Beranda blog Halaman 367

Gereja Tanpa Ijin, Kades Cigombong Hentikan Kegiatan Peribadatan

0

IMG-20170202-WA0063

BERIMBANG.COM, Bogor- Muspika Kecamatan beserta Pemerintah Desa datangi Ruko milik lidya, Warga Perumahan Mutiara Lido Blok D, Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Kamis (2/2/17) pagi tadi

Pasalnya Ruko yang di tempati Lidya tersabut telah di jadikan (Gereja) yang sudah berjalan beberapa tahun tanpa ada ijin dari warga. Dengan adanya laporan dari Tokoh Masyarakat dan Rt/Rw, pihak Muspika langsung Menyingkapi hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya konflik antar warga dengan melakukan mediasi dengan pemilik Ruko

Ujang Saepuloh, kepala Desa Cigombong mengatakan, Kedatangan pemerintah desa berserta muspika untuk mencegah terjadinya konflik di wilayah yang di pimpinnya, maka ketika tokoh masyarakat dan ketua rt/rw menyampaikannya adanya ruko yang di jadikan (gereja), maka kami langsung meminta agar kegiatan peribadahan untuk dihentikan dahulu.

"Kami berikan penjelasan kepada pemilik ruko itu, kami Pemdes dan Muspika bukan melarang adanya tempat ibadah agama lain, namun warga Cigombong mayoritas islam, sebagai kepala desa kami harus netral tidak memihak kemana pun, yang pada intinya desa cigombong ini aman tertib dan nyaman tidak ada konflik," Saepuloh.

Sementara itu, Lidya pemilik ruko mengakui bahwa rukonya di jadikan Gereja, umat yang mengikuti ibadah di Gerejanya sekitar dua sampai tiga puluh lima orang, dan sudah lima tahun kami adakan kebaktian di gereja ini tanpa ada ijin dari warga.

" Saya turuti himbauan pemerintah desa, dari pada nantinya jadi konflik, dan saya akan kembali beribadah ke gereja yang sebelumnya," ujarnya. (Na/Wan)

 

Pengerukan Kali Pluis Sebabkan Longsor, Sudin Tata Air Jaksel Dinilai Ceroboh

0

PHOTO_20170202_170913

BERIMBANG.COM, Depok – Longsor yang terjadi di Kali Pluis di Jalan Kemandoran Pluis, Grogol Utara, Jakarta Selatan disebabkan pengerukan kali beberapa bulan yang lalu sehingga mengakibatkan belasan rumah mengalami penurunan tanah. 

Operator Pengerukan Kali, Ziki mengatakan kepada berimbang.com, pengerukan sedalam hampir 2 meter yang dilakukannya  memang tidak ada tembok penahan air hanya beberapa meter dari tembok penahan air dan selebihnya dilakukan pengerukan.

" Kami memang tidak melakukan pekerjaan penurapaan hanya pengerukan kali beberapa bulan yang lalu, saya tidak tahu akan terjadi seperti ini," ujar Ziki. Kamis (2/2/2017).

Sementara itu, salah satu warga terkena dampak longsor, Erik mengatakan, pengerukan yang dilakukan sekitar bulan Oktober 2016 tidak adanya himbauan kepada warga sehingga tidak adanya koordinasi diteknis pekerjaan.

" Pengerukan yang dilakukan merupakan kelalaian dari Sudin Tata Air Jakarta Selatan karena dalam pengerjaan yang dilakukan tidak memakai tembok penahan air," ucap Erik. 

Sedangkan kerugian kami, kata Erik, yang terkena dampak longsor 4 rumah yang harus segera diperbaiki sekitar 64 juta rupiah.

" Kami minta pihak terkait agar segera melakukan perbaikan secepat mungkin karena kami yang bermukim disini khawatir longsor akan semakin parah," harapnya. (Iik).

 

Akibat Hujan Deras Dan Angin Kencang, 5 Rumah Warga Tertimpa Pohon Tumbang

0

IMG-20170201-WA0076

BERIMBANG.COM, Bogor – Hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Caringin, Bogor, Jawa Barat, pada pukul 19.45 wib, selasa (31/1/17) kemarin hingga mengakibatkan terjadinya bencana alam. Pohon tumbang menimpa beberapa rumah warga terjadi di Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Lima rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon yang tumbang sehingga mengakibatkan rumah tersebut rusak parah, seperti rumah milik Eni warga kampung Balandongan Rt 05 Rw 03, serta rumah Dodi warga Kampung Babakan Rt 01 Rw 04 mengalami rusak parah karena roboh, dan tiga rumah warga lainnya rusak ringan. Atas kejadian ini tidak ada korban jiwa, dan warga mengalami kerugiaa material mencapai ratusan juta ruapiah

Adapun Udin, warga Kampung Babakan Pentas RT 04 RW 04 harus mengalami kerugian karena ratusan pohon pepaya dan pohon pisangnya rusak dan tumbang karena datangnya angin yang begitu kencang.

Pantauan berimbang.com, Polsek Caringin yang berkordinasi dengan pihak Muspika Kecamatan, Danramil, tim Kesehatan, dan Pemerintah Desa segera memberikan bantuan kepada korban, berupa sembako, gula pasir, mie instan dan air mineral, serta beras, guna meringankan beban para korban.

" Setelah adanya laporan, kami segera berkordinasi dengan semua pihak, terutama dengan pemerintah desa agar para korban segera mendapat bantun, dari kami pihak polsek hanya membantu meringankan para korban saja, dan mendata semua kerugian yang di derita korban, dan Giat ini sesuai dengan program Kapolri point 11 yaitu quick wins polri. Dengan melakukan quick respon", ujar AKP Fitra Zuanda Kapolsek Caringi. (Na/Wan)

 

Longsor Di Kemandoran Pluis, Lurah Grogol Utara Minta Bantuan Swadaya Masyarakat

0

IMG-20170201-WA0037

BERIMBANG.COM, Jakarta – Sekitar belasan warga diwilayah RT 02 RW 05 Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama , Jakarta Selatan tertimpa longsor. Longsor diakibatkan guyuran hujan hampir dari sore hingga pagi hari. Rabu ( 1/2/2017).

Menurut warga yang terkena dampak, Suyono mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 04.00 subuh sudah dirasakan seperti ada pergerakan tanah di depan rumah, pukul 07.00 halaman depan rumah sudah terjadi kemiringan sehingga warga khawatir tanah akan semakin bergerak kebawah dan berdampak rumah terbawa longsor.

" Kami khawatir longsor akan semakin parah bila tidak segera diperbaiki, untuk itu kami langsung melaporkan kepada aparat pemerintahan setempat," ujar Suyono.

Suyono yakin bahwa longsor terjadi akibat pengerukan kali Pluis beberapa bulan yang lalu sedalam hampir 2 meter tanpa adanya pekerjaan penahan tembok kali.

Lurah Grogol Utara ketika memantau lokasi mengatakan kepada Suyono, pihak aparat kelurahan akan segera perbaiki longsor yang terjadi sekarang tetapi pihak kelurahan terbatas didalam anggaran perbaikan.

" Untuk itu, kami warga terkena dampak diminta oleh Lurah membantu biaya perbaikan sesuai dengan kemampuan masing-masing warga tergantung parah dan tidaknya longsor selebihnya lurah yang akan membiayai. Lurah beralasan bila kita minta dana bencana ke pemerintah, prosesnya akan lama," ucap Suyono.(Iik)

 

Polsek Caringin Gelar Program Polisi Sahabat Anak

0

IMG-20170131-WA0042

BERIMBANG.COM, Bogor – Polsek Caringin Gelar acara Program Polisi Sahabat Anak (PSA) Sebanyak 350 anak-anak dari 15 Raudatul Athfal (RA) SeKecamatan Caringin berkumpul di Polsek Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Selasa (31/1/17) pagi tadi

Pantauan berimbang.com, ratusan anak-anak di usia dini itu dipandu Kapolsek Caringin AKP Fitra Zuanda beserta jajaran dan beberapa Polwan Polantas dari Polres Bogor, anak-anak RA berseragam polisi diperkenalkan rambu-rambu lalu lintas dengan cara menebaknya dan mengikuti senam Polantas, serta mendapatkan Door Prize.

Dalam program Polisi Sahabat Anak ini bertujuan untuk menciptakan motivasi kepada polisi cilik agar tidak takut kepada polisi.

" Kami juga memberikan edukasi aturan lalu lintas. Kegiatan rutin ini juga menjadi salah satu pendekatan dan bentuk kampanye terhadap masyarakat, kami juga menghimbau kepada para orang tua dan anak-anak supaya jangan lagi suka menakut-nakutin anaknya dengan kata Polisi, karena polisi bukan untuk di takuti tapi polisi untuk di cintai karena polisi adalah sahabat anak dan masyarakat," ujar Kapolsek Caringin, AKP Fitra Zuanda kepada berimbang.com

" Harapan kedepannya  kegiatan ini akan berjalan terus dan lebih meriah lagi, karena kegiatan ini juga merupakan pendidikan bagi anak-anak seperti pendididkan Gatur lantas, peraturan lalulintas, dan memberikan motivasi bagi anak untuk masa depan sehingga ingin menjadi polisi" Harapnya

Sementara itu, pimpinan Cabang 8 RA Kecamatan Caringin, Ai Masliyah, mengatakan, melalui kegiatan rutin tahunan ini mengenalkan kepada anak bahwa polisi tidak menakutkan dan  Sebenarnya polisi itu baik. selain itu polisi juga pekerjaan mulia yang  sering membantu masyarakat.

" Kami berterimakasih kepada Kapolsek dan jajaran yang sudah memeriahkan acara ini sehingga memberikan door prize, itu tanda pedulinya terhadap anak-anak. Ini sangat surprise bagi kami ", ungkapnya. (Na/Wan)

 

Polsek Cigombong Gandeng Kepala Sekolah Hindari Tawuran Dan Narkoba

0

IMG-20170130-WA0106

BERIMBANG.COM, Bogor – Kapolsek Cijeruk-Cigombong, Kompol Suhartono beserta jajarannya melaksanakan giat pencegahan tawuran serta menjadi Pembina Upacara di Sekolah Menengah Partama Negeri (SMPN) Cigombong 02 di Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Senin (30/01/17) pagi

Setelah melaksanakan upacara Kapolsek mengadakan Rakor dengan Kepala Sekolah, Guru, serta Satgas pelajar dan lanjut berkeliling untuk mengantisipasi tawuran di lingkungan wilayah Polsek Cigombong

" Kita adakan penyuluhan dan pembinaan kepada siswa SMP, SMA, agar tidak mencoba membawa barang yang bisa merugikan dirinya sendiri serta keluarganya, itu semua kita lakukan agar anak-anak remaja terutama anak SMP tidak terjerumus ke pergaulan yang salah, karena itu dapat merugikan mereka, dan apa bila ada anak yang coba-coba menggunakan (Narkoba) dan ketahuan pihak kami, maka kami tak akan segan untuk menindak mereka, dengan sangsi yang tegas, terutama orang tua mereka akan kami panggil," terang Kopolsek kepada berimbang.com 

" Kami tidak ingin wilayah Polsek Cijeruk-Cigombong ada anak-anak sekolah bergerombol atau nongkrong di jalan ketika jam pelajaran baik ketika sudah selesai belajar, mereka harus sudah pulang ketika jam pelajaran selesai, caranya dengan meningkatkan patroli yang bekerja sama dengan petugas satgas pelajar, juga terus berkordinasi dengan pihak sekolah, makanya kita berkeliling dan adakan rapat kordinasi dengan pihak sekolah," paparnya.

Sementara itu, Wawan Sekertaris Satgas Pelajar menyambut baik giat yang diadakan Polsek Cijeruk-Cigombong, dirinya sebagai Petugas Satgas Pelajar akan terus berkordinasi dengan dipihak kepolisian, patroli akan terus di tingkatkan terutama jam belajar dan pulang sekolah, karena rawannya aksi kenakalan remaja terutama tawuran di jam pelajaran sekolah.

" Kita siap bekerja sama dengan pihak kepolisian, juga Satgas lainya di wilayah kecamatan Cigombong dan kita akan berkomunikasi pula dengan pihak satgas di kecamatan lainya, seperti Cijeruk, Caringin. komunikasi dan kordinasi antar wilayah akan kami tingkatkan terus, agar setiap ada indikasi tawuran kita langsung bisa berkordinasi untuk menimalisir terjadinya tawuran antar pelajar," Ucapnya.( Na/Wan)

 

Pemdes Ciburayut Realisasikan Dana Aspirasi

0

IMG-20170128-WA0118

BERIMBANG.COM, Bogor –Pemerintah Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor realisasikan Dana Aspirasi untuk Pembangunan sarana infrastruktur, seperti pembangunan jalan lingkungan (Jaling) dan Turap Penahan Tanah (TPT).

Saat di temui berimbang.com, Kepala Desa (Kades) Ciburayut, CandraLena mengatakan, Masyarakat sangat memerlukan sarana infrastruktur yang lebih baik dari sebelumnya. Program infrastruktur ini di dasari oleh berbagai aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat yang di himpun pemerintah desa dibidang pembangunan.

" Dengan adanya Dana Aspirasi ini, kami bangunkan untuk empat titik pembangunan, seperti pembangunan jalan lingkungan yang berlokasi di Rw 04, turap penahan tanah di Rw 05 dan 06, dan pengecoran halaman kantor desa berikut jalan, yang saat ini sedang di kerjakan," ujar Candralena. Sabtu (28/01/17)

"Karena hal tersebut merupakan kebutuhan yang sangat diharapkan oleh masyarakat. maka untuk kedepannya saat program bantuan dari pemerintah diterima, kami akan selalu menyalurkannya sesuai dengan juklak dan juknis yang telah ditetapkan oleh pemerintah,"pungkasnya. (Na/Wan)

 

Kades Sukakarya Berikan Bantuan Perbaikan Lapangan Sepak Bola

0

IMG-20170127-WA0060

BERIMBANG.COM, Bogor- Kepala Desa Sukakarya, Siti Asliah sangat menggemari olah raga Sepak Bola bahkan rela mengeluarkan dana dari kantong pribadi untuk perbaikan lapangan Sepak Bola yang berada di Kampung Coblong, RT04 RW 01, Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung kabupaten Bogor.

Saat di temui Berimbang.com di kantornya, Siti Asliah (Kades) Sukakarya mengatakan, dirinya pribadi sangat hobi menonton Olahraga Sepak Bola begitu juga dengan sang suami.

"Jadi saya ingin lapangan ini bisa di manfaatkan sebaik mungkin, dari segi ukuran lapangan ini sudah memenuhi standar nasional, tapi karena masih belum rata dan masih bergelombang makanya kita ratakan," ujar Asliah belum lama ini.

"Kita mendatangkan alat berat (becco) dan juga dumtruck agar pekerjaan ini cepat selesai dan bisa di resmikan di awal bulan Maret nanti secara terbuka (open), karena acara Turnamen Kades Cup Sukakarya ini juga akan mengundang team dari luar Desa  Sukakarya maupun luar kecamatan Megamendung," ucap Asliah

Meskipun tidak sedikit biaya yang harus di keluarkan, Asliah sangat merasa puas karena apa yang di impikan bisa terwujud.

" Saya juga pernah menjadi  Manager Sepak Bola  terbaik Piala Turnamen Rahmat Yasin  (RY) Cup pada tahun 2013 silam. Bahkan sampai saat ini juga saya masih menjadi Pengurus Bandung Karate Club (BKC)", Pungkasnya. (Oloan)

 

Pemdes Tugu Jaya Dirikan Outlet Perbelanjaan Modern

0

IMG-20170127-WA0049

BERIMBANG.COM, Bogor – Outlet Toko Perbelanjaan Modern yang di kelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di dirikan oleh Pemerintah Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Toko Desa Smart yang pengelolaanya oleh pemerintah Desa beserta warga yang akan menampung UKM dan bekerja sama dengan Taman Teknologi Pertanian (TTP) untuk menampung semua jenis usaha pengembangan pertanian.

Sugandi Sigit kepala Desa Tugu Jaya mengatakan, Desa smart adalah Bumdes yang memiliki kemitraan dengan masyarakat yang akan mengembangkan seluruh potensi yang ada di masyarakat baik hasil UKM, Pertanian, dan Peternakan, ada tujuh UKM di Desa Tugu Jaya ini, yang akan kita tampung hasil kerajinan khas masyarakat sunda, seperti produksi Ranginang, Kembang Goyang, Keripik Pisang dan Talas.

" Masih banyak lagi produksi lainnya untuk kita tampung di Toko Desa Smart ini, selain itu kita juga bekerja sama dengan TTP, kita akan tampung telur ayam K.U.B, susu kambing, serta hasil pertanian lainya," ujar Sigit kepada berimbang.com

Kementrian Desa (kemendes) telah mempercayakan Desa Smart kepada Desa Tugu Jaya, Sejawa Barat ada 4 Desa yang mendapatkan kepercayaan untuk mengelola Toko Desa Smart yang untuk di kelola oleh masyarkat Desa, maka ia tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan tersebut.

" Kepercayaan dari Kemendes akan kami manfaatkan, dan mini market ini akan terus kami kembangkan untuk warga saya, dengan menjual hasil ukm yang di miliki warga, insya Allah dalam waktu dekat ini Desa Smart akan di resmikan oleh Kementrian Desa, dan itu suatu kebanggaan bagi masyarakat Desa Tugu Jaya," pungkasnya. (Na/Wan)

 

Aniaya Wartawan, Pelaksana Proyek Pengurugan Tanah Dipolisikan

0

IMG-20170126-WA0106

BERIMBANG.COM, Depok – Pelaku penganiayaan wartawan dilaporkan kepada pihak kepolisian dengan  Nomor : STPLP/268/K/I/2017/Resta Depok. Pelaku yang juga pelaksana proyek tidak senang dengan ulah korban setelah melakukan pemberitaan terkait proyek pengurugan tanah dilokasi RW 05 Perumahan Bumi Pancoran Mas seluas 10.000 meter persegi. Pelaku Bin, telah dilaporkan ke Polisi dan dikenakan dengan Pasal 352 KUHP.

Wartawan yang bertugas di wilayah Kota Depok, Boy Rivalino membenarkan, bahwa proyek pengurugan lahan bekas empang yang berlokasi di lingkungan RW 5 Perumahan Bumi Pancoran Mas, diperkirakan seluas 10.000 meter persegi. Bahkan proyek pengurugan yang rencananya akan dibangun sekolah alam tersebut disinyalir belum mengantongi ijin lengkap itu dibekingi oleh preman.

“Pasalnya, saya mendapat perlakuan kurang menyenangkan saat menjalankan tugas jurnalistiknya oleh pelaksana proyek tersebut berinisial Bin, dilokasi pekerjaan tersebut. Artinya, saya dipukul dibagian punggung oleh pelaku  lantantaran kesal, saya hanya menjalankan tugas peliputan saja. Ia tidak bermaksud untuk mengganggu pelaksanaan pekerjaan tersebut,” terangnya, Kamis (26/1), usai membuat laporan di Mapolres Depok.

Boy menerangkan, bahwa, awal pemukulan dirinya itu terjadi saat ia bersama anggota Satpol PP mengantarkan surat penghentian pelaksanaan pekerjaan dari Satpol PP ke pihak pelaksana.

Boy memaparkan, bahwa berawal mendapat informasi dan keluhan dari warga yang kesal karena jalanan di depan rumah mereka kotor dengan banyaknya tanah merah ditambah lagi pencemaran udara. Tanah itu berasal dari armada pengangkut proyek pengurugan itu. Sebenarnya saya sudah menginformasikan hal ini kepada pelaksana proyek, bahwa warga minta agar tanah-tanah yang mengotori jalanan di depan rumah warga dibersihkan.

“Namun ternyata setelah sekian lama, tidak ada itikad baik dari pelaksana proyek untuk membersihkannya jalan sehingga saya melaporkan hal ini ke pihak Satpol PP,” paparnya.

Boy juga menambahkan, dari hasil pantauan dilapangan, setiap harinya ada sekiranya 50-60 mobil dump truk pembawa tanah merah yang lalu lalang melewati Jl. Raya Pramuka dan jalan dilingkungan perumahan Bumi Pancoran Mas.(Iik)