BerandaDepokAl Azhar Margonda Disorot, Jari Pandawa: Depok Sedang Menabung Macet Baru?

Al Azhar Margonda Disorot, Jari Pandawa: Depok Sedang Menabung Macet Baru?

DEPOK, BERIMBANGCOM — Pembangunan Sekolah Al Azhar di kawasan Jalan Margonda Raya, Kota Depok, menuai sorotan tajam dari kalangan masyarakat sipil. Lokasi proyek yang berada di jalur utama dekat D Mall dan Eka Hospital dinilai berpotensi memperparah kemacetan kronis yang selama ini sudah membelit kawasan tersebut.

Ketua LSM Jaringan Pemerhati Anggaran dan Akuntabilitas Warga (Jari Pandawa), Gita Kurniawan, mempertanyakan ketegasan dan kualitas pengawasan Pemerintah Kota Depok terhadap pembangunan fasilitas pendidikan di jalan protokol.

“Margonda sudah padat sejak pagi hingga malam. Kalau sekarang ditambah sekolah besar dengan aktivitas antar jemput yang tinggi, masyarakat tentu khawatir muncul titik kemacetan baru,” ujar Gita, belum lama ini..

Menurutnya, sejumlah daerah memiliki aturan ketat terkait pembangunan sekolah di jalan utama atau kawasan protokol, karena berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.

Ia menilai, keberadaan sekolah skala besar di ruas jalan utama kerap memicu antrean kendaraan saat jam masuk dan pulang sekolah. Kondisi itu, kata dia, sudah terlihat di beberapa sekolah besar lain seperti kawasan Kemang, Kelapa Gading hingga Grand Depok City (GDC).

“Biasanya kendaraan parkir berjejer di pinggir jalan saat antar jemput siswa. Kalau tidak diantisipasi serius, dampaknya bisa panjang,” katanya.

Selain soal kemacetan, Gita juga menyinggung lemahnya pengawasan tata kelola pembangunan di daerah. Ia menilai pemerintah harus lebih transparan terkait proses perizinan, analisis dampak lalu lintas, hingga kajian lingkungan sebelum proyek berjalan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pengembang maupun Pemerintah Kota Depok terkait izin dan rekayasa lalu lintas untuk proyek pembangunan sekolah tersebut.

Warga berharap pembangunan fasilitas pendidikan tetap memperhatikan aspek kenyamanan publik dan tidak menambah persoalan baru di tengah kepadatan Kota Depok yang terus meningkat.

Iik

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments