BERIMBANG.com, Depok — Warganet di media sosial TikTok melontarkan kritik tajam terhadap berbagai kegiatan seremonial Pemerintah Kota . Mulai dari perayaan Lebaran Depok, kegiatan jalan sehat, hingga dugaan pungutan kepada kontraktor untuk acara HUT Depok menjadi sorotan publik.
Komentar-komentar bernada kritik itu ramai muncul dalam unggahan video yang membahas aktivitas pemerintahan dan agenda hiburan daerah. Warganet menilai pemerintah terlalu fokus pada kegiatan seremonial dibanding menyelesaikan persoalan mendasar warga seperti banjir, kemacetan, dan pembangunan infrastruktur.
Salah satu akun TikTok bernama Maulzy menyinggung dugaan adanya pungutan terhadap kontraktor demi membiayai kegiatan hiburan daerah.
“Kalau hura-hura dan keriaan aja cepat bahkan, seneng-seneng harus pungli minta-minta ke kontraktor untuk HUT Depok,” tulis akun @maulzy.
Sementara itu, akun @Indra Ananda mengkritik pelaksanaan Lebaran Depok yang disebut justru mengganggu aktivitas masyarakat karena digelar pada hari kerja.
“Lebaran Depok bikin macet, menghambat yang aktivitas, bukan diselenggarakan pas weekend, malah pas hari kerja,” komentarnya.
Nada serupa juga disampaikan akun @eman4sekawan yang menilai anggaran hiburan seharusnya dialihkan untuk penanganan banjir dan persoalan lingkungan.
“Sangat setuju, andai dananya dipakai untuk bereskan banjir dll lumayan, hiburan cukup dua kali lah,” tulisnya.
Kritik paling keras datang dari akun @Bie yang menilai belum ada gebrakan nyata dari pemerintah daerah selama dirinya tinggal di Depok.
“Depok isinya cuma senam, jalan sehat, lebaran. Saya tinggal di Depok belum terasa tuh apa gebrakannya,” ungkap akun tersebut.
Gelombang kritik ini mencerminkan meningkatnya tuntutan masyarakat agar pemerintah daerah lebih memprioritaskan program yang berdampak langsung terhadap kebutuhan warga dibanding agenda seremonial dan hiburan tahunan.
Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kota terkait berbagai kritik yang viral di media sosial tersebut.
Iik
