Bulan: September 2019

Bogor

Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan Tanpa Identitas Dibawah Jembatan Pintu Keluar Tol Cigombong

BERIMBANG.COM, Bogor- Telah ditemukan sesosok Mayat tanpa identitas dengan keadaan terbungkus kain berwarna coklat yang berlokasi Dibawah Jembatan Pintu keluar Tol Cigombong, tepatnya di perbatasan antara Kampung Gombong Onan dan Kampung Pasir Kuda Rt 02, Rw 03, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Senin (30/09/19) pagi tadi

Kanit Polsek Cijeruk, Ipda A.M.Zalukhu mengatakan, Pagi tadi Sekitar jam 8 kurang mendapat Laporan dari Warga Kampung Pasir Kuda, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong bahwa di Bawah Jempatan Pintu Keluar Tol Cigombong ditemukan Sesosok Mayat yang tidak diketahui identitasnya.

“Adanya Laporan dari warga tersebut kita langsung mengecek kelokasi, ternyata benar ada sesosok mayat yang tidak di kenal dengan hanya terbungkus kain berwarna coklat,” ujar Kanit Polsek Cijeruk saat ditemui Berimbang.com

Setelah diperiksa dan dilakukan penyelidikan, Kanit Polsek Cijeruk menerangkan, Diduga mayat tersebut Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang jenis kelaminnya Perempuan, dengan ciri-ciri berumur sekitar 25 tahun, tinggi sekitar 145, kulit hitam, rambut ikal pendek. Pihaknya menduga mayat tersebut ODGJ karena sebelumnya orang-orang disekitar situ mengetahui bahwa orang tersebut memang tidak waras dan sering lewat disitu.

“Setelah kita melakukan pemeriksaan dan Cek Tempat Kejadian Perkara (TKP) memang tidak ada luka luar yang bekas kekerasan. Kemudian langkah kita selanjutnya berkoordinasi dengan pihak Desa dan Puskesmas untuk langsung dimandikan, terus oleh pihak Desa yang mengurusnya untuk dimakamkan.

Kanit Polsek Cijeruk Juga mengatakan, Dengan adanya temuan mayat tersebut kemungkinan ada temannya atau orang yang sebenarnya berniat baik mau di kapan atau gimana. Mungkin juga orang tersebut atau siapa, takut atau gimna sehingga akhirnya mayat tersebut ditinggal begitu saja.

(Na)

Bogor

FPII : Hentikan Tindakan Perampasan dan Kekerasan Terhadap Jurnalis

BERIMBANG.COM, Bogor – Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII), Kasihhati, merupakan Organisasi Pers yang dikenal sering mengkritisi tindakan kriminalisasi terhadap Jurnalis (Wartawan) dalam melaksanakan kegiatan Jurnalistiknya juga angkat suara menyikapi kejadian yang dialami beberapa orang Jurnalis saat meliput aksi unjuk rasa damai baru-baru ini.

FPII mengecam keras perlakuan oknum aparat kepolisian kepada sejumlah Jurnalis atau Wartawan saat aksi Mahasiswa di beberapa wilayah di Indonesia. Tindak kekerasan yang dilakukan berupa perampasan alat-alat kerja Jurnalis, intimidasi dan caci maki dari oknum aparat saat meliput rangkaian aksi demo mahasiswa dan pelajar di sekitar Gedung DPR, Selasa (24/9/2019) dan Rabu (25/9/2019).

Selain itu juga ada aksi kekerasan berupa perampasan kamera dan penghapusan gambar yang dialami Ryan Saputra, Jurnalis TVRI di DPRD Sulteng, Rabu, (25/09/2019). Bukan cuma itu, para pekerja media massa bahkan mengalami kekerasan fisik.itu terjadi di Makassar,

“Jurnalis itu dilindungi UU Pers, namun sayangnya masih saja ada oknum aparat kepolisian yang tidak memahami kerja-kerja Jurnalis. Kekerasan masih saja dilakukan,” ujar Kasihhati, dalam keterangan resminya, Jumat (27/9/2019).

Menurutnya, tindak kekerasan berupa perampasan alat kerja dan intimidasi menandakan ada yang salah dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan Polri. Dalam hal ini, SOP itu seharusnya dipatuhi setiap petugas yang mengawal jalannya aksi Mahasiswa sehingga tidak perlu melakukan kekerasan terhadap para wartawan.

“Peristiwa kekerasan terhadap Jurnalis selalu terjadi saat terjadi kericuhan di Lapangan. Sejak aksi 21 dan 22 Mei, peristiwa kekerasan kini terjadi lagi di aksi 24 dan 25 September.

” Tindakan brutal aparat terhadap jurnalis menandakan ketidakprofesionalan Polri. Ini harus dihentikan,” ujar Kasihhati.

Lanjutnya, Polri harus bertanggung jawab penuh atas tindakan oknum aparat yang dinilai sudah kelewatan di lapangan. “Kami kan bukan teroris, bukan musuh polisi,bukan kriminal, kami hanya menjalankan tugas ,yaa, jangan dihantam dong, jangan represif kepada kami,” pinta Kasihhati.

Kasihhati pun meminta Kapolri, Jenderal Pol. Tito Karnavian untuk minta maaf kepada insan pers yang terluka dan tersakiti. Kapolri juga harus menindak tegas anak buahnya di lapangan yang telah berlaku keras dan arrogant kepada jurnalis.

“Kapolri harus minta maaf, harus bisa memberikan sanksi kepada oknum aparat yang seenaknya melukai jurnalis. Apalagi dilakukan dengan cara-cara perampasan alat kerja, ini kan menandakan adanya kesalahan prosedur yang diterapkan di lapangan,” terang Kasihhati.

Kasihhati menegaskan, pihaknya sebagai salah satu organ yang menaungi Jurnalis dan Perusahaan Pers mendesak Polri untuk menyelesaikan persoalan kekerasan yang dilakukan oknum aparat di lapangan.

Berikut adalah pernyataan sikap Presidium FPII:

1. Copot Kapolda yang tak mampu melindungi jurnalis saat bekerja di lapangan,

2. Pecat oknum aparat yang terbukti melakukan kekerasan terhadap Jurnalis yang sedang bekerja.

3. Terapkan pasal 18 dalam UU Pers No. 40 thn 1999 terhadap siapapun yang menghalang-halangi tugas Jurnalis. Hal ini sebagai efek jera dikemudian hari

4. Hentikan perampasan alat kerja jurnalis dan tindak kekerasan lainnya.

Jurnalis dilindungi Undang Undang Pers 40 thn 1999 dalam menjalankan tugas, jadi tolong pahami itu. Mari kita saling menghargai dalam melaksanakan tugas masing-masing.

Sumber: Presidium FPII

 

Bogor

Berbagai Kegiatan Pembangunan Dalam Rangka TMMD 106 Yang Dilaksanakan Kodim 0621 Kab Bogor Terus Berjalan

BERIMBANG.COM, Bogor – Kegiatan Pra TMMD Ke-106, Koramil 2108/Cariu-Kodim 0621/Kabupaten Bogor-Korem 061/SK sampai saat ini masih terus berjalan. Kegiatan TMMD pada Selasa 24 September 2019 ( Hari ini) yang bertempat di Kampung Babakan Kadu, Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari melaksanakan giat Pembukaan Jalan Km 1200 M, Melanjutkan Perapihan Jalan, dan Membuat Lapangan Bola untuk Pembukaan Upacara TMMD ke-106 yang akan dilaksanakan pada  tanggal 2 Oktober 2019 mendatang, untuk sementara semua kegiatan fisik sudah mencapai 24%.

Ketua Pramuka Kwaran Kecamatan Tanjung sari Kabupaten Bogor, Bambang Tresno Sauhari mengatakan, Di Programkannya Pra TMMD 106 oleh Kodim 0621 Kabupaten Bogor sangat membantu bagi Pramuka Kwaran Kecamatan Tanjung Sari, dengan pembuatan lapangan bola sebagai sarana perkemahan kusus Kwaran Kecamatan Tanjang Sari Umumnya bagi Kawaran Wilayah Timur Kabupaten Bogor, serta kegiatan pembangunan jalan yang sangat di tunggu-tunggu oleh masyarakat.

“Program TMMD yang dilakasanakan Kodim 0621 Kabupaten Bogor sangat ditunggu-tunggu masyarakat, dengan dilaksanakannya berbagai kegiatan pembangunan tentunya masyarakat sangat terbantu. Seperti pembangunan jalan untuk kelancaran mobilisasi angkutan barang atau bagi pengendara serta masyarakat sekitar. Jayalah TNI dan Rakyat serta Komponen lainnya kususnya di Kecamatan Tanjang Sari. Hidup TNI, Hidup Rakyat, TNI Manunggal Rakyat,” ujarnya.

(Na)

Jakarta

Surat Terbuka Kepada Tito Karnavian, Catatan Ahmad Bahar Tentang Tito

BERIMBANG.com, Jakarta – Jenderal Tito dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan mampu menempatkan diri di antara para seniornya.

Terbukti, ketika ia ditunjuk sebagai Kapolri, dimana dirinya harus melewati para seniornya, namun Tito bisa menempatkan diri.

Ia tidak merasa lebih hebat. Dan dengan berjalannya waktu, terbukti di internal organaisasi Polri, aman-aman saja. Tidak terjadi gejolak yang mengganggu roda organiasi.

Karier yang moncer dengan melewati empat angkatan di atasnya, tentu tidak mudah. Lompatan ini secara psikologis berat. Tetapi sebagai prajurit sejati tidak ada kata mundur dalam tugas, namun tetap menghormati senior dan tetap dalam koridor profesional. Beliau juga dikenal sebagai intelektual yang santun.

Itulah singkat cerita yang dituliskan Ahmad Bahar dalam rangkumannya tentang isi bukunya berjudul “Surat Terbuka Kepada Yth: Jenderal Tito Karnavian”.

Tampaknya, penulis spesialis biografi para tokoh nasional itu ingin menegaskan bahwa Tito adalah sosok pemimpin yang dibutuhkan Polri saat ini, dan juga ke masa depan.

Pemimpin yang mampu menempatkan setiap orang pada posisinya sebagai sahabat dan rekan kerja dalam melaksanakan tugas serta membangun institusi tanpa harus terjebak pada sekat-sekat primordialisme sempit di berbagai sisi.

Lebih jauh, Ahmad Bahar bahkan mendefinisikan Tito sebagai figur pemimpin cerdas yang memiliki keunikan dan keunggulan tersendiri di antara para tokoh pemimpin cerdas lainnya.

Penulis itu mengatakan bahwa: “Soal pemimpin yang cerdas dan lihai cukup banyak. Namun sosok pemimpin yang cerdas, berpengalaman, dan memiliki karakter tidak banyak. Lebih-lebih lagi, sosok pemimpin yang mampu memberikan totalitas pengabdian kepada negeri yang begitu luas bernama Indonesia,”

“Negeri ini butuh pemimpin yang tidak banyak bicara, tetapi menunjukkan kerja nyata.” (Surat Terbuka Kepada Jenderal Tito Karnavian, hal 6-7).

Yaa, Ahmad Bahar benar. Tito selama menjabat sebagai Kapolri yang sudah lebih dari tiga tahun berjalan jarang terlihat bicara panjang lebar di publik maupun media.

Dia lebih banyak fokus bekerja. Pun, Tito jarang terlihat berada pada posisi pengambil kebijakan dalam mengatasi persoalan bangsa yang muncul di tengah perjalanan sejarahnya.

Ia lebih banyak terlibat dalam proses penyusunan srategi pembangunan dan pengembangan lembaga Kepolisian Republik Indonesia, termasuk dalam kaitannya dengan pengembangan ketahanan nasional. Mengantisipasi kebakaran rumah jauh lebih baik dibandingkan menjadi pemadam kebakaran.

Ahmad Bahar selanjutnya menawarkan kepada publik untuk menilik Jenderal Polisi kelahiran Sumatera Selatan, yang populer dengan program Promoter (Profesional, Moderen, dan Terpercaya) Polri-nya itu, yang menurutnya perlu diberi panggung pengabdian yang lebih luas di bangsa ini.

“Tokoh sebaik dan secerdas Tito Karnavian tidak akan muncul di semua zaman. Ia hanya muncul dalam sebuah periode kepemimpinan yang memang mengharuskan dirinya muncul. Tito muncul di situasi dan zaman yang pas pada masanya, Ia dilahirkan oleh sebuah keadaan yang memang tepat.” (Surat Terbuka Kepada Jenderal Tito Karnavian, hal 6).

Yang oleh karena itu, Ahmad Bahar tiba pada suatu premis ‘Dengan kepandaian, ketulusan, dan kemampuannya memimpin Polri, sudah semestinya Tito perlu diberikan amanah yang lebih luas dibanding hanya memimpin korps Tri Brata’.

Dari sisi usia dan banyak segi lainnya, tulis Ahmad Bahar dalam buku karyanya setebal 208 halaman ini, Tito adalah sosok pemimpin masa depan. Dengan pengalaman dan wawasannya yang luar biasa itu, sangat sayang jika potensi dan kemampuannya tidak dimanfaatkan oleh bangsa Indonesia, yang secara umum menurut banyak kalangan, bangsa ini sedang dilanda krisis kepemimpinan.

Sebagai salah seorang penulis, saya menilai buku terbitan Solusi Publishing ini amat layak untuk menjadi referensi semua pihak dalam mengenal lebih jauh tentang seorang putra bangsa, Tito Karnavian, khususnya dari kacamata seorang penulis biografi, Ahmad Bahar. Demikian, terima kasih dan selamat berburu bukunya

“Surat Terbuka Kepada Yth: Jenderal Tito Karnavian”.

(Wilson Lalengke)

Depok

Elektabilitas Idris Dibawah 50 Persen, IBH Yakin Bisa Bersaing Di Pilkada Depok 2020

BERIMBANG.COM, Depok – Terkait pencalonan Imam Budi Hartono ( IBH ) dengan Acep Azhari di Pilkada Kota Depok tahun 2020 menurutnya sudah sesuai mekanisme yang ada di Partainya ( PKS) dengan melihat popularitas dan elektabilitas calon yang akan di usung.

IBH yakin dengan elektabilitas dirinya yang sekarang ini sudah dilakukan akan mampu mengalahkan pesaing lainnya termasuk petahana.

” Kalau nanti dari tim lembaga survey internal maupun eksternal partai melakukan kajian dalam menentukan layak dan tidaknya siapa yang maju dalam pencalonan, itu kami serahkan lagi ke DPP, karena DPP yang memutuskan dan kalo memang elektabilitas saya kurang, untuk apa mencalonkan lebih baik mundur, ” ujar IBH. Senin ( 23/9/2019).

Ketika dikonfirmasi dari hasil lembaga survey UI dirinya urutan ke empat setelah petahana, IBH melihat kalau petahana popularitasnya masih dibawah 50 persen.

” Petahana seharusnya mempunyai tingkat elektabilitas diatas 50 persen, inikan gak,, masih dibawah 50 persen apalagi dibawah 20 persen, yah selisih dikitlah untuk membuat strategi menggerakkan mesin partai dan sudah biasa melompat jauh dalam meningkatkan elektabilitas dan popularitas ” Pungkasnya.

Iik

Depok

Idris Disebut Masuk Jalur Khusus, IBH  Pertanyakan Pernyataan Ketua DPD PKS Depok

BERIMBANG.COM, Depok – Pernyataan Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafidz Nasir yang mengatakan  pencalonan Calon Walikota Depok dan Wakil Walikota Depok bisa melalui jalur khusus di pertanyakan kader PKS, pasalnya pencalonan yang di lakukan oleh partai ada mekanismenya yaitu dengan jalur Pemilihan Umum Internal Raya  (PEMIRA) sesuai dengan hasil  keputusan pengurus DPD PKS Kota Depok.

Yang akan masuk Jalur Khusus yang dikatakan Hafid Nasir adalah khusus untuk Petahana Mohammad Idris untuk melenggang maju kembali sebagai Calon Walikota dari Partai PKS dengan pertimbangan dari DPP PKS.

Imam Budi Hartono ( IBH ) menyebut jalur khusus yang disebut Hafidz Nasir dalam kepengurusan partainya itu adalah pendapat pribadi bukan sebagai Ketua DPD PKS Kota Depok.

” Gak ada itu jalur khusus, itu pendapat pribadi nanti biar dikonfirmasi saja pernyataannya ke DPW dan DPD agar jelas, banyak juga para kader menanyakan ke saya,” kata IBH di sela menghadiri acara nonton bareng dengan anak yatim di Bioskop CGV Dmall Depok . Senin ( 23/9/2019).

IBH juga menyebut akan melakukan pemanggilan pernyataan Hafidz Nasir oleh DPW dan DPP karena penyataan yang disampaikan sudah terdengar di dalam internal partai.

Bogor

Dalam Rangkaian Kegiatan TMMD Ke-106, Koramil 2108/Kodim 0621/Korem 061 Membuat Lapangan Bola Diwilayah Tanjung Sari

BERIMBANG.COM, Bogor – Masih dalam rangkaian dalam rangka pelaksanaan kegiatan TMMD Ke-106, Koramil 08/Cariu-Kodim 0621/Kab Bogor-Korem 061/SK saat telah membuat lapangan sepakbola di wilayah Tanjung Sari.

Kapten Inf Slamet Rohadi Danramil 08/Cariu mengatakan, Bahwa lapangan sepak bola itu dibuat tentunya untuk mendukung aktivitas warga selain untuk bermain bola tentunya untuk aktivitas olahraga lainnya, misalnya joging. selama ini masyarakat sekitar belum memiliki lapangan olahraga yang memadai. Oleh karena itu jajaran TNI Koramil 08 sepakat untuk membuatkan lapangan sepak bola.

Kegiatan TMMD Ke-106, Koramil 2108/Kodim 0621/Korem 061 Membuat Lapangan Bola Diwilayah Tanjung Sari, Kab Bogor (Foto : Nana Suryana )

Dalam pengerjaannya pun semua dikerjakan secara ngebut, agar dapat rampung sebelum TMMD ditutup. ” Dengan progres yang ada, kami sangat optimis semua akan dapat diselesaikan sesuai yang telah ditentukan.” ungkapnya.

Ia pun menambahkan bahwa apa yang dilakukan oleh TNI adalah salah satu bentuk sinergitas antara aparat dengan masyarakat, yang mana dalam hal ini adalah TNI, yang selalu mensuport kegiatan masyarakat.

Solihin, Staf desa Tanjung Sari mewakili warga sekitar mengucapkan terimakasih kepada TNI/AD yang telah membuatkan lapangan sepak bola, ” Sudah lama kami mendambakan memiliki fasilitas olahraga, khususnya lap.sepak bola. Karena dengan adanya lapangan ini tentunya dapat mendukung aktivitas warga dalam kegiatan olahraga. Dan kami selaku perwakilan desa akan terus mendorong anak anak muda untuk memajukan olahraga.” Ujarnya.

” Dan kami pun akan selalu siap membantu TNI, kapanpun jika dibutuhkan oleh TNI, khususnya dalam program TMMD 106 ini, kami do’akan semoga kegiatan TMMD berjalan dengan lancar dan aman. Dan juga do’a kami untuk TNI semoga tetap jaya.” Ujarnya lagi

(Na)

Bogor

Sumpah Janji DPRD Kab Bogor, Akan Bahas Tatib Setelah AKD

BERIMBANG.com, Bogor – ‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍Rapat paripurna DPRD Kabupaten Bogor dalam rangka pengambilan sumpah janji jabatan anggota DPRD Kabupaten Bogor masa jabatan 2019-2024,

Hadir Bupati Ade Yasin & Wakil Iwan Setiawan Kabupaten Bogor bersama jajarannya, Ketua Pengadilan Negri Cibinong, Kodim, Polres dan tokoh-tokoh Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa-Barat, peresmian sumpah jabatan yang terlaksanakan langsung di Gedung ruang paripurna DPRD Kabupaten Bogor. Pada pukul 09.00 Wib Senin (23/09/2019).

Saat itu, Rudi Susmanto dari Praksi Partai Gerindra Dapil 1 menjelaskan, “Karena konsolidasi sudah di bangun jauh-jauh hari, mudah-mudahan koalisi ini sudah terbentuk pimpinan partai,” katanya.

“Saya selaku ketua DPRD Kabupaten Bogor berharap, ada jiwa besar, kita ada tujuh praksi di Kabupaten Bogor bertujuan sama, jangan ada satu praksi pun yang ditinggal. Kita mengacu kepada peraturan kementerian dalam negri undang-undang PP12 tahun 2018, jadi kita melangkah pun beraturan, dan kita harus membentuk kelengkapan alat Dewan dulu,” terang Rudi.

Rudy Susmanto resmi memimpin DPRD Kabupaten Bogor periode 2019-2024. Politisi Gerindra itu diambil sumpahnya bersama Wakil Ketua Agus Salim, Wawan Hikal Kurdi dan M Romli di Ruang Sidang Paripurna DPRD, Cibinong Kabupaten Bogor,

Pembentukan Alat Kelengkapan DPRD (AKD), yang ditarget rampung pada Oktober 2019, agar pembahasan APBD 2020 bisa segera dilakukan.

“Sesuai PP 12 tahun 2012, yang dibentuk AKD dulu baru tata tertib (Tatib). Saya juga berharap jiwa besar dari pimpinan partai agar AKD bisa segera terbentuk. Tujuan kita kan sama.. demi kepentingan masyarakat,” kata Rudy.

Dia pun memastikan 7 fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Bogor tidak ada yang akan ditinggalkan, lalu ia memastikan, secara non-formal formasi AKD telah tergambarkan.

“Jadi nanti dalam pembahasan resminya hanya tinggal finishing saja. Kan.. kita sudah konsolidasi sejak jauh hari. Kita ini beda wajah (partai-red) saja. Tapi tujuannya kan sama,” ujar Rudy.

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin berharap pimpinan definitif bisa melakukan percepatan pembentukan AKD dan agenda besar pembahasan APBD 2020 bisa segera digelar.

“Sekarang sudah ada pimpinan definitif, sudah bisa kerja dengan membentuk AKD. Kan.. yang harus dibahas segera pembahasan RAPBD 2020,” kata Bupati Bogor.

(Alnieno/Red)

Depok

Acep Al – Azhari Nonton Hayya Bareng Anak Yatim Di Dmall

BERIMBANG.COM, Depok – Sekitar 80 anak yatim antusias mendatangi Theater CGV Sinema yang berada di Dmall Depo untuk menonton Film Hayya. Nonton bareng yang digagas oleh Acep Al Azhari ini membuat para anak yatim merasa senang, selain gratis, mereka dapat menikmati film yang disajikan serta menambah wawasan perjuangan Islam. Senin ( 23/9/2019).

Acep Al Azhari di dampingi Imam Budi Hartono selaku penggagas mengatakan, dengan acara nonton bareng diharapkan dapat memberikan pesan untuk anak – anak yatim agar dapat mengambil pelajaran setelah menonton.

” Kebetulan sekarang ini adalah bulan Muharram, jadi pas kita mengajak anak – anak yatim untuk menonton Film Hayya dan cocok buat pelajar SD dan SMP, ” Ujar Acep.

Setelah selesai menonton, Acep akan kumpul bersama dengan pelajar untuk memberikan pesan setelah menonton.

” Kita akan berkumpul kembali dengan pelajar untuk menanyakan kepada mereka, apa hasil dan hikmah setelah selesai menonton, ” ucap Acep.

Salah satu pelajar, Siti Nurfitri Kelas 9 mengatakan sangat senang dengan diundang oleh pihak sekolah untuk bisa nonton bareng bersama dengan teman – temannya.

” Kami satu sekolah ada 50 pelajar dengan 4 guru pembimbing datang ke Dmall Depok, dengan menonton film Hayya ini , mudah – mudahan dapat bermanfaat untuk kami bagaimana para pejuang Islam dahulu berjuang, ” harap Fitri bersama pelajar lainnya.

Berita UtamaJakarta

Bangun Sinergi untuk Negeri, Kejaksaan RI & Kementerian PUPR Gelar Rakor

BERIMBANG.COM, Jakarta – Kejaksaan RI bekerja sama dengan Kementerian PUPR menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawalan dan Pengamanan TP4D bidang Infrastruktur di wilayah Kawasan Timur Indonesia dengan tema “Bangun Sinergi untuk Negeri, Infrastruktur Handal, Indonesia Maju”.

Kegiatan dilaksanakan pada Senin tanggal 23 September 2019 bertempat di the Natsepa Hotel and Resort Ambon-Maluku,

Acara diikuti oleh para Kepala Kejaksaan Tinggi, Asisten Intelijen Kejati dan seluruh Kepala Balai/UPT/Satuan Kerja Kementerian PUPR di Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Inspektur Jenderal Kementerian PUPR Ir, Widiarto, Sp.1 bersama dengan Jaksa Agung Muda Intelijen Dr. Jan S. Maringka

Diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pengawalan dan Pengamanan TP4D secara serentak antara 8 (delapan) Kepala Kejaksaan Tinggi dengan 58 (lima puluh delapan) Kepala UPT/Balai/Satker kementerian PUPR di wilayah Kepulauan Maluku, Pulau Sulawesi dan Pulau Papua, sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani antara Jaksa Agung RI dan Menteri PUPR RI pada tanggal 1 Maret 2018 di Jakarta.

Inspektur Jenderal Kementerian PUPR Ir, Widiarto, Sp.1 dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama yang dibangun dengan TP4 merupakan bentuk komitmen Kementerian PUPR untuk melaksanakan kegiatan infrastruktur secara transparan dan akuntabel termasuk dari sisi kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Senada dengan itu, dalam pengarahannya JAM Intelijen Dr. Jan S. Maringka mengemukakan bahwa Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) dibentuk pada tahun 2015 sebagai bentuk kontribusi Kejaksaan dalam mendukung program pemerintah di bidang percepatan pembangunan nasional.

Hal itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dihadapan para Kajati dan Kapolda tanggal 24 Agustus 2015 dan 19 Juli 2016,

yang diharapkan menjadi kontribusi aparat Kejaksaan dalam percepatan pembangunan nasional serta meningkatkan kepercayaan diri pemeirntah di daerah dalam mengelola anggaran melalui pengawalan dan pengamanan TP4 sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran.

“Untuk itu diperlukan peran aktif, koordinasi dan keterbukaan Para Pihak dalam bersama-sama mengidentifikasi potensi permasalahan hukum yang timbul di setiap tahapan pekerjaan untuk menentukan strategi pengawalan dan pengamanan yang efektif sesuai permasalahan hukum yang ditemukan,” demikian dikatakan Jan.

JAM Intelijen juga mengingatkan agar TP4 jangan disalahgunakan sebagai bumper untuk menutupi penyimpangan atau pelanggaran yang terjadi.

Sebaliknya keberadaan TP4 justru harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk pemecahan berbagai permasalahan hukum dan peningkatan koordinasi antar pemangku kepentingan dalam rangka percepatan program-program prioritas Pemerintah di pusat dan di daerah.

Rapat Koordinasi Pengawalan dan Pengamanan TP4D bidang Infrastruktur PUPR diselenggarakan stimultan meliputi seluruh satuan kerja Kejaksaan dan Kementerian PUPR tingkat Provinsi di seluruh Indonesia dalam rangka memperkuat sinergi kelembagaan yang telah terjalin selama ini antar kedua instansi.

Kegiatan juga diisi diskusi panel menghadirkan narasumber Ketua LKPP Roni Dwi Susanto, Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Dr. Ir. Syarif Burhanuddin, M.Eng dan unsur BPKP,

serta Pembahasan Desk Provinsi jajaran  UPT/Balai/Satker Kementerian PUPR dan Kejaksaan Tinggi di wilayah masing-masing. Kegiatan yang sama rencananya akan digelar di Palembang (30/09) dan Balikpapan (09/10/2019).

(Edo/Red)