Bulan: Desember 2019

Jakarta

Wartawan, Dibutuhkan Sekaligus Dibenci, Mengapa?

BERIMBANG.com Jakarta – Menjadi wartawan, mungkin sebagian orang menilai tidaklah begitu penting. Sebagian pula menghindar dan membenci wartawan. Bahkan, ada yang memenjarakan wartawan dengan berbagai alibi.

Namun ada yang sangat membutuhkan wartawan, yaitu orang-orang yang memiliki pola pikir profesional dan mengetahui persis tentang tugas wartawan atau jurnalis. Sebagai pekerja kontrol sosial, ada resiko besar dalam melaksanakan kewajiban sebagai wartawan.

Wartawan orang bebas. Dia bebas menulis apa yang ia lihat dan dengar berdasarkan hati nurani, namun tidak terlepas dari kode etik dan UU Pers. Meskipun wartawan dilindungi UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers, tetapi masih saja ada yang sengaja membungkam atau mencekal wartawan dalam menjalankan fungsinya dengan berbagai pasal yang tidak sesuai UU Pers yang ada.

Hal itu di ulas oleh Pimpinan Redaksi  (Pemred) Portalindo.co.id Amran Muktar, usai silaturahmi di kediaman Ketum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Wilson Lalengke, Minggu (30/12/2019).

“Seorang wartawan tidak memiliki kategori status sosial yang pasti. Pagi ia bisa ngobrol dengan abang becak, siang dia bisa makan bersama para pejabat, sore bisa bincang-bincang dengan pemuka agama, dan malam dia juga bisa berada di cafe, diskotik, dan bar,” katanya.

Wartawan, kata Amran, setiap hari menyapa publik dengan informasi. Tak peduli apakah informasi yang disajikan itu diapresiasi atau dicaci. Semuanya semata untuk memenuhi kewajibannya terhadap publik.

Wartawan memberikan informasi berdasarkan kebenaran yang diyakininya benar dan hasil check and recheck. “Terkadang risiko kehilangan nyawa tanpa ia sadari mengancam diri dan keluarganya,” tambah Amran yang juga salah seorang aktivis PPWI Jakarta.

Wartawan tidak ada istilah libur meskipun tanggal merah. Sekalipun di hari raya nasional dan keagamaan, mereka tetap bertugas memburu berita. Bahkan, secara seloroh, pada saat datangnya kiamatpun, wartawan tetap bekerja memberitakan tentang peristiwa kiamat yang sedang berlangsung.

Demi tugas sebagai agen sosial control dan untuk menyajikan berita bagi masyarakat, seorang wartawan akan terus bekerja tanpa henti, tanpa jedah.

Menyajikan Informasi tentang kondisi dan perkembangan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan masyarakat. Termasuk berbagai kejadian, peristiwa dan fenomena di tempat lainnya di setiap sudut negeri, dunia dan alam semesta ini.

“Sungguh sebuah profesi yang amat agung, dimana seorang wartawan berperan besar dalam seluruh aspek kehidupan,”

“Sejarah mencatat, kemerdekaan Indonesia dikumandangkan ke seantero dunia melalui media oleh para wartawan,” ujar Amran yang juga menjabat Kabag Kemitraan Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI).

Lanjut dia, Begitu penting peran wartawan dalam setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, namun mengapa kini wartawan banyak dipenjarakan dengan cara-cara yang sangat bertentangan dengan UU Pers, UU KIP, dan UU HAM.

“Wartawan tak perlu dibungkam, wartawan tak perlu dipidana, wartawan itu hanya butuh dibina dan diawasi secara profesional. Jadikan UU Pers sebagai satu-satunya alat mengontrol, mengawasi, dan mengembangkan kebebasan pers di negeri ini,” tegas Amran.

Wartawan bukan untuk ditakuti. Wartawan bukan untuk dibasmi. Wartawan penentu masa depan sebuah negara. Wartawan mutlak diperlukan dalam mendorong kemajuan sebuah bangsa serta menjaga pertahanan dan keamanan negara.

“Saya sangat berharap kepada para pejabat di seluruh instansi, baik pemerintah maupun swasta agar memberi ruang kepada wartawan untuk menjalankan tugasnya. Jangan merasa alergi dan takut kepada wartawan, apalagi membencinya. Wartawan mengemban tugas sosial control bangsa, bahkan dunia,” pinta Amran menambahkan.

Ia juga mengatakan, sebagai pemimpin redaksi, tentunya sangat memperhatikan apa yang menjadi kendala para wartawan di lapangan.

“Saya akan mengikuti jejak Ketum PPWI yang membela wartawan dari media manapun jika mendapatkan perlakuan yang tidak pantas, seperti yang sudah dilakukan Ketum PPWI, Wilson Lalengke, yang membela dan memperjuangkan para wartawan di tanah air selama ini,” tutup Amran penuh semangat.

(Red)

Bogor

Razia Gabungan Polres Bogor Jelang Pergantian Tahun Sita 558 Botol Miras

BERIMBANG.com Bogor – Razia sejumlah tempat hiburan malam (THM) dan tempat karaoke, malam tadi dini hari, pada (31/12/2019). dilakukan oleh Personil gabungan Kepolisian Resort Bogor, Den Pom dan Sat Pol PP Kabupaten Bogor

Sebagai bentuk upaya Kepolisian menekan angka peredaran miras dam Narkoba menjelang peringatan perayaan pergantian tahun baru 2020.

Sebanyak 50 personil satuan Reserse Narkoba diturunkan dalam kegiatan razia ini. 32 personil dari unsur Binmas, Sabhara, Intel dan Reskrim serta 2 orang personil PM,

ditambah dengan 8 personil Sat Pol PP Kab. Bogor turut serta dalam razia gabungan menjelang peringatan perayaan pergantian tahun di wilayah hukum Polres Bogor.

Kegiatan ini pun merupakan rangkaian dari Operasi Lilin Lodaya 2019 yang dilakukan oleh  jajaran Kepolisian Resor Bogor.

Bukan hanya razia dengan target sasaran miras dan narkoba juga terkait perizinian (SIUP) tempat-tempat hiburan malam pun tidak lepas dari pemeriksaan razia gabungan yang dilakukan ini.

Sejumlah Pemandu Lagu (PL), serta para pengunjung yang datang ke tempat hiburan malam turut diperiksa.

Empat orang didapati positif telah menggunakan Narkoba jenis Amphetamine (Sabu), lalu jajaran personil gabungan berhasil merazia Miras berbagai merk sejumlah 558 botol dari berbagai merk dan jenis.

AKP Andri,S.I.K Kasat Narkoba Polres Bogor menuturkan, “Kegiatan ini dilakukan dalam rangka cipta kondisi untuk menekan angka peredaran miras, narkoba dan prostitusi yang kerap kali identik dalan peringatan perayaan tahun baru di tempat-tempat hiburan malam”.

Selain itu juga para Pemandu Lagu (PL) yang didapati pada tempat karaoke dilakukan kegiatan pembinaan dan penyuluhun oleh Kasat Binmas Polres Bogor AKP Achmad Budi Santoso.,S.H.

(BAP/red)

Bogor

Menpora Yakin Stadion Pakansari Jadi Salah Satu Stadion Piala Dunia U-20

BERIMBANG.com Bogor – Usai pertandingan laga pamungkas Liga 3 antara PSKC Cimahi vs Persijap Jepara, Menpora Zainudin Amali meninjau langsung fasilitas-fasilitas pendukung Stadion Pakansari Cibinong Bogor Jawa Barat, Minggu (29/12/2019).

Menpora menyambangi Ruang Wasit, Ruang Ganti Pemain, Ruang Medikal, Ruang Broadcast, dan Ruang Jumpa Pers.

Komentar dia, secara standar sudah terlihat bagus, tinggal penambahan beberapa menyesuaikan apa yang disyaratkan FIFA lebih lanjut.

“Saya pertama kali ini kemari, kemarin Bu Bupati sudah melaporkan kesiapannya dan sekarang saya tinjau langsung, keren stadionnya,”

“Ini salah satu yang diusulkan PSSI kepada FIFA untuk salah satu calon tempat Piala Dunia U-20, kita tunggu, saya meyakini ini siap,” kata Menpora yang dikuatkan oleh Sekjen PSSI Ratu Tisha.

Disela itu, Menpora juga mengharapkan dukungan masyarakat atas penunjukan Pelatih Timnas U-20 asal Korea Selatan Shin Tae-yong oleh PSSI.

Kata dia, beri kesempatan dan yakini bahwa apa yang dilakukan PSSI sudah benar, Pemerintah mendukung penuh apa saja demi suksesnya penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia serta harapan besar untuk sukses pula meraih prestasi.

“Sebagaimana yang diamanatkan langsung oleh Bapak Presiden bahwa sebelum akhir tahun harus sudah ada pelatih untuk Timnas U-20 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 Tahun 2021 dimana Indonesia sebagai tuan rumah,”

“PSSI sudah menunjuk, pemerintah mendukung, dan mengharapkan dukungan masyarakat agar Shin Tae-yong dapat menjalankan tugas dengan baik,” tutup Zainudin Amali.

Mendengar hal ini, Bupati Bogor Ade Yasin sumringah, ia pun kian semangat untuk menata kawasan Stadion Pakansari, terutama infrastruktur jalan dan transportasi.

“Kita akan perbaiki semua. Masih ada waktu. Kabupaten Bogor siap jadi tuan rumah piala dunia yang baik,” jelasnya.

“Karena Stadion Pakansari memang dibangun untuk menggelar event sepakbola internasional, maka standarnya juga internasional,” kata Ade Yasin.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor) 

Jakarta

IPW: Jaksa Agung Harus Adil Terhadap Kasus Sarang Burung Walet Novel Baswedan

BERIMBANG.com Jakarta – Dengan mulai terungkapnya pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan oleh Polri, Indonesia Police Watch (IPW) meminta Jaksa Agung bersikap adil dan profesional untuk melimpahkan kasus pembunuhan yang diduga dilakukan penyidik KPK itu di Bengkulu beberapa tahun lalu ke pengadilan.

“IPW mengingatkan, kasus dugaan pembunuhan itu dilakukan Novel saat masih menjadi penyidik di Polda Bengkulu. Novel memimpin penangkapan terhadap sejumlah tersangka yang diduga mencuri sarang burung walet,”

“Akibat para pelaku tidak mau mengakui perbuatannya, Novel diduga melakukan penganiayaan dan menembak tersangka hingga satu tersangka tewas dan empat lainnya cacat permanen,” ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, dalam keterangan resminya, Sabtu (28/12/2019).

Keluarga korban, lanjut Neta, sudah bertahun-tahun mencari keadilan atas peristiwa ini, tapi hingga kini tak kunjung mendapatkannya. Ia bilang, Novel seperti begitu digdaya, super power, dan kebal hukum hingga tak tersentuh, sampai sampai para aktivis hak asasi manusia pun lebih membela Novel ketimbang keluarga korban yang didzalimi.

“Sebab itu, IPW mengingatkan semua pihak, Novel adalah tersangka kasus penembakan di Bengkulu, yang menyebabkan satu orang tewas dan empat luka permanen,”

“Kasusnya sudah di-deponering Presiden Jokowi. Tapi keluarga korban memenangkan prapradilan atas deponering presiden tersebut. Ironisnya, hingga saat ini, Jaksa Agung tak kunjung melimpahkan kasus itu ke pengadilan,” tutur Neta.

Lebih jauh, Neta mengimbau para elit kekuasaan, seperti Presiden, Jaksa Agung, dan Kapolri harus fair terhadap rasa keadilan keluarga korban penembakan yang diduga dilakukan Novel di Bengkulu. Sebab, semua warga negara sama kedudukannya di depan hukum.

“Presiden, Jaksa Agung, dan Kapolri harus tahu bahwa Novel hanya luka dan cacat akibat penyerangan terhadap dirinya, sementara apa yang diduga dilakukan Novel di Bengkulu sudah menbuat satu orang tewas dan empat lainnya cacat permanen,” tegas Neta.

Ia meminta agar Presiden, Jaksa Agung, dan Kapolri jangan memberikan keistimewaan terhadap Novel, hanya karena dia penyidik KPK. “Presiden, Jaksa Agung, dan Kapolri tidak boleh takut untuk menyeret Novel ke pengadilan,” sambung Neta.

IPW juga mengimbau, Ketua KPK, Komjen Firli, agar memberi kesadaran kepada Novel untuk bersikap ksatria dalam menyelesaikan perkaranya di pengadilan.

“Bagaimana pun, sebagai mantan polisi dan penegak hukum serta penyidik senior di KPK, Novel harus mampu menunjukkan sikap kesatrianya. Novel jangan jadi pengecut saat dia berkasus, sementara terlihat begitu perkasa ketika mengkasuskan orang lain dan begitu gagah saat mendesak Polri agar menangkap pelaku penyerangan terhadap dirinya,” tegas Neta lagi.

IPW berharap semua pihak bisa membuka mata bahwa rasa keadilan harus diciptakan seadil-adilnya terhadap semua orang. “Sehingga tidak ada kesan KPK melindungi para pengecut yang merasa dirinya kebal hukum, seperti Novel Baswedan,” pungkas Neta.

(LKI/Red)

Bogor

Kabupaten Bogor Naikan Upah Petugas Penyapu Jalanan Menjadi Rp 50 ribu/hari

BERIMBANG.com Bogor – Guna meningkatkan kesejahteraan para Pesapon (petugas penyapu jalanan), Bupati Bogor Ade Yasin memastikan Tahun 2020 akan menaikan upah para pasukan orange ini.

Hal itu disampaikan Ade saat berdialog dengan pesapon dari jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, di Taman Tegar Beriman Cibinong, Jawa Barat, Jumat (27/12/2019).

”Sebagai wujud rasa terima kasih dan apresiasi bagi para pesapon, saya naikan upah pesapon di tahun 2020, upah harian yang awalnya 40 ribu rupiah kita naikan menjadi 50 ribu rupiah, sedikit-sedikit kita naikan, yang penting ada kenaikan,”

“Kita (pemerintah) juga berikan uang jaminan kesehatan sebesar 100 ribu rupiah perbulan, walaupun kita tahu Puskesmas dan RSUD sudah gratis, tapi uang jaminan kesehatn ini memang sudah saya alokasikan,” kata Ade Yasin

Lanjut Ade, peningkatan kesejahteraan dan jaminan kesehatan adalah bentuk penghargaan yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada para pesapon.

“Penghargaan kepada para pesapon harus dibarengi dengan tanggung jawab dan etos kerja yang tinggi,”

“Pesapon adalah garda terdepan dalam menjaga kebersihan Kabupaten Bogor, para pesapon harus merasa bangga sudah berbuat untuk Kabupaten Bogor, sehingga dengan rasa bangga itu akan menumbuhkan rasa tanggung jawab,” ujar Bupati.

Ade Yasin menghimbau masyarakat untuk menghargai pesapon dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Para pesapon sering dipandang sebelah mata, padahal peran mereka sangat penting bagi kehidupan sebuah kota atau kabupaten, para petugas ini bekerja hampir tanpa mengenal waktu,”

“Untuk itu saya mengajak kepada masyarakat menghargai para petugas kebersihan ini dengan cara membuang sampah pada tempatnya,” pungkas Ade Yasin.

(Derima/Parman/Edwan/Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

Komentar Wartawan Lokal Tak di Undang Media Gathering PDAM Tirta Pakuan

BERIMBANG.com Bogor – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor lakukan Media Gathering yang  bertempat di Hotel Padjajaran Suites pada Jumat 27 Desember 2019 lalu, Hotel itu tergolong mewah di Kota Bogor.

Namun acara tersebut disayangkan oleh sekelompok wartawan/jurnalis lokal atau media lokal yang merasa tidak diundang dalam acara tersebut,

Para wartawan itu merasa telah membantu mempublikasi kegiatan-kegiatan positif yang dilakulan PDAM Kota Bogor, satu diantaranya Tiur Carolina selaku wartawan Pelita Informasi (PI News).

“Lagi-lagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM8) Tirta Pakuan Kota Bogor membuat pengkotak-kotakan kepada awak Media,” kata Tiur, pada Sabtu 28 Desember 2019.

Tiur mengungkapkan pengakomodiran media masa di Kota Bogor hanya mereka yang terdata di organisasi Pers Nasional.

“Hal ini bukan hanya sekali di lakukan oleh PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, karena Sebelumnya pernah juga PDAM Tirta Pakuan menggelar acara Media Gathering dan melakukan hal yang sama tanpa mengundang awak media lain,” terang Tiur.

Padahal, kata Tiur, acara yang di gelar oleh PDAM Tirta Pakuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan bentuk kemitraan antara PDAM Tirta Pakuan dengan para awak media, khususnya media lokal dan wartawan lokal yang memahami betul seluk beluk daerahnya..

“hal ini lah yang menimbulkan kecemburuan sosial bagi awak media yang merasa tidak pernah di libatkan ataupun tidak di undang dalam acara tersebut, dan jelas menjadi pertanyaan bagi beberapa awak media,” pungkas Tiur.

Senada dengan Tiur, Juga ada wartawan gemilang, Ridwan yang telah malang-melintang menyikapi berita pekerjaan pemerintah di Kota Bogor,

“Jelas menjadi pertanyaan bagi beberapa awak media yang merasa bahwa ada tebang pilih,” kata Ridwan, “Kalau mau mencari kesalahan itu mudah aja bagi para Wartawan,” kata Ridwan.

Melalui Aplikasi WhatApp, Direktur Utama PDAM, Deni membalas chat Tiur saat dimintai keterangan, “itu dari Humas teh Tiur sama I0, saya juga baru tahu setelah pas acara,” katanya, “coba nanti saya konfirmasi ke Humas,” singkatnya.

(TYr)

Depok

THE 42nd  Jazz Goes To Campus   

BERIMBANG.COM, Depok – Acara tahunan “Jazz Goes To Campus” kembali dilaksanakan pada tanggal 24 November 2019 yang bertempat di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Depok.

Jazz Goes To Campus yang di sponsori oleh Coca-cola ini telah lama dibentuk selama hampir 42 tahun silam, acara ini tentunya sangat mengundang perhatian publik untuk dapat menghadirinya, dengan biaya yang dapat terjangkau oleh semua para penikmat jazz kini tidak perlu mengeluarkan keuangan yang banyak untuk dapat menghadiri acara tersebut. Acara yang sangat asik ini tentunya dilengkapi dengan stand makanan yang sangat banyak hingga stand-stand yang menjual berbagai macam merchandise dari setiap produk sponsorship.

Acara ini menampilkan banyak sekali artis-artis ternama Indonesia seperti Raisa, Ardhito Pramono, Aditia Sofyan, Barasuara, Dengarkan Dia, Nidji, Pamungkas, Ran, Marion Jola, Maliq & D’Essentials dan tentunya ada juga artis luar negeri yang tidak kalah menariknya yaitu Keith Martin yang sangat terkenal dengan lagu “Because of You”

Acara tersebut dilengkapi juga dengan kerjasama dari berbagai macam Sponsorship Official Bubble Drink Partner oleh Chatime, Official Beauty Partner oleh Wardah, Official Ticketing oleh Gotix, Official Venue Partner oleh One Bel Park, Official Cultural Partner oleh Institut Francais Indonesia, Official Candy Partner oleh Chupa Chups, dan Official Sound System Partner oleh DDS dan sponsorship lainnya. Tidak hanya itu, kerjasama dari media partner tentunya juga ada seperti Official Digital Media Partner oleh Kumparan, Official TV Partner MetroTV, dan Official Radio Partner oleh 102,2FM Prambors Jakarta.

Penampilan dari adanya artis-artis ternama, kini Fakultas FEB Universtas Indonesia sangat padat dikunjungi oleh masyarakat dari Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung hingga masyarakat Depok yang sangat ramai. Walaupun Open Gate yang dimulai pukul jam 1 siang dengan keadaan cuacanya yang sangat panas, tetapi tetap membakar semangat para pengunjung untuk ikut acara tersebut sampai acara selesai dan mereka rela antri untuk menunggu antrian penukaran tiket dengan gelang Jazz Goes To Campus.

Acara Jazz Goes To Campus sangat seru walaupun dipenuhi oleh orang banyak, tetapi hal yang paling penting sih karena stage panggungnya terbagi menjadi banyak jadi tidak terlalu padat, sangat tidak terbayang kalo stagenya cuma 1 atau 2, akan lebih crowded dari ini pastinya – Ramadhany, pengunjung acara Jazz Goes To Campus –

Selain dipenuhi dengan berbagai macam stand makanan hingga stand yang menjual merchandise, tempat-tempat stand tersebut juga menjadi salah satu tempat untuk bermain permainan, kian kini sangat menarik perhatian para pengunjung. Tidak hanya itu setelah bermain para pengunjung akan mendapatkan hadiah seperti kipas tangan, produk sponsorshipnya dan masih banyak lagi hadiah-hadiah yang sangat seru dan menarik.

Jazz Goes To Campus ini keren banget untuk level anak kuliahan dari segi konten, teknis, dan semuanya regardless of their business on college, jadi acara ini pastinya seru banget dan cukup ideal untuk sebuah festival –Audria Detta, panitia volunteer Jazz Goes To Campus –
Tetap saksikan Jazz Goes To Campus di tahun-tahun berikutnya, dan nantikan setiap keseruan penampilan dari artis-artis ternama yang akan selalu  mengguncangkan panggung Jazz.

Penulis : Cicilia Rosalinda Ndoi, Mahasiswa Vokasi Program Studi Hubungan Masyarakat Universitas Indonesia.

Bogor

Laskar Dewa Dilibatkan Jaga Di PosPam Polsek Cijeruk Dalam Pengamanan Natal Dan Menyambut Pergantian Tahun Baru 2020

BERIMBANG.COM, Bogor – Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Demokrasi Warga (Laskar Dewa) dilibatkan dalam Penjagaan Pos Pengamanan (PosPam) Polsek Cijeruk – Cigombong dalam rangka Natal dan menyambut Tahun 2020.

Pengamanan tersebut yang merupakan gabungan dari Polsek Cijeruk – Cigombong, Koramil 2123 Cijeruk, Satpol PP, Dishub, Laskar Dewa, JKU, serta dari UPT Puskesmas Cigombong yang selalu siaga.

Laskar Dewa selalu dilibatkan dalam Pengamanan yang sifatnya Umum yang langsung diminta oleh Institusi  TNI-Polri serta Instansi Pemerintah terkait. Hal tersebut diungkapkan Gus Fauzi Ali Hanafi, Ketua Umum Laskar Dewa, jumat (27/12/19)

Gus Fauzi sebagai Ketua Umum Laskar Dewa yang juga merupakan Tokoh Sentral tersebut mengatakan, Dirinya selalu mengapresiasi dan merespon Unsur TNI-Polri serta instansi Pemerintah terkait ketika Anggotanya diminta untuk dilibatkan dalam berbagai hal kegiatan yang sifatnya kepentingan Umum dan Sosial. Seperti yang sudah – sudah sering dilakukan, seperti Kegiatan Upacara gabungan peringatan 17 Agustus, Upacara Peringatan Hari Pahlawan, MTQ, Pengamanan Idul Fitri, Pengamanan Natal Dan menyambut Tahun Baru yang saat ini sedang dilaksanakan, serta kegiatan lainnya.

“Laskar Dewa ini selalu dilibatkan dalam berbagai hal kegiatan yang sering diminta unsur TNI-Polri serta Pemerintahan terkait, hal tersebut merupakan Sinergitas antara Laskar Dewa dengan Aparatur Pemerintah dalam menjaga situasi Wilayah tetap kondusif dan aman. Seperti kegiatan saat ini, Laskar Dewa dilibatkan dari pertama dimulainya apel gabungan untuk pengamanan menjelang Natal Kemarin, serta menyambut pergantian Tahun Baru 2020 nanti,” ujarnya.

(Na)

Jakarta

Agum Gumelar: Perlu Kaji Ulang Perubahan UUD 45

BERIMBANG.com Jakarta – Dalam menyikapi UUD 1945 hasil 4 kali amandemen, perlu kaji ulang melalui pemikiran bersama secara komprehensif yang didukung oleh semua kekuatan komponen bangsa.

Demikian disampaikan Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar dalam acara Dialog Interaktif yang diselenggarakan oleh Stasiun RRI Pro-3 di Lantai 7 Gedung RRI Pusat Jakarta, Jumat (27/12/2019).

Acara dialog yang dipancarluaskan juga melalui jaringan live-streaming dan audio-visual RRINet itu mengusung tema: “Kaji Ulang Perubahan UUD 1945”.

Menurut Agum, yang merupakan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (DPP PEPABRI), proses kaji ulang harus dilakukan secara konstitusional melalui lembaga tinggi negara yang berwenang seperti tertulis dalam UUD 1945, yakni MPR.

“TAP MPR No.1/2002 mengamanatkan adanya suatu komisi yakni Komisi Konstitusi, Komisi inilah yang mesti melakukan pengkajian UUD 1945,” kata Agum yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Lemhannas (IKAL) menjawab pertanyaan terkait lembaga yang semestinya bertugas melakukan pengkajian UUD.

Sementara itu, Laksda TNI (Purn) Ishak Latuconsina, yang juga menjadi narasumber dalam acara dialog RRI Pro-3 ini, ia mengatakan bahwa kaji ulang UUD harus dirumuskan melalui kajian naskah akademis.

“Kaji ulang harus dirumuskan dalam naskah akademik dengan argumen yang jelas dan mantap,” tegas Ishak yang merupakan mantan anggota Komisi I DPR RI dan Dutabesar Luarbiasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Republik Islam Pakistan.

Hal ini amat penting, sambung Ishak, agar UUD 1945 hasil kaji ulang tidak meninggalkan hal-hal pokok yang dirumuskan para pendiri bangsa.

“Kaji ulang harus benar-benar dilakukan dengan sebaik-baiknya, agar tidak meninggalkan atau menghilangkan hal-hal pokok dan mendasar yang telah dirumuskan oleh para pendiri bangsa, yakni Pembukaan UUD 1945, Pancasila dan NKRI,” pungkas Ishak mengingatkan.

Acara yang berlangsung dari pukul 10.05 hingga 11.00 WIB itu disaksikan langsung oleh Direktur Utama RRI Pusat M. Rohanudin, Direktur Pogram dan Produksi Soleman Yusuf, Direktur SDM dan Umum Nurhanuddin, dan Pemred RRI Widhie Kurniawan.

Selain itu, terlihat hadir pula mendampingi Agum, Karo Humas IKAL Djoko Saksono, dan Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke yang merupakan Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012.

(Humas IKAL/Red)

Bogor

Turunkan Tingkat Pengangguran, Kabupaten Bogor Luncurkan Bogor Career Center

BERIMBANG.com Bogor – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor meluncurkan Bogor Career Center, demi menurunkan tingkat pengangguran di Kabupaten Bogor, diresmikan oleh Bupati Bogor, Ade Yasin, di Gedung Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor,pada Kamis (26/12/2019).

Dalam amanatnya Bupati Bogor mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran dengan berbagai kebijakan dan program.

Upaya yang ditempuh ialah pendekatan pembangunan yang bertumpu pada pertumbuhan ekonomi.

“Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya menekan angka pengangguran yang setiap tahunnya terus bertambah, salah satunya dengan membentuk Bogor Career Center yang merupakan pusat informasi pasar kerja, pusat informasi peningkatan pengembangan dan pelatihan angka kerja, pusat infornasi pemagangan angkatan kerja serta pusat data dan informasi ketenagakerjaan Kabupaten Bogor,” terang Ade.

Lanjut dia, tujuan didirikan Bogor Career Center adalah untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Ia juga menyampaikan, di tahun 2019 ini angka kemiskinan dan pengangguran menurun.

“Angka kemiskinan menurun dari 7,14 persen tahun 2018 menjadi 6,66 persen di tahun 2019. Dan angka pengangguran menurun dari 9,75 persen tahun 2018 menjadi 9,06 persen di tahun 2019,” ungkap Ade Yasin.

“mudah-mudahan dengan diresmikannya gedung bogor career center dapat lebih bermanfaat bagi lapisan masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya bagi para pencari kerja,” harap Ade.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Rahmat Sujana memaparkan lapangan kerja jangan hanya mengandalkan sektor formal tetapi juga mengandalkan sektor non formal.

“Kami bersama dinas lain akan mencetak wira usaha mandiri dan wira usaha baru agar juga  tercipta lapangan kerja baru walaupun jumlahnya tidak sebanyak dunia industri,” kata Rahmat.

Tidak hanya itu saja, kata Rahmat, Career Center itu juga sudah terkoneksi dengan Diskominfo, serta kecamatan yang ada di Tegar Beriman.

“Di samping itu, Bogor Career Center ini tidak hanya lowongan kerja saja, tetapi memberikan informasi tentang pelatihan kemudian tentang pemagangan,” jelas Rahmat.

Ia juga melanjutkan agar para calon tenaga kerja siap bekerja atau berusaha, maka setiap tahun jajarannya melatih 1.000 an jiwa pencari kerja.

“Ada 1.200 jiwa pencari kerja yang kami berikan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK), mereka kami ajarkan beberapa jenis ketrampilan seperti menjahit, mengelas, servis otomotiif, servis handphone dan lainnya,” sambungnya.

Selain datang ke Gedung Bogor Career Center, para pencari kerja juga bisa mengakses informasi lapangan kerja melalui aplikasi dan website http.www.bogorcareercenter.bogorkab.go.id.

“Informasi lowongan kerja ini bisa diakses di aplikasi Bogor Career Center atau website http.www.bogorcareercenter.bogorkab.go.id. Sedangkan untuk mencetak kartu kuning atau kartu pra kerja harus datang ke Gedung Bogor Career Center,” pungkas Rahmat.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)