Minggu, April 26, 2026
Beranda blog Halaman 45

Baru 17 Persen Pengerjaan Proyek Pengecoran, Molen Pengakut Cor terguling Sehingga Kontraktor Minta Tambah Waktu

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Proyek rekontrusi pengecoran Jalan Cibereum Batas Kota Bogpr sepanjang 900 meter dengan nilai kontrak 2 miliar lebih di Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, terpaksa diperpanjang masa kontra hingga Januari. Pasalnya, pihak CV. Mahardhika pemegang kontrak proyek tersebut dengan alasan medan berat sehingga mengajukan adendum perpanjangan waktu.

Bahkan truk pengangkut Coran, Pada Jumat kemari terguling akibat tidak kuat nanjak. Sehingga menghambat kegiatan proyek.

Ramli Penilik jalan Kecamatan Cijeruk dari UPT Jalan dan Jembatan Wilayah II Ciomas mengatakan, pembangunan jalan tersebut sudah habis kontrak tertanggal 25 Desember. Sehingga pihak kontraktor meminta untuk penambahan waktu dengan alasan medan yang curam, yang berdampak terhambatnya bahan material.

“Seharusnya 25 Desember kemarin sudah habis masa kontraknya, namun pihak CV. Mahardika minta perpanjangan waktu ke dinas PUPR. Bahkan pekerjaan hingga kini baru 17 Persen,” kata Ramli saat dihubungi Pakar

Dia menegaskan, jalan yang menghubungkan kecamatan Cijeruk dengan kota Bogor tersebut memang medannya tanjakan Curam sehingga kendaraan pengangkut coran tidak kuat nanjak.

“Kemarin hari jumat kejadian terbaik mobil molen pengangkut Coran, akibat tidak kuat nanjak. Namun, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa,” tegasnya.

Dia mengaku, dengan perpanjangan waktu yang diberikan Dinas PUPR tersebut lanjut dia, diharapkan pihak kontraktor berupaya untuk menyelesaikan pekerjaan sehingga segera bisa dinikmati masyarakat.

“Saya berharap, pemegang kontrak untuk serius dalam penyelesaian pekerjaan, sehingga jalan tersebut bisa dinikmati masyarakat,” akunya.

Sementara itu pihak CV. Mahardhika pemegang kontrak proyek tersebut saat dikonfirmasi Pakar melalui pesan singkat belum memberikan respon terkait perpanjangan waktu maupun hambatan pekerjaan.

(Na)

Jelang Akhir Tahun 2024, Pemdes Cijeruk Tuntaskan Program Pembangunan

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Menjelang akhir tahun Pemerintah Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor telah menuntaskan Program pembangunan yang sumber Dananya dari Program Satu miliar Satu Desa (Samisade) tahap II tahun 2024. Tidak hanya itu Pemdes Cijeruk Juga telah merealisasikan bantuan Dana Desa (DD) tahap II tahun anggaran 2024

Kepala Desa Cijeruk, H. Asep Sampul Rohman, S.ip mengatakan, dengan turunnya Program Samisade tahap II tahun 2024 direalisasikan di dua titik pembangunan betonisasi jalan Desa yang berlokasi di Kampung Gegerbitung, RT 004/004, dengan luas volume pengerjaan Panjang 410m, Lebar 2,5m, dan Tinggi 0,15m, dan di Kampung, Kawungluwuk, RT 002/007 dengan volume pengerjaan Panjang 286m, Lebar 2,5m, dan Tinggi 0,15m.

Disamping itu, pihaknya juga telah merealisasikan bantuan Dana Desa (DD) tahap II tahun anggaran 2024 yang disalurkan untuk pembangunan jalan lingkungan yang berlokasi di Kampung Gegerbitung RT 005/004 dengan volume pengerjaan Panjang 196m, Lebar 1m, dan Tinggi 0,8m.

“Alhamdulillah Program Samisade dan bantuan Dana Desa (DD) tahap II tahun 2024 ini sudah selesai direalisasikan meskipun dengan cuaca sering terjadi turunnya hujan tidak menjadikan hambatan demi berjalannya Program – Program Pemerintah, mengingat demi kepentingan Masyarakat,” Ujar Kades, yang akrab dengan panggilan Haji Pahad saat ditemui di kantornya, senin (30/12/2024)

Ia menambahkan, dengan adanya Program – Program pembangunan, terutama pembanguan jalan tentunya sangat bermanfaat bagi Masyarakat. Karena, terealisasinya pembangunan tersebut salah satu harapan Masyarakat.

” Semoga tahun ke tahun pembangunan – pembangunan terus meningkat sehingga apa yang menjdi harapan Masyarakat bisa terlaksanakan,” Pungkasnya.
(Na)

 

Pemdes Srogol, Cegah Terjadinya Stunting Adalah Tanggung Jawab Bersama

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah Desa (Pemdes) Srogol melaksanakan kegiatan rembuh stunting yang dihadiri oleh Kepala Desa, Sekcam Cigombong, Pendamping Desa, Babinsa, Babinmas, Puskesmas Cigombong, PKK, dan Kader Posyandu, bertempat di Aula Kantor Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, senin (30/12/2024).

Stunting adalah kondisi serius pada anak yang ditandai dengan tinggi badan anak di bawah rata-rata atau anak sangat pendek serta tubuhnya tidak bertumbuh dan berkembang dengan baik sesuai usianya dan berlangsung dalam waktu lama.

Rembuh stunting merupakan pertemuan atau forum untuk diskusi yang diadakan untuk membahas dan merumuskan strategi bersama dalam rangka mengatasi masalah stunting di wilayah untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara penanggung jawab Pemerintah bersma Instansi terkait.

Kepala Desa Srogol Asep Irwan Kuswara mengatakan, untuk pencegahan dan penanganan stunting Pemerintah Desa bersama Kecamatan dan Instansi terkait menggelar diskusi untuk membahas merumuskan tata cara pencegahan stunting di Desa Srogol, karena penurunan dan penanganan angka stunting merupakan tanggung jawab pemerintah

“Mari kita bersama – sama membantu untuk pencegahan stunting, khususnya terhadap remaja, ibu hamil dan anak-anak atau balita, karena itu tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Menurutnya. Melalui rembuh stunting dapat tercipta sinergi yang kuat antara berbagai pihak sehingga upaya pencegahan dan penanganan stunting di Desa Srogol ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan sehingga tidak ada kasus stunting di Masyarkat.

“Dengan adanya rembuh stunting ini diharapkan seluruh elemen masyarkat bekerja sama untuk menurunkan angka stunting, agar tidak ada anak yang mengalami stunting,” Harapnya
(NA)

Komite Keselamatan Jurnalis Desak Kepolisian Tangkap Pelaku Pembakaran Kantor Redaksi Pakuan Raya

BERIMBANG.com – Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Indonesia mendesak Kepolisian Resor Kota Bogor mengusut tuntas kasus pembakaran kantor redaksi Pakuan Raya (PAKAR) yang berlokasi di Ruko Warung Jambu No.1B, Jalan Raya Pajajaran, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.  Kasus ini telah mencederai kemerdekaan Pers.

Serangan ini juga mengakibatkan keamanan dan keselamatan awak redaksi PAKAR terancam. Padahal, kerja jurnalistik dilindungi hukum, sebagaimana diatur Pasal 8 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Menurut informasi yang dihimpun dan diverifikasi KKJ, tindakan pembakaran kantor redaksi PAKAR terjadi pada Sabtu, 28 Desember sekitar pukul 00.30 WIB. Pelaku diduga dua orang tak dikenal (OTK).

Pembakaran kantor media lokal Bogor ini pertama kali diketahui oleh Aditia Anugerah, pengemudi ojek online. Pada malam itu, Aditia berada di warung depan kantor redaksi PAKAR. Ia melihat ada dua orang berboncengan sepeda motor berhenti di dekat pos polisi lampu merah Warung Jambu. Salah satu dari mereka mendatangi ruko sembari membawa kardus dan botol yang berisi bahan bakar atau bensin.

Pelaku terlihat bergegas menyiram bensin di depan kantor redaksi PAKAR dan menyalakan api. Tak langsung pergi, pelaku sempat mampir di warung di depan kantor redaksi PAKAR. Setelah api mulai membesar, pelaku mendatangi kantor dan melempar kembali satu botol bensin ke arah api.

Sampai sekarang belum diketahui motif dari pembakaran ini. Redaksi PAKAR pun telah membuat laporan ke Polisi Sektor Kota Bogor Utara pada Sabtu, 28 Desember 2024. Redaksi melaporkan pelaku telah melanggar Pasal 187 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang perbuatan yang membahayakan keamanan umum, seperti pembakaran hingga ledakan. Polisi pun mengklaim akan menindaklanjuti laporan ini.

Kasus intimidasi dan teror terhadap kantor redaksi media bukanlah pertama terjadi. Pada 16 Oktober lalu, kantor redaksi Jubi di Papua juga dilempar bom molotov oleh dua orang tak dikenal. Akibatnya dua mobil redaksi Jubi hangus terbakar.

Oleh karena itu, KKJ Indonesia menyatakan sikap, mendesak:

1. Polresta Bogor segera  menangkap para pelaku untuk segera diadili hingga ke pengadilan;

2. Menangkap otak intelektual di balik serangan pembakaran kantor redaksi PAKAR.

3. Mengungkap motif di balik pembakaran kantor redaksi PAKAR. Negara tidak boleh melakukan pembiaran terhadap kekerasan intimidasi maupun teror yang ditujukan kepada jurnalis dan media. Bila dibiarkan, ini hanya akan semakin memperburuk situasi kebebasan pers di Indonesia.

 

Tentang Komite Keselamatan Jurnalis Indonesia:

Komite Keselamatan Jurnalis dideklarasikan di Jakarta, 5 April 2019. Komite beranggotakan 10 organisasi pers dan organisasi masyarakat sipil, yaitu; Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers, SAFEnet, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Federasi Serikat Pekerja Media Independen (FSPMI), Amnesty International Indonesia, Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan Pewarta Foto Indonesia (PFI).

 

Jakarta, 29 Desember 2024

 

Narahubung:

 

Erick Tanjung, Koordinator KKJ

Wahyu Dhyatmika, AMSI

Wahyu Triyogo, IJTI

Ade Wahyudin, LBH Pers

Nenden Sekar Arum, SAFEnet

Nurina Safitri, Amnesty International Indonesia

Muhammad Isnur, YLBHI

 

Hotline: 08111137820

Di Kukuhkannya Katar Maung, Hadir Untuk Membangun Ciherang Pondok

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Karang Taruna (Katar) Maung Desa Ciherang Pondok Kecamatan Caringin, dikukuhkan dan dilantik oleh pihak Desa Setempat. Pengukuhan tersebut berlangsung di Aula PT. Nur Aires Utama (NAU) di kampung Limus Nungal Rt 02 RW 03 Desa Ciherang Pondok.

Hadir dalam pelantikan Katar Maung Maung tersebut, Pembina Katar Maung H. Saprudin Jefri, BPB, tokoh masyarakat serta pengusaha setempat dan seluruh lembaga dan perangkat Desa. Pasca pelantikan dan pengukuhan Ketua dan jajaran pengurus Katar Maung diminta berkolaborasj dengan semua elemen dan lembaga sehingga mampu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam berbagai bidang hal itu disampaikan Dewan Pembina Katar Maung H. Saprudin Jefri.

“Temen temen Katar Maung saya berharap agar kehadiran Katar bisa bersinergi dengan semua elemen masyarakat. Dan mampu membuktikan Katar Maung bisa memperjuangkan, baik kesejahteraan maupun pendidikan jangan sampai di desa ini ada anak putus sekolah,” kata H. Jepri yang selalu tampil perlente itu.

Bahkan Pria yang selalu berpenampilan Nyeritrik itu, menambahkan, dengan kehadiran Katar yang kini sudah di SK kan kepala Desa Ciherang Pondok H. Aldi Wiharsa, memiliki potensi yang luar biasa di bidang IT, sehingga sudah mampu membuat Quicont yang jarang orang bisa.

“Pengurus Katar Maung 90 persen memiliki kegiatan, sehingga membuktikan kepedulian pengurus sangat tinggi untuk membesarkan dan meningkatkan kesejahteraan dan segala bidang melalaui Katar Maung. Saya titip terus melakukan inovasi dan kordinasi dengan semua pihak, buang pemikiran anak anak muda di desa ini lulus SMA masuk pabrik. Karena kehadiran Katar Maung bukan untuk ngerecokin Pabrik namun mengembangkan potensi generasi muda sehingga memiliki masa depan yang lebih cerah,” ungkapnya.

Dia berharap Katar Maung bisa Membuat terobosan bukan hanya tingkat desa melainkan tingkat Kabupaten Bogor. Sehingga ketika ada masyarakat yang harus diperjuangkan akan memudahkan koordinasi untuk kepentingan masyarakat.

“Saya berharap dapat merangkul semua pemuda dan diberikan pelatihan pelatihan sehingga mampu memberikan manfaat dalam memudahkan membuka usaha atau melamar kerja,” pintanya.

Sementara itu, ketua Katar Maung Rizky Anggara mengatakan, dirinya berterima kasih kepada dewan pembina Pak. H. Jepri yang banyak memberikan waktu hingga begadang agar Katar Maung terbentuk dan mampu bermanfaat untuk masyarakat.

“Saya busa berdiri dan terpilih jadi ketua Katar, ini hasil musyawarah bahkan dengan dewan pembina sampai begadang. Memberikan masukan dan nasehat karena keinginanya pemuda desa ini lebih maju lewat Katar Maung,” ucapnya.
(NA)

Belum Lama Di Bentuk, Paguyuban Journalist CICAGO Gelar Acara Silaturahmi Akbar

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Paguyuban Journalist Cijeruk, Caringin, dan Cigombong (CICAGO) yang belum lama ini di bentuk telah menggelar acara Silaturahmi Akbar dan Doa bersama pada momen akhir tahun 2024,yang bertempat di Aula Masjid Al’Azim Cigombong, Kabupaten Bogor, jumat (27/12/2024)

Acar tersebut dihadiri oleh Forkopimcam dari tiga Kecamatan. Yaitu, Cijeruk, Caringin, dan Cigombong, para Ketua APDESI, serta Dewan Pembina Paguyuban Journalist CICAGO, Gus Fauji Ali Hanafi, H. Jumhana, H. Jepri, Tokoh Masyarakat, Para Alim Ulama, Ketua KUA beserta jajarannya, Para Ketua Ormas dan OKP, serta para tamu undangan,


Paguyuban Journalist CICAGO yang di dalamnya ada sejumlah media online dan cetak yang mencakup tiga Kecamatan (CICAGO) dengan tujuan meningkatkan Sinergitas sebagai kontrol sosial dengan lembaga dan Pemerintah maupun Swasta.

Camat Cijeruk Sobar Mansoer yang langsung menghadiri acara tersebut dalam sambutannya menyampaikan, dirinya meminta kinerja wartawan yang tergabung pada Paguyuban Journalist CICAGO lebih mengedepankan profesionalisme sesuai dengan kode etik jurnalistik dan menunggu gerakan komunitas yang baru dibentuk dengan aksinyata yang bisa dirasakan oleh masyarakat.

Menurutnya, peran journalist dalam pembangunan sebuah daerah sangatlah besar dan sebagai kontrol sosial seperti yang diamanatkan dalam Undang undang nomor 40 tahun 1999. Sehingga lanjut dia, wadah paguyuban untuk meningkatkan sinergitas antara pemerintah maupun lembaga lembaga lainnya dengan jurnalis sangatlah penting.

“Paguyuban ini dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan sinergitas antara pemerintah maupun swasta. Ini yang kami tunggu selama ini, bukan tidak boleh memberitakan yang sipatnya mengritik namun harus sesuai fakta dan melakukan konfirmasi sehingga berita yang disajikan sesuai dengan faktanya,” ujarnya

Dirinya juga berharap, kedepannya sinergitas yang selama ini telah dibangun dengan baik terus ditingkatkan sehingga keberadaan jurnalis sangat berperan dalam pembangunan wilayah.
“Jangan sampai setelah dibentuk itu diem tidak ada gerakan lagi, makanya kami menunggu program yang sudah dipaparkan ketua Paguyuban dan itu yang kami tunggu,” pintanya.

Sementara itu H. Saprudin Jefri salah satu dewan penasehat Paguyuban Journalist CICAGO menambahkan, dirinya mengapreasi dengan keberadaan paguyuban tersebut dengan tanpa meminta bantuan bisa membuktikan bahwa Wartawan bisa berbuat untuk Masyarakat dan berperan penting dalam pembangunan.

“Saya salut dan mengapresiasi paguyuban yang baru dibentuk 10 hari ini mampu membuat acara seperti ini dengan tanpa membuat proposal untuk minta bantuan. Bahkan ketika saya mau bantu juga ditolak,” ujar H. Jepri pria yang nyentrik dan berpenampilan perlente itu.

Dia mengaku, dirinya mendukung langkah paguyuban journalist yang menjadikan tempat edukasi dan pemberdayaan para Journalist yang tergabung dalam paguyuban. Sehingga mampu meningkatkan SDM para jurnalis baik dalam menjalankan tugas maupun etika Journalist yang diatur dalam undang undang pers.

“Tujuan dibentuknya paguyuban selain sinergitas dengan pemerintah juga sebagai wadah pemberdayaan dan peningkatan SDM itu sangat bagus sehingga kedepan apa yang disajikan oleh Journalist di paguyuban ini lebih profesional,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Paguyuban Journalist CICAGO Ujang Maturidi dalam sambutannya menjelaskan, terbentuknya Paguyuban Jurnalis CICAGO dengan 12 Media yang baru bergabung atas dasar kesepakatan dan keinginan untuk meningkatkan sinergitas sehingga keberadaan Journalistik yang tergabung dalam Paguyuban tersebut bisa memberikan dampak positif dalam pembangunan dan meningkatkan profesionalisme sesuai kaidah kaidah Journalist.

“Paguyuban ini dibentuk untuk meningkatkan sinergitas antara kaum penulis dalam Media untuk mendukung pembangunan. Selain itu, wadah Paguyuban tersebut juga sebagai tempat bernaung dan meningkatkan SDM sesuai dengan etika dan kode etik Journalistik ,”jelasnya.

Acara Silaturahmi Akbar tersebut yang di akhirnya dengan pembagian bansos kepada ratusan Lansia Wilayah Kecamatan Cijeruk – Cigombong, yang bekerja sama pihak Dinsos Kabupaten Bogor dengan Paguyuban Journalist CICAGO.

(NA)

Dengan Cuaca Dingin, Kades Pasir Jaya Apresiasi Relawan Yang Tetap Semangat Ikuti Pelatihan Desa Tanggap Bencana

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Cuaca gerimis dan dinginya hawa pegunungan Halimun Salak, tidak membuat puluhan relawan yang mengikuti pelatihan Desa Tanggap Bencana desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, tidak menjadi malas dan loyo, mereka tetap semangat dan antusias dalam mengikuti pelatihan tanggap bencana.

Kades Pasirjaya H. Suhanda Hendrawan mengapreasi semangat para relawan dalam mengikuti pelatihan, karena mereka mengikuti pelatihan dengan baik hingga selesai.

” Saya ucapkan terima kasih dan apreasi setinggi-tingginya kepada para relawan yang terdiri dari Linmas, ketua RT, RW, dan juga lembaga desa, yang mengikuti pelatihan, mereka sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini walau cuaca sangat dingin,” ujarnya.

Menurutnya cuaca ini memang cocok untuk mereka sebagai latihan awal dalam penanganan bencana, karena kedepanya pastinya mereka akan membantu penanganan bencana dengan cuaca yang extrim.

” Dengan cuaca seperti ini cocok buat mereka, sehingga terbiasa ketika menangani bencana alam kapanpun juga, sehingga penanganan awal dapat dilaksanakan secepat mungkin,” paparnya.

Oleh sebab itu selain teori relawan dilatih pula dengan adanya simulasi penanganan bencana dengan narasumber dari relawan yang berpengalaman dari BPBD, seperti penanganan korban luka, longsor, ataupun kebakaran.

” Bukan hanya teori kita praktekan juga melalui simulasi bencana alam kepada relawan, dan ini kedepanya aga mereka paham dan mengerti tugas mereka dalam penanganan bencana alam,” pungkasnya.

(Na)

Pemdes Cipelang Adakan Pelatihan Dan Bentuk Desa Tanggung Bencana (Destana)

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Wilayah Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor merupakan wilayah yang termasuk zona merah rawan bencana, apalgi saat ini sedang memasuki musim hujan. Oleh karena itu, Pemerintah Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, melaksanakan pelatihan dan membentuk Desa Tanggung Bencana (Destana) tahun 2024.

Pembentukan Destana tersebut yang digelar di Kampung Kopeng, Desa Cipelang, dengan diikuti oleh seluruh Lembaga Desa, termasuk Ketua RT, RW, Kadus serta Linmas, dengan narasumber Anggota BPBD Kabupaten Bogor. Senin (23/12/2024)

Kiki Sukiwan Kepala Desa Cipelang menerangkan, bahwa pelatihan dan pembetuka Destana ini bertujuan untuk penanganan bencana alam, baik angin, banjir, ataupun losor akibat sering turunnya hujan deras.

” Karena wilayah Desa Cipelang ini termasuk rawan bencana sehingga Pemdes perlu membentuk Desa Siaga Bencana, relawannya kita ambil dari Lembaga Desa untuk selalu cepat tanggap ketika ada bencana,” ujarnya.

Oleh sebab itu sebelum terjadi bencana alam, pemdes memberikan pelatihan kepada relawan agar nanti siap siaga dan bergerak secepat mungkin untuk membantu penanganan bencana alam.

“Tidak kita pungkiri bencana longsor masih terus terjadi pada musim hujan, maka dari itu pembentukan relawan desa siaga bencana sudah sangat diperlukan untuk membantu penanganan bencana alam,” ucapnya.

Dirinya juga berpesan kepada para relawan yang terdiri dari BPD, LPM, RT, RW, dan Linmas, untuk siaga bencana alam, berikan pelayanan cepat dalam mengatasi bencana, agar para korban dapat segera di tangani dengan baik.

” Pesan saya kepada relawan yang telah mendapat pelatihan harap bersiaga penuh, untuk memberikan pelayanan kepada korban bencana, terutama malam hari, segara laporkan bila ada bencana secepatanya, dan bergerak cepat untuk penangananya,” pungkasnya

(Na)

Permasalahan Hukum dalam Era Bisnis dan Industri Hukum

0

BERIMBANG.com, Depok – Masih teringat jelas saat kita mendengar kalimat, “HUKUM UNTUK KEADILAN.” Sebagai pencari keadilan, penting untuk memegang erat slogan ini sebagai landasan dalam menjalankan profesi.

Manajer Partner WK Law Office, Wildan Kamil, memberikan pandangannya mengenai implementasi hukum saat ini. Menurutnya, penegakan hukum adalah elemen krusial dalam mewujudkan keadilan sosial dan peradaban sesuai semangat proklamasi kemerdekaan dengan landasan Pancasila dan UUD 1945.

Menurut pandangannya, upaya hukum dalam menegakkan prinsip keadilan sosial akan berhasil apabila dilakukan melibatkan berbagai pihak sesuai peran dan tanggung jawab yang diatur hukum yang berlaku. Pemahaman hukum dan penghormatan nilai-nilai negara hukum yang beradab, serta hak asasi manusia, harus menjadi tujuan bersama yang perlu diwujudkan bersama melalui peran aktif masyarakat dalam penegakan hukum.

Dalam pandangannya, penegakan hukum di negara ini semakin rumit. Kasus-kasus hukum kontroversial menjadi perbincangan hangat di publik, menimbulkan kecemburuan sosial dan kegaduhan massa yang bersifat nasional. Masyarakat merasa tidak ada harapan menyelesaikan masalah hukum kecuali dengan kemauan pemerintah dan aparat hukum berfokus pada keadilan dan kepastian tanpa campur tangan eksternal.

Hukum sebagai panglima, menempatkan hukum dalam tatanan sosial untuk ketertiban, kedamaian, ketentraman, kebahagiaan, dan kesejahteraan dalam kehidupan masyarakat. Menurut Van Apeldorn, tujuan hukum adalah menjaga ketertiban hidup manusia dengan melindungi kepentingan hukum seperti kehormatan dan kemerdekaan, menjaga perdamaian antar manusia dari pihak yang merugikan.

Di sisi lain, Wildan Kamil menyatakan bahwa hukum harus memberikan kebahagiaan dan keadilan sosial dengan kaidah hukum sebagai pedoman prilaku untuk menciptakan dan mempertahankan kedamaian dalam masyarakat.

Hukum sangat diperlukan dalam kehidupan bersosial, berbangsa, dan bernegara. Penegakan hukum melibatkan upaya aparat penegak hukum dari kebijakan, formulasi, aplikasi, hingga eksekusi. Penegakan hukum adalah proses membuat undang-undang yang baik, mengaplikasikannya dengan efektif, dan menjadikan hukum sebagai panglima tanpa pandang bulu.

Pentingnya bahwa pilar penegak hukum seperti Polri, Kejaksaan, Kehakiman, dan Pengacara harus mandiri tanpa campur tangan eksternal. Semua pilar penegak hukum harus menjalankan tugas dan amanahnya dengan menjunjung tinggi keadilan dan kepastian hukum.

Hukum menjadi harapan semua masyarakat Indonesia. – Wildan Kamil, WK Law Office, WK Law Firm, LBH Master Indonesia

Kapolsek Caringin Patroli Memantau Tempat Wisata Dalam Rangka 0ps Lilin 2024

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Upaya Kapolsek Caringin Polres Bogor Akp Hendra Kurnia, SH,.MM dalam memberikan keamanan di lokasi wisata, dengan melaksanakan patroli demi mengantisipasi gangguan kamtibmas libur Natal di lokasi Wisata Wilayah hukum Polsek Caringin, sabtu (21/12/2024).

Berdasarkan arahan Kapolres Bogor Akbp Rio Wahyu Anggoro, SH,.SIK.,MH kepada Kapolsek jajaran Polres Bogor untuk meningkatkan kewaspadaan didalam menjalankan tugas pengamanan dengan tujuan memaksimalkan keamanan di lokasi wisata sehingga Warga merasa aman dan nyaman saat menikmati liburan Natal dan Tahun Baru 2025.

“Kami siap mengamankan tempat wisata dari gangguan kamtibmas. Hal itu kami lakukan supaya situasi dan kondisi berlangsung aman kondusif,” tegas Akp Hendra didampingi anggotanya saat berpatroli.
“Kami akan bertindak dengan tegas dan terukur apabila didapatkan hal-hal yang dianggap mengganggu kamtibmas,” kata Kapolsek
Ia menegaskan, bahwa jajaran Polsek Caringin akan terus berupaya menjaga dan memelihara Harkamtibmas dengan baik demi kenyamanan dan ketenangan warga masyarakat khususnya pada momen liburan Natal dan Tahun baru tahun 2025, agar kehadiran kami Polisi dapat dirasakan oleh warga masyarakat.

(NA)