Bulan: November 2017

Jabodetabek

Siswa SPN PMJ Lido Rehab Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Kurang Mampu

BERIMBANG.COM, Bogor- Siswa Sekolah Polisi Negara Polda Metro Jaya (SPN PMJ) Lido angkatan 40 tahun 2017/2018 mengadakan Bakti Sosial dengan merehab rumah tak layak huni. Bakti Sosiap tersebut seperti merehab rumah milik Usman, warga Kampung Kibaru, Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, yang rumahnya nyaris ambruk karena di makan usia. 

Muhamad Zulkhapi, Komandan Resimen mengatakan, Bantuan yang diberikan siswa angkatan 40 tahun 2017/2018 merehab rumah sekaligus memberikan bahan material sperti Semen, Pasir, Kayu Kusen, dan Batako, bantuan yang diberikan hasil patungan para siswa sebagai bentuk kepedulian siswa terhadap warga yang kurang mampu.

"Di Resimen ini ada program bakti sosial untuk masyarakat, jadi ketika kami mendengar ada warga yang kurang mampu dan rumahnya sudah tidak layak huni, maka kami sepakat untuk membantunya. Untuk bantuan ini kami selesaikan hingga tuntas, sehingga rumah yang tadinya tidak layak huni, kami akan bangun hingga layak untuk di tempati," ujarnya, rabu (22/11/17)

Sementara itu, Usman pemilik rumah sangat senang dengan adanya bantuan perehaban rumahnya.  "Saya sangat senang telah menerima bantuan ini. Terima kasih buat siswa SPN PMJ Lido yang sudah peduli terhadap warga kurang mampu, adanya bantuan ini dapat mengurangi beban saya sehingga begitu manfaat bagi saya dan keluarga," ucapnya. (Na/Wan)

Berita UtamaDepok

Beredar Kwitansi Dana Koordinasi LPM Proyek Pembangunan Jalan Di Leuwinanggung

BERIMBANG.COM , Depok –  Beredarnya kwitansi pembayaran dana koordinasi yang ditandatangani oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM ) di wilayah Depok menjadi viral di Media Sosial. Kwitansi pembayaran sebesar 5 juta rupiah disertai materai 6000 dibayarkan oleh kontraktor proyek pembangunan Jalan Leuwinanggung, Tapos kepada Ketua LPM.

Dengan beredarnya kwitansi tersebut jelas menjadi tanda tanya dari sebagian masyarakat dan uang koordinasi tersebut digunakan untuk keperluan apa.

Salah satu aktivis Kota Depok, M. Tohir Barabba atau biasa di sapa Tompay menilai, dengan adanya kwitansi tersebut ada indikasi bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh pihak kontraktor tidak sesuai dengan spesifikasi yang ada di Rencana Anggaran Biaya ( RAB).

" Harus dipertanyakan itu uang apa dan digunakan untuk keperluan apa kontraktor memberikan dana tersebut kepada kepada LPM, harus dijelaskan," tegas Tompay.

Tompay juga mengatakan, dana koordinasi dengan disertai materai tidak dibenarkan dalam melakukan koordinasi antara Kontraktor  dengan pihak LPM karena dapat menimbulkan hal yang kurang baik bagi kedua belah pihak. ( Iik)

Depok

Harapan Walikota Depok Untuk Toyota Auto 2000

Walikota Depok saat hadiri acara Grand opening Toyota Auto 2000

BERIMBANG.COM, DEPOK,- Wali Kota Depok Muhammad Idris berharap investasi Toyota Auto 2000 bisa menjadi salah satu potensi yang besar untuk pertumbuhan ekonomi di Kota Depok.

“Semoga hadirnya Toyota Auto 2000 dapat memberikan dampak positif perekonomian serta mampu mengurangi angka pengangguran di Depok,”, ungkap Idris pada acara Grand Toyota Auto 2000, di perum Grand Depok City, Jum'at,(17/11).

Lebih dari itu, pihaknya juga berkomitmen ingin membangun Depok dengan sistem kolaborasi Akademi Bisnis Goverment dan comunity. Membangun iklim investasi yang transparan. 

Menurutnya, sebanyak 70 persen warga Depok adalah usia produktif. Ada 90 persen usia muda potensial dan produktif masih membutuhkan pelampiasan ekspresi. Karena itu juga, Pemkot juga membutuhkan alun-alun dan Gedung Kesenian atau Gedung Kebudayaan, terang Idris.

Kepala Mananger Auto 2000 cabang Depok, Heri Hermawan menjelaskan, hadirnya jaringan di wilayah GDC ini, bertujuan untuk lebih dekat dengan konsumen. 

"Melihat perkembangan tiap tahun jumlah pengguna Toyota yang semakin bertambah, tentunya dibutuhkan strategi pelayanan untuk memfasilitasi para pelanggan.,", terangnya. 

Dengan investasi dana hampir 69,7 miliar, pembangunan gedung yang miliki tolal luas lahan mencapai 8.136 meter persegi, diikuti fasilitas bengkel ditunjang dengan 22 stall yang terdiri 12 stall untuk perbaikan umum (general repair), 3 stall Express Maintenence, serta 7 stall khusus untuk pelayanan lainnya diharapkan bisa lebih dekat dengan para konsumen.

"Kami berharap pelanggan di sekitar Kota Depok, dapat merasakan fasilitas dan layanan kami,”, terang, Agus.

Seperti diketahui target penjualan Toyota di GDC dapat mencapai 50 unit perbulannya. Sedangkan untuk pelayanan perawatan sekitar 31 unit perhari. (Ko).

Berita UtamaDepok

Menengok Pelayanan Tak Ramah Poli Gigi Di Puskesmas Beji

BERIMBANG.COM, Depok – Pelayanan Puskesmas yang diharapkan masyarakat Kota Depok pastinya menginginkan pelayanan yang ramah kepada pasien, walaupun antri ditambah lebih murah biaya pengobatannya, pasien tetap menunggu panggilan nomor yang sudah pegangnya untuk menerima layanan.

Salah satu pasien warga kemirimuka yang tidak mau disebutkan namanya menuturkan, dirinya berawal ingin berobat ke dokter gigi di puskesmas beji dikarenakan terdekat dari tempat tinggalnya lalu pasienpun mendatangi puskesmas pada hari Rabu, 15 Nopember 2017 pukul 5.30 WIB karena menurut informasi  harus pagi sekali untuk mengambil nomor antrian.

Sesampai nomor antrian didapat, pasien harus menunggu pelayanan puskesmas dibuka pada pukul 07.00 dan nomor antrian yang didapat tadi ditukarkan dengan mesin antrian oleh petugas lalu menunggu panggilan untuk mendaftar dengan menyerahkan biaya pendaftaran sebesar 2000 rupiah kepada petugas pendaftaran. 

Setelah itu petugas pendaftaran meminta kepada pasien untuk menunggu antrian di Poli Gigi pada pukul 08.00 dengan nomor urut D 004 setelah nomor antrian dipanggil pasien langsung masuk untuk menerima pelayanan di Poli Gigi untuk melakukan pemeriksaan.

Dokter Gigi Yang bertugas menanyakan kepada pasien tentang keluhan yang di derita dengan sikap kurang ramah lalu duduklah pasien di tempat pemeriksaan karena kurang pas posisinya, Dokter Gigi menyarankan untuk agak mundur duduknya, entah kenapa pasien malah maju kedepan sehingga Dokter gigi mengatakan dengan ketusnya " tau apa tidak mundur kebelakang," ucapnya.

Setelah selesai menjalani rangkaian tindakan pemeriksan, pasien di minta uang sebesar 15 ribu rupiah tanpa ada kwitansi atau tanda terima pembayaran setelah itu pasien meninggalkan ruangan Poli Gigi sekitar pukul 09.30 untuk mengambil antrian nomor resep obat . ( Iik)

Berita UtamaDepok

Terkait Ruko Bodong, Walikota Depok Diminta Tegas Tegakkan Perda

BERIMBANG.COM, Depok – Ketua Paguyuban Wartawan Depok (PWD), Ferry Sinaga meminta kepada Walikota maupun Wakil Walikota Depok untuk memberikan teguran keras kepada jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang terkesan bermain-main dengan penegakkan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku di Kota Depok.

Dikatakan Ferry, semenjak Satpol PP dipimpin Dudi Mi’raz Imaduddin, penegakkan Perda terkesan tebang pilih dan hanya berani memberangus kesalahan yang dilakukan oleh masyarakat kecil saja.

“Contohnya terkait keberadaan bangunan liar (Bangli) disepanjang jalan Raya Bogor (Mulai dari Simpangan Depok sampai dengan perbatasan Bogor, red). Kalau Satpol PP mau tegas, kan banyak sekali tuh bangunan yang menyalahi aturan. Tetapi kenyataannya, Satpol PP terkesan hanya berani menertibkan lapak Pedagang Kaki Lima nya saja, sementara bangunan Ruko “bodong” yang berada di Km. 38 (Seberang Hotel Uli Artha) yang juga berdiri di sempadan sungai justru terkesan dibiarkan. Hal ini jelas menjadi pertanyaan besar dari teman-teman wartawan”, ujar Ferry dengan nada heran, Selasa (14/11/2017).

Lebih jauh Pendiri Komunitas Jurnalis Indonesia (KJI) Kota Depok ini mengatakan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Manto Jorghi serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS), Yulistiani Mochtar terkait keberadaan bangunan ruko tak berijin itu.

“Berdasarkan informasi yang saya gali dari dua dinas tersebut, diketahui bahwa bangunan ruko milik Tugino Eto Susanto itu tidak mengantongi ijin sebagaimana mestinya. Selain itu, ruko yang berdiri di bibir sungai Kali Baru tersebut juga menyalahi Peraturan terkait Garis Sempadan”, ungkap Ferry.

Ferry juga mengaku heran dengan Satpol PP Kota Depok yang justru “ngotot” akan memberangus lapak-lapak pedagang kaki lima di sepanjang jalan raya Bogor.

“Bangunan ruko yang tidak memiliki ijin dan jelas menyalahi aturan selama bertahun-tahun kok malah dilindungi, sementara lapak-lapak pedagang kecil justru diancam bongkar. Saya jadi curiga dengan Satpol PP Depok”, pungkas Ferry. (Red)

Daerah

Pimpinan Pusat Laskar Dewa Hadiri Pelantikan Kepala Desa Di Kabupaten Sukabumi

BERIMBANG.COM, Sukabumi- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Demokrasi Warga (Laskar Dewa) Hadiri Pelantikan Kepala Desa (Kades) yang terpilih di Pilkades serentak pada 22 Oktober 2017 lalu

Sebanyak 71 Kepala Desa yang dilantik oleh Bupati Sukabumi, Drs H Marwan  Hamami MM, di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Jalan Siliwangi No 1 Pelabuhanratu. Rabu (15/11/17)

Ketua Umun Laskar Dewa, Hengky Hedo mengatakan, Dirinya beserta pengurus DPP menghadiri pelantikan Kepala Desa tersebut karena ada salah satu Kepala Desa terpilih yang menjadi dukungan Laskar Dewa di Pilkades Benda, Kecamatan Cicurug, pada 22 Oktober 2017 lalu.

"Kepala Desa Benda yang terpilih, Riki Rahman, salah satu yang kita dukung, sampai kitapun agendakan waktu untuk menghadiri pelantikannya hari ini," ujarnya

Setelah dilantik dan Sah menjadi Kepala Desa, Hengky atasnama Laskar Dewa berharap kepada Kepala Desa yang baru dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan sesuai peraturan yang ada.

" Saya berharap kepada Kepala Desa Benda dan semua Kepala Desa yang baru dilantik ini didalam melaksanakan tugasnya sebagai Kades bisa berprilaku bijak dan amanan, sehingga apa yang diinginkan masyarakat bisa tercapai," tutupnya. (Na)

Berita UtamaJabodetabek

Soal Proyek, Dua Kontraktor Ribut

Dua orang kontraktor saling berselisih paham

BERIMBANG.COM, DEPOK,-Dua orang kontraktor saling cekcok di ruang kantin Di gedung Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat. Kejadian yang sempat mengundang perhatian para pengunjung kantin itu, diduga lantaran soal kegiatan proyek yang tak kunjung didapat. 

"Kembalikan uang saya 8 juta, mana janji proyek yang mau dikasih,”, kata salah seorang wanita yang terlihat emosi kepada K, seorang kontraktor asal Depok, di ruang Kantin Pemkot, Kamis,(15/11).

Seorang wanita yang terlihat emosi itu terlihat memaki K dengan ucapan kasar. Saat itu, didepan K, sang wanita juga mengatakan akan membawa persoalan itu pada pihak kepolisian lantaran merasa miliki bukti pemberian sejumlah dana yang dikirim melalui transfer. 

"Saya akan laporkan kamu (K-red) ke polisi. Beserta barang bukti transfer pengiriman uang,”, ketus sang wanita itu dihadapan seorang kontraktor K, seperti dilansir detikini.id

Merasa disudutkan K, justru mempersilahkan sang wanita yang merasa dirugikan itu untuk melapor pada pihak yang berwajib. "Silahkan saja laporkan saya ke polisi,”, tegas salah seorang kontraktor K, pada wanita itu.

Lantaran suasana gaduh yang ditimbulkan antara kedua belah pihak yang berselisih paham itu, akhirnya mengundang perhatian pengunjung lain di ruang kantin Gedung Baleka II Pemkot Depok. (Ko)

Berita UtamaJabodetabek

Dinas Lingkungan Hidup Sosialisasikan Bank Sampah Didesa Pasir Jaya

BERIMBANG.COM, Bogor- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, melaksanakan Sosialisasi Bank Sampah di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, rabu (15/11/17.

Sosialisasi dilaksanakan di ruang Aula Kanto Desa Pasir Jaya,  hadir dalam acara tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor,  Bendahar Asosiasi Bank Sampah Kabupaten Bogor, Kasie Ekbang Kecamatan Cigombong, Kepala Desa Pasir Jaya, Satgas Lingkungan Kecamatan Cigombong, Kader, Serta Ketua Rt/Rw Se-desa Pasir Jaya.

Kades Pasir Jaya, Gina Garmina, menyambut baik adanya Sosialisasi Bank Sampah ini, karena selama ini warga kesulitan dalam menangani sampah, dengan adanya sosialisasi ini kesulitan warga dalam menangani sampah dapat tertangani dengan baik.

Selama ini warga masyarat berusaha menangani sampah dengan adanya Masyarakat Peduli Lingkungan (Mapeling) yang masih berjalan hingga sekarang

" Pemerintah Desa dan warga masyarakat Pasir Jaya terus konsisten dalam penanganan sampah, Sosialisasi ke warga atau melalui spanduk telah kami laksanakan sehingga masalah sampah bisa di tangani walaupun masih minim. Mudah mudahan ditambahnya dengan adanya Sosialisai Bank Sampah ini  masyarakat bisa menangani sampah dengan maksimal," ujar Gina kepada wartawan.

Sementara itu, Aan Sugar Kasie pengurangan sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor mengatakan, Dengan adanya Sosialisasi ini warga Kabupaten Bogor dapat memilah sampah baik itu sampah Organik ataupun non Organik. 

"Setelah dipisah oleh masyarakat sampah itu akan berkurang maka beban angkutakan semakin sedikit sehingga mengurangi gundukan ditempat penbuangan sampah, harapannya sampah ini tidak menjadi masalah lagi di Kabupaten Bogor. Untuk sosialisasi bank sampah di Kecamatan Cigombong baru dua Desa, yaitu Desa Tugu Jaya dan Desa Pasir jaya," ujarnya. (Wan/Zenal)

Berita UtamaDepok

Sambangi PDAM Tirta Asasta, Sekber Wartawan Depok Diskusikan Peningkatan Pelayanan

BERIMBANG.COM, Depok – Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Depok melakukan kunjungan silaturahim dengan jajaran pimpinan PDAM Tirta Asasta yang diwakili oleh Direktur Umum EE Sulaeman, Spv Komunikasi dan Pelayanan Pelanggan Ratih Ditta Sugiarthi dan Manajer Pemasaran Imas Dyah Pitaloka, Kamis (9/11/2017).

Dalam kesempatan tersebut, EE Sulaeman mengucapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan Sekber Wartawan Depok dan berharap kedepannya akan terjalin sebuah sinergitas yang baik untuk peningkatan pelayanan terhadap publik.

"Karena kita juga perusahaan publik, tentu saja juga perlu dukungan dari media bagaimana menginformasikan pelayanan kita dengan pelanggan dan stake holder lainnya termasuk mengkomunikasikan dengan Pemerintah Daerah dan Pimpinan daerah lainnya," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Dirum EE Sulaeman juga menyampaikan bahwa untuk memudahkan pelanggan akses pelayanan dari PDAM ke pelangggan, pihak PDAM selain menyiapkan loket pembayaran, juga sudah bekerja sama secara e-channel dan e-banking yang bekerja sama dengan beberapa bank.

"Selain itu juga, pelanggan PDAM saat ini sudah bisa melakukan pembayaran lewat minimarket seperti alfamart dan indomaret atau melalui marketplace seperti tokopedia. Nah khusus untuk pembayaran dengan sistem online ini sudah dimanfaatkan oleh hampir 50 persen pelanggan PDAM," tambahnya.

"Jadi SMR ini kurang lebih berupa aplikasi mobile yang nantinya berfungsi untuk membaca meteran air aplikasi tersebut. Jadi kita ingin kedepannya, melalui SMR tersebut ketika selesai dibaca bisa langsung keluar tagihannya dan bisa di print. Kita juga masih melakukan penyesuaian di SDM kita sendiri untuk lebih menyesuaikan diri dengan teknologi ini," jelas Ditta.

Sistem SMR ini sendiri, aku Ditta, sudah mulai diujicobakan di beberapa wilayah di barat dan timur Kota Depok.

Selain itu, dari pihak Sekber Wartawan Depok juga memberikan beberapa ide dan masukan untuk PDAM Tirta Asasta untuk lebih meningkatkan kualitas produk dan pelayanannya serta untuk memberikan informasi dan komunikasi yang baik antara pihak PDAM dan pelanggan. (Red)

Jabodetabek

Peduli Masyarakat, Polsek Cijeruk Bantu Bahan Bangunan Material

BERIMBANG.COM, Bogor- Polsek Cijeruk berikan bantuan material bangunan kepada salah satu warga Desa Ciburayut, pada hari jumat tanggal 10 Nopember 2017. Batuan tersebut berupa material seperti, Pasir, Batako, Semen, kayu, Cat, dan lainya.

Bantuan yang langsung diterima oleh Padma (72) warga Kampung Padurenan, Rt 03 Rw 04, Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, yang rumahnya roboh diduga akibat hujan deras disertai angin kencang dengan kondisi rumah yang memang sudah rapuh.

Waka Polsek Cijeruk, AKP Suryo Purnomo mengatakan, Setelah adanya laporan dari Aiptu Rahmat selaku Bhabinmas Desa Ciburayut, bahwa adanya kejadian Rumah warga yang Ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang, pada hari senin tanggal 6 Nopember 2017 kemarin. Dirinya diperintahkan pimpinan untuk segera mendata bahan bangunan material yang diperlukan.

" Kami langsung mendata dan menyiapkan bahan bangunan material yang diperlukan, selanjutnya kami juga bersama Anggota menyerahkan langsung bantuan bahan bangunan matrial tersebut kepada Bapak Padma, dengan harapan dapat membantu meringankan beban yang sekarang ini dialaminya. Bantuan tersebut, bentuk Polisi Peduli terhadap Masyarakat," ujarnya, jumat (10/11/17).

Pantauna dilapangan, sebelumnya tindakan yang dilakukan oleh Bhabinmas langsung mendatangi TKP bersama Babinsa, Kepala Desa Ciburayut, Staf Desa, Rt/Rw, serta warga setempat, untuk melakukan evakuasi pemilik rumah dan barang miliknya ketempat yang aman. (Na/Wan)