Penulis: admin berimbang

Daerah

Tutup Turnamen Pencak Silat, Kapolda Jatim Berharap Tak Ada Lagi Konflik Antar Perguruan Silat

BERIMBANG.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim, serta Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jatim, Senin (29/11/2021) menutup

turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim, yang digelar selama empat hari di gedung Mahameru Mapolda Jatim.

Tujuan diselenggarakannya turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim 2021 ini, untuk meminimalisir terjadinya konflik antar perguruan silat, dan mencari pesilat-pesilat muda yang berprestasi.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan, nantinya turnamen ini akan terus diselenggarakan setiap Tahun dan akan berkoordinasi dengan Kapolres jajaran untuk melaksanakan pertandingan serupa.

“Kedepan kami akan selalu berkoordinasi untuk dapat melaksanakan tiap tahun kejuaraan ini. Bahkan nanti di Kabupaten /Kotamadya, saya minta para Kapolres berkoordinasi untuk dapat melaksanakan pertandingan serupa. Sehingga harapannya adik-adik mempunyai bakat, mempunyai talenta bisa ikut bertanding dan menjunjung sikap ksatria, sportif dan jujur,” tandasnya.

Kapolda juga berharap dengan adanya pertandingan ini, dapat menelurkan bibit-bibit yang baik, khususnya untuk Jawa Timur maupun untuk Indonesia, di kancah nasional maupun internasional.

“Kami juga membuka kesempatan untuk dapat ikut mendaftar sebagai anggota Polri dan kami akan usulkan ke Mabes Polri, apabila dari atlet-atlet ini ada yang berminat untuk menjadi Polisi di jalur prestasi. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan semoga ini dapat berlanjut terus,” ucapnya Kapolda usai menutup turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim.

Tak lupa Kapolda juga berterima kasih kepada seluruh peserta yang berasal dari 38 kabupaten /Kotamadya yang mengikuti turnamen ini, serta Dispora Jatim, Koni Jatim dan IPSI, atas terselenggaranya turnamen ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada ketua IPSI Jatim dan ketua perguruan silat maupun ketua KONI Jatim serta seluruh peserta maupun official yang telah ikut serta dalam acara ini sehingga sukses” ucapnya.

Sebanyak 2004 peserta dari 38 Kabupaten / Kotamadya di Jawa Timur telah mendaftar diri untuk mengikuti turnamen ini, namun hanya 291 yang lolos seleksi dan menuju turnamen pencak silat di tingkat Polda, melawan pesilat dari daerah lain di Jawa Timur, yang menghasilkan 4 Juara Wanita dan 4 Juara pria, dari 4 kelas yang di pertandingkan.

Berikut daftar pemenang Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim 2021.

Kontingen Putra.

Kelas D Juara I atas nama Arya Putra S. dari Sumenep.
Kelas D Juara II atas nama Ramadhani W. dari Trenggalek.
Kelas D Juara III atas nama Ega Ardra N. dari Mojokerto.
Kelas D Juara III atas nama Jordan Dawam C. dari Kediri.

Kelas E Juara I atas nama Muhammad Lutfian dari Gresik.
Kelas E Juara II atas nama Moch. Noval Firmansyah dari Surabaya.
Kelas E Juara III atas nama Yovi Lingga D.S. dari Pasuruan.
Kelas E Juara III atas nama M. Faishal Ramadhan S. dari Lamongan.

Kelas F Juara I atas nama Moh. Razief Syah dari Pamekasan.
Kelas F Juara II atas nama Mukhamad Rofiudin dari Kabupaten Pasuruan.
Kelas F Juara III atas nama Andrian Bayu N. dari Kabupaten Blitar.
Kelas F Juara III atas nama Kelvin Lauren E.P. dari Lamongan.

Kelas G Juara I atas nama Gilang Satriadi F. dari Trenggalek.
Kelas G Juara II atas nama Satria Bima J. dari Blitar Kota.
Kelas G Juara III atas nama Nanang Dwi Y.S. dari Tuban.
Kelas G Juara III atas nama Dimas Saputra dari Lamongan.

Kontingen Putri.

Kelas C Juara I atas nama Riska Devaijal dari Surabaya.
Kelas C Juara II atas nama Mega Angguning T. dari Kediri Kota.
Kelas C Juara III atas nama Mirna Rahayu M. dari Pacitan.
Kelas C Juara III atas nama Keyza Nasya K. dari Pasuruan.

Kelas D Juara I atas nama Adelia Yulirahadian dari Jember.
Kelas D Juara II atas nama Adinda Putri A. dari Surabaya.
Kelas D Juara III atas nama Nurul Shuhada dari Tuban Kabupaten.
Kelas D Juara III atas nama Nurul Aini dari Pamekasan.

Kelas E Juara I atas nama Julianastasia Hayu B. dari Kediri Kabupaten.
Kelas E Juara II atas nama Denok Tri Wahyuni dari Blitar Kabupaten.
Kelas E Juara III atas nama Noviyanti Sugiastuti dari Jember.
Kelas E Juara III atas nama Tita Nurwanda A. dari Malang Kabupaten.

Kelas F Juara I atas nama Berlian Anggun S.D. dari Tulungagung.
Kelas F Juara II atas nama Putri Amanda L.M. dari Lamongan.
Kelas F Juara III atas nama Vania Camelia dari Gresik.
Kelas F Juara III atas nama Najwa Azzahra N.R. dari Magetan.***

Bandung

Ikawa 3 Watukosek Pusdik Brimob Mengadakan Acara Reuni

BERIMBANG.COM, Bandung – Ikatan Keluarga Alumni Watukosek (Ikawa) angkatan 3 Pusdik Brimob lulusan 1984 mengadakan acara Reuni yang bertempat di Cafe Clasik diwilayah Kota Bandung, Minggu (28/11/2021) siang tadi.

Pantauan Berimbang.com, Hadir dalam acara Reuni Ikawa 3 tersebut dari mulai Anggota yang sudah Purnawirawan dan yang masih Aktif sebagi Anggota Polri yang bertugas di masing-masing berbagai wilayah. Acara tersebut juga merupakan temu kangen satu sama lainnya dengan mengenang masa-masa dulu saat menjalankan pendidikan di Pusdik Brimob Watukosek.

Acara yang di isi dengan pemotongan tumpeng dengan simbolis diberikan kepada anggota yang tertua dan termuda, serta pemberian santuanan.

Gus Fauzi Ali Hanafi, Salah satu Anggota Ikawa 3 mengatakan, Diadakannya Acara Reuni tersebut sangat penting sehingga silaturahmi terus terjalin.

“Diadakannya Reuni ini agar silaturahmi terus terjalin, dan ini juga merupakan suatu momen terpenting dalam mengenang masa lalu disaat menjalankan pendidikan di Watukosek sebagai Anggota Polri. Kami juga berharap semoga acara ini dari tahun ke tahunnya bisa dilaksanakan kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Predy yang juga sebagai Anggota Ikawa 3 menyampaikan, acara reuni tersebut yang di hadiri oleh para alumni dari Wilayah Jabar, Banten, dan DKI. Dalam acara reuni tersebut adapun pemberian santunan itu merupakan kepadulian Ikawa 3 Watukosek. ” Mudah – mudahan Ikawa Nusantara mengikuti jejak Ikawa 3 Wilayah Jabar, Banten, dan DKI,” ucapnya.

(Na)

Bogor

Vaksinasi Melebihi Target, Bupati Bogor: Harusnya Bisa Turun ke Level 1

BERIMBANG.com – Bupati Bogor, Ade Yasin ikuti kegiatan Kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi serentak secara nasional, di Pusbang SDM Aparatur Perhubungan Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Sabtu (27/11/2021).

Bupati Bogor menyatakan, seharusnya Kabupaten Bogor sudah bisa turun ke level 1, sebab berdasarkan data terbaru dari BPS bahwa jumlah penduduk Kabupaten Bogor saat ini berjumlah 5,24 juta penduduk,

jika dirasionalisasikan, menurutnya, dengan target vaksinasi berdasarkan jumlah penduduk terkini maka capaian vaksinasi di Kabupaten Bogor sudah melebihi target bahkan sudah mencapai 70%.

“Kemarin diskusi dengan Dinas Kesehatan dan Asisten ternyata vaksinasi kita kelebihan target karena target 4,2 juta itu dihitung dari 6 juta penduduk, sementara menurut survei terbaru BPS pada Agustus lalu hasil terakhir jumlah penduduk kita sebanyak 5,427 juta ketika hitung targetnya, seharusnya targetnya vaksinasi kita 3,78 juta penduduk yang harus divaksin,” ungkap Ade Yasin.

Menurut Ade Yasin, berdasarkan jumlah penduduk capaian vaksinasi di Kabupaten Bogor sudah 70% harusnya sudah bisa level satu.

Dirinya bahkan sudah membuat surat yang akan ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat sebagai Ketua Satgas Provinsi agar merevisi target vaksinasi Kabupaten Bogor.

“Kemarin waktu saya ke Jonggol di sana vaksinasi sudah 100% lebih dan di beberapa kecamatan memenuhi target dan sekarang kami semakin sulit mencari orang yang harus divaksin karena rata-rata sudah,”

“Kalau kita tetap ditarget 4,2 juta agak sulit karena itu artinya sudah hampir 100%, jadi harus direvisi jumlah penduduk, dirasionalisasikan dengan jumlah target,” terangnya.

Kabupaten Bogor, Ade menjelaskan, sebetulnya sudah mencapai target 70%, target 4,2 juta penduduk itu mungkin berdasarkan data tahun 2018 dimana jumlah penduduk Kabupaten Bogor pernah berada di angka 5,9 juta penduduk.

Tetapi, kata dia, setelah pandemi banyak penduduk yang pindah karena adanya pembangunan strategis nasional seperti waduk, waduk saja ada dua, mungkin masyarakat pindah ke daerah lain seperti Sukabumi, Cianjur dan daerah lainnya.

Lalu mahasiswa banyak yang libur, pabrik banyak PHK sehingga banyak masyarakat yang pulang ke kampung halamannya masing-masing.

“Jadi ketika kami menerima survei terakhir dari BPS jumlahnya 5,427 juta penduduk, seharusnya dengan capaian vaksinasi sekarang, kita sudah level 1,”

“Kita sudah diskusi dengan Forkopimda dan membuat surat untuk disampaikan ke Kapolri, kami ingin ada perbaikan data. Surat akan kita kirim juga ke Gubernur tembusannya ke Pemerintah Pusat,” tegas Bupati Bogor.

Bupati Bogor menambahkan, seharusnya ada kelonggaraan dalam berusaha baik dari sektor ekonomi maupun pariwisata, tapi karena seolah-olah belum tercapai target 70% vaksinasi, jadi dianggap tidak memenuhi syarat.

Jika dihitung kembali Kabupaten Bogor sudah memenuhi syarat kelonggaran, karena sudah diatas dua juta lebih masyarakat Kabupaten Bogor yang divaksinasi.

“Revisi ini penting karena jangan sampai stuck di level 3, bahkan vaksinasi Lansia jika target 4,2 juta maka vaksinasi Lansia sudah 43%,”

“Kalau pakai data terbaru dari BPS, ada 780 ribu Lansia yang sudah divaksin artinya 50% Lansia sudah divaksin dan kita sudah memenuhi syarat ke level 1, ini akan kami ajukan juga suratnya,” jelasnya.

Meskipun, lanjut Ade, sudah mencapai target 70% vaksinasi, Pemkab Bogor akan tetap menjalankan vaksinasi agar seluruh penduduk Kabupaten Bogor yang memenuhi syarat semua tervaksinasi.

Ditempat yang sama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo baru saja melaksanakan kegiatan pengecekan terkait dengan vaksinasi yang dilaksanakan di wilayah Bogor salah satunya di Kecamatan Kemang.

Dalam kegiatan ini ia bertatap muka langsung dengan rekan-rekan yang melaksanakan vaksinasi di seluruh provinsi yang ada di Indonesia untuk memastikan bahwa target vaksinasi yang diharapkan oleh Presiden RI bisa mencapai angka 70% diakhir Desember ini betul-betul bisa tercapai.

“Karena kita ketahui bahwa saat ini kita akan menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru), dimana akan terjadi pergeseran masyarakat yang melaksanakan aktivitas kegiatan yang akan mudik, tahun ini diperkirakan akan ada 19 juta masyarakat yang akan melaksanakan rangkaian aktivitas kegiatannya,” jelas Kapolri.

Dirinya berharap dengan pengendalian laju Covid ini maka pertumbuhan ekonomi dan juga kegiatan baik itu nasional dan internasional yang akan dilaksanakan ke depan bisa berjalan dengan baik,

ini sangat penting katanya, sehingga hari ini dilaksanakan vaksinasi serentak secara nasional dengan target 1,1 juta sampai 1,6 juta. Ia berharap bisa tercapai khususnya di Kabupaten Bogor, karena merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Jawa Barat.

“Saya kira memang harus terus melaksanakan akselerasi sehingga kemudian target pencapaian di akhir Desember ini bisa kita capai,”

“Saya yakin kalau dengan semangat dari seluruh tim yang bertugas, antusias masyarakat yang tadi saya tanya beberapa orang semuanya tidak takut dengan vaksinasi, ini menjadi optimisme pencapaian target di wilayah Jabar dan Kabupaten Bogor, Indonesia secara umum bisa betul-betul tercapai,”

“Harus semangat terus laksanakan akselerasi dan wujudkan kekebalan imunitas yang dibutuhkan masyarakat sehingga masyarakat bisa melaksanakan aktivitas dengan baik dan tentunya ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” kata Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Daerah

Kapolda Jatim mengecek Akselerasi Vaksinasi Nasional di Ponpes Bangkalan

BERIMBANG.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Forkopimda Kabupaten Bangkalan, Sabtu (27/11/2021) melakukan pengecekan akselerasi vaksinasi yang digelar secara nasional dan serentak di seluruh Indonesia.

Untuk Jawa Timur, vaksinasi berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Rowiyah Macingan, Desa Langpanggang, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, dan terkoneksi secara virtual dengan kegiatan akselerasi Vaksinasi nasional di Bogor yang dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berharap, kepada seluruh jajarannya dapat mencapai 70%, dan saat ini sudah mencapai 70%, namun masih banyak yang masih di bawah 50%.

“Tentunya dalam kesempatan ini saya ingin bagaimana rekan-rekan yang masih dibawah target nasional agar betul-betul memanfaatkan waktu yang ada,” tandas Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Sebentar lagi kita akan masuk kepada situasi Nataru (Natal dan tahun baru), dimana akan ada banyak kegiatan. Baik kegiatan ibadah, kegiatan pergeseran masyarakat yang akan melaksanakan mudik, atau pergeseran masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan libur, dengan melaksanakan kegiatan di tempat berwisata,” paparnya.

Oleh karena itu, Kapolri mengingatkan bahwa hal tersebut tentunya akan berdampak terhadap meningkatnya angka, terkait dengan masalah laju pertumbuhan covid.

“Tentunya harapan kita tahun ini dengan akselerasi vaksinasi yang ada penjagaan dan penguatan terhadap sistem protokol kesehatan, kita harapkan tahun ini tidak terjadi lonjakan,” ujar Kapolri.

Sementara, pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di Ponpes Ar-Rowiyah Macingan, Kabupaten Bangkalan ini berjalan lancar, sebanyak 610 santri dan masyarakat antusias mengikuti vaksinasi nasional ini.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama PJU polda Jatim dan Forkopimda Kabupaten Bangkalan serta pimpinan Ponpes, secara langsung meninjau jalannya vaksinasi ini.

“Kami hadir disini untuk melaksanakan pengecekan vaksinasi yang di selenggarakan secara serentak di seluruh Jawa Timur, target 120.000 vaksinasi dapat tercapai, sedangkan untuk di Ponpes Ar-Roya ini target kami antara 600 sampai 700 dan sekarang masih berlangsung,” jelas Kapolda Jatim usai lakukan pengecekan vaksinasi.

Kapolda mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang hadir, baik dari TNI, Polri, dari Dinas Kesehatan, dari relawan, dan terlebih khusus Ponpes Ar-Rowiyah yang sudah menyiagakan tempat dan para santri-santriwati yang sudah melaksanakan vaksinasi.

“Kedepan mari kita terus bekerja sama di dalam melaksanakan program vaksinasi. ‘Eman vaksine wes onok ayo vaksin kabeh’. Karena kesehatan kita itu juga untuk kesehatan orang lain,” tutur Kapolda.

“Vaksinasi yang kita lakukan di kita juga berlaku untuk kekebalan orang lain. Jadi kalau kita sudah vaksin justru memberi kesehatan untuk orang lain,”

“Untuk itu saya mohon dukungan kepada seluruh pihak, khususnya para kiai yang ada di pondok pesantren, di seluruh Madura ini tolong dibantu. Sehingga program pemerintah bisa berjalan dengan baik,” pungkas Irjen Pol Nico Afinta saat di Ponpes Ar-Rowiyah Bangkalan.(***)

Jabodetabek

MTQ XXII Resmi Ditutup Sekda Kota Depok

BERIMBANG.com, Depok – Dengan mengusung tema,”Kita Wujudkan Insan yang Qur’ani di Masa Pandemi Menuju Kota Depok Maju, Berbudaya, dan Sejahtera, secara resmi MTQ XXII tingkat Kota Depok resmi ditutup oleh Sekda Kota Depok, Supian Suri.

Supian Suri mengucapkan selamat kepada kontingen Kecamatan Sawangan sebagai Juara Umum MTQ XXII Tahun 2021 di Limo, Depok. Juara Umum diraih oleh Kecamatan Sawangan, Juara Kedua oleh Cimanggis, dan juara ketiga oleh tuan rumah Kecamatan Limo.

Acara penutupan MTQ XXII Tahun 2021 dihadiri pula oleh Ketua DPRD Kota Depok, TM Yusufsah Putra, Ketua MUI Kota Depok, KH. Dimyati, Camat Sawangan, Anwar Nasihindan, dan tamu undangan lainnya.

Selaku pejabat Camat Sawangan, Anwar Nasihin mengatakan sangat bangga dan menganggap kemenangan Kecamatan Sawangan meraih Juara Umum merupakan sebuah bonus keberkahan dari proses latihan yang dijalani dengan penuh keihlasan.

“Alhamdulillah wasyukurillah, saya sangat bangga atas prestasi yang ditoreh oleh Kecamtan Sawangan yang saya pimpin sebagai Juara Umum pada MTQ XXII Tahun 2021, Juara atau prestasi merupakan bonus keberkahan dari proses latihan yang dijalani dengan penuh keikhlasan serta perjuangan yang disertai doa. Dan pada saat pelepasan kontingen, saya sampaikan pula agar peserta tampil terbaik, ikhlas, dan lebih taat dalam melaksanakan isi Alquran, InsyaAllah kalau itu dilaksanakan, prestasi terbaik pasti diperoleh. Berkat doa alim ulama dan kerjasama semua pihak, terutama LPTQ kecamatan sawangan,” tutur Anwar Nasihin.*

Daerah

Wadahi Pesilat Remaja, Kapolda Jatim Gelar Turnamen Pencak Silat

BERIMBANG.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta secara langsung memimpin upacara pembukaan turnamen Pencak Silat Remaja, Piala Kapolda Jatim, di gedung Mahameru Mapolda Jatim, pada Jum’at (26/11/2021).

Guna menampung aspirasi perguruan silat yang ada di Jawa Timur untuk meminimalisir terjadinya konflik antar perguruan silat, dan mencari pesilat-pesilat yang berprestasi.

Polda Jatim bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur, dan Ikaran Pencak Silat Indonesia (IPSI) menggelar Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim.

Dalam turnamen ini diharapkan dapat mencari bibit unggul yang dapat mewakili kontingen Jatim dalam pencak silat, dan diharapkan peserta dapat menjunjung tinggi sportifitas, memperkuat tali silahturahmi dan menghindari konflik antar perguruan pencak silat, serta sebagai sarana olahraga untuk menjaga imunitas dimasa pandemi covid-19.

Sebanyak 38 kontingen terdiri dari 304 pesilat dari berbagai perguruan silat, mewakili Polres Jajaran Polda Jatim mengikuti Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim, yang digelar selama 4 hari, dari tanggal 26 sampai dengan 29 November 2021.

Dari masing – masing Polres jajaran menghadirkan 8 kelas yang sudah melalui pertandingan seleksi tingkat kabupaten/kota di tiap-tiap Polres, yang terdiri dari 4 putra dan 4 putri.

Semua kategori tersebut memiliki batasan berat badannya masing-masing.

Untuk kategori remaja putra.
Kelas D mulai dari 51kg hingga 55kg.
Kelas E mulai dari 55kg hingga 59kg.
Kelas F mulia dari 59kg hingga 63kg.
Kelas G mulai dsri 63kg hingga 67kg.

Sedangkan kategori remaja putri.
Kelas C mulai dari 47kg hingga 51kg.
Kelas D mulai dari 51kg hingga 55kg.
Kelas E mulai dari 55kg hingga 59kg.
Kelas F mulai dari 59kg hingga 63kg.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, tujuan dari terselenggaranya kegiatan ini antara lain adalah untuk mewujudkan sportifitas, jiwa kesatria dan jujur.

“Karena kita ingin mengadakan pertandingan ini untuk sekaligus menjaga kamtibmas. Karena adik-adik mungkin berlatih perlu ada pertandingan menunjukkan prestasi,” ucap Kapolda Jatim.

“Harapannya kalau ada pertandingan-pertandingan, maka akan mengurangi tawuran antar adik-adik ini, sehingga ada wadah, menjadi wadah yang baik, wadah yang positif nantinya kalau ada yang berprestasi kami bisa juga nanti menjaring mereka sebagai anggota polisi,” tandasnya.

Kapolda juga berpesan kepada orang tua dan ketua perguruan Pencak Silat, untuk membina adik-adiknya dengan baik, untuk mewujudkan generasi yang tangguh.

“Pesan saya kepada orang tua, tolong kita bina adik-adik ini dan titip juga kepada ketua perguruan pencak silat, titip adik-adiknya dibina dengan baik, sehingga nanti mewujudkan generasi yang tangguh, untuk mewujudkan Jawa Timur yang lebih baik,” pesan Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga menyampaikan, kegiatan serupa akan diadakan setiap tahun, bekerja sama dengan IPSI dan Kadispora Jatim, untuk mewujudkan atlet – atlet yang dapat mewakili Jawa Timur pada khususnya dan indonesia pada umumnya, baik di pertandingan nasional maupun internasional.

“Kami bergabung dengan Ketua IPSI Jatim dan Kadispora Provinsi akan kami laksanakan tiap tahun, sehingga akan mewujudkan atlet-atlet yang tangguh, nanti bisa mewakili Jawa Timur, bisa mewakili Indonesia di pertandingan baik nasional maupun internasional,” ujarnya.

“Nantinya di daerah-daerah itu akan diadakan pertandingan juga. Jadi tidak hanya di provinsi, namun juga di Kabupaten Kotamadya,” tambah Kapolda Jatim usai membuka turnamen piala Kapolda Jatim.

Perlu diketahui, turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim ini sebelumnya telah dilakukan penjaringan di masing masing Polres jajaran 38 Kabupaten /kota, sebelum mengikuti turnamen di Mapolda Jatim.(***)

Jabodetabek

Kadin Jabar Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Miftah Sunandar Pimpin Kadin Depok

BERIMBANG.com, Depok – Sesuai prediksi banyak kalangan, Miftah Sunandar terpilih kembali secara aklamasi menjadi Ketua Kadin Kota Depok periode 2021-2026.

Pasca Muskota, Kadin Kota Depok diberikan waktu selama satu bulan untuk membentuk kepengurusan oleh Kadin Provinsi Jawa Barat.

“Saya ucapkan selamat kepada Miftah Sunandar, dan selamat bertugas. Tetap harus fokus meningkatkan perekonomian kerakyatan, dan harus mampu berkolaborasi dengan seluruh jajaran Pemkot Depok,” kata Ketua Kadin Provinsi Jawa Barat, Cucu Sutara usai melantik Miftah Sunandar sebagai Ketua Kadin Kota Depok periode 2021-2026 di Hotel Bumi Wiyata, Margonda, Depok, Kamis (25/11/2021).

Cucu Sutara menambahkan, Kegiatan Muskota ke-V Kadin Kota Depok berjalan lancar dan sukses. Pihak panitia telah melaksanakan salah satu amanat AD/ART Kadin dan undang-undangnya.

Miftah Sunandar selaku Ketua Kadin terpilih mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin kembali Kadin Kota Depok selama lima tahun kedepan, lancar dan suksesnya pelaksanaan Muskota, membuktikan seluruh anggota Kadin Kota Depok yang memiliki hak pilih dapat bergandengan tangan untuk membangun Kota Depok yang lebih baik lagi di masa mendatanh,” ujar Miftah Sunandar.

Lebih lanjut Miftah mengatakan, tugas dirinya selaku Ketua dan para pengurus adalah prioritas membangun kantor sekretariat Kadin Kota Depok yang diperkirakan akan menelan biaya mencapai 2 sampai 5 milyar. Pihak Pemerintah Pusat maupun provinsi sudah menyetujui, hanya tinggal menunggu titik lokasi lahan yang akan dibangun.

Miftah Sunandar juga berjanji akan terus mendorong para pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing usahanya dan memperluas jaringan pemasarannya.

“Bukan hanya UMKM saja, semua para pelaku.usaha juga akan dibantu, jika perlu kita akan membantu memberikan permodalan, termasuk juga bidang pemasarannya. Nanti akan ada pelatihan khusus untuk para pelaku UMKM,” pungkas Miftah Sunandar.*

Bogor

Rapat Paripurna Pemkab Bogor, Penyampaian Dua Raperda dan Dana Cadangan Pemilu

BERIMBANG.com – Rapat Paripurna Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bogor, penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 30 Tahun 2011 tentang Retribusi Perijinan Tertentu dan Raperda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten,

Serta Penetapan Persetujuan Bersama DPRD Kabupaten Bogor dengan Kepala Daerah Terhadap Raperda Tentang Pembentukan Dana Cadangan Penyelenggaraan Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2024, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Kamis (25/11/2021).

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengungkapkan bahwa ada dua Raperda dan penetapan persetujuan dana cadangan yang disampaikan.

Untuk dana cadangan, ia memastikan bahwa tahun 2024 Kabupaten Bogor siap melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah, sebagai bukti dengan mencadangkan dana pada tahun 2022 sebesar Rp50 milyar dan tahun 2023 sebesar Rp100 milyar artinya nanti dana cadangan sebesar Rp150 milyar dalam dua tahun.

Sehubungan, lanjut Iwan, telah terbitnya Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

Merujuk hal itu, kata dia, maka Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 30 tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu, perlu diubah dan disesuaikan.

“Materi pokok yang diatur dalam Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 30 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu antara lain objek retribusi persetujuan bangunan gedung, subjek retribusi persetujuan bangunan gedung, perhitungan nilai retribusi persetujuan bangunan gedung,” ungkap Wabup Iwan.

Wabup Iwan menambahkan, dalam rangka peningkatan laba usaha Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dari PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten,

Raperda tentang penyertaan modal Pemerintah Daerah Pada PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, katanya, perlu dilakukan penambahan penyertaan modal Pemerintah Daerah Pada PT. BPD jabar dan Banten,

berdasarkan ketentuan pasal 78 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Bahwa penyertaan modal daerah dapat dilaksanakan apabila jumlah yang akan disertakan dalam tahun anggaran berkenaan telah ditetapkan dalam Perda mengenai penyertaan modal daerah bersangkutan.

“Materi pokok yang diatur dalam Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, antara lain penyertaan modal dalam bentuk uang, tata cara penyertaan modal, hak dan kewajiban, bagian laba usaha serta pembinaan dan pengawasan,” terangnya.

Selain menyampaikan dua Raperda, Iwan mengurai, dilakukan penetapan persetujuan bersama DPRD Kabupaten Bogor dengan Kepala Daerah terhadap Raperda tentang Pembentukan Dana Cadangan Penyelenggaraan Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Bogor tahun 2024.

Itu dilakukan karena untuk membiayai kegiatan penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor tahun 2024 tidak dapat dibebankan pada satu tahun anggaran. Akan tetapi Pemerintah Kabupaten Bogor perlu mengalokasikan dana cadangan secara bertahap pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor tahun anggaran 2022 dan tahun anggaran 2023.

Berdasarkan ketentuan pasal 80 Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, pemerintah daerah dapat membentuk dana cadangan guna mendanai kegiatan yang penyediaan dananya tidak dapat dibebankan dalam satu tahun anggaran yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah.

“Raperda tentang Pembentukan Dana Cadangan Penyelenggaraan Pemilihan Umum Bupati Dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2024, mengatur antara lain penetapan jumlah dan sumber dana cadangan,”

“Dimana dana cadangan tersebut bersumber dari penyisihan atas penerimaan daerah, yang penggunaannya dibatasi untuk pengeluaran tertentu berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, untuk menunjang kelancaran penyelenggaraan Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Bogor tahun 2024,” papar Wabup.

Harapannya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan DPRD senantiasa terjalin erat, produktif dan saling mendukung dalam upaya bersama memenuhi amanah rakyat serta terwujudnya Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman dan Berkeadaban.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Bupati Bogor: Program Makmur Diharapkan dapat Memakmurkan Petani

BERIMBANG.com – Bupati Bogor, Ade Yasin bersama Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Kementerian Koodinator Bidang Perekonomian Erdiriyo lakukan Gerakan Tanam Padi Program Makmur di Desa Cibadak Kecamatan Tanjungsari, Kamis (24/11/2021).

Itu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memakmurkan petani Indonesia, terlebih saat ini memasuki puncak penanaman padi untuk wilayah timur yakni: Cariu, Jonggol dan Tanjungsari.

Ade Yasin mengatakan gerakan tanam bersama memang November-Desember ini merupakan waktu yang tepat untuk menanam padi dan ini adalah salah satu program percontohan makmur yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Tanjungsari.

“Program Makmur ini ternyata mampu menaikkan 40% produktivitas dari hasil petani yang saya kira baik untuk di implementasikan disini dan mudah-mudahahan ini juga dapat memperbaiki dan menambahkan penghasilan petani,” ungkapnya.

Menurutnya, kenaikan 40% merupakan kenaikan dari hasil panen pendampingan yang dilaksankan oleh petani gabungan baik dari BUMN, Kemenko bidang Perekonomian, juga pihak swasta yang dinamakan Program Makmur di tiga Kecamatan Tanjungsari, Jonggol dan Cariu.

“Mudah-mudahan Insyaallah meningkat, tapi jangan lupa setelah ada jangan beli dimana-mana, pokoknya beli di petani Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Selanjutnya, Deputi Keuangan Syariah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Erdiriyo berharap Kabupaten Bogor menjadi percontohan karena Bupati Bogor memiliki program Bogor Gercep yang melibatkan anak-anak milenial yang langkah dan aksinya sangat cepat.

Bahkan, kata Erdiriyo, di daerah lain belum ada yang mengimplementasikan, di Kabupaten Bogor sangat cepat aksinya, “Saya sangat berterima kasih, kami ucapkan selamat atas peluncuran Program Makmur, mari kita majukan usaha rakyat,” pujinya.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Diskominfo Ajak PPID Pembantu Se- Kabupaten Bogor Aktif Kelola Informasi

BERIMBANG.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, lakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Informasi Publik dan Pemuktahiran Konten Pada Website Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), di Aula Diskominfo Kabupaten Bogor, Rabu (24/11/2021).

Bimtek secara virtual dengan PPID Pembantu Dinas dan Kecamatan se-Kabupaten Bogor, untuk meningkatkan pelayanan keterbukaan informasi publik dan pemutakhiran konten web PPID Pembantu yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor.

Turut hadir dikegiatan tersebut, Kabid PIKP Ratih Purnamasari, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Ilham, Narasumber Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat Fathul Ulum, Narasumber Direktur Utama CV Gilang Solution Technology Asep Permana, dan jajaran pegawai Diskominfo Kabupaten Bogor.

Sekretaris Diskominfo Kabupaten Bogor, Nia Indrawathi mengungkapkan pentingnya mengelola informasi publik bukan hanya merupakan amanat dari Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28 f, tetapi informasi yang dikelola dengan baik akan berdampak dalam meningkatkan partisipasi dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, karena partisipasi dari masyarakat diperlukan untuk perbaikan pelayanan publik.

“Sesuai UU KIP Nomor 14 Tahun 2008 yang diamanatkan didalam pasal 9 & 10 tentunya kita wajib menyebarkan informasi publik dengan cara yang mudah dijangkau oleh masyarakat,”

“Salah satunya dengan memanfaatkan website, untuk itu melalui kegiatan ini kami lakukan sebagai upaya dalam membantu menyelesaikan kendala-kendala yang ada di setiap PPID Pembantu, agar kita bisa memberikan pelayanan informasi yang berkualitas, sehingga masyarakat pun yang membutuhkan informasi menjadi mudah, kita pun sebagai pengelola juga mudah,” tegasnya.

Nia berharap Bimtek ini dapat membantu para pengelola di tingkatan PPID Pembantu, agar selalu dapat memutakhirkan website yang menjadi tanggung jawabnya, dan dapat bekerja maksimal dalam pelayanan informasi publik sehingga Kabupaten Bogor akan mendapat nilai badan publik yang informatif.

Selanjutnya, Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat Fathul Ulum mengatakan, informasi adalah hak asasi manusia yang harus dipenuhi karena informasi dapat memberikan jaminan, peran aktif, pengetahuan, partisipasi masyarakat serta dapat mendorong terwujudnya pemerintahan yang baik, karena pemerintahan yang baik tidak terlepas dari keterbukaan informasi, transparan dan akuntabilitas.

“Kewajiban badan publik baik PPID utama dan PPID pembantu memiliki kewajiban menunjuk PPID, mengembangkan sistem informasi dan dokumentasi, menyediakan informasi secara akurat, benar dan tidak menyesatkan, baik informasi berkala, serta merta, ataupun setiap saat,” tandasnya.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)