Depok, Perwakilan SMAN di Kota Depok, Inspektorat Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Ombudsman dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), dan diputuskan untuk mencoret sebanyak 51 siswa yang namanya sudah tercantum di Jalur Prestasi PPDB Online 2024 jenjang SMAN di Kota Depok.

Plt Kepala Disdik Jabar, Ade Afriandi mengungkapkan, selain manipulasi nilai, terdapat pula kecurangan lainnya yakni manipulasi Kartu Keluarga (KK) yang terjadi pada PPDB SMAN/SMKN. Secara keseluruhan ada 274 siswa yang terbukti melakukan kecurangan dan dicoret oleh Disdik Jabar. Dari jumlah tersebut, 223 siswa dicoret pada tahap I Jalur Zonasi dan 51 siswa dicoret di Kota Depok karena terbukti memanipulasi nilai. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menegaskan tidak akan mentoleransi kecurangan pada proses PPDB 2024. Jika calon peserta didik yang telah dinyatakan lulus kemudian terbukti melakukan kecurangan maka akan langsung dicoret dari PPDB.

Ade mengatakan, “Dengan dicoretnya 51 siswa, akan diganti siswa dengan peringkat dibawahnya. Kami sedang melakukan sinkron data di 8 SMAN.” Adapun, 51 siswa yang dicoret tersebut berasal dari 3 SMPN di Kota Depok yang diterima melalui Jalur Prestasi nilai. Terdapat rincian 21 siswa di SMAN 1 Depok, 2 siswa di SMAN 2 Depok, 5 siswa di SMAN 3 Depok, 1 siswa di SMAN 4 Depok, 4 siswa di SMAN 5 Depok, 9 siswa di SMAN 6 Depok, 5 siswa di SMAN 12 Depok, dan 4 siswa di SMAN 14 Depok.

Salah satu kepala sekolah di Kota Depok mengungkapkan rasa prihatinnya terhadap kejadian tersebut. Sekolah yang melakukan manipulasi nilai tersebut diduga melakukan hal tersebut atas persetujuan atau permintaan orang tua. Hal ini dinilai sangat menciderai psikologis anak. Saat ini, sekolah yang terlibat masih dalam tahap pemeriksaan Itjen Kemendikbudristek.

Kabid Kesiswaan SMP Disdik Kota Depok, Joko Sutrisno menegaskan, bagi 51 siswa yang dicoret akan segera difasilitasi untuk mencari sekolah swasta. Joko mengatakan bahwa pihaknya bertanggung jawab untuk membantu keterlibatan siswa agar segera dapat bersekolah di sekolah swasta jika siswa tersebut belum berhasil mendapatkan sekolah lain.**

Cerdas Bermedsos, PWI Dan Disdik Depok Berikan Edukasi Penting Pada MPLS DI SMPN 32

BERIMBANG.com, Depok – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) memberikan edukasi kepada peserta didik baru pada hari pertama MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) tahun tahun pelajaran 2024-2025 di SMPN 32 Depok betajuk “Cerdas Bermedsos” dengan narasumber Juli Efendi (Berimbang.com) dan Supriyatno ( Swara Pendidikan. Senin  (15/7/2024).

Kepala Sekolah SMPN 32 Depok, Eva Juariah, M.Pd didampingi Ketua Panitia MPLS 2024, Adhe Mangun Saputra Pulukadang,S.Sos menyambut gembira atas kehadiran dua narasumber tersebut serta menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasinya kepada PWI Kota Depok.

“Kegiatan MPLS  ini merupakan kegiatan pengenalan siswa baru terhadap sekolahnya yang baru, baik pengenalan terhadap gurunya, temannya, tata tertib yang berlaku, dan lingkungan belajar sekolah barunya.

Senada Ketua Panitia MPLS, Adhe MS Pulukadang menambahkan bahwa kegiatan MPLS di SMP Negeri 32 Depok, dilaksanakan sesuai jadwal dari Dinas Pendidikan yaitu Senin hingga Jumat (15-19 Juli 2024) dimulai pukul 13.00 sampai dengan 17. 00 WIB.

“Untuk materinya, selain pengenalan lingkungan sekolah, ada juga dari Kepolisian tentang penerapan kepatuhan lalu lintas, dari PWI tentang bagaimana bermedsos secara bijak dan cerdas. Kemudian ada juga dari Kodim, dari IPPRISIA, dari Kesbangpol, dan dari BNN Kota Depok,” paparnya.

Pantauan dilapangan, peserta MPLS terlihat begitu semangat, ceria mendengarkan paparan materi yang disampaikan kedua wartawan PWI. Kedua narasumber itu memberikan tips bijak dalam bermedsos. diantaranya, Pastikan konten yang diunggah adalah fakta bukan hoaks,

Informasi yang diunggah dan disebarkan harus bermanfaat dan dibutuhkan bagi orang lain serta bisa dipertanggungjawabkan.

Hindari cyberbullying, pilih konten dengan bijak.

“Ingat, internet adalah anugerah, tapi bisa menjadi musibah ketika teknologi mengendalikan kita tanpa jiwa yang beretika,” pesan Supriyatno dipenghujung materi.

 

iik