Pusat Perbelanjaan di Depok Bersiap Hadapi Adaptasi Kebiasaan Baru

 30 Views

BERIMBANG.com, Depok – Pemerintah Kota Depok mulai melakukan peninjauan pada sejumlah tempat ibadah, Pusat Perbelanjaan atau Mall jelang diberlakukannya Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Saat ini, pemerintah setempat sudah mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan kriteria proporsional. Usulan ini pun telah disetujui oleh Gubernur Jawa Barat, dan mulai berlaku selama 14 hari kedepan atau dari 5 Juni 2020 hingga 19 Juni 2020.

Dalam PSBB Proporsional diberlakukan protokol sesuai Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 46 Tahun 2020 tentang pedoman PSBB secara proporsional sesuai level kewaspadaan kabupaten/kota sebagai persiapan pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19, dimana Kota Depok ditetapkan pada level kewaspadaan 3 (kuning).

“Beberapa aktifitas sosial akan mulai dibuka dengan pengaturan dan protokol yang ketat, diantaranya di rumah ibadah, aktifitas di pusat-pusat ekonomi, dan lain-lain,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris usai meninjau langsung persiapan AKB di pusat perbelanjaan Jalan Margonda, Kamis (04/06/2020).

Khusus untuk mall, jelas Idris, disepakati oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) paling cepat bisa dibuka secara keseluruhan pada 16 Juni 2020. “Tapi kita lihat perkembangan, mudah-mudahan angka reproduksi efektif kita tetep di bawah satu sampai tanggal 16, atau 14 hari sejak tanggal 2 Juni ini,” ujarnya

Lebih lanjut Idris mengungkapkan, dari pantauan saat ini, secara umum mall sudah siap melakukan kegiatan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Di antaranya makan di tempat dengan tetap jaga jarak, mengenakan masker, dan membawa hand sanitizer.

“Kita lihat yang pengunjungnya paling besar dari sisi menengah ke bawah, ITC paling besar, ke atasnya Detos kita akan lihat seperti apa. Margocity sudah kita dapat laporan bagus. Nah ini daerah-daerah perbatasan belum ini, tapi kita lihat secara fisik sudah siap,” tuturnya
Meski secara persiapan sejumlah mall telah dianggap bisa beroperasi secara keseluruhan besok, namun nyatanya belum bisa. “Kita melihat tren dari reproduksi efektif bisa di bawah satu. Jakarta saja sejak 25 Mei sudah dibawah satu, nah Depok masih diatas satu. Artinya, kalau Jakarta baru buka mall tanggal 16, Depok harusnya lebih,” pungkasnya. (*)

%d blogger menyukai ini: