Bulan: November 2021

Daerah

Presiden RI Joko Widodo Meresmikan Bendungan Tugu dan Bendungan Gongseng di Kabupaten Trenggalek

BERIMBANG.com Trenggalek – Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Letjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, pejabat utama polda jatim serta Forkopimda Kabupaten Trenggalek Selasa (30/11/2021) siang mendampingi Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, meresmikan Bendungan Tugu dan Bendungan Gongseng di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Kegiatan diawali dengan Peninjauan Display Panel Bendungan Tugu dan Bendungan Gongseng yang dipandu oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan Sambutan Presiden Republik Indonesia dan Pernyataan Peresmian serta Penandatanganan prasasti sebagai tanda Peresmian Bendungan Tugu dan Bendungan Gongseng didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara/Sekretaris Kabinet, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Gubernur Jawa Timur, Bupati Trenggalek dan Bupati Bojonegoro.

Usai melaksanakan penandatanganan prasasti, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas bendungan dan dialog bersama perwakilan petani penerima manfaat Bendungan.

Bendungan ini sendiri memiliki kapasitas 9,3 juta meter kubik dengan luas area genangan mencapai 41,8 hektare. Proyek strategis nasional itu diproyeksikan akan mampu mereduksi potensi banjir di Trenggalek serta sebagai sarana irigasi untuk 1.200 hektare lahan.***

CianjurDaerah

Ratusan Komunitas Sepeda Meriahkan Komsos Kreatif Kodim 0608/Cianjur dalam Gowes Bareng

BERIMBANG.com – Ratusan komunitas gowes Cianjur mengikuti Gowes Bareng Kodim 0608/Cianjur, dalam rangka Komunikasi Sosial Kreatif, Sabtu 27 November 2021.

Kegiatan yang di dukung Cianjur Cyling Society (CCS), City Park dan para Komunitas gowes, mengambil tema ‘Membentuk SDM, Kreatif, Inovatif dan Adaptif’.

Diawali dengan registrasi peserta, para Goweser terlebih dahulu melakukan pemanasan dengan senam peregangan yang dipimpin Serka Tatang Kosasih.

Ditandai dengan pengangkatan bendera start yang dilakukan Kasdim 068/Cianjur, Mayor CHB R Khoiruloh Amin, ratusan goweser melakukan perjalanan mengelilingi Cianjur.

Rute yang ditempuh start di depan Makodim 0608/Cianjur jln. Siliwangi, – jln. Taipur Yusuf, jln. Ir.H.Djuanda, jln. KH. abdulah bin Nuh, jln. Perintis kemerdekaan (jebrod) jln. Arip Rachman hakim, jln dr.Mawardi, jln. HOS Cokroaminoto, jln Mangunsarkoro, jln.Adi Sucipta, jln.Aria Cikondang dan finish di Makodim 0608/Cianjur, dengan menempuh jarak sekitar 20 kilometer.

Dandim 0608/Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuryadi S.H., M.M, melalui Kasdim 0608/Cianjur, Mayor CHB R Khoirulloh mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini kita harus sering berolahraga untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap bahagia dan gembira.

“Gowes tak hanya untuk menyehatkan tubuh dan menambah imun, tetapi juga sarana menjalin komunikasi sosial, keakraban, dan kekeluargaan antara TNI dengan komunitas sepeda yang ada di kabupaten Cianjur,” ujarnya.

Ketua VOC Cianjur Edo Muchtar mengaku kegiatan gowes bareng sangat positif. Dirinya juga menyambut gembira dan berharap kegiatan tersebut bisa berlanjut dimasa akan datang. “Tentunya di situasi dan kondisi tidak pandemi,” ungkapnya.

Menariknya, para peserta juga diajak bergembira bersama sambil menikmati rute yang dilalui yaitu dalam kota kota Cianjur dan tetap mengedukasi peserta gowes untuk tetap mengutamakan protokol kesehatan.

(Pendim0608)

Bogor

Kunker Komite II DPD RI ke Kabupaten Bogor, Pengawasan Implementasi UU Nomor 1 Tahun 2011

BERIMBANG.com – Kunjungan kerja (Kunker) komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dalam rangka pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman ke Kabupaten Bogor.

Rombongan Komite II DPD RI diterima Wakil Bupati Bogor (Wabup) Iwan Setiawan di Ruang Serbaguna I, Setda Kabupaten Bogor, Senin (29/11/2021).

Penerimaan Kunker tersebut didampingi juga oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Ajat Rochmat Jatnika dan jajarannya.

Pada Kunker ini diadakan dialog mengenai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Perubahannya dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

“Kabupaten Bogor dipilih menjadi lokasi kunjungan kerja karena mengalami perkembangan yang cukup pesat terutama dalam aktivitas ekonomi di sektor jasa dan perdagangan akibat berkembangnya wilayah ‘kota mandiri,”

“Seperti Sentul City yang turut meningkatkan intensitas gerakan mobilitas penduduk dan aktivitas pembangunan perumahan dan kawasan permukiman juga semakin meningkat,” terang Iwan.

Selain berdialog dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan lainnya, Komite II DPD RI peninjauan lapangan untuk melihat langsung sejauh mana implementasi dari pelaksanaan undang-undang ini.

Wakil Ketua Komite II DPD RI, Lukky Semen menjelaskan, pada masa sidang ini, Komite II melakukan pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Perubahannya dalam Undang-Undang nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Pengawasan terhadap Undang-Undang ini, kata dia, dilakukan dalam bentuk Kunjungan Kerja di dua lokasi yaitu Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang Selatan.

Kunjungan kerja ini, lanjut Lukky, pertama membahas tentang Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Bogor oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) pada 2021 ini.

Penanganan RTLH tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor, bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, dan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kedua, soal rencana pembatasan perizinan baru untuk pembangunan perumahan, khususnya di Cibinong Raya, yang meliputi Kecamatan Cibinong, Sukaraja, Babakan Madang, Bojonggede, Tajurhalang, dan Kecamatan Kemang yang saat ini sedang dikaji oleh DPKPP Kabupaten Bogor,” jelas Lukky.

“Kami juga ingin mendapatkan masukan dari Pemerintah Kabupaten Bogor mengenai implementasi Undang-Undang No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Omnibus Law) di daerah khususnya berkaitan dengan persoalan perumahan dan kawasan pemukiman,” katanya

Dia menjelaskan telah diketahui bersama bahwa pada hari Kamis lalu, tanggal 25 November 2021, Mahkamah Konstitusi mengeluarkan putusan terhadap UU ini.

“Seluruh masukan dalam kunjungan kerja ini akan dicatat sebagai hasil pengawasan Komite II DPD RI Atas Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman,” pungkas Lukky.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Daerah

Tutup Turnamen Pencak Silat, Kapolda Jatim Berharap Tak Ada Lagi Konflik Antar Perguruan Silat

BERIMBANG.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim, serta Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jatim, Senin (29/11/2021) menutup

turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim, yang digelar selama empat hari di gedung Mahameru Mapolda Jatim.

Tujuan diselenggarakannya turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim 2021 ini, untuk meminimalisir terjadinya konflik antar perguruan silat, dan mencari pesilat-pesilat muda yang berprestasi.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan, nantinya turnamen ini akan terus diselenggarakan setiap Tahun dan akan berkoordinasi dengan Kapolres jajaran untuk melaksanakan pertandingan serupa.

“Kedepan kami akan selalu berkoordinasi untuk dapat melaksanakan tiap tahun kejuaraan ini. Bahkan nanti di Kabupaten /Kotamadya, saya minta para Kapolres berkoordinasi untuk dapat melaksanakan pertandingan serupa. Sehingga harapannya adik-adik mempunyai bakat, mempunyai talenta bisa ikut bertanding dan menjunjung sikap ksatria, sportif dan jujur,” tandasnya.

Kapolda juga berharap dengan adanya pertandingan ini, dapat menelurkan bibit-bibit yang baik, khususnya untuk Jawa Timur maupun untuk Indonesia, di kancah nasional maupun internasional.

“Kami juga membuka kesempatan untuk dapat ikut mendaftar sebagai anggota Polri dan kami akan usulkan ke Mabes Polri, apabila dari atlet-atlet ini ada yang berminat untuk menjadi Polisi di jalur prestasi. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan semoga ini dapat berlanjut terus,” ucapnya Kapolda usai menutup turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim.

Tak lupa Kapolda juga berterima kasih kepada seluruh peserta yang berasal dari 38 kabupaten /Kotamadya yang mengikuti turnamen ini, serta Dispora Jatim, Koni Jatim dan IPSI, atas terselenggaranya turnamen ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada ketua IPSI Jatim dan ketua perguruan silat maupun ketua KONI Jatim serta seluruh peserta maupun official yang telah ikut serta dalam acara ini sehingga sukses” ucapnya.

Sebanyak 2004 peserta dari 38 Kabupaten / Kotamadya di Jawa Timur telah mendaftar diri untuk mengikuti turnamen ini, namun hanya 291 yang lolos seleksi dan menuju turnamen pencak silat di tingkat Polda, melawan pesilat dari daerah lain di Jawa Timur, yang menghasilkan 4 Juara Wanita dan 4 Juara pria, dari 4 kelas yang di pertandingkan.

Berikut daftar pemenang Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim 2021.

Kontingen Putra.

Kelas D Juara I atas nama Arya Putra S. dari Sumenep.
Kelas D Juara II atas nama Ramadhani W. dari Trenggalek.
Kelas D Juara III atas nama Ega Ardra N. dari Mojokerto.
Kelas D Juara III atas nama Jordan Dawam C. dari Kediri.

Kelas E Juara I atas nama Muhammad Lutfian dari Gresik.
Kelas E Juara II atas nama Moch. Noval Firmansyah dari Surabaya.
Kelas E Juara III atas nama Yovi Lingga D.S. dari Pasuruan.
Kelas E Juara III atas nama M. Faishal Ramadhan S. dari Lamongan.

Kelas F Juara I atas nama Moh. Razief Syah dari Pamekasan.
Kelas F Juara II atas nama Mukhamad Rofiudin dari Kabupaten Pasuruan.
Kelas F Juara III atas nama Andrian Bayu N. dari Kabupaten Blitar.
Kelas F Juara III atas nama Kelvin Lauren E.P. dari Lamongan.

Kelas G Juara I atas nama Gilang Satriadi F. dari Trenggalek.
Kelas G Juara II atas nama Satria Bima J. dari Blitar Kota.
Kelas G Juara III atas nama Nanang Dwi Y.S. dari Tuban.
Kelas G Juara III atas nama Dimas Saputra dari Lamongan.

Kontingen Putri.

Kelas C Juara I atas nama Riska Devaijal dari Surabaya.
Kelas C Juara II atas nama Mega Angguning T. dari Kediri Kota.
Kelas C Juara III atas nama Mirna Rahayu M. dari Pacitan.
Kelas C Juara III atas nama Keyza Nasya K. dari Pasuruan.

Kelas D Juara I atas nama Adelia Yulirahadian dari Jember.
Kelas D Juara II atas nama Adinda Putri A. dari Surabaya.
Kelas D Juara III atas nama Nurul Shuhada dari Tuban Kabupaten.
Kelas D Juara III atas nama Nurul Aini dari Pamekasan.

Kelas E Juara I atas nama Julianastasia Hayu B. dari Kediri Kabupaten.
Kelas E Juara II atas nama Denok Tri Wahyuni dari Blitar Kabupaten.
Kelas E Juara III atas nama Noviyanti Sugiastuti dari Jember.
Kelas E Juara III atas nama Tita Nurwanda A. dari Malang Kabupaten.

Kelas F Juara I atas nama Berlian Anggun S.D. dari Tulungagung.
Kelas F Juara II atas nama Putri Amanda L.M. dari Lamongan.
Kelas F Juara III atas nama Vania Camelia dari Gresik.
Kelas F Juara III atas nama Najwa Azzahra N.R. dari Magetan.***

Bandung

Ikawa 3 Watukosek Pusdik Brimob Mengadakan Acara Reuni

BERIMBANG.COM, Bandung – Ikatan Keluarga Alumni Watukosek (Ikawa) angkatan 3 Pusdik Brimob lulusan 1984 mengadakan acara Reuni yang bertempat di Cafe Clasik diwilayah Kota Bandung, Minggu (28/11/2021) siang tadi.

Pantauan Berimbang.com, Hadir dalam acara Reuni Ikawa 3 tersebut dari mulai Anggota yang sudah Purnawirawan dan yang masih Aktif sebagi Anggota Polri yang bertugas di masing-masing berbagai wilayah. Acara tersebut juga merupakan temu kangen satu sama lainnya dengan mengenang masa-masa dulu saat menjalankan pendidikan di Pusdik Brimob Watukosek.

Acara yang di isi dengan pemotongan tumpeng dengan simbolis diberikan kepada anggota yang tertua dan termuda, serta pemberian santuanan.

Gus Fauzi Ali Hanafi, Salah satu Anggota Ikawa 3 mengatakan, Diadakannya Acara Reuni tersebut sangat penting sehingga silaturahmi terus terjalin.

“Diadakannya Reuni ini agar silaturahmi terus terjalin, dan ini juga merupakan suatu momen terpenting dalam mengenang masa lalu disaat menjalankan pendidikan di Watukosek sebagai Anggota Polri. Kami juga berharap semoga acara ini dari tahun ke tahunnya bisa dilaksanakan kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Predy yang juga sebagai Anggota Ikawa 3 menyampaikan, acara reuni tersebut yang di hadiri oleh para alumni dari Wilayah Jabar, Banten, dan DKI. Dalam acara reuni tersebut adapun pemberian santunan itu merupakan kepadulian Ikawa 3 Watukosek. ” Mudah – mudahan Ikawa Nusantara mengikuti jejak Ikawa 3 Wilayah Jabar, Banten, dan DKI,” ucapnya.

(Na)

Bogor

Vaksinasi Melebihi Target, Bupati Bogor: Harusnya Bisa Turun ke Level 1

BERIMBANG.com – Bupati Bogor, Ade Yasin ikuti kegiatan Kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi serentak secara nasional, di Pusbang SDM Aparatur Perhubungan Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Sabtu (27/11/2021).

Bupati Bogor menyatakan, seharusnya Kabupaten Bogor sudah bisa turun ke level 1, sebab berdasarkan data terbaru dari BPS bahwa jumlah penduduk Kabupaten Bogor saat ini berjumlah 5,24 juta penduduk,

jika dirasionalisasikan, menurutnya, dengan target vaksinasi berdasarkan jumlah penduduk terkini maka capaian vaksinasi di Kabupaten Bogor sudah melebihi target bahkan sudah mencapai 70%.

“Kemarin diskusi dengan Dinas Kesehatan dan Asisten ternyata vaksinasi kita kelebihan target karena target 4,2 juta itu dihitung dari 6 juta penduduk, sementara menurut survei terbaru BPS pada Agustus lalu hasil terakhir jumlah penduduk kita sebanyak 5,427 juta ketika hitung targetnya, seharusnya targetnya vaksinasi kita 3,78 juta penduduk yang harus divaksin,” ungkap Ade Yasin.

Menurut Ade Yasin, berdasarkan jumlah penduduk capaian vaksinasi di Kabupaten Bogor sudah 70% harusnya sudah bisa level satu.

Dirinya bahkan sudah membuat surat yang akan ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat sebagai Ketua Satgas Provinsi agar merevisi target vaksinasi Kabupaten Bogor.

“Kemarin waktu saya ke Jonggol di sana vaksinasi sudah 100% lebih dan di beberapa kecamatan memenuhi target dan sekarang kami semakin sulit mencari orang yang harus divaksin karena rata-rata sudah,”

“Kalau kita tetap ditarget 4,2 juta agak sulit karena itu artinya sudah hampir 100%, jadi harus direvisi jumlah penduduk, dirasionalisasikan dengan jumlah target,” terangnya.

Kabupaten Bogor, Ade menjelaskan, sebetulnya sudah mencapai target 70%, target 4,2 juta penduduk itu mungkin berdasarkan data tahun 2018 dimana jumlah penduduk Kabupaten Bogor pernah berada di angka 5,9 juta penduduk.

Tetapi, kata dia, setelah pandemi banyak penduduk yang pindah karena adanya pembangunan strategis nasional seperti waduk, waduk saja ada dua, mungkin masyarakat pindah ke daerah lain seperti Sukabumi, Cianjur dan daerah lainnya.

Lalu mahasiswa banyak yang libur, pabrik banyak PHK sehingga banyak masyarakat yang pulang ke kampung halamannya masing-masing.

“Jadi ketika kami menerima survei terakhir dari BPS jumlahnya 5,427 juta penduduk, seharusnya dengan capaian vaksinasi sekarang, kita sudah level 1,”

“Kita sudah diskusi dengan Forkopimda dan membuat surat untuk disampaikan ke Kapolri, kami ingin ada perbaikan data. Surat akan kita kirim juga ke Gubernur tembusannya ke Pemerintah Pusat,” tegas Bupati Bogor.

Bupati Bogor menambahkan, seharusnya ada kelonggaraan dalam berusaha baik dari sektor ekonomi maupun pariwisata, tapi karena seolah-olah belum tercapai target 70% vaksinasi, jadi dianggap tidak memenuhi syarat.

Jika dihitung kembali Kabupaten Bogor sudah memenuhi syarat kelonggaran, karena sudah diatas dua juta lebih masyarakat Kabupaten Bogor yang divaksinasi.

“Revisi ini penting karena jangan sampai stuck di level 3, bahkan vaksinasi Lansia jika target 4,2 juta maka vaksinasi Lansia sudah 43%,”

“Kalau pakai data terbaru dari BPS, ada 780 ribu Lansia yang sudah divaksin artinya 50% Lansia sudah divaksin dan kita sudah memenuhi syarat ke level 1, ini akan kami ajukan juga suratnya,” jelasnya.

Meskipun, lanjut Ade, sudah mencapai target 70% vaksinasi, Pemkab Bogor akan tetap menjalankan vaksinasi agar seluruh penduduk Kabupaten Bogor yang memenuhi syarat semua tervaksinasi.

Ditempat yang sama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo baru saja melaksanakan kegiatan pengecekan terkait dengan vaksinasi yang dilaksanakan di wilayah Bogor salah satunya di Kecamatan Kemang.

Dalam kegiatan ini ia bertatap muka langsung dengan rekan-rekan yang melaksanakan vaksinasi di seluruh provinsi yang ada di Indonesia untuk memastikan bahwa target vaksinasi yang diharapkan oleh Presiden RI bisa mencapai angka 70% diakhir Desember ini betul-betul bisa tercapai.

“Karena kita ketahui bahwa saat ini kita akan menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru), dimana akan terjadi pergeseran masyarakat yang melaksanakan aktivitas kegiatan yang akan mudik, tahun ini diperkirakan akan ada 19 juta masyarakat yang akan melaksanakan rangkaian aktivitas kegiatannya,” jelas Kapolri.

Dirinya berharap dengan pengendalian laju Covid ini maka pertumbuhan ekonomi dan juga kegiatan baik itu nasional dan internasional yang akan dilaksanakan ke depan bisa berjalan dengan baik,

ini sangat penting katanya, sehingga hari ini dilaksanakan vaksinasi serentak secara nasional dengan target 1,1 juta sampai 1,6 juta. Ia berharap bisa tercapai khususnya di Kabupaten Bogor, karena merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Jawa Barat.

“Saya kira memang harus terus melaksanakan akselerasi sehingga kemudian target pencapaian di akhir Desember ini bisa kita capai,”

“Saya yakin kalau dengan semangat dari seluruh tim yang bertugas, antusias masyarakat yang tadi saya tanya beberapa orang semuanya tidak takut dengan vaksinasi, ini menjadi optimisme pencapaian target di wilayah Jabar dan Kabupaten Bogor, Indonesia secara umum bisa betul-betul tercapai,”

“Harus semangat terus laksanakan akselerasi dan wujudkan kekebalan imunitas yang dibutuhkan masyarakat sehingga masyarakat bisa melaksanakan aktivitas dengan baik dan tentunya ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” kata Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Daerah

Kapolda Jatim mengecek Akselerasi Vaksinasi Nasional di Ponpes Bangkalan

BERIMBANG.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Forkopimda Kabupaten Bangkalan, Sabtu (27/11/2021) melakukan pengecekan akselerasi vaksinasi yang digelar secara nasional dan serentak di seluruh Indonesia.

Untuk Jawa Timur, vaksinasi berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Rowiyah Macingan, Desa Langpanggang, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, dan terkoneksi secara virtual dengan kegiatan akselerasi Vaksinasi nasional di Bogor yang dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berharap, kepada seluruh jajarannya dapat mencapai 70%, dan saat ini sudah mencapai 70%, namun masih banyak yang masih di bawah 50%.

“Tentunya dalam kesempatan ini saya ingin bagaimana rekan-rekan yang masih dibawah target nasional agar betul-betul memanfaatkan waktu yang ada,” tandas Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Sebentar lagi kita akan masuk kepada situasi Nataru (Natal dan tahun baru), dimana akan ada banyak kegiatan. Baik kegiatan ibadah, kegiatan pergeseran masyarakat yang akan melaksanakan mudik, atau pergeseran masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan libur, dengan melaksanakan kegiatan di tempat berwisata,” paparnya.

Oleh karena itu, Kapolri mengingatkan bahwa hal tersebut tentunya akan berdampak terhadap meningkatnya angka, terkait dengan masalah laju pertumbuhan covid.

“Tentunya harapan kita tahun ini dengan akselerasi vaksinasi yang ada penjagaan dan penguatan terhadap sistem protokol kesehatan, kita harapkan tahun ini tidak terjadi lonjakan,” ujar Kapolri.

Sementara, pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di Ponpes Ar-Rowiyah Macingan, Kabupaten Bangkalan ini berjalan lancar, sebanyak 610 santri dan masyarakat antusias mengikuti vaksinasi nasional ini.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama PJU polda Jatim dan Forkopimda Kabupaten Bangkalan serta pimpinan Ponpes, secara langsung meninjau jalannya vaksinasi ini.

“Kami hadir disini untuk melaksanakan pengecekan vaksinasi yang di selenggarakan secara serentak di seluruh Jawa Timur, target 120.000 vaksinasi dapat tercapai, sedangkan untuk di Ponpes Ar-Roya ini target kami antara 600 sampai 700 dan sekarang masih berlangsung,” jelas Kapolda Jatim usai lakukan pengecekan vaksinasi.

Kapolda mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang hadir, baik dari TNI, Polri, dari Dinas Kesehatan, dari relawan, dan terlebih khusus Ponpes Ar-Rowiyah yang sudah menyiagakan tempat dan para santri-santriwati yang sudah melaksanakan vaksinasi.

“Kedepan mari kita terus bekerja sama di dalam melaksanakan program vaksinasi. ‘Eman vaksine wes onok ayo vaksin kabeh’. Karena kesehatan kita itu juga untuk kesehatan orang lain,” tutur Kapolda.

“Vaksinasi yang kita lakukan di kita juga berlaku untuk kekebalan orang lain. Jadi kalau kita sudah vaksin justru memberi kesehatan untuk orang lain,”

“Untuk itu saya mohon dukungan kepada seluruh pihak, khususnya para kiai yang ada di pondok pesantren, di seluruh Madura ini tolong dibantu. Sehingga program pemerintah bisa berjalan dengan baik,” pungkas Irjen Pol Nico Afinta saat di Ponpes Ar-Rowiyah Bangkalan.(***)

Jabodetabek

MTQ XXII Resmi Ditutup Sekda Kota Depok

BERIMBANG.com, Depok – Dengan mengusung tema,”Kita Wujudkan Insan yang Qur’ani di Masa Pandemi Menuju Kota Depok Maju, Berbudaya, dan Sejahtera, secara resmi MTQ XXII tingkat Kota Depok resmi ditutup oleh Sekda Kota Depok, Supian Suri.

Supian Suri mengucapkan selamat kepada kontingen Kecamatan Sawangan sebagai Juara Umum MTQ XXII Tahun 2021 di Limo, Depok. Juara Umum diraih oleh Kecamatan Sawangan, Juara Kedua oleh Cimanggis, dan juara ketiga oleh tuan rumah Kecamatan Limo.

Acara penutupan MTQ XXII Tahun 2021 dihadiri pula oleh Ketua DPRD Kota Depok, TM Yusufsah Putra, Ketua MUI Kota Depok, KH. Dimyati, Camat Sawangan, Anwar Nasihindan, dan tamu undangan lainnya.

Selaku pejabat Camat Sawangan, Anwar Nasihin mengatakan sangat bangga dan menganggap kemenangan Kecamatan Sawangan meraih Juara Umum merupakan sebuah bonus keberkahan dari proses latihan yang dijalani dengan penuh keihlasan.

“Alhamdulillah wasyukurillah, saya sangat bangga atas prestasi yang ditoreh oleh Kecamtan Sawangan yang saya pimpin sebagai Juara Umum pada MTQ XXII Tahun 2021, Juara atau prestasi merupakan bonus keberkahan dari proses latihan yang dijalani dengan penuh keikhlasan serta perjuangan yang disertai doa. Dan pada saat pelepasan kontingen, saya sampaikan pula agar peserta tampil terbaik, ikhlas, dan lebih taat dalam melaksanakan isi Alquran, InsyaAllah kalau itu dilaksanakan, prestasi terbaik pasti diperoleh. Berkat doa alim ulama dan kerjasama semua pihak, terutama LPTQ kecamatan sawangan,” tutur Anwar Nasihin.*

Daerah

Wadahi Pesilat Remaja, Kapolda Jatim Gelar Turnamen Pencak Silat

BERIMBANG.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta secara langsung memimpin upacara pembukaan turnamen Pencak Silat Remaja, Piala Kapolda Jatim, di gedung Mahameru Mapolda Jatim, pada Jum’at (26/11/2021).

Guna menampung aspirasi perguruan silat yang ada di Jawa Timur untuk meminimalisir terjadinya konflik antar perguruan silat, dan mencari pesilat-pesilat yang berprestasi.

Polda Jatim bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur, dan Ikaran Pencak Silat Indonesia (IPSI) menggelar Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim.

Dalam turnamen ini diharapkan dapat mencari bibit unggul yang dapat mewakili kontingen Jatim dalam pencak silat, dan diharapkan peserta dapat menjunjung tinggi sportifitas, memperkuat tali silahturahmi dan menghindari konflik antar perguruan pencak silat, serta sebagai sarana olahraga untuk menjaga imunitas dimasa pandemi covid-19.

Sebanyak 38 kontingen terdiri dari 304 pesilat dari berbagai perguruan silat, mewakili Polres Jajaran Polda Jatim mengikuti Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim, yang digelar selama 4 hari, dari tanggal 26 sampai dengan 29 November 2021.

Dari masing – masing Polres jajaran menghadirkan 8 kelas yang sudah melalui pertandingan seleksi tingkat kabupaten/kota di tiap-tiap Polres, yang terdiri dari 4 putra dan 4 putri.

Semua kategori tersebut memiliki batasan berat badannya masing-masing.

Untuk kategori remaja putra.
Kelas D mulai dari 51kg hingga 55kg.
Kelas E mulai dari 55kg hingga 59kg.
Kelas F mulia dari 59kg hingga 63kg.
Kelas G mulai dsri 63kg hingga 67kg.

Sedangkan kategori remaja putri.
Kelas C mulai dari 47kg hingga 51kg.
Kelas D mulai dari 51kg hingga 55kg.
Kelas E mulai dari 55kg hingga 59kg.
Kelas F mulai dari 59kg hingga 63kg.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, tujuan dari terselenggaranya kegiatan ini antara lain adalah untuk mewujudkan sportifitas, jiwa kesatria dan jujur.

“Karena kita ingin mengadakan pertandingan ini untuk sekaligus menjaga kamtibmas. Karena adik-adik mungkin berlatih perlu ada pertandingan menunjukkan prestasi,” ucap Kapolda Jatim.

“Harapannya kalau ada pertandingan-pertandingan, maka akan mengurangi tawuran antar adik-adik ini, sehingga ada wadah, menjadi wadah yang baik, wadah yang positif nantinya kalau ada yang berprestasi kami bisa juga nanti menjaring mereka sebagai anggota polisi,” tandasnya.

Kapolda juga berpesan kepada orang tua dan ketua perguruan Pencak Silat, untuk membina adik-adiknya dengan baik, untuk mewujudkan generasi yang tangguh.

“Pesan saya kepada orang tua, tolong kita bina adik-adik ini dan titip juga kepada ketua perguruan pencak silat, titip adik-adiknya dibina dengan baik, sehingga nanti mewujudkan generasi yang tangguh, untuk mewujudkan Jawa Timur yang lebih baik,” pesan Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga menyampaikan, kegiatan serupa akan diadakan setiap tahun, bekerja sama dengan IPSI dan Kadispora Jatim, untuk mewujudkan atlet – atlet yang dapat mewakili Jawa Timur pada khususnya dan indonesia pada umumnya, baik di pertandingan nasional maupun internasional.

“Kami bergabung dengan Ketua IPSI Jatim dan Kadispora Provinsi akan kami laksanakan tiap tahun, sehingga akan mewujudkan atlet-atlet yang tangguh, nanti bisa mewakili Jawa Timur, bisa mewakili Indonesia di pertandingan baik nasional maupun internasional,” ujarnya.

“Nantinya di daerah-daerah itu akan diadakan pertandingan juga. Jadi tidak hanya di provinsi, namun juga di Kabupaten Kotamadya,” tambah Kapolda Jatim usai membuka turnamen piala Kapolda Jatim.

Perlu diketahui, turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim ini sebelumnya telah dilakukan penjaringan di masing masing Polres jajaran 38 Kabupaten /kota, sebelum mengikuti turnamen di Mapolda Jatim.(***)

Jabodetabek

Kadin Jabar Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Miftah Sunandar Pimpin Kadin Depok

BERIMBANG.com, Depok – Sesuai prediksi banyak kalangan, Miftah Sunandar terpilih kembali secara aklamasi menjadi Ketua Kadin Kota Depok periode 2021-2026.

Pasca Muskota, Kadin Kota Depok diberikan waktu selama satu bulan untuk membentuk kepengurusan oleh Kadin Provinsi Jawa Barat.

“Saya ucapkan selamat kepada Miftah Sunandar, dan selamat bertugas. Tetap harus fokus meningkatkan perekonomian kerakyatan, dan harus mampu berkolaborasi dengan seluruh jajaran Pemkot Depok,” kata Ketua Kadin Provinsi Jawa Barat, Cucu Sutara usai melantik Miftah Sunandar sebagai Ketua Kadin Kota Depok periode 2021-2026 di Hotel Bumi Wiyata, Margonda, Depok, Kamis (25/11/2021).

Cucu Sutara menambahkan, Kegiatan Muskota ke-V Kadin Kota Depok berjalan lancar dan sukses. Pihak panitia telah melaksanakan salah satu amanat AD/ART Kadin dan undang-undangnya.

Miftah Sunandar selaku Ketua Kadin terpilih mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin kembali Kadin Kota Depok selama lima tahun kedepan, lancar dan suksesnya pelaksanaan Muskota, membuktikan seluruh anggota Kadin Kota Depok yang memiliki hak pilih dapat bergandengan tangan untuk membangun Kota Depok yang lebih baik lagi di masa mendatanh,” ujar Miftah Sunandar.

Lebih lanjut Miftah mengatakan, tugas dirinya selaku Ketua dan para pengurus adalah prioritas membangun kantor sekretariat Kadin Kota Depok yang diperkirakan akan menelan biaya mencapai 2 sampai 5 milyar. Pihak Pemerintah Pusat maupun provinsi sudah menyetujui, hanya tinggal menunggu titik lokasi lahan yang akan dibangun.

Miftah Sunandar juga berjanji akan terus mendorong para pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing usahanya dan memperluas jaringan pemasarannya.

“Bukan hanya UMKM saja, semua para pelaku.usaha juga akan dibantu, jika perlu kita akan membantu memberikan permodalan, termasuk juga bidang pemasarannya. Nanti akan ada pelatihan khusus untuk para pelaku UMKM,” pungkas Miftah Sunandar.*