Beranda blog Halaman 162

Ketua umum pengurus provinsi PBVSI Kapolda Jatim Melepas Kontingen Voli PON XX 2021 Papua

0

BERIMBANG.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta yang sekaligus sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jatim didampingi Wakapolda serta pejabat utama Polda Jatim secara langsung melepas kontingen tim bola voli Jatim yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua, pada Rabu (22/9/2021), di gedung Rupatama Polda Jatim.

Ketua Umum Pengurus Provinsi PBVSI Jatim dalam hal ini Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan, kepada para atlet putra maupun putri untuk menjunjung tinggi sportifitas dalam berkompetisi nanti. Selain itu, untuk menghadapi PON 2021 tentunya tidak mudah untuk mendapatkan hasil yang sangat baik.

“Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita sekalian karena event ini, event yang berskala nasional, tentunya kalau bisa, atau mampu, saya yakin juga hal ini akan bisa dicapai dengan adanya rasa kekompakan diantara kita,” ucap Ketum PBVSI Jatim.

“Yang ingin saya sampaikan bahwa tim bola voli yang terdiri 12 atlet putra dan 12 atlet putri beserta manajer dan official. Saya ingin menyampaikan bahwa bermainlah sebaik-baiknya dan ikuti arahan dari seluruh pelatih, apa yang sudah dikerjakan ini itulah buah dari latihan yang sudah dilaksanakan. Hasilnya nanti, tapi apa pun juga diperjuangkan dulu sebaik-baiknya,” tandasnya.

Selain itu, Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan, yang paling penting adalah jaga prokes pada saat disana, karena nanti bertemu dengan orang banyak, tentunya patuh terhadap prokes menjadi bagian penting untuk kita semua.

“Lalu tunjukkan bahwa kita atlet Jawa Timur ini adalah atlet – atlet yang sportif, orang Surabaya atau orang Jawa Timur ini terkenal sportif, jadi menang dan kalah itu nomor 2. Kami berjuang terus menunjukkan sportifitas mengikat persaudaraan, mengikat persahabatan itu lebih penting di atas semuanya nanti dari pada kemenangan,” pesannya.

Selain itu, Ketum Pengurus Provinsi PBVSI Jatim juga berpesan. Olahraga merupakan salah satu jembatan untuk mengikat persaudaraan, meningkatkan sportivitas dan meningkatkan nasionalisme kita.

“Kemudian tidak lupa mari kita semua berdoa mudah-mudahan Tuhan Yang Mahakuasa selalu bersama kita di dalam setiap langkah perjuangan dalam hal ini. Berangkat dengan sehat dan pulang juga sehat selamat,” pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta saat melepas keberangkatan atlet bola voli Jatim.

Sementara, Taufik Hidayat pelatih tim putri menargetkan dalam PON kali ini atlet putri dapat membawa pulang medali emas, karena hampir 20 tahun tim bola voli Jatim putri belum pernah mendapat medali emas.

“Semoga saja di PON Papua ini, untuk tim bola voli Putri dapat mewujudkan apa yang selama ini menjadi cita-cita dari masyarakat Jawa Timur mendapatkan medali emas,” harapan pelatih tim bolavoli putri Jatim.(***)

Jalin Sinergitas, Dewan Kota Bogor Sambangi PWI Ungkap Saran dan Kritik

0

BERIMBANG.com – Silaturahim Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD kekantor Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Kota Bogor, dijalan kesehatan nomor 4, Kota Bogor, bermaksud jalin sinergitas mendalam, pada Rabu (22/9/2021).

Ketua Dewan Kota Bogor, Atang Trisnanto dalam sambutannya menekankan untuk selalu belajar, “Saya telah meramu 3 kata kunci, yang pertama tata belajar, kedua tata tegar dan ketiga tata bugar,” katanya.

“Kami di DPRD mencoba untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya,” katanya, “saya terinspirasi (Ide dan kinerja yang dilakukan kepengurusan PWI Kota Bogor-red), dan kita sama-sama belajar,” ujarnya.

Apresiasi Atang terhadap wartawan yang selalu belajar dan mengkritisi kinerja pemerintah, juga pengakuannya wartawanlah yang telah melambungkan dirinya menjadi anggota Dewan.

Kemudian Atang bercerita pengalaman masalalunya, yang selalu dibantu oleh para wartawan atau jurnalis.

Kepengurusan PWI Kota Bogor, kata Atang, dengan DPRD telah terjalin dengan baik, salah satunya telah mempasilitasi Kelompok kerja wartawan atau Pokwan dalam menginformasikan kinerja para dewan di Kota Bogor.

Sementara Wakil ketua 1 DPRD, Jenal Mutaqin mengkritisi Dinas Kesehatan Kota Bogor, ia berkisah bahwa anaknya yang terpapar penyakit Demam berdarah dengue atau DBD, hingga kritis, padahal ia pernah mensosialisasikan pogging di masyarakat.

“Ini ironis, termasuk kita kritik juga pelayanan medis yang dilakukan oleh Puskesmas, dari mulai maret 2020 sampai dengan detik ini tidak melakukan pogging,” terangnya.

“Padahal bahaya DBD faktanya lebih rawan daripada Covid-19,” katanya, “Saya punya data,” ujar Jenal.

Selain itu, ia menegaskan kedatangannya kekantor PWI Kota Bogor mendukung terhadap kinerja wartawan yang tanpa lelah, “karena mobilitas luar biasa,” kata Jenal

Sinergitas mendalam akan terjalin dengan baik, menurutnya, ”Inshaa Alloh sinergitas yang diharapkan seperti apa, selama komunikasi baik, sampaikan, saran termasuk kritik,” katanya.

Ditempat yang sama, Wakil ketua dewan 3, Eka Wardana yang peduli terhadap kesehatan dan pendidikan, “Saya sampaikan, tidak boleh ada anak sekolah yang masih pengen sekolah tidak bisa sekolah,” katanya.

Eka juga menekankan pentingnya kesehatan masyarakat Bogor yang belum terpasilitasi dengan baik, “Berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti mengucapkan terimakasih saran dan kritiknya yang akan disampaikan melalui media massa masing-masing wartawan yang tergabung di PWI Kota Bogor.

Diantara para wartawan berkesempatan memberi saran wakil rakyat dalam komunikasi, bisa respon cepat terhadap pertanyaan, klarifikasi dan konfirmasi, agar komunikasi bisa dibangun dengan baik,

Untuk kepentingan masyarakat diharapkan para wakil rakyat bisa dengan, “Mudah angkat telpon dan mudah balas WA (aplikasi WhatsApp)” kata wartawan senior PWI Kota Bogor Tegar Bagja.

(TYr)

Kapolda Jatim Cek Vaksinasi Merdeka di Universitas Muhammadiyah Malang

0

BERIMBANG.com – Kapolda Jawa timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Irdam V/Brawijaya serta Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan vaksinasi Merdeka di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Rabu (22/9/2021).

Kegiatan vaksinasi Merdeka juga dilakukan serentak di 21 titik di 9 Polda se indonesia yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara virtual dari IPB Bogor.

Vaksinasi Merdeka di UMM ini diselenggarakan oleh TNI, Polri dan Pemprov bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Daerah Jawa Timur, ditargetkan sebanyak 3000 Dosis jenis Sinovac untuk tahap 1 dan 2, yang di peruntukan bagi Pelajar, Mahasiswa dan Masyarakat dilingkungan UMM dengan dibantu oleh 109 tenaga kesehatan.

Selain di UMM, hari ini di Jawa Timur secara bersamaan dilaksanakan vaksinasi Merdeka, yang terdapat di 4 titik lokasi lainnya yaitu di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, STIE IBMT Surabaya, Gereja Bethany Surabaya dan di SMKN 1 Singosari Kab Malang, Dengan total target sasaran sebanyak 15.000 Dosis vaksin untuk pelajar, mahasiswa dan masyarakat yang dibantu oleh 397 tenaga kesehatan gabungan TNI, Polri, Pemprov dan Relawan yang terdiri dari tenaga Vaksinator, screening, observer dan admin.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Merdeka, meliputi tahapan Screening, Registrasi, Vaksinasi dan Observasi didampingi Rektor UMM dan Ketua BEM UMM serta Korda BEM Nusantara Jatim.

Dalam kesempatan ini Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menghimbau kepada seluruh Pelajar, Mahasiswa, dan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, walaupun angka covid di Jatim sudah menurun namun penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan.

“Mari kita semua selalu meningkatkan kesadaran dengan terus menerapkan prokes, mari kita jaga Jawa Timur ini dengan 3M dan 3T, yaitu bagaimana kepatuhan terhadap protokol kesehatan, utamanya memakai masker, penguatan terkait dengan testing, tracing dan tentunya tindak lanjut dari treatment yang ada,” papar Kapolda Jatim usai melakukan pengecekan vaksinasi di UMM.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita mewujudkan kekebalan, meningkatkan imunitas masyarakat dengan mempercepat akselerasi vaksinasi. Yang kita harapkan dengan adanya tiga strategi ini maka laju pertumbuhan covid betul-betul bisa kita kendalikan dan pertumbuhan ekonomi bisa kembali bertumbuh,” pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta.(***)

Pemkab Bogor Perpanjang PPKM Level 3, Perkantoran Non Esensial Dapat WFO 25%

0

BERIMBANG.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 keempat selama dua pekan mulai tanggal 21 September sampai 4 Oktober 2021. Namun evaluasi akan tetap dilakukan setiap minggu.

Perpanjangan tersebut memperhatikan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Bupati Bogor, Ade Yasin dalam hal tersebut menjelaskan, selaras dengan kebijakan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Bogor mengeluarkan aturan baru melalui Keputusan Bupati Bogor Nomor 443/424/Kpts/Per-UU/2021 tentang Perpanjangan Keempat Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pra Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan produktif, Melalui PPKM Level 3 Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), di Kabupaten Bogor.

Terdapat beberapa penyesuaian aturan pada PPKM level 3 perpanjangan keempat di Kabupaten Bogor antara lain:

1. Pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 25% (dua puluh lima persen) Work From Office (WFO) bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi peduli lindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

2. Perhotelan non penanganan karantina dapat beroperasi dengan ketentuan:
a) Wajib menggunakan aplikasi peduli lindungi guna melakukan skrining terhadap semua pegawai dan pengunjung.

b) Kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) dan hanya pengunjung dengan kategori hijau dan kuning dalam aplikasi peduli lindungi yang boleh masuk.

c) Fasilitas pusat kebugaran/gym, ruang pertemuan/ruang rapat/meeting room, dan kapasitas besar/ballroom diizinkan buka dengan memakai aplikasi peduli lindungi dan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen), serta penyediaan makanan dan minuman pada fasilitas ruang pertemuan/ruang rapat/meeting room, dan ruang pertemuan dengan kapasitas besar/ballroom disajikan dalam box dan tidak ada hidangan prasmanan.

d) Pengunjung usia dibawah 12 (dua belas) tahun harus menunjukan hasil negatif antigen (h-1)/pcr (h-2).

3. Pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum khusus restoran/rumah makan, kafe dengan jam operasional dimulai dari malam hari dapat beroperasi dengan ketentuan protokol kesehatan yang ketat dan jam operasional pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 00.00 WIB, dengan kapasitas maksimal 25% (dua puluh lima persen), satu meja maksimal 2 (dua) orang, waktu makan maksimal 60 (enam puluh) menit dan wajib menggunakan aplikasi peduli lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bupati Bogor Ingatkan Pentingnya Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Pada Kalangan Pelajar

0

BERIMBANG com – Dalam acara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Goes to School, Bupati Bogor, Ade Yasin mengingatkan pentingnya wawasan kebangsaan dan bela negara di kalangan pelajar di Kabupaten Bogor yang diikuti siswa-siswi SMAN 1 Tanjungsari, SMKN 1 Cariu, dan SMK PGRI Sukamakmur.

Kegiatan Forkopimda goes to school diselenggarakan hybrid yakni di Aula Wawasan Nusantara Kantor Bakesbangpol Kabupaten Bogor dan secara virtual melalui zoom. di Ruang Kerja Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (21/9/2021).

Wawasan kebangsaan kita, kata Ade, menentukan cara kita mendayagunakan kondisi geografis negara, sejarah, sosio-budaya, ekonomi dan politik serta pertahanan keamanan dalam mencapai cita-cita dan menjamin kepentingan nasional.

“Bagaimana kita menempatkan diri dalam pergaulan dengan bangsa lain di dunia internasional, komitmen dan semangat persatuan dalam upaya mencapai tujuan nasional bangsa Indonesia,”

”Yang tercantum dalam UUD 1945 alinea ke-4 yakni, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,” terangnya.

Ade menambahkan, kemudian terkait bela negara, bela negara dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI. Perlu digaris bawahi dasarnya ”kecintaan”, karena jika sudah cinta kita akan rela melakukan segalanya. Bela negara secara fisik, dapat diartikan sebagai usaha pertahanan menghadapi serangan fisik atau agresi dari pihak yang mengancam keberadaan negara.

”Sedangkan secara non-fisik diartikan sebagai upaya untuk berperan aktif memajukan bangsa dan negara, melalui pendidikan, moral, sosial maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegigihan, keikhlasan, kesabaran, pengorbanan dan semangat pengabdian dalam menangani pandemi, adalah salah satu bentuk bela negara,” kata Ade.

Selanjutnya Bupati Bogor mengungkapkan, untuk anak-anakku sekalian, bentuk bela negara yang paling konkrit buat kalian contohnya, melestarikan budaya Indonesia, belajar dengan rajin dan berprestasi serta taat akan hukum dan aturan-aturan negara. Pupuk terus semangat belajar dan raih prestasi, tetap menjaga Protokol Kesehatan agar terhindar dari Covid-19 dan semoga pandemi ini dapat segera berakhir.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Sinergitas TNI-Polri, Alumni AKABRI 98 Nawahasta Gelar Vaksinasi dan Baksos di Seluruh Nusantara

0

BERIMBANG.com – Serbuan vaksinasi dan Bhakti Sosial yang dilakukan oleh alumni AKABRI 1998 Nawahasta ini, berlangsung secara serentak di seluruh Nusantara, pada Selasa (21/9/2021). Panglima TNI dan Kapolri secara langsung juga menyapa secara virtual dari Tangerang Banten.

Sementara di Jawa Timur, kegiatan serbuan vaksinasi Nawahasta AKABRI 1998 ini dihadiri oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, dan Pejabat Utama Polda Jatim, yang berlangsung di PT. Siantar Top, Dusun Tambak Jabon, Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Sebanyak 5000 vaksin jenis sinovac tahap pertama dan kedua disiapkan, untuk masyarakat dan para Buruh, serta pembagian 6000 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam keterangannya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan. Hal ini sangat baik dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi, karena akan disuntikkan kurang lebih 100ribu vaksinasi di seluruh wilayah nusantara, di 34 Provinsi, termasuk pembagian masker, bantuan tabung oksigen, dan sembako.

“Hal ini sangat bagus, mudah-mudahan apa yang dilaksanakan dari alumni AKABRI 98 bisa terus meningkatkan laju vaksinasi, sesuai dengan target yang kita inginkan, dan terus memberikan satu motivasi untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan,” kata Panglima TNI secara virtual.

“Kami harapkan juga AKABRI 98 juga melakukan kegiatan yaitu membantu melaksanakan tracing, testing untuk terus mempertahankan positivity rate yang saat ini di bawah 5%, sehingga terus akan turun sampai dengan yang kita harapkan termasuk dengan angka reproduksi efektif (Rt) dibawa satu,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menambahkan. Tentunya ini adalah merupakan bentuk wujud sinergitas dan soliditas dari TNI-Polri Polri khususnya di dalam upaya melaksanakan strategi untuk mengatasi laju pertumbuhan covid-19.

“Sebagaimana kita ketahui, bahwa sampai saat ini pemerintah terus melakukan upaya-upaya untuk menekan laju pertumbuhan covid, dan alhamdulillah dari kegiatan-kegiatan PPKM level 1 sampai dengan 4, saat ini telah dilaksanakan assessment dan telah terjadi penurunan level, hampir di seluruh wilayah,” jelasnya di hadapan awak media secara langsung maupun virtual.

“Kita saat ini masuk dalam posisi, yang apabila dibandingkan dengan kondisi pertengahan Juli, waktu dimana kita pernah mencapai angka positif harian 56000 dan BOR rumah sakit 90%, ini berkat kerja keras dari seluruh stakeholder TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan seluruh pemerintah daerah, seluruh masyarakat yang terkait, maka kita bisa mengucapkan selamat dan juga bersyukur bahwa saat ini Nasional sudah turun sangat jauh, di angka kurang lebih 11%, dan laju pertumbuhan kasus harian, saat ini ada di angka kurang lebih 1200,” tandasnya Kapolri.

Selain itu, Kapolri juga menekankan, karena ini harus kita pertanggung jawabkan. Strateginya adalah bagaimana kita melaksanakan kegiatan 3T, yaitu bagaimana kepatuhan terhadap protokol kesehatan, utamanya memakai masker, penguatan terkait dengan testing, tracing dan tentunya tindak lanjut dari treatment yang ada, apakah dirawat di rumah sakit isolasi terpusat maupun isolasi mandiri.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita mewujudkan kekebalan, meningkatkan imunitas masyarakat dengan mempercepat mengakselerasi vaksinasi. Yang tentunya kita harapkan dengan adanya tiga strategi ini maka laju pertumbuhan covid betul-betul bisa kita kendalikan dan pertumbuhan ekonomi bisa kembali bertumbuh,” pesannya.

“Alhamdulillah di kuartal kedua kemarin kita sudah tumbuh positif dan harapan kita di kuartal ketiga bisa mempertahankan dan itu semua bisa terjadi kalau kita semua tetap waspada tidak euria dengan angka-angka yang sudah turun kita tetap menjaga protokol kesehatan, dan tentunya masyarakat yang belum divaksin harus semuanya segera datang ke gerai-gerai, ke lokasi-lokasi yang memang sudah dipersiapkan untuk melaksanakan vaksinasi,” lanjut Kapolri.

Dengan demikian kegiatan masyarakat bisa ditingkatkan, aktivitas masyarakat bisa dilaksanakan dengan baik, namun laju pertumbuhan covid tetap bisa dikendalikan.

“Tentu ini harapan kita bersama, kita bisa hidup bersama dengan covid, menggeser dari pandemik menuju endemik untuk Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Sekali lagi Kapolri mengucapkan selamat kepada seluruh angkatan AKABRI 98 yang telah peduli untuk ikut berkontribusi langsung dalam kegiatan vaksinasi, bakti sosial dan juga kegiatan-kegiatan dalam rangka membantu masyarakat terdampak.

Sementara Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga memberikan suport dan apresiasi kepada alumni AKABRI 98 Nawahasta, yang telah melakukan kegiatan vaksinasi dan bakti sosial secara serentak yang dilaksanakan di jajaran Jawa Timur.

Dengan target pada hari ini 6000 orang, kemudian dibantu oleh 180 orang Nakes. Dalam kegiatan ini angkatan 98 juga melaksanakan kegiatan bakti sosial, dengan sasaran masyarakat yang kurang mampu.

“Kami dari Polda maupun dari bapak Pangdam serta ibu gubernur mengapresiasi setip kegiatan upaya di dalam penanganan covid-19 dan dampak yang ditimbulkannya khususnya pada hari ini untuk AKABRI 98 Nawahasta,” ucapnya Kapolda Jatim.

Kapolda juga berharap, upaya-upaya ini terus dilakukan dengan bersinergi, antara TNI-Polri dengan pemerintah maupun dengan masyarakat, sehingga harapannya covid-19 dapat dihadapi bersama.

“Kami yakin dan percaya, kita yakin dan percaya masyarakat juga harus percaya, bahwa kita harus punya kesamaan pemikiran, perkataan, dan perbuatan di dalam menangani covid-19 ini dibutuhkan kekompakan, dibutuhkan pemahaman yang sama bahwa covid-19 masih ada di sekeliling kita,” pesan Kapolda.

“Untuk itu protokol kesehatan wajib dilaksanakan, vaksinasi terus ditingkatkan dan kalau itu bisa terlaksana maka kegiatan ekonomi bisa berjalan,” paparnya.

Kapolda berpesan untuk tetap semangat, tetap jaga protokol kesehatan, “mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kita kesehatan kekuatan sehingga kita bisa melaksanakan tugas ke depan lebih baik” pungkasnya.(***)

Kapolda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2021, 4 Poin Sasaran Utama

0

BERIMBANG.com Surabaya – Polda Timur, menggelar Apel Gelar Pasukan, Operasi Patuh Semeru 2021 yang dilaksanakan di lapangan Mapolda Jawa Timur, Senin (20/9/2021) pagi.

Operasi Patuh Semeru 2021, dimulai pada 20 September (hari ini senin) sampai 3 Oktober 2021. Operasi yang dilangsungkan selama 14 hari kedepan ini nantinya akan ada empat poin utama yang disasar.

Pertama, segala bentuk kegiatan masyarakat yang potensi menyebabkan cluster baru Covid-19, kedua, masyarakat yang tidak patuh akan protokol kesehatan, ketiga, masyarakat yang tidak disiplin akan berlalu lintas dan keempat lokasi rawan pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan rawan kerumunan.

Dalam rangka apel gelar pasukan operasi patuh semeru 2021 dengan tema “Melalui Operasi Patuh 2021 kita tingkatkan disiplin protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas dalam rangkah mencegah penyebaran Covid-19 serta mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap”.

Serta meningkatkan disiplin protokol kesehatan masyarakat dan cipta Kamseltibcarlantas. Di tengah pandemi Covid-19, Polda Jawa Timur Melaksanakan operasi patuh semeru 2021. Dengan mengedepankan kegiatan Preentif dan Preventif disertai penegakan hukum secara selektif prioritas.

“Sedangkan personil yang terlibat sebanyak 3. 343 orang, personil ini gabungan dari polda, polres dan stakeholder terkait. Sasarannya, masyarakat yang tidak patuhi prokes, masyarakat yang tidak disiplin berlalu lintas serta lokasi atau kegiatan masyarakat yang betpotensi menjadi Cluster Covid-19,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, usai memimpin apel gelar pasukan, Senin (20/9/2021) pagi.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, menyebutkan, tujuan dari operasi ini untuk menimbulkan Kamseltibcarlantas dan juga penanganan Covid-19 agar disiplin masyarakat tetap terjaga. Operasi ini bertujuan pada kedua hal tersebut, namun yang paling penting adalah dukungan dari masyarakat.

“Kami menjaga tapi yang menimbulkan situasi kamseltibcarlantas dan prokes adalah tetap masyarakat. Jadi keinginan kita mendorong, menjaga dan memantapkan disiplin prokes itu bagian penting kalau masyarakat mau mendukung,” lanjut dia.

Sementara itu bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi, bisa datang ke RT, RW, Babinkantibmas, Babinsa, ke satuan satuan TNI, Polri untuk menanyakan jadwal vaksinasi.

Sedangkan untuk tempat pariwisata di Jawa Timur, sudah ada 134 titik terkait dengan asesmen yang dilakukan oleh pemerintah. Namun syaratnya adalah, pelaku usaha disekitar usaha pariwisata sudah di vaksin, download aplikasi pedulilindungi, adanya one gate system, jadi pintu masuk dan keluar jadi satu pintu untuk memudahkan pengawasan.

Ini perlu menjadi perhatian bersama, sehingga jika Covid-19 terjaga maka ekonomi juga bisa berjalan salah satunya tempat wisata.(***)

Polsek Cijeruk-Cigombong Menggelar, Gerai Vaksinasi Covid-19 Polres Bogor Dan Indonesia Pasti Bisa

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Polsek Cijeruk-Cigombong menggelar Vaksinasi Covid-19. Kegiatan Vaksinasi tersebut sasarannya untuk warga yang  ber-KTP di Kabupaten Bogor, yang di utamakannya warga ber-KTP di Kecamatan Cigombong dari Usia 12 tahun ke atas.

Kegiatan Vaksinasi yang langsung di hadiri Kapolsek Cijeruk-Cigombong Kompol Sumijo, Danramil 0621-12/Cigombong yang diwakili Anggotanya, Eri Hoeriah Kasie Pendidikan dan kesehatan (Penkes) Kecamatan Cigombong, dan petugas Vaksinasi dari SPN Lido. Senin (20/09/2021) pagi tadi

Kapolsek Cijeruk-Cigombong, Kompol Sumijo mengatakan, Kegiatan hari ini adalah Gerai Vaksinasi Covid-19 Polres Bogor Dan Indonesia Pasti Bisa. Maksud dan tujuannya untuk percepatan capaian Tim Immunity Tujuh Puluh Persen (70%) warga masyarakat Kabupaten Bogor untuk Vaksinasi, waktunya selama 25 hari kedepan, tahap pertama. Dengan sasarannya warga ber-KTP Kabupaten Bogor, dan yang diutamakan warga Kecamatan Cigombong dari mulai usia 12 tahun ke atas.

“Pada kegiatan Gerai Vaksinasi Covid-19 Polres Bogor Dan Indoanesia Pasti Bisa, dengan jenis Vaksin Sinovac. Kalau tergat, kita targetkan 350 Vaksinasi, sekarang Jam sembilan pagi ini kurang lebih sekitar 250 yang masuk, dan Insha Allah hari ini bisa mencapai 350 peserta warga yang melaksanakan Vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

Kapolsek berharap, Warga masyarakat dapat melaksanakan Vaksinasi Covid-19 guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan menjaga kekebalan imun.

(Na)

Realiasikan Janji Kampanye, Kartu Depok Sejahtera Diluncurkan

0

BERIMBANG.com, Depok – Kartu Depok Sejahtera merupakan realisasi dari janji kampanye pasangan Moh. Idris dan Imam Budi Hartono saat mencalonkan diri pada pilkada Depok di akhir tahun 2020 lalu, belum genap setahun kepemimpinan pasangan ini, mereka berhasil merealisasikan program yang sudah sangat dinanti nantikan oleh warga Depok.

Guna membantu warganya yang kurang mampu secara ekonomi, terlebih yang terimbas dari pandemi berkepanjangan yang saat ini sedang melanda Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meluncurkan Kartu Depok Sejahtera (KDS). Menariknya, KDS akan menjadi kartu pertama yang mampu mengintegrasikan beragam layanan bantuan bagi warga Depok yang kurang mampu di Kota Depok.

“KDS adalah kartu yang disiapkan untuk membantu warga yang kurang mampu secara ekonomi, khususnya bagi warga miskin yang telah tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kota Depok,” ujar Walikota Depok Mohammad Idris, di Aula Teratai, Gedung Balaikota Depok, Rabu (15/09/2021).

Idris mengatakan, KDS akan mengintegrasikan 7 layanan manfaat, di antaranya Pelayanan Kesehatan Gratis melalui PBI-APBD Depok, Bantuan Pendidikan bagi siswa dan mahasiswa berprestasi, Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan Bantuan Santunan Kematian (Sankem). Juga ada Bantuan Ketersediaan Pangan bagi lansia dan disabilitas, Pelatihan Keterampilan, Bantuan Usaha dan Penyaluran Kerja.

Dengan terintegrasinya berbagai layanan bagi warga kurang mampu di Kota Depok melalui KDS, maka penerima manfaat tidak perlu lagi memiliki banyak kartu untuk dapat mengakses berbagai bantuan yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Depok, selain itu juga Kartu KDS tesebut berfungsi sebagai kartu ATM yang dapat digunakan untuk menerima berbagai bantuan.

“Pada era pendemi ini tentunya banyak masyarakat yang tadinya tidak terdaftar sebagai warga miskin Kota Depok pada DTKS, namun karena keadaan ekonomi yang sekarang tidak menentu akhirnya jatuh miskin, nah untuk itu kedepannya kita akan fasilitasi dengan membuat website dan aplikasi untuk pengajuan bantuan sosial, tentunya akan melalui proses verifikasi sehingga penerima manfaat sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Aplikasi ini juga disiapkan untuk memudahkan warga untuk mengakses berbagai bantuan sosial, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat sasaran pengentasan kemiskinan. Pada tahap awal, Pemkot Depok disebutkan akan menyalurkan 3000 kartu KDS pada masyarakat Depok.

“Saya berharap manfaat dari KDS dapat dinikmati dan dirasakan oleh seluruh warga Depok, sehingga masyarakat dapat benar-benar merasakan kepedulian dan kehadiran Pemkot Depok dalam mengatasi kemiskinan secara berkelanjutan, kami juga bertekad untuk menjadikan warga kurang mampu untuk sebagai prioritas dalam pembangunan kesejahteraan Kota Depok, melalui mekanisme yang mudah diakses, transparan, dan simpel, sehingga KDS ini diharapkan menjadi salah satu tiang kita dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kota Depok,” pungkas Idris.*