Bulan: Agustus 2020

Daerah

Warga Kalapanunggal Ikuti Olahraga Seni Pernapasan Satria Nusantara Di Halaman YBIA

BERIMBANG.com, Sukabumi – Keberadaan yayasan Baitul insan Ar-Raasyid pusat penyelenggara umrah dan haji yang beralamat di Palasari Wates No.35 kalapanunggal Kabupaten Sukabumi Jawa barat sangat dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat setempat.

Keberadaannya, selain menjadi tempat syiar pengajian yang rutin diadakan dalam setiap minggunya, bulan, kegiatan sosial, dan lainnya. Saat ini, di halaman kompleks yayasan tersebut diadakan latihan olahraga seni pernapasan Satria Nusantara.

Satria Nusantara (SN) sebuah olahraga seni pernapasan yang lebih di fokuskan untuk kesehatan. Pantauan awak media saat berada di lokasi, sejumlah warga sedang mengikuti latihan yang dipandu langsung oleh pelatih Oos jarkatni dan Enung dari unit Satria Nusantara kalapanunggal. Senin, (31/8/2020) siang sekitar pukul 10.00 – 11.30 WIB.

“Hari ini latihan pertemuan kedua, Alhamdulillah Keberadaan yayasan sangat bermanfaat dan dirasakan oleh warga, halamannya bisa digunakan untuk olahraga,” ucap salah satu warga yang tidak bersedia disebut namanya.

Yosep/andy

Bogor

Pemkab Bogor Dapat Bantuan Swab Test

BERIMBANG.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor  mendapatkan bantuan satu unit alat PCR portabel atau swab test dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

Penyerahan secara simbolis itu dilakukan langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil melalui video conference, Minggu, 30 Agustus 2020.

Gubernur mengatakan, Pemprov Jawa Barat memberikan Bantuan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) Portabel, untuk melakukan penelusuran penularan COVID-19 pada 27 kabupaten/kota.

Selain untuk meningkatkan rasio tes COVID-19 Jawa Barat, PCR juga digunakan untuk menelusuri potensi klaster COVID-19 di daerah pelosok dan kawasan Industri.

“Dengan alat PCR portable akan diketahui hasilnya setelah 40 menit dan alat ini dapat melakukan testing 100 sample per hari. PCR ini harganya 1 milyar per unit dibeli dari APBD Provinsi, jadi tolong dimaksimalkan penggunaannya ” terang Ridwan Kamil.

Pemkab Bogor melalui Wakil Bupati, Iwan Setiawan menerima bantuan itu, ia mengatakan, “Ini sesuai target yang ditetapkan WHO untuk melakukan swab test 1% dari jumlah populasi, alat ini akan sangat membantu,”

“Alhamdulillah ini bisa meringankan upaya pencapaian target swab test yaitu kalau 1% dari jumlah penduduk kita berarti harusnya 60.000 test”, kata Wakil Bupati Bogor di Cisarua, Kabupaten Bogor.

(Cecep/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Depok

Dimasa Pandemi Covid 19, Salah satu SMAN Depok Diminta Beli Seragam Hampir Seharga 2 Juta

BERIMBANG.com, Depok – Salah satu siswa SMAN 6 Depok keluhkan terkait pembelian seragam seharga hampir 2 Juta rupiah, sedangkan SMAN yang ada di Depok belum mengharuskan Orang tua siswa untuk melakukan pembelian seragam sekolah.Mirisnya dalam kwitansi yang tertera tidak ada rincian pembelian seragam masuk di dalam kwitansi.

Salah satu wali murid SMAN 6 yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, harga yang ada dalam kwitansi tidak ada rinciannya sehingga kami para wali murid mempertanyakan kepada pihak sekolah bahwa uang yang diminta sangat memberatkan para wali murid ditambah dengan adanya Pandemi Covid 19 yang sekarang ini, menurutkan sangat memberatkan ekonomi keluarga ,

” Sekarang kan pembelajaran sedang Daring , kenapa harus memaksakan membeli seragam sedangkan yang SMAN lain belum ada tuh untuk membeli seragam ditambah lagi ini sangat memberatkan kami sebagai wali murid, ” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Wali Murid, sejumlah orang tua murid siswa baru di salah satu  SMAN 6 di Depok kawasan Cinere pertanyakan baju seragam yang harus dibeli mereka sementara kegiatan belajar mengajar masih bersifat daring atau dari rumah.

“Heran kok kondisi pandemi yang serba sulit dan masih melakukan kegiatan belajar melalui daring atau jarak jauh ada arahan agar membeli baju seragam untuk siswa baru,” ujar satu orang tua murid yang engan disebutkan namanya, Jumat (28/8).

” Harga seragam yang harus dibayar sekitar Rp 2 juta sedangkan kegiatan belajar masih sistem pembelajaran jarak jauh dan baju seragam untuk saat ini bukan menjadi kebutuhan pokok para pelajar atau siswa baru. ”  katanya.

Pembelian baju seragam informasinya disertai bukti kwitansi dan stempel yang ditanda tangani salah seorang oknum guru inisial IR di sekolah tersebut.
Terkait adanya jual baju seragam Kepala SMA N 6 Depok, Abdul Fatah, saat dikonfirmasi tidak memberikan keterangan.

Iik

Bogor

Bupati Bogor Lantik Dua Pejabat Esselon II dan  Satu Pejabat Fungsional

BERIMBANG.com Bupati Bogor, Ade Yasin kembali melantik pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Pejabat Struktural Eselon II) yakni DR.Ir.Hj. Syarifah Sofiah Dwikorawati sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Drs. Rustandi, M.Si sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kabupaten Bogor.

Serta dr. Tin Suhartini di lantik sebagai dokter ahli utama pada Pemerintah Kabupaten Bogor, di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong pada Jumat (28/08/2020).

Amanat Bupati Bogor kepada Kepala BPKAD, saat ini banyak sekali agenda yang harus segera diselesaikan berkenaan dengan perubahan anggaran tahun 2020 dan penyusunan program tahun 2021 khususnya terkait penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi.

“Saat ini kita sedang dalam tahap menyusun RKPD perubahan tahun 2020, yang difokuskan pada capaian program prioritas, pelaksanaan pilkades serentak dan pemulihan ekonomi sesuai arah kebijakan Pemerintah Pusat, dengan memperhitungkan kemampuan keuangan daerah dan kearifan lokal,” ujarnya.

Disamping itu menurut Bupati Bogor,  Penyusunan KUA – PPAS tahun 2021 dilaksanakan secara simultan dengan RKPD perubahan tahun 2020.

“Kepala BPKAD perlu segera berkoordinasi dengan seluruh perangkat daerah agar menyempurnakan indikator-indikator sasaran RKPD 2021,”

“dan mempercepat realisasi pelaksanaan dan penyerapan anggaran tahun 2020 khususnya perangkat daerah yang capaiannya masih rendah, agar penyerapan anggaran tidak menumpuk di akhir tahun,” katanya.

Kepada Staff Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan, Bupati Bogor mengatakan saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor tengah fokus pada upaya menangani covid-19 dan melakukan pemulihan ekonomi secara paralel.

 “Saya ingin ada aksi ataupun ide kreatif dan inovatif yang dapat membantu percepatan  pemulihan ekonomi di Kabupaten Bogor,” katanya.

Pesan Ade Yasin kepada Pejabat Fungsional Dokter Ahli Utama, dalam situasi pandemi covid-19 agar lebih banyak berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tempat bertugas.

terutama dalam kaitannya dengan akses pelayanan kesehatan yaitu pemerataan akses, standardisasi layanan, penguatan sistem rujukan, serta pelibatan pemangku kepentingan dan lintas sektor dalam penyelenggaraan program kesehatan untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan dan terwujudnya Karsa Bogor Sehat.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

DPMPTSP Kabupaten Bogor, Inten Sosialisasi Pra Mall Pelayan Publik

BERIMBANG.com Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu lakukan road show (berkeliling) ke sejumlah Perangkat Daerah (PD) lingkup Pemerintah Kabupaten (PemKab) Bogor,

Satu diantaranya ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, kemarin Rabu (26/08/2020), mensosialisasikan rencana pelaksanaan pra Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Bogor. Jawa Barat.

Kepala Bidang Pengembangan dan Promosi DPMPTSP Kabupaten Bogor,  Zecky Zakaria menuturkan, road show merupakan salah satu bagian dari tahapan pembangunan Pra MPP (Loket pelayanan dinas teknis). Sebelum penerapan MPP pada tahun 2021 mendatang.

“Ini hari ketiga kita road show ke beberapa Perangkat Daerah. Selain sosialisasi, kami juga ingin memetakan program apa saja yang bisa di MPP kan nantinya, dari masing-masing Perangkat Daerah. Selanjutnya, mereka akan melakukan berbagai persiapan sebelum pra MPP diresmikan,” terang Zecky.

Kata dia, ada 11 Perangkat Daerah yang berencana bergabung di Pra MPP di DPMPTSP yakni, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Komunikasi dan Informatika.

Dinas Kesehatan. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Holtikulturan dan Perkebunan, serta Perangkat Daerah dan Instansi Terkait lainnya.

“Untuk lokasi Pra MPP bertempat di Kantor DPMPTSP lantai 4. Saat ini untuk loket pelayanan sudah siap, hanya menunggu selesai pembangunan lift saja, Kami berharap untuk peresmian dapat dilakukan ditahun ini,”

Pelayanan Pada Loket Dinas Teknis terdiri dari empat pelayanan mulai dari, Help Desk, Konsultasi, Penerimaan/Pendaftaran Berkas dan Penyerahan Berkas,” katanya.

Tambahnya, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No.138 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah, dan Peraturan Bupati No. 15 Tahun 2019 tentang perizinan dan non perizinan secara elektronik melalui Sistem Online Perizinan Transparan Informasi Sistematis di Kabupaten Bogor.

Pra MPP merupakan pelayanan terpadu satu pintu adalah kegiatan penyelenggaran perizinan dan non perizinan, yang proses pengelolaannya mulai dari tahap permohonan sampai tahap terbitnya dokumen dilakukan secara terpadu dalam satu pintu dan satu tempat.

“Melalui Pra MPP diharapkan dapat mendukung kesuksesan pelaksanaan MPP tahun 2021. Berlokasi di Cibinong Square, yang akan diresmikan langsung oleh Bupati Bogor Ade Yasin, bertepatan dengan Hari Jadi Bogor tahun 2021,” terangnya.

Selanjutnya, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Bogor, Nia Indrawathi mengaku, sangat mendukung program MPP di Kabupaten Bogor.

Untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan, dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

Serta dapat meningkatkan daya saing global dalam memberikan kemudahan berusaha di Indonesia.

“Kolaborasi dan integrasi menjadi ujung tombak keberhasilan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada publik. Kita akan petakan program apa saja yang bisa dikerjasamakan di pra MPP dan MPP kedepannya,” tukas Nia.

(Dewi/Diskominfo Kab Bogor)

Bogor

Menurut Bupati Bogor Rumpin Layak Menjadi Ibu Kota Kabupaten Bogor Barat

BERIMBANG.com Kunjungan kerja Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat ke Kabupaten Bogor, Bahas Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru Kabupaten Bogor Barat,

Anggota komisi DPRD Provinsi Jawa Barat itu diterima secara langsung oleh Bupati Bogor, Ade Yasin, bertempat di Ruang Serbaguna 1, Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Rabu (26/08/2020).

Bupati Bogor menilai  Kecamatan Rumpin lebih layak menjadi ibu kota Bogor Barat, ketimbang Kecamatan Cigudeg. Melihat beberapa kali Kejadian bencana alam  tempo hari, dan hasil kajian geologis Cigudeg merupakan wilayah yang rawan pergeseran tanah.

Adapun Rumpin merupakan wilayah yang sangat strategis, faktor alam, dan faktor-faktor pendukung lainnya menjadi alasan kuat ketertarikan Bupati Bogor akan Kecamatan Rumpin.

“Secara faktor kondisi geografis, Kecamatan Rumpin miliki letak yang sangat strategis, yang menjadikan Rumpin sangat potensial untuk menjadi kawasan unggul di Bogor Barat nanti,” terangnya.

Dari sektor kondisi alam, kecamatan Rumpin memiliki dua setu alami dengan total luas 2,7 hektar, dan sejumlah mata air alam yang berfungsi sebagi tempat resapan air, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan sektor pertanian.

“Daerah ini juga memiliki potensi sumber daya alam batu andesit terbaik dan terbesar di Indonesia. Perusahaan eksplorasi Holcim dan Waskita adalah bagian dari puluhan perusahaan tambang mineral yang melakukan eksplorasi di wilayah Rumpin ini,” ucapnya.

Di Kecamatan Rumpin juga terdapat Markas Komando Detasemen Bravo  Pasukan Khas (Satkes Den Bravo Paskhas) TNI, Pusat Teknologi Penerbangan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Pusdiklat Bela Negara Kementerian Pertahanan dan Balai Diklat Kehutanan.

Ade bertutur, Rumpin secara terminologi bebas dapat dimaknai sebagai rumah pimpinan, atau sarumpun sapimpinan, yang memiliki arti satu kepemimpinan.

“Atas dasar-dasar itulah kami Pemkab Bogor berpandangan, Kecamatan Rumpin merupakan wilayah yang tepat untuk dijadikan calon ibu kota Kabupaten Bogor Barat,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, rencana pembentukan Kabupaten Bogor Barat sudah sejak lama diusulkan. “Sekitar tahun 2000′  pembentukan Kabupaten Bogor Barat bukan hanya didasari atas keinginan, melainkan lebih dikarenakan pada kebutuhan agar pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, bisa merata dan lebih efektif,” tuturnya.

Bupati Bogor berpesan, pengembangan wilayah seyogyanya memperhatikan potensi sumber daya yang dimiliki. Baik dari segi sumber daya manusia, sumber daya alam, ekonomi sosial budaya, kependudukan, luas daerah, pertahanan dan keamanan.

“Sehingga daerah tersebut benar-benar mampu menjadi daerah otonomi, dan tujuan pemekaran untuk meningkatkan pelayanan, kebutuhan, dan kesejahteraan masyarakat, dapat tercapai,” pesannya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Sadar Muslihat mengatakan, pihaknya tak ingin banyak komentar mengenai hal tersebut. Meski begitu, ia meminta agar semua berkas persyaratan dan kajian dapat dipenuhi.

Pihaknya ingin jika kajian calon ibukota Bogor Barat dilakukan secara independen dan diawasi dengan seksama. Ia juga meminta agar semua persiapan dilakukan dengan segera. Agar kelak jika moratorium dicabut, Bogor Barat bisa langsung menyongsong pemekaran tersebut.

“Yang terpenting kajian ibu kota harus dilakukan secara independen dan diawasi. Persyaratan dan lain sebagainya juga mesti sudah siap, meski belum ada kabar moratorium bakal dicabut. Kalau soal ibu kota, kita serahkan kepada kajiannya,” tutupnya.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Resmikan Kampung Aman Covid-19, Bupati Bogor, Sembari Beri Bansos

BERIMBANG.com Menghadapi situasi Pandemi Covid-19 saat ini, dibutuhkan kampung tangguh, kata Bupati Bogor, Ade Yasin, saat Peresmian Kampung Aman Covid-19 di Kampung Tambakan Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Jawa Barat, Rabu (26/08/2020).

“Fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) saat ini seringkali disalahpahami oleh sebagian masyarakat sebagai pelonggaran terhadap protokol kesehatan. Pandemi Covid-19 belum berakhir,”

“Situasi seperti sekarang ini kita membutuhkan kampung tangguh dimana masyarakatnya memiliki kesadaran dan mampu mandiri tanpa mengandalkan bantuan dari pihak manapun untuk menjaga wilayahnya tetap aman dari penyebaran dan penularan virus corona,” teranv Ade Yasin.

Adanya pencanangan Kampung Aman Covid-19, kata Ade, “Saya tentunya sangat mendukung pencanangan Kampung Aman Covid-19 di Kecamatan Cigombong,”

“Dengan berbagai kegiatannya antara lain gerakan bagi-bagi masker dan sosialisasi secara masif mengenai manfaat masker dan bagaimana menggunakan masker dengan baik dan benar serta memproduksi sendiri masker disetiap desa,” tambahnya.

Lanjut Ade Yasin berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dengan adanya Kampung Aman Covid-19 ini.

“Kampung aman Covid-19 yang didukung oleh para pemangku kepentingan termasuk Tim PKK sebagai penggerak, motivator dan fasilitator bagi masyarakat,”

“Saya harap akan menumbuhkembangkan kesadaran dan kemandirian masyarakat untuk menjaga kampung tetap aman dan terlindungi, meredam laju penyebaran dan penularan Covid-19 serta meminimalisir dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan,” pungkasnya.

Selain meresmikan Kampung Aman Covid-19 di Kampung Tambakan Desa Wates Jaya Kecamatan Cigombong, Ade Yasi juga memberikan Bantuan Sosial (Bansos) Tahap Kedua berupa beras kepada 4.296 Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) yang tersebar di 9 desa. Masing-masing KTRS mendapatkan 30 kilogram beras.

(Derima/Ibeng/Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

Impian Kandas Sang Petinju Nasional Menjadi Juru Parkir

BERIMBANG.com Bogor – Freddy Paud, mungkin, satu dari sekian banyak atlit yang butuh perhatian pemerintah Indonesia, ia mencurahkan hidupnya fokus menjadi petinju, namun impiannya kandas, kala itu Menteri Olahraga dan pemuda (Menpora) dijabat Andi Malaranggeng di sel.

Dibuktikan dengan kisah Freddy saat bercerita dirinya bertanding hingga keluar negeri antara lain, Australia, Jerman, Bangkok, India, juga beberapa pertandingan di Indonesia yang terakhir ia bertanding di Sorong, Papua.

Bayaran yang pernah Fredy dapatkan terbesar sebanyak Rp 25juta satu kali pertandingan. Selain itu Ia dan atlit lainnya, pernah dijanjikan akan di beri rumah oleh Menpora kala itu,

Kandas mendapat rumah yang telah dijanjikan oleh menteri, Freddy bersama rekan atlit lainnya protes terhadap pemerintah, cerita ia, hasil protes mendapat perhatian dari kementerian Sosial dan di beri Rp 10juta ditahun 2005. Selesai sudah perhatian pemerintah terhadap Fredy sang petinju Nasional.

Namun sungguh miris dengan kehidupan Freddy saat ini, hidup sebatang kara, hingga anak dan istrinya pun harus meninggalkan Fredy, karena kesulitan mencari nafkah, “Ya.. kalau dapat uang pulang, kalau gak dapat gak pulang,” kata Freddy.

Ia bercerita dikala rumah yang ditempatinya itu bukan lagi istri dan anaknya yang membukakan pintu, karena rumahnya telah dijual, “Saya yang beli rumah ini pak,” ujar Fredy menirukan kata-kata pembeli rumahnya. Dikelopak matanya terlihat genangan air, mengingat masa sedih itu.

Prestasi Freddy dengan penghargaannya yang pernah didapat itu pun ikut lenyap tanpa ada bukti, yang tersisa hanya pakaiannya saja. Di usia yang telah menginjak 51 tahun kelahiran Ambon, hidupnya pun numpang di sekretariat Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kabupaten Bogor. Jawa Barat.

Kini pekerjaan Freddy untuk menyambung hidup sehari-hari, hanya sebatas menjadi juru parkir di pasar Ciluer, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. “Kalau lagi ramai, cukup buat makan,” katanya. disekretariat Ormas. Selasa, 25 Agustus 2020.

Pekerjaan Freddy itu digawangi oleh Ketua Organasasi Masyarakat Maluku Satu Rasa (M1R), Cabang Kabupaten Bogor, yang diketuai oleh Ruddy Risakotta, yang begitu peduli dengan para anggotanya.

Beragam karakter anggota M1R, kata dia, saat melihat keadaan Freddy yang begitu memprihatinkan, Ruddy selaku ketua, dengan tangan terbuka iklas membantu dan memberdayakan para anggotanya itu.

“Kami tampung siapapun, dengan semangat persaudaraan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya, “saya miris melihat kehidupan Fredy yang tidak layak, dia itu petinju Nasional tanpa ada perhatian dari pemerintah,”

“Dengan usianya yang sudah lanjut, mungkin itu yang bisa Fredy lakukan menjadi juru parkir, kita tidak bisa paksakan bekerja yang lain, bukan pada bidangnya,” katanya.

Pemberdayaan Ormas M1R patut diacungi jempol dengan program yang dimilikinya, dengan segala keterbatasannya, butuh perhatian pemerintah, mulai dari perencanaan, pendidilan dan pelatihan, juga lainnya untuk mengasah dan membina anggotanya,

Selain itu, Ruddy menjelaskan, bukan hanya membina para anggotanya saja yang dilakukannya, ia juga memperhatikan pembangunan didaerahnya, salah satunya pembangunan jalan yang ia kerjakan dengan gotong royong tanpa ada uluran tangan pemerintah.

Ia menunjukan jalan masuk Ruko-ruko yang sedang diperbaiki dipasar Ciluer, “Lihat, jalan rusak, itu kami patungan membenahi jalan rusak,” pungkas Ruddy Risakotta.

(TYr)

Bogor

Perusakan Rumah Dalang, Ketum PWG Bogor Raya Angkat Bicara

BERIMBANG.com ,Bogor – Rumah Dalang Kodrat Taryana (27) di Kampung Cipangkalan RT 05/05, Desa Bojongpicung, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa barat dirusak orang tak dikenal pada Minggu 23 Agustus 2020 sekitar pukul 01.00 WIB. Barang bukti batu bata dan batako berserakan di rumahnya, bersamaan pecahan kaca yang berserakan.

Kerusakan terparah berada di kamar depan yang dijadikan ruang konveksi. Kodrat Taryana, menduga kerusakan rumahnya itu ada kaitannya dengan pementasan wayang golek yang ia lakukan pada Sabtu malam di Desa Cibarengkok tempat kelahirannya.

“Saya masih manggung di Cibarengkok, istri, anak, dan keponakan pulang duluan ke rumah, setengah jam istri pulang saya dapat kabar bahwa rumah ada yang merusak,” kata Kodrat kepada wartawan. Senin (24/8/2020). Dirinya merasa shock dan langsung menghentikan pementasan pukul 02.00 WIB.

Pimpinan lingkung seni putra giri loka tersebut, sudah melaporkan kejadian pengrusakan rumahnya kepada Mapolsek Bojongpicung pada Minggu subuh. “Saat ini saya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pengrusakan rumah saya,” ujarnya.

Terkait kejadian tersebut. Terpisah, ketua umum paguyuban Pecinta Wayang Golek (PWG) Bogor raya, Andy Djava angkat bicara. Menurutnya, pengrusakan rumah dalang Kodrat Taryana oleh orang yang belum diketahui identitasnya itu kabar buruk bagi para pelaku seni budaya.

“Pihak kepolisian harus segera mengusut tuntas dan menangkap pelakunya, apa motif dibalik itu semua,” tegasnya. Senin, (24/8/2020).

Kejadian seperti ini, jangan sampai terulang dan menimpa kepada pelaku seni lainnya. “Kalaupun ada kebencian secara personal, kan ada penyelesaian secara baik? Bukan dengan teror dan pengrusakan,” pungkasnya.

(Yosep/andy)

Bogor

Wabup Bogor Dampingi Pangdam III/Siliwangi Tinjau Setu Tlajungilir

BERIMBANG.com Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto didampingi Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan saat meninjau Setu Tlajungilir, di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Wilayah Kodim 0621/Kabupaten Bogor. Jawa Barat.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menjelaskan kegiatan revitalisasi waduk atau setu yang bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sejak tahun lalu.

“kami ingin mengembalikan fungsi dari waduk atau setu yang ada diwilayah Jawa Barat khususnya di Kabupaten Bogor ini sebagai cadangan air untuk warga disekitar setu tersebut,” kata Pangdam, Senin (24/08/2020).

Lanjutnya, tahun lalu mengerjakan 5 Setu dan tahun ini akan mengerjakan 7 Setu. “Setu Tlajungilir ini kita kerjakan tahun lalu, luasnya sekitar 6,4 hektar dan memiliki kedalamam 3 meter saat awal dibangun.” kata Pangdam.

Pangdam meminta masyarakat agar bisa menjaga setu untuk memberikan manfaat bagi warga sekitar. “kita membutuhkan setu untuk siklus pemanfaatan air dan lain sebagainya,” kata Nugroho.

Perintah Pangdam ke Dandim, agar Setu Tlajungilir bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, baik itu budidaya ikan atau kegiatan lainnya.

“Koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), Polres, Kecamatan dan unsur masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan setu sehingga kedepannya masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari adanya setu ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan berterima kasih atas kunjungan Pangdam III/Siliwangi yang sangat konsen membenahi waduk atau setu yang ada di Kabupaten Bogor.

“Kabupaten Bogor, kurang lebih mempunyai 95 waduk atau setu yang tersebar di 40 Kecamatan dan kita juga mempunyai 9 DAS (Daerah Aliran Sungai).” terangnya.

“Semoga Kerjasama dalam membangun atau revitalisasi setu akan terus berjalan dengan baik sehingga masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari adanya waduk atau setu diwilayahnya,” pungkas Iwan Setiawan.

Laporan: Derima/Rizki/Diskominfo Kabupaten Bogor.
Editor: Tengku Yusrizal.