Beranda blog Halaman 254

Tenaga Medis Terkonfirmasi Positif Corona, 3 Puskesmas Di Depok Ditutup

0

BERIMBANG.COM, Depok – Tiga Puskesmas Di Kota Depok akan ditutup oleh Pemerintah Kota Depok setelah tenaga kesehatan melakukan rapid rest dilanjutkan swab hingga dilakukan PCR dan hasilnya para tenaga medis terkonfirmasi positif Covid 19

“Menindaklanjuti rapid test bagi tenaga kesehatan dan tenaga non-kesehatan puskesmas, di antaranya dengan hasil rapid test positif yang dilanjutkan swab hingga tes PCR, untuk keselamatan semua, mulai hari Senin, 4 Mei, sampai 10 Mei 2020 dilakukan mitigasi puskesmas,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris saat memberikan keterangan pers di Balai Kota Depok, Senin (4/5/2020).

Ketiga puskesmas itu adalah Puskesmas Daung, Pengasinan, dan Cinangkan. Untuk sementara waktu, pelayanan di ketiga puskesmas itu akan dialihkan ke puskesmas lain.

“Untuk Puskesmas Daung, Pengasinan, dan Cinangka dengan dialihkan layanan ke puskesmas sekitarnya, ditutup 3 wilayah itu karena ada beberapa yang positif dan tenaga kesehatan dan tenaga puskesmas,” ucapnya.

Selanjutnya, tenaga kesehatan dan non-kesehatan yang terkonfirmasi positif diminta melakukan isolasi diri. Sementara tenaga kesehatan dan non-kesehatan yang tidak terdampak bisa melakukan aktivitas pekerjaannya di rumah (work from home) untuk sementara.

“Seluruh nakes dan non-nakes yang terbukti positif COVID-19 melakukan isolasi mandiri dan bagi yang tidak terdampak melakukan WFH selama 7 hari,” ujar Idris.

“Perkembangannya akan diberitahukan lebih lanjut terkait swab PCR-nya, mohon masyarakat lainnya dapat memahami kondisi ini,” lanjutnya.

Iik

Penyanyi Campur Sari Didi Kempot Tutup Usia

0

BERIMBANG.COM – Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia di Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2020).

Didi Kempot diketahui meninggal dunia pada usia 53 tahun pukul 07.30 WIB.

Hal ini disampaikan Lilik, kakak kandung Didi Kempot, dalam wawancara di KompasTV.

LIlik mengatakan, malam harinya, Didi Kempot sempat pergi ke rumah sakit.

“Tadi malam di Rumah Sakit Kasih Ibu di Solo,” kata Lilik dalam wawancara di KompasTV, seperti dikutip Kompas.com, Selasa.

Lilik mengatakan, jenazah Didi Kempot masih di Rumah Sakit Kasih Ibu pagi ini.

Kepergian Didi Kempot sangat mengejutkan. Menurut Lilik, Didi Kempot masih beraktivitas seperti biasa sebelumnya.

Dionisius Prasetyo atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Didi Kempot merupakan penyanyi campursari asal Solo, Jawa Tengah.

Ia sebelumnya kerap dijuluki para penggemarnya dengan nama Bapak Loro Ati Nasional, Bapak Patah Hati Indonesia, Lord Didi, dan yang terbaru disebut-sebut sebagai Godfather of Brokenheart.

Didi Kempot adalah anak dari pelawak terkenal, mendiang Ranto Edi Gude atau lebih dikenal dengan nama Mbah Ranto.

Ia juga adik dari salah satu pelawak senior Srimulat, mendiang Mamik Pondang.

Siapa sangka, di balik ketenarannya saat ini, pelantun lagu “Stasiun Balapan” yang dirilis pada 1999 itu dulunya adalah seorang pengamen.

Ia mengawali langkahnya di dunia musik sebagai musisi jalanan sejak 1984 hingga 1989.

Sejak saat itu, Didi telah menciptakan beberapa lagu hingga akhirnya ia bertekad untuk hijrah ke Jakarta dan berharap lagunya dilirik oleh produser.

Lagu-lagu karya Didi Kempot kebanyakan berkisah tentang kesedihan, cinta, dan patah hati.

Hal ini membuat orang-orang yang mendengarkan lagunya juga ikut tersayat hatinya.

*

Pemkot Depok Dapat Tambahan Alokasi Jaring Pengaman Sosial Sebanyak 37.735 KK

0

BERIMBANG.COM, Depok – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memberi tambahan alokasi Jaring Pengaman Sosial (JPS) Non-Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk 37.735 Kepala Keluarga (KK) pada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Penambahan tersebut berdasarkan  Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 406/Kep.251-Dinsos/2020 tentang Daftar Keluarga Rumah Tangga Sasaran Non DTKS Penerima Bantuan Provinsi Jabar akibat Covid-19.

“Sebelumnya kita sudah dapat alokasi JPS dari Pemprov Jabar untuk yang di dalam DTKS  sebanyak 10.423 KK, yang saat ini baru didistribusikan oleh Kantor Pos sebanyak 2.191 KK,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam siaran pers, Senin (4/5). Idris  menjelaskan, alokasi JPS dari Jabar ini merupakan hasil dari pendataan yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok sejak April lalu. Data itu berasal dari RT, RW dan pihak kelurahan.

“Kami bersama Pemerintah Pusat dan Pemprov Jabar telah menyiapkan JPS bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Bantuan ini menyasar warga prasejahtera yang termasuk dalam DTKS dan non DTKS,” jelasnya. JPS dari Jabar sebesar Rp 500 ribu per KK dan akan dibagi menjadi sembako serta uang tunai. “Bantuan langsung dikirimkan ke alamat penerima melalui kantor pos dan ojek daring,” kata Idris.

Pemberhentian Kadiskominfo Depok Menuai Kritik, BKPSDM Bantah Ada Unsur Politis

0

BERIMBANG.COM, Depok – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, Sidik Mulyono ramai diperbincangkan oleh kalangan masyarakat Kota Depok, pasalnya pencopotan Jabatan dari Kepala Diskominfo yang dilakukan Walikota Depok, Mohammad Idris tidak sesuai dengan prosedur pemberhentian sebagai Kepala Dinas hingga menuai banyak kritikan dari masyarakat yang ditujukan kepada Walikota Depok.

Terkait hal tersebut Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) , Supian Suri membantah bahwa pemberhentian Kepala Dinas Kominfo sudah sesuai dengan prosedur.

“Awalnya kami telah meminta Pak Sidik untuk menjadi pegawai dan bekerja di Pemerintah Kota Depok selama tiga tahun. Sebelum surat dari BPPT keluar, menurut informasi Pak Sidik akan mengikuti open biding di pemerintah pusat dan Pak Wali secara pribadi mempersilahkan, karena yang seharusnya memberikan izin secara lembaga ke Pak Sidik, merupakan instansi asalnya yakni BPPT, itu awal kronologinya” ujar Supian kepada Wartawan, Minggu (3/5).

Disebutkan Supian Suri, Pemerintah Kota Depok menerima surat dari BPPT yang menjelaskan bahwa sesuai dengan ketentuan Permen PAN/V/2012, tidak ada lagi pegawai yang dipekerjakan dan BPPT mengambil langkah kepastian terhadap pegawai yang selama dipekerjakan di tempat lain.

“Jadi BPPT intinya menanyakan terhadap pegawai yang dipekerjakan sudah harus ada keputusan, apakah dipekerjakan terus atau dikembalikan ke instansi asal. Artinya surat yang dilayangkan Pak Wali ke BPPT tak lain adalah untuk menjawab surat dari BPPT karena tanggal 20 Maret 2020 sudah harus ada kepastian terhadap hal itu,” paparnya.

Supian mengungkapkan, dengan adanya rencana Sidik untuk mengikuti open biding di pemerintah pusat dan akan mengembangkan kariernya disana, Supian diarahkan untuk membuat surat dan Sidik pun telah dipanggil wali kota terkait rencana itu.

Sementara itu, BKPSDM juga telah menerima surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) pada 17 April terkait adanya aduan tersebut.

Namun, hal itu terbentur dengan pelaksanaan PSBB dan mundur hingga akhir April. tetapi, hingga akhir April kemarin pihaknya belum dapat kepastian lagi akan dipanggil KASN terkait dengan persoalan itu.

Dirinya mengungkapkan, surat balasan Pemkot Depok ke BPPT itu tidak terlalu masuk kepada kinerja Sidik akan tetapi lebih menghargai batas akhir masa bekerja dirinya, terlebih Pemkot Depok sudah diingatkan dari instansi asal Sidik yakni BPPT.

“Saat itu Pak Sidik diskusinya langsung ke Pak Wali, apa yang didiskusikan kami tak tahu, apakah masih ingin di Pemkot Depok atau kembali ke BPPT. Kami tidak menulis hal-hal yang lain, namun Pak Wali berpandangan bahwa peluang Pak Sidik lebih besar untuk berkarier di luar, karena ada juga indikator Pak Sidik mau ikut open biding, kemungkinan seperti itu,” papar Supian Suri.

Soal unsur politis menjelang Pilkada Depok, Supian membantah, menurutnya, itu tergantung sudut pandang karena situasi yang dilematis.

“Itu tergantung sudut pandang. Misalnya kami balik, seandainya Pak Sidik sudah habis masa jabatannya di Pemkot Depok terus dipertahankan oleh Pak Wali dalam masa jabatan yang sudah tidak boleh melantik atau mempertahankan kecuali ada izin Pak Menteri, kira-kira akan muncul pertanyaan atau tidak, bahwa Pak Sidik dianggap berpihak ke Pak Wali lalu dipertahankan oleh Pak Wali?, begitu juga sebaliknya. Ini kan memang situasinya dilematis,” terangnya.

Ia juga menegaskan, apa yang dilakukan Pemerintah Kota Depok telah sesuai prosedur terhadap dilayangkan dan dijawabnya surat dari wali kota.

“Lagi-lagi ini kan belum menjadi SK, bahkan kami mempertahankan Pak Sidik kok hingga 22 Mei,” tegasnya.

Iik

KRL Bogor Jakarta Ditemukan Penumpang Positif Korona, RK : PSBB Bisa Gagal

0

BERIMBANG.COM, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) menyampaikan hasil swab test terhadap penumpang kereta rangkaian listrik (KRL). Ditemukan, tiga orang penumpang positif virus Corona.

“3 positif COVID dari 325 penumpang KRL Bogor-Jakarta yang kami sampling dengan test swab PCR,” ucap RK dalam akun Twitter resmi seperti dilihat detikcom, Minggu (3/5/2020).

RK menyebut hasil itu menunjukkan ada potensi penularan virus Corona di KRL sebagai transportasi umum. Sehingga, perlu ada tindak lanjut dari temuan tersebut.

“Ini artinya KRL yang masih padat bisa menjadi transportasi OTG (orang tanpa gejala), pembawa virus. PSBB bisa gagal,” kata RK.

RK menyebut temuan ini sudah dilaporkan. Dia amat berharap pihak operator KRL menanggapi ini dengan serius.

“Sudah dilaporkan ke gugus tugas pusat dan Kemenhub. Semoga ada respons terukur dari pihak operator KRL,” ucap RK.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan swab test di Stasiun Bogor. Swab test dilakukan ke penumpang dan petugas KRL.

“Tadi kita swab test untuk penumpang kereta api Commuter Line dan juga petugas yang melayani dari PT KAI maupun PT KCI, termasuk juga ada beberapa petugas keamanan di situ,” ucap Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim ketika dihubungi, Senin (27/4).

“Tujuannya untuk mengambil sampel tentang tingkat kerawanan atau risiko apabila kita memang masih melaksanakan semacam perjalanan dengan jumlah penumpang yang cukup besar. Kereta ini kan jumlahnya cukup besar, dan ini yang kita coba petakanlah,” imbuh dia.

Red

Presiden Pilih Wakil Jaksa Agung Setia Untung, Pengamat Politik: Sudah Tepat

0

BERIMBANG.com Pengamat Politik Komunikasi Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menilai diangkatnya Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi menjadi Wakil Jaksa Agung oleh Presiden Joko Widodo membawa angin segar bagi institusi Adhyaksa tersebut, terutama dari segi komunikasi dalam membangun citra Korps tersebut.

Betapa tidak, Setia Untung yang pernah menjadi Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan RI itu memiliki tracking komunikasi dan Informasi yang mampuni, sosok yang tepat dan cerdas dalam membangun citra penegakan hukum yang ditangani institusi tersebut.

“Menurut pemantauan saya, di beberapa pemberitaan dari jejak digital nama sosok Setia Untung Arimuladi membangun komunikasi diruang publik sangat tinggi, ketika membangun citra Kejaksaan. Sebuah langkah strategis dari aspek komunikasi, ketika Pak Presiden Jokowi mengangkatnya untuk mendampingi Pak Jaksa Agung Burhanuddin,” ujar Emrus kepada wartawan, Jakarta, Minggu (03/05/2020).

Emrus melihat dimanapun jabatan yang di embannya dari rekam jejak digital dalam menyampaikan pesan ke ruang publik, sosoknya sangat mampuni dibidangnya, selain memberikan informasi yang sifatnya teknis dalam penanganan kasus, juga membangun citra intitusinya dalam sebuah kegiatan.

“Sosok beliau ketika menjadi Kapuspenkum, penyajian informasi soal hukuman mati, penangkapan buronan korupsi di Luar Negeri dan hal-hal teknis penanganan perkara cukup tinggi. Begitu juga ketika beliau menjadi Kepala Kejati. Selain itu kegiatan di Badan Diklat yang jarang sekali sebuah intansi pemerintah yang memiliki bidang ke Diklatan memberikan informasi ke ruang publik melalui media,” ucapnya.

Nah, Setia Untung ini, kata dia, berbeda, sosoknya kerap masuk ke ruang publik untuk menunjukan kerjanya, melalui pemberitaaan. Meski ketika itu sebagai Kepala Badan Diklat, pemberitaannya selalu membawa citra intitusi Kejaksaan.

“Saya lihat sosoknya tak membatasi media. Dari jejak digital pemberitaan, selain muncul di media nasional, dia juga tampil di media-media lokal. Saya lihat, dia menguasai jaringan media lokal,” ungkap Komunikolog Indonesia itu.

Jadi, sudah tepatlah ketika Setia Untung  mendampingi Jaksa Agung Burhanuddin selain pembagian tugas di internalnya, juga selalu hadir ke ruang publik apalagi sosoknya sebagai ‘tiger’ Reformasi Birokrasi yang dikenal berhasil membawa Badiklat Kejaksaan menjadi kampus para calon jaksa itu menjadi Zona Integritas dengan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) akhir tahun 2018 dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) akhir tahun 2019.

“Ketika beliau menjadi penanggung jawab reformasi birokrasi sebagai Wakil Jaksa Agung, tranparansi dan akuntabilitas Kejaksaan semakin paten,”

“Nah, jika pun kedepan dari segi pemberitaan yang muncul nama Pak Setia Untung itu berarti membawa nama Jaksa Agung, dan citra Kejaksaan di mata publik semakin baik.”

“Demi membangun kepercayaan masyarakat kepada institusi itu, tentunya diiringi para jajarannya juga. Jangan citra intitusinya sudah baik di media, tapi masih ada oknum jaksa yang ‘nakal’, mari saling membantu jaga nama institusi ya kan,” tutur Direktur Eksekutif EmrusCorner tersebut.

Seperti diketahui Presiden Joko Widodo menganggkat Setia Untung Arimuladi sebagai Wakil Jaksa Agung lewat Keputusan Presiden Nomor: 76/TPA Tahun 2020 tanggal 27 April 2020 yang di sampaikan secara resmi oleh Jaksa Agung Burhanuddin pada Rabu 29 April 2020.

(EdoRed)

Bulan Ramadhan, DMC Bagikan Bingkisan

0

BERIMBANG.COM, Depok – Sebagai pilar keempat demokrasi, pers pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas demokrasi dan seorang jurnalis itu dilihat dari hasil karyanya yang mencerdaskan dan bermanfaat bagi kehidupan. Bukan membuat masyarakat menjadi takut.

Berkenaan dengan peringatan Hari Pers Dunia, pada bulan suci Ramadhan, Depok Media Center (DMC) kembali ingin bermanfaat bagi rekan-rekan wartawan dengan akan berbagi rezeki berupa bingkisan sembako.

Pembagian sembako dilaksanakan Rumah Ketua Pembina DMC Rusdy Nurdiansyah di Jalan Jagung No 17, Perumnas Depok Utara, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok pada Minggu 3 Mei 2020.

“Kegaiatan sosial DMC Peduli ini merupakan kegiatan kebersamaan berbagi sesama jurnalis di Kota Depok di masa pademi virus Corona (Covid-19) dan saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 2020,” ujar Ketua DMC, Adie Rakasiwi.

DMC mengucapkan puji syukur atas rahmat dan nikmat rezeki serta kesehatan yang telah Allah SWT berikan kepada kita semua dan juga ucapan terima kasih ke donatur dari Zamzam Towers dan Pesona Square. Aamiin.

“Sebagai manusia, eksistensi manusia sebenarnya ditentukan oleh kemanfataannya pada yang lain. Adakah dia berguna bagi orang lain, atau malah sebaliknya menjadi parasit buat yang lainnya,” pungkas Ketua Pembina DMC, Rusdy Nurdiansyah

Mudik Banyak Yang Lolos, Polisi Perketat Penjagaan

0

BERIMBANG.COM, Bandung – Banyak warga yang mudik atau pulang kampung masih lolos dihalau polisi atau petugas.

Namun warga yang mudik pulang kampung bakal lebih ketat karena sejumlah daerah akan memberlakukan PSBB.

Seperti yang mudik atau pulang kampung dari Jabodetabek yang melewati Pantura Jawa Barat kemarin-kemarin masih banyak yang lolos.

Itu dikarenakan di sepanjang Pantura baru Bekasi yang melakukan PSBB di daerahnya.

Namum menurut Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat, semua kabupaten di wilayahnya akan diberlakukan PSBB Jawa Barat.

Ini akan menambah ketat pemudik yang akan melewati Pantura karena penyekatan akan bertambah di 5 kabupaten lagi.

Dari mulai kabupaten Karawang, Subang, Indramayu, Cirebon dan Kodya Cirebon.

Ridwan Kamil menerapkan PSBB Jawa Barat di semua kabupaten di Jawa Barat punya alasan kuat.

“Dari hasil kajian Bodebek dan Bandung Raya yang sebelum PSBB percepatan penyebaran virusnya tinggi kini sedang.

Sedangkan kota yang tidak PSBB persebaran virusnya naik.

Karena PSBB menurunkan penyebaran maka 17 kota kabupaten di Jawa Barat akan PSBB akan dimulai 6 Mei 2020,” imbuh Kang Emil dikutip dari Tribunnews.com.

Jadi, pemudik dari Jabodetabek yang pulang kampung kemungkinan sampai tanggal 5 masih bisa lolos.

Namun setelah tanggal 6 dan selanjutnya akan mengalami kesulitan karena minimal harus melewati 5 kali penyekatan lagi setelah lolos dari Bekasi.

Jadi, kalau ditotal warga yang mau mudik pulang kampung menggunakan jalur pantura akan melewati 6 cek poin.

Kemungkinan lolosnya jadi kecil, bagi yang mau mudik atau pulang harus dipikirkan dari sekarang.

Bagi pemudik yang sudah sampai kampung halaman segera melapor ke Puskesmas untuk pendataan.

Demi kebaikan bersama wajib melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Bdg/red

Hujan Deras, Jembatan Baru Dibangun Ambruk

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Hujan deras yang terjadi pada Jumat (1/5/2020) malam mengakibatkan jembatan Cigombong yang berada di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, ambruk.

Informasi yang dihimpun , jembatan yang baru dibangun tersebut ambruk sekitar pukul 21:00 WIB. “Iya betul. Semalam,” ujar Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bogor, M Adam kepada wartawan Sabtu (2/5/2020).

Meski demikian, arus lalulintas kedua arah, baik dari Ciawi menuju Sukabumi atau sebaliknya masih berjalan norma. Pasalnya, para pengendara dialihkan menggunakan jembatan lama yang berada di sebelahnya. “Sebelahnya masih ada jembatan lama. Yang ambruk jembatan baru,” tukasnya.

RSUI Depok Dapat Bantuan APD

0

BERIMBANG.COM, Depok – Rumah Sakit Universitas Indonesia atau RSUI Depok mendapat bantuan alat pelindung diri (APD) dari Kantor Staf Kepresidenan (KSP) RI. Bantuan tersebut diterima oleh Rektor Universitas Indonesia Prof Ari Kuncoro.

Ari mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan yang tidak hanya diberikan oleh KSP, tapi juga alumni UI dan masyarakat. “Bantuan ini akan sangat berarti bagi para tenaga medis di RSUI yang tengah berjuang menangani pasien yang terinfeksi COVID-19,” katanya.

Paket alat kesehatan dari KSP RI berupa alat pelindung diri sebanyak 100 buah, Google medis sebanyak 100 buah, masker medis sebanyak 5.000 buah, dua unit USG Paru Alpinion Cube. Lalu sarung tangan medis sebanyak 5.000 buah, dua unit Syringe Pump, dua unit Infusion Pump, dan 250 liter hand sanitizer.

Paket diterima oleh Direktur Operasi dan Pemeliharaan Fasilitas (DPOF UI) Prof Dr Ir Gandjar Kiswanto, M.Eng. “Seluruh paket alat kesehatan tersebut akan kami serahkan ke Rumah Sakit UI (RSUI),” kata Prof Gandjar menjelaskan.

Pelaksana tugas Direktur Utama RSUI Depok, Dr dr Sukamto berterima kasih atas dukungan KSP RI dan para alumni kepada tim medis yang berada di garis depan. Ia berharap semua pihak yang membantu tidak lelah untuk mendukung karena masih banyak petugas rumah sakit yang membutuhkan APD. “Bantuan ini bermanfaat bagi kami di dalam meningkatkan pelayanan optimal bagi penderita COVID-19 yang membutuhkan perawatan,” katanya.

UI memberikan apresiasi yang tinggi untuk RSUI meski baru berusia satu tahun namun bisa dengan cepat mempersiapkan tenaga medis dan fasilitas untuk perawatan bertekanan negatif dalam penanganan pasien Corona.

Saat ini RSUI Depok telah mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah Kota Depok sebagai rumah sakit yang didedikasikan untuk menangani COVID-19 di wilayah Kota Depok. Bahkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah meminta RSUI untuk menjadi salah satu rumah sakit rujukan wilayah Jawa Barat.

Selain itu bantuan juga datang dari Ikatan Alumni Sekolah Ilmu Lingkungan dan Sekolah Kajian Strategik dan Global UI (SIL dan SKSG UI) berupa 1.000 masker yang bisa dicuci.