Beranda blog Halaman 218

Menyambut Hut Korpri Ke-49 Kec Cigombong Bersama Puskesmas Serta PMI Mengadakan Donor Darah

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Dalam rangka menyambut Peringatan HUT ke-49 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang diperingati setiap tanggal 29 November, di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor di isi dengan Bakti Sosial berupa Donor Darah. Kegiatan tersebut, menurut Sekretaris Kecamatan Cigombong selaku Ketua Unit KORPRI Kecamatan, Asep Achadiat Sudrajat merupakan kegiatan kerja sama dengan Puskesmas Cigombong dan PMI Kabupaten Bogor.

Asep menerangkan, Bahwa peringatan HUT KORPRI ini merupakan tindak lanjut dari rapat Pengurus KORPRI Kabupaten Bogor yang menekankan kegiatan di masa pandemik covid-19 diisi dengan kegiatan bakti sosial.

” Bahwa HUT KORPRI TAHUN 2020 mengambil  tema, Korpri Berkontribusi, Melayani Dan Mempersatukan Bangsa,” terangnya

Sementara itu, Dr Sony Kepala Puskesmas Cigombong menyampaikan, Kegiatan Donor Darah awalnya merupakan Program penyediaan darah bagi persalinan, sebagai antisipasi kebutuhan Darah bagi Ibu melahirkan yang memerlukan bantuan Transfusi Darah.

“Kegiatan ini dikerjasamakan dengan Program peringatan HUT KORPRI, dengan jumlah peserta Donor Darah sebanyak 50 orang, yang didalamnya ada 17 Orang ASN Kecamatan Cigombong dan hadir juga dalam kegiatan tersebut Kapolsek Cigombong yang diwakili oleh Kanit Patroli, Ipda Maryata. Alhamdulillah Kanit Patroli tersebuta sangat mendukung kegiatan ini, yang dibuktikan beliau juga menjadi peserta Donor Darah. Kami juga berharap pada tahun depan atau dalam peringatan hari-hari besar lainya kegiatan Donor Darah selalu diadakan dan pesertanya lebih banyak lagi,” ungkapnya.

(Na)

Ketua DPRD Depok Pimpin Sidang Paripurna APBD Tahun 2021

0

BERIMBANG.com, Depok – Sidang rapat paripurna DPRD Kota Depok digelar melalui tatap muka atau virtual, Senin (23/11/2020). Sidang dengan Agenda penyampaian laporan hasil pembahasan badan anggaran DPRD Kota Depok terhadap Raperda tentang APBD tahun 2021 ini, dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Depok T.M. Yusufsyah Putra

PJS Wali Kota Depok Dedi Supandi didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok turut mengikuti sidang paripurna melalui tatap muka dan virtual. Selain itu juga dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kota Depok, jajaran pimpinan OPD dan unsur Forkopimda Kota Depok, beserta segenap pimpinan BUMD, rekan LSM dan media massa di lingkungan Pemerintahan Kota Depok.

Dalam keterangan tertulisnya, Ketua DPRD Kota Depok T.M. Yusufsyah Putra menyampaikan sidang paripurna tatap muka atau virtual ini merupakan amanat peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, dalam menyusun, mengajukan, dan menetapkan rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD. Tentunya, hal tersebut menjadi kewenangan kepala daerah selaku pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan daerah.

Sementara bagi DPRD sendiri, sidang ini merupakan pelaksanaan fungsi anggaran, yakni untuk membahas rancangan Perda tentang APBD. Karena merupakan tugas dan wewenang badan anggaran DPRD untuk memberikan saran dan pendapat kepada kepala daerah dalam mempersiapkan rancangan Perda tentang APBD.

Pada sidang paripurna ini, kata dia, bertujuan melaporkan hasil pembahasan rancangan APBD Kota Depok tahun anggaran 2021. Hal tersebut dilakukan berdasarkan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) APBD tahun 2021, yang juga telah disepakati PJS Wali Kota dan DPRD Depok tertanggal 12 Oktober 2020. Tentunya memperhatikan isu-isu strategis yang berkembang, dan berbagai arah kebijakan baik dari Pemerintah Pusat maupun Jawa Barat.

Disamping itu, lanjutnya, kebijakan ini juga berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 tahun 2020, tentang pedoman penyusunan APBD 2021 yang memuat tentang sinkronisasi kebijakan Pemda dengan kebijakan Pemerintah Pusat.

Khususnya dalam prinsip penyusunan APBD, kebijakan penyusunan APBD, dan hal lainnya.

Selanjutnya dalam penyusunan APBD kota Depok tahun 2021 ini, tidak terlepas dari kebijakan nasional dan Provinsi Jawa Barat.Sesuai dengan tema pembangunan “Peningkatan Daya Saing Daerah Melalui Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Sistem Kesehatan Daerah”.

Maka arah kebijakan daerah pembangunan daerah Kota Depok tahun 2021 adalah peningkatan daya saing daerah. Selanjutnya menjadi tea pembangunan yang tertuang dalam RKPD Kota Depok tahun 2021. upaya ini untuk peningkatan daya saing daerah di berbagai sektor. Tentunya, peningkatan daya saing ini dapat dicapai melalui akselerasi pembangunan di berbagai bidang, yakni sosial, ekonomi dan infrastruktur. Ataupun dalam hal kuantitas maupun kualitas yang tujuan utamanya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Diketahui DPRD melalui badan anggaran DPRD Kota Depok telah menyelenggarakan serangkaian rapat kerja APBD tahun 2021, yaitu ;

1. Rapat Kerja Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD tahun 2021, pada tanggal 28-28 Agustus 2020.

2. Rapat Kerja Pembahasan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun 2021, pada tanggal 4-5 Oktober 2020.

3. Rapat Kerja Finalisasi Pembahasan Rancangan KUS dan PPAS APBD tahun anggaran 2021, pada tanggal 6 Oktober 2020.

4. Rapat Kerja Pembahasan Raperda tentang APBD T.A 2021, pada tanggal 11-14 November 2020.

Dalam rancangan APBD tahun anggaran 2020, kebijakan umum pendapatan daerah adalah mengoptimalkan pencapaian pendapatan daerah melalui perbaikan sistem dan manajemen pengelolaan keuangan daerah. Serta, mengoptimalkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD).

Kebijakan umum belanja daerah diarahkan untuk mendanai belanja operasi, termasuk didalamnya belanja pegawai, barang dan jasa, belanja hibah, belanja bantuan sosial, dan mengalokasikan belanja modal serta belanja tak terduga.

Sementara prioritas dan plafon anggaran belanja daerah berdasarkan pembangunan daerah Kota Depok tahun 2021. Selain itu, janji Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang merupakan bagian dari kebijakan pembangunan tahun 2021.

Adapun, prioritas pembangunan daerah Kota Depok tahun 2021, sebagai berikut ;

1. Peningkatan Sarana dan Prasarana Transportasi.

2. Pemenuhan Sanitasi Dasar

3. Penurunan Kualitas dan Kuantitas Air Tanah

4. Implementasi dan Pengendalian Tata Ruang

5. Daya Saing dan Ketahanan Ekonomi

6. Penurunan Angka Pengangguran

7.Percepatan Penurunan Stunting

8. Peningkatan Peran Keluarga dalam Pembangunan Karakter Bangsa.

9. Penanganan Lansia, Anak Terlantar, dan Disabilitas.

10. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)

11. Transparansi dan Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintahan (Smart Goverment)

Oleh karena itu, dalam pembahasan Raperda APBD tahun 2021 tersebut salah satu yang utama memastikan terpenuhinya anggaran belanja daerah yang bersifat ‘Mandatory Spending’ untuk anggaran Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur dana Kelurahan, yang sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan.

Selanjutnya, membahas penyesuaian perubahan maupun penggeseran dalam rancangan peraturan daerah tentang APBD T.A 2021. Berupa program serta kegiatan Pemerintah Kota Depok yang merupakan kumpulan kegiatan perangkat daerah Pemkot Depok disusun bedasarkan KUA dan PPAS APBD T.A 2021.

Dalam Raperda APBD tahun 2021 terdapat penyesuaian dan penggeseran, diantaranya;

1. Penyesuaian pemetaan program kegiatan berdasarkan KEPMENDAGRI Nomor 050-3708 tahun 2020 yang merupakan pemutakhiran dari PERMENDAGRI nomor 90 tahun 2019, tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perncanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah.

2. Perubahan pagu belanja daerah terkait belanja pegawai yang disebabkan adanya surat edaran Mendagri nomor 900/5663/SC,

mengenai penambahan penghasilan kepada pegawai ASN di lingkungan Pemda tertanggal 12 Oktober 2020 setelah KUA PPAS disepakati.

3. Pengusulan perubahan anggaran belanja yang issbabkan oleh kebutuhan maupun kondisi yang mendesak termasuk program prioritas Pemkot Depok Tahun 2021, sehingga memerlukan perubahan ataupun penggeseran anggaran.

Peubahan-perubahan tersebut telah dirangkum dalam berita acara finalisasi hasil pembahasan rancangan APBD Kota Depok T.A 2021, tentunya tak terpisah dari persetujuan dalam Sidang Paripurna ini.

Setelah mengetahui, menelaah, membahas dan menyepakati bersama perubahan dan perbaikan rancangan Perda tentang APBD T.A 2021. Pada prinsipnya hal itu sejalan dengan RKPD tahun 2021, yang mengusung tema “Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial, serta Menitik Beratkan kepada Penekanan Dampak Pandemi Covid-19.

Setelah dilakukan serangkaian pendalaman dan pembahasan materi Raperda tentang APBD T.A 2021 yang melipatkan perangkat daerah di lingkup Pemkot Depok, maka dengan ini Badan Anggaran DPRD Kota Depok menyampaikan hasil pembahasan struktur APBD T.A 2021, sebagai berikut;

1. Pos pendapatan sebesar 2 Triliun, 962 Miliar 256 juta 637 ribu 524 rupiah (Rp. 2.962.256.637.524) dengan rincian sebagai berikut;

– PAD sebesar 1 Triliun 337 Miliar 232 juta 519 ribu 157 rupiah atau Rp. 1.337.232.519.157.

– Pendapatan transfer sebesar 1 triliun 493 miliar 910 juta 418 ribu 367 rupiah atau Rp. 1.493.910.418.367.

– Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 131 miliar 113 juta 700 ribu rupiah, atau Rp. 131.113.700.000.

2. Pos belanja daerah sebesar 3 triliun 549 miliar 420 juta 315 ribu 300 rupiah atau Rp. 3.549.420.315.300.

Dengan rincian belanja sebagai berikut;

– Belanja operasi sebesar 2 triliun 636 miliar 161 juta 60 ribu 780 rupiah atau Rp. 2.636.161.060.780.

– Belanja modal sebesar 814 miliar 259 juta 254 ribu 520 rupiah atau Rp. 814.259.254.522.

– Belanja modal tidak terduga sebesar 99 miliar.

3. Pos pembiayaan sebesar 587 miliar 163 juta 677 ribu 776 rupiah atau Rp.587. 163.677.776 dengan rincian sebagai berikut;

– Penerimaan pembiayaan sebesar 587 miliar 163 juta 677 ribu 766 rupiah, atau Rp. 587.163. 677.766.

Dalam kesempatan itu, dirinya mengingatkan kepada Pemkot Depok agar melaksanakan program dan kegiatan tahun 2021 harus mengacu kepada RKPD Kota Depok T.A 2021 yang sudah ditetapkan. Disamping itu, dapat dilaksanakan secara efektif, efisien dan berdasarkan skala prioritas, serta berpegang teguh dan berpedoman kepada kententuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.**

Walikota Bogor Mendukung Penuh PWI Award untuk Pejuang Covid

0

BERIMBANG.com Bogor –  Rencana Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang akan menggelar acara pemberian penghargaan kepada mereka yang tulus ikhlas berjuang selama pandemi Covid -19, didukung full Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

“Acara yang diinisiasi PWI Kota Bogor ini sangat bagus dan tak  mudah, karena untuk mencari mereka yang tanpa pamrih menolang sesama manusia di tengah pandemi bukan perkara gampang,” kata Bima Arya, saat menerima audensi tim Panitia PWI Award bersama jajaran pengurus, baru-baru ini di Balaikota.

Bima optimis, rekan-rekan PWI Kota Bogor yang sudah menjadi mitra pemerintah kota akan mampu merealisasikan acara yang baru kali pertama digelar dan tak hanya di Kota Bogor, tapi mungkin di seluruh Indonesia.

“Award dari PWI kepada mereka yang berjuang dengan penuh dedikasi di masa pandemi tentunya akan memberikan motivasi dan dorongan semangat yang lebih, kendati saat bertugas mereka sama sekali mungkin tak pernah memikirkannya,” ujar wali kota bergelar doctor ilmu politik itu.

Sementara, Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti mengungkapkan rencana memberikan penghargaan kepada mereka yang berjuang di masa pandemi Covid -19, baik secara langsung menangani pasien atau relawan-relawan yang membantu mengedukasi masyarakat terkait bahayanya Covid -19 berawal dari obrolan jelang tengah malam di sekretariat PWI.

“Acara ini, bisa dibilang berawal dari ide gila, kenapa? karena bukan hal yang gampang menggelar acara seperti ini, apalagi kita harus mencari sendiri dan minta masukan dari elemen masyarakat tentang siapa saja yang berhak menyandang predikat pahlawan Covid -19 di Kota Bogor,” katanya.

Senada dengan Bima Arya, Arihta merasa yakin, acara yang berangkat dari ide gila ini akan terealisasi, alasanya rekan-rekan anggota PWI sangat bersemangat, terlebih dengan adanya respon positif dari para pemangku kebijakan di Kota Bogor.

“Ide teman-teman yang berawal dari mimpi itu 100 persen saya optimis akan terlaksana sukses,” tegasnya.

Ketua Panitia Pelaksana PWI Award untuk pejuang Covid -19 Tegar Bagja Anugerah alias TBA mengatakan, persiapan acara yang akan dilangsungkan di pelatarabn Museum Peta, Jalan Jenderal Sudirman, sudah mencapai 70 persen. Tim yang mencari calon penerima award pun telah mendapatkan nama-nama calon nominasi.

“Konsep acara pun sudah kita rancang dengan apik. Ini kami lakukan supaya feel dari makna acara penghargaan kena,” katanya.

TBA pun mengungkapkan, acara yang baru pertama kali digelar PWI yang kesulitannya cukup lumayan akan ada kejutan dan pasti meninggalkan kesan.

“Kejutannya apa, saat ini sedang kita upayakan, yang pasti sih banyak dukungan yang mengalir ke panitia tak hanya dari Bogor, tapi juga dari Jakarta dan Bandung,” tutupnya.

(Tim Panitia)

Kabar Gembira, Baitul Mall Berikan Pinjaman Dana Kepada UMKM Tanpa Bunga

0

BERIMBANG.com, Depok – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM) khususnya wilayah Depok mendapatkan angin segar dari Baitul Mall Bestari untuk mendapatkan bantuan dana minimal 500 ribu rupiah maksimal 5 Juta dalam waktu 3 pekan dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha.

Pelaku UMKM dapat mengajukan pinjaman dengan mudah asalkan usahanya memiliki standar penjualan yang memenuhi kriteria yang ditentukan.

” Untuk mendapatkan bantuan dari kami Pelaku UMKM harus mempunyai komunitas bisnis , lalu pimpinan komunitasnya mencari anggotanya untuk mengajukan pinjaman, ” ujar Direktur Baitul Mall, Supardi Lee di acara Diskusi Membangun Kemandirian Keuangan Pribadi dan Usaha Untuk UMKM Depok yang di inisiasi oleh Depok Begaya di Kedai Kebun BBM. Rabu ( 25/11).

Lanjut Lee, Persyaratan administrasi untuk pengajuan pinjaman sangat mudah, Pelaku UMKM cukup menyerahkan Foto Copy KTP, Formulir pengajuan dan administrasi sebesar 50 ribu rupiah.

Ditempat yang sama, Pelaku Usaha Kuliner , Dewi Kurniasih menyambut baik program yang di gulirkan oleh Baitul Mall Bestari dalam membantu para pelaku usaha untuk mendapatkan dana segar.

” Sangat bagus sekali ya untuk rekan – rekan pelaku UMKM karena sangat membantu untuk pengembangan usaha ditambah masa pandemi sekarang ini, ” ucap Dewi.

Iik

 

 

Pemkab Bogor Dukung Program Smart City, Selaras Dengan Program Panca Karsa

0

BERIMBANG.com Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan bersama beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan Penilaian Evaluasi Tahap I Implementasi Master Plan Pelaksanaan Smart City Tahun 2020.

Penilai dilakukan oleh Tim Evaluator (Assesor) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Program-program Smart City, kata Iwan, selaras dengan program Panca Karsa Pemerintah Kabupaten Bogor. “Terima kasih kepada Tim Evaluator telah menjadikan Kabupaten Bogor menjadi bagian evaluasi 100 Smart City di Indonesia pada tahun 2020.”

“Ini menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi bagi kami di Kabupaten Bogor untuk terus melakukan berbagai upaya program pembangunan daerah sesuai dengan visi misi yang telah kami tetapkan,”

“Pemkab Bogor berkomitmen dalam pencapaian dimensi-dimensi Smart City dikarenakan hal ini selaras dengan program Panca Karsa,” Kata Iwan Setiawan, saat Penilaian Evaluasi Tahap 1 menuju Smart City yang dilakukan secara Virtual, Selasa (24/11/2020).

Bentuk komitmen dari pimpinan, lanjut Iwan, dalam mendukung program Smart City dengan diterbitkan regulasi berupa Peraturan Bupati Nomor 77 Tahun 2020 tentang Masterplane Smart City dan Perumahan Atas Keputusan Bupati Nomor 485/276/KPTS/Per-UU/2018 tentang Pembentukan Dewan Smart City,

Lebih lanjut, hampir semua program smart city realisasinya yang sudah berjalan sudah cukup baik, “Implementasi smart city yang didanai dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bogor terlihat dari program pada setiap dimensi smart city dengan capaian realisasi sampai dengan tahun 2020,”

“Smart Governance dari 16 program yang sudah terealisasi 11 program, Smart Economy dari 9 program yang sudah terealisasi 4 program, Smart Branding dari 12 program sudah terealisasi 6 program,”

“Smart Society dari 11 program sudah terealisasi 8 program, Smart Living dari 16 program sudah terealisasi 8 program dan Smart Environment dari 12 program sudah terealisasi 9 program,” sambungnya.

“Wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor lainnya dalam pembangunan smart city adalah dengan memberikan dukungan anggaran kurang lebih sebesar 3,5 Triliun atau 40,25 persen dari total APBD,” pungkasnya.

(Derima/Rizki/Tim Humas Diskomimfo Kab. Bogor)

Ketua Tim Penggerak PKK Buka Workshop dan orientasi PAAR se-Kabupaten Bogor

0

BERIMBANG.com Workshop dan orientasi Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) bagi TP. PKK Desa/Kelurahan Binaan Kecamatan se-Kabupaten Bogor, dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bogor Halimatu Sadiyah, di Ruang Serbaguna I Setda, pada Selasa (24/11/2020)

Menurut Halimatu Sadiyah, pola asuh anak dan remaja merupakan satu upaya pembinaan yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani.

“Pola asuh anak dan remaja sudah tentu mengarah kepada tujuan yang sama, yaitu menyiapkan generasi penerus yang berkualitas, dengan memperhatikan semua aspek yang mempengaruhi pertumbungan dan perkembangan anak dan remaja secara simultan, seperti gizi, kesehatan, psikososial, dan rangsangan intelektual,” kata Halimatu Sadiyah.

Pertumbuhan anak, lanjutnya, ditentukan oleh bagaimana cara mengasuh dan memberikan makanan bergizi serta menstimulasi anak pada usia dini. Gizi yang tidak seimbang akan menghambat pertumbuhan dan menurunkan kemampuan kompetensi.

“Seorang anak yang diasuh sendiri oleh orang tuanya dengan penuh kasih sayang dan memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pemberian Air Susu Ibu dan nutrisi yang cukup sudah bisa dipastikan akan tumbuh dengan sempurna,” terangnya.

Ia menambahkan Satgas pola asuh anak dan remaja memiliki peran yang sangat strategis sekaligus memiliki tanggungjawab yang sangat berat.

“Inilah tugas berat kita sebagai kader sekaligus satgas, dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar mau merubah pola pikirnya tentang pola asuh anak dan remaja,”

“Dimulai dari pemberian makanan bergizi seimbang, pencegahan penyakit melalui imunisasi, pemberian ASI ekslusif dan berperilaku hidup bersih dan sehat di tataran rumah tangga serta memberikan pendidikan moral dan agama dengan baik dan benar,” tambahnya.

(Tim Humas Diskominfo Kabupaten Bogor)

Pradi Afifah Akan Berikan Peluang Usaha Bagi Pemuda Depok

0

BERIMBANG.com, Depok – Calon Walikota Depok, Pradi Supriatna sangat serius dalam hal pemberdayaan pemuda dalam hal menciptakan peluang usaha baru bagi usia muda dimana pemuda kota Depok harus kreatif untuk dapat menjalankan usaha yang diminatinya seperti bidang jasa atau pun menjual produk buatan sendiri.

Pradi Supriatna juga ingin sekali mendorong anak muda di Kota Depok agar tidak hanya tertarik pada bidang usaha dari sektor formal saja, tetapi juga di sektor non formal.

“Karena kita lihat dan sadar betul, Depok ini berkembang menjadi kota metropolis yang tentu didalamnya, sektor jasa dan kuliner berkembang begitu pesat.”ujar Pradi.

“Dinas-dinas yang membawahi hal ini akan kita dorong untuk memberikan peluang pembekalan dan pembinaan kepada rekan-rekan muda agar bisa mandiri.” ucapnya.

Pradi juga mengatakan, Pradi-Afifah membuka pintu selebar-lebarnya untuk anak muda kreatif yang ingin bertukar ide dan gagasan untuk membangun Kota Depok.

“Sangat bisa, kita akan memberikan peluang untuk duduk bersama dengan mereka. Kita juga akan siapkan para pihak untuk bisa membackup. Saya dari Pemerintah dan dari pihak ketiga yang kompeten.”

Sebelum beranjak, Pradi sempat menunjukan sisi humorisnya dengan mengatakan,” anak mudah keren, Punya Usaha Sendiri Dong.” Ucapnya dengan tersenyum lebar.

Hal senada disampaikan Ketum Begaya, H Acep Al Azhari, Program yang akan dijalankan Calon Walikota Depok, Pradi Supriatna dan Afifah Alia sama yang akan dilakukannya yaitu memberikan peluang baru untuk memulai usaha baru, peran pemuda dianggapnya penting karena dapat memberikan kontribusi sangat besar untuk Pemerintah.

Menurutnya, dalam program tersebut Pradi dinilai bukan baru rencana saja. Bahkan, lanjutnya, terkait program ini merupakan langkah nyata dan sedang diperjuangkan oleh pelaku UMKM.

“Pemuda Depok dapat menjalankan ekonomi kerakyatan dengan Bela dan Beli produk lokal melalui dukungan Pemerintah. Pembangunan pusat logistik, secara pribadi saya juga sudah menyiapkannya di Daerah Cimanggis. Sedangkan, untuk bekerjasama dengan Online Marketplace ini juga sudah kita komunikasikan dan tinggal menjalankan, ” Tandasnya.

Salah satu pemuda Cimanggis, Alfian (21) mengatakan, ia berharap kepada Pradi bila nanti menjadi Walikota Depok agar pemuda di Depok di fasilitasi dalam hal keterampilan sebelum memulai usaha baru karena menurutnya , sangat penting untuk mempunyai keterampilan.

” Banyak lulusan SMA atau SMK yang menganggur, apalagi di masa pandemi sekarang ini, sangat sulit sekali untuk mencari pekerjaan, salah satunya ya harus membuka usaha sendiri biar mandiri, untuk itu Pemerintah Kota Depok harus menyiapkan sarana seperti Balai Latihan Kerja” Kata Alfian melalui sambungan telepon selulernya. Senin ( 23/11).

Pastikan Pilih Pradi-Afifah, Kesra Guru Naik 3 Lipat

0

BERIMBANG.com, Depok – Sejak 1995 hingga 2020 Kota Depok baru punya Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN), di Jalan Kampung Sawah No31 Kelurahan Jatimulya, Cilodong Depok. Sementara Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN), dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) hampir 25 tahun belum ada.

Ketum Depok Bergaya, H Acep mengatakan , sangat miris dengan Pemerintah Kota Depok hingga saat ini belum adanya pembangunan Madrasah Aliyah Negeri , dirinya sangat yakin bilamana Pradi Afifah memenangkan pertarungan akan dapat terwujud.

” Saya yakin dengan Pradi Afiah MAN dapat terlaksana, bagaimana juga kan serius dan tidaknya , kalo memang serius pastinya segala apapun niatan dapat direalisasikan, intinya komunikasi dengan Pemerintah Pusat , kalau ada kendala kan pasti ada solusinya, ” ujar H Acep .

Selain Pembangunan Madrasah Aliyah Negeri , H Acep juga menegaskan kepada Calon Walikota Depok, Pradi Supriatna mendukung semua program kerjanya karena sangat bermanfaat bagi masyarakat kedepannya ditambah lagi, masih H Acep, terkait kesejahteraan guru sampai akan di naikan tiga kali lipat dari sebelumnya.

” Semua guru akan kami sejahterakan termasuk guru Madrasah, itu tekad Pradi bilamana beliau terpilih nantinya, jadi masyarakat harus dukung juga Pradi menjadi Walikota Depok,” Pungkanya.

Sementara itu, Ahmad Muzani selalu Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra mengatakan, Pradi dan Afifah memiliki program unggulan Salah satunya adalah terkait pendidikan sekolah aliyah negeri.

“Ngakunya kota santri, tapi pendidikan aliah negeri tidak ada. Ini berarti ada yang tidak beres mengurus Kota Depok,” tuturnya.

Dengan ide gagasan dari sekian banyak program yang pro rakyat, Gerindra mantap mengusung Pradi dan Afifah.

“Karena itu salah satu tanggungjawab kami menghadirkan pemimpin, menghadirkan wali kota yang mampu memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pradi dan Bu Afifah kami pandang mampu menghadirkan kualitas pemimpin yang terbaik,” pungkas muzani.

Ahmad Muzani, menyampaikan pihaknya sudah Mendedikasikan Pradi Supriatna Berpasangan dengan Afifah Alia untuk maju sebagai calon Wali Kota Depok di Pilkada 2020 Pradi merupakan salah satu kader Gerindra itu dipilih karena dipercaya mampu mengatasi berbagai persoalan di Depok, yang merupakan salah satu kota strategis penyanggah Jakarta.

“Masyarakat Depok problemnya masih banyak. Kemiskinan dan, pengangguran banyak. Tugas seorang pemimpin, tugas seorang walikota bagaimana mensejahterakan rakyat,” kata Muzani saat bertemu dengan sejumlah kader internal Gerindra di Depok Jawa Barat belum lama ini.

Iik

 

Kemenangan Pradi Afifah Ditunggu Para Pelaku UMKM, Depok Begaya Dukung Penuh

0

BERIMBANG.com, Depok – Pelaku UMKM merupakan aktor utama atau tulang punggung perekonomian Kota Depok. Hal tersebut dikatakan Supardi Lee seorang Entrepreneur, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok harus benar-benar fokus mengembangkan UMKM dengan memfasilitasi baik dari sisi pemasaran, permodalan dan manajemen bisnis.

“Potensi UMKM Depok yang sangat besar ini harus dimanfaatkan, agar ekonomi warga Kota Depok bisa tumbuh di atas rata-rata nasional,” ungkap Supardi Lee yang akan menjadi pembicara dalam acara yang di gelar Depok Begaya dengan tajuk tema

‘Membangun Kemandirian Keuangan Pribadi dan Usaha untuk UMKM Kota Depok’ pada Rabu 25 November 2020 di Cafe Kebun BBM, Sukamaju, Cilodong, Depok.

Lee sapaan akrabnya mengatakan, pelaku UMKM harus dapat mengatur keuangan bisnis dan keuangan keluarga dengan sangat baik dan hati-hati. Lebih lanjut dikatakan, maka pisahkan keuangan bisnis dengan keluarga. Pinjaman untuk bisnis jangan digunakan untuk keperluan keluarga. Kita harus hemat dan tetap hemat meski bisnis sudah mulai berkembang.

“Tetapkan berapa % dari keuntungan bisnis yang memang untuk menopang keuangan keluarga. Terpenting terus menabung dan berinvestasi agar bisnis bisa punya modal untuk berkembang,” tegasnya, Sabtu (21/11/2020).

Dikatakan Lee, hadirnya Depok Begaya dibawah kepemimpinan H. Acep Azhari tentunya sudah tidak diragukan lagi. Sepak terjang Owner rumah makan ini sudah terbukti berhasil dan diakui dikalangan pebisnis.

Saat ini Depok Begaya yang siap dan didukung oleh para pelaku ekonomi untuk mengawal program pasangan calon Wali dan Wakil Wali Kota Depok Nomor Urut 1, Pradi-Afifah merupakan suatu terobosan dan perubahan yang signifikan bagi para pelaku UMKM dalam hal bela beli produk lokal kota Depok.

“Saya sangat dukung gerakan Depok Begaya untuk memenangkan pasangan Pradi-Afifah. Suatu perubahan yang saat ini sangat ditunggu-tunggu oleh para pelaku UMKM agar lebih dapat memasarkan produk lokal Depok dalam jejaring yang lebih luas lagi mempromosikan hasil produksi asli Kota Depok,” paparnya.

Dirinya berharap, Depok Begaya lebih berperan aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai organisasi masyarakat lain, Pemda dan lembaga nasional untuk adakan program yang bermanfaat untuk UMKM Depok. **

Pradi Afifah Menang, MAN Depok Bakal Terwujud

0

BERIMBANG.com, Depok – Politisi Partai Gerindra menilai Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pradi Afifah mampu membangun gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kota Depok , tentu ini akan dinantikan oleh banyak masyarakat yang ingin sekali mewujudkan keberadaan Madrasah Aliyah Negeri.

Sejak 1995 hingga 2020 Kota Depok baru punya Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN), di Jalan Kampung Sawah No31 Kelurahan Jatimulya, Cilodong Depok. Sementara Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN), dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) hampir 25 tahun belum ada.

Ahmad Muzani selalu Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra mengatakan, Pradi dan Afifah memiliki program unggulan Salah satunya adalah terkait pendidikan sekolah aliyah negeri.

“Ngakunya kota santri, tapi pendidikan aliah negeri tidak ada. Ini berarti ada yang tidak beres mengurus Kota Depok,” tuturnya.

Dengan ide gagasan dari sekian banyak program yang pro rakyat, Gerindra mantap mengusung Pradi dan Afifah.

“Karena itu salah satu tanggungjawab kami menghadirkan pemimpin, menghadirkan wali kota yang mampu memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pradi dan Bu Afifah kami pandang mampu menghadirkan kualitas pemimpin yang terbaik,” pungkas muzani.

Ahmad Muzani, menyampaikan pihaknya sudah Mendedikasikan Pradi Supriatna Berpasangan dengan Afifah Alia untuk maju sebagai calon Wali Kota Depok di Pilkada 2020 Pradi merupakan salah satu kader Gerindra itu dipilih karena dipercaya mampu mengatasi berbagai persoalan di Depok, yang merupakan salah satu kota strategis penyanggah Jakarta.

“Masyarakat Depok problemnya masih banyak. Kemiskinan dan, pengangguran banyak. Tugas seorang pemimpin, tugas seorang walikota bagaimana mensejahterakan rakyat,” kata Muzani saat bertemu dengan sejumlah kader internal Gerindra di Depok Jawa Barat belum lama ini.

Iik