Jumat, April 24, 2026
Beranda blog Halaman 433

Ini Cara Menghadapi Razia Tidak Resmi Yang Dilakukan Oknum Polisi

0
Ilustrasi
Ilustrasi

BERIMBANG.COM – Belakangan cukup marak operasi yang dilakukan oleh petugas polisi demi menjaga ketertiban, keamanan dan kelancaran berlalu lintas. Fungsi dari operasi dan razia tersebut-pun selama ini juga terbukti menghasilkan output yang baik, seperti kedisiplinan berkendara, serta kelengkapan surat-surat.

Lantas, apakah semua operasi dan razia yang dilakukan oleh petugas polisi itu resmi? Sayangnya di banyak kota, masih banyak operasi yang dilakukan oleh oknum polisi yang tidak bertanggung jawab. Bukannya menimbulkan ketertiban, tapi seringkali malah membuat macet, lalu lintas kacau dan yang paling penting hilang respek dari masyarakat.

Dan video yang diunggah oleh pemilik akun ‘Arif Supriadi’ ini, jadi cara yang cukup baik untuk mengatasi para oknum petugas yang tujuannya hanya ‘mengada-ada’-kan operasi dan razia tidak resmi.

Bagaimana terlihat, pemilik kendaraan dihentikan oleh seorang oknum polisi yang kemudian menanyakan surat-surat ijin mengemudi dan kendaraan. Namun sang pemilik balik menanya masalah apakah sang oknum tersebut juga memiliki surat ijin.

Lantaran mungkin panik, oknum tersebut malah mengajak keluar pemilik mobil yang secara mekanisme kerja, razia cukup dilakukan di kabin mobil. Pun selanjutnya oknum polisi tersebut nyatanya tidak mampu menunjukkan surat resmi operasi yang diminta.

Sang pemilik mobil akhirnya ‘dibebaskan’ dari razia, sementara oknum tersebut seperti terheran karena kritisnya pemilik mobil. Metode ini sebenarnya cukup boleh untuk dilakukan. Cuman hati-hati saja, jika Otolovers tidak yakin bisa-bisa malah jadi ‘sasaran’ para oknum polisi nakal yang main fisik.

Tapi tetap ya Otolovers, berkendaralah dengan aman. Lengkapi surat-surat dan perlengkapan berkendara!

PT. Freeport Indonesia Butuh kepastian Investasi

0

Sejumlah truk milik PT Freeport Indonesia tidak menjalankan aktivitas dan terparkir di Grasberg, Tembagapura, Timika, Papua, Jumat (2/3)

BERIMBANG.COM, Tembagapura Setelah membangun terowongan sepanjang 500 km dan berbagai fasilitas penambangan underground, PT Freeport Indonesia (FI) berencana membangun lagi jalan 500 km untuk menopang kegiatan eksploitasi tambang bawah tanah di wilayah operasi seluas 10.000 hektare (ha). Sambil mengharapkan datangnya kepastian perpanjangan kontrak pasca 2021, perusahaan tembaga terbesar di Tanah Air ini telah menginvestasikan dana US$ 4 miliar untuk kegiatan penambangan underground.

Sejak mendapat izin operasi 1967 dan beroperasi komersial 1973, Freeport sudah menginvestasikan dana US$ 11 miliar dan kini perusahaan yang masa kontrak karya (KK) II akan habis tahun 2021 itu menyiapkan US$ 17 miliar untuk investasi hingga tahun 2041.

“Begitu ada kepastian, investasi baru akan dikucurkan,” kata Presdir PT FI Maroef Sjamsuddin kepada sejumlah pemimpin redaksi (pemred) Ibukota di Tembagapura, Mimika, Papua, Sabtu (20/6). Selain tambang terbuka di Grasberg, para pemred juga meninjau proses pengolahan ore atau material bijih menjadi konsentrat dan kegiatan penambangan bawah tanah.

Mengantisipasi penurunan produksi di tambang terbuka Grasberg, PT FI sejak 2008 mulai membangun infrastruktur untuk kegiatan penambangan bawah tanah, antara lain, terowongan yang saat ini sudah mencapai 500 km. Lewat terowongan ini, ore akan diambil untuk diolah menjadi konsentrat. Pada September tahun ini, dua motor fan berkapasitas 2.200 KW –yang berfungsi untuk memasuk angin segar bagi para pekerja–, mesin pemecah batu, dan ban berjalan sudah bisa dioperasikan.

Dalam kondisi normal, PT FI mengolah sekitar 200.000-240.000 ton bijih. Mencapai puncak tahun 2008 dengan produksi ore 238.000 ton, produksi PT FI merosot akibat ketidakpastian investasi, khususnya pasca lahirnya UU. Pada tahun 2014, produksi PT FI sebesar 118.000 ton bijih per hari, turun dari 179.000 ton tahun sebelumnya. Perusahaan ini pun terkena pembatasan ekspor konsentrat. Pada periode periode Januari-Juli 2015, PT FI hanya mendapat kuota ekspor 580.000 ton konsentrat. Izin tersebut merupakan perpanjangan dari periode enam bulan sebelumnya, yakni Juli 2014 hingga Januari 2015.

Izin ekspor digunakan pemerintah untuk menekan PT FI membangun smelter. Sesuai UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba), setiap perusahaan yang bergerak di bidang mineral dan batubara wajib membangun smelter selambatnya Januari 2014. Kewajiban ini membuat perusahaan pertambangan kelabakan. Untuk bisa mendapat perpanjangan izin ekspor, PT FI pun wajib menunjukkan kemajuan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral konsentrat.

PT FI tengah mempersiapkan pembangunan smelter di Gresik, Jatim berkapasitas 2 juta ton dengan nilai investasi US$ 2,3 miliar. Saat ini, PT FI bersama Mishubishi mengoperasikan smelter di Gresik berkapasitas 1 juta ton. Dengan tambahan smelter baru berkapasitas 2 juta ton, PT FI akan memiliki pabrik pengolahan dan permurnian konsentrat berkapasitas 3 juta ton per tahun.

Untuk menunjang smelter yang hendak dibangun, kepastian investasi di hulu sangat penting. Dari produksi 179.000 ton bijih tahun lalu, tambang underground sudah mengontribusi 50.000 ton ore. Pada tahun 2017, ketika produksi tambang terbuka sudah jauh menurun, tambang bawah tanah Freeport akan mampu menghasilkan 160.000 ton ore per hari dan menjadi satu dari empat tambang bawah tanah terbesar di dunia.

“Ini kalau semua berjalan sesuai rencana dan itu berarti kami perlu mendapatkan kepastian usaha. Jika tidak, produksi Freeport akan merosot 70% tahun 2017,” kata Maroef.

Pihaknya sudah mengajukan surat kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar PT FI segera mendapatkan kepastian perpanjangan kontrak. Selain itu, pada Juli 2015, PT FI kembali mendapatkan perpanjangan izin ekspor untuk enam bulan ke depan.

Ketidakpastian investasi di hulu, kata Maroef, juga berdampak buruk pada investasi di hilir. Rencana pembangunan smelter berkapasitas 2 juta ton per tahun akan mubazir.

“Dari mana Freeport mendapat konsentrat untuk diolah jika produksi di hulu tak ada lagi?” tanya Maroef.

Kepastian Usaha
Merespons perubahan, PT FI dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyepakati perubahan sistem Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) setelah KK tahap II berakhir tahun 2021. Dengan IUPK ini, PT FI mendapatkan perpanjangan usaha di Indonesia hingga 2041. Tapi, realisasi kesepakatan ini masih harus menunggu lampu hijau dari Presiden Joko Widodo.

Maroef menjelaskan, pihaknya sudah menyampaikan proposal lengkap kepada Menteri ESDM pekan lalu. Sesuai aturan dan sopan santun, pihaknya harus menyampaikan semua laporan kegiatan dan rencana ke depan kepada Kementerian ESDM.
“Nanti, Pak Menteri (Menteri ESDM –Red) yang berurusan dengan Presiden,” ujar jenderal bintang dua (Pur) TNI Angkatan Udara dan wakil kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) itu dalam diskusi dengan para pemred.

Pada keterangan pers yang disampaikan Mensesneg Pratikno, 25 Mei 2015, disebutkan, Presiden Jokowi memutuskan, pengelolaan Blok Mahakam sepenuhnya diambil alih oleh Pertamina. Sedangkan untuk PT FI, karena KK II baru selesai tahun 2021, Kementerian ESDM akan menjaga agar secara bertahap, kepemilikan Indonesia semakin besar. Di samping itu, manfaat fiskal dan ekonomi Indonesia dari PT FI juga akan semakin besar.

“Terobosan yang tengah dilakukan adalah melalui UU Minerba. Pola hubungan antara negara dan Freeport yang semula setara dalam format kontrak karya, akan diubah menjadi izin usaha pertambangan yang menempatkan posisi negara kita lebih kuat,” kata Pratikno.

Ditegaskan pula, “Jalan pikiran yang menuntut untuk melakukan pemutusan sepihak (terhadap Freeport –Red) tidak akan menyelesaikan masalah, namun justru menimbulkan masalah baru, yakni ekonomi Papua akan menderita. Itu akan berdampak pada urusan politik. Iklim investasi akan rusak dan geopolitik Indonesia sebagai ‘leader’ di Kawasan Asia Pasifik akan dilemahkan.”

Kementerian ESDM saat ini, kata Muhammad Said Didu, staf khusus Menteri ESDM, tengah mencari terobosan hukum agar PT FI mendapatkan kepastian usaha. Selambatnya, dua tahun sebelum KK II berakhir, yakni tahun 2019, PT FI sudah mendapatkan kepastian akan masa depannya. Tapi, mengingat PT FI tengah membangun penambangan underground dan smelter, kepastian perpanjangan kontrak harus dipercepat.

Untuk memberikan manfaat kepada semua pihak, kata Maroef, PT FI sudah menyetujui kenaikan royalti tembaga dari 3,5% menjadi 4%, emas dari 1% menjadi 3,75%, perak dari 1% menjadi 3,25%. PPh badan sebesar 35% dari laba bersih yang harus dibayar PT FI tetap berlaku. Semua korporasi Indonesia membayar PPh 25% sesuai UU PPh. Sedang PT FI diperlakukan beda. Selain itu, PT FI juga sepakat divestasi saham ditingkatkan dari 9,36% menjadi 30%. Penggunaan barang dan jasa dalam negeri akan dinaikkan dari 71% ke 90%.

Dalam 42 tahun beroperasi di Indonesia, PT FI sudah berkontribusi secara langsung dan tidak langsung kepada Indonesia dan Papua. Pada kurun waktu 1992-2014 atau 22 tahun beroperasi, kontribusi langsung PT FI kepada Indonesia US$ 15,6 miliar dan secara tidak langsung US$ 29,5 miliar.

Kontribusi langsung adalah pajak, royalti, dividen, dan biaya lain. Sedangkan kontribusi tidak langsung mencakup gaji dan upah, pembelian dalam negeri, pembangunan daerah, dan investasi dalam negeri. Pajak dan pungutan lainnya yang diterima pemerintah dari PT FI selama 22 tahun itu mencapai US$ 12,8 miliar, dividen US$ 1,3 miliar, dan royalti US$ 1,6 miliar.

Total tenaga kerja yang diserap PT FI mencapai 30.000 orang, 97,4% di antaranya adalah orang Indonesia.

“Para insinyur yang bekerja di pertambangan bawah tanah semuanya orang Indonesia. Keahlian mereka tidak kalah dari asing, bahkan sejumlah prestasi mereka jauh di atas para insinyur di negara lain,” ujar Maroef.

Dari jumlah tenaga kerja Indonesia, sekitar 27% adalah warga asli Papua. Lebih dari 95% pendapatan regional bruto (PDRB) Kabupaten Mimika berasal dari PT FI. Dalam kurun waktu 1992-2014, total investasi pengembangan masyarakat setempat yang diberkan PT FI mencapai US$ 1,3 miliar. PT FI, antara lain, membangun infrastruktur jalan, pelabuhan udara, sekolah, dan rumah sakit.

Luas daratan Papua sekitar 40,7 juta ha. Sedang wilayah operasi PT FI 10.000 ha atau 0,02% dari wilayah Papua dengan wilayah pendukung 201.950 ha. (BS)

Kepolisian Resort Langkat Gagalkan Penyelundupan Ganja Sebanyak 34 Bal

0

tanaman ganja

BERIMBANG.COM, Medan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Langkat menggagalkan penyelundupan ganja kering sebanyak 34 bal dari Aceh ke Kota Medan, Sumatera Utara. Penggagalan penyelundupan itu dilakukan di kawasan Jalan Lintas Medan-Aceh, Simpang Aroma, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Helfi Assegaf, mengatakan penangkapan tersebut berawal dari kecurigaan petugas patroli rutin yang dilakukan oleh Satlantas Polres Langkat di Jalinsum pukul 09.30 WIB hari ini. Personel Satlantas curiga dengan gerak-gerik sebuah Kijang kapsul dengan pelat BK 1287 QE.

Petugas mencoba menghentikan kendaraan tersebut untuk memeriksa kelengkapan suratnya. Namun, pengendara malah tancap gas dan mencoba kabur.

Petugas pun mengejarnya. Ketika kendaran berhasil dihentikan, salah seorang tersangka langsung melarikan diri.

Curiga, petugas langsung memeriksa kendaraan dan mengamankan seorang tersangka atas nama Abden (21) warga Aceh.

“Dalam pemeriksaan, petugas menemukan barang bukti ganja kering sebanyak 34 bal beserta 3 paket sabu pipet dan plastik bekas sabu. Setelah diperiksa, tersangka Abden mengaku jika temannya yang lari bernama Zul dan juga warga Aceh,” kata Helfi Assegaf di Medan, Minggu (21/6/2015).

Setelah diperiksa, lanjut Helfi, tersangka yang ditangkap mengaku ganja kering tersebut akan dibawa ke Jalan Bintang, Medan. Di sana sudah ada orang yang menunggu untuk serah terima.

“Tersangka masih diperiksa di Polres Langkat. Kasus ini masih dikembangkan lagi untuk mengetahui dan mengejar siapa yang memesannya,” terang Helfi. (ter)

BPOM Kota Bandung Temukan Produk Makanan Impor Ilegal

0

bpom

BERIMBANG.COM, Bandung Petugas Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Bandung, Jawa Barat, menggerebek gudang makanan di Jalan Otto Iskandardinata, karena diduga menyimpan dan mengedarkan produk makanan impor ilegal.

Dari hasil penggerebekan, petugas menyita 11 jenis produk makanan kemasan seperti sereal, susu, dan makanan ringan dengan total sekitar 10 ribu produk makanan asal Eropa, Amerika dan Asia.

Kepala BPOM Kota Bandung, Abdul Rahim menjelaskan penyitaan ini dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan. Ia menegaskan bahwa saat bulan Ramadan tiba, praktik curang ini kerap dilakukan para oknum pengusaha nakal.

“Saat Ramadan konsumsi pangan masyarakat akan meningkat kemudian dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mendatangkan barang yang tidak seharusnya,” kata dia usai penggerebekan, Jumat (19/6/2015).

“Kemudian dari hasil razia ini kita temukan produk pangan tanpa izin edar dan tidak terdaftar serta tidak memenuhi syarat. Di sini ada 11 jenis produk dengan jumlah sekitar 10 ribu,” tambah dia.

Abdul menuturkan dirinya belum bisa memastikan apakah makanan ini layak dikonsumsi atau tidak. Sebab masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut apakah produk ini berbahaya atau tidak.

Diedarkan secara Online

Disinggung peredarannya sendiri, Abdul mengatakan produk ini diedarkan secara online. Hal ini dilakukan untuk mengelabui para petugas.

“Dari hasil pemeriksaan sementara ini dijual secara online baik dalam jumlah sedikit atau dengan pengambilan banyak. Itu modus untuk mengelabui aktivitasnya dan bangunan digunakan sebagai gudang,” terang dia.

Abdul mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam setiap transaksi pangan. Apabila menemukan hal mencurigakan segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

“Harus dicek dulu apakah produknya ilegal atau tidak, karena kita tidak tahu apakah produknya aman atau tidaknya,” pungkas dia.(l6)

Objek Wisata Kepulauan Karimun Jawa Akan Miliki Kapal Pesiar Besar

0
Ilustrasi
Ilustrasi

BERIMBANG.COM, Jepara – Objek wisata kepulauan Karimunjawa, Jepara, bakal memiliki kapal pesiar dengan kapasitas penumpang hingga 1000 orang. Kapal pesiar yang dilengkapi berbagai fasilitas, termasuk hotel tersebut sudah diperkenalkan kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Demikian dikatakan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo kepada wartawan di ruang kerjanya, usai menerima Direktur Utama PT. Pelni Sulistyo Wimbo Hardjito, Rabu (14/01/2015).

Keberadaan kapal pesiar yang saat ini sedang dipersiapkan oleh PT Pelni nantinya bisa disinergikan dengan keberadaan masyharakat di Karimunjawa. “Jika kapal pesiar nantinya sudah melayani wisatawan ke Karimunjawa, bisa disinergikan dengan masyarakat pemilik kapal tempel di karimunjawa, karena kapal pesiar tidak bisa merapat hingga ke pelabuhan. Sehingga harus dijemput dengan kapal-kapal kecil menuju pulau-pulau di Karimunjawa,” tutur Gubernur.

Sulistyo Wimbo Hardjito mengatakan, PT Pelayaran Nasional Indonesia menawarkan konsep wisata berupa hotel terapung di atas kapal kepada masyarakat sebagai bentuk pengembangan objek wisata bahari di Kepulauan Karimunjawa. Direncanakan kapal pesiar akan dioperasionalkan pada 18-20 Juli 2015 atau H+1 hingga H+3 Lebaran. (fe)

Mewujudkan Generasi Semangat Muda & Semangat Berkarya

Abnon Jakpus_11

BERIMBANG.COM, Jakarta –  Ajang pemilihan Abang dan None Jakarta Pusat merupakan salah satu dari serangkaian kegitan yang dilaksanakan oleh Suku Dinas PariwisatadanKebudayaan Jakarta Pusat, serta dalam rangka menyambut hariulang tahun Kota Jakarta ke 488.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Pusat yang diadakan setiap tahunnya untuk melestarikan dan menumbuhkan rasa cinta budaya Betawi pada generasi muda Kota Jakarta.

Ajang ini juga menjadi wadah bagi para pemuda pemudi untuk mengembangkan bakat, kreatifitas dan potensi diri yang mereka miliki agar bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Para finalis Abang dan None ini nantinya akan turut serta menjadi partisipan sebagai Duta Wisata Jakarta di dalam maupun di luar negeri.

Abnon Jakpus_15

Selainitu, mereka juga diharapkan bisa menggali dan mengembangkan keanekaragaman budaya yang ada di Jakarta,serta mampu mempromosikan keanekaragaman pariwisata DKI Jakarta khususnya Jakarta Pusat.

Sesuai dengan tema yang diangkat “Semangat Muda Jakarta, Semangat Berkarya” yang merupakan ajakan untuk generasi muda Jakarta secara proaktif mengerahkan potensinya untuk berkontribusi dalam pembangunanIbukota.

“Abang dan None Jakarta selain dituntut untuk mengenal dan mencintai kebudayaan Betawi, juga harus bisa memperkokoh jatidiri generasi muda dalam menghadapi pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia” ujar Mangara Pardede, Walikota Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Pemilihan Abang dan None Jakarta Pusat ini mendapatka animo yang cukup baik dari para generasimuda, tercatata dari sekitar 163 perserta yang mendaftarkan diri menjadi finalis, terdiri dari 47 Abang dan 116 None. Setelah dilakukan seleksi awal, melalui kegiatan Focus Group Discussion, terpilih 100 peserta.Kemudian setelah melalui serangkaian wawancara oleh Tim Juri ,diperoleh 15 pasangatau 30 peserta.

Berbagai pembekalan pun diberikan kepada 15 pasang peserta selama 30 hari, mulai dari psikotes, public speaking, character building, dan kegiatan bakti sosial. Selain itu para finalis juga diberikan kegiatan outbound yang bertujuan untuk menumbuhkan keterbukaan dan kedekatan (in group feeling) antar personal, serta meningkatkan rasa percayadiri pada kemampuan yang dimiliki. Dan pembelakan terkait dengan tugasnya menjadi duta wisata yaitu pengetahuan tentang pemerintahan, pemasaran, kebudayaanbetawi, kebiajakan pariwisata dan table manner.

Pada malam ini 30 finalis telah menujukan potensi terbaiknya untuk memperebutkan gelar juara yaitu Abang dan None, Wakil I, Wakil II, Harapan I, Harapan II danFavorit, selain itu para finalis dinilai berdasarkan tiga kriteria yaituBeauty, BraindanBehaviour. Berikut adalah nama para pemenangnya:

• Abang Jakarta Pusat : DedeJanuardi Lie
• None Jakarta Pusat : MuthiaKhanza
• AbangWakil I : RizkySyahputra
• None Wakil I: KhalyaKharaminaSiregar
• AbangWakil II : AchmadYudhaUtomo
• None Wakil II : Agatha Aurelia
• AbangHarapan I : BismaAditya
• None Harapan I : SyarifahDwiRahma
• AbangHarapan II : EdirzaArdiansyahEddin
• None Harapan II : BarizahGhassaniLoebis
• AbangFavorit : Lukmannul Hakim
• None Favorit : Monica Elizabeth TanodRosandi

ICT Award Kembangkan Informasi Tekhnologi Kota Depok

Acara seminar ICT Award di Aula lantai 1 Balaikota.   (Foto: Yuli Efendi)
Acara seminar  DEPICTA  di Aula lantai 1 Balaikota. (Foto: Yuli Efendi)

BERIMBANG.COM, Depok – Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Kota Depok semakin dibutuhkan oleh kalangan masyarakat dengan teknologi canggih yang semakin bersaing di zaman modern.

Dengan pesatnya tekhnologi masih banyak masyarakat kurang mengenal akan canggihnya tekhnologi apalagi dikalangan bawah, masih banyak yang belum mempunyai sarana dan prasarana seperti komputer atau gadget canggih apalagi untuk mengakses internet.

Pameran ICT Award di halaman Balaikota.    (Foto:Yuli Efendi)
Pameran DEPICTA Award di halaman Balaikota. (Foto:Yuli Efendi)

Pemerintah Kota Depok dalam mengatasi perkembangan tekhnologi dan juga evaluasi pelayanan kepada masyarakat sangat intens untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kota Depok agar lebih melek internet untuk menjadikan Kota Depok sebagai Kota Cyber City benar-benar terlaksana sampai ke pelosok-pelosok kampung yang belum tersentuh sama sekali.

Para peserta DEPICTA
Para peserta DEPICTA

Pantauan berimbang.com,  program ICT (Informasi Community Tekhnologi ) Award yang digelar Pemerintah Kota  Depok berlangsung selama dua hari pada tanggal 12 sampai dengan tanggal 13 juni 2015 di Balaikota mendapatkan antusias di kalangan masyarakat Kota Depok karena acara yang diselenggarakan meliputi beberapa acara seperti Workshop, Seminar,Talkshow, lomba animasi dan diakhiri dengan pameran dengan melibatkan perguruan tinggi, pengusaha dan yang lainnya.

Para Narasumber DEPICTA Di Aula Lantai 1 Balaikota Depok
Para Narasumber DEPICTA Di Aula Lantai 1 Balaikota Depok

Maksud dan tujuan terselenggaranya ICT Award menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, M.Fitriawan adalah untuk mengembangkan Tekhnologi Informasi dan Komunikasi yang ada di Kota Depok supaya dimanfaatkan sebesar-besarnya bermanfaat dikalangan pemerintah dan Masyarakat pada umumnya.

“Agar warga juga bisa mengembangkan tekhnologi Informasi dan Komunikasi dalam kehidupannya sehari-hari dan memanfaatkan layanan Informasi yang ada agar bermanfaat bagi pemerintah sendiri maupun kalangan masyarakat,”ujar Fitriawan di sela kegiatan pameran ICT Award di Balaikota. Sabtu (13/6/2015).

Acara ICT Award yang sudah digelar tiga kali oleh Pemerintah Kota Depok juga melibatkan komunitas IT yang ada di Kota Depok dan dimeriahkan hiburan musik.(Yuli Efendi)

WALHI dan Warga pangkalan Jati Menolak Pembangunan Superblok Cinere

walhi

BERIMBANG.COM, Jakarta – Walhi Jakarta Sejak 6 Bulan terakhir mendampingi warga di Komplek Perumahan TNI AL Pangkalan Jati Cinere, Depok yang sedang melakukan penolakan kepada Pengembang PT. Megapolitan atas Proyek Pembangunan Superblok Kawasan Multifungsi Cinere Business District (CBD) atau Centro Cinere. Saat ini proyek CBD sedang merencanakan pembangunan Cinere Terrace Suite dengan rincian penggunaan gedung untuk apartemen dan citywalk di jalan merawan cinere, kota depok dengan kapasitas kamar apartemen sebanyak 800 unit dengan ketinggian lantai sebanyak 18 Lantai serta kamar hotel sebanyak 176 kamar hotel dengan ketinggian 11 lantai  dan 56 unit ruko.

Kami memandang pembangunan proyek tersebut akan berdampak buruk dan merusak lingkungan hidup di kawasan sekitar pembangunan maupun dampak lingkungan untuk wilayah Jakarta. Dampak buruk dikhawatirkan terjadi karena dalam Perpres No. 54 tahun 2008 mengenai JABODETABEKPUNJUR dinyatakan bahwa wilayah Cenere masuk bagian dari wilayah serapan air untuk daerah Jakarta, dan dalam Lampiran Peta terlihat bahwa area pembangunan adalah wilayah mata air dan wilayah danau. Jika kita melihat ke lokasi, lahan yang ada berada di lembah dan dekat dengan Sungai Pesanggrahan sehingga kami mengkhawatirkan wilayah-wilayah yang menjadi penyangga untuk mengurangi banjir jakarta semakin berkurang.

Dalam siaran persnya (6/6/2015) beberapa waktu yang lalu Walhi Jakarta sendiri konsisten menolak upaya-upaya perusakan lingkungan berdasarkan statuta Walhi dan upaya walhi melakukan pendampingan dan atau upaya-upaya hukum merupakan langkah legal dari amanat UU No. 32 tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup. Untuk memahami kasus CTS dan CBD secara keseluruhan, kami melihat dasar aturan-aturan yang ada diduga telah dilanggar oleh Pengembang, aturan tersebut adalah:

•      UU RI No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

•      UU RI No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan

•      PP RI No.27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup

•      PP RI No.27 Tahun 2012 tentang Ijin Lingkungan

•      PP RI No.101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun

•      PERDA Kota Depok No.03 Tahun 2013 tentang Pedoman Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

•      PERMENNEG LH RI No.16 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup

•      PERMENNEG LH RI No.17 Tahun 2012 tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Analisis Dampak Lingkungan Hidup dan IjinLingkungan

•      PERMENNEG LH RI No.5 Tahun 2012 tentang Jenis Rencana Usaha Dan/AtauKegiatan yang Wajib Memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup

•      KEPMENNEG LH RI No.8 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyusunan AMDAL

•      KEPMENNEG LH RI No.11 Tahun 2006 tentang Jenis Rencana Usaha Dan/Atau Kegiatan yang Wajib dilengkapi dengan AMDAL

•      Pasal 232 Ayat (1) KUHP tentang larangan melakukan perusakan, pembuangan atau penutupan penyegelan

•      Perbuatan Melawan Hukum seperti yang tercantum dalam Pasal 1365 KUH Perdata

Berdasarkan ketentuan di atas dan merujuk pada statemen terakhir Presiden Jokowi tentang lingkungan yang menyatakan bahwa Presiden tidak akan kompromi atas aksi perusakan lingkungan, WALHI Jakarta secara organisasi maupun bersama warga atau koalisi organisasi lain akan terus konsisten menolak tindakan perusakan lingkungan. Dan kami menegaskan agar Pemda Depok secara konsisten menegakkan aturan dan menghentikan dengan segera proses pembangunan CTS.(*)

1,267 Industri Hiburan, 467 Menjadi Perhatian Khusus Dibulan Ramadhan

unnamed (32)BERIMBANG.COM, Jakarta – Tempat hiburan malam menjadi perhatian terutama saat Ramadan. Para pengusaha diminta tidak membuka usahanya selama sebulan penuh.

Pemprov DKI Jakarta juga sudah menentukan aturan bagi para pengusaha industri hiburan di Jakarta. Mereka harus tutup total selama sebulan penuh.

“Aturan ini sudah kami sebarkan dengan surat edaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta No 34/SE/2015 tentang waktu penyelenggaraan industri pariwisata pada bulan Ramadan dan Idul Fitri,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Purba Hutapea, di kantornya, Jumat (12/6/2015).

Purba mengatakan, surat edaran itu sudah disampaikan kepada pengusaha industri hiburan sejak 15 Mei 2015. Dia yakin, para pengusaha mengerti dan menaati aturan ini.

Jenis usaha yang tutup total, yakni klub malam, diskotik, mandi uap, griya pijat, dan permainan mesin keping jenis bola ketangkasan. Termasuk usaha bola sodok dan bar yang terdapat lima fasilitas hiburan itu.

Sedikitnya ada 1.267 industri hiburan malam yang ada di Jakarta. Dari jumlah itu, 476 tempat usaha menjadi perhatian khusus. Di antaranya, 66 diskotik, 230 griya pijat, 7 mandi uap, 8 klub malam, dan 165 musik hidup.

“Mereka harus tutup satu hari sebelum bulan Ramadan, selama bulan Ramadan, hari Raya Idul Fitri, dan satu hari setelah hari raya Idul Fitri,” jelas Purba.

Menurut dia, aturan ini sudah berdasar pada Perda No 10 tahun 2004 tentang Kepariwisataan dan Keputusan Gubernur No 98 tahun 2004 tentang Waktu Penyelenggaraan Industri Pariwisata.

Pihaknya juga akan bekerja sama dengan Satpol PP DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya untuk mengawasi jalannya aturan ini. Dia tidak segan-segan merekomendasikan usaha itu untuk ditutup.

“Jadi yang melakukan penindakan, peringatan, dan penyegelan bukan kami, tapi Satpol PP dibantu kepolisian,” imbuh dia.

Sementara, Kasie Pengawasan Tempat Usaha Bidang Industri Satpol PP DKI Jakarta, Syamsul Komar mengatakan, pihaknya akan menerjunkan 10-15 personel setiap harinya guna mengawasi tempat hiburan di Jakarta. Dia juga akan didampingi pihak Disparbud untuk pengawasan.

“Kalau ditemukan, mulanya kami beri tuguran, surat peringatan, sampai sanksi penyegelan,” kata Syamsul.

Aturan sanksi yang dijatuhkan memang terdapat pada Pasal 43 dan 44 Perda No 10 tahun 2004 tentang Kepariwisatan.

Berdasar catatan, setiap tahun ada saja yang melanggar aturan ini. Tapi, belum sampai ada yang disegel. “Tahun 2014 ada 2 tempat usaha yang mendapat teguran. Setelah itu mereka langsung ikut aturan,” tandas dia. (L6)

Toko Sembako Pasar Cisalak Depok Dibobol Maling

Lokasi kejadian pembobolan toko sembako Pasar Cisalak.  (Ist)
Lokasi kejadian pembobolan toko sembako Pasar Cisalak. (Ist)

BERIMBANG COM, Depok – Toko sembako yang berlokasi di gedung B Pasar Cisalak Kota Depok di bobol maling saat pemilik toko tutup menjelang magrib. Sabtu ( 6/6/2015 ) kemarin.

Pemilik Toko, Desi mengungkapkan kejadian disaat tokonya sudah tidak terkunci dan dalam keadaan tidak digembok, dirinya melihat rokok yang biasa terpajang hilang semua.

“Rokok yang saya taruh di etalase hilang semua, mungkin yang diambil itu yang gampang untuk dijual,” kata Desi kepada berimbang.com. Selasa (9/6/2015).

Desi juga menyayangkan kejadian yang menimpa tokonya bisa terjadi sedangkan Kunci gembok dan kunci folling Gate terkunci dengan rapih sehingga sulit sekali untuk dibobol, dirinya juga sudah melapor ke Serikat Pedagang Pasar Cisalak (SPPC) tapi karena kemauan korban tidak mau melapor ke pihak kepolisian.

Tambahnya, pelaku pembobol diduga menggunakan gergaji besi untuk melakukan aksinya dan memerlukan waktu yang lama untuk membobolnya.

Kepala UPT Pasar Cisalak, Abdul Amin ketika dikonfirmasi berimbang.com membenarkan kejadian pembobolan Toko Sembako di lantai bawah dengan adanya laporan, dirinya dan pihak keamanan  langsung mengecek kelokasi kejadian.

“Kami sudah meminta maaf kepada korban atas kelalaian kemanan sehingga menimbulkan terjadinya kerugian terhadap pedagang sembako, mungkin ini suatu pelajaran bagi kami untuk lebih meningkatkan keamanan di Pasar Cisalak,” ujar Amin.

” Dengan kejadian ini, kami dan pihak keamanan akan lebih memperketat keamanan dilokasi pasar agar tidak terulang kejadian yang sama,” tambahnya.

Kerugian yang diderita pemilik sembako diperkirakan puluhan juta rupiah berupa beberapa slop rokok.(Yuli Efendi).