Penulis: admin berimbang

Daerah

Vaksinasi Tahap 2 di Islamic Center Surabaya, Forkopimda Jatim: Target 2.000 Warga

BERIMBANG.com Surabaya – Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Ketua DPRD jatim, Pangkoarmada II, Kajati Jatim, Kalanti Jatim dan Kabinda Jatim, mengecek pelaksanaan Vaksinasi Dosis ke-2 Kepada Keluarga Besar Kejaksaan dan Warga Kota Surabaya,

Vaksinasi ke 2 itu dilaksanakan pada Selasa (11/8/2021) pagi, di Islamic Center, Jalan Dukuh Kupang, Surabaya.

Turut hadir dalam giat, Sekda Provinsi Jatim, Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, Pejabat Utama Polda Jatim, Kepala OPD Provinsi Jatim dan Wali Kota Surabaya.

Keluarga Besar Kejaksaan Serta Warga Kota Surabaya mendapat vaksinasi Dosis ke-2 bertujuan untuk mendukung program Pemerintah membentuk Herd Imunity bagi warga Surabaya dan Jawa timur umumnya.

Tahapan vaksinasi dimulai dari tahapan Skrining, Pendaftaran, penyuntikan Vaksinasi dan Observasi dengan tetap tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pelaksanaan vaksinasi di Islamic Centre dengan target capaian vaksinasi kepada 2.000 warga Kota Surabaya dan sekitarnya. Total Vaksinator berjumlah 200 tenaga kesehatan dari Dinkes Kota Surabaya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, mengatakan ini formasi all in one. Semua bekerja untuk satu tujuan memberikan perlindungan keselamatan kesehatan masyarakat.

Format strong partnership, lanjut dia, menjadi bagian penting dan tentu Surabaya menjadi episentrum interaksi atau mobilitas dan pertumbuhan ekonomi jatim semangat melakukan vaksinasi dosis 1 dan 2.

“Memang harus terkawal dan tentu bagi masyarakat surabaya yang belum tervaksin di dosis pertama, mohon terus bisa mengikuti, dimana proses vaksinasi sangat banyak titik,”

“Maka yg belum dapat dosis pertama, saling proaktif, jadi antara dosis pertama diselesaikan, dan dosis kedua dilakukan percepatan,” kata Khofifah Indar Parawansa, usai meninjau valsinasi di islamic center surabaya, Selasa (11/8/2021) pagi.

Sementara itu, M. Dofir Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menyebutkan, Ini vaksinasi dosis kedua. Saya bersyukur masyarakat Surabaya antusias mengikuti vaksinasi pada hari ini.

“Hari ini yang mengikuti vaksinasi tahap dua ada 2000 orang. Nakes dan personil pendukung yang ada, merupakan kolaborasi Pemprov Jatim, Pemkot, Kodam V Brawijaya, Koarmada II dan Polda Jawa Timur,” ucapnya.

Harapan kami, semoga herd immunity terbentuk, dan kita sehat bebas dari covid-19 dan bisa kembali bertugas.(***)

Daerah

Polda Jatim Gelar Vaksinasi Merdeka Semeru 5000 Dosis Bagi Penyandang Disabilitas dan ODGJ

BERIMBANG.com Surabaya – Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II, Kapolda Jatim, Kajati Jawa Timur, Kalanti Jawa Timur, Kabinda Jawa timur, Wakil Ketua DPRD Jawa timur, Sekda Prov serta didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V Brawijaya Selasa (10/8/2021) pagi mengecek Vaksinasi Merdeka Semeru yang diselenggarakan di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim.

Vaksinasi yang dilaksanakan di mapolda jawa timur hari ini, ditargetkan sebanyak 5.000 dosis di seluruh polres jajaran di jawa timur. Dengan rincian, 2.700 bagi difabel dan 2.300 untuk keluarga pendamping para difabel.

Selain itu, untuk vaksinasi yang diselenggarakan di mapolda jawa timur, melibatkan 74 vaksinator yang diantaranya, dari RS Bhayangkara Polda Jatim sebanyak 45 orang nakes, Biddokkes Polda Jatim 15 orang nakes, Sat Brimob polda Jatim 4 orang nakes, Dit Polairud polda jatim 5 orang nakes, RS Dahlan 5 orang nakes dan juga dibantu oleh para personil dari Kodam V Brawijaya dan dari Koarmada II sampai ke tingkat jajaran kewilayahan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan ucapan terima kasih, Polda Jawa Timur telah menginisiasi vaksinasi untuk difabel dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dengan seluruh Polres jajaran sejawa timur. Ini bagian dari breakdown perluasan vaksinasi yang untuk difabel dan ODGJ yang menggunakan vaksin sinopharm sesuai arahan dari Kemenkes.

“Dari kementrian kesehatan secara khusus didedikasikan vaksin sinopharm untuk penyandang disabilitas dan untuk orang dengan gangguan jiwa,” kata Khofifah Indar Parawansa, usai meninjau vaksinasi di mapolda jatim, Selasa (10/8/2021) pagi.

“Format layanan seperti ini perlu dilakukan koordinasi dengan SLB, Panti dan para orang tua, sinergitas semua ini yang memungkinkan kita bisa melakukan perluasan cakupan imunisasi bagi penyandang disabilitas dengan orang gangguan jiwa di jatim,” tambah Khofifah.

Pada HUT RI yang ke 76 salah satu yang kita ingin buktikan kepada Negeri Republik Indonesia adalah perlindungan kesehatan dan perlindungan keselamatan masyarakat. Salah satu yang ada didalamnya adalah maksimalisasi bagi disabilitas dan ODGJ.

Sementara itu, Irjen Pol Nico Afinta, Kapolda Jawa Timur menyampaikan, bahwa polda jatim bersinergi dengan seluruh Forkopimda Jatim,

Hadir dalam acara hari ini, ibu Gubernur, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II, Kajati, Kalanti, Kabinda, Sekdaprov serta Stakeholder yang lain, “Kami melaksanakan program-program yang disampaikan Gubernur Jatim. Untuk jawa timur jajaran polda serta polres dan didukung sinergitas TNI, Polri terus melaksanakan vaksinasi,” kata Kapolda.

“Bahwa vaksinasi saat ini yang digelar di polda jatim untuk penyandang disabilitas dan ODGJ. Namun masyarakat banyak yang datang ke polda maupun polres jajaran untuk mendapatkan vaksinasi,” jelas kapolda jatim, Irjen Nico Afinta.

Akan Bersinergi, kata dia, dengan gubernur dan seluruh jajaran forkopimda, merespon keinginan masyarakat yang menginginkan vaksinasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan, kepala sekolah SLB dan keluarga ODGJ yang mau datang untuk melaksanakan vaksinasi. Tingkat kesadaran sudah sangat tinggi, dan kami akan terus melaksanakan vaksinasi merdeka untuk menyambut HUT RI,” tutup dia.

Dalam kesempatan ini Forkopimda Jawa timur yang diwakili oleh ibu Gunernur dan Kapolda Jatim berkesempatan menyapa para tenaga kesehatan dan kapolres jajaran yang juga sedang melaksanakn vaksinasi bagi difable di wilayah masing-masing.

Usai mendapatkan vaksinasi, penyandang difabel dan ODGJ mendapatkan bantuan sosial dan tali asih HUT kemerdekaan RI.(***)

Daerah

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Dengan Prokes Ketat

BERIMBANG.com Surabaya – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta didampingi Wakapolda Jatim serta Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Senin (9/8/2021) siang, memimpin langsung serah terima jabatan yang dilaksanakan di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur dengan Prokes ketat.

Ada sebelas pejabat polda jawa timur berikut kapolres/ta jajaran polda jatim yang mengikuti serah terima jabatan.

Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, sebelumnya sebagai Kapolrestabes Surabaya akan menempati jabatan barunya sebagai Wakapolda Sulut, sedangkan jabatan Kapolrestabes Surabaya diisi oleh Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagrenmin Divkum Polri.

Kombes Pol Asep Irpan R, Kasubditbintibsos Ditbintibmas Korbinmas Baharkam Polri saat ini menjabat Dirbinbmas Polda Jatim

Kombes Pol dr. Hisbulloh Huda, sebelumnya menjabat Kabiddokkes Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Madya Tk. II Pusdokkes Polri

Sedangkan Kombes Pol dr. Erwin Zainul Hakim, yang sebelumnya Kabiddokkes Polda NTB, dalam jabatan barunya saat ini sebagai Kabiddokkes Polda Jatim

AKBP Leonard M. Sinambela, yang sebelumnya Kapolres Blitar Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Wakapolresta Tangerang Polda Banten. Sedangkan Kapolres Blitar dijabat oleh AKBP Adhitya Panji Anom, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubditregident Ditlantas Polda Jatim.

AKBP Festo Ari Permana, yang sebelumnya menjabat Kapolres Magetan Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Kasubbagrenmin Dittipideksus Bareskrim Polri

Sedangkan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Jatim Polda Jatim diangkat sebagai Kapolres Magetan Polda Jatim

AKBP Ganis Setyaningrum, sebelumnya Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Kasubbagdalgar Bagren Rorenmin Bareskrim Polri

Sedangkan AKBP Anton Elfrino Trisanto, yang sebelumnya Kabagops Polrestabes Surabaya Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, dalam sambutannya mengatakan, kepada seluruh pejabat yang dilantik agar secepat mungkin beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru, seperti Kapolres/ta jajaran Polda Jawa Timur yang baru

“Dan untuk sedini mungkin mengerti dan memahami situasi dan kondisi kamtibmas di wilayahnya,” kata Kapolda Jatim, saat berikan sambutan, Senin (9/8/2021).

Kepada pejabat yang lama, kata dia, diucapkan terima kasih dan apresiasi atas dedikasinya selama ini telah memberikan kontribusi yang terbaik untuk kebaikan Polda Jawa Timur.

Sementara mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dan sebagai penyegaran dalam tubuh organisasi Polri. Mutasi jabatan dalam tubuh Polri merupakan kebutuhan organisasi serta bagian dari Kebijakan Program Kapolri dalam hal yang siap melaksanakan transformasi menuju Polri yang “Presisi” (Preditif – Responsibilitas – Transparansi  Berkeadilan).(***)

Daerah

Percepat Herd Immunity, Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi Merdeka di Kodam V Brawijaya

BERIMBANG.com Percepatan herd immunity, Forkopimda Jawa Timur gelar vaksinasi Merdeka yang berlangsung di lapangan Kodam V Brawijaya, pada Senin (9/8/2021). Serbuan vaksinasi kali ini khusus untuk tahap dua dan ditargetkan 20.000 dosis dapat terlaksana.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Kajati Jatim Mohamad Dofir, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, beserta Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, mengecek berlangsungnya vaksinasi yang dibagi di tiga titik, diantaranya di Stadion Brawijaya, Gedung Balai Prajurit, dan Lapangan Kodam V Brawijaya.

Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka ini diperuntukan bagi masyarakat kota Surabaya dan sekitarnya yang melaksanakan vaksin tahap ke dua dengan capaian target vaksin sebanyak 20.000 dosis vaksin.

Kegiatan vaksinasi ini didukung dengan Tenaga kesehatan gabungan Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya, TNI dan Polri. Dukungan Vaksinator Polri sebanyak 22 personel dan Polwan untuk membantu pengamanan sebanyak 15 personel.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, ini sebagai bagian dari apresiasi daerah-daerah yang sudah menggenjot luar biasa.

“Kota Surabaya ini targetnya 2.9 juta target sasaran vaksinasinya. Jadi kalau per hari ini sudah 71.58% itu adalah sebuah prestasi yang luar biasa, dari kerja sama seluruh elemen strategis, termasuk hari ini adalah jawaban dari beberapa hari kemarin, warga Surabaya yang sudah divaksin dosis pertama menunggu dosis kedua,” terang Gubernur Jatim dihadapan awak media.

Gubernur menambahkan, dengan kekompakan Forkopimda Jatim akan memaksimalkan seluruh ikhtiar untuk bisa memastikan bahwa target sasaran itu bisa mendapatkan vaksinasi sesegera mungkin.

Sementara itu Panglima V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto menambahkan, vaksinasi hari ini sekitar 20.000 orang dibagi di tiga titik di Makodam V Brawijaya.

“Karena tempat di sini cukup luas sehingga secara serentak puluhan ribu pun masih bisa memungkinkan dan tetap mengutamakan protokol kesehatan,” ucap Pangdam V Brawijaya.

Lebih lanjut Mayjend TNI Suharyanto mengatakan. Yang dilaksanakan pagi ini adalah vaksinasi dosis kedua. Ini salah satu jawaban dari kekhawatiran beberapa masyarakat Jawa Timur yang menanyakan kapan diberikannya vaksinasi dosis kedua.

“Nah hari ini kita laksanakan secara masif namun sebelumnya beberapa hari yang lalu juga sudah dilaksanakan,” Katanya, usai meninjau jalannya vaksinasi bersama Forkopimda.

“Intinya kegiatan ini dilaksanakan secara bersama-sama karena kami seluruh aparat pemerintah Jawa Timur, TNI Polri ini mendukung sepenuhnya kebijakan dan program-program Ibu Gubernur Jawa Timur dan seluruh pemerintahan Kabupaten Kota untuk mendukung suksesnya vaksinasi ini,” papar Pangdam.

Selain itu, Pangdam V Brawijaya menghimbau kepada masyarakat Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya, tidak perlu khawatir dalam pelaksanaan vaksinasi ini, tetap yakin bahwa semua akan dilakukan vaksinasi.

“Hari ini jangan panik, jangan ragu, yakin bahwa vaksinasi dosis kedua akan dilaksanakan, dan yang pertama yang belum juga kita laksanakan, kita bagi tugas tentunya semuanya di bawah arahan Ibu Gubernur Jawa Timur,” pungkasnya Mayjend TNI Suharyanto.(***)

Daerah

Forkopimda Jatim melaksanakan vaksinasi berbasis komunitas Kampus di UPN Surabaya

BERIMBANG.com Dalam rangka mendukung program vaksinasi pemerintah, guna membentuk herd immunity, Forkompimda Jawa Timur melaksanakan vaksinasi berbasis perguruan tinggi, di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim, di kawasan Gunung Anyar Surabaya, pada Sabtu (7/8/2021).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kajati Jatim Mohammad Dofir, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan, PLH Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono, didampingi Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Rektor UPN mengecek pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Vaksinasi yang berlangsung di UPN ini merupakan kolaborasi antara Forkopimda Jatim dan Forkopimda Kota Surabaya, serta Kepala dinas Pendidikan Jatim yang mengkoordinasikan komunikasi dengan perguruan tinggi, yang menjadi mitra di dalam proses percepatan vaksinasi. Dalam kegiatan ini Ditargetkan 5000 peserta dapat divaksin.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, percepatan vaksinasi ini tenaga kesehatannya dari Walikota Surabaya dan Vaksinnya dari Pemprov Jatim.

“Seluruh jajaran Kampus di Surabaya membangun sinergitas yang luar biasa, support dari Kapolda Jatim, dari Pangdam V Brawijaya, inilah bentuk guyub rukun,” ucap Khofifah saat melakukan kunjungan di UPN Surabaya.

Khofifah juga mengatakan bahwa semua punya tugas yang sama, untuk memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat, antara lain saat pandemi covid seperti sekarang, melakukan percepatan vaksinasi.

“Saat pandemi covid seperti sekarang sama-sama mengajak warga supaya tetap menjaga disiplin protokol kesehatan,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur mengatakan. Kampus bisa segera melakukan perkuliahan tatap muka jika PPKM-nya terus menurun. Kalau level 4 turun level 3, turun level 2, turun level 1, vaksinasinya jalan, protokol kesehatannya jalan, maka pembelajaran tatap muka bisa dimulai, perkuliahan tatap muka juga bisa dimulai, maka SDM berkualitas bisa kita wujudkan bersama.

“Tentu kita berharap dunia usaha, dunia industri, dunia kerja, juga bisa cepat pulih kembali,” ujarnya di dampingi Forkopimda Jatim.(***)

Daerah

Forkopimda Genjot Serbuan Vaksinasi di Jatim

BERIMBANG.com Sebagai upaya percepatan herd immunity khususnya di lingkungan industri di Jawa Timur, Forkopimda Jawa Timur terus melakukan pengecekan serbuan vaksinasi Merdeka di berbagai daerah di Jatim. Seperti yang dilakukan pada Sabtu (7/8/2021) di PT Maspion, Buduran Sidoarjo.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kajati Jatim Mohammad Dofir, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan, PLH Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono, Forkopimda Sidoarjo dan Ketua DPD I KSPSI Jatim Ahmad Fauzi, BPJS Ketenagakerjaan serta jajaran Direksi PT Maspion Unit II Sidoarjo.

Serbuan vaksinasi ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang didukung oleh BPJAMSOSTEK dan PT Maspion Unit II bersama Pemkab Sidoarjo.

Sementara, vaksinasi yang menggunakan jenis Astra Zeneca ini diikuti oleh sekitar 7.500 pekerja industri padat karya di Kabupaten Sidoarjo, dan melibatkan 100 tenaga kesehatan, yang diselenggarakan mulai tanggal 7 hingga 10 Agustus 2021.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, vaksinasi yang melibatkan kolaborasi elemen strategis ini merupakan kegiatan partnership dalam rangka proses percepatan vaksinasi, diharapkan dapat dilakukan seluruh industri padat karya, sebagai salah satu langkah untuk melakukan percepatan vaksinasi.

“Jadi kembalinya seluruh kegiatan ekonomi kita akan sangat banyak ditentukan oleh melandainya dan makin terkendalinya Covid-19. Nah, hulunya adalah tetap menjaga protokol kesehatan dan mempercepat vaksinasi,” tegas orang nomor satu di Jatim ini.

Selain itu, Khofifah menghimbau agar daerah-daerah sentra industri terutama industri padat karya, agar sesegera mungkin melakukan  percepatan vaksinasi, agar sektor ekonomi dapat kembali berjalan normal.

Khofifah juga menjelaskan, suasana kondusif ini tidak terlepas dari kekompakan Forkopimda Provinsi Jatim maupun Kabupaten/Kota.

“Terima kasih Pak Kapolda, terima kasih Pak Kajati, Terima kasih Pak Kasdam, salam hormat untuk Pak Pangdam. Kebersamaan ini memberikan suasana yang kondusif dan PMDN di Jawa Timur, pada Triwulan kedua kemarin tertinggi di Indonesia. Juga tentu adalah Pak Bupati, Pak Dandim, dan Pak Kapolres Sidoarjo juga menjadi bagian yang  menyatu dari jaminan suasana yang kondusif untuk berinvestasi,” kata Khofifah.

Lebih lanjut Gubernur Jatim menekankan, percepatan vaksinasi di industri padat karya menjadi hal yang sangat penting. Khofifah juga kembali berpesan agar masyarakat melakukan percepatan vaksinasi agar tercipta suasana konduksif.

“Ayo segera sampaikan percepat vaksinasi dan bangun suasana yang kondusif tetap. Jaga protokol kesehatan,” imbuh Khofifah.

Dikesempatan yang sama, Gubernur Khofifah menyampaikan dari 31 juta dosis vaksin yang tersebar di Jawa Timur, saat ini terdapat 3 Kota yang memiliki prosentase vaksinasi tertinggi.

“Yang paling mendekati Kota Mojokerto. Dimana Kota Mojokerto  saat ini sudah mencapai 94 persen dari sasaran. Kedua Surabaya hampir 71 persen, lalu disusul kota Kediri,” terang Khofifah.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan, jumlah tersebar merupakan hitungan secara presentatif. Namun, jika untuk hitungan kumulatif saat ini vaksinasi tertinggi dicapai oleh Kota Surabaya. Karena herd immunity prosentase dari sasaran.

Disisi lain, Gubernur Jatim juga menjelaskan, pendistribusian vaksin yang merupakan salah satu program akselerasi herd imunity, khususnya pada industri padat karya serta kampus-kampus di Jatim merupakan jatah kuota dari 5 persen dari distribusi yang diperuntukan bagi Provinsi Jatim.(***)

Daerah

Ketua PW NU Jatim KH. Marzuqi Mustamar Ajak Masyarakat Sukseskan Program Vaksinasi

BERIMBANG.com Forkopimda Jawa Timur, pada Sabtu siang (7/8/2021) melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Merdeka berbasis komunitas Pensantren di Pondok Pesantren (Ponpes) Sabillurrosyad Gasek, Malang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Kapoksahli Kodam V Brawijaya, Danlanud Abd Rahman Saleh Malang, Sekda Prov, Pejabat Utama Polda Jatim dan Para Kapolres se Malang Raya, Selain itu  Forkopimda kota Malang juga turut mendampingi kunjungan vaksinasi ini.

Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka dengan target pengurus Ponpes dan santri di lingkungan Pondok Pesantren, dengan dosis vaksin sebanyak 425 dosis, dengan tenaga vaksinator dari Polresta Malang kota sebanyak 9 personel.

Dalam kegiatan ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta selain berikan bansos berupa beras 1 Ton serta sembako dan 3000 buah masker, dalam kesempatan ini juga memberikan bantuan berupa 250 buah Al-Quran untuk para Santri yang diserahkan kepada Pengurus dan perwakilan santri di Ponpes Sabillurrosyad Gasek, Kota Malang.

Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad, KH Marzuqi Mustamar, yang sekaligus juga ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim ini mengucapkan banyak terimakasih, karena telah mendapatkan barokah, semoga dapat bermanfaat dan mendapat keberkahan.

Selain itu, KH Marzuqi juga mengajak kepada masyarakat Jawa Timur dari golongan apa saja, Agama apa saja, suku apa saja, mazhab apa saja, mari bersama-sama mendukung program vaksinasi pemerintah.

“Kepada masyarakat, kami himbau ayo kita sukseskan vaksin ayo kita dukung vaksinasi massal, dengan vaksin insyaallah kita melindungi diri kita juga, melindungi orang lain, kalau kita enggak mau divaksin bisa jadi kita yang terpapar, dan setelah kita terpapar enggak ngerti karena OTG, tahu-tahu OTG ke sana, ke mari, menularkan virus itu kepada orang lain,”

“Dengan tidak divaksin orang itu bisa membahayakan dirinya juga bisa membahayakan orang lain,” papar pengasuh Ponpes Sabilurrosyad.

Menurut KH Marzuqi Mustamar, bahwa vaksin itu halal, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar sudah menyatakan halal, MUI pun secara resmi menyatakan halal.

“Darul Ifta Mesir Al-Azhar yang alim-alim, profesor-profesor, mereka menyatakan halal. Fatwa dari Saudi arabia, Uni Emirat Arab juga menyatakan vaksin halal, lalu masyayikh besar-besar, Kyai Lirboyo dan Kyai top-top, Beliau-beliau bersedia divaksin,” tandasnya

“Berarti menurut beliau vaksin itu halal dan aman. Makanya kepada para masyarakat warga Jawa Timur yang masih meragukan vaksin, enggak usah ragu. Kyai yang lebih alim mau divaksin, Ulama top-top Indonesia maupun internasional memfatwakan vaksin Aman, halal, dan mubah,” tambahnya Kyai Marzuqi didampingi Forkopimda Jatim.(***)

Daerah

Forkompimda Jatim Cek Serbuan Vaksinasi di Stadion Gajayana Malang

BERIMBANG.com Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kapoksahli Kodam V Brawijaya, Wakil Ketua DPRD Jatim, Sekda Prov, para Kapolres Malang Raya dan Forkopimda kota Malang melakukan pengecekan serbuan vaksinasi di Stadion Gajayana Malang, pada Sabtu (7/8/2021).

Vaksinasi yang berlangsung di Stadion Gajayana dilaksanakan dalam dua hari Sabtu dan Minggu ini , mentargetkan sebanyak 30.000 dosis vaksin, dengan dibantu 620 Tenaga Kesehatan (Nakes).

Masyarakat bisa mendaftar melalui online maupun datang langsung di lokasi, dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berharap, bahwa aglomerasi Surabaya, aglomerasi Malang, sama-sama berseiring percepatan vaksinasi bisa dilakukan. Maka kerja bareng kolaboratif sinergitas di antara seluruh stakeholders menjadi sangat penting.

“Jadi serbuan vaksinasi ini namanya juga serbuan, maka yang divaksin dalam Jumlah yang cukup besar dibanding dengan biasanya. Karena memang kita membutuhkan percepatan vaksinasi terutama di aglomerasi Malang,” ucapnya.

Untuk memonitor jumlah peserta vaksinasi, bisa dilihat di digital check yang sudah terpasang di lokasi, digital check ini menjadi penting untuk bisa menghitung target.

“Kalau target hari ini katakan lima belas ribu apa sepuluh ribu bisa dilihat flow-nya harus masuk distribusi vaksin yang masuk vaksinatornya di mana, yang divaksin gimana, saya rasa bisa termonitor dengan lebih mudah,” terang Gubernur Jatim.

Khofifah juga menyampaikan, program percepatan di Aglomerasi Malang Raya ini akan bisa terwujud, pencapaiannya bisa lebih cepat kalau masing-masing melakukan sinergi dan kolaborasi secara lebih komprehensif.

“Ini adalah salah satu titik hulu yang dilakukan, vaksinasi ini titik hulu yang tidak kalah pentingnya adalah tetap jaga protokol kesehatan, tetap pakai masker, tetap menjaga jarak, tetap kurangi mobilitas, kurangi interaksi, sampai kemudian PPKM level 4 ini turun, dan kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan Semua bisa kita lakukan seperti dulu,” tandasnya, didampingi Kapolda Jatim beserta Forkompimda Kota Malang.

“Jadi menurunkan PPKM levelnya menjadi level 3, level 2, sampai level 1, sehingga pendidikan bisa kita lakukan kegiatan Dudika, (dunia usaha, dunia industri, dunia kerja) tidak bisa kita maksimalkan, ini bisa kita lakukan setelah PPKM levelnya bisa kita turunkan tentu dengan ikhtiar bersama-sama seperti ini,” pungkasnya Gubernur Jatim.

Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksda TNI Iwan Isnurwanto menambahkan, bahwa keberadaan Forkopimda Jatim, Forkopimda Kota Malang, sangat membantu mendukung pelaksanaan ini.

“Kami bersama-sama kurang lebih dua minggu melaksanakan persiapan ini, dengan tenaga kesehatan kalau dijumlah seluruhnya kurang lebih ada 620 mulai dari petugas screening, vaksinator, asisten, dan lainnya,” tambah Pangkormada II.(***)

Depok

Program Unggulan Depok Smart City Tahun 2021

BERIMBANG.com, Depok – Kota Cerdas atau lebih dikenal dengan Smart City merupakan upaya-upaya inovatif yang dilakukan suatu kota dalam mengatasi berbagai persoalan dan meningkatkan kualitas hidup manusia dan komunitas setempat. Kota Cerdas juga merupakan konsep pengelolaan semua potensi sumber daya kota secara efektif dan efisien dalam menyelesaikan tantangan dan memenuhi berbagai kebutuhan, melalui manajemen inovasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Untuk meningkatkan kualitas pembanguan Kota Depok, serta meningkatkan layanan publik maka Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah mencanangkan penyelenggaraan Depok Smart City. Yang menjadi kunci utama pengembangan Depok Smart City adalah inovasi yang dituangkan dalam Rencana Strategis dan Rencana Kerja Perangkat Daerah untuk, menjamin keberlangsungan implementasinya. Keterhubungan antara dimensi Depok Kota Cerdas dalam Misi, Strategi/Kebijakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026 dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. Smart Governance yaitu upaya membangun infrastruktur digital untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pelayanan publik, melaksanakan reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan fasilitas pelayanan publik, pemanfaatan teknologi informasi dan integrasi data serta pengembangan kebijakan pengelolaan pemerintahan yang partisipatif.
  2. Smart Economy yaitu upaya peningkatan daya saing ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, WUB sektor industri kreatif, pengembangan UMKM, pariwisata dan ekonomi kreatif, pertanian perkotaan melalui teknologi dan digitalisasi, menciptakan kesempatan kerja dengan konsep kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah kota dan masyarakat.
  3. Smart Living yaitu upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang berkualitas, aman, ramah, nyaman, terintegrasi, dan berkelanjutan.
  4. Smart Society yaitu upaya meningkatkan aksesisibilitas layanan pendidikan, kesehatan. kualitas dan kuantitas sumber daya keluarga, tata kelola kebudayaan, pemahaman keagamaan, kebhinekaan, trantibum dan perlindungan masyarakat.
  5. Smart Environment yaitu upaya meningkatkan akses terhadap sarana dan prasarana air limbah, kualitas dan kuantitas layanan jaringan air bersih, mengendalikan pencemaran lingkungan, meningkatkan cakupan pengelolaan sampah dengan melibatkan peran serta masyarakat dan pemanfaatan teknologi.
  6.  Smart Branding yaitu upaya mengemas sumber daya dan program-program dari semua dimensi menjadi branding Kota Depok.

Program unggulan Depok Smart City tahun 2021 juga telah berupaya memastikan keberlangsungan program agar manfaat baiknya dapat dirasakan oleh masyarakat. Seperti Badan Keuangan Daerah (BKD) dengan Program Easy Tax, program yang memudahkan warga Depok melakukan pendaftaran wajib pajak, pelaporan omzet pajak, serta pembayaran pajak. Selain mempermudah Wajib Pajak (WP) membayar pajak, program ini juga bisa mencegah potensi kecurangan, sebab WP yang memanfaatkan program ini, tidak perlu datang ke kantor BKD sehingga tidak ada pertemuan tatap muka antara petugas dengan WP.

Lalu saat pandemi Covid-19 untuk mengakomodir warga Depok yang terdampak, Dinas Kesehatan meluncurkan Program Pusat Informasi Covid-19 Kota Depok (PICODEP). Aplikasi Picodep berisi data terkini mengenai perkembangan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG) setiap harinya sesuai dengan nama dan alamat yang bersangkutan.Data-data ini bersumber dari bank data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19, Call Center 112, layanan kegawatdaruratan 119 yang telah terverifikasi.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan miliki program Zero Waste, program yang mengelola sampah dari hulu ke hilir seperti pemilihan sampah, layanan jemput sampah terpilah, pengelolaan ulang sampah menjadi produk yang bernilai atau fungsional seperti paving blok, pengelolaan sampah organic dengan metode maggot dan vermicomposting. Lalu mengelola sampah plastik dengan mesin, penyediaan platform digital, revitalisasi TPA, perlombaan RW terbersih, dan penyediaan TIM reaksi cepat sampah.

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dengan Program Decomart, program yang mengintergrasikan usaha koperasi utamanya yang bergerak di bidang perdagangan, dengan tujuan untuk memperluas jaringan usaha dan pasar. Serta menyediakan platform digital pembelanjaan transaksional, serta membantu pemasaran produk lokal.

Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, dan Keluarga (DPAPKM) dengan Program Sekolah Ayah Bunda (SAB). SAB merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota

(Pemkot) Depok dalam memperkuat ketahanan keluarga di Kota Depok. Pada tahun ini SAB diketahui untuk katagori umum, sudah memasuki angkatan yang ke-tiga sedangkan SAB untuk para orang tua yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), tahun 2021 pertama kali diadakan.

Serta program City Tour milik Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwsata yaitu program mengunjungi lokasi-lokasi di Kota Depok yang memiliki nilai atau tema tertentu sebagai bagaian dari promise kota. Antara lain heritage city tour, mengunjungi lokasi cagar budaya dan tempat-temat bersejarah, Jelajah Setu, megunjungi setu-setu yang ada di Kota Depok, serta Ikon Depok, mengunjungi lokasi-lokasi yang menjadi ikon Kota Depeok seperti alun-alun, balaikota, dan masih banyak lagi.

Selain itu seiring dengan perkembangannya, Kota Cerdas membutuhkan kolaborasi dari unsur pemerintahan, akademisi, praktisi, dan masyarakat, sehingga dibentuklah Dewan Kota Cerdas. Dewan Kota Cerdas diketahui berfungsi sebagai pengelola Depok Kota Cerdas merupakan wadah partisipasi antar sektor dan antar elemen dalam melakukan percepatan pembangunan dan pelaksanaan Kota Cerdas.**

DaerahJakarta

Tingkatkan Imun Cegah Covid, Lapas Narkotika Jakarta Gelar Pekan Olahraga Kesenian

BERIMBANG.com Mencegah penularan virus Covid-19 dengan meningkatkan imun & daya tahan tubun melalui olahraga dilakukan Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Narkotika Jakarta yang menggelar pekan olahraga kesenian bagi Petugas dan Warga Binaaan,

Penerapkan protokoler kesehatan wajib dalam pelaksanaannya. Salah satu kegiatan yang sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun atau HUT RI ke 76, dengan tema ‘merdeka jiwa raga, merdeka dari pandemi menuju Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh’.

Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Bambang Wijanarko memimpin apel pembukaan yang diikuti oleh seluruh petugas dan warga binaan Lapas Narkotika Jakarta, di Lapangan Hijau Lapas Narkotika Jakarta. Jum’at (06/08/2021).

“Pada hari ini kita akan membuka kegiatan pekan olahraga dalam rangka ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 76, Semoga Tuhan yang maha Esa senantiasa memberikan rahmat dan ridhonya kepada kita semua,” kata bambang.

“Pada kesempatan ini pula, saya mengajak seluruh keluarga besar lapas narkotika jakarta selalu melaksanakan olahraga secara rutin dan teratur, baik petugas maupun warga binaan, sehingga dapat meningkatkan imun kita sehingga terhindar dari virus corona yang saat ini sedang melanda indonesia,” ucapnya.

Penghujung kegiatan ditutup dengan doa bersama dilanjutkan dengan olahraga bersama petugas dan Warga Binaan.(*)