Bulan: September 2019

Depok

Usai Pelantikan, Anggota DPRD Terpilih Priyanti Susilawati Siap Jemput Bola

BERIMBANG.COM, Depok – Anggota DPRD Terpilih Dapil Sawangan dari Partai Gerindra Priyanti Susilawati sangat bersyukur acara pelantikan pada tanggal 3 September 2019 di Gedung DPRD berjalan lancar dan sukses, pengucapan sumpah dan janji sebagai DPRD Kota Depok adalah sesuatu yang wajib dijalankan sebagai wakil Rakyat.

” Ini merupakan amanah rakyat yang harus di jalankan, mudah – mudahan dapat mengemban amanah masyarakat dan mengetahui keinginan masyarakat dalam hal pembangunan Kota Depok, ” ujar Priyanti di kediamannya belum lama ini.

Selama menjabat sebagai anggota DPRD Depok periode 2019 – 2024, Priyanti lebih mengutamakan kepentingan masyarakat dengan merangkul kepada semua kalangan, keinginan masyarakat harus di prioritaskan untuk kemajuan bersama.

Disamping itu dalam hal menyerap aspirasi masyarakat, dirinya ingin berbeda dengan cara menjemput bola dengan cara menanyakan langsung kepada masyarakat permasalahan – permasalahan yang ada.

” Selama ini yang dirasakan, masyarakat mempunyai wakil rakyat tetapi tidak mengenal dengan pemimpinnya, untuk itu saya berharap masyarakat dapat lebih mengenal kepada wakilnya, ” terang Priyanti.

Kedepannya, Priyanti akan melakukan perbaikan – perbaikan dalam segala sektor, bila ada kekurangan sebisa mungkin dan semampunya akan memperbaikinya.

” Saya akan berbuat semampunya, apalagi dalam hal kepentingan untuk masyarakat, masyarakat pasti berharap kepada kita untuk memperjuangan hak – hak mereka bisa terwujud, ” ucapnya.Dalam hal pengawasan terhadap Pemerintah Kota Depok, Priyanti akan menjalan sesuai dengan tupoksi sebagai anggota DPRD terpilih, dirinya juga akan belajar kepada senior – senior di Dewan agar tidak salah langkah dalam menjalankan fungsinya.Dalam kelengkapan di Dewan, Priyanti lebih memilih di Komisi D, karena menurutnya, Di komisi itu bisa lebih dekat dengan masyarakat dan besinggungan langsung.

Iik

Depok

Sah, 50 Anggota DPRD Depok Resmi Dilantik

BERIMBANG. Depok –  Sebanyak50 Anggota DPRD Kota Depok periode 2019 -2024 dilantik melalui Rapat paripurna istimewa, Pengucapan sumpah / janji Anggota DPRD Depok masa Bakti 2019-2024 tersebut dipimpin ketua Pengadilan Negeri Depok Sutiyono.

Berdasarkan surat dari Gubernur Jawa Barat, nomor 171.2/Dep/697/BEMKSM/2019, pertanggal 28 Agustus 2019, pelantikan 50 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok masa jabatan 2019 – 2024 Selasa 03 September 2019 di Ruang Paripurna. Pelantikan anggota DPRD Depok dihadiri Wali Kota Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Pradi Supriatna, Sekretaris Daerah drg.Hardiono, Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Manusia Dr.Ir.H.Ahmad Hadadi .M.Si, Ketua KPU dan Bawaslu Kota Depok, Dandim 0508 Depok Letkol Kav.Agus Isrok, Kapolresta Depok AKBP (Pol) Aziz Andriansyah, Kejari Depok Sufari, serta 750 undangan lainnya dalam sidang paripurna.

Ketua DPRD Depok sementara Suparyono dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada mantan anggota DPRD Depok periode 2014-2019 yang telah habis masa jabatannya atas kerja sama serta kebersamaan selama lima tahun.

“Selamat datang kepada anggota yang baru dan diharapkan dapat bekerjasama serta berkolaborasi antara anggota DPRD maupun Pemkot Depok lima tahun mendatang untuk kepentingan masyarakat di 11 kecamatan,” ujar Suparyono, Selasa (03/09/2019).

Sedangkan Wali Kota Depok Mohammad Idris, mengatakan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan masyarakat Kota Depok dari berbagai sisi.
Selain itu, anggota DPRD Depok yang baru diharapkan untuk tidak gagap teknologi (Gaptek) dalam memantau perkembangan dan situasi di masyarakat dengan semakin berkembangnya teknologi melalui media elektronik atau media sosial.

Mengenai masalah aspirasi dari pemilih saat kampanye selain melalui tatap muka langsung juga dapat dilakukan dengan media sosial, ujarnya termasuk dalam keterbukaan informasi kaitan pengajuan anggaran dalam berbagai kegiatan.

“Hilangkan proses yang dulu karena sekarang jaman keterbukaan sehingga masyarakat harus tahu usulan anggaran yang akan diajukan,” tuturnya.

Adapun hasil perolehan kursi partai politik antara lain:PKS 12 kursi, Gerindra 10 kursi, PDI Perjuangan 10 kursi, Golkar 5 kursi, PAN 4 kursi, PKB 3 kursi, Demokrat 3 kursi, PPP 2 kursi dan PSI 1 kursi. (Red).

Depok

IBH Gandeng Acep Azhari Di Pilkada Depok

BERIMBANG.COM,Depok – Dalam rangka membahas peluang berpasangan di perhelatan Pilkada 2020-2025, Imam Budi Hartono (IBH) melakukan pertemuan dengan Bang Haji Acep Azhari Orang Depok (Hacord) di sebuah hotel Kota Bandung.

Pertemuan kali ini dalam rangka pencarian calon pasangan yang potensial sebagai pendamping Wali Kota Depok,demikian dikatakan Imam Budi Hartono (IBH) Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), (1/09/2019)

Menurut IBH Bang Hacord merupakan kandidat pendamping yang sangat potensial. Selain orang Depok asli, Hacord memiliki jaringan massa yang cukup luas di Depok.

” Berpasangan dengan Bang Hacord dapat memperluas basis pemilih, karena beliau adalah tokoh asli Depok dengan jaringan sangat luas. Selain itu beliau juga tokoh pengusaha sukses dan tokoh pendidikan di Kota Depok. Katanya

Dikatakan IBH bahwa pada pertemuan kali ini, dirinya diminta oleh DPP PKS untuk segera mulai mensosialisasikan dirinya kepada masyarakat sebagai kandidat calon Walikota Depok.

“Mulai pekan depan saya diminta DPP PKS untuk mensosialisasikan ke masyarakat,” ucap Imam.

Sementara itu, Bang Hacord menilai sosok Imam adalah tokoh muda Depok yang pantas diberi kesempatan untuk memimpin pembangunan daerahnya.

“Beliau tokoh muda potensial yang pantas diberi kesempatan untuk memimpin Depok. Orangnya baik, pintar, dan mau kerja keras,” ungkap pria yang visioner, sholeh dan mau kerja keras itu.(red).

Depok

Divisi Chanel Debar Berikan Kesempatan Kepada Siswa SMK Untuk Menjadi Crew

BERIMBANG.COM,Depok – Depok Pembaharuan merupakan salah satu media yang konsisten memberikan pesan dan informasi untuk warga kota Depok khususnya. Dalam perjuangannya dalam mendukung terwujudnya visi dan misi Kota Depok dari sisi pendidikan, Depok Pembaharuan dengan Divisi Channel yang sudah di launching hampir setahun ini memberikan kesempatan kepada siswa-siswi SMK untuk menjadi bagian dari tim produksi (Crew) pada program di Divisi Channel tersebut.

Sebanyak 6 siswa dari SMK Broadcast GHAMA Caraka Depok menerima sertifikat apresiasi langsung dari Pimpinan Redaksi [baca-pimred] di Lapangan Upacara, Jalan Raya Grogol No. 3, Limo Kota Depok. Senin(2/9/2019).

Crew Debar Channel yang sudah bertugas selama setahun dan memiliki etos kerja yang baik akan diberi apresiasi berupa sertifikat oleh Pimred Debar Adie Rakasiwi.

“Pertama saya berterima kasih, dan berharap agar apresiasi ini menjadi motivasi khusus untuk 6 siswa ini dan umumnya kepada teman-teman yang lain untuk terus berkarya dengan kreatif” Tutur Adi.

Kepala SMK Broadcast GHAMA Caraka Syafrudin yang juga turut mengundang orangtua dari ke-6 siswanya dalam pemberian sertifikat tersebut, menerima secara simbolik sertifikat dari Pimred Debar dan langsung diberikan kepada orangtua dari masing-masing siswa.

Syafrudin menekankan, “Kami pihak sekolah sangat berterima kasih kepada para orangtua yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk dibina di sekolah kami, dengan adanya kerjasama debar ini kami yakin anak-anak kita lebih siap lagi mentalnya dalam menghadapi dunia Industri dan persaingan kerja diluar sana”.

Sertifikat apresiasi diberikan didepan para siswa-siswi, Guru SMK GHAMA Caraka dan SMA Islam GHAMA Ar-Rasyid usai melaksanakan upacara bendera.

Orang tua yang datang menerima sertifikat diantaranya orang tua Chandrika Sai Rajeshwari, Rifana Dianti, Ariq Febri Ananda, serta guru dan wali kelas yang mewakili orangtua dari 3 siswa lainnya yakni Bayu Wicaksono, Natashya Aurelia Dewi dan Abimanyu Dwi Nugroho yang tidak hadir karena berhalangan.

“Kami bangga dan senang karena anak kami dipercaya oleh depok pembaharuan, kami titip anak-anak dan selama produksi mohon dibimbing agar mereka lebih baik lagi” Tutur salah satu orangtua kepada pihak debar. (Red)

Depok

Ini Alasan Pengembang Perumahan Cluster Pasir Putih Terkendala Mengurus IMB

BERIMBANG.COM, Depok – Maraknya Perumahan Cluster di wilayah Pasir Putih, Kecamatan Sawangan Kota Depok  yang belum memiliki IMB membuat pengembang beralasan belum mengurus ijin karena faktor status lahan belum mempunyai Sertifikat Hak Milik.

Pihak pengembang terkendala dengan lahan tanah yang dimiliki masih berstatus Girik Maupun Akte Jual Beli ( AJB )

Ketua RW 04 Kelurahan Pasir Putih, Hambali atau biasa disapa Baban mengatakan, kendala Pengembang belum mengurus IMB dikarenakan status lahan tanah masih berupa girik dan IMB sehingga untuk mengurus ijin tidak bisa dilakukan.

” Para pengembang yang ada di wilayah, mengadukan masalah perijinan ke saya,  memang pengembang itu juga menyampaikan status tanah girik dan IMB sedang proses peralihan hak ke Sertifikat Hak Milik tapi itu memakan waktu yang lama, bisa sampai setahun setelah penyerahan berkas ke BPN, ” ucap Baban kepada berimbang.com di kediamannya. Senin ( 2/ 9/2019).

Untuk itu, masih Baban, Pengembang bukannya tidak ingin beritikad baik untuk mengurus IMB tetapi ada faktor yang membuat mendesak untuk membangun walaupun belum berijin yaitu disebabkan kebutuhan ingin membuka usaha.

Sebagai Ketua Lingkungan, Baban juga berharap kepada pengembang untuk mengikuti aturan yang ada di Pemerintah Kota Depok dan segera mengurus ijin. ” Karena perumahan Cluster di Kelurahan Pasir Putih menjadi sorotan publik, untuk itu kami akan segera sampaikan kepada pengembang yang ada disini agar patuh terhadap aturan yang ada, ” ujar Baban.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegak Perda Satpol PP , Taufiqurakhman, mengatakan, pihaknya masih memberikan toleransi dalam hal melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang tidak memiliki IMB  karena menurutnya ada proses yang harus dijalani sesuai dengan tahapan – tahapan yang diatur Perda Kota Depok.

” Yaitu memberikan peringatan terlebih dahulu yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP) setelah itu bilamana peringatan ke 3 tidak diindahkan oleh pengembang maka pihak DPMPTSP melimpahkan ke Satpol PP untuk dilakukan Penyegelan dan Pembongkaran bangunan.

Satpol PP selaku penegak perda menindak lanjuti aduan masyarakat dan hasil temuan sendri dilapangan terhadap bangunan usaha , perumahan atau rumah tinggal yang belum mengantongi izin IMB dari Dinas Perizinan.Dengan berkordinasi kepada Dinas terkait selaku pengampu perda untuk peneguranya dan pemberian sanksi administratif. Untuk di Pasir Putih ada 3 perumahan cluster yang sudah dilimpahkan dari DPMPTSP, ” jelas Taufiq.

Dalam melakukan penyegelan, Taufiq menjelaskan, selama dalam penyegelan pihak pengembang dilarang melakukan aktivitas pembangunan dan diminta untuk menyelesaikan proses pembuatan IMB  selama penyegelan berlangsung.

” Kami beri waktu pengembang untuk mengurus IMB selama penyegelan dan bila waktu yang dijanjikan pengembang tidak mengurus ijin maka kami akan minta rekomendasi untuk melakukan pembongkaran, ” pungkasnya.

Iik

Depok

Contra Flow Di Jalan AR Hakim Mulai Diberlakukan

BERIMBANG.COM, Depok – Tepatnya pukul  15:00, Sabtu (31/8/2019) lalu lintas contra flow (melawan arus) di Jalan Arief Rachman Hakim, Depok, dimulai. Hal itu ditandai dengan dibukanya beton pembatas di putaran arah (U-Trun) oleh Dishub Depok,  persis di depan kantor BNI, yakni tempat dimulainya contra flow.

Pemberlakuan ini  untuk menambah jalur jalan di bagian kanan jalan dari arah pertigaan Ramanda atau Jalan  Margonda Raya menuju Perumnas Depok  I dan Depok Utara.

“Ini janji kita untuk melakukan uji coba contra flow di Jalan  Arief Rachman Hakim yang membuka satu jalur badan jalan sebelah kanan dari arah Jalan  Margonda Raya sehingga menjadi tiga jalur,” kata Kepala Dishub Kota Depok H.Dadang Wihana yang langsung turun membantu jajarannya mengatur arus lalu lintas.

Kalau sebelumnya setiap pukul  15.00 hingga pukul 22.00 di ruas Jalan Arief Rachman Hakim sistem satu arah (SSA), mulai hari ini (Sabtu,  31/8/2019) satu jalur dibuka dari arah Perumnas Depok I dan Depok Utara,  menuju Ramanda atau  Jalan Margonda Raya.

Menurut Dadang,  uji coba contra flow berkaitan dengan semakin padatnya jadwal kereta listrik Jabodetabek melintas di pintu perlintasan Jalan Dewi Sartika,  yang hanya dua sampai tiga menit sekali hingga kerap membuat kemacetan dan antrean kendaraan cukup panjang.

“Hasil evaluasi di ruas Jalan Dewi Sartika setiap jam sibuk kerja maupun hari Sabtu dan Minggu kerap terjadi penumpukan kendaraan. Salah satu solusi yaitu membuka satu jalur dari arah pertigaan PLN Jalan Nusantara Raya hingga depan kantor BNI Jalan Arief Rachman Hakim,” tuturnya.

Setelah melewati kantor BNI kendaraan dari arah Perumnas Depok Satu maupun Depok Utara kembali dua jalur.

Sementara itu, H. Wardianto, warga Beji yang setiap hari melewati jalan ini mengatakan, sempat binggung dan ada antrean kendaraan dari arah Ramanda maupun Perumnas Depok I  saat dibukanya pembatas jalan di depan kantor BNI.

“Ya maklum belum hafal dan terbiasa jadi ada antrean tapi beberapa saat lancar lagi karena pengendara mulai tahu pembagian jalur uji coba contra flow di Jl. Raya Arief Rachman Hakim,” ungkap Wardi. (Red).

Depok

JoTRAM Di Ruas Margonda Diresmikan Walikota Depok

BERIMBANG.COM, Margonda  – Seperti yang sudah di beritakan sebelumnya Program Joyful Traffic Mamagement (JoTRAM) di ruas Jalan Margonda, Depok resmi digulirkan Pemkot Depok. Tahap awal, ada 5 unit bus commuter yang beroperasi.

Peresmian JoTram ini sebagai salah satu upaya mengurangi kepenatan dan suntuk akibat kemacetan arus lalu lintas

“Mulai hari ini program JoTRAM dengan management rekayasa lalu lintas dengan pendekatan seni di ruas Jalan Margonda diresmikan, namun pelaksanaannya akan tetap evaluasi,” kata Walikota Depok KH. Muhammad Idris didampingi Dandim 0508 Depok, Letkol. Inf. Agus Isrok, Kepala Dishub H. Dadang Wihana dan Ketua Organda Depok Azih di terminal bus terpadu Depok, Sabtu (31/8/2019).

Ada lima kegiatan yang resmi dilakukan dalam peluncuran program JoTRAM.  Antara lain bus Margonda Commuter, pemasangan lagu dan sosialisasi berlalu lintas di pertigaan Ramanda, pemberdayaan seniman jalanan, kehadiran shelter Ojol di Ramayana dan uji coba contra flow di Jl. Raya Arief Rachman Hakim.

Menurut Idris, program JoTRAM merupakan program jangka pendek mengatasi masalah kesemrawutan dan kemacetan di Jalan Margonda untuk program jangka panjang tentunya Pemkot Depok telah merencanakan empat titik baru untuk pusat keramian antara lain di wilayah Cinere, Bojongsari, Sawangan dan Limo sambil menunggu rencana pelebaran Jl. Raya Sawangan.

Untuk sekarang, lanjutnya,  baru kawasan Jl. Raya Margonda dengan diresmikannya pengoperasian lima unit bus Commuter untuk warga yang ingin ke kawasan Margonda dari arah Depok II Tengah melalui Jalan  Tole Iskandar, Kec. Cipayung dari Jl. Raya Kartini dan Jalan Dewi Sartika dari kawasan Sawangan.

“Warga yang ingin naik bus Commuter menunggu di halaman parkir Balaikota Depok setelah sebelumnya kendaraan pribadi di titip dilokasi parkir Balaikota,” ujarnya.

Ditambahkan  Kadishub Depok Dadang Wihana, lima unit bus commuter secara bergantian melayani masyarakat yang ingin ke pusat belanja di sepanjang Jl. Raya Margonda mulai dari Balaikota menuju kolong Bundara UI Depok dan kembali ke Jl. Raya Margonda lanjutnya ke Balaikota Depok. (Red).

Depok

Rizal Antoni Berharap LPM Dapat Menyalurkan Aspirasi Masyarakat

BERIMBANG.COM, Depok – Kelurahan Bedahan menggelar musyawarah pembentukkan pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarkat (LPM) masa bakti periode 2019-2022, pada Sabtu (31/8) bertempat di Aula Kelurahan Bedahan.

Musyawarah pembentukkan pengurus LPM ini dihadiri oleh para Ketua RW beserta Tokoh Masyarakat se-kelurahan Bedahan dengan tujuan, meningkatkan prakarsa dan swadaya masyarakat dalam menjalankan program pembangunan secara partisipatif.

Dalam hal ini partisipasi masyarakat yang dikembangkan melalui LPM yang mencakup aktivitas dalam merencanakan dan mengawasi pelaksanaan pembangunan di Tingkat Kelurahan.

Ketua LPM terpilih, Rizal Antoni, alias Bule Pablo menyampaikan ucapan terima kasih kepada perwakilan warga Kelurahan Bedahan yang telah memilihnya dengan harapan dapat menjalankan amanah sebagaimana mestinya.

Ia menambahkan, kinerja LPM kedepan tidak mungkin berjalan sebagaimana mestinya tanpa dukungan dari semua pihak, demi terwujudnya tugas LPM membantu Lurah dalam pelaksanaan urusan pembangunan, sosial kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Selanjutnya, Anton mengucapan terima kasih kepada jajaran pengurus LPM yang lama (Mahrudin-red) atas dedikasinya dalam melaksanakan tugas dan fungsi.

“secara pribadi saya mengucapkan banyak terimakasih kepada LPM terdahulu yang sudah memberikan dedikasinya untuk pembangunan kelurahan Bedahan,”ucapnya saat berada di kediamannya pada Sabtu (30/8) usai pemilihan.

Ia berharap,sambung Anton, dengan terbentuknya LPM yang baru dapat menjalin sinergitas dalam menampung dan menyalurkan aspirasai masyarakat dalam pembangunan, memupuk rasa persatuan dan kesatuan masyarakat dalam rangka memperkokoh NKRI, peningkatan kualitas dan percepatan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, serta menggali pendayagunaan dan pengembangan potensi sumberdaya serta keserasian lingkungan hidup.(nez)