Bulan: Maret 2018

Berita UtamaBogor

Mapeling Desa Pasir Jaya Peringati Hari Peduli Sampah Nasional

BERIMBANG.COM, Bogor- Dalam rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018 dengan tema "Sayangi Bumi, Bersihkan dari Sampah#Betsihbisakok", Masyarakat Peduli Lingkungan (Mapeling) Gunung Salak – Cisadane – Bogor bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan kegiatan edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/03/18).

Kegiatan yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai lapisan masyarakat berbagai daerah ini dihadiri oleh Mantan Menteri Lingkungan Hidup Nabil Makarim, Direktur Pengelolaan Sampah KLHK Novrizal, Dewan Sampah KLH RI Ir. Peni Susanti, Dipl. Est, Perwakilan Pemerintah Daerah, Kecamatan, Desa, serta para tamu undangan lainnya.

Acara diawali dengan jalan sehat dan aksi pungut sampah yang diikuti oleh seluruh peserta, mulai dari pertigaan Indomaret Pasir Menjul hingga kebun jambu di Palalangon. Kegiatan juga diisi dengan Fashion Show hasil daur ulang sampah yang ditampilkan oleh siswa  siswi Paud setempat, demi Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS), Launching Bank Sampah, pameran dan bazar. Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon secara simbolis serta pelepasan benih ikan di anak Sungai Ciliwung aliran Sungai Cileungsir di Pasir Jaya.

Peni Susanti, Dewan Sampah KLH RI yang juga selaku Pelindung Mapeling dalam sambutannya menuturkan sejarah perjalanan berdirinya Mapeling di Kecamatan Cigombong sebagai pemrakarsa perubahan mindset masyarakat dalam menangani permasalah sampah.

"Selama kurun waktu satu tahun ini, berbagai kegiatan terhadap kepedulian lingkungan telah dilaksanakan oleh mapeling. Hal itu bertujuan untuk menggugah masyarakat agar turut andil dan berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Dan alhamdullillah hasilnya sangat positif", katanya.

Sementara itu, Novrizal Tahar, Direktur Pengelolaan Sampah KLHK mengatakan,  bahwa sampah dapat membunuh masyarakat jika tidak dikelola dengan baik. Menurutnya, banyak cara yang bisa dilakukan masyarakat dalam menangani permasalahan sampah.

"Penanganan sampah bisa dimulai dari hal terkecil, salah satunya bisa diawali di lingkungan rumah tangga. Bahkan, jika dikelola dengan baik sampah sampah yang awalnya menjadi sumber penyakit maupun bencana akan menjadi bermanfaat bahkan menjadi sumber penghasilan", tandasnya. (Na/Wan)

Berita UtamaDepok

Corruption Watch Independen Akan Deklarasikan Di Kota Depok

BERIMBANG.COM, Depok – Salah satu organisasi anti korupsi bernama Corruption Watch Independen (CWI) akan dideklarasikan di Kota Depok, Jawa Barat. Organisasi ini dibentuk untuk menyamakan persepsi serta menyuarakan dan mengkampanyekan semangat anti korupsi di Indonesia khususnya di Kota Depok.

"Insya Allah pada tanggal 31 Maret ini kami akan melakukan deklarasi di Hotel Bumi Wiyata. Kami berharap agar seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa mendukung kami dalam memerangi korupsi di Indonesia,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) CWI, M. W. Elfatir, kamis, (29/3).

Dikatakan Elfatir, organisasi ini dibentuk untuk mengawasi serta melaporkan kepada masyarakat tentang korupsi di Indonesia. Apalagi terbentuknya lembaga ini mendapat dukungan dari lembaga anti korupsi di Indonesia yakni KPK. Karena itu,  dalam deklarasi nantinya akan melakukan MoU dengan KPK sebagai wujud komitmen kami untuk memerangi korupsi di tanah air.

Ia mengatakan, awal terbentuknya organisasi ini berawal dari banyak tindak korupsi di tanah air. Dia berharap CWI nantinya memiliki kontribusi dalam meminimalisir tindak korupsi. Dia pun menyebut pihaknya akan melakukan tindakan konkret bukan hanya berjargon saja melainkan juga melakukan aksi nyata ke masyarakat.

"Memang sudah banyak organisasi anti rasuah di Indonesia. Tapi kami ingin bekerja menunjukkan aksi nyata dan dinikmati oleh masyarakat. Sesuai dengan moto kami yakni CWI ada karena rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat," katanya.

Dia juga menegaskan, pihaknya berkomitmen dalam memerangi rasuah. Pihaknya juga tidak mengenal kata damai dalam satu tindak korupsi bahkan akan terus mengawal suatu perkara korupsi sampai selesai tanpa mengenal kata lapan enam atau negosiasi. Kami akan bekerja sampai tuntas dalam mengawal suatu perkara korupsi. Salah adalah salah benar adalah benar. Tidak ada kompromi untuk korupsi.

Karena itu, kami meminta kepada masyarakat untuk mendukung dan mengingatkan organisasi ini agar terus konsisten dalam memerangi korupsi. Tutupnya. (Ko)

Berita UtamaDepok

Para Tokoh Partai Gerindra Tingkat Pusat Akan Sambangi Depok

BERIMBANG.COM, Depok – Sejumlah tokoh politik Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ditingkat pusat dipastikan bakal datang ke Kota Depok. Hal itu berkaitan dengan agenda Roadshow ‘Prabowo Menyapa Rakyat Jawa Barat’ pada awal April 2018 di Kota Depok Jawa Barat.

“Diacara roadshow ‘Prabowo Menyapa Rakyat Jawa Barat’ nanti akan hadir juga sejumlah tokoh partai Gerindra ditingkat Pusat,” kata Sekertaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Depok, Hamzah, kamis (29/3). 

Menurutnya, persiapan untuk menyambut sang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto,  sudah mantab. Sekitar 3000 orang simpatisan, kader dan pengurus Partai Gerindra di Kota Depok, Jawa Barat telah siap menerima kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. “Persiapan dilokasi acara sudah mantab dan siap untuk sambut kedatangan pak Prabowo Subianto 1 April 2018,” kata Hamzah.

Beliau (Ketum Gerindra), lanjut Hamzah, juga sangat tahu persis kondisi dan perkembangan Kota Depok yang terus berkembang dengan pesat dan kegiatan ini memang sudah lama digagas sendiri oleh Pak Prabowo untuk hadir dan menyapa atau bertemu dengan masyarakat Kota Depok khususnya parat simpatisan, kader maupun pengurus Partai Gerindra serta masyarakat lainnya. 

Dalam acara nanti akan dilakukan dialog dan berinteraksi dengan masyarakat, pengusaha, tokoh warga, tokoh agama, tokoh pemuda dan lainnya se Kota Depok juga akan dilakukan Ketum Partai Gerindra secara santai berkaitan perkembangan pembangunan dan masa depan bangsa Indonesia dan lainnya. (Ko)

Berita UtamaDepok

Tempati Gedung Baru, SMPN 26 Adakan Syukuran

Kepala Dinas Pendidikan, Mohammad Thamrin memberikan Nasi Tumpeng kepada Kepala Sekolah SMPN 26. ( Foto : iik)

BERIMBANG.COM, Depok – Siswa – siswi SMPN 26 menyambut gembira dengan di tempatinya gedung baru SMPN 26 di Jalan Mangga, Beji Depok yang awalnya numpang di gedung SMPN 5. Sebelum siswa menjalani Kegiatan Belajar Mengajar pada hari senin depan para dewan guru, Kepala Sekolah dan  komite sekolah mengadakan syukuran di ruang kelas dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Muhammad Thamrin serta ketua RW dan RT di lingkungan sekolah.Kamis ( 29/3/2018).

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMPN 26, Antoni mengatakan sangat bersyukur dengan ditempatinya gedung baru sehingga para siswa secepatnya segera bisa melakukan kegiatan belajar di tempat yang baru.

Antoni juga berpesan kepada para guru untuk menjaga sarana dan prasana di lingkungan sekolah agar terawat dan bersih, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus lingkungan yang telah menerima keberadaan sekolah di wilayahnya.

" Kepada RT dan RW setempat saya ucapkan banyak terima kasih telah bekerjasama dengan kami pihak sekolah. Bilamana ada informasi diluar sekolah segera informasikan ke kami," ujar Antoni kepada berimbang.com.

Lanjutnya, Antoni menyampaikan bahwa peresmian sekolah akan diresmikan oleh Walikota Depok pada tanggal 26 April 2018 setelah Walikota Depok menghadiri Paripurna di DPRD.

" Sekolahnya SMPN 26, nama jalannya pun No.26 dan peresmiannya juga pada tanggal 26, mudah – mudahan dengan angka 26 membawa berkah,"ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Mohammad Thamrin mengatakan, supaya pihak sekolah dan pengurus lingkungan RT, RW dan Lurah dapat bersinergi serta mendukung kegiatan di SMPN 26 agar dapat memajukan sekolah diwilayahnya.

Terkait sarana dan prasarana seperti meubelair, menurut Thamrin itu di fokuskan di SMPN 26 dan langsung didistribusikan karena memang prioritas agar segera ditempati oleh siswa.

" Bisa dilihat di itu anggaran APBD 2018 dan Alhamdulillah telah selesai lelang sesuai E Katalag tak lama langsung di didistribusikan kesini," ungkapnya. (Iik ).

 

 

 

 

 

Berita UtamaDepok

Puluhan Tiang Operator Ilegal Ditertibkan Pol PP Depok

BERIMBANG.COM, Depok – Tercatat puluhan tiang listrik tak berijin sudah terpasang di wilayah Kota Depok, Satuan pamong Praja (satpol.pp) Kota Depok langsung bergerak menertibkan di jalan Proklamasi dan jalan sentosa Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Sukmajaya.

"Ada laporan bahwa ada tiang-tiang (listrik) operator yang liar, maka ini perlu kami cabut, enggak berizin, banyak banget, apalagi masangnya di trotoar itu melanggar," ujar Petugas Lapangan Satpol PP Kota Depok, Suhendra Hamzah, di lokasi penertiban.belum lama ini.

Suhendra menuturkan, tiang-tiang listrik itu dipasang pada malam hari sehingga Lurah, Camat dan pemkot Kota Depok sulit mendeteksi pemiliknya.Meski demikian, Suhendra atas perintah Kasat untuk tetap menelusuri pemasang tiang listrik ilegal tersebut agar diberi sanksi tegas.

"Jangan hanya dicabut, kami tertibkan, sampai saat ini coba siapa yang bertanggung jawab supaya dikasih sanksi. Ini ndak bener, ngaco ini," kata dia.

Selain melakukan penertiban, Pemkot juga telah berkoordinasi dengan PLN, Telkom, dan semua operator untuk menertibkan kabel-kabel utilitas yang menggantung.Kabel-kabel utilitas itu akan dimasukkan ke dalam boks utilitas yang terdapat di bawah trotoar.

"Pemkot sudah sepakati bahwa sistem pembangunan yang terkait dengan pengadaan kabel atau utilitas, itu terintegrasi dengan pembangunan semuanya masuk ke dalam, jadi sistem ducting (boks utilitas) seperti di jalan Margonda sudah di mulai," ucap Hendra.

Sementara Lurah Mekarjaya, Ahmat menjelaskan sudah melakukan beberapa kali menegor untuk segera mengirim surat ijin ke pemkot, namun tetap pihak pemilik atau perugas tetap memasang tiang listrik tersebut di malam hari.

"Kami sudah beberapa kali menegor pemilik, ga di gubris pagi pagi saya kontrol sudah di pasang, karena ini ga ada ijin saya laporkan ke pemkot dan di tertibkan," ungkap Lurah Ahmat saat di temui berimbang.com di wilayah penertiban di jalan Proklamasi.(Adi).

Berita UtamaDepok

Polsek Beji Ikuti Turnamen Futsal Kapolres Cup

BERIMBANG.COM, Depok – Turnamen Futsal Kapolres Cup di ikuti oleh jajaran polres dan jajaran Polsek se-Kota Depok  di lapangan Ramayana Depok, yang di selenggarakan selama dua hari (27 dan 28/3/2018).

Kapolsek Beji Kompol ( Pol ) Yeni Anggraeni Sihombing menyatakan, jajarannya turut serta tampil di turnamen ini selain untuk kesehatan juga sebagai sarana silaturahmi antar sesama anggota yang kesehariannya sudah disibukkan dengan kewajibannya.

"Semangat dan rasa kesetiakawanan korps perlu dijunjung tinggi, disamping itu pula dengan jajaran pemerintah Daerah maupun kepada warga masyarakat kota depok pada umumnya," ungkap Kompol ( Pol ) Yeni

Lebih lanjut Yeni menjelaskan, hal ini di maksudkan untuk mengantisipasi jelang pilgub jajaran POLRI bersama TNI saling bersinergi minimal menjaga wilayahnya agar kondusif dan babinkamtibmas bersama babinsa selalu keliling.

"Kami bersama jajaran TNI wilayah Beji menghampiri warga dan silaturahmi sekaligus sosialisasi untuk penangkalan berita berita hoax yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya," papar Kompol ( Pol.) Yeni

Dalam ajang turnamen ini dapat menjembatani untuk mempererat sinergitas yang selama ini jarang ketemu dan bertatap muka dalam menjaga stabilitas kamtibmas kota depok untuk lebih kondusif.(koes/adi).

Berita UtamaDepok

Camat Limo Apresiasi Kegiatan IWAPI Ranting Kecamatan Limo

Jajaran Pengurus IWAPI Ranting Limo ( Foto : Adi )

BERIMBANG.COM, Depok – Dewan Pengurus Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) Kota Depok menggelar Rapat Kerja Evaluasi program tri wulan, di Balai Kecamatan Limo Rabu, (28/3/2018). Agenda rapat kerja ini membahas evaluasi berbagai macam program yang sudah dilakukan selama tiga bukan ke depan.

Program-program yang telah dilakukan itu berupa pelatihan kewirausahaan, digital marketing, media sosial, pameran produk dan UKM. Dalam rapat kerja evaluasi ini, IWAPI juga melakukan perencanaan kegiatan untuk 1 tahun ke depan dan membahas pembinaan UKM di wilayah Limo.
“Dengan adanya rapat kerja evaluasi ini kita bisa mengevaluasi program apa saja yang telah kita lakukan selama tiga bulan ke depan. Apa saja kekurangannya dan apa yang perlu dibenahi," kata Ketua panitia kerja evaluasi Susana Devianti.

Hasil evaluasi tersebut, lanjut Susana bisa menjadi landasan untuk lebih memantapkan program kerja ke depan. “Melihat hasil evaluasi kita bisa lebih memantapkan program kerja ke depan dan rencana anggaran pendapatan organisasi (RAPBO) agar terus meningkatkan peran perempuan pengusaha di Kecamatan Limo untuk mencapai tujuan pemerataan ekonomi,” tambah Susana.

Pertemuan Triwulan DPC IWAPI Depok, sebagai penyelenggara IWAPI Ranting Limo, Susana mengatakan IWAPI terus meningkatkan peran perempuan pengusaha di Depok guna mencapai pemerataan ekonomi. Dalam Rakercab ini IWAPI Depok merancang program dan pengembangan para Anggota IWAPI serta merekrut anggota baru agar dapat merealisasikan tujuan pemerataan ekonomi tersebut.

Susana menambahkan, Rakercab IWAPI merupaka kegiatan rutin untuk membahas program dan menjalankan roda organisasi, di katakan susana juga mepromosikan prodak prodak UKM bagi para pengusaha kuliner di kecamatan Limo.

Ketua panita Susana yang juga sebagai pengusaha kuliner ini menambahkan dalam Rakercab di ikuti oleh 30 anggota IWAPI, ke depan melakukan kunjungan ke daerah yang lebih maju dan berkembang lebih dulu.

"Jajaran IWAPI akan selalu belajar untuk bisa meningkatkan kualitas para anggotanya untuk menjadi lebih berkembang melalui media online," tutur Susana.

Sementara Camat Limo Hery Gumelar menjelaskan, dengan di gelarnya Rakercab dan bazar prodak prodak asli warga limo akan terus di lakukan dan kerjasama dengan TP. PKK kecamatan agar sinergitasnya akan menghasilkan program untuk peningkatan UKM di Limo akan semakin maju dan berkembang.

"Saya sangat mendukung dan memberikan apresiasi terhadap IWAPI dan TP.PKK ini untuk terus meningkatkan kinerja dan dapat menghasilkan prodak prodak UKM khususnya di Kecamatan Limo, akan semakin berkembang baik,". (Adi).

Berita UtamaDepok

IWAPI Kecamatan Limo Prioritaskan Produk Unggulan

Camat Limo,  Hery Gumelar dan Ketua Ranting IWAPI Limo, Erni Yanis sedang mengenalkan produk diacara Bazzar. ( Foto : Iik ).

BERIMBANG.COM, Depok – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ( IWAPI) mengadakan berbagai acara diantaranya Bazzar, peragaan busana dan beberapa stand kuliner serta kerajinan  tangan sekaligus rapat internal yang diadakan setiap tiga bulan sekali di wilayah  Kecamatan Limo bertempat di Aula Kecamatan Limo Kota Depok. Rabu ( 28/3/2018).

Ketua IWAPI Ranting Kecamatan Limo Periode 2017 – 2022, Erni Yanis yang juga pengusaha Mie Aceh mengatakan, dengan terselenggaranya acara ini para anggota dapat meningkatkan produk usahanya dalam persaingan usaha sehat dan dapat menambah ilmu untuk memajukan usahanya.

" Disini para anggota kita ajarkan untuk mengembangkan usaha yang sudah dijalaninya dengan diadakannya pelatihan – pelatihan bagi anggota maupun masyarakat yang ingin melakukan usaha khususnya ibu rumah tangga agar mempunyai usaha," ujar Erna kepada berimbang.com.

Erna juga menginginkan agar produk UKM yang ada dikecamatan Limo menjadi prioritas produk andalan dan menjadi ikon  Pemerintah Kota Depok kedepannya dan nantinya produk akan di pamerkan di balaikota melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro.

" Jadi bukan ikon nya khusus kecamatan Limo saja tetapi menjadi Ikon nya Pemkot Depok dan berharap produk khas Depok seperti Kuliner, Kerajinan tangan serta Fashion diakui oleh Pemkot Depok," Harapnya.

Kegiatan pertemuan tiga bulan IWAPI adalah program dari Dewan Pengurus Cabang ( DPC) Kota Depok yang diselenggarakan oleh Ranting IWAPI Kecamatan Limo. Kegiatan dihadiri oleh Camat Limo, Hery Restu Gumelar beserta istri, Kapolsek Limo serta Lurah Kecamatan Limo. ( Iik).

 

 

Berita UtamaBogor

Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa Wates Jaya Antar Waktu Resmi Ditutup

BERIMBANG.COM, Bogor -Pendaftaran pada proses pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Wates Jaya Antar Waktu (PAW) resmi ditutup oleh Panitia pemilihan sesuai waktu yang ditentukan sebelumnya, tanggal 27 maret 2018, tepatnya pukul 00.00 Wib, bertempat di Kantor Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Pendaftaran yang dibuka sejak tanggal 13 Maret 2018, ada 8 Orang yang telah mengambil Formulir dan mendaftar sebagai Bakal Calon Kepala Desa Wates Jaya Antar Waktu, hal ini dikatakan Nurjaman, Ketua Panitia PAW kepada Wartawan, selasa (27/3/18) 

Dengan telah ditentukannya waktu penutupan pendaftaran oleh panitia, Lanjut Nurjaman, Pada Tanggal 27 Maret 2018, tepatnya Pukul 00.00 Wib. Alhamdullilah sebelun waktunya habis  8 orang yang telah mendaftar tersebut sudah menyerahkan berkas dan formulir yang sudah di isi sebagai persyaratan untuk menjdi Bakal Calon. Berikut Data bakal calon yang sudah terdaftar untuk diseleksi tahap selanjutnya, Nama: Rudi Irawan Pekerjaan Staf Desa, Nama: Cecep Saepudin Pekerjaan Karyawan Swasta, Nama: Edi Sukma Pekerja Karyawan, Nama: Hendra Gunawan Pekerjaan Wiraswasta, Nama: Enjah Sanjaya Pekerjaan Petani, Nama: Asep Rustadi Pekerjaan Wiraswasta, Nama: Edi Supriadi Pekerjaan Kepolisian Ri (Polri), Nama: Mulya Atipah Kekerjaan Ibu Rumah Tangga.

" Data para bakal calon yang sudah terdaftar, sesuai dengan jadwal dari Panitia, ke-8 bakal calon tersebut akan diproses secara teliti dan akan kami ferifikasi ke intansi-intnsi terkait, selanjutnya tahap berikutnya akan dilakukan seleksi penjaringa untuk ditepatkannya sebagian Calon Kepala Desa Wates Jaya Antar Waktu, dalam selekai nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti pihak Kecamatan dan Daerah," terang Nurjaman (Na/Wan)

Berita UtamaBogor

Sertifikat Pasar Induk Kemang Tidak Jelas Keberadaannya, Pasar Masih diKelola PT Galvindo Ampuh

Asisten Pemerintah Kota Bogor, Hanafi ( Foto : Tengku )

BERIMBANG.COM , Bogor – Polemik kepengurusan pengelolaan Pasar Induk Kemang masih berlanjut, Asisten sekda bidang pemerintahan kota (Pemkot Bogor) Bogor, yang menjadi ketua Tim Penyelesaian Perselisihan Pengelolaan Pasar Induk Kemang,

"Dadakan ditunjuk jadi ketua, artinya saya  mengikuti dalam proses mediasi, Karena tidak ada titik temu, sampai berselisihlah," katanya. 

Hanafi mengakui, bahwa anggota unsur Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya, yang hadir dalam rapat Muspida hanya dewan pengawas, "sudah mewakili, Pak wali (Plt Walikota Bogor) mintanya hanya dewan pengawasnya saja," ujar Hanafi diruang kantor asisten pemerintah selasa, 27/3/2018.

"Saya yakin tau, dia (PD pasar) melihat hanya dari sisi satu aspek saja, pengelolaan, yang entah asalamualaikum entah tidak, gak ngerti juga, terjadilah permasalahan," katanya.

Lanjut hanafi, hasil rapat disepakati "Ketua dengan beberapa komponen, mengadakan meping dilokasi, tujuan untuk rapat berikutnya, namanya mediasi diluar pengadilan," ujarnya. 

"Pemetaan kios sudah, yang jelas dirapat kedua yang kemaren (jumat,23/3/2018) dihadiri pak kajari, tanpa direktur (PT Galvindo Ampuh), tanpa dihadiri Plt (tidak ada keputusan) dibatasilah oleh pak Kajari, hanya dalam kontek pengelolaan," 

"Artinya kemaren (jumat,23/3/2018) tidak putus, maka diundur sampai hari ini selasa (27/32018), saya dapat konfirmasi, ternyata pak direktur (PT Galvindo Ampuh) sakit, akhirnya dibatalkan," ucapnya

Analisa hanafi "Yang saya simak, dari omongan pak direktur PT Galvindo Ampuh, yang belum terjual silahkan pengelolaan diserahkan sama pemda," ucapnya

"Keliatannya mereka ingin splitcing (adalah) yang gak laku mau dikuasai, mau dikelola sendiri, analog permintaan dia (PT Galvindo Ampun), akhirnya tidak putus," ungkap Hanafi. 

Kontek kepemilikam aset pemerimtah Kota Bogor, "makanya kita undang BPN, saya ingin tahu warkahnya seperti apa, saya belum lihat, yang jelas HGB diatas HPL pemda itu bisa disebut aset pemda belum dijadikan aset pemda," terang Hanafi.

"Sampai saat ini pemda belum mencatat sebagai aset. Saya belum tau warkahnya seperti apa, sampai saat ini pemda belum mencatat sebagai aset (Pemkot)," tuturnya. 

Hanafi pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPKAD) dari 2012 sampai dengan 2016,  mengadakan pendataan aset 5 tahun sekali,

"Belum terangkat permasalahan (PT Galvindo Ampuh), dokumen sertifikatnya yang mana, dalam kontek pendataan aset, Pada waktu saya menjabat itu gak ada penyerahan sertifikat aset atas nama HGB diatas HPL pemda," terangnya. 

Lebih lanjut, hanafi mengatakan Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) "Didalam perjanjian tidak ada kewajiban (pihak) galvindo Ampuh, memberikan kontribusi penambahan PAD, kalo ada dalam perjanjian itu bisa dihitung, terlepas sumir apa tidak, yang jelas itu produk perjanjian," ungkapnya. 

Ditempat yang sama, menurut Kasubag bantuan hukum, Roni Ismail, dua hal yang berbeda, pola yang berbeda terkait surat disposisi Walikota kepada BPKAD yang tertulis menolak pengelolaan pasar Induk kemang oleh oleh PT Galvindo Ampuh.  

"Dasar nya itu bukan dari surat (Disposisi), tapi kesepakatan situasional, berdasarkan kesepakatan para pihak," terang Roni. 

"Galvindo Ampuh menggugat, dalam gugatan itu kan ada proses mediasi, dimana mencari jalan yang terbaik,  dimediasilah oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bogor, kata Roni. 

Masih menurut Roni, Ketegasan dari Pemkot, jika PT Galvindo Ampuh tidak ada niat baik, karena kami dikejar waktu dipengadilan, apabila tidak ada kesepakatan mediasi diluar pengadilan, maka lanjut kepersidangan, hakim mediator memberikan batas waktu sampai tanggal 10 april 2018,

"Langsung masuk ke pengadilan kita (pemkot) gugat, fight (dengan PT Galvindo Ampuh)," tegasnya. 

Untuk diketahui, perjanjian pengelolaan pasar induk kemang berakhir 2007. (Tengku YusRizal)