Minggu, April 26, 2026
Beranda blog Halaman 42

Anggota DPRD Depok Usir Wartawan, Ketua PWI Akan Lapor BKD Dan Polisi

0

BERIMBANG.com, Depok – Wartawan Satunet yang merupakan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok, yaitu Rudi Irwanto, diusir saat sedang meliput kegiatan reses anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi Golkar, yaitu Supriatni di Jalan Perikanan RT 01 RW 01, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, pada hari Ahad (02/02/2025).

Kegiatan reses yang diadakan oleh Supriatni, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Kota Depok, bertema “Dalam Rangka Menerima Aspirasi Saran dan Masukan dari Masyarakat.”

Supriatni dengan tegas menyatakan, “Kegiatan ini bukan untuk dikonsumsi publik, hanya untuk internal, tidak boleh diliput dan jangan direkam. Silakan wartawan keluar,” ketika ia melihat Rudi sedang mengambil foto di acara tersebut.

Dengan ekspresi kecewa dan merasa seolah dipermalukan di depan banyak orang, Rudi segera meninggalkan ruangan dan melaporkan kejadian yang menimpanya secara tertulis kepada Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah, di Kantor PWI Kota Depok, pada hari Minggu (02/02/2025).

“Saya sedang meliput kegiatan ini sebagai bagian dari keterbukaan informasi terkait kegiatan pejabat publik. Sejauh yang saya ketahui, kegiatan reses seharusnya menjadi bagian dari laporan kinerja anggota dewan yang seharusnya diketahui oleh publik,” terangnya.

Keberadaan Rudi selama meliput juga tidak mengganggu jalannya acara yang sedang berlangsung. Ia juga meminta Ketua PWI Kota Depok untuk melaporkan kejadian yang dialaminya kepada BKD DPRD Kota Depok.

“Saya tidak meminta uang, saya hanya menulis berita. Ini adalah bentuk pelecehan terhadap profesi jurnalis,” tegas Rudi sambil sedikit terisak.

Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah, menerima laporan pengusiran wartawan tersebut secara resmi dan menyayangkan apabila pengusiran terhadap Rudi, yang merupakan wartawan PWI Kota Depok yang berkompeten menurut Dewan Pers, terbukti.

“Rudi adalah anggota PWI Kota Depok yang diakui oleh Dewan Pers. Saya akan segera berdiskusi dengan Bagian Hukum PWI Kota Depok,” jelasnya.

Rusdy menjelaskan bahwa jika pengusiran wartawan tersebut benar terjadi, hal ini merupakan pelanggaran terhadap kebebasan pers yang diatur dalam UU Pers No 40 Tahun 1999 dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp 500 juta.

Beliau menyoroti Pasal 7 Ayat 2 yang menyatakan bahwa pers adalah lembaga komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi, mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan maupun dalam bentuk lainnya melalui media cetak, elektronik, maupun saluran lainnya.

Pasal 8 Ayat 2 menegaskan bahwa setiap orang yang sengaja dengan sengaja melakukan tindakan yang menghambat atau menghalangi pelaksana tugas pers dapat dipidana dengan hukuman penjara maksimal 2 tahun atau denda hingga Rp 500 juta.

Rusdy menambahkan, “Kegiatan reses adalah kegiatan resmi yang seharusnya bersifat terbuka bagi publik. Apalagi kegiatan reses menggunakan anggaran negara. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk melarang liputan pers terhadap reses. Jika dianalisis lebih lanjut, ada potensi pelanggaran pidana dalam hal ini.”

Seorang wartawan senior ini juga mengungkapkan bahwa hubungan PWI Kota Depok selama ini cukup baik dengan Partai Golkar Kota Depok, sehingga akan berusaha berkomunikasi untuk menemukan solusi terbaik dengan menghubungi Ketua Partai Golkar Kota Depok, yaitu Farabi Arafiq.

“Kita akan mencari solusi secara bijaksana. Kami berharap Bu Dewan Supriani dapat memberikan keterangan dan kami terbuka untuk menerima permintaan maaf secara terbuka di Kantor PWI Kota Depok,” ujarnya.

Jika tidak ada permintaan maaf, Rusdy menegaskan bahwa secara resmi PWI Kota Depok akan melaporkan kejadian ini kepada Badan Kehormatan DPRD Kota Depok, Fraksi Golkar DPRD Kota Depok, Ketua Partai Golkar Kota Depok, dan tidak menutup kemungkinan akan melaporkan adanya unsur pidana ke Polrestro Depok.

“Namun, kami tetap mengutamakan silaturahmi dan semangat pemaafan,” tutupnya. (***)

Mentri Lingkungan Hidup Respon Keluhan Warga Cigombong Soal Pendangkalan Danau Lido

0

BERIMBANG.COM, Bogor -Perjuangan Masyarakat kecamatan Cigombong, terkait pendangkalan danau Lido, Desa Watesjaya, yang terus meminta pemerintah untuk mengatasi sendimentasi danau Lido oleh MNC Land dan menjadi hilangnya sebagian danau Lido yang dikhawatirkan terganggunya ekosistem disekitar danau.

Seperti yang diungkap Fidel Aqso pemuda yang gigih dan tak berhenti untuk menyuarakan masyarkat mengenai penyempitan danau Lido yang semakin parah, dirinya bersyukur bahwa suara masyarakat akhirnya didengar oleh pemerintah.

” Alhamdulilah akhirnya suara masyarakat Cigombong didengar dan direspon oleh pemerintah, dan Kementrian Lingkungan Hidup akhirnya datang dan melihat langsung ke kawasan danau Lido,” ujarnya.

Menteri LH yang dipimpin oleh Hanif Faisol Nurofiq, meminta agar MNC Lido harus mengeruk danau Lido agar kembali seperti semula.

” Tadi hasil pertemuan dengan masyarakat bahwa MNC Land harus mengeruk danau Lido yang mulai mendangkal, dan ini harus dilaksanakan secepatnya oleh manajemen MNC Land,” ujarnya.

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq membenarkan, luasan Danau Lido saat ini sudah berkurang dan dangkal. Padahal, kata dia, keberadaan danau ini sangat penting bagi masyarakat, khususnya ketersediaan cadangan air tanah dan pencegahan banjir di daerah hulu.

“Dari data dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PUPR), ada sekitar 24 hektare danau Lido hilang, yang awalnya 35 hektare menjadi 11 hektare. Dan ini, ini yang harus dikembalikan,” kata Hanif kepada awak media.

Hanif juga menekankan pentingnya pengembalian fungsi Danau Lido sebagai tendon atau reservoir air. “Saat ini sudah tertimbun dan harus direstorasi atau dipulihkan,” tegasnya.

Menurut Hanif, saat ini pengawas Kementerian LH sedang mengkaji Danau Lido diman hasil kajian itu akan menjadi rekomendasi ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Kementerian PUPR.

Terpisah, Direktur Utama MNC Land Budi Rustanto membantah jika sedimentasi atau pendangkalan Danau Lido bersumber dari aktivitas yang ada di perusahaannya.

Sebaliknya, Budi menyebut pendangkalan terparah disebabkan oleh proyek Tol Bocimi.

“Ini sudah kita laporkan ke pak menteri sekitar 2 atau tiga tahun yang lalu, mohon perhatiannya,” kata Budi

(NA)

Pengajian Rutin MT.Balwan Kembali Di Gelar Sekaligus Tahlilan

0

BERIMBANG.com, Depok – Majelis Taklim Balai Wartawan Kota Depok kembali mengadakan Pengajian Bulanan di Sekretariat Balai Wartawan Kota Depok. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang diadakan untuk menghormati almarhum Abdul Azis bin Karua. Para pengurus dan jamaah MT. Balwan Kota Depok, serta Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah beserta jajaran hadir dalam kegiatan pengajian ini yang juga mencakup pembacaan tahlil.

“Kegiatan pengajian bulanan MT. Balwan Kota Depok yang disertai pembacaan tahlil untuk almarhum Abdul Azis berlangsung lancar dan dihadiri dengan antusias oleh jamaah dan undangan yang hadir,” ungkap Ketua MT. Balwan Kota Depok, Adie Rakasiwi, pada Kamis (30/01/2025).

Adie juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah, yang juga sebagai Pembina Depok Media Center (DMC), atas perhatiannya terhadap almarhum Abdul Azis. Rusdy terlibat dalam proses pengurusan jenazah, pemandian di RSUD Depok, salat jenazah hingga pemakaman di TPU Bedahan agar berjalan lancar tanpa kendala.

“Kehadiran Ketua PWI Kota Depok merupakan momen penting bagi MT. Balwan Kota Depok. Kepekaannya terhadap sesama wartawan patut diapresiasi dan dijadikan teladan. Kami berterima kasih atas dukungan Ketua PWI Kota Depok terhadap kegiatan MT. Balwan Kota Depok, termasuk dalam memperluas silaturahim agar penyiaran keagamaan menjadi lebih luas,” tambahnya.

Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah, dalam pidatonya menyebutkan bahwa ia telah lama mengenal almarhum Abdul Azis yang dikenal sebagai individu dengan perilaku yang baik selama hidupnya.

“Kami bersyukur atas kepedulian banyak pihak terhadap almarhum, baik secara moral maupun materi. Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Kota Depok, Dinsoa, Disrumkin, RSUD, PMI, para donatur DMC, rekan-rekan PWI, dan MT. Balwan Kota Depok yang telah membantu dalam proses pemakaman almarhum. Semoga segala amal kebaikan kita dicatat oleh Allah SWT,” papar Rusdy Nurdiansyah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWI Kota Depok menyerahkan santunan untuk almarhum Abdul Azis yang diterima langsung oleh orangtua angkatnya, Abdul Kholid, yang telah merawat almarhum.

“Saya mewakili almarhum mengucapkan terima kasih kepada PWI Kota Depok dan Majelis Taklim Balai Wartawan Kota Depok yang peduli dalam mengurus pemakaman almarhum serta menyelenggarakan acara tahlil. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan memberikan pahala berlipat ke depannya,” tutupnya. (**)

Pemdes Ciherang Pondok Melaksanakan Musdesus Penetapan KPM Tahun Anggaran 2025

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah Desa (Pemdes) Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk menetapkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun 2025. Musyawarah ini berlangsung pada Kamis (30/1/2025) dengan dihadiri berbagai pihak terkait.

Musdesus dipimpin langsung oleh Kepala Desa Ciherang Pondok, H. Aldi Wiharsa, serta dihadiri oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Caringin, Aep Saepurohman, S.IP, M.M., Ketua Penggerak PKK Desa Ciherang Pondok, Hj. Novi Variana Wiharsa, serta Kepala Seksi Ekonomi dan Pemerintahan Kecamatan Caringin. Hadir pula Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ciherang Pondok, Drs. E. Mulyadi, perangkat desa, para Ketua RT/RW, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Ciherang Pondok yang turut mengawal jalannya musyawarah agar berjalan aman dan kondusif.

Dalam sambutannya, Ketua BPD Ciherang Pondok, Drs. E. Mulyadi, menjelaskan bahwa penetapan KPM BLT Tahun 2025 dilakukan berdasarkan hasil verifikasi yang telah dilakukan oleh RT dan RW. Dari hasil pendataan, sebanyak 87 KPM telah ditetapkan dan akan segera disahkan oleh Kepala Desa Ciherang Pondok.

“Kami memastikan bahwa data penerima BLT ini telah diverifikasi dengan cermat agar bantuan tepat sasaran,” ujar Mulyadi.

Sementara itu, Kepala Desa Ciherang Pondok, H. Aldi Wiharsa, menekankan pentingnya transparansi dalam penyaluran BLT Dana Desa, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan. Ia juga menyampaikan bahwa jumlah penerima BLT mengalami penyesuaian berdasarkan hasil verifikasi terbaru.

“Pada tahun 2024 lalu, jumlah penerima BLT mencapai 146 KPM. Namun, setelah dilakukan verifikasi ulang oleh tim, sesuai dengan aturan dan undang-undang sekarang, pada tahun ini jumlah penerima yang benar-benar memenuhi kriteria adalah 87 KPM,” jelasnya.

H. Aldi Wiharsa juga berharap bahwa proses ini dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga tidak menimbulkan kesenjangan sosial di masyarakat.

“Bantuan ini harus benar-benar bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” tegasnya.

Dukungan dari Pemerintah Kecamatan dan Aparat Keamanan. Dalam kesempatan tersebut, Sekcam Caringin, Aep Saepurohman, mengapresiasi langkah Pemdes Ciherang Pondok yang telah melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam musyawarah ini.

“Musdesus ini adalah langkah penting dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Ciherang Pondok menegaskan komitmen mereka dalam mengawal setiap program desa agar berjalan sesuai aturan yang berlaku. Mereka juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta keamanan lingkungan.

Musyawarah ini berlangsung secara konstruktif, dengan para Ketua RT dan RW memberikan masukan mengenai kondisi warganya yang layak menerima bantuan. Hasil keputusan Musdesus ini dituangkan dalam berita acara yang nantinya akan dilaporkan kepada pemerintah kecamatan dan instansi terkait sebagai dasar pelaksanaan program BLT Dana Desa Tahun 2025.

Acara ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara penetapan KPM BLT 2025 oleh pihak terkait, sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan program bantuan sosial secara transparan dan akuntabel.

(NA)

Rampok Rumah Di Kp Lio Depok Meresahkan, Polisi Diminta Ringkus Pelaku

0
Keterangan Foto : Wajah Pelaku Bobol Rumah yang terekam Kamera pengawas ( Foto : Ist)

BERIMBANG.com, Depok – Sidik, seorang penduduk Kampung Lio, Pancoranmas, Depok, mengalami peristiwa perampokan di kediamannya pada tanggal 29 Januari 2025, yang jatuh pada hari Rabu, sekitar pukul 01.00. Dalam kejadian tersebut, ia mengalami kerugian berupa kehilangan dua Handphone dan dokumen berharga.

Beberapa waktu setelah kejadian tersebut, Sidik akhirnya melaporkannya ke Polres Metro Depok agar segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, mengingat perampokan yang terjadi di rumahnya telah menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat sekitar.

“Saat pagi tiba, saya langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Depok karena situasinya sangat mengkhawatirkan, terutama setelah minggu lalu terjadi kehilangan uang dari depan rumah akibat perampokan melalui jendela,” ungkap Sidik.

Tak hanya itu, Sidik merasa beruntung karena memiliki rekaman dari kamera pengawas yang dengan jelas merekam gerak-gerik dan wajah pelaku perampokan tersebut.

Oleh karena itu, lanjutnya, Sidik meminta pihak kepolisian segera mengambil tindakan untuk menangkap pelaku yang dinilai sangat meresahkan dan dikenal sebagai spesialis dalam melakukan tindakan pencurian di rumah-rumah warga.

iik

Kades Benda Apresiasi MNC Group Sumbang Pupuk Kasgot untuk Petani Hoya

0

BERIMBANG.COM, Sukabumi – Kepala Desa Benda Hamdan Triaji menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada MNC Land dan MNC Peduli. MNC Peduli bersama MNC land melaksanakan program sustainable for green dengan memberikan bantuan pupuk untuk kegiatan budidaya tanaman langka Hoya di Kampung Bodogol, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan yang bekerja sama dengan Kelompok Tani Hutan Bodogol di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City ini sebagai inisiatif meningkatkan budidaya tanaman Hoya sesuai dengan kearifan lokal.

“Alhamdulillah saya mengucapkan banyak terima kasih kepada MNC Land melalui MNC Peduli yang alhamdulillah saya mengapresiasi luar biasa mudah-mudahan bantuan pupuk ini dapat menambah motivasi kepada kelompok tani yang ada di wilayah Bodogol,” kata Hamdan, Jumat (24/1/2025).

Dia menjelaskan, tanaman Hoya ini memang menjadi salah satu ikon di Desa Benda. Tidak mudah untuk membudidayakan tanaman yang berasal dari kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango itu.

“Ini salah satu ikon yang ada di Desa Benda, kebetulan memang tidak gampang juga untuk menjadi pembudidaya Hoya. Mudah-mudahan pupuk ini bisa dimanfaatkan untuk menambah kualitas tanaman itu sendiri dan mudah-mudahan dari pihak MNC Land atau MNC Peduli dapat membantu melakukan pemasaran ke depannya terkait tanaman hoya di wilayah Bodogol ini,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama General Manager Town Management MNC Land Lido, Syaiful Ardiansyah mempertegas bahwa program ini adalah inisiatif untuk meningkatkan budidaya tanaman Hoya sesuai dengan kearifan lokal.

Sehingga, lanjutnya, kegiatan ini dapat menjadi salah satu program berkaitan dengan upaya-upaya pengembangan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan, berdampak pada lingkungan hidup dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jadi kita melihat itu. Salah satu yang kita bisa bersinergi antara masyarakat terutama kelompok tani hutan dalam hal ini yang membudidayakan tanaman hoya dengan MNC Group,” pungkasnya.

 

(NA)

Peringati Harlah NU Ke-102, MWC NU Cigombong Bersih – Bersih Masjid

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke-102, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan Bersih-Bersih Masjid (BBM) pada Jumat, 24 Januari 2025. Acara ini mengusung tema “Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat” dan dilaksanakan di Masjid Besar Al-Adzhim, Cigombong.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua MWC NU Kecamatan Cigombong, H. Bambang Aah Wahyudin, serta melibatkan berbagai elemen NU, seperti Muslimat NU, Fatayat NU, dan Banser. Tidak hanya itu, Penyuluh Agama Islam (Penais) KUA Kecamatan Cigombong, Ustadz Kakan Sukandi, turut hadir dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang positif ini.

H. Bambang menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan rumah ibadah. “Kebersihan adalah sebagian dari iman. Ini adalah wujud pengabdian kita kepada agama, masyarakat, dan Nahdlatul Ulama,” ujar H. Bambang.

Selain membersihkan bagian dalam dan luar masjid, para peserta juga memperbaiki sejumlah fasilitas masjid, seperti sistem penerangan dan tempat wudhu. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari jamaah setempat yang merasa sangat terbantu.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan masjid, terutama menjelang bulan suci Ramadan,” tambah H. Bambang.

Atas nama MWC NU Kecamatan Cigombong, H. Bambang juga menyampaikan harapan besar bagi NU di usia yang ke-102 ini. “Semoga NU semakin solid dalam mengawal nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” tutupnya.

Melalui aksi Bersih-Bersih Masjid ini, MWC NU Kecamatan Cigombong ingin memberikan teladan kepada masyarakat bahwa kebersihan lingkungan masjid adalah bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai Islam dan pengabdian kepada umat.

(Na)

Kadis Rumkin Tanggapi Mark Up Lahan Di Curug Depok

0

BERIMBANG.com, Depok – Tanggapan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Depok, Dadan Rustandi terkait Mark Up Lahan di Kelurahan Curug, Kota Depok disambut baik. Dadan mengapresiasi laporan LSM Gelombang kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurutnya, langkah hukum yang diambil masyarakat perlu transparan agar tidak menimbulkan keraguan di kalangan masyarakat dan menciptakan kejelasan terkait permasalahan lahan di Kelurahan Curug.

Dadan juga mengajak masyarakat untuk merespons permasalahan saat ini dengan penuh kedamaian, karena pihaknya berkeinginan membangun yang terbaik untuk Kota Depok, termasuk memenuhi kebutuhan pendidikan dengan pembangunan sekolah di sana.

“Masyarakat perlu memberikan dukungan kepada kami, karena tindakan yang positif seringkali cepat dilupakan, sedangkan hal-hal negatif kerap menjadi sorotan setiap hari tanpa dasar yang kuat. Mari kita tunggu bukti konkret dari penegak hukum,” ungkap Dadan di ruang kerjanya di Dibaleka, pada Jumat (24/7/2025).

Sebelumnya, LSM Gerakan Lokomotif Pembangunan (Gelombang) mengungkap dugaan tindak pidana korupsi terkait proses pengadaan lahan untuk pembangunan SMP Negeri di Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok pada Tahun Anggaran 2024 senilai Rp. 15.166.000.000.

“Dalam proses penganggaran kegiatan pengadaan tanah tersebut, terungkap penggunaan dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Depok sebesar Rp 15.166.000.000 pada Tahun Anggaran (TA) 2024. Luas lahan yang seharusnya dibebaskan atau diganti hanya 4000 m² dari total 7.416 m² milik Lie Peng Yang,” ujar Ketua LSM Gelombang, Cahyo Putranto.

Spanduk Dan Umbul – Umbul Tanpa Izin Dibersihkan Pol PP Kec. Caringin

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Tidak ada ruang lagi bagi pengusahan yang memasang spanduk dan umbul umbul tanpa izin atau bodong, pasalnya program Kamis Manis (Kamis Nyaman dan Harmonis) rutin setiap hari Kamis di wilayah Kecamatan Caringin, dilakukan pembersihan semua lokasi penyisiran spanduk dan umbul umbul bodong.

Andriannyah kepala Seksi Trantibum Kecamatan Caringin mengatakan, kegiatan tersebut menindak lanjuti surut edaran Bupati Bogor Nomor, 100.3.4/570/DPKPP tentang pelaksanaan program Kamis Manis (Kamis Nyaman dan Harmonis) dalam penataan kawasan Perkotaan, Kawasan Pariwisata, Serta Kawasan Strategis lainnya.

“Program ini dalam rangka penataan kawasan perkotaan, kawasan pariwisata serta kawasan strategis lainnya agar memenuhi aspek, Keindahan, Keserasian, Ketertiban, Keselamatan Masyarakat Program Kamis manis adalah program penertiban luar ruangan seperti, dilarang melakukan pemasangan media luar ruang jenis apapun pada pohon, tiang listrik, tiang telepon/provider dan tiang penerang jalan umum,” ujarnya.

Bahkan lanjut dia, para pengusaha dilarang memasang baliho dan umbul-umbul dengan menggunakan kontruksi rangka bambu, kayu atau sejenisnya dan dilarang melakukan pemasangan spanduk atau banner produk di warung atau toko di sepanjang jalan Nasional, Provinsi dan Kabupaten. Selain itu dilarang juga melakukan pemasangan baliho umbul-umbul, spanduk dan media luar ruang non permanen lainnya pada kawasan taman, media jalan dan pedestrian di kawasan tertib lalu lintas.

“Alhamdulillah kegiatan Kamis Manis dilaksanakan dengan aman, lancar dan kondusif. Bahkan puluhan spanduk dan umbul umbul berhasil kami tertibkan,” ungkapnya.

Dengan adanya program Kamis Manis dia berharap, para pengusaha dapat mematuhi semua aturan dalam pemasangan umbul umbul maupun sejenisnya sehingga tidak melanggar aturan dan tidak menghalangi estetika.

“Sekarang rutin tiap hari kamis dibersihkan, jangan harap asa ruang bagi pelanggaran aturan dan estetika. Baik dijalan nasional, provinsi maupun kabupaten dan desa akan kami bersihkan,” tegasnya.
(NA)

Adanya Aksi Geng Motor Diwilayah Kecamatan Cijeruk, Kata Kades Tanjung Sari Itu Urusan Forkopimcam

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Aksi Geng Motor yang sudah sering melintasi wilayah Desa Tanjungsari dan Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk pada beberapa waktu lalu sehingga sangat meresahkan warga.

Herman Kepala Desa Tanjungsari mengakui, itu urusan pihak Forkopimcam bukan urusan Desa. Hal itu dikatakan Herman, Kades Tanjungsari saat menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kecamatan Cijeruk kamis (23/1/2025).

Menurutnya, Belum mendengar adanya kejadian karena dirinya lebih banyak konsen di gerbang perbatasan.

“Saya belum mendengar adanya kejadian itu, dan itu urusan Forkopimcam, Babinsa Babinmas. Kalau Desa lebih ke wilayah,” ungkapnya dengan singkat kepada wartawan.

Padahal aksi mereka Jumat malam lalu, terekam CCTV di Kampung Bantar Kambing, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cijeruk terlihat sejumlah orang membawa senjata tajam dan saling serang.

Sebelumnya, warga meminta pihak Polsek Cijeruk untuk meningkatkan patroli dan menindak para Geng Motor tersebut.

Yanto, warga Kampung Bantar Kambing RT 02 mengaku, aksi Gengster atau Geng Motor tersebut sudah sangat meresahkan warga hingga tengah malam. Dirinya khawatir ada korban mengingat mereka selalu menggunakan senjata tajam.

“Aksi para Gangster tersebut bukan pertama kali terjadi, melainkan sering terjadi di wilayah Cijeruk,” kata Yanto kepada wartawan minggu lalu.

Bahkan. Dirinya menjelaskan, aksi tersebut sudah sangat brutal dengan mendatangi perkampungan oleh karena itu dirinya meminta pihak Kepolisian untuk meningkatkan patroli dan menindak aksi tersebut.

“Kami sebagai warga khawatir adanya korban jiwa, selain menggunakan senjata tajam juga. Mereka bergerombol menggunakan motor masuk pemukiman warga seperti yang terjadi pada Jumat malam lalu,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Cijeruk AKP Didin Komarudin saat dikonfirmasi. Mengaku, pihaknya belum menerima laporan terkait aksi gangster tersebut. Namun demikian dirinya menegaskan, akan meningkatkan patroli bersama Forkopimcam.
(NA)