Rabu, April 29, 2026
Beranda blog Halaman 342

Akibat Longsor Jalan Citereup – Sukamakmur Sempat Terputus

BERIMBANG.COM, Bogor – Hujan deras mengakibatkan tebing setinggi kurang lebih 20 meter longsor menutupi jalan penghubung kecamatan Citeureup dengan kecamatan Sukamakmur tepatnya di kampung lewibilik RT 04 RW 06 Desa Tajur kecamatan Citeureup kabupaten bogor(10/02/2018). 

Ketua RT 04,  Idik mengatakan, tebing setinggi kurang lebih 20 meter terjadi longsor pukul 20.30 WIB, material longsor berupa tanah dan rumput alang-alang. Jalan beraspal  total tertimbun material longsor dengan ketebalan lebih dari 1 meter. 

"Kami bersama warga masyarakat kurang lebih 100 orang dari 5 RT dan unsur muspika sigap melakuan upaya pembukaan jalur, hanya saja pembersihan material longsor yang menutupi jalan dilakukan warga masyarakat dengan cara manual dan alat seadanya. Kendati baru dibersihkan setengah jalan sejak sekitar pukul 23.00 WIB jalur Citeureup – Sukamakmur sudah bisa dilalui kendaraan," ujar Idik

Untuk sementara waktu, pembersihan jalan dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi karena harus menggunakan alat berat. 

"Harapan kami selanjutnya untuk semua pengendara sepeda motor dan mobil harus ekstra hati2 di musim hujan ini, antisipasi hal-hal yang tidak di inginkan terutama," Pungkasnya. ( Ahmad )

Anggota DPR RI Risa Mariska Berikan Pembekalan Tentang Bung Karno

BERIMBANG.COM, Depok – Meskipun berbeda agama, suku, dan ras, namun kita tetap satu dan bersaudara dalam konteks NKRI. Tidak boleh saling hujat. Jika itu terjadi di negara ini, bisa bubar. 
Apalagi tidak ada negara dengan kebhinekaan seperti di Indonesia. Karena itu, perbedaan harus tetap utuh dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara. 
Hal ini di katakan oleh Anggota DPR RI, Risa Mariska, SH. Dalam sosialisasi pemahaman empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di daerah pemilihan Depok, kamis ( 8/2) di kantor DPC Repdem Depok.

Risa Mariska menegaskan, untuk mencegah agar tidak terpengaruh dan tergelincir dengan kehidupan yang negatif. Empat pilar MPR RI hendaknya sebagai pegangan hidup dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 
"Karena itu harus kita cegah pengaruh-pengaruh negatif dengan pembekalan dan pemahaman empat pilar MPR ini. Yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika yang membingkai dan melandasi serta jadi pilar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang harus dipegang teguh agar negara kesatuan tetap terpelihara," Tegas Risa ketika di temui berimbang.com, seusai memberikan pembekalan tentang Bung Karno, Islam dan Pancasila, di sekretariat Repdem Depok.

Di hadapan ratusan anggota Repdem Kota Depok Risa mengutarakan, persatuan dan kesatuan bangsa ini harus terus dipelihara dan diperjuangkan. Agar kehidupan bangsa Indonesia semakin kukuh.

"Keinginan baik Bung Karno untuk senantiasa menjaga sinergi antara islam dan nasionalisme harus terus terjaga memahami dan melaksanakan Pancasila, juga secara konsekuen menjaga sendi-sendi utama lainnya, yakni UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar wakil rakyat yang juga anggota Komisi III DPR RI itu.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerap berbagai aspirasi anggota Repdem dan para warga yang hadir.
Risa menegaskan, Pancasila sebagai ideologi bisa mengikat bangsa Indonesia yang demikian besar dan majemuk. Pancasila adalah konsesus nasional yang dapat diterima semua paham, golongan, dan kelompok masyarakat di Indonesia. Dalam posisinya, Pancasila merupakan sumber jati diri, kepribadian, moralitas, dan haluan keselamatan bangsa.

"Apabila kita menyadari bahwa kunci dari kebhinekaan adalah bagaimana kita bertoleransi dan tenggang rasa. Bagaimana kita dapat menghargai sesama manusia, agama, suku dan lain-lain tidak boleh membeda bedakan," ujar Anggota Fraksi Partai PDI-P.

Sememtara itu Ketua DPC Repdem Kota Depok Frans mengatakan, sosialisasi 4 pilar kebangsaan perbedaan agama, suku, dan ras, namun kita tetap satu dan bersaudara dalam konteks pancasila dan NKRI. Tidak boleh saling hujat.
"Ini suatu kehormatan kedatangan Anggota DPR RI bagi kami dan pengurus Repdem, bisa bertemu langsung dan menyampaikan aspirasinya untuk kemajuan Kota Depok, selain juga bisa memahami wawasan kebangsaan ini," tuturnya. (Adi).

LGMI Kota Depok Siap Gelar Workshop dan Pembinaan Mata Elang dan Debt Collector

BERIMBANG.COM, Sukmajaya – Menyikapi seringnya timbul permasalahan di lapangan yang di alami pelaku jasa penagihan (mata elang dan debt collector), LGMI Kota Depok akan menyelenggarakan Workshop dan Pembinaan kepada mata elang dan debt collector yang beroperasi di Kota Depok pada tanggal 20 Februari 2018 di Gedung Balai Rakyat Depok 2.

Junus Wempy Renhoard, Ketua LGMI Kota Depok menegaskan acara tersebut di selenggarakan untuk memberikan pembinaan kepada pelaku jasa penagihan agar lebih profesional dalam tugasnya dan menghindari adanya resiko di lapangan yang dapat menimbulkan tindak pidana baru.

"Dengan berlaku profesional di harapkan dalam kerjanya, petugas jasa penagihan ini memberikan rasa yang lebih nyaman kepada kreditur" tegas Wempy yang di temui berimbang.com di kawasan Sukmajaya.

Lebih lanjut Wempy menjelaskan acara ini sebagai sarana sosialisasi UU No. 42/1999 tentang Jaminan Fidusia. Sejauh ini kurang lebih 150 pelaku jasa penagihan sudah mendaftarkan diri. Acara ini rencananya akan di isi materinya oleh perwakilan dari Pemkot Depok, Polres Depok, Pengadilan Negeri Depok, Kejaksaan Negeri Depok serta dari beberapa Perusahaan Leasing. (dk)

Kadisporyata Respon Positif Tuntutan Suporter Persikad

BERIMBANG.COM, Depok – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Wijayanto merespon positif tuntutan demonstrasi para suporter Persikad Depok yang tergabung dalam Persikad Fans. Dalam pertemuan dengan perwakilan suporter, Wijay sapaan akrab Wijayanto menegaskan sudah ada keinginan dari Pemkot Depok untuk membentuk klub sepakbola yang di persiapkan untuk berlaga di kancah sepakbola nasional.

Kordinator Persikad Fans, Yogi Kurniawan yang hadir sebagai salah satu perwakilan suporter yang beraudiensi dengan Disporyata di tengah demo suporter ke Kantor Pemkot Depok (8/2) menegaskan bahwa suporter akan ikut mengawal pembentukan tim sepakbola tersebut.

"Tim sepakbola yang akan di arahkan berlaga di Liga Nusantara ini dalam waktu dekat akan di persiapkan dengan melibatkan para suporter" ujar Yogi kepada berimbang.com usai pertemuan dengan Kadisporyata di Perpustakaan Daerah Kota Depok. (dk)

Kang Anton Resmikan Posko Relawan pemenangan Cagub dan Cawagub Jabar

0


BERIMBANG.COM, Depok – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Barat (Jabar), H. Anton Charliyan memgatakan, ingin mewujudkan pembangunan ekonomi mandiri dan Sejahtera bagi Masyarakat Jawa Barat. Ketika melakukan roadshow di Kota Depok, Senin (5/2). Di awali dengan meresmikan Posko Relawan dan Kantor DPC Repdem Kota Depok, di Ruko Proklamasi Depok dua, Kota Depok.

“Kami bangga Repdem Kota Depok sigap dan cepat menangggapi keinginan kami, untuk membuat posko kemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Hal ini agar masyarakan mudah untuk berdiskusi  dibidang pangan, seperti pertanian, pembangunan dan nelayan, ekonomi, politik dan berkepribadian di bidang budaya,” kata Anton Charliyan pada wartawan berimbang, di depok seusai meresmikan Kantor DPC Repdem Kota Depok.

Program kerja yang pasangan TB Hasanuddin – Anton Charliyan (Hasanah) nanti menurutnya, tergantung di kota/kabupaten masing-masing. Sebab, saat ini permasalahan di Jabar secara general bisa diidentifikasik, tetapi permasalah di tiap kota/kabupaten berlainan. Misalkan, di Depok yang menjadi permasalahan mulai dari kemacetan, pembangunan drainase, dan banjir.

Sehingga, lanjutnya, sarana dan prasaranannya perlu dibenahi, Depok sebagai sentra perdagangan, Pertanian dan Pendidikan, ini akan menjadi prioritas Depok ke depan.

“Nanti kita akan rumuskan, jadi tiap daerah tidak sama. Contohnya seperti pertanian, kita harus punya peta geospasial. Seperti di Karawang padi, Garut perlu kopi, Sukabumi perlu teh, mana yang menjadi ikon terbaik,” ujar pria yang akrab disapa Kang Anton ini.

Saat ini, Jabar belum memiliki peta geospasial untuk pertanian, kedua untuk bidang pertanian yang lain, kenapa petani tidak menjadi tuan rumah di negara sendiri. Karena, di desa-desa itu belum memiliki gudang yang memadai, sehingga petani belum bisa menentukan harga, nelayan pun sama, karena terjerat oleh rentenir dan bank-bank gelap.
“Kami sempat ke nelayan, untuk kesehariannya mereka pinjam ke bank. Ini juga harus dijamin, pinjaman yang tanpa anggunan dan bunga ringan,” ucap pensiunan Jendral Polisi bintang dua ini.

Mantan Kapolda Jabar ini berujar, untuk mengatasi pengangguran yang kian bertambah, jika berkaitan dengan masalah pendidikan dan profesi. Sebenarnya di Jabar kurang tenaga profesional. Sehingga, perlu ada satu tenaga-tenaga buruh yang profesional.
“Kami sudah menandatangani WTO tetapi untuk sertifikasi tenaga profesional belum ada, sementara untuk pabrik-pabrik perlu tenaga-tenaga yang tersertifikasi. Kita perlu membangun Balai Latihan Khusus (BLK). Nantinya dari sini muncul ekonomi kreatif dan ekonomi mandiri,” tutur Kang Anton.(Adi/Iik)

Besok, Ribuan Suporter Persikad Kepung Pemkot Depok

BERIMBANG.COM, Depok – Akibat ketidakjelasan masa depan Persikad Depok, ribuan suporter Persikad Depok yang tergabung dalam Persikad Fans Kamis besok (8/2) berencana menggelar aksi demonstrasi di Kantor Pemkot Depok untuk mendesak Walikota Depok Muhamad Idris membangun kembali klub kebanggaan warga Depok ini.

Yogi Kurniawan, Kordinator Persikad Fans menjelaskan bahwa para suporter sepakbola di Depok mendesak Walikota untuk memutus mata rantai mafia sepak bola yang ada di Persikad dengan membangun klub baru mengambil nama Persikad untuk berlaga di Liga Nusantara.

"Aksi besok walaupun akan di hadiri ribuan suporter adalah aksi damai dan saya berharap kawan-kawan suporter tetap menjaga kondusifitas aksi" tegas Yogi Kurniawan lebih lanjut sambil menunjukkan STTP (Surat Tanda Terima Pemberitahuan) aksi yang sudah di terima dari Polres Depok hari ini.

Seperti di ketahui, pada musim kompetisi 2017, Persikad Depok berlaga di Liga 2 bergabung di Grup 2 bersama Persita Tangerang, Cilegon United, Perserang Serang, PS Bengkulu, Lampung Sakti, Persikabo Kabupaten Bogor dan Persika Karawang. Finish di peringkat 5 dengan perolehan 18 poin di klasemen akhir Grup 2,  membuat klub berjuluk Serigala Margonda ini  terdegradasi ke Liga 3 musim ini.

Menurut sumber yang menolak namanya di publikasi, dari musim kemarin Persikad Depok kepemilikan saham mayoritasnya di miliki kelompok usaha Sinar Mas, dan tahun ini rumornya akan berlaga di Liga 3 menggunakan bendera klub Bogor FC dengan home base di Kota Bogor.

Indra, salah satu pentolan suporter Persikad yang di temui berimbang.com di kawasan Depok 2 malam ini menjelaskan bahwa selain tuntutan ke Walikota Depok untuk membangun klub sepakbola kebanggaan warga Depok, para suporter besok juga akan mempertanyakan progres renovasi Stadion Merpati yang rencananya tahun 2018 ini akan kembali di kerjakan.

"Kami akan mengawal proses renovasi Stadion Merpati agar kualitas pembangunannya bagus tidak seperti renovasi Stadion Mahakam yang justru makin berantakan setelah di renovasi" tegas Indra saat menutup percakapan dengan berimbang.com.

Alfina, kordinator Donnasud, bagian dari Persikad Fans yang mewadahi suporter perempuan dalam pembicaraan via WA dengan berimbang.com juga menegaskan bahwa untuk persiapan aksi Kamis besok seluruh komponen suporter sepakbola di Kota Depok sudah beberapa kali saling berkoordinasi sehingga dia yakin ribuan suporter besok akan tumpah ruah di Pemkot Depok.

"Terpaksa kami turun ke jalan bang, karena kami ingin berjuang agar klub kebanggaan warga Depok tetap bisa tampil di pentas Sepakbola Indonesia" ujar Alfina sambil mengirimkan beberapa dokumentasi masa kejayaan Persikad Depok saat menjuarai Divisi 1 di tahun 2007.

Sampai berita ini di turunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Walikota Depok terkait aksi besar-besaran para suporter ini. (dk)

Pencarian Para Korban Tertimbun Longsor Tuntas

BERIMBANG.COM, Bogor-  Pencarian para korban longsor yang terjadi di Kampung Maseng Rt 2 Rw 8, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, akhirnya dihentikan, setelah sisa potongan tubuh korban yang tertimbun ditemukan tim SAR Gabungan, Rabu (07/02/18) pagi. 

Sisa potongan tangan dan kepala kedua anak dari Asep yang merupakan korban selamat dalam peristiwa itu, ditemukan tim SAR, sekitar pukul 9.00 wib, diantara puing bangunan rumah yang hancur dan tumpukan tanah. Dengan ditemukannya sisa potongan tubuh korban tersebut, maka ke lima korban yang tertimbun longsoran tanah itu telah berhasil ditemukan. 

Dan Ramil 2123 Wilayah Cijeruk – Cigombong Mayor Arm Oma Kurniawan mengatakan, paska bencana pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk langkah lanjutan terkait penanganan para korban.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak desa, kecamatan, Kabupaten dan sejumlah dinas untuk penanganan para korban yang selamat. Untuk sementara, para korban diberikan tempat tinggal sementara yang dikontrakan oleh pemerintah desa setempat", kata Dan Ramil. (Na/Wan)

Warga Kesal, Pelayanan Kantor Desa Selawangi Tutup di Jam Kerja

Kantor Desa Selawangi, Tanjung Sari Kabupaten Bogor ( Foto : Ahmad)

BERIMBANG.COM,Bogor – Pelayanan Kantor Desa Selawangi tutup di jam kerja tepatnya di Jalan Selawangi-Tanjung Sari No.1 Kecamatan Tanjung Sari Kabupaten Bogor sehingga pelayanan terhadap masyarakat Desa terganggu karena perangkat Desa yang seharusnya melayani tidak ada di kantor. Selasa (06/02/2018) pukul 13.00 WIB. 

Salah seorang warga masyarakat desa selawangi yg tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada  berimbang.com, bahwa dirinya kesulitan dan kecewa dengan perangkat Desa yang tidak mau melayani warganya sedangkan dirinya sangat membutuhkan pelayanan dari perangkat desa.

" Saya datang ke desa bela-belaan hujan-hujanan untuk mengurus surat, ternyata di kantor desa kosong tidak ada seorangpun pegawai desa, bahkan pintu kantor desa pun dikunci rapet. Setahu sy jam 13:30 WIB itu masih jam kerja, jadi seharusnya pegawai desa ada, terus terang saya sebagai warga desa selawangi sanget kecewa dengan kinerja aparat desa saya sendiri," ujarnya dengan nada kesal.

Pantauan berimbang.com ketika mendapat informasi warga langsung menuju lokasi dan memang benar apa yang dikatakan warga, Kantor Desa Sepi dan tidak ada satupun aparat desa melayani warga setelah menunggu satu jam tidak ada satupun aparat desa yang datang. ( Ahmad )

Calon Bupati Bogor Ade Yasin Didampingi Jajaran Pengurus DPP Laskar Dewa Meninjau Lokasi Longsor

0

BERIMBANG.COM, Bogor- Calon Bupati Bogor, Ade Yasin yang didampingi Ketua Umum Laskar Dewa Henky Hedo, Bendahara Umum Laskar Dewa Asep Supriadi, beserta jajaran pengurus DPP meninjau ke lokasi  longsor di Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sekaligus memberikan santunan kepada keluarga para korban yang kena tertimbun longsor, selasa (6/2/18) sore.

Pantauan dilokasi, Tim gabungan evakuasi berhasil menemukan para korban yang tertimbun diantara puing bangunan dan material tanah. Dalam berupaya melakukan pecarian korban dilokasi yang dimulai pada pukul 08.00 wib berhasil menemukan empat orang korban yang tertimbun.

"Hari ini empat orang korban telah berhasil dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat, Sementara satu orang korban lagi yang tertimbun belum berhasil dievakuasi karena kondisi cuaca yang buruk, evakuasi akan dilanjutkan kembali besok pagi," ujar wakil okk Laskar Dewa, Iwan Ruhut saat dilokasi. (Na/Wan)

30 Rumah Dibantaran Sungai Ciliwung Terendam Banjir

BERIMBANG.COM, Depok – Akibat cuaca ektrim yang melanda wilayah Bogor, dari mulai senin hingga hari ini masih d landa hujan, akibatnya sekitar 30 an unit rumah warga yang terendam banjir khususnya di daerah bantaran Sungai Ciliwung seperti di kawasan RW 01 dan 02, Kelurahan Pondok Cina, RW 014 Kelurahan Kemiri Muka, RW 06, Kelurahan Ratujaya, Kelurahan Depok dan lainnya. 

Wali kota Depok dan Wakil Wali Kota Depok turun langsung ke lokasi banjir yang merendam rumah-rumah di bantaran Kali Ciliwung. Senin (05/02/2018).

Wali Kota Depok, KH. Mohammad Idris bersama sejumlah perangkat daerah meninjau dan melihat langsung lokasi banjir yang merendam sejumlah rumah warga di Kelurahan Ratu Jaya, Depok.
Mengatakan, hujan yg datangnya dari wilayah bogor sangat deras sekali dan bahkan ketinggian air sungai ciliwung sudah siaga satu, hal ini harus kita antipasi meluapnya air yang berimbas pada rumah warga yang ada di sekitar sungai ciliwung ini. 

“Saya sudah minta agar seluruh anggota Tagana dan jajaran di kelurahan setempat untuk terus memantau serta mengevakuasi jika memang harus dilakukan agar tidak jadi korban akibat kebanjiran ini,” ujar Mohammad Idris didampingi Dandim 0508/Depok Letkol. Inf. Iskandarmanto dan Asisten Hukum dan Sosial S Utomo saat meninjau kawasan banjir dan jembatan gantung di RT 06/06, Kel. Ratujaya, Cipayung.

Sementara itu Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna di waktu yang bersamaan meninjau, langsung turun kelokasi banjir setinggi pinggang orang dewasa dengan ditemani Kapolsek Beji dan Danramil 02/Beji di Kelurahan Kemiri Muka, Beji, Depok. 
“Ini memang sudah menjadi kewajiban kami Pemerintah Kota Depok, untuk selalu cepat merespon dan tanggap untuk segera turun tangan membantu warga yang terkena musibah banjir di sekitar sungai ciliwung, hal ini agar warga dapat cepat terbantu,” ungkap Pradi Supriatna dilokasi banjir.

Dikatakan Pradi, dirinya bersama Pak Wali sama-sama langsung turun kelokasi yang terkena musibah banjir, dengan berbagi lokasi yang berbeda dan tidak mungkin juga harus selalu bersamaan disatu lokasi. Dengan berbagi tugas tentunya lebih mudah kami menemui langsung warga yang tengah mengalami musibah banjir.
"Kami dan pak Wali selalu berbagi tugas dan tidak mungkin selalau bersama sama, inilah menurutnya kebersamaan yang indah untuk Kota Depok yang kita yang selama ini kami jalani," tutup Pradi.(Adi/iik)