Penulis: admin berimbang

Bogor

Preman Aniaya Jurnalis, Pimred Dampingi Korban Lapor Polisi

BERIMBANG.com Bogor – Sekelompok pemuda yang diduga pengamanan proyek pemerintah di Jalan Raya Ciapus, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, telah menganiaya seorang jurnalis yang bekerja di Harian Pelita Baru.

Korban pemukulan itu Jurnalis Sidik Permana, terjadi pada Jumat (08/01) sekitar pukul 23.45 WIB. Hal itu dibenarkan Pimpinan Redaksi (Pimred) Harian Pelita Baru, Billy Adhyaksa, Sabtu (09/01/2021),

Billy menjelaskan menurut cerita korban, usai rapat redaksi saat hendak pulang, akses yang menuju rumahnya sedang dalam proses pengecoran jalan, “Waktu itu jalan ditutup total karena ada kegiatan pengecoran jalan,” katanya.

“Saat korban nanya jalan alternatif ke beberapa pemuda, dia langsung disuruh putar balik,” kata Billy Adhyaksa.

Lanjutnya, Ketika korban kembali menanyakan jalur alternatif yang bisa menembus rumahnya itu, pelaku malah menendang sepeda motor yang ditumpanginya hingga korban terjatuh.

Tak hanya itu, pelaku yang diduga sedang menjaga kegiatan betonisasi proyek peningkatan Jalan Raya Ciapus itu juga memukul korban, “Dia sempat didorong-dorong dipaksa putar balik,”

“Lalu dia ditendang, motornya ditendang sampai dia terjatuh kemudian dipukul,” ujar Billy. Menurut keterangan Sidik, pelaku berjumlah lebih dari lima orang itu diduga dalam pengaruh minuman beralkohol.

“Saat melakukan penganiayaan, mereka sedang dalam keadaan mabuk. Karena dari aroma mulutnya tercium bau Miras (minuman keras),” kata dia.

Saat ini, ia sedang mendampingi korban untuk membuat laporan tindakan penganiayaan tersebut ke Polsek Tamansari, “Karena ini masuk unsur penganiayaan, jadi kita laporkan kasus ini ke polisi,” ujar Billy.

(Zedun)

Bogor

Pemkab Bogor Rapat Evaluasi, Ruang Isolasi Covid-19 Mencapai 91,03%

BERIMBANG.com Guna pengoptimalan Ruang Isolasi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar rapat evaluasi terkait Ketersediaan Ruang Isolasi Covid-19 di Kabupaten Bogor, serta antisipasi lonjakan kasus Covid-19 Pasca Liburan Natal dan Tahun Baru 2020.

Rapat yang dihadiri oleh Bupati Bogor, Ade Yasin, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, para Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia, IDI dan Forkopimda ini dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati, Rabu (06/01/2021).

Dalam arahannya, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, penanganan covid-19 ini bukan penanganan penyakit biasa, harus ada tindakan cepat dan tepat.

“Penanganan covid-19 ini bukan penanganan penyakit biasa, kalau kurang apapun cepat lakukan tindakan dan lapor, termasuk kalau terkendala anggaran, segera ajukan karena untuk covid-19 sudah kita siapkan. Saat pandemi seperti ini, hukum tertinggi adalah kesehatan rakyat,” kata Ade Yasin.

Ia juga menambahkan, dengan kondisi seperti ini lakukan saja yang terbaik, jangan takut dan jalankan sesuai dengan prosedur yang ada.

“Dari kondisi seperti sekarang ini bagaimana kita bisa menangani pasien yang baru terpapar dengan kapasitas ruang isolasi yang sudah mencapai 91,03% dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.”

“Kita juga tidak boleh menolak pasien dengan alasan kapasitas sudah melampaui, saya ingin tetap lakukan yang terbaik, jangan takut dan jalankan sesuai prosedur,” tambahnya.

Lebih lanjut, laju terpapar Covid-19 yang terus menunjukan peningkatan, agar petugas rumah sakit tidak kewalahan, bisa dilakukan perekrutan relawan baru untuk menanganinya.

“Laju peningkatan Covid-19 terus menunjukan tren peningkatan, jika memang kekurangan tenaga medis lakukan perekrutan relawan covid-19, ajukan anggaranya ke Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor.”

“Saya tidak ingin para tenaga medis semakin banyak yang tepapar covid-19, kalau makin banyak tenaga medis yang terpapar, kita juga yang akan merasakan dampaknya.”

“Agar tidak kewalahan ajukan relawan covid-19, jika memang dirasa dibutuhkan untuk penanganan covid-19 saya kira ini sangat rasional,” lanjutnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Achmad Zaenudin menjelaskan sampai saat ini keterisian ruang isolasi sudah mencapai 91,03%,

“Artinya sudah diatas kriteria dari World Health Organization (WHO) yang hanya 60% dan Kementerian Kesehatan 70%,”

“Tapi sesuai arahan dari Bupati dengan kondisi apapun kita harus terus melayani pasien, perjuangan dari teman-teman di rumah sakit swasta, IDI dan lainnya, kita harus bersatu padu untuk Kabupaten Bogor.”

“Untuk antisipasi lonjakan, saya minta agar masyarakat patuhi protokol kesehatan yang lebih ditingkatkan kembali,” jelas Zain.

(Derima/Rizki/Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

10 Calon Penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2021

BERIMBANG.com – ​Sepuluh Bupati Walikota, calon penerima Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK-PWI) Pusat pada Hari Pers Nasional 2021, didominasi para muda yang bergelar doktor dari dalam maupun luar negeri.

Selain akademisi, mereka punya latar belakang birokrat, pengusaha, hingga politisi dari berbagai partai. ​Masing-masing:

DR. Bima Arya Sugiarto, S.Hum, MA, Walikota Bogor, Provinsi Jawa Barat;

IB Rai Dharma Wijaya Mantra, SE., MSi, Walikota Denpasar, Provinsi Bali;

Hendrar Prihadi, SE, MM, Walikota Semarang, Provinsi Jawa Tengah ;

H. Dedy Yon Supriyono, SE, MM, Bupati Tegal, Pronvinsi Jawa Tengah;

Tjhai Chui Mie, SH, MH, Walikota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat;

DR. H. Dony Ahmad Munir, ST,MM, Bupati Sumedang, Provinsi Jawa Barat;

DR.H. Taufan Pawe, Bupati Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan;

DR. Karna Sobahi, MM Pd, Bupati Majalengka, Provinsi Jawa Barat;

DR. Ir. H. Herwin Yatim, MM, Bupati Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah; dan

Hj.Ika Puspitasari, SE, Walikota Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. ​

​Tim Juri yang bertanggungjawab memilih bupati/walikota ini  terdiri dari DR. Nungki Kusumastuti (Dosen IKJ/pelaku seni), Prof. Ninok Leksono (Rektor UNM/Wartawan Senior), Agus Dermawan T (pengamat dan penulis seni-budaya),

Atal S. Depari (Ketua Umum PWI Pusat) dan Yusuf Susilo Hartono (Wartawan senior kebudayaan/ Pelaksana AK-PWI), dalam rapat Selasa, 5 Januari 2021, di Jakarta.

Setelah dua minggu sebelumnya masing-masing anggota Tim Juri melakukan pembacaan, pendalaman, penilaian, terhadap berkas proposal berikut linknya di media sosial dan video. Sebanyak 16 berkas, dari 30 pendaftar selama dua gelombang (Oktober-Desember 2020).

​Menurut Pelaksana AK – PWI Pusat Yusuf Susilo Hartono, kesepuluh bupati walikota tersebut akan diundang ke Jakarta untuk melakukan presentasi dan tanya jawab (pendalaman) secara langsung dengan Tim Juri.

Dijadwalkan tanggal 11-12 Januari 2021 bertempat di Sekretariat PWI, Lantai IV Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Yusuf Susilo Hartono selaku Pelaksana AK-PWI Pusat mengatakan, “Presentasi ini merupakan tahap akhir dari proses Anugerah Kebudayaan PWI Pusat,”

“Kalau proses ini lolos, bupati/walikota tersebut berhak menerima trofi di acara puncak HPN yang biasanya dihadiri Presiden. Mengingat situasi pandemi, kami akan melakukan proses presentasi ini, dengan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.

​Pelaksanaan Anugerah Kebudayaan kali ini, yang ketiga. Setelah yang pertama pada HPN 2016 di Lombok, yang kedua, HPN 2020 di Banjarmasin.

PWI Pusat bersama APKASI dan APEKSI sebagai mitra, harus melakukan berbagai pendekatan dalam rekrutmen pendaftar, karena Covid-19 dan bersamaan dengan Pilkada serentak di 270 daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota. (**)

Depok

Pertemuan Lima Ormas, Pandawa Lima Hanya Sebagai Wasit

BERIMBANG.com, Depok – Pertemuan Lima Ormas yang biasa disebut Pandawa Lima melakukan pertemuan dengan Terlapor pemilik akun Facebook Heri Hersong Pansila. Pertemuan dengan Lima Ormas termasuk Ormas Forum Betawi Rempug Kota Depok. Selasa ( 5/1) dibilangan Margonda Raya Depok.

Dalam pertemuan tersebut, H Nawi Selaku Korwil FBR mengatakan, dirinya hanya memenuhi undangan. Terkait masalah hukum yang menjerat pemilik akun medsos , H Nawi menyampaikan itu urusan pihak Polres Depok menindak lanjuti atau tidaknya, dengan adanya pertemuan tersebut ibarat pertandingan bola hanya sebatas wasit.

” Saya sebagai korwil FBR Depok , dalam pertemuan tersebut tidak ada dukung mendukung kepada pihak manapun termasuk kepada terlapor, biarkan saja proses hukum yang menangani pihak Polres Depok, ” Ujar H Nawi melalui sambungan selulernya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdiany  mengatakan, kasus pencemaran nama baik dimedsos sudah dilaporkan kepada pihak Kapolres Depok untuk itu, Lienda berharap dapat  menindak lanjuti laporan UUD ITE.

Terkait Pertemuan Ormas Depok, Lienda hanya santai menanggapi adanya pertemuan yang dilakukan terlapor,

” Itu hak mereka, Perkara ini sudah ditangani secara hukum., kita ikuti saja proses aparat penegak hukumnya, percayakan kepada aparat hukum, ” singkatnya.

Sebelumnya, Akibat Postingan di jejaring Sosial  Facebook salah satu Netizen pemilik Akun  akhir nya di laporkan ke Mapolresto Depok Oleh Kasat Pol PP Kota Depok yang di nilai tidak mendasar. Dituding terima setoran dari bandar miras, Kasat Pol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny membuat laporan dugaan pencemaran nama baik di Mapolrestro Depok, Sabtu (2/1/2021)

Lienda mengatakan sesuai surat laporan STPOL/03/K/1/2021/Restro Depok Dugaan Pencemaran Nama Baik Melalui Media Sosial ancaman Undang-Undang ITE Pasal 27 (3) No. 19 Tahun 2016 Tentang ITE dengan terlapor seorang Netizen di jejaring sosial Facebook.

“Tindak lanjut dari laporan ini setelah seorang netizen memposting ‘Kabarnya Linda Kasat Pol PP dapat Setoran Dari Bandar Miras Samping Pemkot Depok. hingga hari ini gak mampu tutup kios miras “

“Sangat menganggu pribadi juga institusi. Hal yang diutarakan oleh netizen tersebut tidak pernah ada, gak ada setoran.Dalam hal ini saya tegaskan siapapun yang jelas-jelas melanggar Perda akan kita tindak tegas tanpa pandang bulu,” paparnya seperti yang di kutip dari www.Viva.co.id

Menurut Lienda arti tulisan kabar dalam postingan di Facebook tersebut sudah merupakan seperti pemberitaan bukan lagi kabarnya.

“Jelas dalam Cuitan Netizen tersebut nama serta jabatan saya di tulis. Hal ini sudah jelas statment yang menyudutkan sangat merugikan pribadi maupun institusi, takut khawatir menggiring opini publik itu dan menganggap berita itu benar. Karena itu sama minta laporan ini ditindaklanjuti sesuai Undang-Undang berlaku,” paparnya.

Sementara itu Lienda menambahkan bertepatan sehari sebelum perayaan Natal Tahun Baru, dirinya memusnahkan sebanyak 3.155 botol miras dengan persentase alkhohol bermacam-macam dari beberapa toko dan penjual minuman berakohol.

YE

Bogor

Hari Amal Bakti Ke-75 Tingkat Kabupaten Bogor, Indonesia Rukun Modal Bangsa

BERIMBANG.com Upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-75 Kementerian Agama Tingkat Kabupaten Bogor, dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan, di MAN 1 Cibinong, pada Selasa (05/01/2020).

Wabup Bogor membacakan pesan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, tentang semangat Kementerian Agama baru dan semangat baru dalam mengelola Kementerian Agama, yaitu;

Pertama, manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi yang harus semakin baik, termasuk di dalamnya pelayanan penyelenggaraan haji dan umrah, pendidikan agama dan keagamaan, serta pusat pelayanan keagamaan.

Kedua, penguatan moderasi beragama. Salah satu penekanan moderasi beragama adalah pada penguatan literasi keagamaan, budaya toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan.

Yang ketiga, persaudaraan yang meliputi merawat persaudaraan umat seagama, memelihara persaudaraan sebangsa dan setanah air dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan.

Ia juga menguraikan Peringatan Hari Amal Bakti tahun ini mengusung tema “Indonesia Rukun”. Tema ini sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju.

Tanpa kerukunan, akan sukar menggapai cita-cita besar bangsa agar sejajar dengan bangsa lain di dunia.

Pengembangan toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan karya bersama para Tokoh Agama, para Menteri Agama dan aparatur Kementerian Agama dari masa ke masa.

“Tanpa toleransi, tidak ada kerukunan. Toleransi dan kerukunan antarumat beragama dilakukan dengan tanpa mengusik akidah dan keimanan masing-masing pemeluk agama,” katanya.

Selain itu, pengalaman membuktikan toleransi dan kerukunan tidak tercipta hanya dari satu pihak, sedangkan pihak yang lain berpegang pada hak-haknya sendiri.

Dewasa ini, lanjutnya, kita mengembangkan moderasi beragama, agar toleransi dan kerukunan yang sudah ada lebih mengakar di dalam kehidupan sehari-hari bangsa kita.

“Di negara yang berdasarkan Pancasila ini, tidak ada diktator mayoritas atau tirani minoritas. Dalam kaitan itu, semua umat beragama dituntut untuk saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing, di mana hak seseorang dibatasi oleh hak-hak orang lain,” lanjut dia.

Wabup juga menjelaskan Pancasila adalah ideologi pemersatu yang merangkum nilai-nilai ke-Indonesiaan sebagai bangsa yang beragama.

Sila pertama dan utama Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, meneguhkan identitas nasional sebagai bangsa yang beragama dan bermoral.

Komitmen religius dan moralitas menjadi barometer apakah suatu bangsa dapat menjadi bangsa yang besar atau tidak. Sejalan dengan itu, tugas dan tanggung jawab sejarah bagi seluruh bangsa Indonesia adalah mengisi negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, ini sejalan dengan asas demokrasi dan kedaulatan rakyat.

“Bangsa Indonesia, dari generasi ke generasi harus bisa menjaga komitmen nasional tentang landasan bernegara di tengah dahsyatnya percaturan global di bidang geopolitik, ekonomi, kebudayaan, ilmu pengetahuan, teknologi dan lain-lain,” ujarnya.

(Andi/Humas Diskominfo Kabupaten Bogor)

Depok

Kadishub : Pergantian Tahun Baru 2021 Di Kota Depok Relatif Aman

BERIMBANG..com, Depok – Pergantian Tahun baru di masa Pandemi Covid – 19 di Kota Depok Aman Dan Lancar. kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana saat melakukan pengamanan di Fly Over Jalan Arief Rahman Hakim menyampaikan, antisipasi pengamanan tahun baru tahun 2020 di beberapa titik tidak ada kendala kerumunan massa.

Pantauan berimbang.com di Fly over Arif Rahman Hakim,berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini masyarakat yang ingin menyaksikan perayaan Tahun Baru tidak ditemukan adanya  kerumanan , terlihat tim terpadu melakukan pengamanan kepada pengendara yang melintas untuk melakukan tes rapid antigen bagi pengendara yang tidak mematuhi protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.Jum’at ( 1/1/2021 ) dini hari.

” Kami siapkan Tim kesehatan untuk masyarakat kota Depok untuk melakukan Tes Rapid Antigen bilamana ada pelanggaran protokol kesehatan saat berkendara ,” ujar Dadang.

Dari 29 titik pengaman di Kota Depok, masih Dadang, tidak ditemukan kerumunan massa menjelang pergantian tahun 2021, tim Terpadu yang melibatkan Dinas Perhubungan, Satgas Covid, TNI,  Polres Depok dan tenaga kesehatan.

” Untuk penyekatan di perbatasan dibeberapa titik relatif aman dan kami menyediakan juga pelayanan kesehatan di puskesmas seluruh kota Depok 24 jam untuk melakukan tes Rapid Antigen, ” ucap Dadang.

Iik

Bogor

Peringatan..!! Masuk Puncak Harus Perlihatkan Hasil Rapid Antigen

BERIMBANG.com Apel Tim Gabungan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor di pimpin Bupati Bogor, Ade di Halaman Mesjid Harakatul Jannah, Gadog, Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Kamis (31/12/2020).

Ade Yasin meminta kepada masyarakat khususnya yang akan merayakan malam pergantian tahun baru di Puncak Cisarua Bogor, agar tidak merayakannya.

Menurut Ade, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mulai dari TNI, Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, Damkar dan Satpol PP akan melaksanakan operasi gabungan di jalur Puncak Bogor.

“Tujuannya guna mempersiapkan pengamanan menjelang pergantian tahun baru malam nanti,” katanya, di temui usai apel.

Sejauh ini, beberapa keputusan sudah dilaksanakannya, yakni sejak dari malam Natal kemarin pihaknya melarang agar tidak ada keramaian.

“Begitu juga di pergantian malam Tahun Baru ini tidak boleh ada perayaan. Artinya kalau pun ada kegiatannya dibatasi hingga pukul 19.00 WIB,” tegas Ade.

Ade menjelaskan, dari kegiatan operasi tersebut arus lalu lintas di jalur Puncak tidak macet. Kemungkinan, para wisatawan yang hendak masuk dan liburan ke Puncak memiliki rasa takut karena harus bawa hasil Rapid Antigen.

“Saya ingatkan, bagi wisatawan yang mau ke Puncak harus bawa hasil Rapid Antigen, jika  tidak ada, ya harus balik lagi, kalau dia ngotot harus terpaksa harus melakukan tes di beberapa tempat wisata serta rumah sakit terdekat yang sudah kita sediakan,” ungkapnya.

Selain itu, pihak Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, tidak akan sungkan melakukan tindakan tegas kepada pengunjung yang melakukan kerumunan, akan dibubarkan.

“Mereka para petugas ini akan bertugas hingga sampai pagi. Adapun mengenai jalur Puncak, kita tidak akan menutup secara total sebab khawatir akan terjadi kemacetan. Makanya petugas akan melakukan sistem tutup buka,” terang Ade.

Sementara itu, kata Ade, jika ada terbukti hotel yang tetap mengadakan acara perayaan malam Tahun Baru, pihak terkait yakni Satpol PP akan melakukan pembubaran.

“Jika ada yang ngotot tetap melaksanakannya kita akan berikan saksi berupa denda atau sanksi sosial sesuai aturan berlaku,”

“Mudah-mudahan dengan kegiatan operasi ini ada penurunan cukup drastis. Sebab kemarin saja sebelum Natal ada penurunan sekitar 40 persen dan setelah natal 60 persen,” jelasnya.

(Tim Humas Diskominfo Kabupaten Bogor)

Jelajah Desa

Pemdes Cipicung Kecamatan Cijeruk Salurkan BLT DD Tahap Lima

BERIMBANG.COM, Bogor- Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahap Lima Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk mulai disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Rabu (30/12/20) pagi tadi

Penyaluran BLT Dana Desa tahap lima tersebut yang langsung diserhakan Kepala Desa Cipicung yang dihadiri Babinsa, BPD, LPM, Satpol PP, Linmas, serta Rt, Rw, yang bertempat di Halaman Kantor Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor

Suherli Kepala Desa Cipicung mengatakan, Warga Desa Cipicung yang tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Batuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sebanyak 368 KPM

“Hari ini Kami, Pemerintah Desa Cipicung telah melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai BLT Dana Desa tahap lima tahun 2020, untuk penyaluran BLT Dana Desa Tahap Lima ini masing – masing KPM menerima sebesar Tiga Ratus Ribu Rupiah. Pada pelaksanaan penyaluran BLT Dana Desa ini Kamipun menyarankan kepada warga untuk menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker mencuci tangan dan jaga jarak, untuk megantisipasi kerumunam kami atur jadwal secara gantian masing – masing RW,” ungkapnya.

Sementara itu, Emak Icoh yang berusia 60 tahun Warga Kampung Cipaok, Rt 01, Rw 07 salah satu KPM BLT Dana Desa Cipicung saat ditanya Media  mengatakan, Dirinya sangat bersyukur dan sangat terbantu dengan mendapatkan bantuan berupa uang tunai tersebut.

“Alhamdulilah Emak sangat terbantu dengan mendapat bantuan berupa uang, uang ini mau emak belikan sembako untuk sehari-hari,” ucapnya.

(Na)

Bogor

Intruksi Bupati Bogor: Pembangunan Rest Area Gunung Mas Segera di Selesaikan

BERIMBANG.com Guna memastikan pembangunan berjalan dengan lancar, Bupati Bogor, Ade Yasin meninjau langsung Pembangunan Rest Area Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, kemarin Selasa, (29/12/2020).

Menurut Ade, peruntukan rest area itu bisa dimanfaatkan juga oleh Pedagang kaki lima (PKL) dan merelokasi mereka agar bisa berjualan dengan aman, nyaman dan tertib.

“Hari ini saya meninjau Pembanguna Rest Area Gunung Mas yang nantinya akan menampung para pedagang kaki lima, yang sebelumnya berjualan di bahu jalan,”

“Alhamdulillah pembangunan berjalan lancar, saya ingin nantinya rest area ini bisa menampung para PKL dan mereka bisa berjualan lebih nyaman dan aman,” terang Ade Yasin.

Bila tanpa ada halangan keadaan di luar kendali manusia, intruksi Ade saat melihat pembangunan yang masih dalam progres,  agar segera mungkin pembangunan diselesaikan.

“Bisa kita liat sekarang, ada beberapa yang masih belum selesai, ini juga tidak lepas dari cuaca di Bogor yang sekarang ini sudah musim penghujan. Dan juga ada sebagian kios yang pengerjaannya memang di tahun 2021,” katanya.

Sekedar diketahui, nantinya ada 516 kios yang terbangun untuk memfasilitasi para pedagang kaki lima yang direlokasi untuk berjualan di rest area gunung mas.

(Derima/Rizki/Parman/Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

Rotasi Kepemimpinan di Lingkungan Lembaga Pemasyarakatan se Bogor Raya

BERIMBANG.com Serah terima jabatan kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) dilingkungan Lembaga Pemasyarakatan se Bogor Raya, di Aula Graha Sahardjo Paledang Bogor, Jawa Barat, kemarin Senin (28/12/2020).

Diantaranya, Kalapas Kelas IIA Bogor, sebelumnya dijabat Teguh Wibowo yang digantikan oleh Yohanes Waskito, Kalapas IIA Cibinong Ardian Nova digantikan oleh Usman, Kalapas IIB Sukabumi Yosafat Rizanto, diganti oleh Christo Victor,

Lalu, Kepala Rutan Kelas I Depok Dedi Cahyadi diganti oleh Anton, dan Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Bogor Saefudin digantikan oleh Teolina Saragam.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Imam Suyudi yang menyaksikan sekaligus menyambut para Kalapas Unit Pelayanan Teknis (UPT) yang baru.

“Kami selaku pimpinan di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat menyambut baik dinamika pergantian Kepala Satuan Kerja di Jawa Barat.” Ujarnya.

“Lapas Kelas IIA Bogor, Lapas Kelas IIA Cibinong, Lapas Kelas IIB Sukabumi, Rutan Kelas I Depok, Bapas Kelas I Bogor merupakan satuan kerja yang saat ini memegang berperan penting dalam penilaian kinerja Kementerian Hukum dan HAM,” imbuhnya.

Menurut dia, Pemimpin itu harus bisa menciptakan dinamika organisasi yang sehat dan mengembangkan kreativitas bagi kemajuan satuan kerjanya.

“Kreativitas yang dapat dilihat dari banyaknya inovasi atas pelaksanaan tugas dan fungsi di masing-masing bidang bagian, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik,”tegasnya.

”Pergantian Kepala Lapas bertujuan agar terjadi perubahan ke arah yang lebih baik, untuk pencapaian target bahkan konsistensi serta kestabilan dalam kinerja demi pelayanan publik yang berkualitas,” Pungkasnya.

(Sgt)