Penulis: Admin Berimbang

Daerah

Napi Kabur Akhirnya Dapat Diringkus Kembali, 1 Masih Buron

images (5)

BERIMBANG.COM, Sukabumi – Setelah berhasil memburon kurang lebih satu tahunan, akhirnya Doni Gunawan (29) seorang napi yang kabur dari ruangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II Warungkiara berhasil diringkus petugas Lapas bersama petugas Polres Sukabumi, Minggu (27/9/2015). Kini, tersangka telah dijebloskan keruangan pengap Lapas Warungkiara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan, ikhwal terungkapnya keberadaan tersangka yang kerap pulang ke rumahnya di  Kampung Tegalwangi RT 05/06 Kelurahan/Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Ketika dicek kerumahnya benar tersangka sedang berkumpul bersama keluarga dirumah kedaiamannya tersebut.

Tanpa buang waktu, tersangka kemudian digelandang petugas Lapas juga aparat Polresta Sukabumi menuju Lapas kelas II Warungkiara, di Kecamatan Warungkiara.

“Memang benar ketika petugas melakukan pengintaian kerumah kediaman tersangka sedang  berkumpul dirumahnya. Nah saat itu juga kami langsung melakukan koordinasikan dengan aparat kepolisian untuk melakukan penangkapan tersangka. Kini, tersangka telah dijebloskan kembali kesel tahanan lapas, ” kata Kalapas Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Nana Herdiana.

Saat petugas datang ke rumah lokasi, petugas mendapati Doni tengah berkumpul bersama keluarga dan juga dua orang teman lainnya. Saat akan ditangkap, orang tua Doni sempat melakukan penggalangan, namun setelah dijelaskan dengan cara persuasif, kedua orang tuanya langsung pasrah dan membiarkan Doni dibawa ke Lapas.

 “Ibunya sempat histeris saat Doni kami borgol dan bawa ke Lapas. Kami langsung kasih penjelasan kepada kedua orang tuanya bahwa Doni harus mempertanggung jawabkan perbuatannya, ” terangnya.

Disebutkan Nana, dalam insiden melarikan diri empat Napi pada Desember lalu itu, Doni merupakan aktor intelektual nya. Dia lah yang mengajak tiga temannya yang lain untuk melarikan diri dengan memanfaatkan kelengahan petugas yang tengah melaksanakan shalat jumat. Kini ia harus kembali menjalani sisa hukuman di balik jeruji besi Lapas Warungkiara.

“Doni ini otak dibalik kaburnya para Napi akhir tahun lalu. Dia kasus 363 dengan hukuman 18 bulan penjara. Yang bersangkuta baru menjalani masa hukuman 7 bulan, kini dia harus menjalani sisa tahanannya selama 11 bulan,”singkatnya.

Dijelaskan Nana, dengan tertangkapnya Doni, berarti tinggal satu orang Napi lagi yang masih berkeliaran  di luar Lapas. Petugas hingga kini masih melakukan pengendusan keberadaan Napi tersebut. Mengingat, tidak ada masa kadaluarsa bagi Napi yang melarikan diri untuk melanjutkan masa hukumannya di dalam penjara.

“Semuanya ada empat yang melarikan diri itu. Alhamdulillah, tiga orang sudah kami tangkap dan satu orang lagi masih kami cari. Sampai kapan pun kami akan terus mencari dia,” tandas Nana.

Sementara itu, kepada petugas Doni sempat mengelak disebut otak dibalik kaburnya para Napi tersebut. Ia mengaku hanya mengikuti temannya yang lain saat melarikan diri.

“Bukan saya pak, saya hanya ikut-ikutan saja,” singkat Doni. (gn)

Depok

Wakil Walikota Depok : RT/RW Merupakan Ujung Tombak Pemerintah

Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad dalam sambutannya di acara Forum Ketua RT/RW Se Depok.    (Foto : Yuli Efendi)
Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad dalam sambutannya di acara Forum Ketua RT/RW Se Depok. (Foto : Yuli Efendi)

BERIMBANG.COM, Depok – Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad menyebutkan bahwa peran Ketua RT/RW sangat strategis dalam membantu pemerintahan dalam hal pembangunan di wilayah masing-masih, disamping mempunyai fungsi strategis, Ketua RT/RW juga sebagai jembatan warga sampai tingkat Kelurahan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Pemerintah Kota Depok dalam hal ini dapat menjadikan Ketua RT/RW sebagai mitra pemerintah dan menjadi ujung tombak Pemerintah dalam membantu pembangunan yang di laksanakan pemerintah daerah.

“ Pembangunan di Kota Depok, mau tidak mau pemerintah harus wajib bermitra dengan Ketua RT/RW siapapun Walikotanya, tidak boleh jauh-jauh dari RT/RW dan harus dekat sehingga pembangunan ini dapat berjalan dengan baik, bisa berjalan dengan lancar dan bisa kita tingkatkan pembangunan di Kota Depok, Ujar Idris dalam sambutannya di Forum RT/RW di Kelurahan Grogol. Sabtu (26/9/2015).

Terkait Intensif RT/RW, Idris mengatakan Intensif RT/RW tergantung dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) bila Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) meningkat kenapa tidak Intensifnya kita naikkan.

“ Bisa saja kita naikkan Intensifnya bila PAD kita besar, Pemerintah Kota Depok juga dalam anggarannya, masih banyak yang di prioritaskan seperti anggaran pendidikan sebesar 20 % dan juga anggaran lainnya seperti pembangunan infrastruktur.

Idris mencontohkan, selain RT/RW Amil yang memandikan mayat juga perlu diperhatikan karena sangat berperan penting bila ada yang meninggal dunia untuk itu Idris menginginkan ada fasilitas intensif dan pelatihan Bimtek juga sama seperti RT/RW agar mempunyai sertifikasi.

“ Pengalaman pribadi yang pernah saya alami ketika saya jadi ustad dan belum menjadi Wakil Walikota, pernah saya di datangi warga untuk memandikan mayat tetapi saya tidak bisa melakukannya karena bisa teorinya saja, apa jadinya bila mayat dibiarkan tanpa adanya Amil,” Ujar Idris.

Idris juga menyampaikan untuk pembangunan infrastruktur Jalan Lingkungan RT/RW sudah mencapai 95 % terbangun oleh Pemerintah Kota di Tahun 2015.

“Ini merupakan peran serta dan aspirasi dari masyarakat melalui RT/RW dan juga aspirasi anggota Dewan untuk itu Walikota yang terpilih nanti apakah dapat apa tidak memperbaiki jalan kota sampai 100% dilakukan,”Ujarnya.(Yuli Efendi)

Depok

Terbentuknya Forum RT/RW Diharapkan Dapat Meningkatkan Kesejahteraan

DSC_0364[1]

BERIMBANG.COM, Depok – Dari hasil pertemuan Bimbingan Teknik (Bimtek) di Puncak Bogor, Forum Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) akhirnya terbentuk di Kota Depok, dari pertemuan yang diadakan di Sekretariat bersama di RW 01 Jalan Vila Santika RT 05/RW 01 Kelurahan Grogol, Limo. Sabtu (26/9/2015)

Ketua Forum RT/RW, Marsyan menuturkan bahwa pertemuan antara RT dan RW yang sekarang diadakan adalah dalam rangka reuni antara pengurus RT/RW se Kota Depok.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Walikota Depok, Anggota Dewan dari Daerah Pemilihan Beji Cinere Limo, Lurah Grogol , perwakilan BPMK, serta Tokoh Masyarakat setempat.

Dengan terbentuknya Forum RT/RW, kata Marsyan adalah cikal bakal terbentuknya Forum sesungguhnya karena masih semi legal dan belum mutlak karena belum menyeluruh sampai tingkat kecamatan.

“ Kami juga akan ikut sertakan seluruh Ketua RT dan RW Tingkat Kota Depok untuk bersama-sama membangun Kota Depok kedepannya bahwa kami sadar betul , kami adalah ujung tombak pemerintah karena kami langsung bersentuhan langsung dengan masyarakat,”ungkap Marsyan.

Dalam kontribusinya ke Pemerintah Kota Depok, Para ketua RT/RW masih mengalami kekurangan dalam membangun wilayahnya masing-masing dikarenakan terganjal masalah keuangan.

“Maka dari itu, kami mengharapkan agar Pemerintah Kota Depok dapat membantu kekurangan-kekurangan serta keluhan-keluhan yang kami alami selama ini untuk mensejahteraka masyarakat di berbagai sektor,”Ucapnya

Tambahnya, Salah satu harapan besar RT/RW adalah meningkatkan intensif honor yang selama ini sudah diberikan kepada RT sebesar 1,5 juta sedangkan untuk RW sebesar 1,3 juta.

“ Dengan nanti terpilihnya Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad menjadi Walikota atau siapapun yang menjadi walikotanya, kami mengharapkan sekali untuk meningkatkan intensif yang tadinya setahun sekali bisa menjadi sebulan sekali, itu yang nanti akan kami perjuangkan ke depannya,” Ujar Marsyan.

Selain kepada Pemerintah Kota Depok, para ketua RT/RW juga mengharapkan kepada anggota dewan membuatkan payung hukum kepada RT/RW agar setiap tindakan yang dilakukan di masyarakat dilindungi.

Sementara itu, Wakil Walikota Idris Abdul Shomad mengucapkan terima kasih atas undangan dari Panitia karena menurutnya, pertemuan yang sekarang ini adalah mempunyai nilai strategis karena dapat mengembangkan dan meningkatkan pembangunan di Kota Depok.

Idris mengatakan, di dalam perundangan-undangan, RT/RW mempunyai kedudukan sebagai peran membantu Walikota Depok di tingkat kelurahan atau desa dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

“ Kalau dikatakan sebagai ujung tombak memang benar karena undang-undang mengatakan seperti itu semoga menjadi mitra yang sangat erat dan memang sudah diikat dengan undang-undang,”Ujar Idris.

Masih Idris, fungsinya pun adalah sebagai pemimpin diwilayah, seperti salah satu tugasnya adalah pendataan warga serta administrasi Pemerintahan serta menjaga keamanan.

“ Tanpa tanda tangan RT/RW untuk pengantar, warga tidak bisa melanjutkan proses birokrasi sampai ke Walikota,”Ucap Idris.

Lalu Idris mengatakan, Ketua RT/RW juga menjadi advokasi terhadap warganya untuk menjembatani permasalahan yang ada di wilayah ke tingkat kelurahan serta usulan-usulan dari masyarakat termasuk menyukseskan Musrenbang.(Yuli Efendi)

DepokJabodetabek

Aksi Bersih, Dishub Lakukan Jumsih Di Terminal Depok

DSC_0359[1]

BERIMBANG.COM, Depok – Dinas Perhubungan Kota Depok  menjadi giliran dalam melakukan aksi bersih di sekitar area Terminal di Jalan Margonda Raya, kegiatan ini  melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yaitu Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air dan Badan Lingkungan Hidup . Jum’at (25/9/2015).

Pantauan berimbang.com, petugas kebersihan terlihat sedang melakukan aksi bersih di areal Terminal dengan menggunakan sapu dan peralatan lainnya, terlihat juga , Kepala Badan Lingkungan Hidup, Wijayanto dan beberapa jajaran dibawahnya.

DSC_0356[1]
Kepala Dinas Perhubungan, Gandara Budiana Melakukan Pengawasan Jumsih di Terminal Depok. ( Yuli Efendi)

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Gandara Budiana mengatakan kegiatan aksi bersih merupakan kegiatan rutin setiap hari yang dilakukan Pemerintah Kota untuk menjadikan masyarakat Depok meningkatkan pola hidup sehat dan pola hidup bersih  terhadap lingkungannya serta mendukung Pemerintah untuk menuju kota sehat .

Sasarannya menurut Gandara adalah selain meningkatkan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat, salah satunya adalah lomba dalam peraihan Adipura.

“Oleh karena itu kami dari Dinas Perhubungan mempunyai tanggung jawab di beberapa titik terutama di areal terminal, kegiatan ini juga sebenarnya dilakukan setiap hari karena kami mempunyai petugas kebersihan sendiri,”Ujar Gandara.

“ Dan untuk hari-hari tertentu seperti hari Jum’at, kami dibantu oleh beberapa OPD, kita dibantu juga oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan , Badan Lingkungan Hidup dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air,”Ucap Gandara.

Gandara berharap dengan adanya kegiatan Jum’at Bersih (Jumsih), Cita-cita Pemerintah Kota Depok dapat tercapai untuk meraih Piala Adipura.(Yuli Efendi)

DepokJabodetabek

Walikota Depok Sesalkan Ada Oknum Penerimaan CPNS

DSC_0346[1]
Walikota dan Wakil Walikota dalam acara pemberian SK CPNS K2 Honorer kepada 238 pegawai Di Gedung Dibaleka

BERIMBANG.COM, Depok – Walikota Depok sesalkan dengan adanya oknum tertentu yang memberikan jaminan untuk meluluskan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Depok dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Walikota Depok juga meyakini peserta CPNS K2 (honorer) yang diangkat baru-baru ini sejumlah 238 CPNS di Aula Lantai 10 Gedung Dibaleka menjadi korban oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab demi kepentingan pribadi untuk meraup untung sebanyak-banyaknya.

Bahkan Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il dalam arahannya mempertanyakan kepada para peserta CPNS , siapa saja yang menjadi korban penipuan dalam perekrutan CPNS.

“ Saya ingin bertanya kepada saudara-saudara, siapakah yang pernah di iming-imingi untuk membantu kalian dalam proses kelulusan CPNS,” Ujar Nur Mahmudi dalam sambutannya di acara pemberian SK CPNS K2 (Honorer) kepada 238 pegawai di lantai 10 Gedung Dibaleka. Rabu (23/9/2015)

Menurut data dan informasi yang di dapat Nur Mahmudi, para CPNS dimintai uang sebesar 10 juta sampai 15 juta untuk memuluskan CPNS hingga mendapatkan SK pengangkatan.

“ Saya tadi menanyakan kepada salah satu peserta disini, di kelurahan ada yang meminta uang kepada masyarakat dijanjikan diterima sebagai PNS, siapapun yang menawarkan jangan mudah tergiur walaupun dia itu mengaku-ngaku bisa meluluskan,”

Pemerintah Kota Depok melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di minta untuk meningkatkan kualitas SDM serta menjaga keamanan dan ketertiban. “untuk itu penyelenggara Negara dapat memberikan yang terbaik untuk Kota Depok khususnya sehingga tidak terjadi lagi adanya praktik suap menyuap sehingga tidak ada lagi yang menjadi korban di masa yang akan datang,”Himbau Nur Mahmudi.

DepokJabodetabek

Walikota Depok Berikan SK Pengangkatan Kepada 238 CPNS K2 Honorer

Walikota Depok Memberikan SK pengangkatan CPNS K2 (Honorer) Di Aula Lantai 10 Gedung Dibaleka
Walikota Depok Memberikan SK pengangkatan CPNS K2 (Honorer) Di Aula Lantai 10 Gedung Dibaleka

BERIMBANG.COM, Depok – Sejumlah 238 pegawai K2 (honorer) di lingkungan pemerintah di berikan SK pengangkatan oleh Walikota Depok menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau yang sekarang di sebut Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aula Lantai 10 di Gedung Dibaleka II, Jalan Margonda Raya No. 54 Depok. Rabu  (23/9/2015).

Kepala badan kepegawaian Daerah, Sri Utomo mengatakan pegawai Honorer yang diberikan SK adalah pria sebanyak 90 sedangkan wanita sebanyak 148 mereka masing-masing dari berbagai Instansi seperti guru, pegawai di Dinas Kebersihan, Dinas Kesehatan dan Dinas lainnya.

Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad dalam sambutannya mengatakan perjuangan para pegawai honorer untuk diangkat menjadi PNS tidak mudah, mereka memerlukan pengorbanan serta melakukan beberapa tahapan dalam melakukan seleksi untuk mendapatkan SK CPNS.

“Mudah-mudahan ini merupakan bagian dinamika perjalanan kehidupan kalian, setiap perjuangan , setiap prestasi pasti ada pengorbanan sehingga kalian dapat lulus dan diangkat menjadi PNS,” Ujar Idris kepada peserta CPNS.
Lanjut Idris, kata kunci keberhasilan menjadi PNS adalah integritas, ada motivasi serta tekad menjadi abdi negara bukan hanya niat saja.

“ Dengan diberikannya SK CPNS, kalian adalah pelayan masyarakat untuk mengabdi kepada negara, jangan sia-siakan kesempatan baik ini, bekerjalah dengan sungguh-sungguh,” Ucap Idris.
Sementara itu Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail mengatakan dari 250 CPNS dari berbagai golongan hanya 238 yang memenuhi persyaratan administrasi dan kualifikasi untuk ditetapkan sebagai PNS oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Walikota Depok juga mengharapkan kepada CPNS yang diangkat untuk menjaga kualitas dalam bekerja, mempunyai motivasi, semangat dalam berkarir, berprestasi serta menjaga stabilitas keamanan diwilayahnya masing-masing guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“ Semangat dan motivasi sangat diperlukan untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat maka dari itu diperlukan kerja keras serta kedisiplinan dalam bertugas demi nama baik Pemerintah Kota Depok dan Negara,” Ujar Nur Mahmudi. (Yuli Efendi)

Depok

Cara Tepat Mengganti Oli Kendaraan Bermotor

oli

BERIMBANG.COM – Oli merupakan bagian penting dari sebuah mobil yang berfungsi sebagai pelumas mesin. Karena fungsinya yang sangat vital tersebut, oli harus diganti secara berkala untuk mencegah terjadinya keausan.

Di buku petunjuk kendaraan, rata-rata produsen mobil menyarankan penggantian oli berdasarkan seberapa jauh jarak yang sudah ditempuh mobil tersebut, yaitu antara 7.500 kilometer sampai 10.000 kilometer. Namun dengan kondisi lalu lintas di kota Jakarta, aturan tersebut dianggap sudah tidak relevan lagi.

“Jarak 7.500-10.000 kilometer itu sebetulnya merupakan penggunaan kombinasi antara di jalanan macet dengan di jalanan bebas hambatan atau tol. Sementara di Jakarta, tol itu hanya sekedar nama saja. Karena faktanya tol di sini lebih banyak macetnya,” ungkap Mechanic Expert dari G-Speed Indonesia, Galih Laksono di acara “Castrol MAGNATEC Stop-Start Family Fest”, di Jakarta, Sabtu (12/9).

Kondisi jalan raya yang lebih sering macet di Jakarta menurut Galih bisa membuat umur mesin jadi semakin berkurang. “Kondisi berhenti dan kembali berjalan pada saat macet merupakan titik paling ekstrem bagi mesin mobil. Semakin sering mobil terjebak dalam kemacetan, mesin mobil tersebut semakin butuh perlindungan oli,” ungkapnya.

Karena itu, menurutnya panduan jarak tempuh 7.500-10.000 km sudah tidak sesuai lagi. “Dengan kondisi jalan yang lebih sering macet, saya menyarankan untuk mengganti oli setiap jarak tempuh 5.000 km saja. Itu lebih aman untuk mencegah kerusakan mesin,” ujar Galih.

Nasional

Para Bandar, Mafia Dan Pengedar Narkoba Akan Di Isolasi Ke Pulau Terpencil

karikatur Narkoba

BERIMBANG.COM, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang mengkaji kebijakan pemerintah untuk menempatkan para bandar, mafia, dan pengedar narkotika kelas kakap di penjara yang berada di pulau terpencil di negeri ini.

Langkah itu ditempuh untuk mengisolasi para pelaku kejahatan narkotika yang selama ini menjadi ancaman bagi kelangsungan generasi muda Indonesia.

“Ada beberapa pulau yang sedang dikaji, dievaluasi, dan akan diajukan. Salah satunya di Pulau Papua,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso (Buwas) usai rapat terbatas Bidang Polhukam di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/9).

Dia mengatakan, saat ini, jaringan narkotika internasional asal Tiongkok, Taiwan, Nigeria, dan sejumlah negara lainnya telah menjadikan Indonesia sebagai sasaran penjualan barang haram itu. Oleh sebab itu, para bandar, mafia, dan pengedar narkotika wajib diisolasi untuk memutuskan mata rantai komunikasi dengan dunia luar.

“Pulau Nusakambangan terlalu dekat daratan dan mudah dijangkau menggunakan kapal kecil. Mereka juga masih bisa berkomunikasi dengan jaringan telepon. Diharapkan benar-benar berada di pulau terpencil. Pemerintah yang akan menentukan,” jelas Buwas.

Di sisi lain, Buwas mengatakan, pemerintah akan memilah-milah jenis pengguna narkotika sesuai kurun waktu penggunaan. “Artinya, orang yang wajib direhabilitasi adalah mereka yang menjadi korban atau pengguna. Pengguna juga akan dipilah-pilah, pengguna yang relatif baru, 1-6 bulan mungkin programnya beda. Setahun juga beda,” katanya.(B1)

DepokJabodetabek

Walikota Depok Hadiri Silaturahmi Keluarga Minang

DSC_0328[1]

BERIMBANG.COM, Depok – Ikatan Keluarga Minang (IKM) Cabang Depok menggelar silaturahmi di Studio Alam TVRI Jalan Raden Saleh, Sukmajaya Kota Depok. Minggu (20/9/2015).

Acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai macam tarian serta melantunkan beberapa lagu suku minang.

Panitia IKM menyampaikan selain bertujuan memperarerat silaturahmi, keluarga besar minang juga mengundang pasangan calon walikota Depok untuk diperkenalkan kepada warga minang agar mengetahui sosok pasangan Calon Walikota yang akan berlaga di Pemilukada bulan Desember 2015 mendatang.

Selain Walikota Depok, Pasangan Calon Walikota Depok dan para tamu undangan yang hadir, terlihat hanya calon Wakil walikota Babai Suhaemi yang hadir dalam acara yang di gelar keluarga besar Minang Di Kota Depok tersebut.

DSC_0324[1]

Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dalam sambutannya menyampaikan beberapa prestasi yang di dapat Pemerintah Kota Depok selama dirinya memimpin Depok, Nur juga sangat berterimakasih kepada keluaraga besar minang bisa hadir dalam memenuhi undangan silaturahmi Akbar Keluarga Minang.

Nur Mahmudi juga berikan apresiasi kepada keluarga Minang dalam kontribusinya kepada Pemerintah Kota Depok, selain mempunyai beraneka ragam seni budaya dan masakan di daerahnya, masakan padang sudah menjadi masakan nasional.

“Dari sekian jumlah penduduk yang ada di Sumatera Barat lebih banyak penduduknya diluar kampungnya sendiri, dilihat dari beraneka ragam masakannya yang khas sampai Maluku Utara seperti salah satu contoh Rumah Makan Padang sampai saat ini banyak diminati dari berbagai suku,” Ujar Nur Mahmudi.

Lanjutnya, dari berbagai budaya dan seni di Sumatera Barat dapat menjadikan bahan alat komunikasi diantara suku yang lainnya serta dapat memperkokoh, pertumbuhan ekonomi menjadi baik, pertumbuhan sosial budaya semakin kokoh.

Nur Mahmudi Mengharapkan kepada keluarga minang untuk mendukung proses Pilkada Tanggal 9 Desember 2015 yang akan datang.

“Untuk itu kepada seluruh keluarga minang yang sudah bertempat tinggal di Kota Depok, yang sudah nyaman bekerja, yang sudah nyaman ekonomi dan yang lainnya agar segera mengurus surat pindahnya karena surat keterangan domisili sementara sudah tidak berlaku lagi kecuali bagi yang sudah mengurusnya di bulan Maret 2015 bisa ikut dalam Pemilukada yang akan datang,” Pesan Nur Mahmudi.(Yuli Efendi)

DepokJabodetabek

Walikota Depok Apresiasi TDA Bantu Pengusaha Depok Sampai Skala Internasional

DSC_0280

BERIMBANG.COM, Depok – Anda yang ingin memulai usaha diberikan kesempatan kepada pengusaha baru atau yang sudah berjalan untuk memulai karir dalam usaha, TDA Community Depok dapat membantu memberikan pelatihan-pelatihan berupa workshop serta diajarkan untuk menjadi pengusaha-pengusaha sukses ke depannya.

TDA Cabang Depok kerjasama dengan Pemerintah Kota Depok baru-baru ini mengadakan Workshop di Gedung Perpustakaan di Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya No. 54 Kota Depok, dengan dihadiri 75 peserta dari kalangan bawah, menengah sampai atas. Sabtu (19/9/2015).

Ketua TDA Depok, Candra Yan Permadi mengatakan Acara Workshop Series Bussines TDA Cabang Depok adalah untuk membangun pengusaha-pengusaha Depok, Input dan Outputnya dapat membangun usaha-usaha dari Nol sampai ke level tertinggi.

“ Yang tadinya hanya berpikir tentang sales, disini diajarkan tentang yang lain, tentang visi misi, tentang prodak, membangun sistem, membangun kepemimpinan, semua diajarkan disini.
Kalangan pengusaha bawah sampai atas dengan memakai metode Workshop seri Kotcing yaitu diberikan pengarahan-pengarahan serta diberikan pembelajaran.

Tujuannya menurut Candra adalah untuk membangun pengusaha lebih terarah dalam berbisnis agar dapat menjadi pengusaha sukses di semua bidang masing-masing usahanya.
Sementara itu Walikota Depok juga memberikan apresiasi dengan diadakannya acara TDA dan dapat membantu pengusaha-pengusaha yang ada di Kota depok.

“ Kami mengharapakan kepada pengusaha-pengusaha yang ada di Kota Depok lebih profesional dalam mengembangkan usahanya agar dapat menjadi maju sampai ke skala Internasional. (Yuli Efendi)